• Tidak ada hasil yang ditemukan

Restoran Content Management System (RCMS).

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Restoran Content Management System (RCMS)."

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)

Abstrak

Metode penanganan proses transaksi secara manual di restoran dianggap kurang efektif

dan efisien. Dengan penggunaan aplikasi pada perangkat komputer dan perangkat bergerak

(PDA) diharapkan dapat mengatasi permasalahan tersebut. Pengembangan aplikasi untuk

menangani proses transaksi di restoran disertai aplikasi CMS (Content Management System)

memungkinkan pengelola restoran untuk menambahkan dan/atau memanipulasi (mengubah) isi

dari aplikasi sesuai dengan kondisi restoran.

Aplikasi Restoran Content Management System ini dikembangkan menggunakan bahasa

pemrograman berorientasi objek C# dan menggunakan basis data Microsoft SQL Server 2000,

untuk penyimpanan data yang dibutuhkan. Aplikasi ini juga menggunakan Web Service sebagai

media perpindahan data melalui jaringan untuk menangani aplikasi web pemesanan yang

digunakan pada perangkat PDA.

(2)

iii

Daftar Isi

Kata Pengantar ... i

Abstrak... ii

Daftar Isi ... iii

Daftar Gambar... vi

Daftar Tabel ... vii

Bab 1

Persyaratan Produk ...1

1.1 Pendahuluan ... 1

1.1.1 Tujuan ... 1

1.1.2 Ruang Lingkup Proyek ... 2

1.1.3 Definisi, Akronim, Singkatan ... 2

1.1.4 Overview... 3

1.2 Gambaran Keseluruhan ... 3

1.2.1 Perspektif Produk... 3

1.2.2 Fungsi Produk ... 5

1.2.3 Karakteristik Pengguna ... 5

1.2.4 Batasan – Batasan ... 6

1.2.5 Asumsi Dan Ketergantungan ... 7

1.2.6 Penundaan Persyaratan ... 7

Bab 2

Spesifikasi Produk...8

2.1 Persyaratan Antarmuka Eksternal... 8

2.1.1 Antarmuka Pengguna... 8

2.1.2 Antarmuka Perangkat Keras ... 8

2.1.3 Antarmuka Perangkat Lunak ... 8

2.1.4 Antarmuka Komunikasi ... 9

2.2 Fitur Produk Perangkat Lunak... 9

2.2.1 Fitur 1 : Layanan Manajemen Konten (Aplikasi CMS)... 9

2.2.2 Fitur 2 : Layanan Pemesanan Makanan ... 19

2.2.3 Fitur 3 : Layanan Informasi Dapur. ... 22

2.2.4 Fitur 4 : Layanan Kasir. ... 25

2.3 Persyaratan Performa... 27

2.4 Batasan Desain ... 27

2.5 Atribut – Atribut Sistem Perangkat Lunak ... 27

2.5.1 Kehandalan ... 27

2.5.2 Ketersediaan... 27

2.5.3 Keamanan ... 27

2.5.4 Pemeliharaan... 28

2.5.5 Perpindahan... 28

(3)

