• Tidak ada hasil yang ditemukan

LKjIP Bappeda dan Litbang Kabupaten Wonogiri Tahun 2021

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "LKjIP Bappeda dan Litbang Kabupaten Wonogiri Tahun 2021"

Copied!
69
0
0

Teks penuh

(1)
(2)
(3)

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Dan Penelitian Dan Pengembangan

DAFTAR ISI

Hal

HALAMAN JUDUL ………..………... i

KATA PENGANTAR ………... ii

DAFTAR ISI ………..…..……….. iii

DAFTAR TABEL ……….………... iv BAB I : PENDAHULUAN ………... I - 1

A. Latar Belakang ……..………... I - 1 B. Gambaran Umum Bappeda dan Litbang

Kabupaten ……..………... I - 2 1. Tugas dan Fungsi ………..…... I - 2 2. Susunan Kepegawaian dan Sarana

Prasarana ……….……. I - 4 3. Isu Strategis …….………….……….……..….... I - 6 C. Landasan Hukum ………... I - 6 D. Sistematika ……….………..…………. I - 7 BAB II : PERENCANAAN KINERJA .………..……... I - 1 A. Rencana Strategis ……..………..…..…... II - 1 1. Visi ………..……... II - 2 2. Misi ………..………. II - 2 3. Tujuan dan Sasaran ……… II - 2 B. Indikator Kinerja Utama (IKU) …….……..……... II - 4 C. Perjanjian Kinerja ………..………….. II - 7 D. Rencana Strategis periode 2021-2026 ….……… II - 8 BAB III : AKUNTABILITAS KINERJA .………..……... III - 1

A. Kerangka Pengukuran Kinerja ……….…..…... III - 1 B. Capaian Indikator Kinerja Utama (IKU) ………... III - 3 C. Pengukuran, Evaluasi dan Analisis Capaian

Kinerja Sasaran Strategis …..………... III - 6 D. Realisasi Anggaran ………..…… III - 21 E. Analisis Tingkat Efisiensi dan efektivitas

Penggunaan Sumber Daya ……… III - 22 BAB IV : PENUTUP ………... IV - 1

(4)

DAFTAR TABEL

Tabel 1.1 Data PNS Berdasarkan Tingkat Pendidikan ……..…… I - 1 Tabel 1.2 Data PNS Berdasarkan Golongan ………..…… I - 4 Tabel 1.3 Data PNS Berdasarkan Jabatan ………..…..…… I - 5 Tabel 2.1 Tujuan, Sasaran, Indikator dan Target Kinerja

Bappeda dan Litbang Kabupaten Wonogiri ..……..….. II - 3 Tabel 2.2 Indikator Kinerja Utama Bappeda dan Litbang

Kabupaten Wonogiri ..………..….. II - 5 Tabel 2.3 Perjanjian Kinerja Bappeda dan Litbang Kabupaten

Wonogiri Tahun 2021.………..….. II - 7 Tabel 2.4 Tujuan, Sasaran, Indikator Bappeda dan Litbang

Kabupaten Wonogiri Tahun 2021-2026 ….………..….. II - 8 Tabel 3.1 Predikat Nilai Capaian Kinerja ….………..….. III - 2 Tabel 3.2 Kategori Pencapaian Kinerja Sasaran ………..….. III - 2 Tabel 3.3 Capaian Indikator Kinerja Utama Bappeda dan

Litbang Kabupaten Wonogiri Tahun 2021 ………..….. III - 4 Tabel 3.4 Capaian Indikator Kinerja Sasaran Bappeda dan

Litbang Kabupaten Wonogiri Tahun 2021 ………..….. III - 6 Tabel 3.5 Pencapaian Indikator Kinerja Sasaran Bappeda dan

Litbang Kabupaten Wonogiri Tahun 2021 ………..….. III - 7 Tabel 3.6 Pencapaian Target Misi ………..….. III - 7 Tabel 3.7 Kategori Pencapaian Indikator Sasaran …….……..….. III - 8 Tabel 3.8 Analisis Pencapaian Sasaran 1 “Meningkatnya

kualitas perencanaan pembangunan daerah” …..….. III - 9 Tabel 3.9 Analisis Pencapaian Sasaran 2 “Meningkatnya

Efektifitas Pencapaian Sasaran Pembangunan” …..…. III - 14 Tabel 3.10 Analisis Pencapaian Sasaran 3 “Meningkatnya

Pemanfaatan Hasil Litbang untuk Memenuhi

Kebutuhan Perencanaan Pembangunan” ………...….. III - 17 Tabel 3.11 Analisis Pencapaian Sasaran 4 “Meningkatnya

Akuntabilitas Kinerja dan Profesionalisme

Pelayanan” ………...….. III - 20 Tabel 3.12 Skala Nilai Ukuran Kinerja” ……….……...….. III - 21 Tabel 3.13 Pagu dan Realisasi Anggaran Program Tahun

Anggaran 2021 ……….……….……...….. III - 22 Tabel 3.14 Tingkat Efisiensi dan Efektivitas Penggunaan

Sumber Daya ……….……….……...….. III - 23

(5)
(6)

BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang

Dalam rangka meningkatkan pelaksanaan pemerintah yang berdayaguna, berhasil guna, bersih dan bertanggung jawab, telah diterbitkan Peraturan Presiden No. 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP). Pelaksanaan lebih lanjut didasarkan atas Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu Atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah.

Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah adalah perwujudan kewajiban suatu instansi pemerintah untuk mempertanggung jawabkan keberhasilan atau kegagalan pelaksanaan visi dan misi organisasi dalam mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan melalui alat pertanggung jawaban secara periodik.

Untuk mencapai Akuntabilitas Instansi Pemerintah yang baik, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Dan Penelitian Dan Pengembangan selaku unsur pembantu pimpinan, dituntut selalu melakukan pembenahan kinerja. Pembenahan kinerja diharapkan mampu meningkatkan peran serta fungsi Badan sebagai sub sistem dari sistem pemerintahan daerah yang berupaya memenuhi aspirasi masyarakat.

Dalam perencanaan pembangunan daerah Kabupaten Wonogiri, capaian tujuan dan sasaran pembangunan yang dilakukan tidak hanya mempertimbangkan visi dan misi daerah, melainkan keselarasan dengan tujuan dan sasaran yang ingin dicapai pada lingkup Pemerintahan Kota, Propinsi, dan Nasional.

Terwujudnya suatu tata pemerintahan yang baik dan akuntabel merupakan harapan semua pihak. Berkenaan harapan tersebut diperlukan pengembangan dan penerapan sistem pertanggungjawaban yang tepat, jelas, terukur legitimate sehingga penyelenggaraan pemerintah dan pembangunan dapat berlangsung secara berdaya guna,

(7)

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Dan Penelitian Dan Pengembangan

berhasil guna, bersih dan bertanggungjawab serta bebas dari korupsi, kolusi dan nepotisme (KKN). Sejalan dengan pelaksanaan Undang- undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara yang Bersih dan Bebas dari Korupsi, Kolusi dan Nepotisme, maka diterbitkan Peraturan Presiden No. 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP). Sehubungan dengan hal tersebut Bappeda dan Litbang Kabupaten Wonogiri diwajibkan untuk menyusun Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP). Penyusunan LKjIP Bappeda dan Litbang Kabupaten Wonogiri Tahun 2021 yang dimaksudkan sebagai perwujudan akuntabilitas penyelenggaraan kegiatan yang dicerminkan dari pencapaian kinerja, visi, misi, realisasi pencapaian indikator kinerja utama dan sasaran dengan target yang telah ditetapkan.

B. Gambaran Umum 1. Tugas dan Fungsi

Berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Wonogiri Nomor 13 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah Kabupaten Wonogiri, Bappeda dan Litbang Kabupaten Wonogiri merupakan badan daerah Tipe A melaksanakan fungsi penunjang perencanaan dan fungsi penunjang penelitian dan pengembangan.

