Kompetensi Pelatihan VCA dan PRA untuk KSR
Kompetensi Umum
Kompetensi Khusus
Kompetensi Pendukung
• Memiliki kompetensi sebagai anggota KSR sesuai
dengan standar PMI
• Memahami manajemen bencana PMI
• Memiliki pemahaman yang memadai tentang tujuh
prinsip serta mendiseminasikan Gerakan dan
nilai-nilai kemanusiaan
• Mampu memahami akses keselamatan/keamanan
(safer access) dan kode perilaku/code of conduct
• Memiliki komitmen tinggi untuk bekerja dalam
gerakan Palang Merah
• Memahami visi dan misi PMI
• Mampu melaksanakan mandat PMI
• Memahami konsep dasar pengurangan risiko
bencana
• Memahami konsep dasar VCA dan
mengimplementasikannya
• Memahami prinsip dasar PRA
• Mampu melakukan pendekatan partisipatif
• Mampu menggunakan tools PRA
• Mampu menggerakkan masyarakat dalam
merumuskan rencana aksi dan
mengimplementasikannya
• Mengintegrasikan PIMES dalam rencana aksi
• Mampu menyusun laporan VCA
• Mampu mengembangkan jejaring kerja
• Mampu berkomunikasi secara
efektif
• Mampu bekerjasama secara
erat dengan anggota
Satgana, anggota Sibat
maupun masyarakat serta
stakeholder lainnya
• Mampu melakukan advokasi
kepada masyarakat dan
stakeholder lainnya (internal
dan eksternal)
• Memiliki rasa sensitif gender
• Memiliki kemampuan
melakukan negosiasi
Kompetensi Utama:
Memahami VCA (Vulnerability Capacity Assessment/Asesmen Kerentanan dan Kapasitas) dan PRA (Participatory Rural
Appraisal/Pengkajian Desa secara Partisipatif) serta mampu memobilisasi anggota Sibat, kelompok sebaya masyarakat dan
anggota masyarakat dalam mengimplementasikan VCA/PRA
Kurikulum Pelatihan VCA dan PRA untuk KSR
No.
Pokok Bahasan
Sub Pokok Bahasan
Tujuan Pembelajaran
Metode
Waktu
Media
Referensi
Sumber
A. Pengantar
Pelatihan • Berkenalan satu dengan yang lainnya • Bina suasana (KAP,
norma, harapan) • Mengetahui harapan
pembelajar
• Orientasi pelatihan
Setelah proses pembelajaran pokok bahasan ini, pembelajar diharapkan mampu:
• Mengetahui seluruh pembelajar, sebagai tim pelatihan
• Mengekspresikan secara bebas harapan mengikuti pelatihan dan harapan dari training itu sendiri
• Mengetahui standar pelatihan manajemen, konteks, konten, metodologi, tujuan dan alurnya • Berkenalan • Curah pendapat • Energizer • Partisipatif • Curah pendapat 4 x 45’ • Kit harapan • Kit norma • Kit pohon perkemba-ngan KAP • Jadwal pelatihan • Alur pelatihan • Spidol • Papan flipchart • Pedoman pelatihan PMI • Manual yang relevan kaitannya dengan pengenalan diri dan orang lain serta motivasi diri
B. PMI dan Gerakan • Tujuh Prinsip Gerakan • Visi dan Misi PMI • Tugas dan fungsi PMI • Mandat dan kegiatan
ICRC • HPI
• Kode perilaku/code of conduct dan nilai-nilai kemanusiaan
• Panduan keselamatan dan keselamatan/safer access
Setelah proses pembelajaran pokok bahasan ini, pembelajar diharapkan mampu:
• Mengerti Tujuh Prinsip Gerakan
• Mengerti visi dan misi dari PMI
• Mengerti tugas dan fungsi PMI • Mendeskripsikan mandat dan
aktifitas ICRC • Memahami HPI • Men-desiminasikan gerakan PM/BSM dan nilai-nilai kemanusiaan • Ceramah informatif • Diskusi • Curah pendapat • Sharing • Tanya jawab • Pemutaran film 6 x 45’ • Video • Whiteboard • Spidol • LCD projector • Flipchart • Quiz • Buku panduan diseminasi • Terjemahan konvensi Geneva 1949
• Menerapkan kode perilaku/code of conduct Gerakan • Menerapkan prinsip-prinsip safer access C. Konsep Dasar Pengurangan Risiko dan Vulnerability and Capacity Assessment (VCA) atau Asesmen Kerentanan dan Kapasitas • Bahaya, kerentanan, kapasitas dan risiko • Konsep dasar pengurangan risiko • VCA (asesmen kerentanan dan kapasitas) • Tujuan VCA • Manfaat VCA • Langkah-langkah VCA