iv

Bab 3

Desain Perangkat Lunak ...29

3.1 Pendahuluan ... 29

3.1.1 Identifikasi ... 29

3.1.2 Overview Sistem ... 29

3.2 Desain Perangkat Lunak ... 30

3.2.1 Use Case Diagram... 30

3.2.2 Activity Diagram ... 32

3.2.3 Analisa Basis Data ... 61

Bab 4

Pengembangan Sistem ...69

4.1 Perencanaan Tahap Implementasi ... 69

4.1.1 Pembagian Modul ... 69

4.1.2 Keterkaitan Antar Modul ... 71

4.2 Perjalanan Tahap Implementasi ... 72

4.2.1 Modul-Modul Aplikasi Manajemen Kontent... 72

4.2.2 Modul Pemesanan (Waiter) ... 90

4.2.3 Modul Bagian Dapur (Checker)... 94

4.2.4 Modul Kasir ... 96

4.3 Ulasan Realitas Fungsional ... 102

4.3.1 Ulasan Realitas Fungsional Modul Manajemen Konten (CMS) ... 102

4.3.2 Ulasan Realitas Fungsional Modul Pemesanan (Waiter)... 102

4.3.3 Ulasan Realitas Fungsional Modul Bagian Dapur (Checker)... 103

4.3.4 Ulasan Realitas Fungsional Modul Pembayaran Tagihan ... 103

4.4 Ulasan Realisasi Antarmuka Pengguna ... 104

4.4.1 Antar Muka Utama Aplikasi Manajemen Konten (CMS) ... 104

4.4.2 Antar Muka Pengolahan Menu ... 104

4.4.3 Antar Muka Daftar Menu... 105

4.4.4 Antar Muka Pengolahan Meja ... 105

4.4.5 Antar Muka Pengolahan Operator ... 106

4.4.6 Antar Muka Pengolahan Tampilam ... 106

4.4.7 Antar Muka Laporan... 107

4.4.8 Antar Muka Aplikasi Bagian Dapur (Checker) ... 107

4.4.9 Antar Muka Aplikasi Kasir ... 108

4.4.10 Antar Muka Aplikasi Kasir Bayar ... 108

Bab 5

Evaluasi Sistem... 109

5.1 Rencana Pengujian Sistem Terimplementasi ... 109

5.2 Test Case... 109

5.2.1 Aplikasi CMS... 109

5.2.2 Aplikasi Waiter ... 109

5.2.3 Aplikasi Checker... 110

5.2.4 Aplikasi Kasir ... 110

5.3 Perjalanan Metodologi Penelitian... 110

5.3.1 Black Box... 110

5.3.2 Wawancara Dengan Target Aplikasi ... 110

(4)

v

Bab 6

Kesimpulan Dan Saran... 116

6.1 Kesimpulan... 116

6.1.1 Kesimpulan Aplikasi Manajemen Kontent (CMS)... 116

6.1.2 Kesimpulan Aplikasi Waiter... 116

6.1.3 Kesimpulan Aplikasi Checker ... 117

6.1.4 Kesimpulan Aplikasi Kasir ... 117

6.2 Saran... 117

6.3 Keterkaitan Antara Kesimpulan Dengan Hasil Evaluasi ... 117

6.4 Keterkaitan Antara Saran Dan Hasil Evaluasi ... 118

6.5 Rencana Perbaikan Terhadap Saran Yang Diberikan ... 118

(5)

