Beyond
News
DEC 2020News
Beyond
06
MeMasuki era
Smart City
E D I S I O 6 / D E S E M B E R 2 0 2 0 0 1 b E D I S I 0 6 / D E S E M B E R 2 0 2 0
Beyond
News
menunjukkan ketersediaan tempat parkir terdekat dan aplikasi yang dapat melacak lokasi transportasi umum. Inovasi lainnya adalah sistem manajemen limbah dimana anda dikenai tarif berdasarkan banyaknya limbah yang dikumpulkan untuk diolah oleh pemerintah kota. Program PAYT (Pay As You Throw) ini mendorong masyarakat untuk mengurangi limbah rumah
tangganya dan mendorong kegiatan daur ulang, sehingga beban TPA berkurang.
Berdasarkan IMD Smart City Index 2020, Singapura menempati urutan pertama sebagai kota ‘tercerdas’ dari 109 kota yang menerapkan konsep kota cerdas di dunia. Dengan tingkat pelayanan kesehatan dan tingkat keamanan publik yang sangat tinggi, Singapura memasang lebih dari setengah juta kamera pengawas di sekeliling kota, menyediakan pelayanan polisi berbasis web. serta memberikan pelayanan kesehatan yang terbaik bagi warganya termasuk membangun ruang hijau publik berbasis komunitas.
Perkembangan teknologi yang terus bertumbuh dengan pesat akan membuat sebuah kota cerdas terus berkembang, dan pada akhirnya memberikan lebih banyak manfaat bagi warganya.
PerkeMBaNgaN
Smart City di
duNia
pakah anda merasakan kota-kota sudah semakin padat? Belum seberapa, pada 2030 nanti lebih dari 5 miliar penduduk akan hidup di perkotaan. Di sinilah konsep smart city atau
kota cerdas dapat membantu mencegah terjadinya kekacauan akibat kepadatan penduduk. Secara sederhana, smart city adalah sebuah konsep pengembangan kota dengan menerapkan teknologi secara inovatif pada infrastruktur fisik, ekonomi, sosial dan lingkungan dalam sebuah kawasan untuk memberikan pelayanan publik yang lebih baik dan meningkatkan kualitas hidup manusia di dalamnya.
Salah satu contoh penerapan inovasi teknologi dalam sebuah kota adalah dengan penggunaan Intelligent Video Analytics (IVA) yang dipasang di titik-titik tertentu di sebuah kota. IVA memiliki teknologi pengenal wajah dan pendeteksi benda tajam atau senjata sehingga dapat membantu mengurangi tindak kriminal pada sebuah daerah. Selain itu kota cerdas juga dapat mengurangi kerusakan lingkungan karena pemerintah dapat menerapkan sensor kualitas udara yang mampu menyajikan data untuk mengidentifikasi penyebab polusi dan memberikan rekomendasi solusi untuk masalah ini. Manfaat lainnya yang diperoleh dari smart city adalah peningkatan efektivitas dan efisiensi lalu lintas di sebuah kota melalui
penerapan manajemen parkir pintar yang
smart City
Dalam beberapa tahun
terakhir, konsep smart city
atau kota cerdas sedang
menjadi tren di kalangan
pemerintah kota di seluruh
dunia. Pada dasarnya,
smart city adalah suatu
konsep pengembangan sebuah
kota dengan menerapkan teknologi informasi
untuk menjalankan roda operasional kehidupan
masyarakatnya dengan lebih efisien. Manfaat yang
diperoleh dari penggunaan berbagai teknologi
yang inovatif ini pun cukup banyak, antara lain
membuat pengambilan keputusan oleh pemerintah
kota menjadi lebih cepat dan tepat, masyarakat
mendapatkan informasi secara transparan, kota
menjadi lebih aman, mengurangi kerusakan
lingkungan, meningkatkan manajemen lalu lintas
dan mengurangi kemacetan.
