iv
Lembar Pengesahan
TESIS INI TELAH DISETUJUI TANGGAL 23 SEPTEMBER 2016
Pembimbing I,
Dr. dr. A A Mas Putrawati Triningrat,Sp.M(K) NIP. 19751017 2006042001
Pembimbing II,
dr. Ariesanti Tri Handayani, Sp.M(K) NIP. 197604062009122001
Mengetahui,
Ketua Program Studi Ilmu Biomedik Program Pasca Sarjana
Universitas Udayana
Direktur Program Pasca Sarjana
Universitas Udayana
Dr. dr. Gde Ngurah Indraguna Pinatih,M.Sc.,SpGK NIP. 195805211985031002
Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, SpS(K) NIP. 195902151985102001
Tesis ini Telah Diuji Pada
Tanggal 23 September 2016
Panitia Penguji Tesis Berdasarkan SK Rektor Universitas Udayana Nomor: 4669/UN14.4/HK/2016, Tanggal: 21 September 2016
Ketua : Dr. dr. AA Mas Putrawati Triningrat., Sp.M(K) Sekretaris :dr. Ariesanti Tri Handayani., Sp.M(K)
Anggota : 1. Dr. dr. Gde Ngurah Indraguna Pinatih, M.Sc., Sp.GK. 2. dr. Made Agus Kusumadjaja, SpM(K)
v
UCAPAN TERIMA KASIH
Pertama-tama perkenankanlah penulis memanjatkan puji syukur kepada
Tuhan Yang Maha Esa, atas berkah-Nya, sehingga tesis ini dapat terselesaikan.
Penulis menyadari sepenuhnya tesis ini tidak mungkin dapat selesai tanpa bantuan
dari berbagai pihak. Pada kesempatan ini, izinkan penulis dengan setulus hati
menghaturkan rasa terima kasih yang tak terhingga kepada Rektor Universitas
Udayana, Prof. Dr. dr. Ketut Suastika, Sp.PD-KEMD dan Dekan Fakultas
Kedokteran Universitas Udayana, Prof. Dr. dr. Putu Astawa, Sp.OT(K), M.Kes
yang telah memberikan kesempatan dan fasilitas untuk mengikuti dan
menyelesaikan Program Magister Pascasarjana dan Program Pendidikan Dokter
Spesialis 1 Bagian Ilmu Kesehatan Mata di Universitas Udayana.
Ucapan yang sama juga ditujukan kepada Direktur Program Pascasarjana
Universitas Udayana, Prof. Dr. dr. A.A. Raka Sudewi, Sp.S(K) atas kesempatan
dan fasilitas yang diberikan sebagai mahasiswa Program Pascasarjana Universitas
Udayana. Ucapan terima kasih ini juga ditujukan kepada Ketua Program Studi
Ilmu Biomedik, Dr. dr. Gde Ngurah Indraguna Pinatih, M.Sc, Sp.GK yang telah
memberikan kesempatan untuk mengikuti pendidikan Program Studi Ilmu
Biomedik kekhususan Combined Degree. Tidak lupa pula penulis ucapkan terima
kasih kepada Direktur RSUP Sanglah Denpasar, dr. Anak Ayu Sri Saraswati,
M.Kes atas kesempatan dan fasilitas yang diberikan dalam menjalani Program
Pendidikan Dokter Spesialis 1 di Bagian Ilmu Kesehatan Mata.
Pada kesempatan ini, penulis juga menyampaikan rasa terima kasih
kepada Kepala Bagian Ilmu Kesehatan Mata Fakultas Kedokteran Universitas
Udayana, dr. Putu Budhiastra, Sp.M.(K) dan Ketua Program Studi Ilmu
Kesehatan Mata Fakultas Kedokteran Universitas Udayana, dr. A.A.A. Sukartini
Djelantik, Sp.M.(K) yang telah memberikan kesempatan mengikuti program
pendidikan spesialisasi dan memberikan bimbingan selama menjalani pendidikan
spesialisasi. Ungkapan terima kasih penulis sampaikan pula kepada Dr. dr. A.A.
Mas Putrawati Triningrat, Sp.M.(K), sebagai pembimbing I dan dr. Ariesanti T
Handayani, Sp.M.(K), selaku pembimbing II yang telah meluangkan waktu,
memberikan petunjuk dan pengarahan sejak awal penulisan sampai dapat
menyelesaikan tesis ini. Penulis juga mengucapkan terima kasih sebesar-besarnya
kepada Dr. dr. Gde Ngurah Indraguna Pinatih, M.Sc, Sp.GK.,dr. Made Agus
Kusumadjaja, SpM(K), dr. Wayan Gede Jayanegara, Sp.M(K) selaku penguji
yang selalu memberikan saran, masukan, bimbingan dan koreksi hingga tesis ini
selesai.
