LAMPIRAN III
REKAPITULASI
KEMENTERIAN
PENGGERAK PPRG
DAFTAR KEMENTERIAN PENGGERAK PPRG
1.
PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN ANAK ... 3
2.
DALAM NEGERI ... 4
3.
KEUANGAN ... 6
REKAPITULASI KEMENTERIAN PENGGERAK PPRG
Data dan informasi dari kuesioner B yang telah diterima kemudian direkapitulasi untuk
mendapatkan gambaran umum mengenai kondisi dan progres yang terjadi di
Kementerian Penggerak PPRG. Rekapitulasi dibuat per kementerian dan memuat
pernyataan-pernyataan responden terkait kendala, solusi, inovasi, dan harapan ke
depan terkait pelaksanaan PUG melalui PPRG. Berikut disajikan tabel-tabel rekapitulasi
Kementerian Penggerak PPRG.
KEMENTERIAN 1. PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN PERLINDUNGAN
ANAK SKOR
UNIT KERJA
TERLIBAT 1. Biro Perencanaan dan Data 2. DEputi BIdang Kesetaraan Gender 3. Biro Hukum dan Hubungan Masyarakat KUESIONER B - Penggerak
DESKRIPSI I. PENGUATAN
DASAR HUKUM
Sudah dilakukan MoU sebanyak 69 baik kepada K/L maupun lembaga terkait
Hampir semua K/L sudah menindaklanjuti MoU tersebut dengan, antara lain: - Membentuk gender focal point dan kelompok kerja PUG - Menetapkan panduan pelaksanaan PUG - Menetapkan dan menyusun kegiatan yang responsif gender
K/L yang belum memilki MoU karena adanya pergantian Kabinet dan perubahan pejabat di lingkup K/L sehingga menyebabkan adanya perubahan kebijakan;
1
II. PENGUATAN KOORDINASI PERENCANAAN
Waktu pelaksanaan sosialisasi: - Sosialisasi sedilaksanakan tiap triwulan sekali dengan mengikutsertakan seluruh pegawai di lingkup Kemen PP dan PA;- TOF bagi SDM Penggerak di tingkat K/L
SKPD yang menjadi penggerak PPRG di daerah tersebar di 34 Provinsi dengan focal pointnya di Bappeda dan Badan PPPA Provinsi. Unit yang menjadi penggerak PPRG dalam sosialisasi antara lain Bappeda, Badan PP PA dan Seluruh SKPD secara bertahap
Advokasi dilakukan biasanya bersamaan dengan kegiatan rapat pimpinan bersama dengan eselon I ataupun Menteri dan dilakukan secara rutin setiap bulan. Karena juga sebagai bahan evaluasi terkait pola pelaksanaan kegiatan yang akan dilakukan. Advokasi yang dilakukan berupa mendorong kepada unit eselon I/ II untuk bisa mengintervensi program dan kegiatan yang ada di K/L ataupun SKPD
Hampir semua K/L sudah mendapatkan advokasi PPRG kepada pejabat eselon I dan II. Advokasi dilakukan secara berkala, Deputi PUG sudah membagi K/L kedalam masing-masing penanggung jawabnya yang ada di keasdepan. Advokasi dilakukan disamping juga untuk melakukan pemantauan dan evaluasi bagi K/L yang sudah melaksanakan PPRG
Advokasi dilakukan secara berkala sewaktu rapat Dengar 1
KEMENTERIAN 2. DALAM NEGERI SKOR
UNIT KERJA
TERLIBAT 1.
KUESIONER B - Penggerak DESKRIPSI
Pendapat dan Focus Group Discussion (FGD) dengan anggota Legislatif
Mekanisme Penggerak dan Juklak PPRG sudah disusun dan sudah disosialisasikan baik kepada K/L maupun SKPD di provinsi. Sosialisasi ini sasarannya antara lain focal point gender, pejabat eselon I/ II dan Komponen Perencana di masing-masing unit
Standar fasilitator sudah ditetapkan melalui panduan. Sudah disosialisasikan pada tahun 2015 kepada K/L serta di tingkat provinsi kepada Pemda, Badan PP Prov/ Kab/ Kota, dan masyarakat. Sudah dilaksanakan di tingkat nasional/ provinsi Jumlah fasilitator yang sudah distandardisasi 78 orang
Sudah dilakukan advokasi PPRG kepada 34 Provinsi baik Kepala daerah maupun DPRD Provinsi;b. Advokasi dilakukan secara rutin oleh Asdep PUG bidang Politik. Bentuk advokasi berupa Bimtek, ToT, sosialisasi dan intervensi kebijakan dalam perubahan kebijakan
PPRG sudah dintegrasikan dalam kurikulum di LAN ditunjukkan dengan adanya buku pedoman pengajaran bagi widyaiswara
III. PENGUATAN KOORDINASI PENGANGGARAN
sudah dilaksanakan pelatihan analisis gender pada level kebijakan dan NSPK di K/L dan provinsi melalui Bimtek, ToT, dan sosialisasi tentang analisis gender telah dilaksanakan di 34 provinsi dan hampir seluruh KL
Sudah dilaksanakan pendampingan penyusunan lembar ARG di K/L dan provinsi pada saat Bimtek dan ToT tentang PPRG, serta pendampingan penyusunan ARG telah dilaksanakan di 34 provinsi dan hampir seluruh KL.