vi

Daftar Gambar

Gambar 2-1 Urutan stimulus layanan pengolahan data dan informasi ... 10

Gambar 2-2 Urutan stimulus... 19

Gambar 2-3 Urutan stimulus aplikasi bagian dapur ... 23

Gambar 2-4 Urutan stimulus aplikasi layanan kasir ... 26

Gambar 3-1 Use case diagram ... 31

Gambar 3-2 Activity diagram login ... 32

Gambar 3-3 Activity diagram ubah informasi umum restoran ... 33

Gambar 3-4 Activity diagram tambah data menu... 34

Gambar 3-5 Activity diagram ubah data menu... 35

Gambar 3-6 Activity diagram hapus data menu ... 36

Gambar 3-7 Activity diagram tambah daftar menun ... 37

Gambar 3-8 Activity diagram ubah daftar menu ... 38

Gambar 3-9 Activity diagram hapus daftar menu... 39

Gambar 3-10 Activity diagram tambah lantai ... 40

Gambar 3-11 Activity diagram ubah data lantai... 41

Gambar 3-12 Activity diagram hapus data lantai ... 42

Gambar 3-13 Activity diagram tambah meja... 43

Gambar 3-14 Activity diagram ubah data meja ... 44

Gambar 3-15 Activity diagram hapus data meja ... 44

Gambar 3-16 Activity diagram tambah operator ... 45

Gambar 3-17 Activity diagram ubah data operator ... 46

Gambar 3-18 Activity diagram hapus data operator... 47

Gambar 3-19 Activity diagram tambah Tampilan ... 48

Gambar 3-20 Activity diagram ubah data Tampilan ... 49

Gambar 3-21 Activity diagram hapus data Tampilan... 50

Gambar 3-22 Activity diagram lihat laporan ... 51

Gambar 3-23 Activity diagram pemesanan ... 52

Gambar 3-24 Activity diagram menampilkan pesan ... 54

Gambar 3-25 Activity diagram mencetak pesanan ... 55

Gambar 3-26 Activity diagram memberikan status ketersediaan menu ... 56

Gambar 3-27 Activity diagram selesaikan pesanan... 57

Gambar 3-28 Activity diagram cetak tagihan ... 58

Gambar 3-29 Activity diagram pelunasan tagihan ... 58

Gambar 3-30 Activity diagram pembatalan pembayaran ... 59

Gambar 3-31 Entity Relationship ... 62

Gambar 3-32 Diagram tabel... 65

Gambar 4-1 Antar muka utama aplikasi manajemen konten (CMS)... 104

Gambar 4-2 Antar Muka pengolahan menu... 104

Gambar 4-3 Antar muka daftar menu ... 105

Gambar 4-4 Antar muka pengolahan meja ... 105

Gambar 4-5 Antar muka pengolahan operator... 106

Gambar 4-6Antar muka pengolahan tampilan ... 106

Gambar 4-7 Antar muk laporan ... 107

Gambar 4-8 Antar muka aplikasi bagian dapur ... 107

Gambar 4-9 Antar muka aplikasi kasir ... 108

(6)

vii

Daftar Tabel

Tabel 3-1 Fungsi login ... 33

Tabel 3-2 Fungsi ubah informasi umum restoran ... 34

Tabel 3-3 Fungsi tambah menu... 35

Tabel 3-4 Fungsi ubah data menu ... 36

Tabel 3-5 Fungsi hapus data menu ... 37

Tabel 3-6 Fungsi tambah daftar menu ... 38

Tabel 3-7 Fungsi ubah daftar menu ... 39

Tabel 3-8 Fungsi hapus daftar menu... 40

Tabel 3-9 Fungsi tambah lantai... 41

Tabel 3-10 Fungsi ubah data lantai ... 42

Tabel 3-11 Fungsi hapus data lantai ... 42

Tabel 3-12 Fungsi tambah meja... 43

Tabel 3-13 Fungsi ubah data meja ... 44

Tabel 3-14 Fungsi hapus data meja ... 45

Tabel 3-15 Fungsi tambah operator ... 46

Tabel 3-16 Fungsi ubah data operator ... 47

Tabel 3-17 Fungsi hapus data operator ... 48

Tabel 3-18 Fungsi tambah Tampilan ... 49

Tabel 3-19 Fungsi ubah data Tampilan ... 50

Tabel 3-20 Fungsi hapus data Tampilan ... 51

Tabel 3-21 Fungsi lihat laporan ... 52

Tabel 3-22 Fungsi pemesanan ... 53

Tabel 3-23 Fungsi menampilkan pesan ... 54

Tabel 3-24 Fungsi mencetak pesanan ... 55

Tabel 3-25 Fungsi memberikan status ketersediaan ... 56

Tabel 3-26 Fungsi selesaikan pesanan ... 57

Tabel 3-27 Fungsi cetak tagihan ... 58

Tabel 3-28 Fungsi pelunasan tagihan ... 59

Tabel 3-29 Fungsi pembatalan pembayaran ... 60

Tabel 4-1Modul Pengolahan Operator... 72

Tabel 4-2 Modul pengolahan menu ... 76

Tabel 4-3 Modul pengolahan daftar menu... 79

Tabel 4-4 Modul pengolahan meja ... 82

Tabel 4-5 Modul pengolahan tema ... 88

Tabel 4-6 Modul pemesanan... 90

Tabel 4-7 Modul bagian dapur... 94

Tabel 4-8 Modul kasir... 96

Tabel 4-9 Ulasan realita fungsional modul Manajemen Kontent ... 102

Tabel 4-10 Ulasan Realitas Fungsional Modul Pemesanan (Waiter) ... 102

Tabel 4-11 Ulasan Realitas Fungsional Modul Bagian Dapur (checker) ... 103

Tabel 4-12 Ulasan Realitas Fungsional Modul Pembayaran Tagihan... 103

Tabel 5-1 Ulasanhasil evaluasi Modul Pengelolaan data menu... 111

(7)

Bab 1

Persyaratan Produk

Pada bab ini akan dijelaskan mengenai persyaratan dari aplikasi yang akan

dikembangkan. Pada bab ini akan dijelaskan beberapa hal seperti Pendahuluan, Tujuan

pengembangan aplikasi, Ruang Lingkup, Gambaran dan Fungsi produk perangkat lunak.

