• Tidak ada hasil yang ditemukan

Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia dan Merck peduli kesehatan saraf

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia dan Merck peduli kesehatan saraf"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

Siaran Pers

4 Oktober 2012

Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia (PERDOSSI)

dan Merck peduli kesehatan saraf

Neuropati mengancam 1 dari 4 orang usia 40 tahun keatas dan 1 dari 2 penderita diabetes. Sebagai bagian dari tanggung jawab perusahaan, Merck Serono, divisi obat peresepan PT

Merck Tbk ingin membangun kesadaran masyarakat terhadap perlunya konsumsi vita B1, B6 & B12 dalam dosis optimal

PERDOSSI dan Merck meluncurkan

neuropati dan pemeriksaan sederhana untuk fungsi saraf tepi, secara gratis di berbagai rumah sakit.

Berdasarkan hasil pemeriksaan pada Neuropathy Service Point

bahwa 37,8% dari pasien terskrining sebagai berisiko neuropati. Dari persentase tersebut, 81%nya berusia di atas 40 tahun.

Makassar, 4 Oktober 2012 – Neuropati

perifer atau saraf tepi, baik motorik, sensorik, dan otonom, yang menyeba neuropati. Neuropati dapat disebabkan oleh banyak faktor, termasuk

pengobatan, trauma, infeksi, alkoholisme, gangguan nutrisi, imunitas, dan akibat gangguan metabolik lainnya. Neuropati pada umumnya dialami oleh sekitar 26%

keatas. Pada penderita diabetes, angka prevalensi ini meningkat menjadi 50% Neuropati juga dapat menyerang mereka yang mengalami d

1

Helen Vlassara, Age, Vol. 11, 74-78, 1988

Mold JW et al, J Am Board Fam Med September 1, 2004 vol. 17 no. 5: 309

2http://diabetes.niddk.nih.gov/dm/pubs/neuropathies/

Kontak Anda: Niken Suryo Sofyan Telepon +62 21 2856 5600

Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia (PERDOSSI)

dan Merck peduli kesehatan saraf

Neuropati mengancam 1 dari 4 orang usia 40 tahun keatas dan 1 dari 2 penderita diabetes. Sebagai bagian dari tanggung jawab perusahaan, Merck Serono, divisi obat peresepan PT Merck Tbk ingin membangun kesadaran masyarakat terhadap perlunya konsumsi vita

dalam dosis optimal, untuk mencegah terjadinya Neuropati.

PERDOSSI dan Merck meluncurkan Neuropathy Service Point, tempat informasi tentang neuropati dan pemeriksaan sederhana untuk fungsi saraf tepi, secara gratis di berbagai

Berdasarkan hasil pemeriksaan pada lebih dari 5.000 pasien pada pelaksanaan Neuropathy Service Point di 12 rumah sakit di Jakarta, Surabaya, dan Medan

% dari pasien terskrining sebagai berisiko neuropati. Dari persentase tersebut, 81%nya berusia di atas 40 tahun.

Neuropati dapat didefinisikan sebagai perubahan struktur dan fungsi saraf baik motorik, sensorik, dan otonom, yang menyeba

. Neuropati dapat disebabkan oleh banyak faktor, termasuk faktor penuaan, diabetes, pengobatan, trauma, infeksi, alkoholisme, gangguan nutrisi, imunitas, dan akibat gangguan metabolik

pada umumnya dialami oleh sekitar 26%1 atau 1 dari 4 orang yang berusia 40 tahun keatas. Pada penderita diabetes, angka prevalensi ini meningkat menjadi 50%2

Neuropati juga dapat menyerang mereka yang mengalami defisiensi vitamin B1, B6, dan B12

78, 1988

Mold JW et al, J Am Board Fam Med September 1, 2004 vol. 17 no. 5: 309 –318 http://diabetes.niddk.nih.gov/dm/pubs/neuropathies/

Niken Suryo Sofyan Telepon +62 21 2856 5600

Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia (PERDOSSI)

Neuropati mengancam 1 dari 4 orang usia 40 tahun keatas dan 1 dari 2 penderita diabetes. Sebagai bagian dari tanggung jawab perusahaan, Merck Serono, divisi obat peresepan PT Merck Tbk ingin membangun kesadaran masyarakat terhadap perlunya konsumsi vitamin

Neuropati.

