• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Sosial Budaya 2.1.1 Pengertian Sosial Budaya - Faktor Sosial Budaya Yang Mempengaruhi Pernikahan Dini Pada Remaja Usia 15-19 Tahun Di Kelurahan Martubung Kecamatan Medan Labuhan Tahu 2014

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "BAB II TINJAUAN PUSTAKA 2.1 Sosial Budaya 2.1.1 Pengertian Sosial Budaya - Faktor Sosial Budaya Yang Mempengaruhi Pernikahan Dini Pada Remaja Usia 15-19 Tahun Di Kelurahan Martubung Kecamatan Medan Labuhan Tahu 2014"

Copied!
26
0
0

Teks penuh

Gambar

Gambar 2.1 Kerangka Konsep

Referensi

Dokumen terkait

Meskipun pernikahan anak merupakan masalah dominan di negara berkembang wanita usia muda di pedesaan lebih banyak yang melakukan perkawinan pada usia, terdapat bukti bahwa

Umur yang masih muda, pada umumnya belum mempunyai pegangan dalam hal sosial-psikologi, padahal kalau seseorang telah memasuki pernikahan, maka keluarga tersebut harus dapat

Hal ini juga dikarenakan tugas perkembangan yang sebenarnya pada usia remaja yang harus mereka penuhi adalah masih pada tahap persiapan pernikahan dan keluarga serta

Pernikahan usia muda merupakan pernikahan remaja dilihat dari segi umur masih belum cukup atau belum matang dimana didalam UU Nomor 1 tahun 1974 pasal 71 yang menetapkan

Menurut data tahun 2019 ada 324 remaja usia 13-19 di Desa Ciborelang, belum pernah ada yang memberikan penyuluhan tentang dampak pernikahan dini sehingga perlu dibentuk posyandu remaja

Informan lainnya mengatakan bahwa dampak pernikahan usia dini yaitu anak yang cepat hamil ataupun melahirkan akan beresiko, juga mengatakan bahwa tidak ada dampak