Universitas Kristen Maranatha vi
DAFTAR GAMBAR
1.1 Skema perancangan ... 6
2.1 Logo Jawa Barat ... 26
2.2 Motif pilin dan geometri ... 30
2.3 Motif ukiran pajajaran ... 30
2.4 Logo Bogor ... 32
4.14 Graphic Standard Manual ... 63
4.15 Flyer ... 64
4.16 Brosur ... 65
4.17 Iklan majalah ... 66
Universitas Kristen Maranatha vii
4.19 Poster1 ... 68
4.20 Poster2 ... 69
4.21 Poster3 ... 70
4.22 X-Banner ... 71
4.23 Web-Opening ... 72
4.24 Web-About Us ... 72
4.25 Web-Product ... 73
4.26 Web-Price List ... 73
4.27 Web-Contact ... 74
4.28 Name Tag1 ... 74
4.29 Name Tag2 ... 75
4.30 T-Shirt ... 75
4.31 Rak Display ... 76
4.32 Mobil Perusahaan ... 77
4.33 Shopping Back ... 78
4.34 Penyiram Tanaman ... 78
4.35 Kalender ... 79
4.36 Kalender Saku ... 80
4.37 T-Shirt ... 81
4.38 Topi ... 81
4.39 Sticker ... 82
Universitas Kristen Maranatha viii
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL ... i
LEMBAR PENGESAHAN ... ii
KATA PENGANTAR ... iii
PERNYATAAN ORISINALITAS KARYA DAN LAPORAN... v
DAFTAR GAMBAR ... vi
1.4 Sumber dan Teknik Pengumpulan Data ...4
1.5 Skema Perancangan ...6
BAB II : LANDASAN TEORI
2.1 Corporate Identity ...72.1.1 Corporate Image dan Corporate Idenitity ...9
2.1.1.1Corporate Image ...10
2.1.1.2Corporate Identity...12
2.1.2 Fungsi Corporate Identity ...13
2.1.3 Aplikasi Corporate Identity ...14
2.2 Logo …………...15
2.2.1 Jenis-jenis Logo ...17
Universitas Kristen Maranatha ix
2.5.1 Makna Bentuk dan Motif Pada Lambang ...26
2.5.2 Kehidupan Masyarakat Jawa Barat ...28
2.5.3 Kesenian Masyarakat Jawa Barat ...29
2.6 Bogor ...32
2.6.1 Visi Misi Kota Bogor ...33
2.7 Perilaku Konsumen ...33
2.6.1 Kelas Sosial Masyarakat ...34
2.6.2 Karakteristik Konsumen ...34
2.6.3 Perkembangan Usia ...35
BAB III : DATA DAN ANALISIS MASALAH
3.1 Data dan Fakta ...363.1.1 Profil Perusahaan ...36
3.1.1.1 Dewan Kerajinan Nasional (DEKRANAS) ...37
3.1.1.2 Dewan Perindustrian dan Perdagangan (DIPERINDAG) ...38
3.1.1.3 Hasil Wawancara ...39
3.1.1.4 Analisis Kompetitor ...40
3.1.2 Tinjauan Terhadap Proyek / Persoalan Sejenis ...42
3.2 Analisis Terhadap Permasalahan Berdasarkan Data dan Fakta...42
3.2.1 Analisis STP ...44
Universitas Kristen Maranatha x
BAB III : PEMECAHAN MASALAH
4.1 Konsep komunikasi ...47
4.4.8 Purchase order ...58
4.4.9 Fax sheet ...59
4.4.10 Nota ...60
4.4.11 Kwitansi dan surat jalan ...61
4.4.12 Kontra bon dan tanda terima ...62
4.4.13 Graphic Standard Manual ...63
4.4.14 Flyer ...64
4.4.15 Brosur ...65
4.4.16 Iklan majalah ...66
Universitas Kristen Maranatha xi
4.4.25 Shopping bag ...78
4.4.26 Penyiram tanaman ...78
4.4.27 Kelender ...79
4.4.28 Kalendar saku ...80
4.4.29 T-Shirt ...81
4.4.30 Topi ...81
4.4.31 Sticker ...82
4.5 Timeline ………...83
BAB V : PENUTUP
5.1 Kesimpulan ………...845.2 Kata penutup ………...84
5.3 Saran Penulis ……...85
DAFTAR PUSTAKA ... xii
DAFTAR ISTILAH
…...