1.1 Pendahuluan

Metode pemesanan menu di restoran dengan menggunakan pencatatan manual yang

dilakukan oleh pelayan memiliki beberapa kekurangan, proses penyampaian daftar

pemesanan dari pelayan ke bagian dapur, proses penyampaian daftar pemesanan dari

pelayan ke kasir, pengkalkulasian biaya total hasil pemesanan yang dicatat ulang dari kertas

pemesanan kedalam komputer akan memakan waktu dan membuang tenanga. Hal ini dapat

mempengaruhi kualitas kerja pegawai dan kualitas pelayanan restoran, yang akhirnya akan

berpengaruh pada keuntungan yang diperoleh restoran sebagai tempat penyedia makanan.

Penggunaan aplikasi pada perangkat komputer dan perangkat bergerak diharapkan

dapat mengatasi permasalahan tersebut. Namun dengan bentuk dan kondisi restoran yang

beragam serta berubah-ubah, pengembangan sebuah aplikasi khusus untuk satu restoran

dengan isi dan bentuk yang tidak fleksibel masih tidak cukup, karena aplikasi tersebut hanya

dapat dipakai pada satu restoran yang spesifik sesuai dengan tujuan pengembangan aplikasi

dan dapat memberatkan pihak pengelola restoran dalam melakukan pengaturan dan

penerapan aplikasi pada restorannya apabila terjadi perubahan.

Oleh karena itu penulis berusaha mengembangkan aplikasi untuk menangani proses

transaksi di restoran disertai aplikasi CMS (Content Management System) atau dalam

bahasa Indonesia diartikan menjadi aplikasi Sistem Manajemen Konten, yaitu perangkat

lunak yang memungkinkan pengguna untuk menambahkan dan/atau memanipulasi konten

dari aplikasi. Sehingga operator atau pengelola restoran dapat memanipulasi atau mengubah

data dan informasi dari aplikasi sesuai dengan kondisi restoran tempat dimana aplikasi ini

akan dipakai.

1.1.1 Tujuan

Membangun sistem aplikasi bernama Restoran Content Management System

(RCMS), yaitu sekumpulan aplikasi terintegrasi yang menangani proses transaksi di restoran

disertai aplikasi CMS yang mampu melakukan pengaturan terhadap isi aplikasi sesuai

(8)

1.1.2 Ruang Lingkup Proyek

Pengembangan sistem RCMS untuk menangani proses transaksi di restoran meliputi : • Layanan CMS untuk mengolah data dan informasi sistem (untuk administrator). • Layanan pemesanan menu melalui perangkat PDA (untuk waiter).

• Layanan penanganan pesanan pada bagian dapur (untuk checker).

• Layanan pencatatan dan penghitungan tagihan pada bagian kasir (untuk kasir).

1.1.3 Definisi, Akronim, Singkatan

• CMS, singkatan dari Content Management System, adalah perangkat lunak yang memungkinkan seseorang untuk menambahkan dan/atau memanipulasi

(Mengubah) data dan informasi yang dipakai pada sebuah aplikasi.

• WCMS, adalah singkatan dari Web Content Management System, yaitu aplikasi CMS yang ditujukan untuk suatu situs web.

• PDA, singkatan dari Personal Digital Assistant, merupakan sebuah perangkat bergerak yang memudahkan penggunanya untuk mengatur bermacam hal

menggunakan perangkat terserbut.

• PDA Phone, merupakan PDA dengan tambahan kemampuan sebagai telepon

selular.

• Server, merupakan istilah untuk komputer yang dijadikan komputer utama, atau penyedia layanan pada suatu jaringan.

• teknologi yang digunakan untuk mengakses internet pada perangkat bergerak. • Wi-Fi, singkatan dari Wireless Fidelity, merupakan suatu teknologi jaringan yang

menggunakan gelombang radio sebagi medianya.

• Server Side, merupakan istilah untuk aplikasi Web, yang pemrosesannya

dilakukan pada Server.

• Hard Disk, merupakan suatu perangkat keras yang digunakan untuk menyimpan data secara permanen.

(9)

1.1.4 Overview

Bab 1 Persyaratan Produk, penjelasan mengenai persyaratan dari aplikasi yang akan

dikembangkan. Pada bab ini akan dijelaskan beberapa hal seperti Pendahuluan, Tujuan,

Ruang Lingkup dan lain – lain.

Bab 2 Spesifikasi Produk, penjelasan mengenai kirteria – kriteria dari aplikasi yang

akan dikembangkan. Kriteria – kriteria tersebut antara lain adalah Fitur – Fitur yang ada,

serta Persyaratan Fungsional Yang Berhubungan.