Selain itu berdasarkan Peraturan Bupati Wonogiri Nomor 58 Tahun 2016 tentang Susunan, Kedudukan dan Tata Kerja Organisasi Perangkat Daerah Kabupaten Wonogiri, susunan organisasi Bappeda dan Litbang Kabupaten Wonogiri terdiri dari :

(8)

a. Kepala;

b. Sekretariat, membawahi : 1) Sub Bagian Perencanaan;

2) Sub Bagian Keuangan;

3) Sub Bagian Umum dan Kepegawaian;

c. Bidang Bina Program dan Informasi Pembangunan, membawahi :

1)

Sub Bidang Bina Program;

2)

Sub Bidang Data dan Informasi Pembangunan.

d. Bidang Ekonomi dan Pengembangan Wilayah, membawahi : 1) Sub Bidang Infrastruktur dan Pengembangan Wilayah;

2) Sub Bidang Lingkungan Hidup dan Sumber Daya Alam;

3) Sub Bidang Ekonomi.

e. Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, membawahi : 1) Sub Bidang Pemerintahan;

2) Sub Bidang Kesejahteraan Rakyat;

3) Sub Bidang Sosial Budaya.

f. Bidang Penelitian dan Pengembangan, membawahi : 1) Sub Bidang Penelitian dan Pengkajian;

2) Sub Bidang Pengembangan dan Inovasi.

g. Kelompok Jabatan Fungsional.

Berdasarkan Peraturan Bupati Wonogiri Nomor 73 Tahun 2016 tentang Tugas Pokok dan Fungsi Bappeda dan Litbang Kabupaten Wonogiri, bahwa Bappeda dan Litbang Kabupaten Wonogiri mempunyai tugas membantu Bupati dalam melaksanakan fungsi penunjang urusan pemerintahan yang menjadi kewenangan Daerah bidang perencanaan pembangunan dan bidang penelitian dan pengembangan, serta mempunyai fungsi :

a. Perumusan kebijakan teknis bidang perencanaan pembangunan daerah dan bidang penelitian dan pengembangan;

b. Pelaksanaan tugas dukungan teknis bidang perencanaan pembangunan dan bidang penelitian dan pengembangan;

(9)

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Dan Penelitian Dan Pengembangan

c. Pemantauan, evaluasi dan pelaporan pelaksanaan tugas dukungan teknis bidang perencanaan pembangunan dan bidang penelitian dan pengembangan;

d. Pembinaan teknis penyelenggaraan fungsi-fungsi penunjang urusan pemerintahan daerah bidang perencanaan pembangunan dan bidang penelitian dan pengembangan;

e. Pelaksanaan fungsi kesekretariatan badan ; dan

f. pelaksanaan fungsi lain yang diberikan oleh Bupati sesuai dengan tugas dan fungsinya.

2. Susunan Kepegawaian dan Sarana Prasarana a. Susunan Kepegawaian

Data PNS Bappeda dan Litbang Kabupaten Wonogiri berjumlah 37 orang.

Tabel 1.1

Data PNS Berdasarkan Tingkat Pendidikan No Pendidikan Jumlah PNS

1. SD -

2. SMP 1

3. SMA 2

4. D1 -

5. D2 -

6. D3 3

7. D4 -

8. S1 15

9. S2 16

Jumlah 37

Tabel 1.2

Data PNS Berdasarkan Golongan

No Golongan Jumlah Jumlah

a b c d

1. I - - - - -

2. II - 1 4 1 6

3. III 7 1 5 9 22

4. IV 8 1 - - 9

Jumlah 37

(10)

Tabel 1.3

Data PNS Berdasarkan Jabatan

No Jabatan Jumlah

1. Struktural 8

2. Fungsional Umum 18 3. Fungsional Tertentu 11

Jumlah 37

b. Sarana Prasarana 1) Sarana Transportasi

- Kendaraan roda 4 : 6 unit - Kendaraan roda 3 : 1 unit - Kendaraan roda 2 : 18 unit 2) Ruang kantor

- Ruang kepala dan sekretariat : 1 unit - Ruang bidang : 4 unit - Ruang pertemuan : 4 ruang 3) Alat pengolah data / komputer : 45 unit

4) Slide proyektor : 12 unit

5) Wireless Amplifier : 3 unit

6) Telepon / fax : 1 unit

7) Meja kursi pimpinan (Meja kerja dan

Meja rapat pejabat) : 6 buah

8) Kursi tamu : 7 buah

9) Meja tamu : 2 buah

10) Sofa tamu : 3 buah

11) Meja rapat (gedung pertemuan) : 58 buah 12) Kursi rapat (gedung pertemuan) : 284 buah 13) Meja kerja (gedung pertemuan) : 66 buah

14) Kursi kerja : 26 buah

15) Kursi kayu : 11 buah

16) Almari : 35 buah

17) Filling cabinet : 32 buah

18) Rak besi : 28 buah

(11)

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Dan Penelitian Dan Pengembangan

3. Isu Strategis

Isu Strategis yang dihadapi oleh Bappeda dan Litbang Kabupaten Wonogiri berdasarkan tugas dan fungsi pokok adalah :

1. Terbukanya kerjasama dalam perencanaan pembangunan.

2. Adanya sistem perencanaan pembangunan yang berlaku dan legal.

3. Perkembangan teknologi informasi.

4. Meningkatkan koordinasi perencanaan pembangunan agar mampu menghilangkan ego sektoral perangkat daerah.

5. Perlu optimalisasi database pembangunan.

6. Adanya komitmen seluruh komponen perencana.

7. Adanya perhatian publik atas upaya peningkatan implementasi hasil kelitbangan.

C. Landasan Hukum

LKjIP Bappeda dan Litbang Kabupaten Wonogiri ini disusun berdasarkan beberapa landasan hukum sebagai berikut :

1. Undang-Undang Nomor 28 Tahun 1999 tentang Penyelenggaraan Negara Yang Bersih, Bebas Korupsi, Kolusi dan Nepotisme;

2. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah;

3. Undang-Undang Nomor 33 Tahun 2004 tentang Perimbangan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah;

4. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2007 tentang Urusan Pemerintahan antara Pemerintah, Pemerintah Daerah Provinsi dan Pemerintah Daerah Kabupaten/Kota;

5. Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP);

6. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu Atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah;

(12)

7. Peraturan Daerah Kabupaten Wonogiri Nomor 12 Tahun 2016 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Wonogiri Tahun 2016 - 2021

8. Peraturan Daerah Kabupaten Wonogiri Nomor 1 Tahun 2019 tentang Perubahan I Peraturan Daerah Kabupaten Wonogiri Nomor 21 Tahun 2012 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Daerah..

D. Sistematika

Penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah Kabupaten Wonogiri Tahun 2021 adalah :

BAB I PENDAHULUAN

Meliputi Gambaran Umum, Tugas dan Fungsi, Susunan Kepegawaian dan Sarana Prasarana, Isu Strategis yang dihadapi SKPD, Landasan Hukum dan Sistematika.

BAB II PERENCANAAN KINERJA

Meliputi Perencanaan Strategis sebelum dan setelah reviu.

BAB III AKUNTABILITAS KINERJA

Meliputi Capaian IKU, Pengukuran, Evaluasi dan Analisis Capaian Kinerja serta Akuntabilitas Keuangan dan Efektivitas dan Efisiensi.

BAB IV PENUTUP

(13)
(14)

BAB II

PERENCANAAN KINERJA

Pada penyusunan Laporan Kinerja Instansi Pemerintah Tahun 2020 ini, mengacu pada Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu Atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah.

A. Rencana Strategis

Rencana Strategis Bappeda dan Litbang Kabupaten Wonogiri adalah merupakan dokumen yang disusun melalui proses sistimatis dan berkelanjutan serta merupakan penjabaran dari pada Visi dan Misi Kepala Daerah yang terpilih dan terintegrasi dengan potensi sumber daya yang dimiliki oleh Bappeda dan Litbang Kabupaten Wonogiri. Rencana Strategis Bappeda dan Litbang Kabupaten Wonogiri yang ditetapkan untuk jangka waktu 5 ( lima ) tahun yaitu dari tahun 2016 sampai dengan Tahun 2021 ditetapkan dengan Keputusan Kepala Bappeda Nomor 117 Tahun 2016 tentang Penetapan Rencana Strategis Bappeda Kabupaten Wonogiri Tahun 2016-2021. Penetapan jangka waktu 5 tahun tersebut dihubungkan dengan pola pertanggungjawaban Bupati Wonogiri terkait dengan penetapan / kebijakan bahwa Rencana Strategis Bappeda dan Litbang Kabupaten Wonogiri dibuat pada masa jabatannya, dengan demikian akuntabilitas penyelenggaraan pemerintah daerah akan menjadi akuntabel.

Renstra Bappeda dan Litbang Kabupaten Wonogiri tersebut ditujukan untuk mewujudkan visi dan misi daerah sebagaimana telah ditetapkan dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Wonogiri Tahun 2016-2021.

