• Tidak ada hasil yang ditemukan

JDIH Murung Raya

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "JDIH Murung Raya"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

BUPATI MURUNG RAYA PROVINSI KALIMANTAN TENGAH

PERATURAN DAERAH KABUPATEN MURUNG RAYA NOMOR 7 TAHUN 2014

TENTANG

PERUBAHAN KEDUA ATAS PERATURAN DAERAH NOMOR 5 TAHUN 2008 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA INSPEKTORAT, BADAN

PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DAN LEMBAGA TEKNIS DAERAH KABUPATEN MURUNG RAYA

DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA

BUPATI MURUNG RAYA,

Menimbang : a. bahwa optimalisasi penyelenggaraan pemerintahan daerah telah membawa implikasi terhadap perubahan struktur organisasi perangkat pemerintah daerah yang bersifat fleksibel, cepat dan tanggap terhadap kebutuhan masyarakat dalam menjalankan asas otonomi berdasarkan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;

b. bahwa dalam rangka menyusun organisasi kelembagaan pemerintah daerah yang responsif terhadap perkembangan zaman dan tuntutan masyarakat yang makin beragam perlu dilakukan perubahan struktur organisasi perangkat pemerintah daerah dengan melakukan penataan kembali terhadap organisasi dan tata kerja;

c. bahwa dengan telah ditetapkan Peraturan Daerah Nomor 3 Tahun 2014 tentang Pembentukan Organisasi Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana yang sejalan dengan perkembangan tugas pokok dan fungsi yang melekat,maka perlu dilakukan perubahan kedua atas Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Inspektorat, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Lembaga Teknis Daerah Kabupaten Murung Raya;

(2)

Mengingat : 1. Pasal 18 ayat (6) Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;

2. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2002 tentang Pembentukan Kabupaten Katingan, Kabupaten Seruyan, Kabupaten Sukamara, Kabupaten Lamandau, Kabupaten Gunung Mas, Kabupaten Pulang Pisau, Kabupaten Murung Raya dan Kabupaten Barito Timur di Provinsi Kalimantan Tengah ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2002 Nomor 18, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4180);

3. Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 125, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4437) sebagaimana telah beberapakali diubah terakhir dengan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2008 tentang Perubahan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2008 Nomor 59, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4844);

4. Undang-Undang Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2014 Nomor 6, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 5494);

5. Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2007 tentang Pembagian Urusan Pemerintahan Antara Pemerintah, Pemerintahan Daerah Provinsi, dan Pemerintahan Daerah Kabupaten/Kota ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 82, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4737);

6. Peraturan Pemerintah Nomor 41 Tahun 2007 tentang Organisasi Perangkat Daerah ( Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2007 Nomor 89, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4741);

7. Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 57 Tahun 2007 tentang Petunjuk Teknis Penataan Organisasi Perangkat Daerah sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 56 Tahun 2010 tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Nomor 57 Tahun 2007 tentang Petunjuk Teknis Penataan Organisasi Perangkat Daerah;

8. Peraturan Daerah Kabupaten Murung Raya Nomor 5 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Inspektorat, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Lembaga Teknis Daerah Kabupaten Murung Raya (Lembaran Daerah Kabupaten Murung Raya Tahun 2008 Nomor 61) sebagaimana telah diubah dengan Peraturan Daerah Kabupaten Murung Raya Nomor 5 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas Peraturan Daerah Kabupaten Murung Raya Nomor 5 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Inspektorat, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Lembaga Teknis Daerah Kabupaten Murung Raya.

(3)

Dengan Persetujuan Bersama

DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN MURUNG RAYA

dan

BUPATI MURUNG RAYA

MEMUTUSKAN:

Menetapkan : PERUBAHAN KEDUA ATAS PERATURAN DAERAH NOMOR 5 TAHUN 2008 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA INSPEKTORAT, BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DAN LEMBAGA TEKNIS DAERAH KABUPATEN MURUNG RAYA.