Penulis menyampaikan ucapan terima kasih yang tulus disertai
penghargaan kepada seluruh Konsulen Ilmu Kesehatan Mata serta dosen
Pascasarjana Program Studi Ilmu Biomedik Combined Degree atas segala
bimbingannya, seluruh teman sejawat residen di Bagian Ilmu Kesehatan Mata
Fakultas Kedokteran Universitas Udayana atas bantuan dan kerjasamanya selama
ini.
Rasa syukur dan sujud kepada Ayahanda dan Ibunda penulis dr. I Wayan
Karya, Sp.M. dan dra. Ni Ketut Suhariani,atas dorongan semangat dan pengertian
selama penulis menyelesaikan pendidikan dan penelitian ini.
Semoga tesis ini memberikan manfaat dan sumbangan yang berguna bagi
perkembangan pelayanan kesehatan mata serta bagi pendidikan Ilmu Kesehatan
Mata. Terakhir, semoga Sang Hyang Widhi Wasa – Tuhan Yang Maha Esa, selalu
melimpahkan rahmat-Nya kepada kita semua.
Denpasar, Juni 2016
Penulis
ABSTRAK
PREVALENSI DAN FAKTOR RISIKO KATARAK SENILIS PADA PENDUDUK BALI TAHUN 2015
Katarak merupakan penyebab kebutaan terbesar di dunia dan di Indonesia. Kejadian katarak di Indonesia sendiri, dilaporkanakan semakin meningkat. Angka kejadian katarak tersebut akan dapat ditekan, apabila kita telah mengetahui faktor risikonya. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui prevalens serta faktor-faktor risiko yang terkait dengan kejadian katarak pada penduduk Bali yang berusia 50 tahun ke atas.
Penelitian ini menggunakan pendekatan potong lintang dengan jumlah sampel sebanyak 550 penduduk Bali yang berusia 50 tahun ke atas.Penelitian berlangsung dari bulan September 2015 hingga Juni 2016 di Provinsi Bali. Data pada penelitian ini diperoleh melalui wawancara dan pemeriksaan fisik. Hubungan antara faktor risiko determinan dengan kejadian katarak dianalisis menggunakan Poisson regression. Kemaknaan secara statistik dinilai dengan
confidence interval 95%, dan nilai p<0,05.
Jumlah penderita katarakpada penelitian ini adalah 231 (42%).Umur memiliki hubungan dengan kejadian katarak dengan rasio prevalens 3,05 (p=0,001), pendidikan rendah memiliki rasio prevalens 2,18 (p=0,04), diabetes mellitus memiliki rasio prevalens 2,96 (p=0,001), paparan ultraviolet memiliki rasio prevalens 1,92 (p=0,002).
Prevalens katarak pada penduduk berusia 50 tahun ke atas adalah 42%. Umur, pendidikan rendah, diabetes mellitus, dan paparan ultraviolet merupakan faktor yang berhubungan dengan kejadian katarak pada penduduk berusia 50 tahun ke atas di Bali.
Kata kunci: katarak,prevalens, faktor risiko
ABSTRACT
PREVALENCE AND RISK FACTORS OF SENILE CATARACT IN BALINESE POPULATION IN 2015
Cataract is the leading cause of blindness in the world. The number of cataract patients in Indonesia are increasing.Surgery is the only definitive treatment, but often unaffordable. Incidence of cataract could be prevented by studying its risk factors. The purpose of this study is to find the prevalence and risk factors of senile cataract among 50 years old and older Balinese population.
This population based cross-sectional study involved 550 samples, took place from September 2015 through Juli 2016 in Bali province. The samples were examined and interviewed. Poisson regression analyze was done to find the definitive correlation between risk factors and cataract. The result is statistically significant when p<0,05 and within 95% confidence interval.
The number of cataract patient in this study was 231 (42%).Cataract was associated with older age(PR: 3.05; p=0.001), low education(PR: 2.18; p=0,04), diabetes mellitus (PR: 2.96; p=0.001), ultraviolet exposure(PR: 1.92; p=0,002).
The prevalence of cataract among 50 years old and older in Balinese population was 42%. Older age, low education, diabetes mellitus, and ultraviolet exposure were associated with cataract in 50 years old and older Balinese population.