Sudah dilaksanakan pelatihan penelaahan lembar ARG di K/L dan provinsi melalui Bimtek dan ToT tentang PPRG, serta pendampingan penyusunan ARG telah dilaksanakan di 34 provinsi dan hampir seluruh KL
1
IV. PENGUATAN KOORDINASI PELAKSANAAN
Provinsi Riau, Sumbar, Jatim, DKI Jakarta, Sulteng, Sulsel, Kalsel, dan Maluku, masing-masing satu GBS per bidang di seluruh SKPD
1 V. PENGUATAN
KOORDINASI PEMANTAUAN
Belum dilakukan pemantauan dikarenakan kurang SDM dan anggaran untuk benar-benar memantau pelaksanaan kegiatan K/L dan provinsi yang telah ada lembar ARG
0 VI. PENGUATAN
KOORDINASI EVALUASI
Evaluasi dokumen ARG tahun sebelumnya dilakukan antara lain pada saat pendampingan dan Bimtek PPRG, terutama untuk memperbaiki kualitas GAP, GBS dan ToR untuk perencanaan tahun berikutnya
Melalui APE (Anugerah Parahita Ekapraya)
1
I. PENGUATAN DASAR HUKUM
Sudah dilakukan perubahan Permendagri No.54/2010 tentang pelaksanaan PP No.8/2008 tentang tahapan, tata cara penyusunan, pengendalian, dan evaluasi pelaksanaan rencana pembangunan daerah menjadi Permendagri Nomor 27 Tahun 2014 tentang Pedoman Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Rencana Kerja Pembangunan Daerah Tahun 2015 dan sudah ditetapkan pada tanggal 8 April 2014- Belum terinformasikan mengenai sosialisasinya- Di dalam Permendagri tersebut tidak terdapat bahasan mengenai PUG/PPRG- Ditjen Keuda sebagai komponen yang memiliki kewenangan melakukan sosialisasi tersebut
Setiap tahun Direktorat Jenderal Keuangan daerah melakukan revisi Pedoman Penyusunan APBD setiap tahunnya, dan setiap komponen dilibatkan serta disosialisasikan oelh Ditjen Keuda sebagai komponen yang memiliki kewenangan melakukan sosialisasi tersebut Belum terinformasikannya apakah telah dilakukan revisi
Permendagri tentang Evaluasi Kinerja- Inspektorat Jenderal sebagai komponen yang memiliki kewenangan melakukan sosialisasi tersebut
0.75
II. PENGUATAN KOORDINASI PERENCANAAN
Sudah dilaksanakan sosialisasi PPRG di Internal Kementerian Dalam Negeri melalui Biro Perencanaan Setjen Kementerian Dalam Negeri- Melalui rapat-rapat di dalam kantor
Sudah dilakukan sosialisasi PPRG kepada TAPD dan Banggar (khusus penyusunan RAPBD) di 33 provinsi (Keuda)
Sudah melaksanakan advokasi PPRG kepada Pejabat Eselon 1 dan 2 di internal Kemendagri0.75
III. PENGUATAN KOORDINASI PENGANGGARAN
Belum dilaksanakan pelatihan analisis gender pada level kebijakan dan NSPK di Provinsi ?a) Jika sudah, sebutkan jumlah dan nama provinsi!b) Jika belum, jelaskan alasannya!
Belum dilaksanakan pelatihan penelaahan lembar ARG di Provinsi?a) Jika sudah, sebutkan jumlah dan nama provinsi!b) Jika belum, jelaskan alasannya!0
IV. PENGUATAN KOORDINASI PELAKSANAAN
Belum terinformasikan jumlah provinsi yang sudah mengimplementasikan lembar ARG/GBS pada kegiatannya
Belum dilakukan koordinasi pelaksanaan lembar ARG/GBS di daerah
Sudah dilakukan pembentukan sekretariat PPRG daerah pada tahun 2014, diperbantukan staf KPPPA di sekber tersebut dan pernah disosialisasikan di Batam, namun belum berkelanjutan. 0,33 V. PENGUATAN KOORDINASI PEMANTAUAN Belum terinformasikan 0 VI. PENGUATAN KOORDINASI Belum terinformasikan 0EVALUASI
Total Skor Maksimal = 6 4
KEMENTERIAN 3. KEUANGAN SKOR
UNIT KERJA
TERLIBAT
1.