Bab 3 Analisa Dan Desain, penjelasan mengenai analisa dan desain yang akan

digunakan dalam pengembangan aplikasi. Hal – hal yang akan dijelaskan pada bab ini antara

lain adalah desain basis data dan diagram arus data.

Bab 4 Perancangan Sistem, penjelasan mengenai tampilan dan fungsi dari aplikasi

yang dikembangkan. Pada bab ini juga akan dijelaskan potongan – potongan kode program

yang merupakan fungsi penting pada aplikasi.

Bab 5 Evaluasi Sistem, penjelasan mengenai pengujian yang dilakukan pada aplikasi

yang dikembangkan. Hal utama yang akan dijelaskan pada bab ini adalah mengenai metode

pengujian yang dilakukan, juga hasil pengujian tersebut.

Bab 6 Penutup, merupakan bab terakhir dari laporan ini. Bab ini berisi pembahasan

dari evaluasi sistem, kesimpulan yang didapat dari pengembangan aplikasi serta saran –

saran pengembangan terhadap aplikasi ini.

1.2 Gambaran Keseluruhan

Bagian berikut akan menjelaskan tentang perspektif produk, fungsi produk,

karakteristik pengguna, batasan – batasan, asumsi dan ketergantungan serta penundaan

persyaratan mengenai aplikasi yang akan dikembangkan.

1.2.1 Perspektif Produk

Pada perspektif produk akan dibahas hal – hal seperti antarmuka yang ada pada

aplikasi, batasan memori serta persyaratan adaptasi pada tempat tujuan dari aplikasi ini.

1.2.1.1

Antarmuka Sistem

Sistem RCMS dikembagkan sebagai sebuah sistem yang terintegrasi antar

aplikasi yang terkait didalamnya dan terhubung dengan basis data. Aplikasi yang

terkait dalam system ini antara lain aplikasi CMS yang digunakan oleh

(10)

aplikasi desktop bagian dapur yang digunakan oleh checker, dan aplikasi desktop

untuk bagian kasir.

Untuk aplikasi CMS, aplikasi bagian kasir, dan dapur akan menggunakan

Windows Form yang masing-masing akan dijalankan pada sebuah perangkat

komputer yang terhubung pada basis data. Sedangkan untuk aplikasi waiter akan

menggunakan Web Form yang dijalankan pada perangkat PDA.

1.2.1.2

Antarmuka Pengguna

Aplikasi CMS, aplikasi bagian kasir, dan dapur secara keseluruhan berupa

aplikasi yang dirancang untuk sistem operasi seri Microsoft Windows.

Untuk aplikasi pemesanan makanan dikembangkan dalam bentuk aplikasi Web

Form, yang dijalankan pada perangkat PDA oleh waiter. Tampilan aplikasi akan

berbentuk seperti aplikasi Web Form yang dirancang untuk perangkat PDA.

1.2.1.3

Antarmuka Perangkat Keras

Untuk menjalankan aplikasi pemesanan makanan, dibutuhkan sebuah perangkat

bergerak yaitu PDA. Sedangkan untuk menjalankan aplikasi CMS, aplikasi bagian

kasir, dan dapur masing-masing membutuhkan sebuah perangkat komputer.

Keseluruhan perangkat tersebut harus dapat terhubung dengan jaringan lokal

nir-kabel dan jaringan local menggunakan nir-kabel.

1.2.1.4

Antarmuka Perangkat Lunak

Agar aplikasi bagian kasir, dapur dan admin dapat dijalankan, dibutuhkan .NET

Framework terpasang pada komputer yang akan menjalankan aplikasi tersebut.

Sedangkan untuk aplikasi pada PDA dibutuhkan .NET Compact Framework agar

dapat menjalankan aplikasi untuk pemesanan.

1.2.1.5

Antarmuka Komunikasi

Agar sistem RCMS dapat berjalan dengan baik dibutuhkan koneksi jaringan

komputer lokal menggunakan koneksi jaringan komputer nir-kabel atau jaringan

komputer menggunakan kabel untuk aplikasi pada perangkat komputer. Sedangkan

untuk aplikasi web form yang dijalankan pada perangkat PDA dibutuhkan koneksi

jaringan komputer nir-kabel. Tanpa adanya koneksi jaringan komputer, sistem

(11)

1.2.1.6

Batasan Memori

Untuk komputer yang menjalankan aplikasi administrator, aplikasi kasir dan

aplikasi dapur memori minimal yang dibutuhkan adalah 256 Mb dan ruang

penyimpanan minimal 200 Mb. Sedangkan untuk aplikasi pada perangkat PDA

yang digunakan pelayan memori yang dibutuhkan tidak memiliki batasan minimum

karena batasan memori ditentukan oleh sistem operasi pada perangkat PDA yang

digunakan. Sedangkan untuk komputer Server memori minimal yang dibutuhkan

adalah 512MB dan ruang penyimpanan minimal 1000 Mb atau 1 Gb.