Penyusunan Renstra Bappeda dan Litbang Kabupaten Wonogiri telah melalui tahapan-tahapan yang simultan dengan proses penyusunan RPJMD Kabupaten Wonogiri Tahun 2016-2021 dengan melibatkan stakeholders pada saat dilaksanakannya Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) RPJMD, Forum OPD,

(15)

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Dan Penelitian Dan Pengembangan

sehingga Renstra Bappeda dan Litbang Kabupaten Wonogiri merupakan hasil kesepakatan bersama antara Bappeda dan Litbang Kabupaten Wonogiri dan stakeholder.

Selanjutnya, Renstra Bappeda dan Litbang Kabupaten Wonogiri tersebut akan dijabarkan ke dalam Rencana Kerja (Renja) Bappeda dan Litbang Kabupaten Wonogiri yang merupakan dokumen perencanaan OPD untuk periode 1 (satu) tahun. Di dalam Renja Bappeda dan Litbang Kabupaten Wonogiri dimuat program dan kegiatan prioritas yang diusulkan untuk dilaksanakan pada satu tahun mendatang.

1. Visi

Visi adalah gambaran kondisi ideal yang diinginkan pada masa mendatang oleh pimpinan dan seluruh staf Bappeda dan Litbang Kabupaten Wonogiri. Visi tersebut mengandung makna bahwa Kabupaten Wonogiri dengan potensi, keragaman dan kompleksitas masalah yang tinggi, harus mampu dibangun menuju Kabupaten Wonogiri yang Bermartabat serta Unggul, Nyaman dan Sejahtera

Visi Bappeda dan Litbang Kabupaten Wonogiri Tahun 2016- 2021 adalah: MEWUJUDKAN PERENCANAAN PEMBANGUN DAERAH DAN PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN YANG BERKUALITAS INOVATIF DAN PARTISIPATIF

2. Misi

Sedangkan untuk mewujudkan Visi Bappeda dan Litbang Kabupaten Wonogiri Tahun 2016-2021 tersebut di atas dilaksanakan Misi sebagai berikut :

- Meningkatkan kualitas, sistem dan dokumen perencanaan pembangunan daerah serta penelitian dan pengembangan - Meningkatkan pengembangan dan penerapan hasil

kelitbangan melalui sistem inovasi daerah 3. Tujuan dan Sasaran

Tujuan adalah sesuatu yang akan dicapai atau dihasilkan dalam jangka waktu 1 (satu) sampai 5 (lima) tahunan. Tujuan

(16)

ditetapkan dengan mengacu kepada pernyataan visi dan misi serta didasarkan pada isu-isu dan analisa strategis.

Sasaran adalah hasil yang akan dicapai secara nyata oleh Istansi Pemerintah dalam rumusan yang lebih spesifik, terukur, dalam kurun waktu yang lebih pendek dari tujuan. Sasaran diupayakan untuk dapat dicapai dalam kurun waktu tertentu/tahunan secara berkesinambungan sejalan dengan tujuan yang telah ditetapkan. Sasaran yang ditetapkan untuk mencapai Visi dan Misi Bappeda dan Litbang Kabupaten Wonogiri Tahun 2016-2021 sebanyak 4 (empat) sasaran strategis.

Sebagaimana visi dan misi yang telah ditetapkan, untuk keberhasilan tersebut perlu ditetapkan tujuan, sasaran berikut indikator dan target Bappeda dan Litbang Kabupaten Wonogiri sebagai berikut :

Tabel 2.1

Tujuan, Sasaran, Indikator dan Target Kinerja Bappeda dan Litbang Kabupaten Wonogiri

NO TUJUAN SASARAN INDIKATOR KINERJA

TARGET KINERJA PADA TAHUN 2016 2017 2018 2019 2020 2021 1 Meningkatnya

efektifitas pencapaian target kinerja daerah

Meningkatnya kualitas perencanaan pembangunan daerah

Persentase program RPJMD yang

dimplementasi

kan di Renstra Perangkat

Daerah

100 100 100 100 100 100

Persentase program dalam RPJMD yang diimplementasi- kan di RKPD

100 100 100 100 100 100

Persentase program dalam RKPD yang diimplementasi- kan di APBD

100 100 100 100 100 100

Persentase kegiatan dalam RKPD yang diimplementasi- kan di APBD

80 80 80 80 80 80

Ketepatan waktu penyelesaian dokumen perencanaan (RKPD, KUA PPAS)

tepat waktu tepat

waktu tepat

waktu tepat

waktu tepat waktu tepat

waktu

(17)

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Dan Penelitian Dan Pengembangan

NO TUJUAN SASARAN INDIKATOR KINERJA

TARGET KINERJA PADA TAHUN 2016 2017 2018 2019 2020 2021

2 Meningkatnya

efektifitas pencapaian sasaran pembangunan

Persentase target capaian sasaran RPJMD

75 75 75 75 75 75

3 Meningkatnya

pemanfaatan hasil litbang untuk memenuhi kebutuhan perencanaan pembangunan

Persentase temuan/inovasi baru yang bisa dimanfaatkan dan

dikembangkan di masyarakat

70 70 70 70 70 70

Persentase kajian yang dimanfaatkan

70 70 70 70 70 70

4 Meningkatnya

akuntabilitas kinerja dan profesionalisme pelayanan

Ketepatan waktu pelaporan dan pelayanan

tepat waktu tepat

waktu tepat

waktu tepat

waktu tepat waktu tepat

waktu

B. Indikator Kinerja Utama (IKU)

Indikator Kinerja Utama Bappeda dan Litbang Kabupaten Wonogiri diuraikan pada tabel sebagai berikut :

(18)

Tabel 2.2

Indikator Kinerja Utama

Bappeda dan Litbang Kabupaten Wonogiri

NO SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

UTAMA SATUAN PENJELASAN

ALASAN FORMULASI / RUMUS PERITUNGAN 1 Meningkat

nya kualitas perencana- an pemba- ngunan daerah

Persentase program RPJMD yang dimplementa- sikan di Renstra Perangkat Daerah

% Untuk mengetahui keselarasan program

RPJMD dengan program yang ada di renstra Perangkat Daerah

Jumlah Program Yang diimpelmentasikan dalam Renstra Jumlah Program RPJMD x100%

Persentase

program dalam RPJMD yang diimplementa sikan di RKPD

% Untuk mengetahui keselarasan program yang ada di RPJMD dengan program yang ada di RKPD

Jumlah Program Dalam RKPD

Jumlah Program Dalam RPJMDX 100%

Persentase

program dalam RKPD yang

diimplementa sikan di APBD

% Untuk mengetahui keselarasan program dalam RKPD yang diimplementasi kan di APBD

Jumlah Program dalam APBD

Program dalam RKPD X 100%

Persentase

kegiatan dalam RKPD yang

diimplementa sikan di APBD

% Untuk mengetahui keselarasan kegiatan dalam RKPD yang diimplementasi kan di APBD

Jumlah kegiatan dalam APBD

Kegiatan dalam RKPD X 100%

Ketepatan

waktu penyelesaian dokumen perencanaan (RKPD, KUA PPAS)

waktu Untuk mengetahui ketaatan terhadap batasan waktu penyusunan dokumen perencanaan

Tepat Waktu/Tidak Tepat Waktu

2 Meningkatn ya efektifitas pencapaian sasaran pembangun an

Persentase target capaian sasaran RPJMD

% Untuk mengetahui ketercapaian target kinerja sasaran strategis yang tercantum dalam RPJMD.

