• Tidak ada hasil yang ditemukan

3. ANALISIS Batas-batas Kawasan Utara : Kolam Renang darmo Grand dan Perumahan Selatan : Jalan Raya Darmo Permai II

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "3. ANALISIS Batas-batas Kawasan Utara : Kolam Renang darmo Grand dan Perumahan Selatan : Jalan Raya Darmo Permai II"

Copied!
24
0
0

Teks penuh

(1)

3. ANALISIS

3.1. Analisis Tapak Luar

Untuk perancangan ini akan digunakan layout di daerah Surabaya Barat.

3.1.1. Batas-batas Kawasan

Utara : Kolam Renang darmo Grand dan Perumahan

Selatan : Jalan Raya Darmo Permai II

Timur : Perumahan Darmo Grand Garden

Barat : Jalan Raya Darmo Permai III

Gambar 3.1. Posisi Lokasi Perancangan Sumber : Hengki 2003

(2)

Gambar 3.2. Situasi Sekitar Lokasi Sumber : Hengki 2003

Gambar 3.3. SCTV Gambar 3.4. Plaza Segi 8 Sumber : Dokumentasi pribadi Sumber : Dokumentasi pribadi

Gambar 3.5. Kolam Renang Darmo Grand Sumber : Dokumentasi pribadi

(3)

3.1.2. GSB ( Garis Sempadan Bangunan)

Utara : 10m ( Kolam Renang Darmo Grand )

Selatan : 8m ( Raya Darmo Permai II )

Timur : 10m ( Perumahan )

Barat : 8m ( Raya Darmo Permai III )

3.1.3. Topografi

Ketinggian tanah berkisar antara 0 – 50m diatas permukaan laut. Tingkat keterangan berkisar antara 0 – 2% dengan bagian tertinggi di sebelah selatan menurun ke sebelah utara.

3.1.4. Klimatologi

Suhu : Antara 22.7° - 33,7°C

Kelembaban : 922 % ( 77% perbulan )

Arah angin : Timur ( Maret – Oktober ) – Barat ( November – Februari )

Tekanan Udara : 10009,7 – 1014,8 MBS

Curah hujan tertinggi pada bulan Desember – Maret dengan curah hujan sebesar 153 mm / bulan dan hari curah hujan sebesar 14 hari / bulan.

(Pemerintah Kotamadya Surabaya, 1995/1996)

3.1.5. Hidrologi

Tidak terdapat sungai, tetapi mengingat permukaan tanah datar dan perkembangan fisik yang pesat telah mengakibatkan adanya lokasi-lokasi genangan. Kedalaman air tanah di kawasan ini berada kurang dari 10m.

3.1.6. Geologi

Tapak terletak pada kawasan Surabaya Barat yang didominasi oleh tanah endapan alluvium yang memiliki kandungan karakal, kerikil, lempung, dan pecahan cangkang fosil.

 

(4)

3.1.7. Keadaan Tanah

Jenis tanah adalah jenis alluvial kelabu tua. Jenis ini pada umumnya mempunyai ciri sangat baik untuk usah pertanian karena mengandung endapan tanah liat bercampur pasir halus berwarna hitam kalabu dengan daya penahan air yang cukup baik.

3.1.8. Pencapaian Tapak

Untuk pencapaian ke tapak sangat mudah karena tapak berada pada persimpangan Jl. Darmo Permai dan Jl. HR. Muhammad sebagai jalan utama yang dapat dilalui kendaraan bermotor dengan jalur dua arah. Selain itu lokasi tapak yang berada di persimpangan jalan utama akan sangat menguntungkan karena mudah terlihat dari jarak yang jauh sehingga mudah untuk menarik perhatian pengendara atau pemakai jalan yang melewati jalan tersebut.

• Dari Surabaya Barat

Gambar 3.6. Pencapaian Tapak dari Surabaya Barat

• Dari Surabaya Utara

Gambar 3.7. Pencapaian Tapak dari Surabaya Utara

• Dari Surabaya Timur

Tol Surabaya - Malang

Gerbang Tol Satelit Jln. Mayjend Sungkono

Jln. HR. Muhammad Jln. Darmo Permai

Jln. Undaan Jln. Agung Suprapto Jln. Walikota Mustajab

Jln. Pemuda (Delta Plaza) Jln. Panglima Sudirman

Jln. Urip Sumoharjo

Jln. Raya Darmo Jln. Indragiri Jln. Mayjend Sungkono

Jln. HR. Muhammad Jln. Darmo Permai

(5)

Gambar 3.8. Pencapaian Tapak dari Surabaya Timur

• Dari Surabaya Selatan

Gambar 3.9. Pencapaian Tapak dari Surabaya Selatan

Jln. Mulyosari Jln. Kertajaya Indah

Jln. Raya Gubeng

Jln. Sulawesi Jln. Keputran

Jln. Polisi Istimewa

Jln. Raya Darmo Jln. Indragiri Jln. Mayjend

Sungkono

Jln. HR.

