JURNALISTIK
JURNALISTIK
M Zainal Abidin Kepala Biro Jepara (Jawa Pos Radar Kudus)
Arti Jurnalistik
Arti Jurnalistik
• Jurnalistik (journalistic) artinya kewartawanan atau kepenulisan. • Kata dasarnya “jurnal” (journal), artinya laporan atau catatan, atau “jour” dalam bahasa Prancis yang berarti “hari” (day).yKonsep Jurnalistik
Konsep Jurnalistik
• Proses ‐> “aktivitas” mencari, mengolah, menulis, dan menyebarluaskan informasi kepada publik melalui media menyebarluaskan informasi kepada publik melalui media massa. Aktivitas ini dilakukan oleh wartawan (jurnalis). • Teknik‐> keahlian” (expertise) atau “keterampilan” (skill)
menulis karya jurnalistik (berita, artikel, feature)
termasuk keahlian dalam pengumpulan bahan penulisan seperti peliputan peristiwa (reportase) dan wawancara. seperti peliputan peristiwa (reportase) dan wawancara. • Ilmu ‐> bidang kajian” mengenai pembuatan dan penyebarluasan informasi (peristiwa, opini, pemikiran, ide) melalui media massa.
Dasar
Dasar‐‐Dasar Jurnalistik:
Dasar Jurnalistik:
• Wawasan atau Pengetahuan (knowledge) • Keahlian atau Keterampilan (Skill) jurnalistikWawasan
Wawasan
Dasar‐Dasar Jurnalistik dalam hal pengetahuan (knowledge) yang terpenting adalah pengetahuan tentang ilmu atau teori jurnalistik. Istilah‐istilah kunci (key terms) atau kata kunci (keywords) dalam dasar‐dasar jurnalistik antara lain pengertian jurnalistik, asal‐usul kata jurnalistik, sejarah jurnalistik, produk jurnalistik (berita, artikel opini, featured, termasuk foto jurnalistik d id j li tik) b t b b it j i j i b it j i j i dan video jurnalistik), narasumber atau sumber berita, jenis‐jenis berita, jenis‐jenis feature, jenis‐jenis artikel opini (editorial, pojok, karikatur), manajemen redaksi, struktur organisasi media, jenis‐jenis media, angle berita, delik pers, dan sebagainya.Skills Jurnalistik
Skills Jurnalistik
• Dasar‐Dasar Jurnalistik dalam hal keterampilan (skills) yang terpenting adalah penulisan berita yang merupakan produk utama jurnalistik sekaligus karya utama wartawan (jurnalis), teknik pencarian berita atau teknik reportase (wawancara, riset data, observasi atau pengamatan langsung ke tempat kejadian), dan penggunaan bahasa jurnalistik (bahasa pers/bahasa media) dalam menulis berita.Sikap Jurnalis
Sikap Jurnalis
• Dasar Jurnalistik dalam hal attitute (sikap) secara normatif diatur dalam UU No. 40/1999 tentang Pers, Kode Etik Jurnalistik, pedoman pemberitaan media untuk Wartawan dan Media Online, serta etika jurnalistik secara umum sebagaimana tercantum di elemen jurnalisme.
