• Tidak ada hasil yang ditemukan

BAB I Pendahuluan SBB 2015

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "BAB I Pendahuluan SBB 2015"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

Pendahuluan 2015 1 - 1

BAB I

(2)

Pendahuluan 2015 1 - 2

BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Penyelenggaraan Tata Pemerintahan dewasa ini berdasarkan

prinsip-prinsip Good Governance, sebagai salah satu implementasinya adalah

paradigma anggaran berbasis kinerja. Untuk itu Keuangan Daerah harus

dikelola secara tertib, taat pada perundang-undangan (Rule of Law), efektif,

efesien, ekonomis, transparan dan bertanggungjawab dengan memperhatikan

azas keadilan, kepatutan dan manfaat untuk masyarakat.

Dalam pengelolaan Keuangan Daerah diawali dengan perencanaan,

dilanjutkan dengan pelaksanaan, pengendalian dan pegawasan. Dalam

perencanaan dilaksanakan penyusunan rencana kerja anggaran organisasi

perangkat daerah, berdasarkan prestasi kerja dengan mengacu pada indikator

kinerja, capaian atau target kinerja, Standar Satuan Harga (SSH) dan Standar

Pelayanan Minimal (SPM).

Berdasarkan Permendagri 13 Tahun 2006 tentang Pedoman

Pengelolaan Keuangan Daerah, Pasal 93 ayat (5) dinyatakan bahwa “Standar

Satuan Harga merupakan harga satuan setiap barang/jasa yang berlaku

disuatu daerah yang ditetapkan dengan Keputusan Kepala Daerah“.

B. Kedudukan

Penyusunan Standar Biaya Belanja (SBB) Daerah Pemerintah Provinsi

Jawa Barat merupakan implementasi dari Peraturan Menteri Dalam Negeri

Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah

sebagaimana telah diubah beberapa kali, terakhir dengan Peraturan Menteri

LAMPIRAN KEPUTUSAN GUBERNUR JAWA BARAT NOMOR : 910/Kep.1269-Org/2014

TANGGAL : 9 September 2014

TENTANG : STANDAR BIAYA BELANJA DAERAH PEMERINTAH PROVINSI JAWA BARAT TAHUN ANGGARAN 2015

(3)

Pendahuluan 2015 1 - 3

Dalam Negeri Nomor 21 Tahun 2011 sebagai ketentuan lebih lanjut dari

Peraturan Pemerintah Nomor 58 Tahun 2005. Standar Biaya Belanja Daerah

Pemerintah Provinsi Jawa Barat berfungsi sebagai pedoman dalam

penyusunan anggaran OPD/SKPD di Lingkungan Pemerintah Provinsi Jawa

Barat, agar dalam pelaksanaannya dapat dilakukan secara efektif, efisien,

transparan dan akuntabel.

C. Maksud dan Tujuan

Maksud dan tujuan penyusunan SBB Daerah Pemerintah Provinsi Jawa

Barat adalah:

a. Untuk meningkatkan efisiensi dan efektivitas belanja program atau

kegiatan dalam rangka mewujudkan pengelolaan keuangan daerah

berdasarkan prestasi kerja.

b. Sebagai alat ukur belanja program atau kegiatan OPD/SKPD dan

penyeragaman besaran satuan sejenis yang digunakan oleh OPD/SKPD di

lingkungan Pemerintah Daerah.

D. Ruang Lingkup

Ruang lingkup materi yang dibahas dalam Standar Biaya Belanja

Daerah Pemerintah Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2015 meliputi

Standar Biaya Umum, Standar Harga Satuan dan Standar Biaya Kegiatan

yang secara umum merupakan harga tertinggi atau rentang harga yang

diperkenankan dalam rangka penyusunan anggaran, untuk dipedomani dalam

penyusunan APBD Tahun Anggaran 2015.

Standar Biaya Umum adalah besaran harga maksimal yang merupakan

biaya pendukung biaya kegiatan, yang meliputi honorarium bulanan, harian

dan kegiatan, bantuan biaya pendidikan dan pelatihan, perjalanan dinas, biaya

akomodasi dan konsumsi, biaya eksploitasi BBM, pelumasan dan perawatan

kendaraan dinas.

