• Tidak ada hasil yang ditemukan

CITYWALK DI SUKABUMI CITYWALK IN SUKABUMI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "CITYWALK DI SUKABUMI CITYWALK IN SUKABUMI"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

(1)

Jurnal Ilmiah Desain Konstruksi Volume 15 No. 2 Juni 2016 95

CITYWALK DI SUKABUMI

1Cipta Destiara Ekaputri Ruswanda

2 Agus Dharma Tohjiwa

1Universitas Gunadarma, 2 [email protected]

2Universitas Gunadarma, [email protected] Abstrak

Kota Sukabumi adalah kota perdagangan dan jasa yang mulai berkembang di Indonesia dan menjadi tujuan para investor . Dengan semakin bertambahnya penduduk di kota ini , di butuhkan sebuah pusat perbelanjaan dengan tampilan atau konsep yang berbeda dari pusat perbelanjaan lainnya. CityWalk menghadirkan nuansa baru dalam pusat perbelanjaan. Pada penelitian ini dilakukan perancangan CityWalk di kota Sukabumi dengan mengutamakan ruang terbuka. CityWalk ini diharapkan dapat mengangkat citra kota dan menjadikan icon kota Sukabumi. Konsep yang diterapkan pada CityWalk ini merespon dari kondisi existing di sekitar site. Dengan konsep bangunan yang berkesan natural terkoneksi dengan Alam menjadikan aktifitas berbelanja menjadi nyaman .

Kata Kunci : Alam, CityWalk, Sukabumi.

CITYWALK IN SUKABUMI

Abstract

Sukabumi is a city of trade and services emerging in Indonesia and a target for investors. With the increasing population in this city, its need a shopping center with a view or a different concept from other shopping centers. CityWalk brings new nuances in the shopping center. In this study conducted CityWalk design in the Sukabumi city with emphasis on open space. CityWalk is expected to lift the image of the city and make Sukabumi city icon. The concept is applied in this CityWalk responds from the existing conditions around the site. With the concept of building a natural impression activity connected with Nature makes shopping to be convenient.

Keywords: CityWalk, Nature, Sukabumi

PENDAHULUAN

Di berbagai kota-kota besar, ber- bagai fasilitas modern yang menunjang kehidupan sosial masyarakat dibangun dengan segala kelengkapannya, missal- nya gedung perkantoran, pusat per-

belanjaan, dan lain-lain. Salah satu fasilitas yang dibutuhkan oleh masya- rakat kota adalah pusat perbelanjaan.

Karena berbelanja ataupun membeli barang kebutuhan sehari-hari adalah

(2)

96 Ruswanda, Tohjiwa, Citywalk di...

bagian dari kegiatan dan kebutuhan masyarakat. Dalam perkembangannya, hampir semua pusat perbelanjaan me- nggunakan konsep mall, dengan men- yatukan kegiatan rekreasi didalamnya yang diterjemahkan kedalam ruang dan bentuk. Selain mall kebutuhan tersebut dapat di peroleh dari warung, toko, dan pasar tradisional.

Sejalan dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi serta perkembangan jumlah penduduk maka timbul permasalahan yang baru di masyarakat, yang mana masyarakat menginginkan adanya suatu pusat per- belanjaan yang mampu menampung dan melayani penyediaan akan kebutu- han-kebutuhan tersebut. Konsep peren- canaan pusat perbelanjaan ini kemu- dian di kembangkan lagi fungsinya, dimana kegiatan pada pusat perbelan- jaan tidak hanya sekedar untuk berbe- lanja, akan tetapi juga bisa untuk rekre- asi dan mencari hiburan. Konsep ini mengalami perkembangan pesat dan banyak dipakai oleh pusat perbelanjaan baik didalam maupun luar negeri.

Layaknya kota-kota di belahan dunia, Sukabumi sebagai salah satu kota Propinsi Jawa Barat mengidenti- fikasikan kemajuan bangsanya dengan membangun berbagai fasilitas tempat hiburan. Namun, tidak semua adaptasi dapat diterapkan di Indonesia akibat faktor iklim dan budaya. Indonesia sebenarnya bukan kering akan gagasan sebuah pusat hiburan. Sejak zaman raja-raja Jawa dahulu, didekat pusat pemerintahan (keraton) selalu berdam- pingan dengan apa yang disebut alun- alun yang ramai dikunjungi dan meru- pakan sebagai tempat transaksi perda- gangan untuk kawasan pedagang kecil seperti pedagang kaki lima.