Jenis
Jenis‐‐Jenis Berita
Jenis Berita
• Berita langsung (Straight News/Spot News/Hard News) • Berita opini (opinion news) • Berita investigasi (investigative news) news) • Berita ringan (Soft News)News Processing
News Processing
• News Planning • News Hunting • News Writing • News EditingHunting
Hunting
• Mengumpulkan fakta dan data peristiwa yang bernilai berita –aktual, faktual, penting, dan menarik—dengan “mengisi” enam unsur berita. 5W+1H (What/Apa yang terjadi, Who/Siapa yang terlibat dalam kejadian itu, Where/Di mana kejadiannya, When/Kapan terjadinya, Why/Kenapa hal itu terjadi, dan How/Bagaimana proses kejadiannya) K l k b h i i dib i k id k di k d Nil iB it (N V l ) Kelayakan sebuah peristiwa diberitakan atau tidak diukur dengan parameter Nilai Berita(News Values):Aktual • Faktual
• Penting • Menarik
Writing
Writing
• Akta dan data yang sudah dihimpun dituliskan berdasarkan rumus 5W+1H dengan menggunakan Bahasa Jurnalistik –spesifik= kalimatnya pendek‐ pendek, baku, dan sederhana; dan komunikatif = jelas, langsung ke pokok masalah (straight to the point), mudah dipahami orang awam.Struktur Naskah
Struktur Naskah
• Komposisi naskah berita terdiri atas: Head (Judul) Head (Judul), • Date Line (Baris Tanggal), yaitu nama tempat berangsungnya peristiwa atau tempat berita dibuat, plus nama media Anda, • Lead (Teras) atau paragraf pertama yang berisi bagian paling penting atau hal yang paling menarik danpaling penting atau hal yang paling menarik, dan • Body (Isi) berupa uraian penjelasan dari yang sudah
Contoh Berita
Contoh Berita
ZAINAL ABIDIN/RADAR KUDUS KONSENTRASI: Para peserta workshop jurnalistik yang diselenggarakan KKN Unisnu Desa Jambu dan Pemdes Jambu serius mengikuti acara kemarin. KKN Unisnu Jambu Selenggarakan Pelatihan Jurnalistik MLONGGO ‐ Tim KKN Unisnu Jepara 2017 Desa Jambu dan Pemerintah Desa (Pemdes) Jambu adakan pelatihan jurnalistik di Aula balai desa setempat Sabtu‐Minggu (4‐5/2). Pelatihan ini diikuti Karang Taruna, Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), siswa MA. Mathalibul Huda Mlonggo, serta perangkat Desa Jambu. Hari pertama, materi berisi tekhnik dasar menulis. Hari kedua, hunting. Ketua Panitia Workshop Jurnalistik Ira Afifatunnikmah menjelaskan, dari kegiatan ini para peserta tak hanya belajar teori, tetapi juga praktik. Salah satunya hunting. Para siswa dapat mengimplementasikan ilmu didapatkan pada hari pertama dengan membuat sebuah produk tulisan. Dengan harapan tulisan itu bisa dipublikasikan di media jurnalistik. Seperti koran ataupun di web. Ia menjelaskan, Desa Jambu telah dijuluki sebagai desa informasi teknologi. Karena sistem yang dijalankan Pemerintahan Desa (Pemdes) Jambu ini sudah berbasis IT. Dibuktikan Desa Jambu ini sudah memiliki website. Isinya beragam informasi di Desa Jambu, Mlonggo. ”Desa Jambu menerapkan desa berbasis IT yang sudah di launchingkan 2015,” jelasnya.Ia berharap setelah kegiatan workshop jurnalistik masyarakat Desa Jambu dapat menerapkan ilmu tulis menulis Hasil dari teknik tulis Ia berharap setelah kegiatan workshop jurnalistik, masyarakat Desa Jambu dapat menerapkan ilmu tulis menulis. Hasil dari teknik tulis menulis ini dapat dimuat di dalam website Desa Jambu. Sehingga masyarakat Desa Jambu tahu informasi apapun melalui website tersebut,” jelasnya. (zen) / Pemotret/media ZAINAL ABIDIN/RADAR KUDUS KONSENTRASI: Para peserta workshop jurnalistik yang diselenggarakan KKN Unisnu Desa Pemotret/media Caption foto/keteranga Jambu dan Pemdes Jambu serius mengikuti acara kemarin. n
Judul dan Lead
Judul dan Lead
