• Tidak ada hasil yang ditemukan

Membuat Disain Jaringan Lokal ( LAN ) / Modul Kelas XI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Membuat Disain Jaringan Lokal ( LAN ) / Modul Kelas XI"

Copied!
32
0
0

Teks penuh

(1)

MEMBANGUN JARINGAN KOMPUTER

MEMBANGUN JARINGAN KOMPUTER

1.

1. Pe

Pend

ndah

ahul

ulu

uan

an

Sejak memasyarakatnya Internet dan dipasarkannya system operasi Windows

Sejak memasyarakatnya Internet dan dipasarkannya system operasi Windows

95 oleh Micros

95 oleh Microsoft, menghubu

oft, menghubungkan beberapa ko

ngkan beberapa komputer baik ko

mputer baik komputer

mputer pribadi

pribadi

maupun server dengan sebuah jaringan dari jenis LAN (Local Area Network)

maupun server dengan sebuah jaringan dari jenis LAN (Local Area Network)

sampai WAN (Wide Area Network) menjadi sebuah hal yang biasa. Demikian

sampai WAN (Wide Area Network) menjadi sebuah hal yang biasa. Demikian

pula dengan

pula dengan kons

konsep

ep yang bertuju

yang bertujuan

an mene

menekan

kan ang

anggara

garan

n bela

belanja

nja khu

khususn

susnya

ya

peralatan computer, maka sebuah jaringan merupakan satu

peralatan computer, maka sebuah jaringan merupakan satu hal yang

hal yang diperluk

diperlukan.

an.

Dalam makalah ini akan dibahas sebagian kompunen yang diperlukan untuk

Dalam makalah ini akan dibahas sebagian kompunen yang diperlukan untuk

menbuat sebuah jaringan computer

menbuat sebuah jaringan computer

2.

2. Se

Seja

jara

rah J

h Jar

arin

inga

gan

n

Konsep jaringan computer lahir pada tahun 1940-an di Amerika dari sebuah

Konsep jaringan computer lahir pada tahun 1940-an di Amerika dari sebuah

proyek pengembang

proyek pengembangan computer MODEL 1

an computer MODEL 1 dilaborato

dilaboratorium BELL dan

rium BELL dan group riset

group riset

HA

HARV

RVAR

ARD

D UN

UNIVE

IVERS

RSITY

ITY ya

yang

ng dip

dipimp

impin

in pr

profe

ofesso

ssor

r H.A

H.Aike

iken.

n. Pa

Pada

da mul

mulan

anya

ya

proyek tersebut hanyalah ingin memanfaatkan sebuah perangkat computer yang

proyek tersebut hanyalah ingin memanfaatkan sebuah perangkat computer yang

har

harus

us dipa

dipakai

kai bers

bersama.

ama. Unt

Untuk

uk meng

mengerja

erjakan

kan beb

beberap

erapa

a pros

proses

es tanp

tanpa

a bany

banyak

ak

me

membu

mbuang

ang wa

wakt

ktu

u ko

koson

song

g di

di bua

buatla

tlah

h pro

prose

ses

s be

beru

runtu

ntun

n

(Batch

(Batch process

processing),

ing),

sehingga beberapa program bisa dijalankan dalam sebuah komputer dengan

sehingga beberapa program bisa dijalankan dalam sebuah komputer dengan

kaidah antrian. Ditahun 1950-an ketika jenis komputer mulai membesar sampai

kaidah antrian. Ditahun 1950-an ketika jenis komputer mulai membesar sampai

terciptanya super computer, maka sebuah komputer mesti melayani beberapa

terciptanya super computer, maka sebuah komputer mesti melayani beberapa

terminal. Untuk itu ditemukan konsep distribusi proses berdasarkan waktu yang

terminal. Untuk itu ditemukan konsep distribusi proses berdasarkan waktu yang

dike

dikenal

nal deng

dengan

an nam

nama

a TSS (Time

TSS (Time Sha

Sharing

ring Sys

System)

tem),

, maka untuk

maka untuk per

pertama

tamakali

kali

untuk jaringan

untuk jaringan

(Network)

(Network)

komputer

komputer dihttp://ho

dihttp://home.xandros.c

me.xandros.com/aplikasi

om/aplikasikan.

kan. Pada

Pada

system TSS beberapa terminal terhubung secara seri

system TSS beberapa terminal terhubung secara seri ke sebuah host

ke sebuah host komputer.

komputer.

Dalam proses TSS mulai nampak perpaduan tehnologi komputer dan tehnologi

Dalam proses TSS mulai nampak perpaduan tehnologi komputer dan tehnologi

telekomunikasi yang pada awalnya berkembang sendiri-sendiri. Memasuki tahun

telekomunikasi yang pada awalnya berkembang sendiri-sendiri. Memasuki tahun

(2)

197

1970-an,

0-an, set

setelah

elah beba

beban

n pek

pekerja

erjaan

an bert

bertamba

ambah

h bany

banyak

ak dan

dan harg

harga

a per

perangk

angkat

at

komputer besar mulai terasa sangat mahal, maka mulailah digunakan konsep

komputer besar mulai terasa sangat mahal, maka mulailah digunakan konsep

proses

proses distribu

distribusi

si

(Distribut

(Distributed

ed Process

Processing).

ing).

Dalam

Da

lam pro

proses

ses ini

ini be

beber

berapa

apa hos

hostt

komputer mengerjakan sebuah pekerjaan besar secara parallel untuk melayani

komputer mengerjakan sebuah pekerjaan besar secara parallel untuk melayani

beberapa terminal yang tersambung secara seri disetiap host komputer. Dalam

beberapa terminal yang tersambung secara seri disetiap host komputer. Dalam

proses distribusi sudah mutlak diperlukan perpaduan yang mendalam antara

proses distribusi sudah mutlak diperlukan perpaduan yang mendalam antara

ter

ternol

nolog

ogi

i ko

kompu

mputer

ter da

dan

n tel

teleko

ekomu

munik

nikas

asi,

i, kar

karena

ena sel

selain

ain pro

proses

ses ya

yang

ng ha

harus

rus

didistrib

didistribusikan, semua

usikan, semua host komputer wajib

host komputer wajib melayani terminal-term

melayani terminal-terminalnya dalam

inalnya dalam

sa

satu

tu pe

peri

rint

ntah

ah da

dari

ri ko

komp

mput

uter

er pu

pusa

sat.

t. Ja

Jari

ring

ngan

an ko

komp

mput

uter

er mo

mode

del

l di

dist

stri

ribu

bute

ted

d

processing. Selanjutnya ketika harga-harga komputer kecil mulai menurun dan

processing. Selanjutnya ketika harga-harga komputer kecil mulai menurun dan

kon

konseb

seb pr

prose

oses

s dis

distri

tribus

busi

i su

sudah

dah ma

matan

tang,

g, ma

maka

ka pe

pengg

ngguna

unaan

an co

compu

mputer

ter dan

dan

  ja

  jarin

ringan

ganny

nya

a su

sudah

dah mu

mulai

lai be

berag

ragam

am da

dari

ri mu

mulai

lai men

menang

angani

ani pro

proses

ses be

bersa

rsama

ma

maupun komunikasi antar computer (Peer to Peer system) saja tanpa melalui

maupun komunikasi antar computer (Peer to Peer system) saja tanpa melalui

computer pusat . Untuk itu mulailah berkembang tehnologi jaringan local yang

computer pusat . Untuk itu mulailah berkembang tehnologi jaringan local yang

dikenal dengan sebutan LAN.

dikenal dengan sebutan LAN. Demikian pula ketika Internet

Demikian pula ketika Internet mulai diperkenalkan

mulai diperkenalkan,,

ma

maka

ka se

seba

baga

gaia

ian

n be

besa

sar

r LA

LAN

N ya

yang

ng be

berd

rdir

iri

i se

send

ndir

iri

i mu

mula

lai

i be

berh

rhub

ubun

unga

gan

n da

dan

n

terbentuklah jaringan raksasa WAN.

terbentuklah jaringan raksasa WAN.

