BUSINESS START UP ARTUR FURNITURE
Ristie RahmawatiArtur Furniture
APL Tower Central Park, Lv 19 unit T7 Jl. S Parman kav 28, Jakarta Barat. 085721365000. artur [email protected]
Dosen Pembimbing : Erwin Halim, SPt., M.M., MBA
ABSTRAK
Artur Furniture adalah bisnis yang bergerak dibidang industri manufaktur furniture berbasis kayu, yang memiliki kantor di APL Tower Central Park 19th floor Unit T7, Jl. S Parman Kav 28 Jakarta. Spesifikasi jasa yang ditawarkan adalah jasa design interior segala yang termasuk produk furniture. Produk-produk yang ditawarkan adalah produk yang dikenal kualitasnya yang bergaya minimalis. Produk furniture yang ditawarkan beragam seperti sofa, meja makan, meja kerja, kursi makan, lemari pakaian, lemari dapur, panel tv, tempat tidur. Artur furniture memberikan keunggulan sumber daya manusia yang ahli. Proses produksi yang dilaukan disesuaikan dengan harga dan kualitas yang diinginkan oleh pembeli. Tujuan dari penulisan business start up ini adalah untuk menggambarkan secara sistematis usaha bisnis Artur furniture. Penulisan laporan business start up ini mencakup aspek-aspek yang dibutuhkan untuk membangun usaha, yang terdiri dari identifikasi produk dan jasa, pemasaran, operational, proyeksi keuangan dan implementasi/realisasi. Dana yang dibutuhkan untuk menjalankan usaha ini berkisar Rp. 129.876.000
Kata kunci : Business Startup, Interior Design, Furniture
ABSTRACT
Artur Furniture is a business of manufacture industry especially focused on timber furniture. The Artur Furniture office is located in APL Tower Central Park on the 19th floor, Unit T7, in Jalan S. Parman Kav 28 Jakarta. Specifications services offered a design interior service of furniture product. The products which company offers are famous for the quality of its minimalist style. The products are varied starting from a sofa, a dining table, a working table, a dining chair, a cabinet, a kitchen set, a TV panel, and a bed. Artur Furniture gives a superiority of its specialist human resources. The production process which is done, adjusted with the price and the quality of buyer’s needed. The purpose of this business start up writing is systematically to describe the Artur Furniture business. This business start up report covers the aspect that is required to build the business, consisting of service and product identification, marketing, operational, financial forecast and implementation or realization. The fund needed to ran the business is Rp. 129.876.000
PENDAHULUAN
Pertumbuhan property di Indonesia terus meningkat khususnya di kota Jakarta yang di perkirakan akan menjadi tempat tujuan dari pasar property di benua Asia dibanding kota lainnya di kawasan regional Asia. Semakin bertambahnya jumlah penduduk di Indonesia, kebutuhan akan tempat tinggal dan pembangunan pun juga meningkat.
Memasuki industri furniture cukup menarik mulai dari hal-hal kecil seperti makan, duduk, bekerja, sampai tidur pasti menggunakan furniture. Perubahan lifestyle juga mendorong meningkatnya pasar dalam negeri terhadap furniture. Gaya hidup serba modern telah memberikan sebuah pembaharuan pemikiran dimana furniture merupakan kedudukan sebagai jantung interior yang memerlukan tataletak ideal.
Furniture dari segi modelnya telah menjadi bagian daripada pengalaman hidup manusia sejak adanya perkembangan dari kebudayaan non-nomadis. Bukti dari adanya furniture adalah sejak jaman Neolitik dan terakhir dari antiquity di bentuk-bentuk dari lukisan-lukisan primitive di dinding gua. Furniture bisa dibuat dengan desain untuk mendukung keindahan dari seni mendekorasi ruangan. Furniture bisa dibentuk dari banyak bahan, misalnya logam, plastik, dan kayu.