... xiv
Universitas Kristen Maranatha 1
BAB I
PENDAHULUAN
1.1Latar Belakang Masalah
Pada jaman seperti sekarang ini tidak mungkin orang tidak tahu akan buah
kelapa. Pohon kelapa sendiri terdapat diseluruh Indonesia dan sudah sangat
dikenal di seluruh dunia. Buah kelapa memiliki sabut yang merupakan bagian
yang paling banyak dibuang karena orang hanya membutuhkan isi buahnya saja.
Sabut kelapa yang masuk ke perairan dapat menyebabkan terjadinya hambatan
aliran air dan akhirnya menyebabkan banjir. Sabut kelapa sampai saat ini
relative belum banyak dimanfaatkan untuk diproses menjadi suatu barang yang
bermutu, sehingga kebanyakan orang menganggapnya merupakan barang yang
tidak berguna. Tetapi dari sabut kelapa ini dapat dihasilkan berbagai macam
produk ramah lingkungan dan juga memiliki nilai jual yang cukup tinggi di mata
masyarakat.
Untuk kali ini home industry yang dipilih penulis karena mereka memproduksi
berbagai macam pot dari bahan sabut kelapa yang tidak terpakai dalam berbagai
ukuran dari yang paling kecil untuk pembibitan hingga yang cukup besar untuk
tanaman hias. Bahan dasar sabut kelapa mereka membelinya dari penjual es
kelapa yang berada di pinggir-pinggir jalan yang hanya membutuhkan isi dari
buah kelapa itu sendiri. Pengolahan pot sabut kelapa menjadi media tumbuh
Universitas Kristen Maranatha 2
dapat meningkatkan nilai ekonomi karena dieksport menjadi barang jadi.
Mereka melakukan produksi pot tersebut tidak dengan bantuan mesin-mesin,
mereka melakukannya dengan cara manual hingga menjadi sebuah pot.
Produk yang mereka jual sebagai pengganti pot-pot yang saat ini kebanyakan
menggunakan bahan dasar plastik yang tidak ramah lingkungan dan susah untuk
di daur ulang. Pot sabut kelapa ini sangat berguna untuk mencegah kerusakan
pada tanaman, adapun kegunaan lain dari pot sabut kelapa inisebagai berikut:
1. Memproteksi akar didalam permukaan lapisan tanah.
2. Keseimbangan suhu dan kebasahan konstant pada tanah.
3. Proteksi ekologi dari hama.
4. 100% dapat didaur ulang dan mempermudah proses pemindahan tanaman.
5. Hemat didalam penggunaan konsumsi air untuk tanaman.
6. Memperpanjang umur tanaman dengan pertumbuhan akar tanaman yang baik.
Produk pot yang mereka produksi ini telah mereka export hingga ke luar negeri,
contohnya ke Denmark, Jerman, dan Korea. Kebanyakan dari orang luar negeri
tertarik keunikan dan juga bahan yang mereka gunakan yang ramah lingkungan.
Apalagi dengan adanya Global Warming seperti saat ini yang dapat merusak
lingkungan dengan penggunaan bahan kimia yang berbahaya.
Home industry ini memiliki potensi yang sangat besar terhadap devisa negara,
apalagi juga menggunakan bahan yang tidak terpakai tetapi ramah akan
lingkungan. Mereka juga belum memiliki nama dan juga logo yang menjadi ciri
Universitas Kristen Maranatha 3
hingga luar negeri tetapi tidak memiliki logo. Pengemasan yang mereka lakukan
juga hanya menggunakan kardus biasa tidak dengan pengemasan yang sesuai.