1.2.1.7

Persyaratan Adaptasi Pada Tempat Tujuan

Untuk dapat diterapkan pada tempat tujuan, dibutuhkan komputer untuk

masing-masing aplikasi. Selain itu juga dibutuhkan perangkat PDA serta struktur

jaringan komputer menggunakan kabel dan/atau jaringan komputer nirkabel yang

sudah terpasang, sehingga aplikasi-aplikasi tersebut dapat terhubung dengan baik.

Untuk kelancaran penggunaan aplikasi ini, perlu dilakukan sosialisasi berupa

pelatihan penggunaan kepada masing-masing pengguna.

1.2.2 Fungsi Produk

Aplikasi ini berfungsi untuk membantu pihak restoran dalam menangani proses

transaksi mulai dari pencatatan pemesanan menu sampai pengkalkulasian biaya pemesanan.

Selain itu aplikasi ini juga berfungsi untuk membantu pengelola dalam menambahkan

dan/atau memanipulasi (Mengubah) data dan informasi sesuai dengan kondisi dan

kebutuhan restoran.

1.2.3 Karakteristik Pengguna

1.2.3.1

Aplikasi CMS

Pengguna aplikasi CMS adalah administrator atau operator khusus yang

menangani pengolahan dan pengaturan isi aplikasi. Administrator yang

menggunakan aplikasi ini diharapkan sudah mengerti dan dapat menggunakan

perangkat komputer. Serta sudah memahami tujuan dan penggunaan aplikasi CMS

(12)

1.2.3.2

Aplikasi desktop pada bagian dapur, dan kasir

Pengguna aplikasi pada bagian dapur, dan kasir diharapkan dapat menggunakan

sistem operasi seri Microsoft Windows XP, dan terbiasa menggunakan perangkat

lunak atau aplikasi – aplikasi yang didesain untuk sistem operasi Microsoft

Windows.

1.2.3.3

Aplikasi Web pada perangkat PDA

Aplikasi pemesanan makanan pada perangkat PDA ditujukan kepada pelayan

yang bertugas mencatat pesanan yang diminta oleh pelanggan atau konsumen.

Pelayan yang menggunakan aplikasi ini diharapkan sudah mengerti dan dapat

menggunakan perangkat PDA, serta aplikasi yang dirancang untuk PDA.

1.2.4 Batasan – Batasan

Aplikasi ini akan dikembangkan menggunakan teknologi Windows Form .NET, web

service dan smart device aplication. Aplikasi ini dibangun menggunakan bahasa

pemrograman C#. Selain itu juga menggunakan Microsoft SQL Server 2000 sebagai media

untuk penyimpanan data – data yang dibutuhkan.

Adapun batasan perangkat keras untuk sistem ini akan dijelaskan pada bagian

selanjutnya.

1.2.4.1

Aplikasi CMS untuk admin

Komputer yang digunakan untuk menjalankan aplikasi CMS memiliki

spesifikasi minimum :

Prosesor setara pentium IV 1,7 GHz. Disarankan pentium IV 2,4 GHz.

Memori 512 MB. Disarankan 1024 MB.

Penyimpanan dengan minimal ruang kosong 5 GB.Disarankan 10 GB.

• Memiliki dukungan konektifitas jaringan komputer baik menggunakan kabel maupun nirkabel.

1.2.4.2

Aplikasi bagian dapur, dan kasir

Komputer yang digunakan untuk menjalankan aplikasi pada bagian dapur, dan

kasir memiliki spesifikasi minimum :

• Prosesor setara pentium III 600 MHz. Disarankan setara Pentium IV 1,7 GHz.

(13)

• Penyimpanan dengan minimal ruang kosong 500 MB.Disarankan 1 GB.

• Memiliki dukungan konektifitas jaringan komputer baik menggunakan kabel maupun nirkabel.