Saat ini pemerintah terus melakukan pengembangan industri furniture nasional. Dengan banyaknya bahan baku yang ada di dalam negeri, pemerintah mengharapkan produk yang dihasilkan bernilai tambah, berdaya saing global dan berwawasan lingkungan. Daya saing furniture Indonesia didukung sumber bahan baku alami yang melimpah dan berkelanjutan, serta keragaman corak desain yang berciri khas lokal. Indonesia merupakan salah satu negara yang sangat kaya akan sumber daya hutan ( BennyWahyudi, 2012 )
METODE PENELITIAN
Metode bisnis menggunakan aspek – aspek business plan yaitu aspek keuangan, aspek pemasaran dan penjualan, dan aspek manajemen dan sumber daya manusia. Analisis yang digunakan untuk bisnis ini adalah scenario analisis . Untuk aspek keuangan dengan proyeksi laba-rugi, proyeksi neraca, dan BEP. Aspek lain yang diperoleh berdasarkan data Artur Furniture
HASIL DAN BAHASAN
Produk :
Usaha Artur Furniture ini yang bergerak dibidang desain interior dan furniture, beberapa produk yang dibuat :
Tabel 1 Spesifikasi Produk No Keterangan Produk 1 Bedroom Set 2 Wardrobe 3 Kitchen Set 4 Dining Table 5 Panel TV 6 Sofa 7 Desain Interior
Bisnis Model Kanvas : Tabel 2 Bisnis Model Kanvas
• Pemilik Aparteme n baru • Keluarga baru pindah • Konsume n yang mengingi nkan produk furniture bergaya menenga h keatas • Bantuan personal • Website • Katalog dan brosur • Tukar tambah • Penjual triplek • Penjual cat • Kantor pemasaran • Penjual aksesoris • Penjual kaca • Penjual wallpaper • Penjual granit • Furniture yang menggunak an bahan baku dan cat berkualitas • Design yang minimalis • Melayani konsultasi langsung • Ketepatan waktu pengiriman • Pameran • Outlet diaparteme n • Bekerjasa ma dengan pihak marketing • Penjualan produk • Jasa renovasi
• Menjual produk lainnya : wallpaper, granit, parket, gorden
• Biaya gaji • Listrik • Biaya operasional • Perancang an produk • Pembelian bahan baku • Gambar • Pembuatan produk • Packing barang • Pemasanga n produk • Teknologi • Peralatan • Brand yang terdaftar di HKI • SDM • Biaya sewa • Biaya komisi
Analisis SWOT Strengths
• Menyediakan produk desain dan furniture yang unik
• Bahan-bahan yang digunakan berkualitas
• Hasil produk unggulan sehingga dapat bersaing menembus pasar global
• SDM rata-rata yang berpengalaman dan didukung pleh para professional dan ahli dibidangnya
• Jasa pelayanan yang ramah
• Pengendalian mutu bahan secara menyeluruh dan rutin. Weaknesses
• Kami pembisnis pendatang baru
• Konsumen tidak mengetahui kualitas produk secara langsung
• Adanya jadwal pengantar dengan transportasi yang masih rumit
• Nama website belum dikenal luas oleh masyarakat
• Dari segi keuangan, struktur keterbatasan modal yang lemah apabila akan mengembangkan usaha dalam skala besar tanpa melibatkan pihak luar
• Banyaknya pesaing bisnis dalam bidang yang sama. Dapat mengancam perusahaan kami, karena setiap perusahaan pasti ingin memenangkan persaingan tersebut
• Konsumen tidak mengetahui kualitas produk secara langsung Opportunities
• Pertumbuhan pembangunan yang terus berkembang
• Diperkirakan pertumbuhan ekonomi Indonesia akan menigkat 5,8%
• Kebijakan pemerintah yang mendukung usaha furniture untuk terus berkembang Kementrian Perindustrian Republik Indonesia (Kemenperin) tingkatkan ekspor furniture melalui pameran Internasional.
• Indonesia terletak di Asia Tenggara yang merupakan konsumen dalam perdagangan dunia
• Program kewirausahaan kredit dan pendanaan bisnis yang dikeluarkan oleh perusahaan swasta dan BUMN seperti wirausaha muda mandiri yang dapat memacu generasi muda untuk memasuki dunia bisnis.