Setelah proses pembelajaran pokok bahasan ini, pembelajar diharapkan mampu:
• Memahami tentang definisi bencana, bahaya, kerentanan, risiko, dan kapasitas
• Menjelaskan konsep dasar pengurangan risiko bencana • Menjelaskan pengertian VCA • Menjelaskan tujuan dilakukannya VCA • Menjelaskan manfaat dilakukannya VCA • Menjelaskan langkah-langkah VCA • Partisipatif • Diskusi informatif • Curah pendapat • Energizer • Sharing • Tanya jawab 5 x 45’ • Whiteboard • Papan flipchart • LCD projector • Maket bencana, bahaya, risiko, kerentanan dan kapasitas • Pedoman Penanggula-ngan Bencana PMI • Manual KBBM • Panduan
VCA dan PRA • VCA Federation Guidelines • Manual relevan lainnya D. Prinsip-prinsip Dasar dan Pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) atau Kajian Desa secara Partisipatif • PRA • Tujuan PRA • Manfaat PRA • Prinsip-prinsip PRA • Tiga pondasi dasar
dalam memfasilitasi PRA • Komunikasi efektif
dalam memfasilitasi PRA • Norma dalam
memfasilitasi PRA di masyarakat
Setelah proses pembelajaran pokok bahasan ini, pembelajar diharapkan mampu:
• Menjelaskan pengertian PRA • Menjelaskan tujuan PRA • Menjelaskan manfaat PRA • Menguraikan prinsip-prinsip
PRA
• Menyebutkan definisi tiga pondasi dasar dalam memfasilitasi PRA
• Menggambarkan komunikasi efektif dalam memfasilitasi PRA
• Mengidentifikasi norma dalam memfasilitasi PRA di masyarakat • Partisipatif • Curah pendapat • Energizer • Bermain peran • Sharing • Tanya jawab 2 x 45’ • Whiteboard • Papan Flipchart • LCD projector • PRA kit • Peralatan penugasan • Panduan VCA dan PRA • VCA Federation Guidelines • Pedoman asesmen • Manual relevan lainnya
E. Bagaimana memfasilitasi PRA di masyarakat
• Tiga pondasi dasar dalam memfasilitasi PRA • Komunikasi efektif
dalam memfasilitasi PRA • Norma dalam
memfasilitasi PRA di masyarakat
Setelah proses pembelajaran pokok bahasan ini, pembelajar diharapkan mampu:
• Menyebutkan definisi tiga pondasi dasar dalam memfasilitasi PRA
• Menggambarkan komunikasi efektif dalam memfasilitasi PRA
• Mengidentifikasi norma dalam memfasilitasi PRA di masyarakat • Diskusi • Curah pendapat • Sharing • Bermain peran 3 X 45’ • Whiteboard • Spidol • LCD projector • Papan flipchart • Peralatan penugasan • Panduan VCA dan PRA • Pedoman
asesmen • Manual
relevan lainnya
F. Metode dan tools PRA F.1. Wawancara semi terstruktur • Wawancara semi terstruktur • Jenis-jenis wawancara semi terstruktur • Wawancara semi terstruktur
Setelah proses pembelajaran sub pokok bahasan ini, pembelajar diharapkan mampu:
• Menjelaskan definisi
wawancara semi terstruktur • Menjelaskan jenis-jenis
wawancara semi terstruktur • Mempraktekkan
langkah-langkah dalam melakukan wawancara semi terstruktur
• Partisipatif • Diskusi • Curah pendapat • Tanya jawab • Penugasan kelompok 2 x 45’ • Whiteboard • Spidol • LCD projector • Papan flipchart • Kit PRA • Panduan VCA dan PRA • Pedoman asesmen • Manual relevan lainnya F.2. Observasi langsung • Observasi langsung • Tujuan obeservasi langsung • Penggunaan observasi langsung
Setelah proses pembelajaran sub pokok bahasan ini, pembelajar diharapkan mampu: • Menjelaskan observasi langsung • Menjelaskan maafaat dilakukannya observasi langsung • Mempraktekkan langkah-langkah dalam melakukan observasi langsung • Partisipatif • Diskusi • Curah pendapat • Tanya jawab • Penugasan kelompok 2 x 45’ • Whiteboard • Spidol • LCD projector • Papan flipchart • Kit PRA • Panduan VCA dan PRA • Pedoman
asesmen • Manual
relevan lainnya
F.3.