Standar Harga Satuan adalah besaran harga maksimal komponen

pendukung pekerjaan yang meliputi upah tenaga ahli/tenaga kerja, harga

(4)

Pendahuluan 2015 1 - 4

Standar Biaya kegiatan adalah besaran biaya kegiatan yang dibutuhkan

untuk melaksanakan kegiatan di Bidang Kebinamargaan, Bidang PSDA,

Bidang Keciptakaryaan, Bidang Perhubungan, Bidang Lingkungan Hidup,

Bidang Energi Sumber Daya Mineral, Bidang Perikanan, Bidang Perkebunan,

Bidang Kebudayaan dan Pariwisata, Bidang Industri, Perdagangan dan

Kemetrologian, Bidang Promosi dan Penanaman Modal, Bidang Kesehatan,

Bidang Informatika, Bidang Pertanian dan Bidang Kehutanan.

E. Sistematika Penulisan

Sistematika penulisan Standar Biaya Belanja Daerah Pemerintah

Provinsi Jawa Barat Tahun Anggaran 2015 adalah sebagai berikut :

I. BAB I : PENDAHULUAN

Bab ini memuat uraian tentang Latar Belakang,

Kedudukan, Maksud dan Tujuan, Ruang Lingkup dan

Sistematika Penulisan

II. BAB II : BELANJA TIDAK LANGSUNG

Bab ini memuat uraian standar Tambahan

Penghasilan (TP) yang terdiri dari tambahan

penghasilan pegawai berdasarkan beban kerja yaitu

untuk pejabat struktural, pejabat fungsional tertentu,

pejabat fungsional umum, pejabat fungsional umum

yang melaksanakan tugas tertentu; tambahan

penghasilan berdasarkan kondisi kerja yaitu pelaksana

fungsi tertentu pada balai layanan pengadaan secara

elektronik (LPSE) Provinsi Jawa Barat dan petugas

layanan perijinan terpadu ; tambahan penghasilan

berdasarkan kelangkaan profesi yaitu dokter yang

melaksanakan pelayanan di rumah sakit daerah

Provinsi Jawa Barat ; serta kompensasi uang makan

(5)

Pendahuluan 2015 1 - 5

III. BAB III : BELANJA LANGSUNG

Bab ini memuat uraian tentang belanja langsung yaitu

meliputi honorarium pegawai serta belanja barang dan

jasa.

IV. BAB IV : STANDAR HARGA SATUAN

Bab ini memuat uraian mengenai standar harga

satuan diuraikan berdasarkan besaran harga

maksimal komponen pendukung pekerjaan yang

meliputi upah tenaga ahli/tenaga kerja, harga

bahan/material dan harga peralatan/barang

V. BAB V : STANDAR BIAYA KEGIATAN DAN STANDAR

ANALISIS KEGIATAN

Bab ini memuat uraian mengenai Standar Biaya

kegiatan yang didasarkan atas besaran biaya kegiatan

yang dibutuhkan untuk melaksanakan kegiatan dan

standar analisis kegiatan yang didasarkan atas

persentase dari bobot kegiatan yang dibutuhkan untuk

melaksanakan kegiatan ,pada bidang-bidang

kebinamargaan, PSDA, keciptakaryaan, perhubungan,

lingkungan hidup, energi dan sumber daya mineral,

perikanan, perkebunan, kebudayaan dan pariwisata,

industri, perdagangan dan kemetrologian, promosi dan

penanaman modal, Perkebunan, informatika,

Referensi

Dokumen terkait

bahwa berdasarkan ketentuan Pasal 93 ayat (4) Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 13 Tahun 2006 tentang Pedoman Pengelolaan Keuangan Daerah sebagaiman telah diubah beberapa

Fungsi manajemen akan terasa lebih urgen ketika kita berbicara tentang proses pendayagunaan zakat. Pada proses pendayagunaan inilah sesungguhnya zakat akan

Kiranya, Standar Biaya Khusus dalam Standar Biaya Tertinggi pembakuan belanja daerah Kabupaten Cianjur tahun anggaran 2021 menjadi acuan dalam perencanaan dan

Dalam bursa valuta asing pada dasarnya bank-bank devisa bertindak sebagai penghubung antara para peminta valuta asing dengan para penawar valuta asing dan juga sebagai pihak

b) Badan hukum yang didirikan menurut hukum Indonesia berkedudukan di Indonesia. Dalam kaitannya dengan subyek Hak Guna Bangunan sebagai tersebut di atas, maka sesuai

Reseptor obat adalah suatu makromolekul dapat berupa lipoprotein, atau asam nukleat yang jelas dan spesifik terdapat dalam jaringan sel hidup, mengandung gugus

Islami; adalah bersifat keislaman (akhlak), untuk mewujudkan suasana kehidupan masyarakat madani. Sejahtera; Mandiri Dalam Nuansa Kehidupan Islami, mengandung arti

Mengetahui faktor-faktor terkait yang mampu meningkatkan reliability, availability, dan maintainability engine CT7 sehingga konsumen merasa puas dengan output yang