Jumlah indikator target sasaran dalam RPJMD yang tercapai jumlah target sasaran dalam RPJMD X100%

3 Meningkat- nya peman- faatan hasil

Persentase temuan inovasi baru

% Untuk mengetahui kemanfaatan

(19)

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Dan Penelitian Dan Pengembangan

NO SASARAN STRATEGIS

INDIKATOR KINERJA

UTAMA SATUAN PENJELASAN

ALASAN FORMULASI / RUMUS PERITUNGAN litbang

untuk memenuhi kebutuhan perencana- an pemba- ngunan

yang bisa manfaat kan dan

dikembang- kan di masya rakat

atas temuan atau inovasi baru

Jumlah temuan atau inovasi hasil litbang yang diimplementasikan

Jumlah temuan atau inovasi X 100%

Persentase kajian yang dimanfaatkan

% Untuk mengetahui kemanfaatan atas hasil kajian

Jumlah Hasil Kajian Yang Dimanfaatkan/ditindaklanjuti

Jumlah Hasil Kajian X 100%

4 Meningkat- nya akunta- bilitas kinerja dan profesionalis me

pelayanan

Ketepatan waktu pelaporan dan pelayanan)

waktu Untuk mengetahui ketepatan waktu dalam pelaporan dan pelayanan

Tepat waktu / tidak tepat waktu

(20)

C. Perjanjian Kinerja

Sesuai dengan tujuan dan sasaran jangka menengah Bappeda dan Litbang Kabupaten Wonogiri sebagai bahan yang diperjanjikan oleh Kepala Bappeda dan Litbang Kabupaten Wonogiri dengan Bupati Wonogiri dan besaran anggaran yang direncanakan melalui Program / Kegiatan pada Tahun 2021 adalah sebagai berikut :

Tabel 2.3 Perjanjian Kinerja

Bappeda dan Litbang Kabupaten Wonogiri Tahun 2021 NO SASARAN STRATEGIS IKU / INDIKATOR

KINERJA SATUAN TARGET 1 Meningkatnya kualitas

perencanaan

pembangunan daerah

Persentase program RPJMD yang

dimplementasikan di Renstra Perangkat Daerah

% 100

Persentase program

dalam RPJMD yang diimplementasikan di RKPD

% 100

Persentase program

dalam RKPD yang diimplementasikan di APBD

% 100

Persentase kegiatan

dalam RKPD yang diimplementasikan di APBD

% 80

Ketepatan waktu

penyelesaian dokumen perencanaan (RKPD, KUA PPAS)

waktu tepat waktu

2 Meningkatnya

efektifitas pencapaian sasaran pembangunan

Persentase target capaian sasaran RPJMD

% 75

3 Meningkatnya pemanfaatan hasil litbang untuk

memenuhi kebutuhan perencanaan

pembangunan

Persentase temuan/

inovasi baru yang bisa manfaatkan dan dikembangkan di masyarakat

% 100

(21)

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Dan Penelitian Dan Pengembangan

NO SASARAN STRATEGIS IKU / INDIKATOR

KINERJA SATUAN TARGET

Persentase kajian yang

dimanfaatkan

% 100

4 Meningkatnya

akuntabilitas kinerja dan profesionalisme pelayanan

Ketepatan waktu pelaporan dan pelayanan

waktu tepat waktu

D. Rencana Strategis periode 2021-2026

Perlu kami sampaikan bahwa pada Tahun 2021, sebagai bentuk dari kinerja urusan perencanaan yang menjadi tanggung jawab Bappeda dan Litbang Kabupaten Wonogiri, telah dilakukan penyusunan dokumen perencanaan untuk periode 2021-2026.

Bappeda dan Litbang Kabupaten Wonogiri telah melakukan tahapan penyusunan dokumen-dokumen perencanaan jangka menengah baik itu tingkat kabupaten maupun tingkat OPD, yaitu Peraturan Daerah Kabupaten Wonogiri Nomor 6 Tahun 2021 tentang Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten

Wonogiri Tahun 2021-2026 serta Peraturan Bupati Wonogiri Nomor 65 Tahun 2021 tentang Rencana Strategis Perangkat Daerah Kabupaten

Wonogiri Tahun 2021-2026.

Berikuti ini adalah tujuan, sasaran, indikator-indikator jangka menengah Bappeda dan Litbang Kabupaten Wonogiri Tahun 2021-2026 sebagaimana peraturan bupati tersebut di atas :

Tabel 2.4

Tujuan, Sasaran, Indikator

Bappeda dan Litbang Kabupaten Wonogiri Tahun 2021-2026

NO TUJUAN SASARAN INDIKATOR KINERJA

1 Mewujudkan tata kelola pemerintahanBappeda dan Litbang yang baik

Nilai kematangan organisasi Bappeda dan Litbang

Meningkatnya kinerja

Bappeda dan Litbang Nilai SAKIP Bappeda dan Litbang Indeks profesionalitas ASN Bappeda dan Litbang

Jumlah ASN Bappeda dan Litbang yang menjadi agen perubahan

IKM Bappeda dan Litbang

Jumlah inovasi Bappeda dan Litbang

(22)

NO TUJUAN SASARAN INDIKATOR KINERJA 2. Mewujudkan dokumen

perencanaan

pembangunan daerah yang berkualitas dan efektif

Indeks perencanaan pembangunan daerah Terwujudnya keselarasan

antar dokumen perencanaan pembangunan

Persentase kesesuaian Nomenklatur Program RPJMD dengan RKPD

Persentase Kesesuaian Nomenklatur Program PPAS dengan APBD

Persentase Kesesuian Pagu RKPD dengan Pagu PPAS

Ketepatan Waktu Penyelesaian Dokumen Perencanaan Pembangunan Daerah 3 Meningkatnya kualitas

inovasi daerah Kategori Indeks Inovasi Daerah

Meningkatnya inovasi

daerah Persentase perangkat daerah/Unit kerja yang mendapat Index inovasi daerah predikat inovatif

(23)
(24)

BAB III

AKUNTABILITAS KINERJA

Akuntabilitas kinerja adalah kewajiban untuk menjawab dari perorangan, badan hukum atau pimpinan kolektif secara transparan mengenai keberhasilan atau kegagalan dalam melaksanakan misi organisasi kepada pihak-pihak yang berwenang menerima pelaporan akuntabilitas/pemberi amanah. Bappeda dan Litbang Kabupaten Wonogiri selaku pengemban amanah masyarakat melaksanakan kewajiban berakuntabilitas melalui penyajian Laporan Akuntabilitas Kinerja Bappeda dan Litbang Kabupaten Wonogiri yang dibuat sesuai ketentuan yang diamanatkan dalam Peraturan Presiden Nomor 29 Tahun 2014 tentang Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP), Keputusan Kepala LAN Nomor 239/IX/618/2003 tentang Perbaikan Pedoman Penyusunan Pelaporan Kinerja Instansi Pemerintah dan Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah. Laporan tersebut memberikan gambaran penilaian tingkat pencapaian target masing-masing indikator sasaran srategis yang ditetapkan dalam dokumen Renstra Tahun 2016-2021 maupun Rencana Kerja Tahun 2020 Sesuai dengan ketentuan tersebut, pengukuran kinerja digunakan untuk menilai keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan program, sasaran yang ditetapkan untuk mewujudkan Visi dan Misi Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Dan Penelitian Dan Pengembangan.

A. Kerangka Pengukuran Kinerja

Pengukuran kinerja digunakan untuk menilai keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan program, sasaran yang telah ditetapkan dalam rangka mewujudkan misi dan visi instansi pemerintah.

Pengukuran kinerja dilaksanakan sesuai dengan Keputusan Kepala LAN Nomor 239/IX/618/2004 tentang Perbaikan Pedoman Penyusunan Pelaporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah; dan

(25)

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Dan Penelitian Dan Pengembangan

Peraturan Menteri Negara Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 53 Tahun 2014 tentang Petunjuk Teknis Perjanjian Kinerja, Pelaporan Kinerja dan Tata Cara Reviu atas Laporan Kinerja Instansi Pemerintah. Capaian indikator kinerja utama (IKU) diperoleh berdasarkan pengukuran atas indikator kinerjanya masing- masing, sedangkan capaian kinerja sasaran diperoleh berdasarkan pengukuran atas indikator kinerja sasaran strategis, cara penyimpulan hasil pengukuran kinerja pencapaian sasaran strategis dilakukan dengan membuat capaian rata-rata atas capaian indikator kinerja sasaran.

Predikat nilai capaian kinerjanya dikelompokkan dalam skala pengukuran ordinal dengan pendekatan petunjuk pelaksanaan evaluasi akuntabilitas kinerja instansi pemerintah, sebagai berikut :

Tabel 3.1

Predikat Nilai Capaian Kinerja

Persentase Predikat Kode Warna

< 100% Tidak Tercapai

= 100% Tercapai/ Sesuai Target

> 100% Melebihi Target

Dan predikat capaian kinerja untuk realisasi capaian kinerja yang tidak tercapai (< 100%) dengan pendekatan Permendagri nomor 54 Tahun 2010, sebagai berikut :

Tabel 3.2

Kategori Pencapaian Kinerja Sasaran

No Kategori/Interpretasi Rata-Rata % Capaian Kode Warna

1 Sangat Baik > 90

2 Baik 75.00 – 89.99

3 Cukup 65.00 – 74.99

4 Kurang 50.00 – 64.99

5 Sangat Kurang 0 – 49.99

(26)

Selanjutnya berdasarkan hasil evaluasi kinerja dilakukan analisis pencapaian kinerja untuk memberikan informasi yang lebih transparan mengenai sebab-sebab tercapai atau tidak tercapainya kinerja yang diharapkan.