Peta spot • Peta spot • Tujuan dilakukan peta spot
• Langkah-langkah melakukan peta spot
Setelah proses pembelajaran sub pokok bahasan ini, pembelajar diharapkan mampu:
• Menjelaskan peta spot • Memahami tujuan dilakukan
peta spot
• Mempraktekkan langkah-langkah dalam melakukan peta spot • Partisipatif • Diskusi • Curah pendapat • Tanya jawab • Penugasan kelompok 2 x 45’ • Whiteboard • Spidol • LCD projector • Papan flipchart • Kit PRA • Panduan VCA dan PRA • Pedoman asesmen • Manual relevan lainnya F.4.
Peta transek • Peta transek • Tujuan peta transek • Langkah-langkah
melakukan peta transek
Setelah proses pembelajaran sub pokok bahasan ini, pembelajar diharapkan mampu:
• Memahami peta transek • Memahami tujuan
dilakukannya peta transek • Mempraktekkan
langkah-langkah dalam melakukan peta transek • Partisipatif • Diskusi • Curah pendapat • Tanya jawab • Penugasan kelompok 2 x 45’ • Whiteboard • Spidol • LCD projector • Papan flipchart • Kit PRA • Panduan VCA dan PRA • Pedoman asesmen • Manual relevan lainnya F.5.
Riwayat transek • Riwayat • Tujuan riwayat transek • Langkah-langkah
melakukan riwayat transek
Setelah proses pembelajaran sub pokok bahasan ini, pembelajar diharapkan mampu:
• Memahami riwayat transek • Memahami tujuan
dilakukannya riwayat transek • Mempraktekkan
langkah-langkah dalam melakukan riwayat transek • Partisipatif • Diskusi • Curah pendapat • Tanya Jawab • Penugasan Kelompok 2 x 45’ • Whiteboard • Spidol • LCD projector • Papan flipchart • Kit PRA • Panduan VCA dan PRA • Pedoman asesmen • Manual relevan lainnya F.6. Riwayat kejadian bencana • Riwayat kejadian bencana • Tujuan menggunakan riwayat kejadian bencana • Penyusunan riwayat kejadian bencana
Setelah proses pembelajaran sub pokok bahasan ini, pembelajar diharapkan mampu:
• Memahami riwayat kejadian bencana
• Memahami tujuan
dilakukannya riwayat kejadian bencana
• Mempraktekkan langkah-langkah penyusunan riwayat kejadian bencana • Partisipatif • Diskusi • Curah pendapat • Tanya jawab • Penugasan kelompok 2 x 45’ • Whiteboard • Spidol • LCD projector • Papan flipchart • Kit PRA • Manual VCA/PRA • Pedoman asesmen • Manual lainnya yang sesuai
F.7.