Pada edisi bulan Desember ini, Beyond News akan
berfokus pada penerapan konsep smart city di
berbagai kota di seluruh dunia dan juga manfaat
yang dihasilkan. Selain itu edisi ini juga akan
membahas lebih jauh tentang penerapan
elemen-elemen smart city yang sudah berjalan di beberapa
kota besar di Indonesia serta persiapan Kalimantan
Timur sebagai Ibu kota baru Indonesia yang akan
dibangun menggunakan konsep smart city.
Selamat membaca!
Rizkie Agustiansyah
G M o f I N D U S T R I A L S A L E S
A
E D IToRIA L
P ERS P E K TI f
Berdasarkan IMD Smart City Index 2020, Singapura menempati urutan pertama sebagai kota ‘tercerdas’ dari 109 kota yang menerapkan konsep kota cerdas di dunia.
Beyond
News
F OKU S
Perkembangan
Smart City
di indonesia
emerintah Provinsi DKI Jakarta mulai menerapkan konsep Jakarta Smart City (JSC) pada tahun 2014 dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan memperbaiki pelayanan untuk warga ibu kota. Saat ini Unit Pengelola (UP) Jakarta Smart City (JSC) sudah memiliki Jakarta Smart City Lounge, sebuah ruang kreatif untuk mendukung penerapan JSC. Terdapatberbagai ruangan di JSC Lounge, salah satunya adalah monitoring room yang dilengkapi dengan teknologi video surveillance dan sistem Intelligent Operational Center (IoC) untuk memantau, menganalisis, mengevaluasi, dan mengantisipasi berbagai perisitiwa yang terjadi di Jakarta. Dengan bantuan berbagai data yang diperoleh dari Waze, CCTV, dan laporan masyarakat, tim JSC dapat melakukan analisis prediktif untuk menganalisis masalah atau berbagai kemungkinan yang akan terjadi di Kota Jakarta.
Sedangkan di Kota Bandung, Pemerintah kotanya sudah mulai mewujudkan konsep smart city sejak tahun 2013. Salah satu bentuk implementasi konsep smart city yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Bandung adalah melalui HAY.U Bandung, sebuah program BPPT (Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi)
Bandung yang memungkinkan masyarakat Bandung memperoleh berbagai macam izin dengan
mudah melalui aplikasi dan situs yang disediakan oleh BPPT Bandung. Dengan program HAY.U Bandung, masyarakat Bandung yang ingin mengurus perizinan seperti izin reklame, izin trayek, SIUP (Surat Izin Usaha Perdagangan), TDP (Tanda Daftar
Perushaan), IMB (Izin Mendirikan Bangungan), Ho (surat izin gangguan/Hinderordonnantie)
dapat memanfaatkan portal bppt.bandung. go.id atau aplikasi GAMPIL (Gadget Mobile Application for License) yang tersedia di
platform Android untuk mengurus perizinan dari rumah. Setelah berjalan selama kurang lebih 6 tahun sejak diluncurkan pada bulan Desember 2014, HAY.U Bandung dan GAMPIL telah benar-benar memberikan banyak manfaat bagi warga Bandung karena telah membuat proses pelayanan perizinan di Kota Bandung menjadi jauh lebih cepat dan efektif.
Pemerintah Indonesia sendiri, melalui Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) sudah menargetkan paling tidak
Saat ini banyak pemerintah kota di negara
maju dan berkembang yang mulai mengadopsi
konsep smart city untuk mengelola urusan
pemerintah dan tatanan kotanya, tidak
terkecuali di Indonesia. Beberapa pemerintah
kota di Indonesia yang sudah menerapkan
konsep smart city di kota yang dikelolanya
adalah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan
Pemerintah Kota Bandung.
P
sekitar 100 kota di Indonesia sudah menerapkan konsep smart city pada tahun 2045. Bahkan pemerintah juga sudah menetapkan bahwa ibu kota baru Indonesia, Kalimantan Timur akan dibangun menggunakan konsep smart city. Namun demikian, gerakan menuju 100 smart city di Indonesia pada tahun 2045 ini memang tidak mudah karena Indonesia harus meningkatkan Sumber Daya Manusia-nya (SDM) terlebih dahulu agar masyarakat yang kelak tinggal di sebuah smart city dapat menjalankan aktivitasnya dengan baik dan teratur. Selain itu untuk menghadirkan layanan terbaik dalam smart city,
semua kebutuhan infrastruktur dasar untuk masyarakat harus terpenuhi, agar kota cerdas tersebut menjadi milik semua warga yang tinggal di dalamnya dan bukan hanya sebagian kalangan saja.