Pasal I

Beberapa ketentuan dalam Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2008 tentang Organisasi dan Tata Kerja Inspektorat, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Lembaga Teknis Daerah Kabupaten Murung Raya (Lembaran Daerah Kabupaten Murung Raya Tahun 2008 Nomor 61) diubah sebagai berikut :

1. Ketentuan Pasal 2 huruf B angka 2 dihapus , sehingga Pasal 2 berbunyi sebagai berikut:

Pasal 2

A. Badan dan Inspektorat:

1. Badan Perencanaan Pembangunan Daerah; 2. Badan Kesatuan Bangsa dan Politik;

3. Badan Lingkungan Hidup;

4. Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa; 5. Badan Kepegawaian Daerah; dan

6. Inspektorat Kabupaten. B. Kantor:

1. Kantor KetahananPangan; 2. Dihapus.

(4)

2. Ketentuan BAB III Bagian Kedua diubah, sehingga berbunyi sebagai

berikut:

Bagian Kedua

BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK

Paragraf 1

Tugas Pokok dan Fungsi

Pasal 9

Badan Kesatuan Bangsa dan Politik melaksanakan tugas dibidang Kesatuan Bangsa dan Politik.

Pasal 10

Untuk menyelenggarakan tugas sebagaimana dimaksud dalam Pasal 9, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik mempunyai fungsi:

a. Perumusan kebijakan teknis di bidang Kesatuan Bangsa dan Politik sesuai dengan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Bupati berdasarkan ketentuan peraturan perundang-undangan.

b. Koordinasi penyusunan program dan kegiatan fasilitasi di bidang Kesatuan Bangsa dan Politik.

c. Pembinaan dan pengkoordinasian wawasan kebangsaan dan pembauran, bela negara dan ketahanan ideologi bangsa.

d. Pembinaan dan pengkoordinasian penanganan konflik dan pengawasan orang asing.

e. Pembinaan dan pengkoordinasian bidang politik.

f. Pembinaan pelayanan, pengawasan, pengendalian, monitoring, evaluasi dan pelaporan penyelenggaraan Kesatuan Bangsa dan Politik.

Paragraf 2

Susunan Organisasi

Pasal 11

Susunan Organisasi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik, terdiri atas: a. Kepala Badan;

b. Sekretariat, membawahkan:

1. Sub Bagian Penyusunan Program. 2. Sub Bagian Keuangan dan Aset

(5)

c. Bidang, terdiri atas:

1. Bidang Ketahanan Ideologi Bangsa, membawahkan:

a) Sub Bidang Wawasan Kebangsaan dan Pembauran; dan b) Sub Bidang Bela Negara dan Ketahanan Ideologi Bangsa. 2. Bidang Kewaspadaan, membawahkan:

a) Sub Bidang Penanganan Konflik dan Pengawasan Orang Asing; dan

b) Sub Bidang Kewaspadaan Dini dan Kerjasama Intelkam. 3. Bidang Politik dan Kemasyarakatan, membawahkan:

a) Sub Bidang Politik dan Pemilu; dan

b) Sub Bidang Ormas dan Lembaga Masyarakat.

4. Bidang Ketahanan Sosial ,Budaya dan Ekonomi membawahkan : a). Sub Bidang Ketahanan Sosial dan Budaya ;dan

b). Sub Bidang Ketahanan Ekonomi d. Kelompok Jabatan Fungsional.

3. Ketentuan BAB III Bagian Keempat diubah, sehingga berbunyi sebagai

berikut:

Bagian Keempat

BADAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PEMERINTAHAN DESA

Paragraf 1

Tugas Pokok dan Fungsi

Pasal 15

Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa melaksanakan tugas di bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa sesuai dengan kebijaksanaan yang ditetapkan oleh Bupati berdasarkan Peraturan Perundang-undangan.

Pasal 16

Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa mempunyai fungsi:

a. Merumuskan kebijakan teknis di bidang Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa.