3.

3.

Model referensi OSI dan Standarisasi.

Model referensi OSI dan Standarisasi.

Un

Untu

tuk

k men

menye

yelen

lengga

ggarak

rakan

an kom

komun

unika

ikasi

si ber

berba

bagai

gai mac

macam

am ve

vendo

ndor

r kom

kompu

puter

ter

dip

diper

erluk

lukan

an seb

sebuah

uah at

atura

uran

n ba

baku

ku ya

yang

ng sta

standa

ndard

rd an

an di

diset

setuju

ujui

i ber

berba

bagai

gai pih

pihak.

ak.

Se

Sepe

perti

rti ha

halny

lnya

a du

dua

a ora

orang

ng yan

yang

g ber

berla

laina

inan

n ba

bang

ngsa,

sa, mak

maka

a un

untuk

tuk bi

bias

as sal

saling

ing

be

berko

rkomu

munik

nikasi

asi di

diper

perluk

lukan

an pe

pener

nerjem

jemah

ah /

/ in

inter

terpre

prete

ter

r ata

atau

u sa

satu

tu bah

bahas

asa

a ya

yang

ng

dime

dimenge

ngerti kedua bel

rti kedua belah pihak

ah pihak. Dalam duni

. Dalam dunia kompute

a komputer

r dan telek

dan telekomun

omunikas

ikasii

inte

interpre

rpreter

ter iden

identik

tik deng

dengan

an prot

protoko

okol

l .

. Unt

Untuk

uk itu

itu bada

badan

n duni

dunia

a yan

yang

g mena

menangan

nganii

masalah standarisasi ISO

masalah standarisasi ISO

(Internat

(International

ional Standardi

Standardization

zation Organizatio

Organization)

n)

membuat

membuat

aturan baku yang dikenal dengan nama model referensi OSI

aturan baku yang dikenal dengan nama model referensi OSI

(Open System 

(Open System 

Interconection)

(3)

te

tele

leko

komu

muni

nika

kasi

si ha

haru

rusl

slah

ah be

berp

rped

edom

oman

an de

deng

ngan

an mo

mode

del

l re

refe

fere

rens

nsi

i in

ini

i da

dala

lam

m

meng

mengemba

embangka

ngkan

n prot

protokol

okolnya.

nya. Mode

Model

l refe

referens

rensi

i OSI

OSI terd

terdiri

iri dari

dari tuj

tujuh

uh lapi

lapisan

san,,

mulai dari lapisan fisik sampai dengan aplikasi. Model referensi ini tidak hanya

mulai dari lapisan fisik sampai dengan aplikasi. Model referensi ini tidak hanya

un

untuk

tuk pr

prod

oduk-

uk-pro

produ

duk

k LAN

LAN sa

saja,

ja, tet

tetap

api

i da

dala

lam

m mem

memban

bangun

gun jar

jaring

ingan

an Int

Intern

ernet

et

sekalipun sangat diperlukan.

sekalipun sangat diperlukan.

Hub

Hubunga

ungan

n anta

antara

ra mod

model

el refe

referens

rensi

i OSI

OSI den

dengan

gan pro

protoko

tokol

l inte

internet bisa

rnet bisa dili

dilihat

hat

dalam

dalam tabel

tabel berikut

berikut ::

M

Mooddeel l OOSSII TTCCP P / / IIPP PPrroottookkool l TTCCP P / / IIPP N

Noo LLaappiissaann NNaamma a PPrroottooccooll KKeegguunnaaaann

1

1 AApplliikkaassii AApplliikkaassii

DHCP (Dynamic DHCP (Dynamic

HostConfiguration Protocol) HostConfiguration Protocol)

Protokol untuk distribusi IP pada Protokol untuk distribusi IP pada  jaringan dengan jumlah IP yang  jaringan dengan jumlah IP yang

terbatas terbatas DN

DNS (S (DoDomamain in NaName me SeServrver er )) DaDatatababase se nanama ma dodomamain in memesisin dn danan nomor IP

nomor IP FT

FTP (P (FiFile le TrTranansfsfer er PrPrototococol ol )) ProtProtokokol ol ununtutuk tk traransnsfefer r fifilele HTTP

HTTP (Hyper Text (Hyper Text TransferTransfer Protocol

Protocol

Protokol untuk transfer file HTML Protokol untuk transfer file HTML dan Web

dan Web MIME (Multipurpose internet

MIME (Multipurpose internet Mail Extention)

Mail Extention)

Protokol untuk mengirim file binary Protokol untuk mengirim file binary dalam bentuk teks.

dalam bentuk teks. NNTP (Network News Transfer

NNTP (Network News Transfer Protocol)

Protocol)

Protokol untuk mengirim dan Protokol untuk mengirim dan menerima Newsgroup menerima Newsgroup SM

SMB (B (SeServrver Mer Mesessasage Bge Blolockck)) PrPrototokokol uol untntuk tuk traransnsfefer ber berbrbagagaiai server file Dos dan Windows server file Dos dan Windows PO

POP (P (PoPost st OfOffficice Pe Prorototococol)l) PrPrototokokol ol ununttuk uk memengngaambmbil il mamail il dadariri server.

server.

2

2 PPrreesseennttaassii

SMTP (Simple Mail Transfer SMTP (Simple Mail Transfer

Protocol)

Protocol) Protokol untuk mengirim mailProtokol untuk mengirim mail SNMP (Simple

SNMP (Simple

NetworkManagement Protocol) NetworkManagement Protocol)

Protokol untuk manajemen jaringan Protokol untuk manajemen jaringan T

Teellnneett PPrroottookkool l uunnttuuk k aakkssees s jjaarraak k jjaauuhh T

TFFTTP P ((TTrriivviiaal l FFTTP P )) PPrroottookkool l uunnttuuk k ttrraannssffeer r ffiillee

3

3 SSeessssii

NETBIOS (Network Basic Input NETBIOS (Network Basic Input

Output System) Output System)

BIOS jaringan standar BIOS jaringan standar RPC

RPC (R(Rememotote Pe Prorocedcedurure Ce Calall)l) PrPrososededur ur pepemamangnggigilan lan jajararak jk jauauhh S

SOOCCKKEETT IInnppuut t OOuuttppuut t uunnttuuk k nneettwwoorrk k jjeenniiss BSD-UNIX

BSD-UNIX

4

4 TTrraannssppoorrtt TTrraannssppoorrtt

TCP (Tranmission Control TCP (Tranmission Control

Protocol) Protocol)

Protokol pertukaran data Protokol pertukaran data

berorientasi (connection oriented) berorientasi (connection oriented) UD

UDP (UP (Useser Dar Datatagragram Prm Prototococolol)) ProtProtokokol pol perertutukakaran ran dadata nta non on--orientasi (Connectionless) orientasi (Connectionless)

5

5 NNeettwwoorrkk IInntteerrnneett

IIP P ((IInntteerrnneet t PPrroottookkooll)) PPrroottookkool l uunnttuuk k mmeenneettaappkkaan n rroouuttiinngg RIP (Routing Information

RIP (Routing Information Protokol)

Protokol)

Protokol untuk memilih routing Protokol untuk memilih routing ARP (Address Resolution

ARP (Address Resolution Protokol)

Protokol)

Protokol untuk mendapatkan Protokol untuk mendapatkan informasi hardware dari nomor IP informasi hardware dari nomor IP R

RAARRP P ((RReevveerrsse e AARRPP)) PPrroottookkool l uunnttuuk k mmeennddaappaattkkaann informasi nomor IP dari hardware informasi nomor IP dari hardware

(4)

6

6 DDaattaalliinnkk NetworkNetwork Interface Interface

PP

PPP (P (PoPoinint tt to Po Poioint nt PrPrototokokolol)) PrPrototokokol ol ununtutuk pk poioint nt ke ke popoinintt SLIP (Serial Line Internet

SLIP (Serial Line Internet Protokol)

Protokol)

Protokol dengan menggunakan Protokol dengan menggunakan sambungan serial

sambungan serial 7

7 FFiissiikk EEtthheerrnneett,,FDFDDDII,,IISSDDNN,,AATTMM

Tabel 1. Hubungan antara referensi model OSI dengan protokol internet

Tabel 1. Hubungan antara referensi model OSI dengan protokol internet

4.