, tempat informasi tentang neuropati dan pemeriksaan sederhana untuk fungsi saraf tepi, secara gratis di berbagai

pasien pada pelaksanaan

, Surabaya, dan Medan, ditemukan % dari pasien terskrining sebagai berisiko neuropati. Dari persentase tersebut,

dapat didefinisikan sebagai perubahan struktur dan fungsi saraf baik motorik, sensorik, dan otonom, yang menyebabkan gejala dan tanda faktor penuaan, diabetes, proses pengobatan, trauma, infeksi, alkoholisme, gangguan nutrisi, imunitas, dan akibat gangguan metabolik atau 1 dari 4 orang yang berusia 40 tahun

2

atau 1 dari 2 penderita. 1, B6, dan B12.

(2)

Neuropati dapat menimbulkan gejala, seperti rasa nyeri, kesemutan, baal atau kebas, mati rasa, kaku otot, kram, hipersensitif sampai gangguan kontrol kandung kemih, kelemahan bahkan penyusutan otot. Neuropati juga dapat menimbulkan gangguan pengeluaran kelenjar keringan sehin

kering, mengkilap dan kerontokan rambut.

Neuropati dapat diderita siapapun. Risiko ini semakin besar pada mereka yang berusia tahun,menderita diabetes atau berisiko menderita diabetes

menderita penyakit pembuluh darah (misalnya penyakit jantung dan alkohol, dan mengkonsumsi obat

Dr. dr. Yudy Goysal, Sp.S(K), Koordinator Kelompok Studi Neurofisiologi & Saraf Tepi PERDOSSI Makassar dan Konsultan Neurologis

sebagai penyakit, melainkan dipandang se

Padahal jika dibiarkan, kondisi neuropati dapat mengganggu mobilitas penderitanya. karena usia, apabila tidak diterapi dengan benar, dapat menjadi

komplikasi-komplikasi lain. Pada sejalan dengan bertambahnya usia dan

Lebih lanjut Dr.dr.Yudy Goysal,

yang benar. Apabila menderita penyakit seperti diabetes, penyakit agar terkontrol juga sangat penting. Di samping itu, dan untuk membantu mencegah terjadinya ko

yang seimbang dan dapat memenuhi lainnya.”

Dr. Manfaluthy Hakim, Sp.S(K), Ketua Kelompok Studi Neurofisiologi dan Saraf Tepi PERDOSSI Pusat yang juga konsultan neurologis dari Departement Neurologi FKUI/RSCM

kita sangat tergantung pada suplai vitamin B yang memadai dan sangat sensitif terhadap kekurangan vitamin B. Oleh karena itu, tubuh membutuhkan

B12 yang lebih banyak. Vitamin neurotropik gangguan metabolisme sel saraf melalui pemberi

dengan baik. Vitamin ini juga terlibat dalam metabolism

mengatasi kelelahan dan membantu dalam masa penyembuhan penyakit. banyak sangat dibutuhkan oleh

dari 2% asupannya.”

mbulkan gejala, seperti rasa nyeri, kesemutan, baal atau kebas, mati rasa, kaku otot, kram, hipersensitif sampai gangguan kontrol kandung kemih, kelemahan bahkan penyusutan otot. Neuropati juga dapat menimbulkan gangguan pengeluaran kelenjar keringan sehin

kering, mengkilap dan kerontokan rambut.

europati dapat diderita siapapun. Risiko ini semakin besar pada mereka yang berusia

atau berisiko menderita diabetes, ada riwayat terjadi neuropati di keluarga, menderita penyakit pembuluh darah (misalnya penyakit jantung dan hipertensi), merokok

mengkonsumsi obat-obatan yang menyebabkan neuropati.

Koordinator Kelompok Studi Neurofisiologi & Saraf Tepi PERDOSSI Konsultan Neurologis, mengatakan, “Secara umum, neuropati sering kali tidak disadari sebagai penyakit, melainkan dipandang sebagai kondisi yang umum akibat komplikasi dari penyaki Padahal jika dibiarkan, kondisi neuropati dapat mengganggu mobilitas penderitanya.

, apabila tidak diterapi dengan benar, dapat menjadi berat sehingga berpotensi menimbulkan . Pada pasien diabetes, risiko terjadinya neuropati semakin bertambah besar, sejalan dengan bertambahnya usia dan lama penyakit diabetes yang diderita.”

