• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN MODIFIKASI TERHADAP STATUS GIZI BALITA

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "PENGARUH PEMBERIAN MAKANAN TAMBAHAN MODIFIKASI TERHADAP STATUS GIZI BALITA"

Copied!
6
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 3. Perubahan berat badan selama
Tabel 4. Perubahan Z-Score balita sebelum dan sesudah pemberian PMT

Referensi

Dokumen terkait

melakukan kegiatan percobaan (experiment) untuk mengetahui pengaruh pemberian diet formula 100 terhadap berat badan dan status gizi pada balita yang mengalami

Pengaruh Konseling Gizi Individu terhadap Pengetahuan Gizi Ibu dan Perbaikan Status Gizi Balita Gizi Buruk yang Mendapatkan PMT Pemulihan di Kota Sorong Irian Jaya

meskipun pemberian PMT dapat menaikkan berat badan balita namun berat badan balita masih dibawah berat badan ideal. Banyaknya balita sakit berpengaruh negatif terhadap

Hasil penelitian tentang pemberian makanan tambahan (PMT) lokal di Kota Semarang menunjukan bahwa ada perbedaan status gizi anak balita gizi kurang berdasarkan

Subjek yang terpilih berjumlah 22 balita gizi buruk yang masuk dalam kriteria inklusi di Dinas Kesehatan Kota Semarang selama 60 hari (2 bulan). PMT-P yang diberikan dalam

Tabel 4.7 Distribusi Status Gizi Berdasarkan Indeks TB/U atau PB/U pada Subyek Sebelum dan Setelah Pemberian PMT-P di Rumah Pemulihan Gizi Kota Semarang bulan April

Ada hubungan yang sangat signifikan antara sumbangan pemberian makanan tambahan pemulihan terhadap perubahan status gizi (indeks BB/U) balita gizi buruk (p= 0,002)..

Hal ini sejalan dengan penelitian yang dilakukan oleh Chairunnisa bahwa program pemberian PMT MP-ASI biskuit selama 90 hari di wilayah kerja Puskesmas Kota Palembang memberikan