4.

Pengertian jaringan komputer.

Pengertian jaringan komputer.

Jar

Jaringa

ingan kompute

n komputer pada hakeka

r pada hakekatnya adala

tnya adalah dua

h dua komp

komputer

uter atau lebi

atau lebih yang

h yang

terhubung satu dengan yang lainnya. Perangkat yang dapat dihubungkan tidak

terhubung satu dengan yang lainnya. Perangkat yang dapat dihubungkan tidak

ter

terbat

batas

as pa

pada

da ko

kompu

mpute

ter

r sa

saja,

ja, mel

melain

ainka

kan

n ter

termas

masuk

uk pri

printe

nter

r da

dan

n pe

peran

rangk

gkat-

at-perangkat keras lainnya. Sebagai perhubung dapat digunakan kabel atau

perangkat keras lainnya. Sebagai perhubung dapat digunakan kabel atau media

media

lai

lain

n ya

yang

ng tid

tidak

ak men

menggu

ggunak

nakan

an kab

kabel,

el, mis

misaln

alnya

ya gel

gelomb

ombang

ang rad

radio

io da

dan

n sin

sinar

ar

inframerah.

inframerah.

5.

5. Is

Istil

tilah – Is

ah – Istil

tilah ja

ah jarin

ringan

gan..

Berbicara mengenai jaringan tidak dapat dilepaskan dari beberapa istilah atau

Berbicara mengenai jaringan tidak dapat dilepaskan dari beberapa istilah atau

terminologi yang sangat akrab dengan dunia jaringan. Oleh sebab itu sebelum

terminologi yang sangat akrab dengan dunia jaringan. Oleh sebab itu sebelum

pembicar

pembicaraan mengenai

aan mengenai jaringan diperdalam, ada baiknya istilah

jaringan diperdalam, ada baiknya istilah –istilah tersebut

–istilah tersebut

di bahas terlebih dahulu. Beberapa istilah dalam jaringan yang akan kita bahas

di bahas terlebih dahulu. Beberapa istilah dalam jaringan yang akan kita bahas

adalah :

adalah :

 

Server

Server

 

Client

Client

 

Node

Node

Peer to peer

Peer to peer

Local dan Remote

Local dan Remote

Protokol

Protokol

Kartu jaringan

Kartu jaringan

Repeater, Bridge, Router

Repeater, Bridge, Router

Gateway

Gateway

(5)

5.1

5.1

..

S

Se

errv

ve

err

Se

Serve

rver

r ada

adalah

lah seb

sebuah

uah ko

kompu

mputer

ter ya

yang

ng men

menye

yedia

diaka

kan

n fi

file,

le, su

sumbe

mberda

rdaya

ya at

atau

au

layanan tertentu yang diperlukan dalam sebuah jaringan. Biasanya komputer

layanan tertentu yang diperlukan dalam sebuah jaringan. Biasanya komputer

yang dipakai sebagai server memiliki spesifikasi perangkat keras khusus dan

yang dipakai sebagai server memiliki spesifikasi perangkat keras khusus dan

lebih tinggi dari komputer – komputer lain yang ada di jaringan tersebut.

lebih tinggi dari komputer – komputer lain yang ada di jaringan tersebut.

Jar

Jaringa

ingan

n skal

skala

a kec

kecil

il umum

umumnya

nya han

hanya

ya memi

memiliki sebuah

liki sebuah serv

server,

er, namu

namun

n untu

untuk

k

 jaringan dengan skala besar dapat memiliki dua server atau lebih.

 jaringan dengan skala besar dapat memiliki dua server atau lebih.

5

5..2

2 ..

C

Clliie

en

ntt

Se

Seca

cara

ra mu

muda

dah,

h, cl

clie

ient

nt ad

adal

alah

ah ko

komp

mput

uter

er ya

yang

ng bu

buka

kan

n se

serv

rver

er.

. Ji

Jika

ka se

serv

rver

er

menyediakan file, sumberdaya, layanan tertentu, maka client adalah komputer

menyediakan file, sumberdaya, layanan tertentu, maka client adalah komputer

yang meminta, file, sumberdaya, atau layanan dari server.

yang meminta, file, sumberdaya, atau layanan dari server.

Jika kemudian ada istilah “Client/server” maka istilah tersebut pastilah merujuk

Jika kemudian ada istilah “Client/server” maka istilah tersebut pastilah merujuk

pa

pada

da se

sebu

buah

ah sy

syst

stem

em ja

jari

ring

ngan

an ya

yang

ng me

memi

mililiki

ki mi

mini

nima

mal

l se

sebu

buah

ah se

serv

rver

er da

dan

n

beberapa client. Misalnya saja ada istilah “äplikasi database client/server” maka

beberapa client. Misalnya saja ada istilah “äplikasi database client/server” maka

artinya

artinya adalah

adalah sebuah

sebuah server

server yang

yang menyimpa

menyimpan file-f

n file-file d

ile database

atabase dan a

dan aplikasi

plikasi

pad

pada

a clie

client

nt han

hanya

ya dapa

dapat

t berj

berjalan

alan apa

apabila

bila tela

telah

h men

mendapa

dapatkan

tkan info

informas

rmasi

i dar

darii

database yang ada di server.

database yang ada di server.

5

5..3

3 ..

N

No

od

de

e

Pada intinya semua perankat keras yang terhubung ke jaringan disebut nude,

Pada intinya semua perankat keras yang terhubung ke jaringan disebut nude,

entah itu berupa sebuah komputer server, komputer client, atau sebuah printer.

entah itu berupa sebuah komputer server, komputer client, atau sebuah printer.

5

5..4

4 ..

P

Pe

ee

er

r

tto

o

p

pe

ee

err..

Dalam sebuah jaringan peer to peer tidak terdapat server maupun client. Jadi

Dalam sebuah jaringan peer to peer tidak terdapat server maupun client. Jadi

artinya setiap komputer yang terhubung ke dalam jaringan memiliki tingkatan

artinya setiap komputer yang terhubung ke dalam jaringan memiliki tingkatan

yang sama. Biasanya jaringan peer to peer digunakan untuk berbagi pakai atau

yang sama. Biasanya jaringan peer to peer digunakan untuk berbagi pakai atau

(6)

sharing data atau printer antara komputer yang ada dalam jaringan tersebut.

sharing data atau printer antara komputer yang ada dalam jaringan tersebut.

Jaringan dengan sifat peer to peer biasa disebut workgroup.

Jaringan dengan sifat peer to peer biasa disebut workgroup.

5.5

5.5

..