.dr.Yudy Goysal,Sp.S(K) mengatakan, “Untuk mencegah neuropati, yang benar. Apabila menderita penyakit seperti diabetes, hipertensi, dan jantung,

terkontrol juga sangat penting. Di samping itu,agar sistem saraf dapat bekerja dengan baik, dan untuk membantu mencegah terjadinya komplikasi pada pasien diabetes, tubuh membutuhkan

dan dapat memenuhi kebutuhan tubuh, seperti untuk otak, otot, saraf tepi dan fungsi

Dr. Manfaluthy Hakim, Sp.S(K), Ketua Kelompok Studi Neurofisiologi dan Saraf Tepi PERDOSSI konsultan neurologis dari Departement Neurologi FKUI/RSCM

kita sangat tergantung pada suplai vitamin B yang memadai dan sangat sensitif terhadap kekurangan Oleh karena itu, tubuh membutuhkan vitamin neurotropik yang terdiri dari vitamin B1, B6 dan B12 yang lebih banyak. Vitamin neurotropik berfungsi menormalkan fungsi saraf dengan memperbaiki sel saraf melalui pemberian asupan yang dibutuhkan supaya saraf dapat bekerja ini juga terlibat dalam metabolisme energi sel, sehingga dapat dipakai untuk mengatasi kelelahan dan membantu dalam masa penyembuhan penyakit. Asupan v

oleh tubuh, karena vitamin B12 yang masuk ke tubuh, hanya

mbulkan gejala, seperti rasa nyeri, kesemutan, baal atau kebas, mati rasa, kaku otot, kram, hipersensitif sampai gangguan kontrol kandung kemih, kelemahan bahkan penyusutan otot. Neuropati juga dapat menimbulkan gangguan pengeluaran kelenjar keringan sehingga kulit tampak

europati dapat diderita siapapun. Risiko ini semakin besar pada mereka yang berusia diatas 40 , ada riwayat terjadi neuropati di keluarga, , merokok, mengkonsumsi

Koordinator Kelompok Studi Neurofisiologi & Saraf Tepi PERDOSSI Secara umum, neuropati sering kali tidak disadari akibat komplikasi dari penyakit lain. Padahal jika dibiarkan, kondisi neuropati dapat mengganggu mobilitas penderitanya. Pada neuropati sehingga berpotensi menimbulkan semakin bertambah besar,

Untuk mencegah neuropati, diperlukan pola hidup hipertensi, dan jantung, maka manajemen agar sistem saraf dapat bekerja dengan baik, tubuh membutuhkan nutrisi kebutuhan tubuh, seperti untuk otak, otot, saraf tepi dan fungsi

Dr. Manfaluthy Hakim, Sp.S(K), Ketua Kelompok Studi Neurofisiologi dan Saraf Tepi PERDOSSI konsultan neurologis dari Departement Neurologi FKUI/RSCM mengatakan, “Saraf kita sangat tergantung pada suplai vitamin B yang memadai dan sangat sensitif terhadap kekurangan yang terdiri dari vitamin B1, B6 dan raf dengan memperbaiki an asupan yang dibutuhkan supaya saraf dapat bekerja sel, sehingga dapat dipakai untuk Asupan vitamin B12 yang lebih tubuh, karena vitamin B12 yang masuk ke tubuh, hanya diserap kurang

(3)

Selain memenuhi asupan tubuh dengan vitamin neurotropik, penting pula dilakukan pemeriksaan kondisi tubuh secara berkala sehingga dapat mendeteksi gejala neuropati secara dini dan dapat ditangani supaya tidak menjadi parah. Untuk mengetahui kondisi saraf, Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia (PERDOSSI), didukung oleh Merck Serono

meluncurkan Neuropathy Service Point pelayanan praktis, mudah, cepat dan dekat.

Prof. Dr. dr. Moh Hasan Machfoed, Sp.S(K), M.S, Ketua Umum PERDOSSI Neurologis, mengatakan “PERDOSSI

penyakit-penyakit susunan saraf kepada masyarakat. Dengan sosialisasi, termasuk edukasi didalamnya, diharapkan masyarakat memiliki kemampuan mengenal penyakit dan berperilaku sehat untuk mencegah penyakit. Neuropathy Service Point

Serono, divisi obat peresepan dari

dan pencegahannya dengan pendekatan popul tersebut dengan cara yang mudah dan bersahabat.

Herlina Harjono, Business Unit Director

mengatakan, “Merck Serono, divisi obat peresepan dari senantiasa mengedukasi masyarakat mengenai

bahaya Neuropati. Neuropati merupakan kondisi ini berpotensi menyerang

Serono mendukung program edukasi mengenai Neuropati dan Vitamin Neurotropik yang dilakukan oleh PERDOSSI.”