Jadi sayang sekali produk yang memiliki nilai potensial cukup tinggi tetapi
masih memiliki kekurangan dalam segi grafis.
Untuk itulah dibutuhkan peranan seorang desainner grafis untuk memungkinkan
adanya sebuah identitas visual. Identitas visual bukan hanya tentang logo dan
desain grafis. Identitas visual adalah semacam cara untuk menarik
konsumen/pembeli potensial melalui pencitraan positif tentang produk yang
ditawarkan. Strategi identitas visual yang tepat menentukan keberhasilan
penciptaan emosi, nilai, dan persepsi konsumen terhadap suatu produk yang
memproduksinya. Jika penyampaian komunikasi identitas visual berhasil, maka
nilai perusahaan akan terangkat tinggi karena telah mendapat kepercayaan
konsumen.
1.2Permasalahan dan Ruang Lingkup
Berdasarkan latar belakang masalah yang telah dipaparkan di atas maka
pokok-pokok permasalahan utama bahwa ini merupakan sebuah home industry yang
berasal dari Bogor. Dia memproduksi produk baru yaitu pot yang berbahan baku
dari sabut kelapa. Proses produksi hanya mengandalkan tenaga manusia karena
masalah keterbatasan modal yang dimiliki dan juga kurang adanya sarana
promosi kepada masyarakat akan manfaat dari pot sabut kelapa tersebut. Target
pasar yang ingin dituju oleh produsen adalah ibu-ibu rumah tangga yang gemar
akan kegiatan berkebun. Selama ini pemasaran hanya melalui jaringan dunia
Universitas Kristen Maranatha 4
penjualan, seharusnya pengenalan produk tersebut dengan ikut serta dalam
pameran kerajinan tangan yang banyak dikunjungi turis mancanegara dan juga
orang dalam negeri sehingga produk pot sabut kelapa mudah dikenal oleh
masyarakat umum. Permasalahan utama untuk home industry ini adalah
bagaimana membuat identitas visual perusahaan pot sabut kelapa yang baik di
mata masyarakat sesuai dengan target pasar yang diinginkan.
1.3Tujuan Perancangan
Tujuan utama perancangan ini adalah untuk membuat identitas visual yang sesuai
untuk home industry produk pot sabut kelapa sehingga sesuai dengan target pasar
yang diinginkan.
1.4Sumber dan Teknik Pengumpulan Data
Teknik pengumpulan data yang penulis gunakan, yaitu :
Studi literatur / kepustakaan
Teknik ini digunakan untuk memperoleh data primer sebagai dasar dan
pedoman yang dapat dipertanggungjawabkan dalam penelitian. Data sekunder
diperoleh dengan membaca dan mempelajari literature, karya ilmiah, koran,
majalah, dan internet dan buku-buku yang berhhubungan dengan masalah
yang diteliti agar memperoleh pemahaman yang lebih mendalam dan dapat
Universitas Kristen Maranatha 5 Wawancara
Teknik ini dilakukan untuk langsung bertanya jawab dengan narasumber dan
berbagai pihak yang berhubungan dengan perolehan data yang dibutuhkan
dalam penelitian dan pembahasan permasalahan.
Survey
Teknik ini dilakukan dengan meninjau langsung ke tempat home industry
produk pot sabut kelapa yang berada di kota Bogor dan penulis juga
mengabadikan home industry, serta produk yang mereka hasilkan dengan
teknik fotografi.
