• Tidak ada hasil yang ditemukan

Buku PLH Kelas 12 SMA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "Buku PLH Kelas 12 SMA"

Copied!
78
0
0

Teks penuh

  • Penulis:
    • Drs. Yudhi Utomo, M.Si.
    • Dr. Sugeng Utaya, M.Si.
    • Dra. Susriyati Mahanal, M.Pd.
    • Dr. Fathur Rohman, M.Si.
    • Drs. Rudi Hartono, M.Si.
    • Neena Zakia, S.Si., M.Si.
    • Samsul Hidayat, S.Si., M.T.
  • Pengajar:
    • Dr. Mardi Wiyono, M.Pd.
    • Dr. Sutrisno, M.Si.
  • Sekolah: Universitas Negeri Malang
  • Mata Pelajaran: Pendidikan Lingkungan Hidup
  • Topik: Pendidikan Lingkungan Hidup Untuk Sekolah Menengah Atas Kelas XII Jilid 3
  • Tipe: buku
  • Tahun: 2009
  • Kota: Malang

I. PEMBANGUNAN BERKELANJUTAN

Buku ini membahas konsep pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan, yang merupakan upaya untuk memenuhi kebutuhan generasi sekarang tanpa mengorbankan kemampuan generasi mendatang. Pembangunan berkelanjutan menjadi penting dalam konteks peningkatan kesadaran akan kerusakan lingkungan yang diakibatkan oleh eksploitasi sumber daya alam. Konsep ini diperkenalkan dalam berbagai kebijakan, termasuk dalam Tap MPR No. IV/MPR/1999 dan UU No. 23 Tahun 1997. Pembangunan berkelanjutan melibatkan dua dimensi penting: waktu dan interaksi antara sistem ekonomi dan lingkungan. Teori-teori yang mendasari pembangunan berkelanjutan juga dibahas, memberikan wawasan tentang bagaimana pembangunan dapat dilakukan secara bertanggung jawab dan berkelanjutan.

1.1. Pembangunan Berkelanjutan yang Berwawasan Lingkungan Hidup

Pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan hidup merujuk pada pengelolaan sumber daya secara bijaksana untuk menjaga keseimbangan antara kebutuhan manusia dan keberlanjutan lingkungan. Buku ini menguraikan berbagai definisi dan pandangan dari para ahli mengenai pembangunan berkelanjutan, termasuk dimensi sosial, ekonomi, dan lingkungan. Konsep ini juga mencakup prinsip-prinsip dasar yang harus diperhatikan dalam pengelolaan sumber daya, seperti pemeliharaan keragaman hayati dan penghindaran eksploitasi berlebihan.

1.2. Landasan Hukum Pembangunan Berkelanjutan di Indonesia

Buku ini menjelaskan landasan hukum yang mendukung pembangunan berkelanjutan di Indonesia, termasuk berbagai undang-undang dan kebijakan yang telah diterapkan sejak tahun 1973. Penekanan diberikan pada pentingnya pengelolaan lingkungan hidup yang terintegrasi dalam rencana pembangunan nasional. UU No. 23 Tahun 1997 menjadi salah satu undang-undang penting yang mengatur pengelolaan lingkungan hidup, dengan tujuan untuk memastikan bahwa pembangunan dilakukan dengan memperhatikan aspek lingkungan.

1.3. Prinsip-Prinsip Pembangunan Berkelanjutan

Prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan meliputi penghormatan terhadap komunitas kehidupan, perbaikan kualitas hidup, serta pelestarian daya hidup dan keragaman bumi. Buku ini menguraikan berbagai prinsip yang harus dipegang dalam setiap kegiatan pembangunan, termasuk pentingnya menghindari penggunaan sumber daya yang tidak terbarukan dan mendukung kreativitas masyarakat dalam menjaga lingkungan. Prinsip-prinsip ini mendasari pendekatan holistik dalam pengelolaan sumber daya.

1.4. Rangkuman

Pembangunan berkelanjutan adalah kunci untuk mencapai kesejahteraan manusia tanpa merusak lingkungan. Buku ini merangkum pentingnya pemahaman yang mendalam tentang konsep ini dan mengajak pembaca untuk merenungkan implikasi dari tindakan mereka terhadap lingkungan. Dengan mengadopsi prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan, diharapkan generasi mendatang dapat hidup dalam lingkungan yang lebih baik.