Dalam laporan ini, Bappeda dan Litbang Kabupaten Wonogiri dapat memberikan gambaran penilaian tingkat pencapaian target kegiatan dari masing-masing kelompok indikator kinerja kegiatan, dan penilaian tingkat pencapaian target sasaran dari masing-masing indikator kinerja sasaran yang ditetapkan dalam dokumen Renstra 2016-2021 maupun Rencana Kerja Tahun 2021. Sesuai ketentuan tersebut, pengukuran kinerja digunakan untuk menilai keberhasilan dan kegagalan pelaksanaan kegiatan sesuai dengan program, sasaran yang telah ditetapkan dalam mewujudkan misi dan visi instansi pemerintah. Pelaporan Kinerja ini didasarkan pada Perjanjian Kinerja Bappeda dan Litbang Kabupaten Wonogiri Tahun 2021 telah ditetapkan sebanyak 4 sasaran dan sebanyak 9 indikator kinerja (outcomes) dengan rincian sebagai berikut :

• Sasaran 1 terdiri dari 5 indikator

• Sasaran 2 terdiri dari 1 indikator

• Sasaran 3 terdiri dari 2 indikator

• Sasaran 4 terdiri dari 1 indikator

B. Capaian Indikator Kinerja Utama (IKU)

Dalam rangka mengukur dan peningkatan kinerja serta lebih meningkatnya akuntabilitas kinerja pemerintah, maka setiap instansi pemerintah perlu menetapkan Indikator Kinerja Utama (IKU). Untuk itu pertama kali yang perlu dilakukan instansi pemerintah adalah menentukan apa yang menjadi kinerja utama dari instansi pemerintah yang bersangkutan. Dengan demikian kinerja utama terkandung dalam tujuan dan sasaran strategis instansi pemerintah, sehingga IKU adalah merupakan ukuran keberhasilan dari suatu tujuan dan sasaran strategis instansi pemerintah. Dengan kata lain IKU digunakan sebagai ukuran keberhasilan dari instansi pemerintah yang bersangkutan.

(27)

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Dan Penelitian Dan Pengembangan

Bappeda dan Litbang Kabupaten Wonogiri telah menetapkan IKU. Upaya untuk meningkatkan akuntabilitas, Bappeda dan Litbang Kabupaten Wonogiri juga melakukan reviu terhadap IKU, dalam melakukan reviu dengan memperhatikan capaian kinerja, permasalahan dan isu-isu strategis yang sangat mempengaruhi keberhasilan suatu organisasi.

Hasil pengukuran atas IKU Bappeda dan Litbang Kabupaten Wonogiri Tahun 2021 menunjukkan hasil sebagai berikut :

Tabel 3.3

Capaian Indikator Kinerja Utama Bappeda dan Litbang Kabupaten Wonogiri

Tahun 2021

No Indikator Kinerja Utama Satuan Target Realisasi Capaian

% 1 Persentase program RPJMD

yang dimplementasikan di Renstra Perangkat Daerah

% 100 100 100

2 Persentase program dalam RPJMD yang

diimplementasikan di RKPD

% 100 100 100

3 Persentase program dalam RKPD yang

diimplementasikan di APBD

% 100 100 100

4 Persentase kegiatan dalam RKPD yang

diimplementasikan di APBD

% 80 80 100

5 Ketepatan waktu penyelesaian dokumen perencanaan (RKPD, KUA PPAS)

waktu tepat

waktu tepat

waktu 100

6 Persentase target capaian

sasaran RPJMD % 75 94,23 125,64

7 Persentase temuan/inovasi baru yang bisa

dimanfaatkan dan dikembangkan di masyarakat

% 100 100 100

8 Persentase kajian yang

dimanfaatkan % 100 100 100

9 Ketepatan waktu pelaporan

dan pelayanan waktu tepat

waktu tepat

waktu 100 RATA-RATA CAPAIAN KINERJA IKU : 102,85%

(28)

Dari tabel tersebut terlihat bahwa tingkat pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) sebagai berikut :

Capaian IKU yang mencapai target ditunjukkan pada indikator sebagai berikut :

1. “Persentase program RPJMD yang dimplementasikan di Renstra Perangkat Daerah” : dari yang ditargetkan 100% dan terealisasi 100% dengan capaian kinerja 100%.

2. “Persentase program dalam RPJMD yang diimplementasikan di RKPD” : indikator ini ditargetkan 100% dan terealisasi 100% dengan capaian kinerja 100%.

3. “Persentase program dalam RKPD yang diimplementasikan di APBD” : indikator ini Tahun 2021 ditargetkan 100% dan terealisasi 100% sehingga capaian kinerjanya 100%.

4. “Persentase kegiatan dalam RKPD yang diimplementasikan di APBD” : indikator ini Tahun 2021 ditargetkan 80% dan terealisasi 80% sehingga capaian kinerjanya 100%.

5. “Ketepatan waktu penyelesaian dokumen perencanaan (RKPD, KUA PPAS)” : ditargetkan tepat waktu dan terealisasi sesuai dengan waktu penyelesaiannya, jadi capaian kinerjanya adalah 100%.

6. “Persentase target capaian sasaran RPJMD” : ditargetkan 75%

tercapai dan realisasinya juga 94,23%, sehingga capaian kinerjanya adalah 125,64%.

7. “Persentase temuan/inovasi baru yang bisa dimanfaatkan dan dikembangkan di masyarakat” : indikator ini ditargetkan 100% dan teralisasi 100% dengan capaian kinerja 100%.

8. “Persentase kajian yang dimanfaatkan” : ditargetkan 100% dan terealisasi 100% sehingga kinerjanya tercapai 100%.

9. “Ketepatan waktu pelaporan dan pelayanan” : targetnya tepat waktu dan terealisasi tepat waktu, sehingga capaian kinerjanya adalah 100%.

Dari uraian di atas menunjukkan bahwa ada 1 IKU yang berhasil capaiannya lebih dari 100 % sedangkan 8 indikator capaian kinerjanya telah mencapai 100%. Jadi kinerja IKU telah mencapai 102,85 %.

(29)

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Dan Penelitian Dan Pengembangan

Dengan capaian IKU yang telah melebihi 100 % berarti Bappeda dan Litbang Kabupaten Wonogiri menunjukkan keberhasilan dalam kinerjanya.

C. Pengukuran, Evaluasi dan Analisis Capaian Kinerja Sasaran Strategis Secara umum Bappeda dan Litbang Kabupaten Wonogiri telah dapat melaksanakan tugas dalam rangka mencapai tujuan dan sasaran yang telah ditetapkan dalam Renstra 2016-2021. Jumlah Sasaran yang ditetapkan untuk mencapai visi dan misi Bappeda dan Litbang Kabupaten Wonogiri Tahun 2016-2021 sebanyak 4 sasaran.

Tahun 2021 adalah tahun ke-6 pelaksanaan Rencana Strategis Bappeda dan Litbang Kabupaten Wonogiri, dari 4 sasaran strategis dengan 9 indikator kinerja yang ditetapkan maka pencapaian indikator kinerja sasaran Bappeda dan Litbang Kabupaten Wonogiri adalah sebagai berikut :

Tabel 3.4

Capaian Indikator Kinerja Sasaran

Bappeda dan Litbang Kabupaten Wonogiri Tahun 2021

No Indikator Kinerja Sasaran Satuan Target Realisasi Capaian % 1 Persentase program RPJMD

yang dimplementasikan di Renstra Perangkat Daerah

% 100 100 100

2 Persentase program dalam RPJMD yang

diimplementasikan di RKPD

% 100 100 100

3 Persentase program dalam RKPD yang

diimplementasikan di APBD

% 100 100 100

4 Persentase kegiatan dalam RKPD yang

diimplementasikan di APBD

% 80 80 100

5 Ketepatan waktu penyelesaian dokumen perencanaan (RKPD, KUA PPAS)

waktu tepat

waktu tepat

waktu 100

6 Persentase target capaian

sasaran RPJMD % 75 94,23 125,64

(30)

No Indikator Kinerja Sasaran Satuan Target Realisasi Capaian % 7 Persentase temuan/inovasi

baru yang bisa dimanfaatkan dan dikembangkan di masyarakat

% 100 100 100

8 Persentase kajian yang dimanfaatkan

% 100 100 100

9 Ketepatan waktu pelaporan

dan pelayanan waktu tepat

waktu tepat

waktu 100 RATA-RATA CAPAIAN KINERJA INDIKATOR SASARAN : 102,85%

Berdasarkan pengukuran kinerja tersebut di atas dapat diperoleh data dan informasi kinerja pada beberapa tabel berikut :