CityWalk merupakan salahsatu konsep yang menghadirkan nuansa baru dalam pusat perbelanjaan. City Walk biasanya berupa koridor ruang

terbuka untuk pejalan kaki yang meng- hubungkan beberapa fungsi komersial dan ritel yang ada. Koridor ini biasanya terbuka dan relatif cukup lebar, ber- kisar 2 - 6 meter, tergantung konsep je- nis kegiatan yang akan diciptakan. Pa- da penelitian ini dilakukan perancangan CityWalk di kota Sukabumi dengan mengutamakan ruang terbuka sebagai sarana pusat perbelanjaan, hiburan dan sarana rekreasi.

DESKRIPSI PROYEK Judul : Sukabumi City Walk.

Tema : Natural Elegant.

Status Proyek : Fiktif

Lokasi : Kawasan Pengembangan Kota Sukabumi

Perkiraan luas : ± 8,9 Ha

Fungsi Utama : Pusat Perbelanjaan Fungsi Pendukung : Sarana Hiburan, Rekreasi dan kuliner

Rencana Lantai : 1-5 lantai KDB : 45%

KLB : 2,5

Maksimal lantai bangunan : 5 Lantai GSB : 10 meter dari jalan

Batasan Proyek :

· Utara : Jalan jalur lingkar selatan

· Timur : Rumah penduduk

· Barat : Persawahan

· Selatan : Sungai Baros ELABORASI TEMA

Pada penelitian ini diangkat tema Natural and Elegant sebagai kesan yang ingin diciptakan pada desain, yaitu sebuah bangunan yang berfungsi sebagai pusat perbelanjaan dengan mengutamakan koridor koridor ruang terbukanya (Open Space),yang nanti- nya sebuah ruang terbuka ini menjadi ruang terbuka hijau dengan dimaksi- malkannya vegetasi agar terkesan ala- mi. Kemudian tiap masa bangunan yang nantinya akan terkoneksi dengan gaya yang elegant langsung dengan ru-

(3)

Jurnal Ilmiah Desain Konstruksi Volume 15 No. 2 Juni 2016 97 ang terbuka hijau dan terkesan bangu-

nan menyatu dengan alam.

METODE PENELITIAN

Konsep dasar bangunan City Walk ini lebih mengarah kepada kon- sep pendekatan Arsitektur Ekologi.

Sesuai dengan temanya yaitu ”Natural Elegant” maka konsep perancangan bangunan ini saling berkaitan dengan alam sekitar maupun buatan. Dimana konsep desainnya memanfaatkan alam yang ada seperti memanfaatkan mata- hari sebagai pencahayaan alami dan memanfaatkan angina sebagai pengha- waan alami, serta memanfaatkan air hujan sebagai sumber air cadangan.

Mengingat fungsi utama City Walk adalah sebagai pusat perbelan- jaan, dengan konsep koridor ruang ter- bukanya sebagai orientasi bangunan, maka penerapan tema Natural Elegant dimaksudkan setiap masa bangunan yang berdesain elegan saling berhu- bungan dengan banyaknya ruang ter- buka yang nantinya akan di jadikan ru- ang terbuka hijau dengan di perbanyak vegetasi, kolam dan taman untuk

mengangkat kesan menyatu dengan alam.

HASIL DAN PEMBAHASAN Hasil Rancangam Tapak Pemintakatan (zoning)

Pemintakatan (Zoning) dalam perancangan Citywalk diSukabumi ini dibagi menjadi dua zona yaitu zona publik, dan servis. Zoning yang diguna- kan sesuai dengan konsep yaitu lebih mengutamakan kepada banyaknya akses ruang public sebagai ruang ter- buka. Sedangkan untuk area parkir ter- bagi menjadi tiga untuk parkiran mobil yang terbagi menjadi yaitu zona parkir untuk pengunjung citywalk dan juga parkir untuk pengelola dan servis yang penempatannya disesuaikan dengan fungsi dan pencapaian masing-masing.

Berdasarkan analisa survey lapangan, peraturan dan analisa kondisi site yang berlokasi di jalan jalur lingkar selatan kecamatan baros, makan batasan sepa- dan bangunan adalah 10 meter dari ja- lan dan luas keseluruhan site adalah 8,9 Ha.