(6)

c. Pelaksanaan koordinasi kebijaksanaan pemberdayaan masyarakat dalam pengembangan prakarsa dan swadaya gotong royong.

d. Pembinaan, pelayanan, pengawasan, pengendalian, monitoring, evaluasi dan pelaporan penyelenggaraan pemberdayaan masyarakat dan pemerintahan desa.

e. Pelaksanaan urusan kesekretariatan.

Paragraf 2

Susunan Organisasi

Pasal 17

Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa, terdiri atas: a. Kepala Badan;

b. Sekretariat, membawahkan:

1. Sub Bagian Penyusunan Program; 2. Sub Bagian Keuangan dan Aset ; dan 3. Sub Bagian Umum dan Kepegawaian. c. Bidang, terdiri atas:

1. Bidang Pemerintahan Desa dan Kelurahan, membawahkan:

a) Sub Bidang Fasilitasi Pengelolaan Keuangan, Aset Desa dan Kelurahan

b) Sub Bidang Peningkatan Kapasitas Pemerintahan Desa dan Kelurahan.

2. Bidang Kelembagaan Sosial Budaya dan Pelatihan Masyarakat, membawahkan:

a) Sub Bidang Penguatan Kelembagaan dan Pelatihan Masyarakat; b) Sub Bidang Pemberdayaan Adat dan Pengembangan Sosial

Budaya.

3. Bidang Pemanfaatan Sumber Daya Alam dan Teknologi Tepat Guna, membawahkan:

a) Sub Bidang Pemanfaatan Sumber Daya Alam; b) Sub Bidang Pemanfaatan Teknologi Tepat Guna.

4. Bidang Pemberdayaan Usaha Ekonomi Masyarakat, membawahkan: a) Sub Bidang Pengembangan Usaha Ekonomi Masyarakat dan

Lembaga Keuangan Mikro;

(7)

4. Ketentuan BAB III Bagian Delapan Kantor Pemberdayaan Perempuan

dan Keluarga Berencana, dihapus.

5. Ketentuan Pasal 31 diubah, sehingga berbunyi sebagai berikut:

Paragraf 2

Susunan Organisasi

Pasal 31

Satuan Polisi Pamong Praja Tipe B, terdiri atas: a. Kepala Satuan;

b. Sub Bagian Tata Usaha; c. Seksi, terdiri atas:

1. Seksi Penegakan Peraturan Perundang-undangan Daerah; 2. Seksi Ketertiban Umum dan Ketentraman Masyarakat; 3. Seksi Pengembangan Kapasitas;

4. Seksi Sarana dan Prasarana; 5. Seksi Perlindungan Masyarakat. d. Kelompok Jabatan Fungsional.

6. Ketentuan BAB X Pasal 42 diubah, sehingga berbunyi sebagai berikut:

Pasal 42

Penataan Organisasi Perangkat Daerah termasuk pengisian personil berdasarkan Peraturan Daerah ini dilaksanakan paling lambat 1 (satu) Tahun sejak diundangkannya Peraturan Daerah ini.

7. Ketentuan Lampiran II,Lampiran IV, dan Lampiran IX diubah sehingga

berbunyi sebagaimana tercantum dalam Lampiran yang merupakan

bagian tidak terpisahkan dengan Peraturan Daerah ini.

(8)

Pasal II

Peraturan Daerah ini mulai berlaku pada tanggal diundangkan.

Agar setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan Peraturan Daerah ini dengan penempatannya dalam Lembaran Daerah Kabupaten Murung Raya.