Tabel 3.5

Pencapaian Indikator Kinerja Sasaran

Bappeda dan Litbang Kabupaten Wonogiri Tahun 2021

NO SASARAN STRATEGIS CAPAIAN

1 Melebihi/Melampaui Target 11,11 %

2 Sesuai Target 88,89%

3 Tidak Mencapai Target -

Adapun pencapaian kinerja sasaran dirinci dalam tabel, sebagai berikut :

Dari sebanyak 4 sasaran di atas, pencapaian realisasi indikator kinerja sasaran terhadap target yang sudah ditetapkan sebagai berikut :

Tabel 3.6

Pencapaian Target Misi

No Misi

Jumlah Indikator

Sasaran

Tingkat Pencapaian Melampaui

target Sesuai Target

Belum Mencapai

Target Jumlah % Jumlah % Jumlah %

1 Misi 1 7 1 14,29 6 85,71 - -

2 Misi 2 2 - - 2 100 - -

Jumlah 9 1 7,14 8 92,86 - -

(31)

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Dan Penelitian Dan Pengembangan

Dari 4 sasaran dengan 9 indikator kinerja, pencapaian kinerja Bappeda dan Litbang Kabupaten Wonogiri dengan rincian sebagai berikut :

Tabel 3.7

Kategori Pencapaian Indikator Sasaran

No Kategori Jumlah

Indikator Persentase

A. Misi 1 7

1 Melebihi/Melampaui Target 1 14,29 %

2 Sesuai Target 6 85,71 %

3 Tidak Mencapai Target - -

B. Misi 2 2

1 Melebihi/Melampaui Target - -

2 Sesuai Target 2 100 %

3 Tidak Mencapai Target - -

Evaluasi bertujuan agar diketahui pencapaian realisasi, kemajuan dan kendala yang dijumpai dalam rangka pencapaian misi, agar dapat dinilai dan dipelajari guna perbaikan pelaksanaan program/kegiatan di masa yang akan datang. Selain itu, dalam evaluasi kinerja dilakukan pula analisis.

Dalam melakukan evaluasi kinerja Bappeda dan Litbang Kabupaten Wonogiri, perlu juga digunakan pembandingan- pembandingan antara lain :

• kinerja nyata dengan kinerja yang direncanakan.

• kinerja nyata dengan kinerja tahun-tahun sebelumnya.

• kinerja nyata dengan target akhir renstra.

Selanjutnya pengukuran kinerja terhadap indikator kinerja yang telah dicapai pada tahun 2021 dan membandingkan antara target dan realisasi pada indikator sasaran dari 4 sasaran dan 9 indikator kinerja dari sebanyak 2 Misi, sebagaimana telah ditetapkan dalam Renstra Bappeda dan Litbang Kabupaten Wonogiri Tahun 2016-2021, analisis

(32)

pencapaian kinerja dalam pelaksanaan program dan kegiatan secara rinci dapat dilihat sebagai berikut :

Sasaran 1

Meningkatnya kualitas perencanaan pembangunan daerah

Pencapaian sasaran 1 dapat dilihat dalam tabel di bawah ini : Tabel 3.8

Analisis Pencapaian Sasaran 1

“Meningkatnya kualitas perencanaan pembangunan daerah”

Sasaran

Strategis Indikator Kinerja

Sasaran Realisasi 2020

2021 Akhir Renstra

2021 Target Realisasi Capaian

(%) Target Capaian (%) Meningkatnya

kualitas perencanaan pembangunan daerah

Persentase program RPJMD yang diimplemen tasikan di Renstra Perangkat Daerah

100% 100% 100% 100 100% 100

Persentase program dalam RPJMD yang diimplementasikan di RKPD

80,10% 100% 100% 100 100% 100

Persentase program dalam RKPD yang

diimplementasikan di APBD

100% 100% 100% 100 100% 100

Persentase kegiatan dalam RKPD yang

diimplementasikan di APBD

80% 80% 80% 100 80% 100

Ketepatan waktu penyelesaian dokumen perencanaan (RKPD, KUA PPAS)

Tepat

waktu Tepat

waktu Tepat

waktu 100 Tepat

waktu 100

RATA-RATA CAPAIAN “SASARAN 1” 2021 100%

Sasaran 1 “Meningkatnya Kualitas Perencanaan Pembangunan Daerah” dapat dilihat dari sebanyak 4 indikator yaitu :

Kinerja nyata indikator 1 "Persentase Program RPJMD yang diimplementasikan di Renstra Perangkat Daerah" adalah sebesar 100%

(33)

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Dan Penelitian Dan Pengembangan

dari target sebesar 100% yang direncanakan dalam Perjanjian Kinerja Tahun 2021 sehingga persentase capaian kinerjanya adalah 100 %, jadi telah mencapai target yang diperjanjikan.

Realisasi indikator 1 Tahun 2021 100 % apabila dibandingkan dengan realisasi Tahun 2020 sebesar 100 % berarti Tahun 2021 mampu mempertahankan kinerja Tahun 2020.

Tahun 2021 adalah tahun ke-6 renstra, realisasi indikator 1 tersebut Tahun 2021 sebesar 100 % bila dibandingkan dengan target akhir renstra sebesar 100 %, maka capaian kinerjanya adalah 100 %, jadi artinya telah sesuai dengan yang diharapkan / ditargetkan pada akhir Renstra Bappeda dan Litbang.

Kinerja nyata indikator 2 "Persentase program dalam RPJMD yang diimplementasikan di RKPD" terealisasi sebesar 100 % dari target sebesar 100 % yang direncanakan dalam Perjanjian Kinerja Tahun 2021 sehingga persentase capaian kinerjanya adalah 100 %, jadi artinya telah mencapai target yang diperjanjikan.

Apabila realisasi indikator 2 100 % tersebut dibandingkan dengan realisasi Tahun 2020 sebesar 80,1 % maka artinya bahwa kinerja Tahun 2021 ini telah melampaui kinerja Tahun 2020.

Tahun ke-6 renstra ini, realisasi indikator 2 tersebut telah mencapai 100 % bila dibandingkan dengan target akhir renstra sebesar 100 %, maka capaian kinerjanya adalah 100 %, jadi artinya capaian kinerja indikator 2

"Persentase program dalam RPJMD yang diimplementasikan di RKPD"

sudah sesuai dengan yang diharapkan / ditargetkan pada akhir Renstra Bappeda dan Litbang.

Tahun 2021 kinerja nyata indikator 3 "Persentase program dan kegiatan dalam RKPD yang diimplementasikan di APBD" terealisasi sebesar 100 % dari target yang direncanakan dalam Perjanjian Kinerja Tahun 2021 sebesar 100 %, sehingga persentase capaian kinerjanya adalah 100 %.

Realisasi indikator 3 Tahun 2021 tersebut di atas apabila dibandingkan dengan realisasi Tahun 2020 sebesar 100 % berarti kinerja

(34)

Tahun 2021 mampu mempertahankan kinerja tahun kemarin yang sudah baik.

Pada periode renstra tahun ke-6 2021 realisasi indikator 3 100 % apabila dibandingkan dengan target akhir renstra Bappeda dan Litbang 100

% maka kinerjanya telah berhasil mencapai 100 %.

Kinerja nyata indikator 4 "Persentase kegiatan dalam RKPD yang diimplementasikan di APBD" terealisasi sebesar 80 % dari target sebesar 80 % yang direncanakan dalam Perjanjian Kinerja Tahun 2021 sehingga persentase capaian kinerjanya adalah 100 %, jadi artinya telah mencapai target yang diperjanjikan.

Apabila realisasi indikator 4 80 % tersebut dibandingkan dengan realisasi Tahun 2020 sebesar 80 % maka artinya bahwa kinerja Tahun 2021 ini sama dengan kinerja Tahun 2020.

Tahun ke-6 renstra ini, realisasi indikator 4 tersebut telah mencapai 80 % bila dibandingkan dengan target akhir renstra sebesar 80 %, maka capaian kinerjanya adalah 100 %, jadi artinya capaian kinerja indikator 4

"Persentase kegiatan dalam RKPD yang diimplementasikan di APBD" sudah sesuai dengan yang diharapkan / ditargetkan pada akhir Renstra Bappeda dan Litbang.

Program-program yang ada dalam RPJMD telah diimpelementasikan dalam renstra OPD, RKPD, maupun dalam APBD walaupun pada Tahun 2021 mengalami pemetaan program dan kegiatan menyesuaikan Permendagri 90 Tahun 2019.