Gambar 1. Analisa Zonasi

(4)

98 Ruswanda, Tohjiwa, Citywalk di...

Penataan Parkir

Penataan parkir dalam bangunan dibagi menjadi 3 zona yaitu parkir pengelola, servis, dan pengunjung, namun pada site parker terbagi menjadi 3 lokasi parkir yaitu, Pada hasil perancangan, sisi kanan terdapat parkir yang di peruntukan untuk pengunjung dan dan loading dock untuk pengisian bangunan sebelah kanan. Sisi kiri ter-

dapat parkir kendaraan mobil untuk pengunjung dan loading dock untuk pengisian bangunan sebelah kiri,dan sisi depan terdapat parker sepeda motor dan mobil untuk pengunjung. Gambar berikut merupakan gambar parkir dan sirkulasi parkir pada bangunan sisi ka- nan.

Gambar 2. Parkiran Sisi Kanan

Gambar 3. Parkiran Sisi Kiri

Gambar 4 Parkiran sisi Depan

(5)

Jurnal Ilmiah Desain Konstruksi Volume 15 No. 2 Juni 2016 99 Pencapaian

Pencapaian menuju tapak ter- bagi menjadi dua pencapaian yaitu pen- capaian untuk pengunjung di arahkan melalui Jalan Jalur lingkar selatan dengan arah menuju ke bogor yang dalam site terdapat dua pintu masuk parkir kendaraan pribadi kemudian me- nuju parkir pengunjung atau drop off area sedangkan pencapaian lainnya diperuntukkan untuk pencapain penge- lola dan servis melalui Jalan yang sa- ma.

Sirkulasi Dalam Tapak

Sirkulasi dalam tapak pada site mengikuti tata letak bangunan dari setiap fungsi kegiatan masing-masing pada bangunn maupun area bangunan.

Pada sirkulasi dalam tapak Citywalk di Sukabumi ini dipilih pola sirkulasi

langsung dan terpusat pada bagian da- lam tapak, dimana memiliki jalan lang- sung dari drop off area menuju bangu- nan atau dari lahan parkir pengunjung kemudian diarahakan masuk ke dalam area-area setiap bangunan sebagai pu- sat orientasi yang akan mengantar pengunjung ke gedung satu dan ke gedung yang lain namun dengan me- lewati pertokoan-pertokoan yang bera- da disisi kiri dan kanan pada pedestrian untuk pengunjung. Bentukan-bentukan dinamis digunakan sebagai sirkulasi yang berfungsi sebagai orientasi yang tiada habisnya dalam setiap perjalanan menyusuri sirkulasi bangunan. Sedang- kan sirkulasi untuk pengelola menggu- nakan sirkulasi langsung menuju lahan parkir dan kemudian menuju bangunan pengelola.

Gambar 5. Sirkulasi dalam Tapak

(6)

100 Ruswanda, Tohjiwa, Citywalk di...

Konsep Perancangan Tapak Bentuk Bangunan

Bentuk bangunan dipengaruhi oleh konsep bentuk alam yang meng- gunankan transformasi bentuk-bentuk pada daun dan ranting daun yang di-

anggap sebagai bentuk yang mewakili konsep natural namun bergaya elegan yang ada yang sesuai dengan konsep perancangan Citywalk ini.

Gambar 6. Gubahan Massa Citywalk

Penataan Ruang

Dalam Penataan ruang mengi- kuti fungsi perletakan ruang masing- masing yang terbagi menjadi delapan bangunan, kedelapan bangunan itu adalah bangunan Departement store,

Cinema, Electronic Center, Family entertaint, Cafetaria dan foodhall. Ke- delapan bangunan tersebut juga mewa- kili dari kegiatan-kegiatan yang ada di tapak.

Gambar 7. Denah Book Store, Retail dan Games Area

(7)

Jurnal Ilmiah Desain Konstruksi Volume 15 No. 2 Juni 2016 101 Gambar 8. Denah Fashion Prime, Cinema, Hypermarket Dan Electronic Center

Gambar 9. Denah Cafetaria

Gambar 10. Denah Foodhall

(8)

102 Ruswanda, Tohjiwa, Citywalk di...

Gambar 11. Denah Sport Area dan Family Entertainment

Gambar 12. Denah Retail

Ekspresi Bangunan

Ekspresi bangunan ini merepre- sentasikan bentuk Batang daun yang memwakili bentukan-bentukan alam

yang diimplementsikan dari tema yang sesuai dengan konsep bangunan.