Ditetapkan di Puruk Cahu

pada tanggal 15 Agustus 2014

BUPATI MURUNG RAYA,

ttd

PERDIE

Diundangkan di Puruk Cahu pada tanggal 15 Agustus 2014

SEKRETARIS DAERAH KABUPATEN MURUNG RAYA,

ttd

SYARKAWI H. SIBU

LEMBARAN DAERAH KABUPATEN MURUNG RAYA TAHUN 2014 NOMOR 142

SALINAN SESUAI DENGAN ASLINYA KEPALA BAGIAN HUKUM

SEKRETARIAT DAERAH KABUPATEN MURUNG RAYA, ttd

(9)

PENJELASAN ATAS

PERATURAN DAERAH KABUPATEN MURUNG RAYA NOMOR 7 TAHUN 2014

TENTANG

PERUBAHAN KEDUA ATAS PERATURAN DAERAH NOMOR 5 TAHUN 2008 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA INSPEKTORAT, BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DAN LEMBAGA

TEKNIS DAERAH KABUPATEN MURUNG RAYA

I. UMUM

Kebijakan dalam penataan organisasi perangkat daerah terkait dengan Pembentukan Badan Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana, Pembentukan Kantor Perpustakaan, Arsip, dan Dokumentasi Kabupaten Murung Raya, Penataan Organisasi Satuan Polisi Pamong Praja, Penataan Organisasi Badan Pemberdayaan Masyarakat dan Pemerintahan Desa, Penataan Organisasi Badan Kesatuan Bangsa dan Politik.

Sehingga perlu dilakukan penyesuaian dengan melakukan Perubahan Kedua Atas Peraturan Daerah Nomor 5 Tahun 2008 Tentang Organisasi Dan Tata Kerja Inspektorat, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Dan Lembaga Teknis Daerah kabupaten Murung Raya.

II.PASAL DEMI PASAL

Pasal I

Cukup Jelas.

Pasal II

Cukup Jelas.

(10)

LAMPIRAN I

PERATURAN DAERAH KABUPATEN MURUNG RAYA NOMOR 7 TAHUN 2014

TANGGAL 15 AGUSTUS 2014 TENTANG

PERUBAHAN KEDUA ATAS PERATURAN DAERAH NOMOR 5 TAHUN 2008 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA INSPEKTORAT, BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DAN LEMBAGA TEKNIS DAERAH KABUPATEN MURUNG RAYA

BAGAN STRUKTUR ORGANISASI

BADAN KESATUAN BANGSA DAN POLITIK KABUPATEN MURUNG RAYA

BUPATI MURUNG RAYA,

ttd

SUB BIDANG BELA NEGARA DAN KETAHANAN IDEOLOGI BANGSA

SUB BIDANG WAWASAN KEBANGSAAN DAN PEMBAURAN

SUB BIDANG KEWASPADAAN DINI DAN

KERJASAMA INTELKAM SUB BIDANG PENANGANAN KONFLIK & PENGAWASAN ORANG ASING

BIDANG

POLITIK DAN KEMASYARAKATAN

SUB BIDANG ORMAS DAN LEMBAGA MASYARAKAT

SUB BIDANG POLITIK DAN PEMILU KEPALA BADAN

BIDANG

KETAHANAN IDEOLOGI BANGSA BIDANG

KEWASPADAAN KELOMPOK

JABATAN FUNGSIONAL

BIDANG KETAHANAN SOSIAL BUDAYA DAN EKONOMI

SUB BIDANG KETAHANAN SOSIAL DAN BUDAYA

SUB BIDANG KETAHANAN EKONOMI SUB BAGIAN

(11)

LAMPIRAN II

PERATURAN DAERAH KABUPATEN MURUNG RAYA NOMOR 7 TAHUN 2014

TANGGAL 15 AGUSTUS 2014 TENTANG

PERUBAHAN KEDUA ATAS PERATURAN DAERAH NOMOR 5 TAHUN 2008 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA INSPEKTORAT, BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DAN LEMBAGA TEKNIS DAERAH KABUPATEN MURUNG RAYA

