• Tidak ada hasil yang ditemukan

Collaborative Learning

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Collaborative Learning"

Copied!
26
0
0

Teks penuh

(1)

Collaborative

Learning

(2)

Tujuan

Setelah mempelajari slide-slide ini, Anda diharapkan dapat:

„

Menjelaskan pengertian dan keuntungan Collaborative

Learning

(3)

Outline

„

Pengertian CL

„

Keuntungan CL

„

Pelaksanaan CL

„

Langkah-Langkah Pelaksanaan CL

„

Pada Pertemuan Sebelumnya

„

Di luar Kelas

„

Pada Pertemuan Hari H

(4)

Pengertian Collaborative Learning

Collaborative Learning

(CL) didefinisikan oleh Roschelle

& Belvend (1995) sebagai:

“ a mutual engagement of

participants in a coordinated effort to solve a problem

together.”

Pengertian ini menunjuk beberapa hal:

„

Keterikatan untuk “Learning through doing.”

„

Keterlibatan mahasiswa untuk bekerjasama dalam

membangun pengetahuan (

bukan bersaing).

P

b h

j

(

) d i

„

Perubahan peran pengajar (guru) dari

pemegang

otoritas tunggal

tau sumber utama informasi menjadi

(5)

Keuntungan CL

„

CL membantu individu untuk

menemukan, membangun dan

mengetahui jalan berpikirnya sendiri

Hal ini disebabkan

mengetahui jalan berpikirnya sendiri.

Hal ini disebabkan

karena keharusan setiap individu untuk melakukan berpikir

kritis sehingga akan tampil berbagai macam cara (pandangan)

yang berbeda antar anggota dengan anggota lain dalam

mencari solusi.

„

Situasi dalam CL memberikan suatu keadaan yang secara

alami mendorong individu untuk memberikan penjelasan pada

diri sendiri (

self explanation)

dan penjelasan pada orang lain

atau mengeksternalisasikan pandangan (isi pikirannya) pada

orang lain, yang terbukti dari berbagai peneltian mempunyai

pengaruh yang [positif terhadap proses belajar

pengaruh yang [positif terhadap proses belajar.

„

Memaksa individu untuk menjadi

self directed learner

,

karena ia

secara tidak langsung mengajarkan berbagai ketrampilan

belajar

belajar.

(6)

Pelaksanaan CL

Ada dua jenis grup yang harus dibentuk:

FOCUS GROUP (FG)

(

)

yaitu grup yang membahas sub topik tertentu

HOME GROUP (HG)

yaitu group yang akan membahas topik secara

yaitu group yang akan membahas topik secara

utuh, yaitu merangkum topik-topik yang sudah

didiskusikan di FG.

(7)

Pelaksanaan CL

Contoh: di Mata Ajar Pengantar Akuntansi yang membahas

tentang PERSEDIAAN

FOCUS GROUP (FG)

„

FG 1: Membahas tentang pengertian persediaan dan metode pencatatan

„

FG 2: Membahas tentang asumsi arus biaya

„

FG 2: Membahas tentang asumsi arus biaya

„

FG 3: Membahas tentang penilaian persediaan

Jumlah anggota dalam tiap FG tergantung dari jumlah mahasiswa dan

jumlah topik yang mau dibahas

Contoh: jumlah mhs: 30 maka dengan 3

jumlah topik yang mau dibahas. Contoh: jumlah mhs: 30, maka dengan 3

topik seperti diatas, maka 1 FG berisi 10 anggota.

HOME GROUP (HG)

„

Semua HG (HG 1-10) : Merangkum semua topik yang sudah di

diskusikan di FG.

„

Jumlah anggota dalam HG tergantung dari jumlah topik yang dibahas.

Contoh dalam kasus ini, berarti anggota HG adalah 3 orang. Sedangkan

jumlah HG ada 10.

(8)

Langkah-Langkah CL

Mahasiswa membentuk

FG. Tiap FG diberi

tugas membahas

sebuah topik

FG berdiskusi untuk

menentukan bahan

yang akan dicari di luar

Semua mahasiswa mencari

bahan-bahan yang

diperlukan. Setiap FG harus

sebuah topik

kelas

diperlukan. Setiap FG harus

berkumpul min 1 x diluar

kelas untuk berdiskusi

Di luar kelas

Pertemuan Hari H

Pertemuan

Sebelumnya

Ti

FG b k

l

Diskusi

(pemberian

Mahasiswa

t

i

Tiap FG berkumpul

untuk mematangkan

diskusi, membuat

kesepakatan hasil

diskusi. Tiap anggota

KUIS

Seluruh kelompok

berunding memikirkan

(pemberian

tanggapan/

pertanyaan/

tambahan)

Mahasiswa

mengisi

kuisioner

presentasi

diskusi. Tiap anggota

FG harus menguasai

materi hasil diskusi.