Kalender musim dan kegiatan masyarakat
• Kalender musim dan kegiatan masyarakat • Tujuan dilakukan
kalender musim dan kegiatan masyarakat • Langkah-langkah
melakukan kalender musim dan kegiatan masyarakat
Setelah proses pembelajaran sub pokok bahasan ini, pembelajar diharapkan mampu:
• Memahami kalender musim dan kegiatan masyarakat • Memahami tujuan dilakukan
kalender dan musim kegiatan Masyarakat
• Mempraktekkan langkah-langkah melakukan kalender musim dan kegiatan
masyarakat • Partisipatif • Diskusi • Curah pendapat • Tanya jawab • Penugasan kelompok 2 x 45’ • Whiteboard • Spidol • LCD projector • Papan flipchart • Kit PRA • Panduan VCA dan PRA • Pedoman asesmen • Manual relevan lainnya F.8. Kalender sumber penghasilan masyarakat • Kalender sumber penghasilan masyarakat • Tujuan dilakukan kalender sumber penghasilan masyarakat • Langkah-langkah dalam melakukan kalender sumber penghasilan masyarakat
Setelah proses pembelajaran sub pokok bahasan ini, pembelajar diharapkan mampu:
• Menjelaskan kalender sumber penghasilan masyarakat • Menjelaskan tujuan dilakukan
kalender sumber penghasilan masyarakat
• Mempraktekkan Langkah-Langkah dalam melakukan kalender sumber penghasilan masyarakat • Partisipatif • Diskusi • Curah pendapat • Tanya jawab • Penugasan kelompok 2 x 45’ • Whiteboard • Spidol • LCD projector • Papan flipchart • Kit PRA • Panduan VCA dan PRA • Pedoman asesmen • Manual relevan lainnya F.9. Kalender kejadian penyakit dan bencana • Kalender kejadian penyakit dan bencana • Tujuan kalender
kejadian penyakit dan bencana
• Langkah-langkah dalam melakukan kalender kejadian penyakit dan bencana
Setelah proses pembelajaran sub pokok bahasan ini, pembelajar diharapkan mampu:
• Menjelaskan kalender kejadian penyakit dan bencana
• Menjelaskan tujuan
melakukan kalender kejadian penyakit dan bencana • Mempraktekkan
langkah-langkah dalam melakukan kalender kejadian penyakit dan bencana • Partisipatif • Diskusi • Curah pendapat • Tanya jawab • Penugasan kelompok 2 x 45’ • Whiteboard • Spidol • LCD projector • Papan flipchart • Kit PRA • Panduan VCA dan PRA • Pedoman
asesmen • Manual
relevan lainnya
F.10. Jadwal rutin harian
• Jadwal rutin harian • Tujuan melakukan
jadwal rutin harian • Langkah-langkah
melakukan penyusunan jadwal rutin harian
Setelah proses pembelajaran sub pokok bahasan ini, pembelajar diharapkan mampu:
• Menjelaskan jadwal rutin harian
• Menjelaskan tujuan
melakukan jadwal rutin harian • Mempraktekkan
langkah-langkah dalam melakukan penyusunan jadwal rutin harian • Partisipatif • Diskusi • Curah pendapat • Tanya jawab • Penugasan kelompok 2 x 45’ • Whiteboard • Spidol • LCD projector • Papan flipchart • Kit PRA • Panduan VCA dan PRA • Pedoman asesmen • Manual relevan lainnya F.11. Diagram kelembagaan • Diagram kelembagaan • Tujuan diagram kelembagaan • Langkah-langkah melakukan diagram kelembagaan
Setelah proses pembelajaran sub pokok bahasan ini, pembelajar diharapkan mampu:
• Menjelaskan diagram kelembagaan
• Menjelaskan tujuan dilakukan diagram kelembagaan
• Mempraktekkan langkah-langkah dalam melakukan diagram kelembagaan • Partisipatif • Diskusi • Curah pendapat • Tanya Jawab • Penugasan Kelompok 2 x 45’ • Whiteboard • Spidol • LCD projector • Papan flipchart • Kit PRA • Panduan VCA dan PRA • Pedoman asesmen • Manual relevan lainnya F.12. Ranking kekayaan dan kesejahteraan
• Ranking kekayaan dan kesejahteraan • Tujuan melakukan
ranking kekayaan dan kesejahteraan
• Langkah-langkah dalam melakukan ranking kekayaan dan kesejahteraan
Setelah proses pembelajaran sub pokok bahasan ini, pembelajar diharapkan mampu:
• Menjelaskan ranking kekayaan dan kesejahteraan
• Menjelaskan tujuan
melakukan ranking kekayaan dan kesejahteraan
• Mempraktekkan langkah-langkah dalam melakukan ranking kekayaan dan kesejahteraan • Partisipatif • Diskusi • Curah pendapat • Tanya jawab • Penugasan kelompok 2 x 45’ • Whiteboard • Spidol • LCD projector • Papan flipchart • Kit PRA • Panduan VCA dan PRA • Pedoman