• Program pemerintah dalam pengembangan industri kreatif menuju visi ekonomi kreatif Indonesia 2015
• Pertumbuhan industri furniture yang mencapai 25%
• Internet dan media sosial memudahkan konsumen dalam mengakses perusahaan atau produk baru
• Potensi pasar di dalam dan luar negeri sangat besar
Threats
• Angka inflasi yang terus naik akan menurunkan daya beli sehingga penjualan akan menurun
• Kenaikan biaya bahan baku
• Perusahaan lain yang memiliki modal yang lebih kuat dan memiliki konsep bisnis yang sama
• Ancaman produk pengganti
Skenario Analisis : Tabel 3 Skenario Analisis
Faktor Keadaan (State)
Kualitas Pelayanan 1A 1B 1C
Semakin meningkat karena ada produksi tambahan seperti memproduksi produk interior (wallpaper, Granit, Gorden, dll)
Tetap seperti sekarang, kualitas pelayanan masih fokus memproduksi mebel Menurun karena telat pengiriman barang produksi ke konsumen Kemampuan Manajerial 2A 2B 2C
Semakin meningkat karena adanya pelatihan-pelatihan pengelolaan operational dan usaha Tetap seperti sekarang, kemampuan manajerial karyawan tidak meningkat - Kualitas Tenaga Kerja 3A 3B 3C
Semakin meningkat karena membuat inovasi produk yang bisa meningkatkan kualitas tenaga kerja
Tetap seperti sekarang, kualitas tenaga kerja tidak meningkat
-
Branding 4A 4B 4C
Semakin meningkat karena menjadikan teknologi sebagai wadah branding
Tetap seperti sekarang, branding dan pemasaran hanya
dan pemasaran (WEB, Fans Page Media Sosial), Menyebar pamphlet dan Brosur, mengikuti pameran furniture
dari mulut ke mulut
Ketersediaan Bahan Baku
5A 5B 5C
Semakin tercukupi karena adanya 3 pemasok tambahan
Tetap seperti sekarang, pemasok bahan baku hanya satu pemasok
Menurun karena telat pembayaran dan tidak sesuainya perjanjian dengan pemasok
Tabel 4 Skenario Analisis Kondisi Sekarang (baseline) 1A 2B 3B 4A 5A No Skenario Keadaan 1 Pesimis 1C 2B 3B 4B 5C 2 Moderat 1A 2B 3B 4A 5A 3 Optimis 1A 2A 3A 4A 5A
Modal Awal Artur Furniture
Tabel 5 Rincian Modal
Dana Start-up yang dibutuhkan jumlah Total
Aset
Tetap
Peralatan Rp 19.516.000
Instalasi Listrik Rp 1.500.000
Furniture and Fixtures Rp 4.000.000
Total Aset Tetap 25.016.000
Modal Usaha
Gaji dan Upah (Opening) 21.460.000 Persediaan Barang Dagang 20.000.000
Deposit Sewa 17.900.000
Legal and Accounting Fees 4.000.000
Iklan dan Promosi 1.500.000
Biaya Start-up lainnya -
Modal Kerja (Cash on Hand) 40.000.000
Total Modal Usaha 104.860.000
Rencana Arus Kas Artur Furniture:
Tabel 6 Rencana Arus Kas 2015 - 2017 Saldo Awal Kas
Rp 40.000.000 Rp 372.350.000 Rp 873.700.000
Arus Kas Masuk
Pendapatan dari
Penjualan Rp 960.000.000 Rp 1.080.000.000 Rp 1.120.000.000 Piutang Dagang
Total Arus Kas Masuk Rp 1.000.000.000 Rp 1.452.350.000 Rp 1.993.700.000 Arus Kas Keluar
Aktivitas Investasi
Pembelian Aset Tetap
Baru Rp 155.000.000 Rp 170.000.000
Tambahan Persediaan Rp 40.000.000 Rp 60.000.000 Biaya Penjualan Rp 288.000.000 Rp 324.000.000 Rp 336.000.000 Aktivitas Operasi
Gaji dan Upah Rp 336.000.000 Rp 390.000.000 Rp 392.000.000 Biaya Operasinal Tetap Rp 43.650.000 Rp 42.000.000 Rp 41.200.000 Total Arus Kas Keluar Rp 667.650.000 Rp 951.000.000 Rp 999.200.000
Arus kas Rp 332.350.000 Rp 501..350.000 Rp 994.500.000 Saldo Kas Operasi Rp 372.350.000 Rp 873.700.000 Rp 1.868.200.000 Saldo Akhir Kas Rp 372.350.000 Rp 873.700.000 Rp 1.868.200.000
Tabel 7 PV dan NPV
TAHUN 2014 2015 2016 2017
Total Arus Kas
Masuk Rp 1.000.000.000 Rp 1.350.000.000 Rp 1.400.000.000
Total Arus Kas
Keluar Rp 129.876.000 Rp 667.650.000 Rp 921.700.000 Rp 953.200.000
Arus Kas Bersih Rp 129.876.000 Rp 332.350.000 Rp 428.300.000 Rp 446.800.000
Berdasarkan Kriteria NPV Rp. 861.194.165 dengan profitability index (NPV/Investasi) sebesar 3.30 maka dari usulan tersebut bisnis ini layak.