Local dan remote

Local dan remote

Ist

Istila

ilah

h loc

local

al me

menun

nunjuk

jukka

kan

n be

berba

rbagai

gai sum

sumbe

berd

rdaya

aya yan

yang

g ada

ada did

didala

alam

m seb

sebuah

uah

kom

komput

puter

er,

, bai

baik

k pe

pera

rangk

ngkat

at ke

keras

ras mau

maupun

pun pe

peran

rangka

gkat

t lu

luna

nak.

k. Jik

Jika

a ko

kompu

mputer

ter

ters

tersebut

ebut akan

akan men

mengaks

gakses

es sumb

sumberda

erdaya

ya yang ada

yang ada pada

pada diri

dirinya

nya sen

sendiri

diri suda

sudah

h

barangtentu tidak perlu

barangtentu tidak perlu ”

” mengarungi” jaringan sehingga

mengarungi” jaringan sehingga disebut sebagai local.

disebut sebagai local.

Mengikuti jalan pikiran yang sama, berbagai sumberdaya yang harus diakses

Mengikuti jalan pikiran yang sama, berbagai sumberdaya yang harus diakses

dengan menggunakan jaringan terlebih dahulu akan disebut dengan remote.

dengan menggunakan jaringan terlebih dahulu akan disebut dengan remote.

5

5..6

6 ..

P

Prro

otto

ok

ko

oll

Kita umpamakan komputer-komputer yang ada dalam sebuah jaringan adalah

Kita umpamakan komputer-komputer yang ada dalam sebuah jaringan adalah

seku

sekumpula

mpulan

n manu

manusia

sia yang

yang sali

saling

ng berk

berkomun

omunika

ikasi

si satu

satu den

dengan

gan lain

lainnya,

nya, mak

maka

a

te

tent

ntun

unya

ya me

mere

reka

ka ha

haru

rus

s me

meng

nger

erti

ti ba

baha

hasa

sa ya

yang

ng sa

sama

ma ag

agar

ar da

dapa

pat

t sa

saliling

ng

berkomunikasi. Protokol dapat diumpamakan sebagai bahasa tersebut.

berkomunikasi. Protokol dapat diumpamakan sebagai bahasa tersebut.

Prot

Protoko

okol

l yang paling

yang paling umu

umum

m digu

digunaka

nakan

n seh

sehingg

ingga

a pas

pasti

ti dike

dikenal

nal oleh

oleh berb

berbagai

agai

macam j

macam jaringan a

aringan adalah

dalah protocol

protocol TPC/IP

TPC/IP

(Transmission Control Protocol/Internet 

(Transmission Control Protocol/Internet 

Protocol)

Protocol). Ibarat bahasa, TCP/IP adalah bahasa inggris yang merupakan bahasa

. Ibarat bahasa, TCP/IP adalah bahasa inggris yang merupakan bahasa

int

inter

erna

nasio

sional

nal.

. Sal

Salah

ah sa

satu

tu co

conto

ntoh

h pro

protoc

tocol

ol ya

yang

ng la

lain

in ada

adala

lah

h IPX

IPX

(InterPacket 

(InterPacket 

Exchange)

Exchange)

yang digunakan system operasi Novell NetWare.

yang digunakan system operasi Novell NetWare.

5.7

5.7

..

Kartu jaringan.

Kartu jaringan.

Kartu jaringan merupakan perangkat keras yang menterjemahkan sinyal-sinyal

Kartu jaringan merupakan perangkat keras yang menterjemahkan sinyal-sinyal

  jaringan ke bentuk paket-paket data yang dimengerti komputer. Kompunen ini

  jaringan ke bentuk paket-paket data yang dimengerti komputer. Kompunen ini

sering disebut kartu karena bentuknya seperti kartu yang harus ditancapkan ke

sering disebut kartu karena bentuknya seperti kartu yang harus ditancapkan ke

komputer, baik pada slot PCI ataupun SCSI.

(7)

Pada bagian

Pada bagian bela

belakang

kang pan

panel

el terd

terdapat

apat luba

lubang

ng kon

konekto

ektor

r untu

untuk

k men

menanca

ancapkan

pkan

kabel jaringan. Konektor yang ada pada kartu jaringan ada dua macam yaitu

kabel jaringan. Konektor yang ada pada kartu jaringan ada dua macam yaitu

biasa di sebut

biasa di sebut konektor BNC dan RJ-45 (UTP). Konektor BNC berbentuk seperti

konektor BNC dan RJ-45 (UTP). Konektor BNC berbentuk seperti

kab

kabel

el TV

TV dan

dan sek

sekara

arang

ng su

sudah

dah jar

jaran

ang

g dig

diguna

unakan

kan sed

sedang

ang RJ

RJ-45

-45 at

atau

au se

serin

ring

g

disebut UTP seperti konektor kabel telpon namun jumlah kabelnya lebih banyak.

disebut UTP seperti konektor kabel telpon namun jumlah kabelnya lebih banyak.

Jika jaringan yang digunakan bersifat wireless maka pada panel belakang tidak

Jika jaringan yang digunakan bersifat wireless maka pada panel belakang tidak

terdapat lubang konektor melainkan ada antenna.

terdapat lubang konektor melainkan ada antenna.

Gambar 1

Gambar 1 Kartu jaringan (EtheKartu jaringan (Ethernet card) untuk pc dan rnet card) untuk pc dan notebooknotebook

5.8

5.8

..

Repeater, Bridge, dan Router.

Repeater, Bridge, dan Router.

Keti

Ketiga

ga isti

istilah

lah ters

tersebut

ebut ada

adalah

lah pera

perangka

ngkat

t kera

keras

s yang

yang fung

fungsi

si utam

utamany

anya

a ada

adalah

lah

menghubungkan dua buah jaringan.

menghubungkan dua buah jaringan.

Repeater

Repeater

berfungsi untuk memperkuat sinyal dari sebuah segmen jaringan ke

berfungsi untuk memperkuat sinyal dari sebuah segmen jaringan ke

seg

segmen

men jari

jaringan

ngan lain

lainnya

nya,

, repe

repeater

ater berm

bermanfa

anfaat

at untu

untuk

k meng

mengatas

atasi

i kete

keterbata

rbatasan

san

panjang kabel karena sinyal yang melemah setelah menempuh jarak tertentu

panjang kabel karena sinyal yang melemah setelah menempuh jarak tertentu

dapat diperkuat kembali.

dapat diperkuat kembali.

Gambar 2 Repeater Gambar 2 Repeater

(8)

Bridge

Bridge

berf

berfungs

ungsi

i untu

untuk

k meng

menghubu

hubungka

ngkan

n dua

dua jari

jaringa

ngan

n yang

yang memi

memiliki

liki segm

segmen

en

yang sama. Selain memperkuat sinyal seperti yang dilakukan repeater, bridge

yang sama. Selain memperkuat sinyal seperti yang dilakukan repeater, bridge

 juga melakukan tranmisi ulang paket data dari satu segmen ke segmen yang

 juga melakukan tranmisi ulang paket data dari satu segmen ke segmen yang

lainnya.

lainnya.

Gambar 3 Bridge Gambar 3 Bridge

Router

Router

berfungsi untuk menghubungkan dua jaringan yang memiliki segmen

berfungsi untuk menghubungkan dua jaringan yang memiliki segmen

yang berbeda, untuk membedakan router dengan bridge, dapat di umpamakan

yang berbeda, untuk membedakan router dengan bridge, dapat di umpamakan

bus

bus anta

antar

r kota

kota.

. Bri

Bridge

dge dap

dapat

at diib

diibarat

aratkan

kan AKD

AKDP(A

P(Antar

ntar Kot

Kota

a Dal

Dalam

am Prop

Propins

insi),

i),

sedangkan Router Diibaratkan AKAP (Antar Kota Antar Propinsi)

sedangkan Router Diibaratkan AKAP (Antar Kota Antar Propinsi)

Gambar

Gambar 4 4 RouterRouter

5.9

5.9

..