Muhammad Jln. Darmo Permai

Jln. A. Yani Jln. Diponegoro Jln. Ciliwung

Jln. Adityawarman Jln. Mayjend

Sungkono Jln. HR.

Muhammad

Jln. Darmo Permai

(6)

Gambar 3.10. Posisi Layout Perancangan

Gambar 3.11. Layout Perancangan

(7)

3.2. Analisis Tapak Dalam

• Bangunan ini memiliki tiga akses pintu, yaitu satu pintu masuk keluar dan dua jalan rem untuk orang cacat

• Tinggi plafon 4.10 m

• Bangunan ini memiliki dua macam kolom yaitu kolom bundar dan kolom kotak

• Besar kolom 60 x 60 cm dan ∅=60 cm

• Depan main entrance terdapat taman

• Akses publik ke area service (toilet) sangat jauh dari main entrance. Hal ini menjadi masalah yang harus dipecahkan dalam perancangan ini mengingat area service lebih cocok jika diletakkan di daerah dekat main entrance namun masih berada dalam gedung ini. Perancangan ini harus mempertimbangkan bagaimana caranya supaya tetap dapat menggunakan toilet tanpa adanya akses yang terbatas tanpa mengganggu zona-zona privat yang pada umumnya terletak jauh dari main entrance.

3.3. Analisis dan Program Kebutuhan

Sebelum melakukan perancangan perancang terlebih dahulu menganalisis data-data survei dan literatur untuk pembanding dan acuan dalam merancang.

Gambar 3.12. Struktur Organisasi Tong Ren Tang

(8)

3.3.1. Analisis Aktivitas Pemakai

Analisis aktivitas pemakai dibuat berdasarkan data dan hasil survei di lapangan, wawancara dan daftar pustaka yang telah dijelaskan penulis dalam bab sebelumnya, tabel 3.1 merupakan kesimpulan awal penulis dari apa yang dibutuhkan oleh pemakai dalam aktivitasnnya berkaitan dengan interior.

Tabel 3.1. Analisis Aktivitas Pemakai Pemakai Karakter

Pemakai

Aktivitas Sifat Aktivitas

 Penderita - Pria / wanita - Segala umur

 privasi tinggi

 berkelompok dengan sesama

 dari berbagai latar belakang pendidikan dan status sosial

 emosi agak labil

 mengalami gangguan komunikasi

 agak tertutup / sulit

bersosialisasi

 mengalami gangguan kemampuan sensorik

(kepekaan) dan

 Mencari informasi

 Administrasi

 Menunggu

 Terapi (sesuai dengan kebutuhan)

Menunggu  Informal

Administrasi  Formal

(9)

motorik (gerak tubuh)

 Pengantar - Pria / wanita - Semua umur

 privasi sedang

 emosi stabil

 sosialisasi dengan sesama/

banyak orang

 status sosial dan tingkat

pendidikan variatif

 Mencari informasi

 Administrasi

 Menunggu

Menunggu  Informal

Administrasi  Formal

 Staf/Pengelola - Pimpinan - Dokter/staf ahli - Staf karyawan

 privasi tinggi

 bersosialisasi sesama rekan

 ramah

 status sosial dan tingkat

pendidikan variatif

 emosi stabil

 Memberikan informasi

 Administrasi

 Memberikan terapi

 Memberikan pelayanan

Aktivitas pekerjaan  Formal

 Pengunjung - Pria / wanita - Segala usia

 privasi rendah

 emosi stabil

 status sosial dan tingkat

pendidikan variatif

 Mencari informasi

 Membeli obat

 Mengobrol

Menunggu  Informal

(10)

Tabel 3.2. Aktivitas Pemakai dan Kebutuhannya

Kebutuhan Ruang Pemakai Aktivitas Kebutuhan Perabot Registrasi

Recepsionis

- Staff

- Pengunjung

- Memberikan informasi - Melayani pengunjung - Meregistrasi - Mengetik - Duduk - Bertanya - Mendaftar - Membayar