1.2.4.3

Aplikasi web pada perangkat PDA

PDA yang digunakan untuk menjalankan aplikasi pemesanan memiliki

spesifikasi minimum :

• Prosesor setara Texas Instruments OMAP (TI OMAP) 168 MHz.

• Memori 64 MB RAM dan 64 MB ROM.

• Sudah terintegrasi Wi-Fi 802.11b, sehingga memiliki dukungan konektifitas jaringan komputer menggunakan nirkabel.

1.2.5 Asumsi Dan Ketergantungan

Untuk perngkat komputer yang digunakan oleh administrator dan perangkat PDA

yang digunakan oleh pelayan diasumsikan sudah mendukung konksi nir-kabel. Untuk

komputer yang digunakan untuk dapur dan kasir diasumsikan memiliki koneksi jaringan

lokal baik menggunakan koneksi melalui jaringan kabel atau nir-kabel. Selain itu

diasumsikan sistem operasi pada komputer yang digunakan untuk menjalankan aplikasi

CMS, aplikasi dapur, dan kasir adalah Microsoft Windows XP.

1.2.6 Penundaan Persyaratan

(14)

6.

Kesimpulan Dan Saran

Bab ini akan berisi pembahasan dari evaluasi sistem, kesimpulan yang didapat dari

pengembangan aplikasi serta saran – saran pengembangan terhadap aplikasi ini.

6.1 Kesimpulan

Setelah melakukan evaluasi terhadap pengembangan sistem RCMS didapat

kesimpulan – kesimpulan sebagai berikut :

6.1.1 Kesimpulan Aplikasi Manajemen Kontent (CMS)

Aplikasi RMCS ini disertai Wizard yang membantu administrator untuk mengatur data dan informasi yang dipakai pada saat aplikasi ini pertama kali

di install..

• Dengan menggunakan aplikasi CMS administrator dapat dengan mudah

mengatur menu dan daftar menu.

• Aplikasi CMS mampu mengatur operator yang akan menggunakan sistem

RMCS ini secara terkendali, sesuai dengan hak masing-masing operator.

• Dengan menggunakan aplikasi CMS ini administrator dapat mengatur

tampilan warna aplikasi desktop (aplikasi CMS, aplikasi checker, dan aplikasi

kasir).

• Aplikasi CMS ini juga mampu mengatur tampilan aplikasi web pemesanan yang dipakai pada perangkat PDA.

• Aplikasi ini mampu menampilkan laporan menu yang sedang dipakai, daftar operator yang menggunakan aplikasi RCMS, laporan transaksi penjualan,

laporan transaksi pembayaran dan informasi penjualan menu.

6.1.2 Kesimpulan Aplikasi Waiter

(15)

• Mampu menampilkan daftar menu dan memberitahukan status ketersediaan menu, sehingga tidak terjadi pemesanan terhadap menu yang sudah habis atau

tidak tersedia.

• Mampu menerima panggilan berupa pesan melalui perangkat PDA bahwa

pesanan pelanggan telah selesai dikerjakan dan siap untuk dihidangkan.

6.1.3 Kesimpulan Aplikasi Checker

• Dengan menggunakan aplikasi bagian dapur pesanan pelanggan dapat

dilakukan secara teratur.

Aplikasi bagian dapur dapat membantu checker dan koki melakukan

pemberitahuan status ketersediaan menu, sehingga waiter tidak salah pesan. • Aplikasi bagian dapur dapat membantu bagian dapur memberitahukan waiter

bahwa pesanan yang diminta pelanggan telah selesai dikerjakan dan siap

dihidangkan.

6.1.4 Kesimpulan Aplikasi Kasir

• Aplikasi kasir dapat melakukan pengkalkulasian biaya tagihan secara

otomatis.

• Aplikasi mampu mencatat dan melaporkan detil pesanan yang diminta

pelanggan.

• Aplikasi ini dapat menyimpan hasil transaksi yang telah dilakukan kedalam basis data.

6.2 Saran

Setelah melakukan evaluasi dan mendapatkan kesimpulan dari sistem yang

dikembangkan, maka diperoleh saran yang kiranya dapat menyempurnakan

pengembangan sistem RCMS pada masa yang akan datang. Adapun saran yang di dapat

adalah :

(16)

Aplikasi desktop dapat ditampilkan dengan baik pada monitor yang memiliki ukuran resolusi berbeda.