KKN Unisnu Jambu Selenggarakan Pelatihan Jurnalistik MLONGGO Ti KKN U i J 2017 Judul MLONGGO‐ Tim KKN Unisnu Jepara 2017 Desa Jambu dan Pemerintah Desa (Pemdes) Jambu adakan pelatihan jurnalistik di Aula balai desa setempat Sabtu‐Minggu (4‐5/2). Pelatihan ini diikuti Karang Taruna, Kelompok Informasi Masyarakat (KIM), siswa MA. Mathalibul Huda Mlonggo, serta k t D J b H i t Mlonggo‐> lokasi pembuatan berita Lead Berita (who, what, where when) perangkat Desa Jambu. Hari pertama, materi berisi tekhnik dasar menulis. Hari kedua, hunting. where, when) @Judul dan Lead Harus Sesuai Ketua Panitia Workshop Jurnalistik Ira Afifatunnikmah menjelaskan, dari kegiatan ini para peserta tak hanya belajar teori, tetapi juga praktik. Salah satunya hunting. Para siswa dapat mengimplementasikan ilmu didapatkan Para siswa dapat mengimplementasikan ilmu didapatkan pada hari pertama dengan membuat sebuah produk tulisan. Dengan harapan tulisan itu bisa dipublikasikan di media jurnalistik. Seperti koran ataupun di web. Ia menjelaskan, Desa Jambu telah dijuluki sebagai desa informasi teknologi. Karena sistem yang dijalankan Pemerintahan Desa (Pemdes) Jambu ini sudah berbasis IT. Dibuktikan Desa Jambu ini sudah memiliki website. Isinya beragam informasi di Desa Jambu, Mlonggo. ”Desa Jambu menerapkan desa berbasis IT yang sudah di launchingkan 2015,” jelasnya.Batang Tubuh
(How/Why)
Di dalamnya ada
narasumber
launchingkan 2015, jelasnya. Ia berharap setelah kegiatan workshop jurnalistik, masyarakat Desa Jambu dapat menerapkan ilmu tulis menulis. Hasil dari teknik tulis menulis ini dapat dimuat di dalam website Desa Jambu. Sehingga masyarakat Desa Jambu tahu informasi apapun melalui website tersebut,”narasumber
zen‐> Kode
pembuat berita
TERIMAKASIH
TERIMAKASIH
SELAMAT MENEMPUH
SELAMAT MENEMPUH
KKN
M Zainal Abidin Kepala Biro Kepala Biro 1
Pokok Bahasan
PencahayaanPencahayaan Aspek Komposisi Sudut Pandang Kamera Kontras yang TajamPencahayaan
Objek harus memiliki atau dilingkupi cahaya agar Objek harus memiliki atau dilingkupi cahaya agar dapat diambil gambarnya. Terdapat berbagai macam tipe cahaya yang menerpa objek. Tipe cahaya: Front Lightning: cahaya berasal dari arah depan objek, sejajar dengan kamera. Side Lightning: cahaya berasal dari arah samping objek. Back Lightning: sumber cahaya membelakangi objek, cahaya menghadap arah kamera. Hair Lightning: Sumber cahaya tepat diatas objek foto. 3Komposisi
Komposisi merupakan susunan dari berbagai objek p p g j dalam gambar sehingga kehadirannya dapat membangun atau mengacaukan sebuah gambar. Sebelum mengambil gambar: pandanglah objek dari berbagai sudut: rendah / tinggi, dekat/jauh, berkelilinglah mengitari objek. Komposisi merupakan perpaduan antara: p p p p Posisi,Proporsi, Garis, dll.Komposisi
Posisi: Mengatur peletakan dari suatu objek, baik g p j , melalui pengaturan fasilitas kamera dan sudut pandang maupun pengaturan dari objek. Proporsi: Ketika Anda akan mengambil suatu gambar, cobalah melihat sekeliling objek itu dan tentukan pula tujuan atau pesan yang Anda inginkan saat Anda mengambil gambar tersebut. G i hk d i ik Garis: mengarahkan mata pada suatu titik pandang tertentu. Garis yang bergelombang dan melengkung memberikan kesan ketenangan, garis tebal dan lurus serta diagonal memberikan kesan dinamis dan memperkuat gambar. 5Komposisi
Bentuk: menonjolkan bentuk satu sisi dengan j g penerangan muka, sedangkan untuk penampilan pola pencahayaan belakang lebih baik. Peletakan posisi objek: objek yang ditempatkan tidak ditengah lebih menarik daripada objek diletakkan ditengah. Diagonal yang dinamis: menampilkan kesan k d ilk k d l gerakan dan menampilkan kedalaman. Kesedarhanaan: meniadakan objek yang tidak perlu, latar belakang yang bersih, akan membuat gambar tampak menarikKomposisi
7
Komposisi
Komposisi
Diagonal Diagonal
9
Sudut Pandang
Perbedaan sudut pandang memberikan kesan p g yang berbeda‐beda. Bird Eye View: sudut pandang pada posisi atas. Menampilkan pola serta detail dari objek jika objek sedang beraktivitas. Frog Eye View: Sudut pandang dari posisi bawah menampilkan kesan objek menjadi lebih tinggi d l bih b dan lebih besar. Straight Eye View: sudut pandang lurus dengan objek yang akan dipotret. Objek direkam secara natural dan apa adanya, tanpa distrosi. 11Sudut Pandang
Sudut Pandang
Frog Eye View
13