Gateway

Gateway

Ga

Gatew

teway

ay be

berfu

rfung

ngsi

si seb

sebaga

agai

i an

antar

tarmu

muka

ka se

sebu

buah

ah ja

jarin

ringan

gan sk

skala

ala ke

kecil

cil den

dengan

gan

 jaringan beskala jauh lebih besar, misalnya antara sebuah LAN dengan Internet

 jaringan beskala jauh lebih besar, misalnya antara sebuah LAN dengan Internet

atau antara LAN di Unit-usaha dengan WAN ptpn7 secara keseluruhan.

atau antara LAN di Unit-usaha dengan WAN ptpn7 secara keseluruhan.

Ga

Gatw

tway

ay jug

juga

a da

dapat

pat mel

melaku

akuka

kan

n tr

tran

ansla

slasi

si pro

protoc

tocol

ol dia

dianta

ntara

ra ke

kedua

dua jar

jarin

ingan

gan

tersebut.

tersebut.

5.10Firewall

5.10Firewall

Firewall adalah system keamanan pada sebuah jaringan, firewall dapat berupa

Firewall adalah system keamanan pada sebuah jaringan, firewall dapat berupa

perangkat keras maupun perangkat lunak. Tugas firewall adalah mencegah yang

perangkat keras maupun perangkat lunak. Tugas firewall adalah mencegah yang

tak berizin agar tidak dapat masuk ke dalam jaringan.

(9)

6.

6. Sk

Skal

ala Ja

a Jari

ring

ngan

an

Pada dasarnya ada empat macam skala jaringan.

Pada dasarnya ada empat macam skala jaringan.

 

LAN

LAN

 

MAN

MAN

 

WAN

WAN

 

INTERNET

INTERNET

6.1 6.1

..

LAN

LAN

LAN atau

LAN atau

Local Area Network 

Local Area Network 

adalah jaringan berskala relatif kecil dan dibatasi

adalah jaringan berskala relatif kecil dan dibatasi

oleh batasan geografis tertentu, misalnya suatu gedung atau komplek gedung,

oleh batasan geografis tertentu, misalnya suatu gedung atau komplek gedung,

banyak LAN yang hanya memiliki area satu ruangan saja.

banyak LAN yang hanya memiliki area satu ruangan saja.

6.2

6.2

..

MAN

MAN

MAN atau

MAN atau

Metropol

Metropolitan

itan Area Network 

Area Network 

adalah jaringan yang berskala lebih besar

adalah jaringan yang berskala lebih besar

dari LAN tapi masih dalam satu kota, misalnya jaringan antar gedung dalam

dari LAN tapi masih dalam satu kota, misalnya jaringan antar gedung dalam

suatu apartemen atau jaringan antara unit-usaha Kedaton dengan unit-usaha

suatu apartemen atau jaringan antara unit-usaha Kedaton dengan unit-usaha

Pewa dengan unit –usaha Rejosari.

Pewa dengan unit –usaha Rejosari.

6.3

6.3

..

WAN

WAN

WA

WAN

N at

atau

au

Wi

Wide

de Ar

Area

ea Net

Networ

work 

ad

adala

alah

h jar

jaring

ingan

an da

dari

ri be

berba

rbagai

gai LA

LAN

N .Ru

.Ruang

ang

lin

lingku

gkupny

pnya

a tid

tidak

ak lag

lagi

i ter

terbat

batas

as pa

pada

da su

suat

atu

u are

area

a geo

geogra

grafis

fis sa

saja,

ja, tet

tetap

api

i da

dapat

pat

melintas batas kota bahkan Negara. Sebagai media penghubung antara LAN

melintas batas kota bahkan Negara. Sebagai media penghubung antara LAN

yan

yang

g sat

satu

u de

denga

ngan

n LA

LAN

N ya

yang

ng la

lainn

innya

ya da

dapa

pat

t di

digun

gunaka

akan

n sa

salur

luran

an tel

telepo

epon

n dan

dan

satelit.

satelit.

6.4

(10)

Da

Dari

ri sk

skala

ala be

besa

sarny

rnya

a in

inter

ternet

net se

sebe

benar

narnya

nya sam

sama

a de

denga

ngan

n WAN

WAN,

, tet

tetap

api

i WA

WAN

N

bersifat private,artinya hanya orang-orang tertentu yang dapat mengaksesnya,

bersifat private,artinya hanya orang-orang tertentu yang dapat mengaksesnya,

misalnya WAN yang dimiliki PTPN7, sebaliknya Internet bersifat publik sehingga

misalnya WAN yang dimiliki PTPN7, sebaliknya Internet bersifat publik sehingga

semua orang dapat mengakses jaringan tersebut.

semua orang dapat mengakses jaringan tersebut.

7.

7. To

Topo

polo

logi Ja

gi Jari

ring

ngan

an

Topo

Topologi

logi jar

jaringa

ingan

n ada

adalah

lah tata

tataleta

letak

k atau

atau layo

layout

ut sua

suatu

tu jari

jaringa

ngan.

n. Ada

Ada beb

beberap

erapa

a

topologi jaringan yang dikenal yaitu :

topologi jaringan yang dikenal yaitu :

 

Mesh

Mesh

 

Bus

Bus

 

Ring

Ring

 

Star

Star

7.1 7.1

..

Mesh

Mesh

Pada topologi mesh semua node saling terhubung. Topologi ini hampir tidak

Pada topologi mesh semua node saling terhubung. Topologi ini hampir tidak

pernah dipakai karena sulit ditangani juga boros akan kabel

pernah dipakai karena sulit ditangani juga boros akan kabel

Gambar

Gambar 5 5 Topologi Topologi MeshMesh

7.2

7.2

..

Topologi Bus

Topologi Bus

Topologi i

Topologi ini mengguna

ni menggunakan

kan kabel BN

kabel BNC dan pada ke

C dan pada kedua ujungnya h

dua ujungnya harus diber

arus diberii

term

terminat

inator.

or. Top

Topolog

ologi

i ini

ini sebe

sebenarn

narnya

ya cuku

cukup

p sed

sederha

erhana

na dan

dan muda

mudah

h dita

ditangan

ngani,

i,

namun sekarang telah banyak ditinggalkan karena lalulintas data terlalu padat

namun sekarang telah banyak ditinggalkan karena lalulintas data terlalu padat

(11)

da

dan

n apa

apabil

bila

a ad

ada

a sa

satu

tu nod

node

e rus

rusak

ak mak

maka

a ke

kesel

seluru

uruhan

han jar

jaring

ingan

an tid

tidak

ak da

dapat

pat

berfungsi.

berfungsi.

Keuntungan

Keuntungan

Hemat kabel

Hemat kabel

Layout kabel sederhana

Layout kabel sederhana

Mudah dikembangkan

Mudah dikembangkan

Kerugian

Kerugian

Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil

Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil

Kepadatan lalu lintas

Kepadatan lalu lintas

Bila salah satu client rusak, maka jaringan tidak bisa berfungsi.

Bila salah satu client rusak, maka jaringan tidak bisa berfungsi.

Diperlukan repeater untuk jarak jauh

Diperlukan repeater untuk jarak jauh

Gambar

Gambar 6 6 Topologi Topologi Bus Bus kabel kabel BNCBNC 7.3

7.3

..

Topologi Ring

Topologi Ring

Pada Topologi ring semua node ditata sehingga membentuk suatu lingkaran .

Pada Topologi ring semua node ditata sehingga membentuk suatu lingkaran .