IMPLEMENTASI DAN REALISASI
Tabel 8 Permasalahan dan Solusi Implementasi
Tanggal Kegiatan Kendala Solusi
Bulan Februari 2014
Pengajuan Ide Bisnis Artur Furniture
- -
Maret 2014 Mulai perencanaan dan penetapan ide bisnis Mencari karyawan dan partnership supplier Menghubungi saudara terdekat yang mempunyai rekan kerja tenaga kayu dan finishing dan mencari
tahu supplier bahan baku Akhir Agustus 2014 Mencari sewa tempat workshop Sulitnya mencari tempat yang luas,
murah, dan pembayaran dilakukan perbulan Menghubungi saudara terdekat yang mempunyai usaha dibidang yang sama, dan tempat di bagi 2 , negosiasi pembayaran dilakukan per3 bulan Pertengahan September 2014 Artur Furniture resmi berdiri. - - Akhir September 2014 Artur Furniture mendapatkan project di Pejaten Village (Pak Willy)
Musim hujan yang menyebabkan pengerjaan tahap finishing mengalami kendala yang membutuhkan waktu lama.
Memberi kabar kepada
customer bahwa
produksi tahap finishing mengalami kendala karena musim hujan
16 Oktober 2014
Pengajuan Surat Ijin ke RT, RW, Kelurahan, dan Kecamatan Cipondoh, Tanggerang Member informasi kepada masyarakat lingkungan sekitar workshop
Menjalin hubungan baik dan memberikan sumbangan kepada lingkungan sekitar tempat usaha, dan berkenalan kepada warga setempat
21 Oktober 2014
Sewa Kantor di APL Tower Central Park
Sistem pembayaran memakai kartu kredit
Pembayaran menggunakan tunai
29 Oktober 2014
Pembuatan surat legalitas perusahaan perorangan
Kantor notaris yang letaknya jauh
Mengirim data lengkap melalui email 30 Oktober 2014 Pendaftaran merek ke HKI Banyaknya persyaratan yang harus dilengkapi
Meminta bantuan dosen untuk membantu melengkapi berkas-berkas pendaftaran 31 Oktober 2014 Pembuatan Domisili Kantor
Pihak kantor yang sulit dihubungi
Menghampiri ke kantor, dan pengerjaan surat domisili dilakukan 2 hari
19 November 2014 Pengiriman barang ke Pejaten Village Mencari mobil
pickup yang lebih
murah
Menghubungi jasa penyewaan mobil yang sudah biasa dipakai 20 November 2014 Mengikuti pameran furniture di Apartemen Cinere Bellevue Karena Apartemen masih baru dibuka, pengunjung masih sedikit Menyebarkan brosur ke Apartemen dan perumahan lingkungan Apartemen 20 November 2014 Pemasangan barang di tempat Banyaknya barang yang dipasang sedangkan tenaga kayu hanya 3 orang
Pengerjaan dilakukan selama 3 hari 20 November 2014 Mendapatkan Proyek di apartemen Thamrin Residence
Karena baru pertama kali mendapatkan proyek di apartemen Thamrin harus mengurus surat ijin kerja.
Membuat surat ijin kerja untuk memenuhi persyaratan peraturan apartemen
13 Desember Pembuatan website Mencari referensi jasa pembuatan website
Mencari teman yang bisa membuat website dan desain website yang diinginkan 15 Desember 2014 Pemasangan barang di Apartemen Thamrin Residence Karena pemasangan di apartemen banyak peraturan-peraturan apartemen Membuat perjanjian surat dengan pihak apartemen 27 November 2014 Mendapat proyek di Kuningan City Harus memenuhi persyaratan peraturan apartemen Membuat perjanjian dengan pihak apartemen
Berikut daftar Project Artur Furniture:
Tabel 6.2 Daftar Pekerjaan Pejaten Village PEKERJAAN PEJATEN VILLAGE
PAK WILLY
NO URAIAN
PEKERJAAN
VOL SATUAN HARGA JUMLAH HARGA
1 Lemari Pakaian 1.53 x 2.99 4.57 x 2.500.000 Rp 11,425,000
3.44 x 2.99 10.28 x 2.500.000 Rp 25,700,000
Total Lemari Pakaian Rp 37,125,000
2 Panel TV 3 x 2.98 8.96 x 1.000.000 Rp 8,960,000
Ambalan 2 Bh Rp 300,000 Rp 600,000