KUIS

Masing-masing peserta FG

berunding, memikirkan

tanggapan/ tambahan/

komentar terhadap

presentasi

Kesimpulan

oleh dosen

g

g

membentuk HG. Tiap

anggota sharing topik yang

(9)

Pada Pertemuan

S b l

(10)

Pertemuan Sebelumnya (1)

Mahasiswa membentuk Focus Group (FG)

„

FG adalah kelompok yang membahas

„

FG adalah kelompok yang membahas

membahas subtopik tertentu.

„

Jumlah anggota dalam tiap FG

tergantung dari jumlah mahasiswa

dan jumlah sub topik yang mau

FG1 membahas

tentang: 1.

one time

only special order

2. Product-Mix

Decisions Under

dan jumlah sub topik yang mau

dibahas.

„

Contoh: jumlah mhs: 45, maka dengan

3 sub topik seperti diatas, maka di

dalam kelas akan dibentuk 3 FG dan

Decisions Under

Capacity Constraints

FG2 membahas tentang

:1

insourcing versus

dalam kelas akan dibentuk 3 FG dan

masing-masing FG berisi 15anggota.

„

Bila dosen merasa jumlah anggota FG

sebanyak 15 orang terlalu banyak dan

menjadi tidak efektif maka bisa

:1.

insourcing versus

outsourcing

2. make versus buy

decision

menjadi tidak efektif, maka bisa

dipecah menjadi 3, sehingga total FG

ada 9 dan jumlah anggota tiap FG

adalah 5 orang.

FG3 membahas tentang

:1.

customer profability

analysis

2 irrelevance of past cost

2.irrelevance of past cost

and equipment

replacement

3.decision & performance

evaluation

(11)

Pertemuan Sebelumnya (2)

FG berdiskusi untuk menentukan bahan yang akan dicari

diluar kelas

Bahan/sumber yang harus

Bahan/sumber yang harus

dicari:

„

Buku Horngren

Friends, saya akan cari

tentang special order di

internet, kamu di buku

Hansen...

„

Buku Horngren

„

Buku Hansen Mowen

„

I t

t

„

Internet

„

Bertanya kepada

asisten dosen yang

asisten dosen yang

dikenal

„

dll

„

dll

(12)

Di luar kelas

Di luar kelas

(13)

Di luar kelas

Semua mahasiswa mencari bahan-bahan yang

diperlukan (di perpustakaan, rumah, internet, dll)

„

Tiap FG

harus berdiskusi

min 1x di luar kelas

„

Ketika berdiskusi

Friends, dari Internet

saya mendapatkan

beberapa kasus make

or buy

„

Ketika berdiskusi,

Mahasiswa harus berbagi

pengetahuan dengan

rekan-rekan

or buy

sekelompoknya

„

Semua anggota dalam satu

kelompok harus mencapai

kelompok harus mencapai

pengetahuan yang sama

„

Tidak boleh ada yang pintar

di i

j

tid k b l h

sendirian, juga tidak boleh

ada yang blank sendirian

(14)

Pada Pertemuan di

H

i H

(15)

Pada Pertemuan di Hari H (1)

FG berkumpul lagi untuk mematangkan diskusi

„

Setiap FG harus membuat

kesepakatan hasil diskusi

„

Setiap anggota FG harus

... Kita sudah sepakat

ya... Ini akan kita

sampaikan di

homegroup nanti

„

Setiap anggota FG harus

menguasai materi hasil

diskusi

„

Pastikan semua anggota

kelompok sudah menguasai

materi hasil diskusi

k l

k

kelompok

(16)

Pada Pertemuan di Hari H (1)

Mahasiswa membentuk HG, berdiskusi di HG

„

HG adalah grup yang akan

membahas topik

PERSEDIAAN secara utuh

Dari hasil diskusi saya di

focus group, special

order adalah ...

„

Di dalam HG, setiap

anggota yang berasal dari

FG akan sharing topik yang

g

p

y

g

yang sudah ia diskusikan di

FG.