Kabel yang digunakan juga merupakan kabel BNC. Oleh karena tidak memiliki

Kabel yang digunakan juga merupakan kabel BNC. Oleh karena tidak memiliki

ujung maka tidak diperlukan terminator.Namun demikian topologi inipun telah

ujung maka tidak diperlukan terminator.Namun demikian topologi inipun telah

banyak ditinggalkan karena memiliki kelemahan yangsama dengan topologi

banyak ditinggalkan karena memiliki kelemahan yangsama dengan topologi bus,

bus,

selain itu ,pengembangan jaringan dengan menggunakan topologi ring ini relatif

selain itu ,pengembangan jaringan dengan menggunakan topologi ring ini relatif

sulit dilakukan.

sulit dilakukan.

Keuntungan

Keuntungan

(12)

Hemat Kabel

Hemat Kabel

Kerugian

Kerugian

Peka kesalahan

Peka kesalahan

Pengembangan jaringan lebih kaku

Pengembangan jaringan lebih kaku

Gambar

Gambar 7 7 Topologi Topologi RingRing 7.4

7.4

..

Topologi Star

Topologi Star

Sepe

Seperti

rti nama

namanya,

nya, topo

topologi

logi star memilik

star memiliki

i bent

bentuk

uk sep

seperti

erti bint

bintang,

ang, set

setiap

iap nod

node

e

ter

terhub

hubung

ung se

secar

cara

a ter

terpu

pusat

sat pad

pada

a seb

sebuah

uah pe

peran

rangka

gkat

t ker

keras

as Hu

Hub

b ata

atau

u sw

switc

itch.

h.

To

Topol

polog

ogi

i ini

ini yan

yang

g pa

palin

ling

g ban

banyak

yak dig

digun

unaka

akan

n saa

saat

t in

ini.

i. Ka

Kabel

bel yan

yang

g dig

diguna

unakan

kan

adalah UTP dengan konektor RJ-45.

adalah UTP dengan konektor RJ-45.

Topologi ini disukai karena memiliki kelebihan sebagai berikut :

Topologi ini disukai karena memiliki kelebihan sebagai berikut :

Fleksibel

Fleksibel

Pengembangan dan pengelolaan jaringan mudah.

Pengembangan dan pengelolaan jaringan mudah.

Ke

Keru

rusa

saka

kan

n at

atau

au pe

pera

rawa

wata

tan

n ya

yang

ng di

dila

laku

kuka

kan

n pa

pada

da sa

satu

tu no

node

de ti

tida

dak

k

mempengaru

mempengaruhi node

hi node yang lain.

yang lain.

Oleh karena pusat jaringan terletak pada hub / switch maka perangkat tersebut

Oleh karena pusat jaringan terletak pada hub / switch maka perangkat tersebut

har

harus

us dira

dirawat

wat betu

betul-be

l-betul,

tul, kar

karena

ena kala

kalau

u samp

sampai

ai rusa

rusak

k mak

maka

a sel

seluruh

uruh jari

jaringan

ngan

down alias tidak dapat berfungsi.

down alias tidak dapat berfungsi.

Keuntungan

Keuntungan

(13)

Paling fleksibel

Paling fleksibel

Pe

Pemas

masang

angan/

an/per

peruba

ubaha

han

n sta

stasiu

siun

n sa

sanga

ngat

t mu

mudah

dah da

dan

n tid

tidak

ak me

mengg

nggang

anggu

gu

bagian jaringan lain

bagian jaringan lain

Kontrol terpusat

Kontrol terpusat

Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan

Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan

Kemudahaa

Kemudahaan

n pengelolaa

pengelolaan

n jaringan

jaringan

Kerugian

Kerugian

Boros kabel

Boros kabel

Perlu penanganan khusus

Perlu penanganan khusus

Kontrol terpusat (HUB) jadi elemen kritis

Kontrol terpusat (HUB) jadi elemen kritis

Gambar

Gambar 8 8 Topologi Topologi star star Kabel Kabel UTP UTP + + RJ-45RJ-45

8

8.. A

Alla

am

ma

at

t IP

IP

Ba

Bahwa

hwa set

setiap

iap nud

nude

e yan

yang

g ter

terhu

hubu

bung

ng pad

pada

a seb

sebuah

uah jar

jaring

ingan

an yan

yang

g ber

berbas

basis

is

protocol TCP/IP haruslah memiliki sebuah alamat IP (IP Address) yang unik,

protocol TCP/IP haruslah memiliki sebuah alamat IP (IP Address) yang unik,

artinya dalam satu jaringan tidak boleh ada node yang memiliki alamat yang

artinya dalam satu jaringan tidak boleh ada node yang memiliki alamat yang

sama persis,

sama persis,

8

(14)

Fo

Forma

rmat

t al

alama

amat

t ip

ip ad

adala

alah

h ang

angka

ka bin

biner

er ya

yang

ng pa

panj

njang

angnya

nya 32

32 bit

bit da

dan

n ter

terba

bagi

gi

menjadi 4 bagian yang masing-masing panjangnya 8bit (8bit sama dengan 1

menjadi 4 bagian yang masing-masing panjangnya 8bit (8bit sama dengan 1

byte

byte),

), seti

setiap

ap bag

bagian

ian dipi

dipisah

sahkan

kan deng

dengan

an titi

titik.

k. Ole

Oleh

h kare

karena

na meru

merupaka

pakan

n ang

angka

ka

biner maka alamat ip hanya terdiri dari angka 0 dan 1 saja.

biner maka alamat ip hanya terdiri dari angka 0 dan 1 saja.

Contoh

Contoh :

: 11000000.1

11000000.10101000.00000

0101000.00000001.00000001

001.00000001

Format penulisan seperti contoh tersebut kurang disukai dan sulit dibaca. Oleh

Format penulisan seperti contoh tersebut kurang disukai dan sulit dibaca. Oleh

kar

karena

ena itu

itu form

format

at penu

penulisa

lisan

n alam

alamat

at ip

ip lebi

lebih

h seri

sering

ng diw

diwujud

ujudkan

kan dala

dalam

m bent

bentuk

uk

decimal.

decimal.

Contoh :

Contoh : 192.168.1.1

192.168.1.1

Setiap bagian mampu menampung 255 kemungkinan angka, jadi total alamat ip

Setiap bagian mampu menampung 255 kemungkinan angka, jadi total alamat ip

yang tersedia adalah 255 x 255 x 255 x 255 = 4.228.250.625. akan tetapi dalam

yang tersedia adalah 255 x 255 x 255 x 255 = 4.228.250.625. akan tetapi dalam

ken

kenyat

yataan

aanny

nya

a da

dalam

lam pe

penga

ngalok

lokas

asian

iannya

nya ad

ada

a ba

batas

tasan

an -

- ba

batas

tasan

an ser

serta

ta kel

kelas

as

tertentu, jadi tidak sembarang salah satu dari 4 milyar kemungkinan alamat ip

tertentu, jadi tidak sembarang salah satu dari 4 milyar kemungkinan alamat ip

tersebut dapat dipergunakan begitu saja.

tersebut dapat dipergunakan begitu saja.

8.2

8.2

..

K

Ke

ella

as

s

a

alla

am

ma

at

t

IIP

P

Untuk mempermudah pendistribusiannya , alamat ip dibagi menjadi kelas-kelas

Untuk mempermudah pendistribusiannya , alamat ip dibagi menjadi kelas-kelas

tertentu, Pada dasarnya ada 5 kelas alamat ip yaitu kelas A, kelas B, kelas C,

tertentu, Pada dasarnya ada 5 kelas alamat ip yaitu kelas A, kelas B, kelas C,

kelas D dan kelas E, kelas A, B, C didistribusikan untuk umum sedangkan kelas

kelas D dan kelas E, kelas A, B, C didistribusikan untuk umum sedangkan kelas

D dan E digunakan untuk multicast dan eksperimen. Setiap alamat ip memiliki

D dan E digunakan untuk multicast dan eksperimen. Setiap alamat ip memiliki

network ID dan host

network ID dan host ID. Network ID adalah identitas jaringan sedangkan host ID

ID. Network ID adalah identitas jaringan sedangkan host ID

adalah identitas node. Pada dasarnya pembagian kelas alamat ip didasarkan

adalah identitas node. Pada dasarnya pembagian kelas alamat ip didasarkan

pada pembagian network ID dan host ID tersebut.

pada pembagian network ID dan host ID tersebut.

