• Tidak ada hasil yang ditemukan

135214 AKJ 2007 08 14 Usaha Besi Rongsokan

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "135214 AKJ 2007 08 14 Usaha Besi Rongsokan"

Copied!
1
0
0

Teks penuh

(1)

NASKAH APA KABAR JOGJA

Judul : Mbah Joyo usaha besi rongsokan Lokasi : besi rongsokan Mbah Joyo Jl. Kaliurang Reporter & Camerawan : Intro dan Iqbal

Tanggal Liputan : 12 Agustus 2005

ACC Redaktur Narator Editor

1 Tidak terpikir jika barang bekas merupakan gudang penghasilan bagi sebagian orang kreatif // Seperti

besi bekas yang sudah tidak terpakai / menurut masyarakat / hal ini adalah sampah / yang tidak berfungsi lagi //

Ternyata pendapat itu tidak benar / karena barang bekas ini dapat mendatangkan pekerjaan dan menghasilkan

banyak uang // Keuntungannya pun juga tidak tanggung – tanggung lagi // Diantaranya jenis besi / aluminium/

tembaga / seng / kuniangan bekas / dapat di jual kembali pada pabrik peleburan / untuk di daur ulang //

Pengiriman besi-besi bekas ke pabrik / dalam seminggu dapat mengirim antara 1 sampai 2 kali per truk/

dan setiap truknya memuat antara 20 sampai 25 ton // Biasanya di kirim ke kota tujuan Klaten dan Surabaya //

Barang bekas tersebut di dapat para pengepul di daerah Yogyakarta / akan tetapi jika barang dari pengepul tidak

ada/ maka Mbah Joyo tidak dapat mengirim barang ke pabrik // Untuk harga standar besi bekas sendiri /

mengikuti standar harga pabrik per jenis barang // hal ini / mempengaruhi penjualan besi bekas tersebut //

==statement====

Yohanes Sutardi Joyo Saputro (Mbah Joyo) Î Pemilik usaha besi bekas

Usaha yang digeluti oleh Mbah Joyo/ berdiri sejak tahun 1986 ini tetap bertahan/ dan lebih maju dengan

usaha penjualan besi bekas tersebut/ serta mampu menghidupi keluarga dan 7 orang anaknya// Selain menjual

besi bekas/ juga mengumpulkan spon/ kertas dan kardus bekas/ untuk ditukar dengan besi bekas dengan sistem

barter antara relasi // Sampai saat ini/ Mbah Joyo memiliki 5 orang karyawan yang membantu setiap harinya //

Berharap usaha ini / terus berkembang serta dapat menjadi lapangan pekerjaan baru //

Referensi

Dokumen terkait