asesmen • Manual
relevan lainnya
F.13. Penanganan masalah lingkungan dan sosial berbasis gender • Kajian penanganan masalah lingkungan dan sosial berbasis gender • Tujuan Kajian
penanganan masalah lingkungan dan sosial berbasis gender • Langkah-langkah
melakukan kajian penanganan masalah lingkungan dan sosial berbasis gender
Setelah proses pembelajaran sub pokok bahasan ini, pembelajar diharapkan mampu:
• Menjelaskan Kajian penanganan masalah
lingkungan dan sosial berbasis gender
• Menjelaskan tujuan
melakukan kajian penanganan masalah lingkungan dan sosial berbasis gender
• Mempraktekkan langkah-langkah dalam melakukan kajian penanganan masalah lingkungan dan sosial berbasis gender • Partisipatif • Diskusi • Curah pendapat • Tanya jawab • Penugasan Kelompok 2 x 45’ • Whiteboard • Spidol • LCD projector • Papan flipchart • Kit PRA • Panduan VCA dan PRA • Pedoman asesmen • Manual relevan lainnya F.14. Kajian penanganan masalah kesehatan dan bencana berbasis gender • Kajian penanganan masalah kesehatan dan bencana berbasis gender • Tujuan Kajian
penanganan masalah kesehatan dan bencana berbasis gender
• Langkah-langkah melakukan kajian penanganan masalah kesehatan dan bencana berbasis gender
Setelah proses pembelajaran sub pokok bahasan ini, pembelajar diharapkan mampu:
• Menjelaskan kajian penanganan masalah kesehatan dan bencana berbasis gender
• Menjelaskan tujuan
melakukan kajian penanganan masalah kesehatan dan bencana berbasis gender • Mempraktekkan
langkah-langkah dalam melakukan kajian penanganan masalah kesehatan dan bencana berbasis gender • Partisipatif • Diskusi • Curah pendapat • Tanya jawab • Penugasan kelompok 2 x 45’ • Whiteboard • Spidol • LCD projector • Papan flipchart • Kit PRA • Panduan VCA dan PRA • Pedoman asesmen • Manual relevan lainnya F.15. Kajian penanganan • Kajian penanganan masalah ekonomi berbasis gender
Setelah proses pembelajaran sub pokok bahasan ini, pembelajar diharapkan mampu:
• Partisipatif • Diskusi
2 x 45’ • Whiteboard
masalah ekonomi
berbasis gender • Tujuan kajian penanganan masalah ekonomi berbasis gender • Langkah-langkah
melakukan kajian penanganan masalah ekonomi berbasis gender
• Menjelaskan kajian
penanganan masalah ekonomi berbasis gender
• Menjelaskan tujuan
melakukan kajian penanganan masalah ekonomi berbasis gender
• Mempraktekkan langkah-langkah dalam melakukan kajian penanganan masalah ekonomi berbasis gender
• Curah pendapat • Tanya jawab • Penugasan kelompok • LCD projector • Papan flipchart • Kit PRA • Pedoman asesmen • Manual relevan lainnya F.16. Analisis kecenderungan dan perubahan • Analisis kecenderungan dan perubahan • Tujuan analisis kecenderungan dan perubahan • Langkah-langkah melakukan analisis kecenderungan dan perubahan
Setelah proses pembelajaran sub pokok bahasan ini, pembelajar diharapkan mampu:
• Menjelaskan analisis
kecenderungan dan perubahan • Menjelaskan tujuan
melakukan analisis
kecenderungan dan perubahan • Mempraktekkan
langkah-langkah dalam melakukan analisis kecenderungan dan perubahan • Partisipatif • Diskusi • Curah pendapat • Tanya jawab • Penugasan kelompok 2 x 45’ • Whiteboard • Spidol • LCD projector • Papan flipchart • Kit PRA • Panduan VCA dan PRA • Pedoman asesmen • Manual relevan lainnya F.17. Analisis kerentanan internal dan eksternal • Analisis kerentanan internal dan eksternal • Tujuan analisis
kerentanan internal dan eksternal
• Langkah-langkah melakukan analisis kerentanan internal dan eksternal
Setelah proses pembelajaran sub pokok bahasan ini, pembelajar diharapkan mampu:
• Menjelaskan analisis kerentanan internal dan eksternal
• Menjelaskan tujuan analisis kerentanan internal dan eksternal
• Mempraktekkan langkah-langkah dalam melakukan analisis kerentanan internal dan eksternal • Partisipatif • Diskusi • Curah pendapat • Tanya jawab • Penugasan kelompok 2 x 45’ • Whiteboard • Spidol • LCD projector • Papan flipchart • Kit PRA • Panduan VCA dan PRA • Pedoman
asesmen • Manual
relevan lainnya
F.18.