1.5. Kasus

Buku ini menyajikan berbagai kasus nyata yang menggambarkan tantangan dan penerapan prinsip pembangunan berkelanjutan dalam konteks lokal. Melalui analisis kasus, siswa diharapkan dapat memahami penerapan teori dalam praktik dan merenungkan bagaimana pembangunan yang berkelanjutan dapat diwujudkan di daerah mereka.

II. MEKANISME PEMBANGUNAN BERSIH

Mekanisme Pembangunan Bersih (MPB) adalah salah satu cara untuk mengurangi emisi gas rumah kaca melalui proyek-proyek yang dilakukan di negara berkembang. Buku ini menjelaskan prinsip-prinsip dasar MPB, termasuk tujuan dan manfaatnya bagi negara berkembang serta negara maju. Protokol Kyoto menjadi landasan bagi implementasi MPB, yang memungkinkan negara maju untuk berinvestasi dalam proyek ramah lingkungan di negara berkembang sebagai cara untuk memenuhi komitmen pengurangan emisi mereka. Melalui mekanisme ini, diharapkan dapat tercipta solusi win-win bagi semua pihak.

2.1. Mekanisme Pembangunan Bersih (MPB)

MPB dirancang untuk membantu negara berkembang mencapai pembangunan berkelanjutan sambil mengurangi emisi gas rumah kaca. Buku ini menjelaskan bagaimana negara maju dapat berkontribusi melalui investasi dalam proyek-proyek yang ramah lingkungan. Proyek-proyek ini tidak hanya memberikan manfaat ekonomi tetapi juga membantu dalam mitigasi perubahan iklim, menjadikan MPB sebagai instrumen penting dalam kebijakan lingkungan global.

2.2. Mekanisme Proyek MPB

Untuk menjadi proyek MPB, ada beberapa kriteria yang harus dipenuhi, termasuk dukungan terhadap pembangunan berkelanjutan dan pengurangan emisi yang terukur. Buku ini memberikan panduan tentang bagaimana proyek-proyek ini dapat dirancang dan diimplementasikan, serta menjelaskan proses persetujuan yang harus dilalui agar proyek dapat diakui sebagai MPB. Proses ini melibatkan berbagai pemangku kepentingan dan memerlukan transparansi serta partisipasi masyarakat.

2.3. Rangkuman

Buku ini menyimpulkan bahwa MPB adalah alat yang efektif untuk mengurangi emisi gas rumah kaca sambil mendukung pembangunan berkelanjutan di negara berkembang. Dengan adanya kerjasama antara negara maju dan negara berkembang, diharapkan dapat tercapai tujuan bersama dalam mengatasi perubahan iklim. Rangkuman ini menekankan pentingnya kolaborasi global dalam menghadapi tantangan lingkungan.

2.4. Kasus

Buku ini juga menyajikan berbagai contoh proyek MPB yang telah dilaksanakan di berbagai negara, memberikan gambaran nyata tentang bagaimana mekanisme ini berfungsi. Melalui analisis kasus, siswa dapat belajar tentang keberhasilan dan tantangan yang dihadapi dalam implementasi MPB, serta bagaimana proyek tersebut dapat memberikan manfaat bagi masyarakat lokal.

III. PERUBAHAN IKLIM

Perubahan iklim merupakan isu global yang memiliki dampak signifikan terhadap kehidupan manusia dan lingkungan. Buku ini membahas penyebab, dampak, dan upaya yang dapat dilakukan untuk mengurangi efek perubahan iklim. Dengan meningkatnya konsentrasi gas rumah kaca, pemanasan global menjadi ancaman nyata yang harus dihadapi oleh seluruh negara. Melalui pemahaman yang mendalam tentang perubahan iklim, diharapkan siswa dapat berkontribusi dalam upaya mitigasi dan adaptasi.

3.1. Perubahan Iklim

Perubahan iklim didefinisikan sebagai perubahan jangka panjang dalam pola cuaca yang dapat disebabkan oleh aktivitas manusia maupun faktor alam. Buku ini menjelaskan bagaimana aktivitas manusia, terutama pembakaran bahan bakar fosil, berkontribusi terhadap peningkatan suhu global. Pemahaman tentang fenomena ini penting agar siswa dapat mengidentifikasi tindakan yang dapat dilakukan untuk mengurangi dampak negatifnya.