BAGAN STRUKTUR ORGANISASI

BADAN PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DAN PEMERINTAHAN DESA KABUPATEN MURUNG RAYA

BUPATI MURUNG RAYA,

ttd KEUANGAN DAN ASET

SEKRETARIAT

SUB BIDANG PENINGKATAN KAPASITAS PEMERINTAHAN DESA & KELURAHAN

SUB BIDANG

FASILITASI PENGELOLAAN KEUANGAN ASET DESA DAN KELURAHAN

SUB BIDANG PEMBERDAYAAN ADAT DAN PENGEMBANGAN SOSIAL BUDAYA

SUB BIDANG

PENGUATAN KELEMBAGAAN DAN PELATIHAN MASYARAKAT

BIDANG PEMANFAATAN SDA DAN TEKNOLOGITEPAT GUNA

SUB BIDANG PEMANFAATAN TEKNOLOGI TEPAT GUNA

SUB BIDANG

PENGEMBANGAN USAHA EKONOMI MASY & LBMBAGA KEUANGAN MIKRO KEPALA BADAN

BIDANG

PEMERINTAHAN DESA DAN KELURAHAN

BIDANG

KELEMBAGAAN SOSIAL,BUDAYA DAN PELATIHAN MASYARAKAT

BIDANG PEMBERDAYAAN USAHA EKONOMI MASYARAKAT

(12)

LAMPIRAN III

PERATURAN DAERAH KABUPATEN MURUNG RAYA NOMOR 7 TAHUN 2014

TANGGAL 15 AGUSTUS 2014 TENTANG

PERUBAHAN KEDUA ATAS PERATURAN DAERAH NOMOR 5 TAHUN 2008 TENTANG ORGANISASI DAN TATA KERJA INSPEKTORAT, BADAN PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH DAN LEMBAGA TEKNIS DAERAH KABUPATEN MURUNG RAYA

BAGAN STRUKTUR ORGANISASI SATUAN POLISI PAMONG PRAJA KABUPATEN MURUNG RAYA

BUPATI MURUNG RAYA,

ttd

PERDIE

SEKSI

KETERTIBAN UMUM DAN KETENTRAMAN MASYARAKAT

SUB BAGIAN TATA USAHA

SEKSI

PENGEMBANGAN KAPASITAS KEPALA SATUAN

SEKSI

PENEGAKAN PERUNDANG- UNDANGAN DAERAH

KELOMPOK JABATAN FUNGSIONAL

SEKSI

SARANA DAN PRASARANA

SEKSI PERLINDUNGAN

MASYARAKAT

Referensi

Garis besar

Dokumen terkait

Konstruksi Badan Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak dan Keluarga Kota Bekasi yang dibentuk. berdasarkan Keputusan Kepala Badan Pemberdayaan Perempuan

bahwa berdasarkan Ketentuan Pasal 286 ayat (1) Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 54 Tahun 2010 tentang Pelaksanaan Peraturan Pemerintah Nomor 8 Tahun 2008

01 Badan Pemberdayaan Masyarakat, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak Dan Keluarga Berencana. Sub Unit Organisasi

11 Urusan Wajib Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Organisasi : 1.. 01 Badan Pemberdayaan Perempuan dan Keluarga Berencana Sub Unit Organisasi :

Pembentukan Peraturan Daerah sebagaimana dimaksud pada Pasal 2 merupakan wujud pelaksanaan dan penyerahan asset Perusahaan Daerah Air Minum Barito Utara Cabang

Peraturan Daerah Kabupaten Murung Raya yang selanjutnya disingkat Perda adalah Peraturan Daerah ditetapkan bersama oleh Bupati Murung Raya, Dewan Perwakilan Rakyat

bahwa untuk melaksanakan ketentuan pasal 20 Peraturan Pemerintahan Nomor 23 Tahun 2005 sebagaimana telah di ubah dengan Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2012 tentang

11 Urusan Wajib Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Organisasi : 1.. 01 BADAN PEMBERDAYAAN PEREMPUAN DAN KELUARGA BERENCANA Sub Unit Organisasi