Ranking • Ranking • Tujuan ranking • Langkah-langkah
melakukan ranking
Setelah proses pembelajaran sub pokok bahasan ini, pembelajar diharapkan mampu:
• Menjelaskan ranking • Menjelaskan tujuan ranking • Mempraktekkan
Langkah-langkah dalam melakukan ranking • Partisipatif • Diskusi • Curah pendapat • Tanya jawab • Penugasan kelompok 2 x 45’ • Whiteboard • Spidol • LCD projector • Papan flipchart • Kit PRA • Panduan VCA dan PRA • Pedoman asesmen • Manual relevan lainnya F.19.
Pohon masalah • Pohon masalah • Tujuan pohon masalah • Langkah-langkah
melakukan pohon masalah
Setelah proses pembelajaran sub pokok bahasan ini, pembelajar diharapkan mampu:
• Menjelaskan pohon masalah • Menjelaskan tujuan pohon
masalah Mempraktekkan Langkah-langkah dalam melakukan pohon masalah
• Partisipatif • Diskusi • Curah pendapat • Tanya jawab • Penugasan kelompok 2 x 45’ • Whiteboard • Spidol • LCD projector • Papan flipchart • Kit PRA • Panduan VCA dan PRA • Pedoman asesmen • Manual relevan lainnya G. Menerapkan tools PRA di masyarakat
• Penerapan tools PRA di masyarakat
Setelah proses pembelajaran pokok bahasan ini, pembelajar diharapkan mampu:
• Menggunakan tools PRA di masyarakat
• Menunjukkan partisipasi aktif masyarakat dalam proses pembuatan tools PRA
• Partisipatif • Diskusi • Curah pendapat • Praktek • Pembagian tugas
10 x 45’ • Kit PRA • Panduan VCA dan PRA • Pedoman asesmen • Manual relevan lainnya H. Perencanaan pengurangan risiko
• Analisis bahaya, risiko, kerentanan dan kapasitas • Rencana aksi
Setelah proses pembelajaran pokok bahasan ini, pembelajar diharapkan mampu:
• Mampu melakukan sistematisasi data dan menyimpulkan hasil analisis bahaya, risiko, kerentanan dan kapasitas
• Merumuskan prioritas masalah dan potensi solusi untuk menyelesaikan masalah • Partisipatif • Diskusi • Curah pendapat • Praktek bersama masyarakat • Pembagian tugas
15 x 45’ • Kit PRA • Manual KBBM • Panduan
VCA dan PRA • Manual
relevan lainnya
• Merumuskan rencana aksi pengurangan risiko
• Mengidentifikasi dampak dari intervensi perubahan
I. Pelaporan VCA • Definisi tujuan, manfaat pelaporan VCA
• Format laporan VCA
Setelah proses pembelajaran pokok bahasan ini, pembelajar diharapkan mampu:
• Menjelaskan definisi tujuan, manfaat dan format laporan VCA
• Mengaplikasikan format laporan VCA
• Menganalisa laporan secara obyektif sesuai dengan data dan informasi yang diperoleh
• Partisipatif • Diskusi informatif • Curah pendapat • Tanya jawab • Penugasan kelompok 3 x 45’ • Whiteboard • Spidol • LCD projector • Papan flipchart • Kerangka kerja laporan • Manual KBBM • Panduan
VCA dan PRA • Pedoman Asesmen • Manual relevan lainnya J. Monitoring dan
evaluasi VCA • Definisi monitoring dan evaluasi • Parameter yang relevan
untuk monitoring dan evaluasi
Setelah proses pembelajaran pokok bahasan ini, pembelajar diharapkan mampu:
• Memahami definisi monitoring dan evaluasi
• Menentukan parameter yang relevan untuk monitoring dan evaluasi
• Melakukan monitoring dan evaluasi VCA • Partisipatif • Diskusi • Curah pendapat • Sharing • Tanya jawab 2 x 45’ • Papan Flipchart • LCD projector • Spidol • Whiteboard • Manual KBBM • Manual relevan lainnya K. Advokasi dan