6.3 Keterkaitan Antara Kesimpulan Dengan Hasil Evaluasi

Jika melihat berdasarkan hasil evaluasi yang telah dilakukan, maka keseluruhan

fitur yang ditawarkan oleh aplikasi dapat dijalankan dengan baik. Aplikasi mampu

menangani proses transaksi mulai dari pencatatan pesanan yang diminta pengunjung,

penanganan pesanan di bagian dapur sampai pengkalkulasian biaya pemesanan. Selain

itu aplikasi ini mampu membantu administrator dalam mengatur data dan informasi

sesuai dengan kondisi dan kebutuhan restoran.

6.4 Keterkaitan Antara Saran Dan Hasil Evaluasi

Jika melihat hasil evaluasi yang telah ada, saran – saran yang didapat akan

menambah kesempurnaan aplikasi menjadi lebih baik. Saran – saran yang didapat

umumnya mengenai fitur yang saat ini belum diakomodasi seperti penanganan

pencatatan pemesanan tempat atau resepsionis, dan petunjuk atau penjelasan mengenai

penggunaan aplikasi.

6.5 Rencana Perbaikan Terhadap Saran Yang Diberikan

Adapun rencana perbaikan yang diperoleh dari saran yang diberikan dalam rangka

pengembangan sistem RCMS pada masa yang akan datang adalah sebagai berikut : • Untuk penjelasan atau petunjuk pemakaian aplikasi, dibutuhkan petunjuk

penggunaan aplikasi atau buku pegangan (manual book) yang dapat

membantu pengguna dalam menggunakan sistem RCMS.

Untuk tampilan aplikasi desktop agar dapat ditampilkan dengan baik pada berbagai ukuran resolusi monitor, perlu dibuat pengaturan terhadap tampilan

aplikasi desktop agar dapat ditampilkan dengan baik pada monitor dengan

(17)

Daftar Pustaka

Sumber – sumber teori dan informasi yang digunakan dalam pengembangan aplikasi

ini adalah :

• Frans, “ASP.Net Solusi Web e-commerce”; ANDI; Yogyakarta; 2003.

• Http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_manajemen_konten

• Http://en.wikipedia.org/wiki/Content_management_system

• Kurniawan, Agus; “Pemograman ADO.NET dengan C#”, ISBN 979-20-4553-8;

Cetakan pertama; 2003.

Martina Inge, Ir., “36 Jam Belajar Microsoft SQL Server 2000”, PT Elex Media Komputindo, Jakarta, 2003.

• Robi’in Bambang, “Manajemen dan Administrasi Database menggunakan SQL Server 2000”, ANDI, Yogyakarta, 2005.

• Ruth, “ASP.NET Web Database Programming dengan C#”; JASAKOM; Jakarta; 2005. • Schardt , Michael Jesse Chonoles James A.; “UML2 For Dummies”; ISBN

0-7654-2614-6; Cetakan pertama; 2003.

Referensi

Dokumen terkait

Indikator kesebelas, memberikan evaluasi dan tindak lanjut mendapatkan skor 4. Guru sudah memberi skor dan menilai pekerjaan siswa, guru juga memberikan tindak

Teknik penutupan luka dengan skin flap linear closure dan H-plasty dapat digunakan untuk menutupi luka berukuran besar area lateral thoraks pada kucing lokal. Kesembuhan skin

Dengan kata lain alat pera- ga matematika adalah alat yang digunakan untuk mempermudah menjelaskan konsep matematika (Rohayati, 2008). Penggunaan media pembelajaran harus

Untuk menguji Rumusan masalah pertama menggunakan skala Likert dengan cara meberikan skor pada jawaban responden kemudian untuk menguji apakah instrumen yang digunakan

Hal lain yang ingin dicapai Unesa sebagai resolusi pada tahun 2021 adalah meningkatnya jumlah kerja sama baik kerja sama dalam negeri maupun kerja sama luar negeri. Tahun

• pengaruh tingkat kinerja atribut handphone Nokia (tingat daya tahan baterai, tingkat kemajuan teknologi, tingkat kelengkapan features, tingkat.. reputasi merek,

(2) IUI, Izin Perluasan dan TDI yang telah diperoleh perusahaan industri sebelum ditetapkannya Peraturan Daerah ini dinyatakan tetap berlaku, dan wajib melakukan

Beberapa perguruan tinggi yang telah bekerjasama dengan Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi dan Kependudukan Provinsi Jawa Timur terutama dalam memberikan kontribusi dalam