Adapun kelas-kelas yang dimaksud bisa dilihat pada tabel berikut :

Adapun kelas-kelas yang dimaksud bisa dilihat pada tabel berikut :

Kela

Kela

s

s

Batas

Batas

(15)

A

A

B

B

C

C

D

D

E

E

0.0.0.0

0.0.0.0

– 127.255.255

127.255.255.255

.255

128.0.0.0

128.0.0.0 –

– 191.255.255

191.255.255.255

.255

192.0.0.0 –

192.0.0.0 – 223.255.25

223.255.255.255

5.255

224.0.0.0 –

224.0.0.0 – 239.255.25

239.255.255.255

5.255

240.0.0.0 –

240.0.0.0 – 247.255.25

247.255.255.255

5.255

Tabel 1 Pembagian kelas TCP / IP

Tabel 1 Pembagian kelas TCP / IP

8.3

8.3

Alamat IP spesial

Alamat IP spesial

..

..

Ada beberapa alamat untuk ip yang tidak boleh digunakan sebagai alamat host

Ada beberapa alamat untuk ip yang tidak boleh digunakan sebagai alamat host

karena sudah dipakai untuk fungsi-fungsi tertentu yaitu :

karena sudah dipakai untuk fungsi-fungsi tertentu yaitu :

Al

Alama

amat

t un

untuk

tuk ho

host

st tid

tidak

ak dip

diper

erbol

boleh

ehkan

kan mem

mempu

punya

nyai

i nil

nilai

ai 0

0 ata

atau

u nil

nilai

ai 1

1

(d

(dala

alam

m de

deci

cimal

mal ber

bernil

nilai

ai 0

0 ata

atau

u 255

255)

) kar

karena

ena ni

nilai

lai 0

0 dia

diangg

nggap

ap seb

sebaga

agaii

alamat jaringannya sendiri dan nilai 255 sebagai alamat broadcast atau

alamat jaringannya sendiri dan nilai 255 sebagai alamat broadcast atau

multicast atau netmask..

multicast atau netmask..

Al

Alam

amat

at br

broa

oadc

dcas

ast

t ya

yang

ng di

dise

sebu

but

t se

seba

baga

gai

i lo

loca

cal

l br

broa

oadc

dcas

ast

t ya

yait

itu

u ni

nila

laii

255.255.255.255

255.255.255.255

Alamat

Alamat IP lain yaitu 127

IP lain yaitu 127.xxx.xxx.

.xxx.xxx.xxx (xxx ber

xxx (xxx bernilai 0 – 255 ) oleh ap

nilai 0 – 255 ) oleh aplikasi

likasi

TCP/IP sebagai alamat loopback, yaitu paket yang

TCP/IP sebagai alamat loopback, yaitu paket yang di tranmisikan kembali

di tranmisikan kembali

diterima oleh buffer computer itu sendiri tanpa ditransmisikan ke media

diterima oleh buffer computer itu sendiri tanpa ditransmisikan ke media

 jaringan, sebagai alamat untuk diagnostic, dan pengecekan konfigurasi

 jaringan, sebagai alamat untuk diagnostic, dan pengecekan konfigurasi

TCP/IP. Contoh: ping 127.0.0.1.

TCP/IP. Contoh: ping 127.0.0.1.

Dalam satu jaringan host ID harus unik./tidak boleh ada yang sama.

Dalam satu jaringan host ID harus unik./tidak boleh ada yang sama.

8.4

8.4

..

A

Alla

am

ma

at

t

P

Prriiv

va

atte

e..

Dari alamat kelas yang ada tidak semuanya dipakai untuk publik seperti internet

Dari alamat kelas yang ada tidak semuanya dipakai untuk publik seperti internet

yang memerlukan registrasi. Ada alamat-alamat yang dapat kita pakai sebagai

yang memerlukan registrasi. Ada alamat-alamat yang dapat kita pakai sebagai

alamat jaringan yang disebut sebagai private address. Alamat tersebut adalah ;

alamat jaringan yang disebut sebagai private address. Alamat tersebut adalah ;

(16)

Untuk

Untuk kelas

kelas B

B :

: 172.16.0.1

172.16.0.1 –

– 172.31.255.2

172.31.255.254

54

Untuk

Untuk kelas

kelas C

C :

: 192.168.0.1

192.168.0.1 –

– 192.168.255.2

192.168.255.254

54

8.5

8.5

..

A

Alla

am

ma

at

t

S

Su

ub

bn

ne

ett..

Su

Subne

bnet

t mas

mask

k ad

adal

alah

ah an

angk

gka

a bin

biner

er se

sepan

panjan

jang

g 32

32 bit

bit yan

yang

g dig

diguna

unakan

kan un

untuk

tuk

membedakan network ID dengan host ID dan memeriksa apakah suatu node

membedakan network ID dengan host ID dan memeriksa apakah suatu node

berada pada jaringan yang sama atau jaringan luar.

berada pada jaringan yang sama atau jaringan luar.

Subnet mask default untuk setiap kelas alamat IP adalah sebagai berikut :

Subnet mask default untuk setiap kelas alamat IP adalah sebagai berikut :

 

Kelas A : 255.0.0.0

Kelas A : 255.0.0.0

 

Kelas B : 255.255.0.0

Kelas B : 255.255.0.0

 

Kelas C : 255.255.255.0

Kelas C : 255.255.255.0

Da

Dari

ri an

angk

gka

a –an

–angka

gka ter

terse

sebut

but ter

terlih

lihat

at bah

bahwa

wa sel

selur

uruh

uh bit

bit ya

yang

ng be

berhu

rhubu

bunga

ngan

n

de

denga

ngan

n ne

netw

twork

ork ID

ID se

selal

lalu

u be

bern

rnila

ilai

i 1

1 se

sedan

dang

g sel

seluru

uruh

h bi

bit

t yan

yang

g be

berhu

rhubun

bunga

gan

n

dengan host ID bernilai 0. untuk jelasnya lihat tabel berikut

dengan host ID bernilai 0. untuk jelasnya lihat tabel berikut

K

Ke

ella

as

s

N

Ne

ettw

wo

orrk

k IID

D

H

Ho

os

st

t IID

D

D

De

effa

au

ullt

t s

su

ub

bn

ne

et

t m

ma

as

sk

k

A

A

x

xx

xx

x..0

0..0

0..1

1

x

xx

xx

x..2

25

55

5..2

25

55

5..2

25

5

4

4

255.0.0.0

255.0.0.0

B

B

x

xx

xx

x..x

xx

xx

x..0

0..1

1

x

xx

xx

x..x

xx

xx

x..2

25

55

5..2

25

54

4

2

25

55

5..2

25

55

5..0

0..0

0

C

C

x

xx

xx

x..x

xx

xx

x..x

xx

xx

x..1

1

x

xx

xx

x..x

xx

xx

x..x

xx

xx

x..2

25

54

4

2

25

55

5..2

25

55

5..2

25

55

5..0

0

Tabel 2 IP private address Tabel 2 IP private address

IP address kelas A

IP address kelas A

diberikan untuk jaringan dengan jumlah host yang sangat

diberikan untuk jaringan dengan jumlah host yang sangat

besar. Range IP 1.xxx.xxx.xxx. – 126.xxx.xxx.xxx, terdapat 16.777.214 (16 juta)

besar. Range IP 1.xxx.xxx.xxx. – 126.xxx.xxx.xxx, terdapat 16.777.214 (16 juta)

IP

IP ad

addre

dress

ss pad

pada

a tia

tiap

p ke

kelas

las A.

