• Tidak ada hasil yang ditemukan

guru agung pendidikan kejuruan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "guru agung pendidikan kejuruan"

Copied!
13
0
0

Teks penuh

(1)

GURU AGUNG

PENDIDIKAN

(2)

Gu Ru

darkne

ss

light

is a person who is regarded

as having great knowledge,

wisdom and authority in a

certain area, and uses it to

guide others”.

seseorang yang dihormati

karena pengetahuannya,

kebijaksanaannya,

kemampuannya memberikan

pencerahan, kewibawaan dan

kewenangannya.

(3)

Gu Ru

Heavy

weight

y

seseorang yang

memiliki pengetahuan

berbobot, berat, dan

padat.

kearifan spiritual,

keseimbangan spiritual,

berbobot karena kualitasnya

yang bagus teruji dilapangan,

kaya dengan pengetahuan.

(4)

Gu Ru

gri

” berarti memuji

gur

” yang artinya

"to

raise, "to lift up",

atau

"to make an effort."

(5)

No Guru Teacher

1. Mengajar 24 jam sehari Mengajar untuk paruh waktu tertentu

2. Mengajar melalui dan

melebihi kata-kata Mengajar melalui kata-kata

3. Menjaga siswa di segala

segi kehidupannya Tidak perhatian dengan kehidupan pribadi siswa

4. Mengajarkan ilmu dan spiritualitas meliputi

seluruh aspek dan subyek

(6)
(7)

Guru Agung

(8)

Philosophy

Vocational

Education:

Ω esensialisme,

Ω eksistensialisme,

Ω pragmatisme, dan

Humanistic: Personal

growth.

mengkaitkan dirinya

dengan sistem-sistem

lainnya seperti sistem

ekonomi, politik, sosial,

religi dan moral.

mengembangkan

eksistensi

manusia, bukan

merampasnya

.

Matching”:

what job

was need and what was

needed to do the job.

(9)

TEORI Vocational Education:

(1)Efisien jika lingkungan dimana siswa

dilatih merupakan replika lingkungan

dimana nanti bekerja;

(2)Efektif jika tugas-tugas diklat dilakukan

dengan cara, alat, dan mesin yang

sama seperti yang diperlukan dalam

pekerjaan itu;

(3)Efektif jika melatih kebiasaan berpikir

dan bekerja seperti di DU-DI;

2

(10)

TEORI Vocational Education:

(4) Efektif jika diklat membentuk kebiasaan kerja dan kebiasaan berfikir yang benar diulang sehingga

sesuai/cocok dengan pekerjaan;

(5) Efektif jika gurunya mempunyai pengalaman yang sukses dalam penerapan kompetensi pada operasi dan proses kerja yang telah dilakukan;

(6) Pada setiap jabatan ada kriteria kemampuan minimum (KKM) yang harus dipunyai oleh

seseorang agar dia dapat bekerja pada jabatan tersebut;

(7) Pendidikan kejuruan/vokasi harus memperhatikan

2

(11)

Sadar Etik

Kode etik guru dibentuk untuk

menjaga dan meningkatkan

kehormatan dan martabat guru dalam

pelaksanaan tugas keprofesionalan.

Kode etik berisi norma dan etika yang

mengikat perilaku guru dalam

pelaksanaan tugas keprofesionalan.

3

(12)

Sadar Teknis

Pembelajaran berbasis kompetensi menerapkan

keutuhan proses knowing, loving dan doing atau

acting.

terbentuknya keterampilan/skil, kecakapan, perilaku,

sikap, kebiasaan kerja, dan apresiasi terhadap

pekerjaan-pekerjaan yang dibutuhkan di masyarakat, dan produktif.

kesadaran untuk melakukan pendampingan kepada

siswa dalam pembentukan kompetensi secara utuh seimbang, kompetitif dan

melakukan pendampingan pengembangan karir

4

(13)

Terimakas

ih

Referensi

Dokumen terkait

Guru Biologi yang mengajar di SMA Negeri Kota Magelang mempunyai kompetensi profesional pada pengembangan silabus sesuai BSNP, dengan kriteria nilai rata-rata tinggi

melalui langkah-langkah sebagai berikut. a) Menjelaskan kepada peserta didik tujuan penilaian diri. b) Menentukan kompetensi yang akan dinilai. c) Menentukan kriteria penilaian

melalui langkah-langkah sebagai berikut. a) Menjelaskan kepada peserta didik tujuan penilaian diri. b) Menentukan kompetensi yang akan dinilai. c) Menentukan kriteria penilaian

Penulis menduga pelaksanaan promosi jabatan di Dinas Pertanian dan Perikanan Kabupaten Majalengka yang belum efektif ada kaitannya dengan buruknya penerapan

Dari empat aspek kompetensi dasar tersebut diatasyang harus dimiliki seorang guru, mahasiswa PPG dalam jabatan secara umum telah menunjukkan kesiapan yang baik

Kriteria ketiga untuk rancangan pengalaman pembelajaran adalah bahwa pengalaman belajar harus tepat untuk tingkat pengalaman seluruh peserta didik. Peserta

Kriteria pendidikan kejuruan menurut Finch & Crunkilton, 1984: (1) Orientasi pada kinerja individu dalam dunia kerja; (2) justifikasi khusus pada kebutuhan nyata di lapangan;

Mencermati tuntutan akan sertifikasi guru yang berkaitan dengan peningkatan kompetensi profesional bagi guru, khususnya guru pendidikan menengah kejuruan, terdapat hal-hal