3.2. Sumber Penyebab Perubahan Iklim

Berbagai faktor penyebab perubahan iklim diuraikan dalam buku ini, termasuk emisi gas rumah kaca dari sektor energi, transportasi, dan industri. Penjelasan tentang bagaimana konsentrasi gas-gas ini mempengaruhi suhu global memberikan wawasan tentang pentingnya pengurangan emisi dan transisi ke energi terbarukan. Melalui pemahaman ini, siswa diharapkan dapat lebih sadar akan dampak dari aktivitas sehari-hari mereka terhadap lingkungan.

3.3. Dampak Perubahan Iklim

Dampak perubahan iklim sangat luas dan mencakup berbagai aspek, mulai dari peningkatan suhu global hingga perubahan pola cuaca ekstrem. Buku ini menggambarkan bagaimana perubahan iklim mempengaruhi ekosistem, kesehatan manusia, dan ekonomi. Siswa diajak untuk memahami konsekuensi dari perubahan ini dan pentingnya tindakan kolektif untuk mengurangi dampaknya.

3.4. Upaya Mengurangi Penyebab Perubahan Iklim

Buku ini menguraikan berbagai strategi dan kebijakan yang dapat diimplementasikan untuk mengurangi emisi gas rumah kaca. Upaya ini mencakup peningkatan efisiensi energi, penggunaan energi terbarukan, dan pengembangan teknologi ramah lingkungan. Dengan memahami upaya-upaya ini, siswa diharapkan dapat berkontribusi dalam menciptakan solusi yang berkelanjutan untuk mengatasi perubahan iklim.

3.5. Rangkuman

Rangkuman buku ini menekankan bahwa perubahan iklim adalah tantangan besar yang memerlukan perhatian serius dari semua pihak. Dengan memahami penyebab dan dampak perubahan iklim, siswa diharapkan dapat terlibat dalam tindakan mitigasi dan adaptasi yang diperlukan untuk melindungi lingkungan dan kehidupan di bumi.

3.6. Kasus

Buku ini menyajikan berbagai kasus perubahan iklim yang terjadi di berbagai belahan dunia, memberikan contoh konkret tentang bagaimana perubahan iklim mempengaruhi masyarakat dan lingkungan. Melalui analisis kasus, siswa dapat belajar tentang langkah-langkah yang diambil oleh berbagai negara untuk mengatasi tantangan ini.

IV. PENGENALAN UKL – UPL

Buku ini menjelaskan pentingnya dokumen UKL-UPL dalam pengelolaan lingkungan di Indonesia. UKL (Upaya Pengelolaan Lingkungan) dan UPL (Upaya Pemantauan Lingkungan) adalah instrumen yang digunakan untuk menilai dampak lingkungan dari suatu kegiatan. Dengan memahami proses dan manfaat dari UKL-UPL, siswa dapat lebih sadar akan pentingnya pengelolaan lingkungan yang baik.

4.1. Pengertian UKL – UPL

UKL dan UPL merupakan dokumen yang wajib disusun untuk kegiatan yang berpotensi menimbulkan dampak lingkungan. Buku ini menjelaskan definisi dan tujuan dari penyusunan dokumen ini, serta bagaimana dokumen tersebut berfungsi dalam pengelolaan lingkungan. Siswa diharapkan memahami pentingnya dokumen ini dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian lingkungan.

4.2. Tujuan dan Sasaran UKL – UPL

Tujuan dari UKL-UPL adalah untuk mengidentifikasi dan mengelola dampak lingkungan dari suatu kegiatan. Buku ini menguraikan sasaran yang ingin dicapai melalui penyusunan dokumen ini, termasuk perlindungan terhadap sumber daya alam dan peningkatan kualitas lingkungan. Dengan memahami tujuan ini, siswa dapat lebih menghargai pentingnya pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

4.3. Dasar Hukum UKL – UPL

Buku ini menjelaskan dasar hukum yang mengatur penyusunan UKL-UPL di Indonesia. Pengetahuan tentang regulasi ini penting agar siswa dapat memahami kerangka hukum yang mendasari pengelolaan lingkungan. Dengan pemahaman ini, siswa diharapkan dapat lebih aktif dalam mendukung kebijakan lingkungan yang baik.