Pada Tahun 2021, kinerja nyata indikator 5 “Ketepatan waktu penyelesaian dokumen perencanaan (RKPD, KUA PPAS)”

terealisasi tepat waktu dari yang ditargetkan tepat waktu sebagaimana yang direncanakan dalam Perjanjian Kinerja Tahun 2021 sehingga persentase capaian kinerjanya adalah 100%, capaian ini telah sesuai dengan target yang diperjanjikan.

Indikator 5 tersebut di atas dibandingkan dengan Tahun 2020 dimana terealisasi tepat waktu dan Tahun 2021 juga terealisasi tepat waktu, maka berarti keberhasilan kinerja Tahun 2020 berhasil dipertahankan pada Tahun 2021.

(35)

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Dan Penelitian Dan Pengembangan

Realisasi indikator 5 tersebut jika dibandingkan dengan akhir renstra tahun ke-6 Tahun 2021 dimana penyelesaian dokumen perencanaan (RKPD, KUA PPAS) ditargetkan tepat waktu berhasil terwujud, jadi capaiannya 100 %.

Tahun 2021 direncanakan seluruh dokumen perencanaan pembangunan bisa diselesaikan tepat waktu, sesuai ketentuan yang berlaku, agar tidak mengganggu tahapan berikutnya yaitu RKPD 2022, KUA PPAS 2022 dan Perubahan KUA dan Perubahan PPAS 2021, bisa ditetapkan tepat waktu, sesuai ketentuan yang berlaku :

➢ Berdasarkan Permendagri Nomor 86 Tahun 2017, Pasal 104 :

✓ ayat (2) Bupati / wali kota menetapkan Peraturan Bupati/ Wali Kota tentang RKPD kabupaten / kota paling lambat 1 (satu) minggu setelah RKPD Provinsi ditetapkan.

Sebagaimana aturan tersebut, Bappeda dan Litbang dalam hal ini Pemerintah Kabupaten Wonogiri menetapkan Perbup Nomor 45 Tahun 2021 tentang RKPD Tahun 2021 pada tanggal 1 Juli 2021.

Dari keterangan di atas artinya bahwa waktu penetapan RKPD 2022 telah sesuai dengan aturan yang berlaku (tepat waktu).

➢ Berdasarkan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Keuangan Daerah, Pasal 169 :

✓ ayat (1) Rancangan perubahan KUA dan rancangan perubahan PPAS sebagaimana dimaksud dalam Pasal 162 ayat (2) disampaikan kepada DPRD paling lambat minggu pertama bulan Agustus dalam tahun anggaran berkenaan.

✓ Ayat (2) Rancangan perubahan KUA dan rancangan perubahan PPAS sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dibahas bersama dan disepakati menjadi perubahan KUA dan perubahan PPAS paling lambat minggu kedua bulan Agustus dalam tahun anggaran berkenaan.

Menindaklanjuti aturan tersebut di atas, Bappeda dan Litbang Kabupaten Wonogiri mengirimkan Rancangan Perubahan KUA dan Perubahan PPAS APBD Tahun 2021 kepada DPRD dengan surat Bupati Wonogiri tanggal 21 Juli 2021 Nomor Surat 050/3917 dan

(36)

penyepakatan MoU antara Bupati dan Pimpinan DPRD tanggal 12 Agustus 2021, dengan Nomor MOU Perubahan KUA tahun 2021 : 20/SKB/2021 dan 10/SKB/2021 sedangkan MOU Perubahan PPAS 2021 : 21/SKB/2021 dan 11/SKB/2021.

Dari keterangan di atas artinya bahwa waktu penyampaian dan penyepakatan rancangan perubahan KUA dan perubahan PPAS APBD Tahun 2021 telah sesuai dengan aturan yang berlaku (tepat waktu).

PROGRAM YANG MENDUKUNG keberhasilan capaian kinerja Sasaran 1 “Meningkatnya Kualitas Perencanaan Pembangunan Daerah”

adalah Program Perencanaan, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Daerah serta Program Pengelolaan Keuangan Daerah.

Walaupun 5 indikator pada Sasaran 1 “Meningkatnya Kualitas Perencanaan Pembangunan Daerah” kinerja Tahun 2021 telah mencapai 100 %, tetapi masih tetap ada permasalahan yang muncul dan harus diselesaikan.

PERMASALAHAN yang dihadapi dalam mencapai kinerja dari 5 indikator tersebut adalah terkait data-data untuk penyusunan RKPD dan KUA PPAS dari OPD kadang ada keterlambatan padahal masih ada lagi proses koreksi di Bappeda dan Litbang Kabupaten Wonogiri.

SOLUSI untuk menyelesaikan permasalahan tersebut adalah Bappeda dan Litbang Kabupaten Wonogiri terus melakukan sosialisasi dan koordinasi dalam rangka penyusunan dokumen RKPD dan KUA PPAS tersebut baik melalui pertemuan (zoom meeting), surat resmi, maupun melalui media sosial WhatsApp (WA group planer), agar tidak terjadi keterlambatan setiap tahapan berikutnya sebagaimana yang telah di atur dalam Permendagri 86 Tahun 2017 dan Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2019 tersebut di atas.

Sasaran 2

Meningkatnya efektifitas pencapaian sasaran pembangunan

Pencapaian sasaran 2 dapat dilihat dalam tabel di bawah ini :

(37)

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Dan Penelitian Dan Pengembangan

Tabel 3.9

Analisis Pencapaian Sasaran 2

“Meningkatnya Efektifitas Pencapaian Sasaran Pembangunan”

Sasaran

Strategis Indikator Kinerja

Sasaran Realisasi 2020

2021 Akhir Renstra

2021 Target Realisasi Capaian

(%) Target Capaian (%) Meningkatnya

efektifitas pencapaian sasaran pembangunan

Persentase target capaian sasaran RPJMD

58,62% 75% 94,23% 125,64 75% 125,64

RATA-RATA CAPAIAN “SASARAN 2” 2021 125,64%

(38)

Sasaran 2 “Meningkatnya efektifitas pencapaian sasaran pembangunan” dapat dilihat dari sebanyak 1 indikator yaitu :

Kinerja nyata indikator 1 "Persentase target capaian sasaran RPJMD" realisasi adalah sebesar 75 % dari target yang direncanakan dalam Perjanjian Kinerja Tahun 2021 sebesar 94,23 % sehingga persentase capaian kinerjanya adalah 125,64 %, capaian ini telah mencapai target yang diperjanjikan.

Realisasi kinerja dari indikator 1 tersebut di atas apabila dibandingkan dengan realisasi Tahun 2020 58,62 % maka artinya kinerja Tahun 2021 berhasil melampaui kinerja Tahun 2020.

Pada Tahun 2021 merupakan tahun ke-6 renstra, dimana realisasi indikator 1 "Persentase target capaian sasaran RPJMD" 75 % apabila dibandingkan dengan target akhir renstra Bappeda dan Litbang 75 % maka artinya bahwa kinerjanya telah berhasil mencapai 125,64 % atau telah melebihi target akhir renstra 2021.

Jumlah sasaran dalam laporan evaluasi dan pengendalian RPJMD 2016-2021 sebanyak 22 sasaran dengan jumlah indikator sasaran RPJMD yang menjadi kewenangan kabupaten sebanyak 56 terdapat 4 yang tidak ada datanya, jadi indikator yang ada datanya adalah 52, sedangkan indikator yang telah menunjukkan capaian yang baik sebanyak 49 indikator.

PENGHARGAAN yang diterima Kabupaten Wonogiri Tahun 2021 sebagai wujud dari keberhasilan kinerja sasaran 2 dimana Bappeda dan Litbang Kabupaten Wonogiri sebagai koordinator, yaitu :

1. Penghargaan sebagai Kabupaten Penerima Anugerah Parahita Ekapraya Tahun 2020 Kategori Pratama dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak;

(penghargaan yang diberikan kepada Kementerian atau Lembaga, Pemerintah Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota atas komitmennya dalam upaya mewujudkan kesetaraan gender, pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak);

(39)

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Dan Penelitian Dan Pengembangan

2. Penghargaan sebagai Kabupaten Layak Anak Peringkat Pratama Tahun 2021 dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak.

(penghargaan yang diberikan kepada kabupaten/kota yang memiliki sistem pembangunan hak dan perlindungan khusus anak secara menyeluruh, berkelanjutan, dan terencana).

PROGRAM YANG MENDUKUNG keberhasilan capaian kinerja Sasaran 2 “Meningkatnya Kualitas Perencanaan Pembangunan Daerah”

adalah Program Koordinasi dan Sinkronisasi Perencanaan Pembangunan daerah.