- Meja - Kursi - Komputer

Ruang Tunggu - Pengunjung dewasa

- Anak

- Duduk - Berbincang - Menonton TV - Duduk

- Membaca - Bermain

- Meja - Kursi - TV LCD - Sofa - Rak buku

Ruang Konsultasi - Shinse

- Pasien

- Berbicara - Duduk - Mendiagnosa - Memeriksa - Duduk - Berbaring - Telungkup

- Meja kerja - Kursi

- Single bed + tangga ranjang - Wastafel - Cermin

- Trolly peralatan Ruang Terapi VIP - Shinse /

Terapis

- Memberikan terapi

- Ranjang Terapi - Tangga Ranjang

(11)

- Pasien

- Berbicara

- Menyediakan teh - Ganti baju - Berbaring - Diberi terapi

- Nakas peralatan - lampu

- Meja TV - TV flat

Ruang Terapi - Shinse / Terapis - Pasien

- Memberikan terapi - Berbicara

- Duduk setengah berbaring

- Diberi terapi

- Ranjang terapi - Tangga ranjang - Nakas peralatan - Lampu

Ruang Reflexology

- Shinse / Terapis

- Memberikan terapi

- Berbicara

- Duduk setengah berbaring

- Diberi terapi

- Sofa

- Bangku kecil - Loker

Ruang Obat dan Ruang masak obat

- Peracik

- Pemasak

- Pengunjung

- Menerima resep - Menimbang dan meracik obat - Menerima racikan obat

- Memasak obat - Memberikan resep - Bertanya

- Menunggu - Mengambil obat

- Meja penerimaan obat

- Meja peracikan - Lemari obat - Kursi - Meja kerja memasak - Kompor - Sink

- Alat pemasak press uap

(12)

Ruang Galeri dan Souvenir

- Staff - Menerima display barang

- Mengecek stok barang

- Melayani pengunjung - Berbicara - Melihat-lihat - Bertanya

- Mengecek barang

- Meja display - Lemari display - Rak

Ruang Kantor - Pimpinan - Staff

- Mengecek laporan - Membuat laporan - Berbicara

- Duduk

- Menyimpan arsip

- Meja kerja - Kursi - Komputer - Lemari arsip

3.3.2. Programming

Dengan adanya kesimpulan dari analisis kebutuhan ruang di atas, maka programming ruang dapat mulai dirancang perancang berdasarkan kesimpulan- kesimpulan tersebut. Programming menyangkut analisis kebutuhan perabot dan fasilitas, sistem interior, kapasitas, karakteristik dan besaran ruang yang menjadi pedoman utnuk perancangan nantinya.

Tabel 3.3. Program dan Luasan Ruang

(13)
(14)
(15)
(16)
(17)
(18)
(19)

3.3.3. Analisis Pola Aktivitas

Selain menentukan ruang-ruang yang dibutuhkan dalam perancangan ini, perancang juga perlu menganalisis pola aktivitas pemakai dalam pusat pengobatan tersebut untu dapat menentukan hubungan antar setiap ruang. Pola aktivitas

dipertimbangkan melalui pola aktivitas yang diamatai di lapangan.

Gambar 3.11. Pola Aktivitas Pengunjung

Gambar 3.12. Pola Aktivitas Staff Reception

Gambar 3.13. Pola Aktivitas Shinse dan Terapis Registrasi

(kasir)

Menunggu Menunggu Menunggu

Menuju kasir (membayar)

Galeri dan souvenir Galeri dan

souvenir

Pulang

Meregistrasi pasien

Memanggil shinse via

intercom

Memanggil pasien

Menerima pembayaran

Berkomunikasi dan mendiagnosa

Menerapi Berkomunikas

i dengan pasien

(20)

Gambar 3.14. Pola Aktivitas Staf Toko Obat

Gambar 3.15. Pola Aktivitas Staf Galeri dan Souvenir

3.3.4. Analisis Hubungan Antar Ruang

Berdasarkan pola aktivitas pengguna yang telah ditetapkan sebelumnya maka dirancanglah hubungan antar ruang yang ideal seperti pada gambar 3.16

Keterangan : Dekat Jauh

Dekat tak berhubungan

Gambar 3.16. Hubungan Antar Ruang Menerima resep

obat/ramuan dari pasien

Mengambil / menyiapkan

obat

Memberikan ke staff dapur untuk dimasak

Memanggil pasien bila obat

sudah selesai

Memberi informasi barang display

Mengambilkan barang yang

diminta pengunjung

Menerima pembayaran

R. Terapi VIP

R. Konsultasi

Resepsionis + Kasir

Toko Obat

R. Tunggu

Main Entrance

Toilet Reflexology

R. Terapi R. Kantor

Galeri dan Souvenir YIN

YANG

(21)

3.3.5. Analisis Sirkulasi, Zoning, dan Grouping Ruang Tabel 3.4. Zoning

(22)
(23)

Tabel 3.5. Grouping

(24)

Referensi

Dokumen terkait