4.4. Kegiatan Wajib UKL dan UPL

Setiap kegiatan yang berpotensi menimbulkan dampak lingkungan diwajibkan untuk menyusun UKL dan UPL. Buku ini menjelaskan jenis-jenis kegiatan yang termasuk dalam kategori ini dan prosedur yang harus diikuti. Dengan memahami kewajiban ini, siswa dapat lebih sadar akan tanggung jawab mereka dalam menjaga lingkungan.

4.5. Proses UKL – UPL

Proses penyusunan UKL-UPL melibatkan berbagai tahap, mulai dari identifikasi dampak hingga penyusunan dokumen akhir. Buku ini memberikan panduan langkah demi langkah tentang bagaimana proses ini dilakukan. Dengan pemahaman yang jelas tentang proses ini, siswa dapat lebih terlibat dalam pengelolaan lingkungan di komunitas mereka.

4.6. Manfaat UKL – UPL

Buku ini menguraikan manfaat dari penyusunan UKL-UPL, termasuk perlindungan terhadap lingkungan dan peningkatan kesadaran masyarakat. Siswa diharapkan memahami bahwa dokumen ini tidak hanya penting untuk kepentingan hukum, tetapi juga untuk kesejahteraan masyarakat dan lingkungan.

4.7. Kunci Keberhasilan UKL – UPL

Keberhasilan UKL-UPL sangat bergantung pada partisipasi masyarakat dan keterlibatan semua pemangku kepentingan. Buku ini menjelaskan faktor-faktor yang mempengaruhi keberhasilan dokumen ini, serta pentingnya kolaborasi dalam pengelolaan lingkungan. Dengan memahami kunci keberhasilan ini, siswa diharapkan dapat berkontribusi dalam upaya pelestarian lingkungan.

4.8. Rangkuman

Rangkuman buku ini menekankan pentingnya UKL-UPL dalam pengelolaan lingkungan di Indonesia. Dengan memahami fungsi dan proses penyusunan dokumen ini, siswa diharapkan dapat lebih terlibat dalam pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

4.9. Kasus

Buku ini menyajikan kasus-kasus nyata yang melibatkan penyusunan UKL-UPL, memberikan contoh konkret tentang bagaimana dokumen ini diterapkan dalam proyek-proyek pembangunan. Melalui analisis kasus, siswa dapat belajar tentang tantangan dan keberhasilan dalam pengelolaan lingkungan.

V. PENGENALAN AMDAL

AMDAL (Analisis Mengenai Dampak Lingkungan) merupakan instrumen penting dalam pengelolaan lingkungan di Indonesia. Buku ini menjelaskan proses penyusunan AMDAL, serta peran dan manfaatnya dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan dan pelestarian lingkungan. Dengan memahami AMDAL, siswa dapat lebih menghargai pentingnya evaluasi dampak lingkungan dalam setiap kegiatan pembangunan.

5.1. AMDAL

AMDAL adalah dokumen yang wajib disusun untuk kegiatan yang berpotensi menimbulkan dampak lingkungan. Buku ini menjelaskan definisi AMDAL, serta tujuan dan manfaatnya dalam pengelolaan lingkungan. Dengan memahami AMDAL, siswa diharapkan dapat lebih sadar akan pentingnya evaluasi dampak lingkungan dalam setiap kegiatan pembangunan.

5.2. Prosedur AMDAL

Prosedur penyusunan AMDAL melibatkan berbagai tahap, mulai dari identifikasi dampak hingga penyusunan dokumen akhir. Buku ini memberikan panduan langkah demi langkah tentang bagaimana proses ini dilakukan. Dengan pemahaman yang jelas tentang prosedur ini, siswa dapat lebih terlibat dalam pengelolaan lingkungan di komunitas mereka.