A. IP

IP ad

addre

dress

ss ke

kelas

las A

A dib

diber

erika

ikan

n unt

untuk

uk ja

jarin

ringan

gan

dengan jumlah host yang sangat besar. Pada IP address kelas A, network ID

dengan jumlah host yang sangat besar. Pada IP address kelas A, network ID

ialah 8 bit pertama, sedangkan host ID ialah 24 bit berikutnya.

ialah 8 bit pertama, sedangkan host ID ialah 24 bit berikutnya.

Dengan demikian, cara membaca IP address kelas A, misalnya 113.46.5.6 ialah:

Dengan demikian, cara membaca IP address kelas A, misalnya 113.46.5.6 ialah:

(17)

Network ID = 113

Network ID = 113

Host ID = 46.5.6

Host ID = 46.5.6

Sehingga IP address diatas berarti host nomor 46.5.6 pada network nomor 113.

Sehingga IP address diatas berarti host nomor 46.5.6 pada network nomor 113.

IP address kelas B

IP address kelas B

biasanya dialokasik

biasanya dialokasikan untuk

an untuk jaringan berukuran sedang dan

jaringan berukuran sedang dan

besar. Pada IP address kelas B, network ID ialah 16 bit pertama, sedangkan

besar. Pada IP address kelas B, network ID ialah 16 bit pertama, sedangkan

host ID ialah 16 bit berikutnya. Dengan demikian, cara membaca IP address

host ID ialah 16 bit berikutnya. Dengan demikian, cara membaca IP address

kelas B, misalnya 132.92.121.1

kelas B, misalnya 132.92.121.1

Network ID = 132.92

Network ID = 132.92

Host ID = 121.1

Host ID = 121.1

Sehingga IP address di atas berarti host nomor 121.1 pada network nomor

Sehingga IP address di atas berarti host nomor 121.1 pada network nomor

132.92. dengan panjang host ID 16 bit, network dengan IP address kelas B

132.92. dengan panjang host ID 16 bit, network dengan IP address kelas B

dapat menampung sekitar 65000 host. Range IP128.0.xxx.xxx – 191.155.xxx.xxx

dapat menampung sekitar 65000 host. Range IP128.0.xxx.xxx – 191.155.xxx.xxx

IP address kelas C

IP address kelas C

awalnya digunakan untuk jaringan berukuran kecil (LAN).

awalnya digunakan untuk jaringan berukuran kecil (LAN).

Host ID ialah 8 bit terakhir. Dengan konfigurasi ini, bisa dibentuk sekitar 2 juta

Host ID ialah 8 bit terakhir. Dengan konfigurasi ini, bisa dibentuk sekitar 2 juta

net

network dengan

work dengan masi

masing-m

ng-masin

asing

g net

network memilik

work memiliki

i 256

256 IP

IP addr

address.

ess. Ran

Range

ge IP

IP

192.0.0.xxx –

192.0.0.xxx – 223.255.255.x

223.255.255.x..

Pengalokasian IP address pada dasarnya ialah proses memilih network Id dan

Pengalokasian IP address pada dasarnya ialah proses memilih network Id dan

hos

host

t ID

ID yang tepat

yang tepat untu

untuk

k suat

suatu

u jari

jaringa

ngan.

n. Tepa

Tepat

t atau tidakn

atau tidaknya

ya konf

konfigur

igurasi ini

asi ini

tergantung dari tujuan yang hendak dicapai, yaitu mengalokasikan IP address

tergantung dari tujuan yang hendak dicapai, yaitu mengalokasikan IP address

seefisien mungkin.

seefisien mungkin.

9.

(18)

Domain Name System (DNS) adalah suatu sistem yang memungkinkan nama

Domain Name System (DNS) adalah suatu sistem yang memungkinkan nama

sua

suatu

tu ho

host

st pa

pada

da jar

jaring

ingan

an kom

komput

puter

er ata

atau

u int

inter

ernet

net dit

ditra

ransl

nslas

asika

ikan

n men

menjad

jadi

i IP

IP

address. Dalam pemberian nama, DNS menggunakan arsitektur hierarki.

address. Dalam pemberian nama, DNS menggunakan arsitektur hierarki.

9.1

9.1

..

R

Ro

oo

ott--lle

ev

ve

el

l

d

do

om

ma

aiin

n

::

merupakan tingkat teratas yang ditampilkan sebagai tanda titik (.).

merupakan tingkat teratas yang ditampilkan sebagai tanda titik (.).

9.2

9.2

..

Top level domain

Top level domain

::

kod

kode

e ka

kateg

tegor

ori

i or

organ

ganisa

isasi

si ata

atau

u ne

negar

gara

a mis

misaln

alnya:

ya: .co

.com

m un

untuk

tuk dip

dipaka

akai

i ole

oleh

h

perusahaan; .edu untuk dipakai oleh perguruan tinggi; .gov untuk dipakai oleh

perusahaan; .edu untuk dipakai oleh perguruan tinggi; .gov untuk dipakai oleh

badan pemerintahan

badan pemerintahan. Selain itu

. Selain itu untuk membedakan pemakaian nama oleh suatu

untuk membedakan pemakaian nama oleh suatu

negara dengan negara lain digunakan tanda misalnya .id untuk Indonesia atau .

negara dengan negara lain digunakan tanda misalnya .id untuk Indonesia atau .

au untuk australia.

au untuk australia.

9.3

9.3

..

Second level domain

Second level domain

::

meru

merupak

pakan

an nama

nama unt

untuk

uk orga

organisa

nisasi

si atau

atau per

perusah

usahaan,

aan, misa

misalnya

lnya:

: PTP

PTPN7.c

N7.com;

om;

yahoo.com

yahoo.com,

, dan lain-lain.

dan lain-lain.

10.

10.

DHCP

DHCP

(Dynamic Host Configuration Protocol)

(Dynamic Host Configuration Protocol)

IP address dan subnet mask dapat diberikan secara otomatis menggunakan

IP address dan subnet mask dapat diberikan secara otomatis menggunakan

Dynamic Host Configuration Protocol atau diisi secara manual.

Dynamic Host Configuration Protocol atau diisi secara manual.

DHCP berfungsi untuk memberikan IP address secara otomatis pada komputer

DHCP berfungsi untuk memberikan IP address secara otomatis pada komputer

yang menggunakan protokol TCP/IP. DHCP bekerja dengan relasi client-server,

yang menggunakan protokol TCP/IP. DHCP bekerja dengan relasi client-server,

dima

dimana

na DHC

DHCP

P serv

server

er men

menyedi

yediakan

akan sua

suatu

tu kelo

kelompok IP

mpok IP addr

address

ess yan

yang

g dapa

dapatt

diberikan pada DHCP client. Dalam memberikan IP address ini, DHCP hanya

diberikan pada DHCP client. Dalam memberikan IP address ini, DHCP hanya

meminjamkan IP address tersebut. Jadi pemberian IP address ini berlangsung

meminjamkan IP address tersebut. Jadi pemberian IP address ini berlangsung

secara dinamis.

secara dinamis.

11.

Gambar

Tabel 2 IP private addressTabel 2 IP private address
Tabel 3 Konfigurasi kabel Straight dengan RJ-45Tabel 3 Konfigurasi kabel Straight dengan RJ-45
Gambar 10 Jaringan crossoverGambar 10 Jaringan crossover
Gambar 13 Menginstall protokol jaringanGambar 13 Menginstall protokol jaringan
+2

Referensi

Dokumen terkait