Walaupun pada Sasaran 2 “Meningkatnya Kualitas Perencanaan Pembangunan Daerah” kinerja Tahun 2021 telah mencapai 100 %, tetapi masih ada permasalahan yang dihadapi.

PERMASALAHAN yang dihadapi dalam mencapai kinerja dari indikator pada Sasaran 2 tersebut yaitu terkait adanya Pandemi Covid-19 yang terjadi sejak Tahun 2020 sampai Tahun 2021, dimana terjadi refocusing anggaran yang sebagian besar difokuskan pada penanganan pandemi, sehingga menyebabkan kondisi keuangan untuk penyelesaian kegiatan lainnya menjadi berkurang.

SOLUSI untuk menyelesaikan permasalahan tersebut adalah dengan merefocusing anggaran perjalanan dinas, anggaran rapat, anggaran sewa baik sewa kendaraan, meja kursi, sound system, anggaran makan minum, anggaran ATK, dan lain-lain, karena saat pandemi ada larangan bepergian ke luar kota, larangan melakukan pertemuan yang melibatkan orang banyak, otomatis juga mengurangi ATK, memanfaatkan teknologi informasi dengan melakukan rapat melalui daring /online.

Sasaran 3

Meningkatnya Pemanfaatan Hasil Litbang untuk Memenuhi Kebutuhan Perencanaan Pembangunan

(40)

Pencapaian sasaran 3 dapat dilihat dalam tabel di bawah ini :

Tabel 3.10

Analisis Pencapaian Sasaran 3

“Meningkatnya Pemanfaatan Hasil Litbang untuk Memenuhi Kebutuhan Perencanaan Pembangunan”

Sasaran

Strategis Indikator Kinerja

Sasaran Realisasi 2020

2021 Akhir Renstra

2021 Target Realisasi Capaian

(%) Target Capaian (%) Meningkatnya

Pemanfaatan Hasil Litbang untuk Memenuhi Kebutuhan Perencanaan Pembangunan

Persentase temuan / inovasi baru yang bisa

dimanfaatkan dan dikembangkan di masyarakat

70% 100% 100% 100 70% 142,86

Persentase kajian yang

dimanfaatkan

70% 100% 100% 100 70% 142,86

RATA-RATA CAPAIAN “SASARAN 3” 2021 100%

(41)

Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Dan Penelitian Dan Pengembangan

Sasaran 3 “Meningkatnya Pemanfaatan Hasil Litbang untuk Memenuhi Kebutuhan Perencanaan Pembangunan” dapat dilihat dari sebanyak 2 indikator yaitu :

Kinerja nyata indikator 1 "Persentase temuan/inovasi baru

yang bisa manfaatkan dan dikembangkan di masyarakat" adalah sebesar 100 % dari target sebesar 100 % yang direncanakan dalam Perjanjian

Kinerja Tahun 2021 sehingga persentase capaian kinerjanya adalah 100 %, berarti telah mencapai target yang diperjanjikan.

Realisasi indikator 1 Tahun 2021 tersebut di atas apabila dibandingkan dengan realisasi Tahun 2020 sebesar 70 % berarti kinerja Tahun 2021 berhasil melampaui kinerja Tahun 2020.

Pada periode renstra tahun ke-6 2021 realisasi indikator 1 100 % apabila dibandingkan dengan target akhir renstra Bappeda dan Litbang 70

% jadi kinerjanya telah berhasil mencapai 142,86 %.

Pada indikator 2 "Persentase kajian yang dimanfaatkan"

realisasinya sebesar 100 % sedangkan target yang direncanakan dalam Perjanjian Kinerja Tahun 2021 sebesar 100 % sehingga persentase capaian kinerjanya adalah 100 %, capaian ini telah sesuai target yang diperjanjikan.

Apabila realisasi indikator 2 100 % tersebut dibandingkan dengan realisasi Tahun 2020 sebesar 70 % maka artinya bahwa kinerja Tahun 2021 berhasil melampaui kinerja Tahun 2020.

Tahun 2021 merupakan tahun ke-6 renstra ini, realisasi indikator 2 tersebut dimana telah mencapai 100 % bila dibandingkan dengan target akhir renstra sebesar 70 %, maka capaian kinerjanya adalah 142,86 %, jadi artinya capaian kinerja indikator 2 "Persentase kajian yang dimanfaatkan"

sudah melebihi target akhir Renstra Bappeda dan Litbang Kabupaten Wonogiri.

Keberhasilan capaian kinerja pada sasaran 3 “Meningkatnya Pemanfaatan Hasil Litbang untuk Memenuhi Kebutuhan Perencanaan Pembangunan” juga sebanding dengan penghargaan dari prestasi yang dicapai.

PENGHARGAAN yang diterima Kabupaten Wonogiri Tahun 2021 bidang Kelitbangan Bappeda dan Litbang Kabupaten Wonogiri, yaitu :

(42)

1. Innovative Government Award (IGA) dari Kementerian Dalam Negeri sebagai Kabupaten Terinovatif;

2. Penghargaan Indeks Daya Saing Daerah (IDSD), Juara 1 Faktor Penguat (Enabling Environment) Tingkat Provinsi Jawa Tengah;

3. Penghargaan Bappeda dan Litbang Kabupaten Wonogiri Tahun 2021 yang dicapai bidang Kelitbangan, sebagai Nominator Wonogiri Innovation Award (WIA) 2021 Kategori OPD.

PROGRAM YANG MENDUKUNG keberhasilan capaian kinerja Sasaran 3 “Meningkatnya Pemanfaatan Hasil Litbang untuk Memenuhi Kebutuhan Perencanaan Pembangunan” adalah Program Penelitian dan Pengembangan Daerah.

Pada Sasaran 3 “Meningkatnya Pemanfaatan Hasil Litbang untuk Memenuhi Kebutuhan Perencanaan Pembangunan” yang terdiri dari 2 indikator kinerja Tahun 2021 walaupun telah mencapai 100 %, tetapi masih ada permasalahan yang dihadapi.

PERMASALAHAN yang dihadapi adalah masih kurangnya pemahaman pentingnya inovasi untuk kemajuan, untuk menyelesaikan suatu permasalahan yang ada, serta untuk meningkatkan pelayanan.

SOLUSI untuk menyelesaikan permasalahan tersebut adalah dengan terus melakukan sosialisasi untuk memahamkan pentingnya berinovasi selain itu dengan memanfaatkan teknologi informasi berupa aplikasi “Gerbang Indah Wonogiri” (Gerakan Sesarengan mBangun Inovasi Daerah Wonogiri) sebagai sarana untuk mempermudah OPD / unit kerja / masyarakat berpartisipasi dalam gerakan membangun inovasi daerah di Kabupaten Wonogiri.

Sasaran 4

Meningkatnya Akuntabilitas Kinerja dan Profesionalisme Pelayanan

Pencapaian sasaran 4 dapat dilihat dalam tabel di bawah ini :

Referensi

Dokumen terkait

Sebagai penutup, Laporan Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP) Bappeda Kota Semarang Tahun 2017 ini diharapkan dapat memberikan informasi tentang pencapaian tujuan dan sasaran,

LKjIP Bappeda Kota Banda Aceh mengacu pada Penetapan Kinerja (performance agreement) yang tertuang dalam dokumen Rencana Kerja Tahunan (RKT) Bappeda Kota Banda Aceh Tahun 2021

Sehubungan dengan hal tersebut Dinas Kominfo Kota Pekalongandiwajibkan untuk menyusun Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LKjIP). Penyusunan LKjIP

Radiological, Nuclear, and Explosives (CBRN-E) melalui sistem kewaspadaan dini, serta sistem pengamanan dan keamanan. Meningkatnya hubungan Diplomasi Pertahanan melalui

Berdasarkan tabel diatas dapat dilihat bahwa hasil pengelolaan data diperoleh nilai koefisien determinasi (R2) sebesar 0,93 hal ini menunjukkan bahwa sekitar 93%

Seraya memanjatkan puji syukur kepada Allah SWT, karena atas rahmat dan karunia Nya kami dapat menyelesaikan Penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi

Dengan landasan pemikiran tersebut, Laporan Akuntabilitas Kinerja Pemerintah (LKjIP) Satuan Kerja Pengadilan Negeri Kabupaten Kediri Tahun 2020 ini disusun. LKjIP

Maksud penyusunan Laporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (LKJIP) Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Way Kanan adalah sebagai salah satu bentuk