E D I S I O 6 / D E S E M B E R 2 0 2 0 0 5 0 4 E D I S I 0 6 / D E S E M B E R 2 0 2 0
Beyond
News
Mendatar
1 & 12. Tema Beyond News edisi ini
2. Salah satu aspek infrastruktur dalam smart city (dibalik) 3. Nama produk ready mix yang disebut di Beyond News Oktober 4. Jasa pengelolaan limbah (Beyond News September)
5. Semen curah yang memiliki kecepatan terbaik dalam mencapai kuat tekan awal (Beyond News Oktober)
6. Pulau dimana ibu kota baru Indonesia akan dibangun
7. Layanan digital terhadap produk SIG melalui toko bangunan/ distributor (Beyond News Agustus)
8. Platform one stop solution untuk renovasi/bangun rumah (Beyond News Agustus)
9. Semen curah yang ramalh lingkungan dan memberikan performa kuat tekan lebih cepat (Beyond News Juli)
10. Solusi pembangunan rumah dengan waktu cepat dan tahan gempa 11. Semen curah untuk konstruksi tambang minyak dan gas (Beyond News
November)
Vaksin tlah tiba,
vaksin tlah tiba,
hore hore hore
Kalo saya udah
divaksin nanti om,
saya tempel label di
jidat ah "Sudah
Divaksin", keren kaann
Hus ada ada aja, kalo
PwrPro tuh beneran
ada labelnya
divaksin juga
Hah PwrPro
om?
Ya ngga gitu dong bambang. PwrPro tuh produk
yang ramah lingkungan, dimana daur hidupnya
seminimal mungkin berdampak negatif terhadap
lingkungan, penggunaan sumber dayanya sangat
efisien, sehingga berhak disematkan "Green Label"
Wow itu
baru
kereenn!
I NT ER M Ez zo
Kirimkan jawaban TTS dan dua kata tentang layanan SIG (di kotak ungu) paling lambat 10 Januari 2021 ke [email protected]. Pemenang akan diumumkan di buletin edisi Januari 2021 mendatang.
Pemenang Kuis Edisi November 2020
Pemenang Utama:
Yohanes Edy Santoso PT Pantonpile Kwartatama Pemenang Hiburan: Rani Fitriani PT Hikmah Gemilang Konstruksi Pemenang Hiburan: Gugun Gunanto PT Sika Indonesia
Temukan jawaban kuis Teka Teki Silang dari artikel Beyond News beberapa bulan ke belakang, yang akan membentuk dua kata (menurun) yang merangkum tentang layanan SIG (di kotak ungu). Kuis Grand finale ini berhadiah Smart TV Xiaomi 55” dan Smart Watch Samsung Galaxy fit.
1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12
1. Mengapa konsep smart city banyak digunakan oleh pengembang dan pemerintah kota saat ini?
Konsep kota cerdas semakin relevan di era sekarang karena jumlah penduduk kota diproyeksikan akan meningkat dengan pesat dalam beberapa dekade mendatang. Jumlah penduduk kota yang besar ini akan lebih mudah dikelola oleh pemerintah kota menggunakan teknologi agar kehidupan warga kota menjadi lebih aman, lebih efisien dan ramah lingkungan. Kota cerdas juga memiliki
agenda pelestarian lingkungan di dalamnya sehingga muncul istilah smart green city. Kota cerdas yang hijau dapat diwujudkan melalui implemetasi teknologi untuk meningkatan efisiensi penggunaan sumber daya seperti energi, air dan material konstruksi, serta pemanfaatan pasokan energi rendah karbon dan sistem pengendalian risiko bencana.