Gambar 13. Perspektif Mata Burung

Interior Bangunan

Pada Interrior Hypermarket di- buat kesan elegan dan juga di beri komponen komponen berwarna hijau agar kesan natural dari warna daun ada pada interior Hypermarket. Penca-

hayaan alami yang masuk dari lobby Hypermarket meminimalkan pencaha- yaan buatan sesuai dengan konsep awal desain.

(9)

Jurnal Ilmiah Desain Konstruksi Volume 15 No. 2 Juni 2016 103 Gambar 14. Interior Hypermarket

Pada Interrior Departement Store terdapat Sky Light yang berfungsi untuk pencahayaan alami agar memi- nimalkan penggunaan lampu dan

meminimalkan energy yang berlebi- han. Sky Light juga member kesan ber- belanja di area terbuka walaupun sebe- narnya ada di dalam bangunan.

Gambar 15. Interior Departement store

Pada Interrior Cafetaria ter- dapat nuansa merah dan coklat yang di sesuaikan dengan warna alam yang berfungsi untuk menambah kesan sua- sana alami dan penggunaan ornament

kaca besar agar meminimalkan penggu- naan lampu dan meminimalkan energy yang berlebihan. juga memberi kesan luass terhadap ruangan pada bangunan.

Gambar 16. Interior Cafetaria

Eksterior Bangunan

Dilihat dari sudut perspektif view burung terlihat bangunan bangunan yang ada di CityWalk ini terlihat men- jadi vocal point dari bangunan sekitar, dan menjadikan Sukabumi CityWalk ini

Icon di kawasan ataupun sekala kota.

Bangunan yang ada terlihat saling ter- koneksi dengan ruang terbuka yang ter- dapat vegetasi dan kolam yang menja-

(10)

104 Ruswanda, Tohjiwa, Citywalk di...

dikan nuansa natural dan menyatu de- ngan Alam sekitar.

Bentuk bangunan hypermarket ini di desain sesuai dengan kebutuhan ruang yang efisien agar seluruh rua- ngan menjadi fungsional dan sirkulasi menjadi terarah. Bentuk dasar bangu- nan adalah kubus dan kemudian di mo- difikasi agar terkesan dinamis dengan permainan fasad dan material.

Fasad menggunakan Sunshiding sesuai dengan konsep awal yang ber-

tujuan agar ruangan tidak mendapatkan cahaya matahari yang berlebihan tetapi tetap mendapatkan pencahayaan alami dari matahari. Fasad bangunan meng- ambil ide dasar dari Anologi sifat air terjun yang sedang mengalir dan pola organic dari ide bentukan daun. Pe- milihan warna juga terkait dengan tema dan konsep awal dengan memadukan warna Netral dan coklat agar terkesan menyatu dengan pepohonan sekitar.

Gambar 17. Perspektif Exterrior Bangunan Hypermarket & Cinema

Bentuk bangunan Departement Store ini di desain sesuai dengan kebu- tuhan ruang yang efisien agar seluruh ruangan menjadi fungsional dan sirku-

lasi menjadi terarah. Bentuk dasar bangunan adalah kubus dan kemudian di monifikasi agar terkesan dinamis dengan permainan fasad dan material.

Gambar 18. Perspektif Exterior Bangunan Departement store

Pada Drop off utama untuk pengunjung CityWalk di beri kanopi untuk kenyamanan pengunjung agar terhindar dari panas terik matahari atau hujan. Kanopi utama di desain unik

dengan adanya tiang tiang vertikal yang di buat miring agar terkesan ele- gan dan minimalis. Kemudian tiang tiang penompang kanopi di buat menyerupai batang pohon.

(11)

Jurnal Ilmiah Desain Konstruksi Volume 15 No. 2 Juni 2016 105 Gambar 19. Perspektif Exterior Drop Off

Pada bagian tengah site terda- pat Danau dengan fasilitas permainan air untuk ruang bermain anak dan se- bagai area open sapce dengan konsep Out Dorrnya yang berkesan Natural

dengan adanya pohon pohon rindang dan terdapat saung atau gazebo-gazebo yang menyediakan jajanan atau ma- kanan tradisional khas kota Sukabumi.

Gambar 20. Perspektif Exterrior Open Space

Di sepanjang plaza juga ter- dapat kanopi yang berfungsi untuk peneduh bagi pejalan kaki dari Main Entrance sampai ke retail-retail yang ada di Sukabumi CityWalk ini. Se-

panjang kanopi di topang dengan tiang- tiang baja rolling dengan bentuk ele- gant. Kemudian di atas kanopi terdapat payung urban sebagai peneduh dan sun shiding untuk penerangan alami.