sosialisasi VCA • Definisi advokasi • Merencanakan kegiatan advokasi
• Menentukan masalah yang akan diadvokasikan • Menentukan sasaran dan
tujuan advokasi • Metode advokasi yang
efektif
Setelah proses pembelajaran pokok bahasan ini, pembelajar diharapkan mampu:
• Menjelaskan definisi advokasi • Merencanakan kegiatan
advokasi
• Menentukan masalah yang akan diadvokasikan • Menentukan sasaran dan
tujuan advokasi • Diskusi informatif • Curah pendapat • Sharing • Tanya jawab • Kerja kelompok • Penugasan 3 x 45’ • Whiteboard • Spidol • LCD projector • Papan flipchart • Peralatan penugasan • Advokasi kit • Manual KBBM • Manual relevan lainnya
• Memonitor dan
mengevaluasi hasil-hasil advokasi
• Memilih metode advokasi yang efektif
• Melakukan memonitor dan mengevaluasi hasil-hasil advokasi
L. Evaluasi • Pre test
• Post test • Daily test • Evaluasi harian • Evaluasi akhir • Evaluasi proses
Setelah proses penilaian/evaluasi terhadap pembelajaran/pelati-han ini, pembelajar diharapkan dapat:
• Menilai daya
serap/pemahaman terhadap materi VCA/PRA
• Meningkatkan pengetahuan, sikap dan ketrampilannya terhadap materi VCA/PRA • Mengaplikasikan hasil-hasil pelatihan VCA/PRA di masyarakat • Interview • Pengisian kuesioner • Test praktek • Test praktek Kelompok • Penugasan • Simulasi • Observasi langsung 5 x 45’ • Kerja kelompok • Tugas individu • Soal tes (pre, post dan daily test) • Kuisioner • Alat-alat evaluasi • Pedoman Pelatihan PMI • Manual/ma-teri lain yang sesuai Jumlah 96 x 45 menit
Analisa Tujuan Pembelajaran Pelatihan VCA dan PRA untuk KSR
Kompetensi Tujuan Pembelajaran Indikator Materi Belajar
1. Memahami konsep dasar pengurangan risiko dan Vulnerability and Capacity Assessment (VCA) atau asesmen kerentanan dan kapasitas
• Memahami pengertian bencana, bahaya, kerentanan, kapasitas dan risiko, konsep dasar pengurangan risiko bencana
• Mampu menjelaskan pengertian-pengertian dasar tentang bencana, bahaya, risiko, kerentanan dan kapasitas
• Mampu menjelaskan konsep dasar pengurangan risiko bencana
• Pengertian bencana, bahaya, kerentanan, kapasitas dan risiko
• Konsep dasar pengurangan risiko bencana
• Memahami pengertian, tujuan dan manfaat dilakukannya VCA serta langkah-langkah VCA
• Mampu menjelaskan pengertian VCA
• Mampu menjelaskan tujuan dilakukannya VCA
• Mampu menjelaskan manfaat dilakukannya VCA
• Mampu menjelaskan langkah-langkah VCA
• Pengertian, tujuan, manfaat dan langkah-langkah VCA
2. Memahami prinsip dasar dan pendekatan Participatory Rural Appraisal (PRA) atau kajian desa secara partisipatif
• Memahami pengertian, tujuan, manfaat dan prinsip-prinsip PRA
• Mampu menjelaskan pengertian PRA
• Mampu menjelaskan tujuan PRA • Mampu menjelaskan manfaat PRA • Mampu menyebutkan dan
menguraikan prinsip-prinsip PRA
• Pengertian, tujuan, manfaat dan prinsip-prinsip PRA 3. Mengetahui bagaimana memfasilitasi PRA di masyarakat • Mengetahui pondasi dasar dalam memfasilitasi PRA