5.3. Rangkuman

Rangkuman buku ini menekankan pentingnya AMDAL dalam pengelolaan lingkungan di Indonesia. Dengan memahami fungsi dan proses penyusunan dokumen ini, siswa diharapkan dapat lebih terlibat dalam pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

5.4. Kasus

Buku ini menyajikan kasus-kasus nyata yang melibatkan penyusunan AMDAL, memberikan contoh konkret tentang bagaimana dokumen ini diterapkan dalam proyek-proyek pembangunan. Melalui analisis kasus, siswa dapat belajar tentang tantangan dan keberhasilan dalam pengelolaan lingkungan.

VI. PROGRAM PEMERINTAH DALAM PENGELOLAAN LINGKUNGAN

Buku ini membahas berbagai program pemerintah yang bertujuan untuk meningkatkan pengelolaan lingkungan di Indonesia. Program-program ini mencakup berbagai aspek, mulai dari perlindungan sumber daya alam hingga peningkatan kesadaran masyarakat tentang isu lingkungan. Dengan memahami program-program ini, siswa dapat lebih terlibat dalam upaya pelestarian lingkungan.

6.1. ADIPURA

Program ADIPURA adalah salah satu inisiatif pemerintah untuk mendorong pengelolaan lingkungan yang baik di kota-kota Indonesia. Buku ini menjelaskan tujuan dan manfaat dari program ini, serta bagaimana masyarakat dapat berpartisipasi. Dengan memahami program ini, siswa diharapkan dapat lebih terlibat dalam menjaga kebersihan dan keindahan lingkungan.

6.2. ADIWIYATA

Program ADIWIYATA bertujuan untuk meningkatkan kesadaran lingkungan di kalangan siswa dan sekolah. Buku ini menjelaskan bagaimana program ini dilaksanakan dan manfaatnya bagi pendidikan lingkungan. Siswa diharapkan dapat berkontribusi dalam program ini untuk menciptakan lingkungan yang lebih baik di sekolah mereka.

6.3. PROPER

Program PROPER adalah inisiatif pemerintah untuk mendorong perusahaan dalam pengelolaan lingkungan yang baik. Buku ini menjelaskan kriteria dan manfaat dari program ini, serta bagaimana perusahaan dapat berpartisipasi. Dengan memahami program ini, siswa diharapkan dapat lebih menghargai peran sektor swasta dalam pelestarian lingkungan.

6.4. PROKASIH

Program PROKASIH bertujuan untuk mengurangi pencemaran air di sungai-sungai Indonesia. Buku ini menjelaskan langkah-langkah yang diambil dalam program ini dan dampaknya terhadap lingkungan. Siswa diharapkan dapat lebih sadar akan pentingnya menjaga kualitas air dan lingkungan sekitar.

6.5. Produksi Bersih (Cleaner Production)

Produksi Bersih adalah pendekatan untuk mengurangi limbah dan meningkatkan efisiensi dalam proses produksi. Buku ini menjelaskan prinsip-prinsip produksi bersih dan manfaatnya bagi lingkungan. Siswa diharapkan dapat memahami pentingnya inovasi dalam pengelolaan sumber daya.

6.6. Rangkuman

Rangkuman buku ini menekankan pentingnya program-program pemerintah dalam pengelolaan lingkungan. Dengan memahami program-program ini, siswa diharapkan dapat lebih terlibat dalam upaya pelestarian lingkungan dan mendukung kebijakan yang baik.

6.7. Kasus

Buku ini menyajikan berbagai kasus nyata yang melibatkan program-program pemerintah dalam pengelolaan lingkungan. Melalui analisis kasus, siswa dapat belajar tentang keberhasilan dan tantangan yang dihadapi dalam implementasi program-program ini.

Referensi Dokumen

  • Lingkungan Hidup dan Pembangunan Berkelanjutan ( Budhisantosa, S. )
  • Produksi Bersih ( Noor, Erliza )
  • Prinsip Dasar Kebijakan Pembangunan Berkelanjutan Berwawasan Lingkungan ( Sugandhy, Acha & Hakim, Rustam )

Gambar

Gambar 2.1 Alur Persetujuan Propek KomNas MPB
Gambar 3.1 Ilustrasi Proses Pemanasan Global
Gambar 3.2 Aktivitas Penyebab Pemanasan Global
Gambar 3.3 Persentase Sumber Emisi GRK
+5

Referensi

Dokumen terkait