Berdasarkan hasil pemeriksaan pada

Point di 12 rumah sakit di Jakarta

sebagai berisiko neuropati. Dari persentase tersebut, 81%nya berusia di atas 40 tahun. Hal ini sejalan dengan data prevalensi yang ada (mohon lihat catatan kaki 1).

Tentang Neuropathy Service Point Pemeriksaan di Neuropathy Service Point

cepat, mudah dan aman. Pasien cukup duduk dengan nyaman, dan telapak kaki pasien akan diperiksa di titik-titik tertentu untuk mengetahui kecepatan hantar sarafnya. Terdapat nilai normal yang dijadikan rujukan, dan karena sifatnya adalah s

Selain memenuhi asupan tubuh dengan vitamin neurotropik, penting pula dilakukan pemeriksaan kondisi secara berkala sehingga dapat mendeteksi gejala neuropati secara dini dan dapat ditangani Untuk mengetahui kondisi saraf, Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf , didukung oleh Merck Serono, divisi obat peresepan dari PT Merck Tbk,

Neuropathy Service Point, tempat pemeriksaan kondisi saraf secara gratis dengan

pelayanan praktis, mudah, cepat dan dekat.

Prof. Dr. dr. Moh Hasan Machfoed, Sp.S(K), M.S, Ketua Umum PERDOSSI

PERDOSSI memiliki kewajiban untuk melakukan sosialisasi tentang penyakit penyakit susunan saraf kepada masyarakat. Dengan sosialisasi, termasuk edukasi didalamnya, diharapkan masyarakat memiliki kemampuan mengenal penyakit dan berperilaku sehat untuk mencegah

Point merupakan upaya PERDOSSI yang mendapat dukungan dari

Serono, divisi obat peresepan dari PT Merck Tbk untuk mengedukasi masyarakat mengenai Neuropati dan pencegahannya dengan pendekatan populer sehingga masyarakat dapat memahami penyakit tersebut dengan cara yang mudah dan bersahabat.”

Herlina Harjono, Business Unit Director untuk Neuro & Biotech sebagai wakil dari Merck Serono Merck Serono, divisi obat peresepan dari PT Merck Tbk yang

senantiasa mengedukasi masyarakat mengenai isu kesehatan, kali ini mengetengahkan

Neuropati. Neuropati merupakan kondisi yang selama ini diabaikan oleh masyarakat, padahal potensi menyerang siapa saja dan pencegahannya sangat mudah

mendukung program edukasi mengenai Neuropati dan Vitamin Neurotropik yang dilakukan oleh

Berdasarkan hasil pemeriksaan pada lebih dari 5.000 pasien pada pelaksanaan Jakarta, Surabaya, dan Medan, ditemukan bahwa 37,8

Dari persentase tersebut, 81%nya berusia di atas 40 tahun. Hal ini sejalan dengan data prevalensi yang ada (mohon lihat catatan kaki 1).

Service Point

Neuropathy Service Point yaitu berupa pemeriksaaan skrining

Pasien cukup duduk dengan nyaman, dan telapak kaki pasien akan diperiksa di titik tertentu untuk mengetahui kecepatan hantar sarafnya. Terdapat nilai normal yang dijadikan rujukan, dan karena sifatnya adalah skrining, penanganan lebih lanjut tetap merupakan kapasitas dokter. Selain memenuhi asupan tubuh dengan vitamin neurotropik, penting pula dilakukan pemeriksaan kondisi

secara berkala sehingga dapat mendeteksi gejala neuropati secara dini dan dapat ditangani Untuk mengetahui kondisi saraf, Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf divisi obat peresepan dari PT Merck Tbk, , tempat pemeriksaan kondisi saraf secara gratis dengan