Literatur Tugas Akhir
Teknik ini dilakukan untuk memberikan masukkan kepada penulis baik
secara visual maupun secara tertulis dalam pembuatan sebuah karya tulis
Universitas Kristen Maranatha 6 1.5Skema Perancangan
Universitas Kristen Maranatha 84
BAB V
PENUTUP
5.1Kesimpulan
Dari hasil keseluruhan melalui pengumpulan data dan pengolahan data, dapat
ditarik kesimpulan dan solusinya. Masalahnya adalah kurang mengutamakan
akan manfaat yang dihasilkan dengan adanya identitas visual bagi perusahaan
home industry di Indonesia salah satunya adalah perusahaan produk pot sabut
kelapa. Dengan adanya identitas visual sendiri dapat menarik perhatian target
pasar yang diinginkan yaitu kalangan ibu-ibu rumah tangga.
Untuk itulah dibuatlah sebuah identitas visual yang memiliki konsep didalamnya
yaitu produk yang ramah akan lingkungan. Agar sebuah identitas visual dan juga
produk tersebut dapat dikenal oleh masyarakat khususnya ibu-ibu rumah tangga
maka dibutuhkan sebuah sarana promosi yang telah disesuaikan dengan target
pasar yang diinginkan.
5.2Kata Penutup
Pohon kelapa merupakan pohon yang memiliki banyak maanfaat baik itu
buahnya, daunnya, dan juga batangnya, Dalam buah kelapa hampir 35% berat
buah kelapa merupakan berat sabut kelapa. Sabut kelapa merupakan bahan baku
Universitas Kristen Maranatha 85
sekali apabila dibuang begitu saja padahal dengan bahan yang tidak terpakai
seperti itu dapat menghasilkan barang yang sangat bermafaat dan juga dapat
menghasilkan devisa bagi negara.
Akhir kata penulis mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kerelaan
meluangkan waktu membaca isi laporan ini, penulis mohon maaf apabila terdapat
kesalahan dalam penulisan maupun kekurangan dalam berkarya.
5.3Saran Penulis
Proses pembelajaran tidak hanya sampai kita selesai menuai ilmu di sekolah dan
juga perguruan tinggi, melainkan kita sebagai manusia harus terus belajar sebagai
bekal pengembangan diri, jika kita ingin berkembang sebaiknya kita tidak boleh
hanya berkutat pada lingkup pekerjaan kita saja, tetapi harus belajar dari
ilmu-ilmu bidang lainnya agar memperoleh pengetahuan yang seluas-luasnya.
Disamping itu kita harus hidup lurus sejalan dengan perintah Tuhan Yesus
Universitas Kristen Maranatha xii
DAFTAR PUSTAKA
Abbey, Norman, (1992), Notes. Art 50A, Pasadena City College. Pasadena, California.
Adriati, Ira, (2004), Perahu Sunda, Bandung, PT Kiblat Buku Utama.
Amin, Sarmidi, (2009), Cocopreneurship Aneka Peluang Bisnis dari Kelapa, Yogyakarta, Lily Publisher.
Arntson, Amy E, (1988), Graphic Design Basics, Orlando, Holt, Reinhart and Winston, Inc.
Cotton, Bob, (1990), The New Guide to Graphic Design,Oxford, Phaidon.
De Neve, Rose, (1992), The Designer's Guide to Creating Corporate ID
Systems, Ohio, North Light Books, Cincinnati.
Hartanto, Djoko, (2007), Concept, Jakarta , PT Concept Media.
Hurlock, Elizabeth. B, (1980), Developmental Psychology Alife – Spam
Approach Fifth Edition, New Delhi, Tata Mc Graw – Hill publishing company
LTD.
Napoles, Veronica, (1998), Corporate Identity Design, New York, Van Nostrand Reinhold.
Rustan, Surianto, (2009), Mendesain Logo, Jakarta, PT. Gramedia Pustaka Utama.
Mangkunegara, Anwar Prabu (2009), perilaku konsumen, Bandung, Refika Aditama.
Papalia, Diane.E, (2007), Adult Development and Aging third edition, New York, Mc Graw – Hill.
http://clarishome.com
http://dekranasjabar.com
http://disperindag-jabar.go.id
Universitas Kristen Maranatha xiii http://jabarprov.go.id
http://kotabogor.go.id
http://palmalestari.indonetwork.co.id