Keywords: cataract, prevalence, risk factor
DAFTAR ISI
Halaman
HALAMAN JUDUL ……….. i
PRASYARAT GELAR ………. ii
LEMBAR PENGESAHAN ……….. iii
PENETAPAN PANITIA PENGUJI ……….. iv
SURAT PERNYATAAN BEBAS PLAGIAT ……….. v
UCAPAN TERIMA KASIH ……… vi
ABSTRAK ………. ix
ABSTRACT ……… x
DAFTAR ISI ……….. xi
DAFTAR GAMBAR ………..……… xiv
DAFTAR TABEL ………..………... xv
DAFTAR SINGKATAN DAN LAMBANG ……… xvi
DAFTAR LAMPIRAN ………... xvii
BAB I PENDAHULUAN 1.1 Latar Belakang ……… 1 1.2 Rumusan Masalah ……….. 6 1.3 Tujuan Penelitian ……… 7 1.4 Manfaat Penelitian ……….. 8 1.4.1 Manfaat akademik ………..……… 8 1.4.2 Manfaat praktis …………..……… 8
BAB II KAJIAN PUSTAKA 2.1 Anatomi dan Fisiologi Lensa ………….………. 9
2.1.1 Anatomi Lensa ………..………. 10
2.1.2 Fisiologi Lensa ………...………… 11
2.2 Definisi dan Epidemiologi Katarak ……… 14
2.2.1 Definisi Katarak ………. 14
2.2.2 Epidemiologi Katarak………. 14
2.3 Faktor Risiko Katarak…….………15
2.3.1 Umur ……….. 16
2.3.2 Jenis Kelamin ………. 16
2.3.3 Tingkat Pendidikan………. 17
2.3.4 Tingkat Penghasilan ... 18
2.3.5 Paparan Sinar Matahari ……….. 18
2.3.6 Kebiasaan Merokok……… 20
2.3.7 Konsumsi Minuman Beralkohol ……… 21
2.3.8 Diabetes Mellitus……… 23
2.3.9 Hipertensi……… 23
BAB III KERANGKA BERPIKIR, KONSEP, DAN HIPOTESIS PENELITIAN 3.1 Kerangka Berpikir ………... 25
3.2 Kerangka Konsep ……… 26
3.3 Hipotesis Penelitian ……… 27
BAB IV METODE PENELITIAN 4.1 Rancangan Penelitian ……… 28
4.2 Tempat dan Waktu Penelitian ……… 29
4.3 Populasi Penelitian ………. 29
4.4 Sampel Penelitian ……… 29
4.4.1 Kriteria inklusi ……….. 29
4.4.2 Kriteria eksklusi ……… 29
4.4.3 Perhitungan besar sampel ………. 30
4.4.4 Cara pemilihan sampel ………. 31
4.5 Variabel Penelitian ………. 32
4.5.1 Identifikasi variabel ……….. 32
4.5.2 Definisi operasional variabel ………. 32 4.6Instrumen Penelitian ……… 35 4.7 Prosedur Penelitian ………. 36 4.7.1 Tahap persiapan ………. 36 4.7.2 Pelaksanaan penelitian………. 36 4.8 Alur Penelitian………. 37 4.9 Analisis Data……… 38
BAB V HASIL PENELITIAN 5.1 Karakteristik Sampel Penelitian ………. 40
5.2 Hubungan antara Faktor-Faktor Risiko dengan Kejadian Katarak………. 42
BAB VI PEMBAHASAN 6.1 Karakteristik Sampel Penelitian ………. 47
6.2 Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Katarak…….. 49
6.3 Kelemahan Penelitian ………. 63
BAB VII SIMPULAN DAN SARAN 7.1 Simpulan ……… 64
7.2 Saran ………. 65
DAFTARPUSTAKA ………. 66
LAMPIRAN-LAMPIRAN ……… 72
DAFTAR GAMBAR
Gambar 2.1 Penampang Melintang Struktur Lensa Mata ... 11
Gambar 3.1 Bagan Konsep Penelitian ... 26
Gambar 4.1 Skema Rancangan Penelitian ... 28
Gambar 4.2 Skema Hubungan antar Variabel ... 32
Gambar 4.3 Skema Alur Penelitian ... 37
DAFTAR TABEL
Tabel 5.1 Karakteristik Sampel Penelitian ………….……… 41 Tabel 5.2 Analisis Bivariat Faktor Risiko Katarak pada Penduduk
Bali Usia 50 Tahun Ke Atas……….……… 44 Tabel 5.3 Analisis Multivariat Faktor Risiko Katarak pada
Penduduk Bali Usia 50 Tahun Ke Atas……… 45
DAFTAR SINGKATAN DAN LAMBANG
AMD : Age Related Macular Degeneration
AREDS : Age Related Eye Disease Study
G6P : Glucose-6-Phosphate
HMP : Hexose Monophosphate
IK : Interval Kepercayaan
LOCS III : Lens Opacities Classification System III
NIAAA : National Institute on Alcohol Abuse and Alcoholism
POLA : Pathologies Oculaires Liees A I’Age
PSC : Posterior Subcapsular
ROS : Reactive Oxygen Species
RP : Rasio Prevalens
UVB : Ultraviolet B
WHO : World Health Organization
% : Persen > :Lebih dari < :Kurang dari
≥ : Lebih besar atau sama dengan
DAFTAR LAMPIRAN
Lampiran 1 : Surat Keterangan Kelaikan Etik ... 71
Lampiran 2 : Penjelasan Penelitian……… .... 72
Lampiran 3 : Lembar Persetujuan Setelah Penjelasan ... 74
Lampiran 4 : Kuesioner Penelitian ... 75
Lampiran 5 : Hasil Output STATA ... 7