• Mampu menyebutkan dan mendefinisikan 3 pondasi dasar dalam memfasilitasi PRA
• Menggambarkan
komunikasi efektif dalam memfasilitasi PRA
• Mampu menggambarkan komunikasi efektif dalam memfasilitasi PRA
• Komunikasi efektif
• Mengidentifikasi norma dalam memfasilitasi PRA di masyarakat
• Mampu mengidentifikasi norma dalam memfasilitasi PRA di masyarakat
• Norma dalam memfasilitasi PRA
4. Metode dan tools PRA • Memahami mengenai
metode dan tools PRA • Mampu menjelaskan pengertian masing-masing tools PRA • Menjelaskan tujuan masing-masing
tools PRA
• Mampu mengaplikasikan metode PRA
• Mampu mempraktekkan tools PRA • Mampu mempresentasikan tools
PRA
• Wawancara semi terstruktur • Observasi langsung
• Peta spot • Peta transek • Riwayat transek
• Riwayat kejadian bencana
• Kalender musim dan kegiatan masyarakat • Kalender sumber penghasilan
• Kalender kejadian penyakit dan bencana • Jadwal rutin harian
• Diagram kelembagaan
• Ranking kekayaan dan kesejahteraan • Kajian penanganan masalah lingkungan dan
sosial berbasis gender
• Kajian penanganan masalah penyakit dan bencana berbasis gender
• Kajian penanganan masalah ekonomi berbasis gender
• Analisis kecenderungan dan perubahan • Analisis kerentanan internal dan eksternal • Ranking
• Pohon masalah 5. Mempraktekkan tools PRA di
• Memahami cara
memobilisasi partisipasi masyarakat dalam pembuatan tools PRA
• Mampu menunjukkan partisipasi aktif masyarakat dalam proses pembuatan tools PRA.
6. Perencanaan pengurangan
risiko • Mempraktekkan perumusan analisis bahaya, risiko,
kerentanan dan kapasitas berdasarkan hasil PRA
• Mampu melakukan sistematisasi data dan menyimpulkan hasil analisis bahaya, risiko, kerentanan dan kapasitas
• Mampu merumuskan prioritas masalah dan potensi solusi untuk menyelesaikan masalah
• Analisis kerentanan dan kapasitas
• Menyusun Rencana Aksi dalam rangka
pengurangan risiko Bencana berdasarkan prioritas permasalahan
• Mampu merumuskan rencana aksi • Mampu merumuskan indikator
pencapaian tujuan
• Mampu merancang sumber data dan informasi mengukur
pencapaian tujuan
• Rencana aksi
7. Mampu membuat laporan VCA • Memahami tujuan, manfaat serta mengenal format laporan VCA • Mempraktekkan
penyusunan laporan VCA
• Mampu menjelaskan dan
mendefinisikan tujuan, manfaat dan format laporan VCA
• Mampu mengaplikasikan format laporan VCA
• Mampu menganalisa laporan secara obyektif sesuai dengan data dan informasi yang diperoleh
• Pelaporan VCA
• Format laporan VCA
8. Mampu melaksanakan
monitoring dan evaluasi VCA • Memahami definisi, parameter • Monitoring dan evaluasi
• Mampu menjelaskan definisi monitoring dan evaluasi • Mampu menentukan parameter
yang relevan untuk monitoring dan evaluasi
• Mampu melakukan monitoring dan evaluasi VCA
9. Mampu melaksanakan advokasi
dan sosialisasi hasil VCA • Melakukan sharing informasi dan laporan dengan beberapa pihak terkait
• Mampu merencanakan kegiatan advokasi
• Mampu menentukan masalah yang akan diadvokasikan
• Mampu menentukan sasaran dan tujuan advokasi
• Mampu memilih metode advokasi yang efektif
• Mampu memonitor dan
mengevaluasi hasil-hasil advokasi