„

Jadi di dalam Home Group

„

Jadi di dalam Home Group

akan terjadi

kolaborasi

pengetahuan

dari setiap

anggota HG.

gg

(17)

Ilustrasi Pembentukan Home Group

Asumsi Jumlah mahasiswa: 36, Jumlah subtopik: 3

• Mempelajari insourcing

Focus Group 2A

• Mempelajari customer profability

Focus Group 3A

• Mempelajari one time only

Focus Group 1A

• Mempelajari one time only

Focus Group 1A

• Mempelajari insourcing versus outsourcing

• Mempelajari make versus buy decision

• Jumlah anggota: 6-7

• Mempelajari customer profability analysis

• Mempelajari irrelevance of past cost and equipment replacement

• Mempelajari decision & performance • Mempelajari one time only

special order

• Mempelajari Product-Mix Decisions Under Capacity Constraints

• Mempelajari one time only special order

• Mempelajari Product-Mix Decisions Under Capacity Constraints

Jumlah anggota: 6 7 orang

• Contoh: Mahasiswa G, H, I, J, K, L

Mempelajari decision & performance evaluation

• Jumlah anggota: 6-7 orang

• Contoh: Mahasiswa M, N, O, P, Q, R • Jumlah anggota: 6-7 orang • Contoh: Mahasiswa A, B, C, D, E, F • Jumlah anggota: 6-7 orang • Contoh: Mahasiswa A, B, C, D, E, F • Mempelajari insourcing versus outsourcing

Focus Group 2B

• Mempelajari customer profability analysis

Focus Group 3B

• Mempelajari one time only

special order

Focus Group 1B

• Mempelajari one time only

special order

Focus Group 1B

• Mempelajari make versus buy decision

• Jumlah anggota: 6-7 orang

• Mempelajari irrelevance of past cost and equipment replacement

• Mempelajari decision & performance evaluation

• Mempelajari Product-Mix Decisions Under Capacity Constraints

• Jumlah anggota: 6-7 orang

• Mempelajari Product-Mix Decisions Under Capacity Constraints

• Jumlah anggota: 6-7 orang

• Contoh: Mahasiswa Y, Z, 1, 2, 3, 4

• Jumlah anggota: 6-7 orang

• Contoh: Mahasiswa 5, 6, 7, 8, 9, 10 orang • Contoh: Mahasiswa S, T, U, V, W, X orang • Contoh: Mahasiswa S, T, U, V, W, X

(18)

Ilustrasi Pembentukan Home Group

(lanjutan)

Asumsi Jumlah mahasiswa: 36, Jumlah subtopik: 3

• Contoh: Mahasiswa G H

Focus Group 2A

C h M h i M N

Focus Group 3A

Focus Group 1A

• Contoh: Mahasiswa A B

Focus Group 1A

• Contoh: Mahasiswa A B • Contoh: Mahasiswa G, H,

I, J, K, L • Contoh: Mahasiswa M, N, O, P, Q, R • Contoh: Mahasiswa A, B, C, D, E, F • Contoh: Mahasiswa A, B, C, D, E, F • Kolaborasi dari 6 FG

Home

Group 1

• Kolaborasi dari 6 FG

Home

Group 2

• Kolaborasi dari 6 FG

Home

Group 3

• Kolaborasi dari 6 FG

Home

Group 4

• Kolaborasi dari 6 FG

Home

Group 5

• Kolaborasi dari 6 FG

Home

Group 6

• Terdiri dari Mahasiswa A, G, M, S, Y, 5 • Terdiri dari Mahasiswa B, H, N, T, Z, 6 • Terdiri dari Mahasiswa C, I, O, U, 1, 7 • Terdiri dari Mahasiswa D, J, P, V, 2, 8 • Terdiri dari Mahasiswa E, K, Q, W, 3, 9 • Terdiri dari Mahasiswa F, L, R, X, 4, 10 Contoh: Mahasiswa Y Z

Focus Group 2B

Contoh: Mahasiswa 5 6 7

Focus Group 3A

Focus Group 1B

• Contoh: Mahasiswa S,

Focus Group 1B

• Contoh: Mahasiswa S T • Contoh: Mahasiswa Y, Z, 1, 2, 3, 4 • Contoh: Mahasiswa 5, 6, 7, 8, 9, 10 Contoh: Mahasiswa S, T, U, V, W, X • Contoh: Mahasiswa S, T, U, V, W, X

(19)

Pada Pertemuan di Hari H (2)

Mahasiswa (Home Group) presentasi

„

Kelompok yang maju

Ini hasil

adalah sesuai undian,

hanya 1 kelompok

„

Kelompok yang tidak maju

diskusi

kami

„

Kelompok yang tidak maju

akan diberi kesempatan

untuk menambahkan/

melengkapi materi yang

melengkapi materi yang

belum dilengkapi oleh

penyaji, atau bertanya.