Prof. Dr. dr. Moh Hasan Machfoed, Sp.S(K), M.S, Ketua Umum PERDOSSI Pusat dan Konsultan sosialisasi tentang penyakit-penyakit susunan saraf kepada masyarakat. Dengan sosialisasi, termasuk edukasi didalamnya, diharapkan masyarakat memiliki kemampuan mengenal penyakit dan berperilaku sehat untuk mencegah merupakan upaya PERDOSSI yang mendapat dukungan dari Merck untuk mengedukasi masyarakat mengenai Neuropati r sehingga masyarakat dapat memahami penyakit

sebagai wakil dari Merck Serono, yang berkomitmen untuk mengetengahkan mengenai yang selama ini diabaikan oleh masyarakat, padahal pencegahannya sangat mudah. Oleh karena itu, Merck mendukung program edukasi mengenai Neuropati dan Vitamin Neurotropik yang dilakukan oleh

pasien pada pelaksanaan Neuropathy Service % dari pasien terskrining Dari persentase tersebut, 81%nya berusia di atas 40 tahun. Hal ini sejalan

skrining non-invasif, sehingga Pasien cukup duduk dengan nyaman, dan telapak kaki pasien akan diperiksa di titik tertentu untuk mengetahui kecepatan hantar sarafnya. Terdapat nilai normal yang dijadikan krining, penanganan lebih lanjut tetap merupakan kapasitas dokter.

(4)

Dan poin plus dari kegiatan ini adalah, k

invasif, maka dapat dilaksanakan saat menjalankan ibadah puasa.

Neuropathy Service Point akan digelar di

- RS Stella Maris (8-13 Oktober 2012) - RS Awal Bross (8-13 Oktober 2012) - RS Siloam Makassar (15

- RS Akademis Jaury Jusuf Putera

Neuropathy Service Point telah dilaksanakan

- Jakarta : RS Siloam Kebun

Pondok Gede, RS Mitra Kelapa Gading,

- Surabaya : RS PHC, RS Siloam, RS Petrokimia Gresik, - Medan : RS Columbia Asia dan RS Methodist

Untuk informasi lebih lanjut, hubungi

Tentang PERDOSSI

PERDOSSI adalah Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia yang juga merupakan profesi kedokteran dibawah Ikatan Dokter Indonesia yang bersifat nirlaba

satunya organisasi dokter spesialis saraf di Indonesia yang bergerak di bidang pelayanan, pendidikan, penelitian, dan kesejahteraan. Tujuan

- Membantu upaya meningkatkan derajat kesehatan rakyat Indoensia, khususnya dalam kesehatan saraf

- Mengupayakan pendidikan, pengembangan ilmu dan teknologi dalam bidang kesehatan saraf

Tentang Merck

Merck merupakan perusahaan farmasi dan kimia dengan total pendapatan sejarah yang dimulai pada tahun 1668, dan masa depan yang dibentuk oleh Kesuksesan Merck ditandai dengan ber

dibawah payung Merck KGaA, dimana keluarga Merck memegang 70% saham dan publik memegang 30%. Pada 1917 di Amerika, anak perusahaan yang bernama Merck & Co memisahkan diri dan sejak itu me

Dan poin plus dari kegiatan ini adalah, karena pemeriksanaan di Neuropathy Service Point invasif, maka dapat dilaksanakan saat menjalankan ibadah puasa.

akan digelar di Makassar di 4 Rumah Sakit, yaitu :

13 Oktober 2012) 13 Oktober 2012) RS Siloam Makassar (15-20 Oktober 2012)

Jaury Jusuf Putera Makassar (15-20 Oktober 2012)

telah dilaksanakan Jakarta, Surabaya dan Medan, yaitu di RS Siloam Kebun Jeruk, RS Grha Kedoya, RS Siloam Lippo Vil

, RS Mitra Kelapa Gading, dan di RS Pluit.

RS PHC, RS Siloam, RS Petrokimia Gresik, dan RS Adi Husada RS Columbia Asia dan RS Methodist

rmasi lebih lanjut, hubungi Arie Noviandari atau Meiryoshadi 021-285 65 600.

Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia yang juga merupakan

Ikatan Dokter Indonesia yang bersifat nirlaba. Organisasi ini merupakan satu satunya organisasi dokter spesialis saraf di Indonesia yang bergerak di bidang pelayanan, pendidikan,

Tujuan PERDOSSI adalah :

Membantu upaya meningkatkan derajat kesehatan rakyat Indoensia, khususnya dalam

Mengupayakan pendidikan, pengembangan ilmu dan teknologi dalam bidang kesehatan saraf

Merck merupakan perusahaan farmasi dan kimia dengan total pendapatan € 10,3 milyar pada tahun 2011, sebuah sejarah yang dimulai pada tahun 1668, dan masa depan yang dibentuk oleh sekitar 40.000 karyawan di

Kesuksesan Merck ditandai dengan beragam inovasi para karyawan yang berjiwa pengusaha. Merck beroperasi dibawah payung Merck KGaA, dimana keluarga Merck memegang 70% saham dan publik memegang 30%. Pada 1917 di Amerika, anak perusahaan yang bernama Merck & Co memisahkan diri dan sejak itu me

Neuropathy Service Point sifatnya non

Surabaya dan Medan, yaitu di

RS Siloam Lippo Village Karawaci, RS Haji

RS Adi Husada

285 65 600.