2. DJA, Kemenkeu
Direktorat Sistem Penganggaran, KUESIONER B - PenggerakDESKRIPSI I. PENGUATAN
KOORDINASI PERENCANAAN
Sudah dilaksanakan sosialisasi PPRG di internal Kementerian Keuangan pada Eselon 1,2,3,4 hingga staf dalam bentuk workshop, dan FGD
Sudah dilaksanakan sosialisasi PMK RKA K/L di K/L dalam bentuk workshop, dan FGD
Belum dilakukan advokasi kepada Sekjen/Sesmen K/L dan Karoren K/L terkait integrasi PPRG dalam Pagu Anggaran Sudah dilaksanakan advokasi PPRG kepada pejabat eselon I
dan II di internal Kementerian Keuangan
PPRG belum diintegrasikan dalam kurikulum diklatpim (LAN)
0.4
II. PENGUATAN KOORDINASI PENGANGGARAN
Sudah. Sejak tahun 2009 telah diatur di PMK tentang Petunjuk penyusunan dan penelaahan RKA-K/L.· Mulai tahun 2009 sudah dilaksanakan oleh K/L yang telah mendapatkan pendampingan KPPPA tentang PPRG. K/L sudah menyusun GBS pada saat penyusunan RKA-K/L.· Penelitian lembar ARG/GBS dilakukan oleh Bappenas terhadap GBS yang telah disampaikan oleh K/L.· Penelaahan lembar ARG/GBS pada saat proses penelaahan RKA-K/L adalah memastikan bahwa telah dilakukan penandaan ARG pada aplikasi RKA-K/L DIPA.
1
III. PENGUATAN KOORDINASI PELAKSANAAN
Jumlah K/L yang sudah mengimplementasikan lembar ARG/GBS pada kegiatannya tahun 2011=9 K/L, tahun 2012=16 K/L, tahun 2013=18 K/L, tahun 2014=15 K/L dan tahun 2015=11 K/L.
1
IV. PENGUATAN KOORDINASI EVALUASI
Sudah ada mekanisme penghargaan/ reward PPRG bagi K/L dan Provinsi/Kab/kota
1 Total Skor Maksimal = 4 3.40
KEMENTERIAN 4. BAPPENAS SKOR
UNIT KERJA
TERLIBAT
1. Biro Perencanaan, Organisasi, dan Tatalaksana
2. Biro Sumber Daya Manusia
3.
Biro Umum4. Pusat Pembinaan, Pendidikan, Pelatihan Perencana
5. Inspektur Bidang Kinerja Kelembagaan
6. Direktorat Keluarga, Perempuan, Anak, Pemuda, dan
OlahragaKUESIONER B - Penggerak DESKRIPSI
KOORDINASI PERENCANAAN
Sosialisasi dilakukan rutin dua kali dalam satu tahun dalam bentuk Workshop, Rapat Koordinasi
Sudah dilaksanakan sosialisasi PPRG kepada K/L pada saat penyusunan dokumen perencanaan (Renja K/L) pada semua K/L. Tematik ARG diintegrasikan ke dalam Pedoman trilateral meeting
Pernah dilakukan advokasi PPRG kepada Sekjen/Sesmen K/L dan Karoren K/L (pada saat Musrenbangpus), namun tidak setiap tahun Semua KLPUG diintegrasikan dalam bahan pidato Menteri PPN untuk Musrenbangnas
Tidak semua K/L melakukan advokasi PPRG saat penyusunan RKP , hanya K/L yang aktif (seperti Kementan, KUKM, Kemendagri, PU, BPOM, KPPPA, Kemenlu, Polri, Kemendes, Lemhanas, Kemenko PMK)
sudah dilaksanakan advokasi PPRG kepada pejabat eselon I dan II Bappenas tapi tidak rutin Sosialisasi, workshop, FGD PPRG yang diintegrasikan dalam kurikulum Pelatihan
Fungsional Perencana masih terbatas pada diklat non gelar dan non penjejangan
II. PENGUATAN KOORDINASI PENGANGGARAN
Instrumen penelaahan lembar ARG/GBS sudah disusun, namun belum ditetapkan dan belum dilaksanakan. 1 III. PENGUATAN
KOORDINASI PELAKSANAAN
Penelahaan Lembar ARG/GBS K/L, pada saat TM hanya mengidentifikasi kegiatan tematik ARG
Belum melakukan penelaahan lembar ARG/GBS K/L dikarenakan belum disepakatinya waktu dengan DJA dan K/L
Keterbatasan tempat sekbernas dan pendanaan, namun sudah dilakukan pengusulan anggota Sekbernas di tahun 2013 maka belum dilakukan pembentukan sekretariat PPRG Pusat
0,33
IV. PENGUATAN KOORDINASI EVALUASI
Reward khusus dari Bappenas tidak ada, namun ada reward dari KPPPA terkait PUG dan Perlindungan Anak (Anugerah Parahita Ekapraya/APE)
1