Gambar 21. Perspektif Exterrior kanopi

(12)

106 Ruswanda, Tohjiwa, Citywalk di...

Terdapat Giant tree di plaza yang bertujuan untuk memberi fungsi peneduh dan estetika serta kesan sejuk pada area tersebut dan berfungsi se-

bagai penyiram tanaman otomatis, se- hingga tidak perlu menyiram tanaman dengan tenaga manusia.

.

Gambar 22. Perspektif Exterrior Giant Tree

Bahan Bangunan 1. Atap

Atap bangunan menggunakan sistem pengecoran beton bertulang, dan pada beberapa bangunan juga mene-

rapkan aplikasi open roof yang ber- tujuan menurunkan suhu pada ruangan, sehingga ruangan tidak memerlukan penghawaan buatan atau AC.

Gambar 23. Atap Roff Garden dan Dak Beton

2. Badan Bangunan

Badan bangunan atau yang biasa disebut dinding / partisi, menggunakan material seperti :

a. Material Transparant

Kulit bangunan yang merupakan sebuah material transparan seperti kaca dan fiber glass untuk memanfaatkan cahaya matahari masuk ke dalam ru- angan, sehingga meminimalkan peng- gunaan cahaya buatan.

Gambar 24. Material Kaca

(13)

Jurnal Ilmiah Desain Konstruksi Volume 15 No. 2 Juni 2016 107 b. Secondary Skin

Selain sebagai ‘'kulit kedua” pada bangunan, secondary skin ini juga ber- fungsi sebagai penyaring sinar matahari (Sunshading) yang masuk ke dalam

bangunan, efek sinar tersebut dapat menambah estetika di dalam ruang dengan permainan-permainan sinar ala- mi dari matahari.

Gambar 25. Sun Shading

c. Spider Glass

Jenis sambungan yang dipakai untuk melekatkan allucubond dan kaca ke baja truss. Sistem ini terdiri dari sejumlah aksesoris dengan senjata lo- gam. Pada akhir setiap lengan, selem- bar kaca ditetapkan oleh sudut dengan sekrup khusus. Kekosongan antara

lembar diisi dengan isolator untuk mengatasi tekanan mekanik dan kon- disi cuaca. Hal yang paling diingat je- nis kaca yang dapat kita gunakan dalam sistem ini adalah marah kaca hanya untuk meningkatkan tingkat keamanan terhadap tekanan angin.

Gambar 26. Spider Glass

KESIMPULAN

Perancangan City Walk di Suka- bumi telah dilakukan dan sesuai denan tema desain Natural and Elegant dan konsep pendekatan Arsitektur Ekologi.

Hal ini dapat dilihat dari ekspresi bangunan yang berbentuk batang dan daun, interior bangunan yang dominan warna hijau dengan pencahayaan ala- mi, maupun ekterior bangunan yang terlihat saling terkoneksi dengan ruang

terbuka yang terdapat vegetasi dan kolam.

DAFTAR PUSTAKA

[1] Ching, Francis D.K.. 1991.

Arsitek Bentuk Ruang dan Su- sunannya, Penerbit Erlangga: Ja- karta.

[2] http://elib.unikom.ac.id/files/disk 1/494/jbptunikompp-gdl-

pomerolust-24688-2-bab2.pdf

(14)

108 Ruswanda, Tohjiwa, Citywalk di...

[3] http://kedirikota.go.id/?act=profil e&id=perdagangan&tt=Perdagan gan

[4] http://properti.kompas.com/read/

2011/05/10/08161880/Starbucks.

Ace.Hardware.XXI.Ramaikan.So lo.Paragon.#foto2

[5] http://www.archdaily.com/93792/

newark-visitors-center-origamix- influx_studio/

[6] http://www.gunadarma.ac.id/libra ry/articles/graduate/civil-

engineering/2010/Artikel_20305 075.pdf

[7] Neufert, Ernest., A Theory of Good City Form. MIT Press Cambridge: Massachusetts

Gambar

Gambar 1. Analisa Zonasi
Gambar 2. Parkiran Sisi Kanan
Gambar 5. Sirkulasi dalam Tapak
Gambar 6. Gubahan Massa Citywalk
+7

Referensi

Dokumen terkait