2. Bahan bangunan seperti apa yang sebaiknya digunakan dalam pembangunan sebuah kota cerdas yang hijau?
Pemilihan bahan bangunan adalah salah satu aspek yang sangat penting dalam pembangunan infrastuktur kota. Bahan bangunan yang sebaiknya digunakan adalah
bahan bangunan yang dapat mengurangi dampak lingkungan pada proses hidupnya, mulai dari produksi, penggunaan, hingga pembongkarannya. Semen merupakan salah satu material bangunan yang paling banyak digunakan dalam konstruksi, karena itu memiliki potensi yang sangat besar untuk meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan.
Perkembangan teknologi terkini memungkinkan semen untuk diproduksi dengan kualitas yang lebih baik serta penggunaan energi yang lebih efisien dan ramah lingkungan. Pada penggunaannya, semen berkualitas yang tepat guna, sesuai dengan kebutuhan
aplikasi dapat pula menghasilkan efisiensi penggunaan material lebih lanjut, menghindari
pemborosan material pada masa konstruksi maupun perbaikan. Sistem sertifikasi green label (sertifikasi produk ramah lingkungan yang dapat mengurangi dampak negatif terhadap lingkungan) dapat membantu pelanggan mengidentifikasi semen yang ramah lingkungan melalui verifikasi pihak ketiga terhadap efisiensi energi pada proses produksi, pengelolaan bahan baku yang bertanggung jawab, serta pengendalian mutu sesuai standar nasional maupun internasional.
Beyond News kali ini mewawancarai Ibu
Sasha Media, Senior Manager Product
Management SIG,
yang kaya pengalaman
di bidang arsitektur. Beliau menjelaskan
konsep smart city yang banyak digunakan
pemerintah kota.
Saat ini SIG memiliki EzPro, semen ramah lingkungan yang mudah dikerjakan dan memiliki daya rekat tinggi sehingga dapat mempermudah proses pengerjaan sebuah konstruksi dan hasil akhir beton yang kuat serta permukaan lebih halus. Selain itu, ada PwrPro, produk andalan SIG yang sudah mendapatkan green label, PwrPro diproduksi dengan formula yang ramah lingkungan untuk mencapai performa kuat tekan awal lebih cepat sehingga dapat mendukung produktivitas konstruksi bangunan dan infrastruktur, dengan mutu terjaga.
3. Bagaimana peran arsitek dan produsen bahan bangunan agar material yang lebih ramah lingkungan, baik saat produksinya maupun saat lifecycle-nya, lebih banyak digunakan oleh developer?
Pihak-pihak yang terlibat dalam perencanaan infrastruktur kota serta produsen bahan bangunan berperan dalam mengedukasi masyarakat akan manfaat menggunakan produk ramah lingkungan, seperti efisiensi penggunaan sumber daya dan upaya mendukung program pemerintah dalam mengurangi emisi gas rumah kaca.
Pemerintah juga memainkan peran yang amat penting dalam mengatur ketentuan terkait persyaratan bahan bangunan yang sebaiknya digunakan dalam pembangunan kota. Selain itu, pemerintah juga dapat mengatur melalui peraturan perundang-undangan terkait pemberian insentif tertentu bagi bangunan hijau sehingga bahan bangunan yang ramah lingkungan
memiliki nilai lebih di mata para developer.
D I A LoG
Vaksin tlah tiba,
vaksin tlah tiba,
hore hore hore
Kalo saya udah
divaksin nanti om,
saya tempel label di
jidat ah "Sudah
Divaksin", keren kaann
Hus ada ada aja, kalo
PwrPro tuh beneran
ada labelnya
divaksin juga
Hah PwrPro
om?
Ya ngga gitu dong bambang. PwrPro tuh produk
yang ramah lingkungan, dimana daur hidupnya
seminimal mungkin berdampak negatif terhadap
lingkungan, penggunaan sumber dayanya sangat
efisien, sehingga berhak disematkan "Green Label"
Wow itu
baru
kereenn!
SemenIndonesiaGroup sig
sig.id
SemenIndonesia
PT Semen Indonesia (Persero) Tbk South Quarter, Tower A, Lt. 19-20 Jl. RA Kartini Kav. 8
Cilandak Barat, Jakarta Selatan DKI Jakarta 12430
www.sig.id