Meja TV 1 Bh Rp 1,200,000
Total Pekerjaan Panel TV Rp 10,760,000
3 Panel TV Kamar Utama 1 Set Rp 7,475,000 Ambalan
Meja TV
Total Pekerjaan Panel TV Kamar Utama Rp 7,475,000
4 Kitchen Set 4.20 +
3.80
8 x 2.500.000 Rp 20,000,000
Total Kitchen Set Rp 20,000,000
Tabel 6.3 Daftar Pekerjaan Thamrin Residence PEKERJAAN THAMRIN RESIDENCE
Lt 20 . TOWER BF IBU SAMSU NO URAIAN PEKERJAAN VOL SATUAN HARGA JUMLAH HARGA 1 Lemari Pakaian 1.50 x 2.90 4.35 x 2,500,000 Rp 10,875,000
Total Lemari Pakaian Rp 10,875,000
3 Meja Rias 1 Bh Rp 1,500,000 Rp 1,500,000 Puff 1 Bh Rp 500,000 Rp 500,000 Cermin 1 Bh Rp 500,000 Rp 500,000
Total Pekerjaan 1 Set Meja Rias Rp 2,500,000
4 Meja Makan 1 Bh 2,300,000 Rp 2,300,000 Kursi Makan 4 Bh 900,000 Rp 3,600,000 Panel Cermin 2.80 x
0.70
1.96 x 800.000 Rp 1,600,000
Total Meja Makan 1 Set Rp 7,500,000
5 Sofa 2 dudukan 1 Set Rp 3,800,000
6 Meja Tamu 1 Bh Rp 1,500,000
Total Sofa Ruang Tamu Rp 5,300,000
TOTAL Rp 26,175,000
Tabel 6.4 Daftar Pekerjaan Kuningan City PEKERJAAN KUNINGAN CITY
Lt 6 . TOWER BF PAK CLAUDY
NO URAIAN
PEKERJAAN
VOL SATUAN HARGA JUMLAH HARGA
1 Lemari Pakaian 2.00 x
2.80
45.6 x 2,500,000 Rp 14,000,000
Total Lemari Pakaian Rp 14,000,000
2 Panel TV 2.00 x 2.40 4.8 x 1,000,000 Rp 4,800,000 Ambalan 2 Bh Rp 300,000 Rp 600,000 Box Lampu Rp 950,000 Meja TV 2.00 x 0.50 1 x 2,500,000 Rp 2,500,000
Total Pekerjaan Panel TV Rp 8,850,000
3 Meja Rias 1 Bh Rp 1,700,000 Rp 1,700,000 Puff 1 Bh Rp 500,000 Rp 500,000 Cermin 1 Bh Rp 500,000 Rp 500,000
Total Pekerjaan 1 Set Meja Rias Rp 2,700,000
Kursi Makan 4 Bh 900,000 Rp 3,600,000 Panel Cermin 2.80 x
0.70
1.96 x 800.000 Rp 1,600,000
Total Kitchen Set Rp 7,500,000
REFERENSI
Daniel, Mc. 2001, Corporate Strategy and Capital Structure. Strategic Management Journal.
David, Fred L. (2009). Strategic Menegement. Pearson Prentice Hall. Upper Saddle River, New Jersey.
Harahap,Sofyan Syafri. (2004). Analisis Kritis Atas Laporan Keuangan. PT. Raja Grafindo Perkasa. Jakarta.
Husein, U. (2000). Riset Pemasaran Dan Perilaku Konsumen, Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. https://www.scribd.com/doc/128828468/Desain-Furniture ( 30 Desember 2014 )
https://www.scribd.com/doc/128828468/Desain-Furniture. ( 1 Januari 2015 ) http://www.bps.go.id.
http://www.ekon.go.id/berita/view/kemenko-perekonomian.973.html
Irawati Susan. (2006). Management Keuangan. Pustaka. Bandung Kelompok Gramedia Kotler, Phillip, Keller, Kevin Lane. (2012). Marketing management 14e Edition., Prentice hall
Kotler, Phillip dan Gary Amstrong. (2008). Prinsip-Prinsip Pemasaran (Terjemahan). Jilid Pertama. Edisi keduabelas. Erlangga, Jakarta.
Osterwalder, Alexander, Pigneur, Yves (2012). Business Model Generation (Terjemahan). Edisi ke enam, PT Gramedia, Jakarta
Porter Michael. (2000). Strategi Bersaing, Jakarta: Erlangga.
Stephanie K. Marrus. 2006. Manajemen Strategik. Cetakan ke Tujuh. Jakarta: PT. Bumi Aksara. S. Wojowarsito dan Tito Warsito. W. (1980) . Sistem dan Kontruksi Furiture Tersedia:
Sugestiyadi, Bambang. (2010). Pengertian Desain Furniture Tersedia:
Tjiptono, Fandy, 2008. Strategi Pemasaran. Cetakan Ketiga, Penerbit Andi, Yogyakarta.
Universitas Tarumanegara, 1998, Ilmu Manajemen Konstruksi Untuk Perguruan Tinggi, Jakarta.
RIWAYAT PENULIS
Ristie Rahmawati lahir di Jakarta pada 17 September 1993. Penulis menamatkan pendidikan S1 di Binus University dalam bidang Management pada 2015. Saat ini bekerja sebagai CEO Artur Furniture.