Perhimpunan Dokter Spesialis Saraf Indonesia yang juga merupakan perhimpunan rganisasi ini merupakan satu-satunya organisasi dokter spesialis saraf di Indonesia yang bergerak di bidang pelayanan, pendidikan,

Membantu upaya meningkatkan derajat kesehatan rakyat Indoensia, khususnya dalam

Mengupayakan pendidikan, pengembangan ilmu dan teknologi dalam bidang kesehatan saraf

€ 10,3 milyar pada tahun 2011, sebuah 40.000 karyawan di 67 negara. agam inovasi para karyawan yang berjiwa pengusaha. Merck beroperasi dibawah payung Merck KGaA, dimana keluarga Merck memegang 70% saham dan publik memegang 30%. Pada 1917 di Amerika, anak perusahaan yang bernama Merck & Co memisahkan diri dan sejak itu menjadi perusahaan

(5)

mandiri. Anda dapat mengunjungi kami.

Di Indonesia, PT Merck Tbk didirikan pada 14 Oktobe

tahun 1981 dan menjadi salah satu perusahaan pertama yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Mayoritas saham dimiliki oleh Grup Merck, yang berkantor pusat di Jerman, salah satu perusahaan farmasi dan

PT Merck Tbk adalah perusahaan multinasional terkemuka dalam bisnis farmasi dan bahan kimia di Indonesia. • Di bidang farmasi, Perseroan menghasilkan dan memasarkan produk farmasi yang dikenal di masyarakat seperti

Neurobion®, Sangobion® dan Glucophage® dalam fasilitas CGMP yang tersertifikasi.

• Dalam bidang Kimia, Perseroan memasarkan bahan kimia untuk laboratorium, bahan baku farmasi, makanan, hygiene monitoring, bioscience, rangkaian produk untuk uji kualitas air dan makanan s

aplikasi industri (cat, otomotif, kosmetik, dll), dan produk khusus kimia lainnya.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai PT Merck Tbk, Anda dapat mengunjungi

mandiri. Anda dapat mengunjungi www.merck.de untuk mendapatkan informasi lengkap mengenai kantor pusat

Di Indonesia, PT Merck Tbk didirikan pada 14 Oktober 1970. Perusahaan menjual sahamnya kepada publik pada tahun 1981 dan menjadi salah satu perusahaan pertama yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Mayoritas saham dimiliki oleh Grup Merck, yang berkantor pusat di Jerman, salah satu perusahaan farmasi dan

PT Merck Tbk adalah perusahaan multinasional terkemuka dalam bisnis farmasi dan bahan kimia di Indonesia. Di bidang farmasi, Perseroan menghasilkan dan memasarkan produk farmasi yang dikenal di masyarakat seperti

Sangobion® dan Glucophage® dalam fasilitas CGMP yang tersertifikasi.

Dalam bidang Kimia, Perseroan memasarkan bahan kimia untuk laboratorium, bahan baku farmasi, makanan, hygiene monitoring, bioscience, rangkaian produk untuk uji kualitas air dan makanan s

aplikasi industri (cat, otomotif, kosmetik, dll), dan produk khusus kimia lainnya.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai PT Merck Tbk, Anda dapat mengunjungi www.merck.co.id

untuk mendapatkan informasi lengkap mengenai kantor pusat

r 1970. Perusahaan menjual sahamnya kepada publik pada tahun 1981 dan menjadi salah satu perusahaan pertama yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia. Mayoritas saham dimiliki oleh Grup Merck, yang berkantor pusat di Jerman, salah satu perusahaan farmasi dan kimia tertua di dunia.

PT Merck Tbk adalah perusahaan multinasional terkemuka dalam bisnis farmasi dan bahan kimia di Indonesia. Di bidang farmasi, Perseroan menghasilkan dan memasarkan produk farmasi yang dikenal di masyarakat seperti

Dalam bidang Kimia, Perseroan memasarkan bahan kimia untuk laboratorium, bahan baku farmasi, makanan, hygiene monitoring, bioscience, rangkaian produk untuk uji kualitas air dan makanan serta pigmen untuk berbagai

Referensi

Dokumen terkait