(20)

Pada Pertemuan di Hari H (2)

Mahasiswa (Home Group) presentasi

„

Dosen mengingatkan bobot

k

ktif

di k l

d l

Ayo ayo yang

keaktifan di kelas dalam

penilaian akhir adalah 20%

„

Penilaian keaktifan mahasiswa

dil k k

k l

k

aktif, bobot

keaktifan di kelas

20% dari nilai

akhir

dilakukan secara kelompok,

agar:

„

Seluruh mahasiswa

mendapat nilai keaktifan

mendapat nilai keaktifan,

mengingat waktu yang

terbatas

„

Mahasiswa dapat melatih

„

Mahasiswa dapat melatih

softskill: sharing &

communication skill. Setiap

anggota kelompok akan

‘terpaksa’ aktif mengajari

temannya dan belajar dari

teman

(21)

Pada Pertemuan di Hari H (3)

Setiap kelompok berunding, memikirkan

tanggapan/tambahan/pertanyaan atas presentasi

(22)

Pada Pertemuan di Hari H (4)

Diskusi kelas

„

Pertanyaan/ tanggapan/

tambahan harus berasal dari

Kelompok

k

i

Kami

sepakat

Kami

tambahan harus berasal dari

kelompok, bukan individu

„

Dosen dapat menunjuk

t k

j di j

kami

memiliki

pandangan

yang

berbeda

sepakat

dengan

kelompok

2, dan

akan

b h

menangka

p kaitan

pendapat

kelompok 1

dengan

seseorang untuk menjadi juru

bicara kelompok secara acak,

sehingga setiap anggota

kelompok harus siap

dengan

Anda ...

menambah

...

dengan ,,,

kelompok harus siap

„

Pertanyaan dapat diajukan ke

semua kelompok; kelompok

tid k

t

i dib i

yang tidak presentasi diberi

kesempatan menjawab

(23)

Pada Pertemuan di Hari H (5)

Kesimpulan oleh dosen

„

Selain kesimpulan, dosen

memberikan tanggapan atas

memberikan tanggapan atas

pendapat kelompok dan

jalannya proses PBL

Dari proses

yang telah

kita lewati,

kita

mendapatkan

....

Waktu: 15 menit

(24)

Pada Pertemuan di Hari H (6)

Mahasiswa Mengerjakan Kuis

„

Kuis pilihan ganda digunakan

untuk mengevaluasi proses

belajar mahasiswa dengan

metode CL

„

Mahasiswa ditunggu oleh

asisten dosen yang bertugas.

„

Fasilitator boleh

„

Fasilitator boleh

meninggalkan

ruangan/tidak

(25)

Pada Pertemuan di Hari H (7)

Mahasiswa Mengisi Kuisioner

„

Kuisioner digunakan untuk

menilai proses belajar

dengan CL

„

Fasilitator dapat

Ehm.... dengan

CL aku jadi

belajar serius

nih

!

p

meninggalkan ruangan

nih... !

Waktu: 10 menit

(26)

Selamat

Anda telah mempelajari

t

t

CL

tentang CL

Dengan

 

CL,

 

semoga

 

Anda

 

dapat

 

menguasai

g

 

pengetahuan

p g

 

dengan

g

 

lebih

 

mendalam

 

dan

 

lebih

 

luas,

  

serta

 

Gambar

Ilustrasi Pembentukan Home Group  (lanjutan)

Referensi

Dokumen terkait

Manfaat berdasarkan simbol lebih pada keuntungan secara ekstrinsik dari penggunaan produk atau jasa dan biasanya masuk dalam kategori atribut yang berhubungan dengan produk.

(2) Pelaksanaan Banhatkum sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilaksanakan oleh anggota Polri dan/atau PNS Polri yang bertindak sebagai Penasehat Hukum /Kuasa

Pada hasil pemeriksaan hemoglobin didapatkan nilai d 2,2%, yang berarti bahwa hasil pemeriksaan sampel yang diperoleh memiliki ketidak tepatan sebesar 2,2% dan batas

Berdasarkan pengertian di atas maka dapat disimpulkan bahwa aspek moral adalah segi pandangan terhadap sesuatu hal atau peristiwa yang berhubungan dengan

Sehingga kepuasan yang tinggi diharapkan dapat mendorong komitmen yang lebih besar dari nasabah untuk tetap setia menggunakan produk tabungan Tahapan BCA dimasa

Untuk menguji dampak program desa mandiri pangan terdiri dari 6 input yaitu pelatihan, pendampingan, penguatan modal, perbaikan sarana dan prasarana, tenaga kerja dan

Sifat penghambatan terhadap pertumbuhan bakteri selain dipengaruhi oleh muatan positif dari logam Ag juga dipengaruhi oleh gugus amonium kuarterner dari kitosan yang

Berdasarkan hasil kajian di atas maka dapat diambil kesimpulan bahwa: (1) ilmu alamiah dasar dapat diajarkan melalui cara-cara yang mencerminkan hakekat IPA; (2) pembentukan