LAMPIRAN I KEPUTUSAN BUPATI KUNINGAN
NOMOR : 910/KPTS.447- BPKAD/2020
TENTANG : STANDAR HARGA SATUAN
KABUPATEN KUNINGAN
STANDAR SATUAN BIAYA YANG BERFUNGSI SEBAGAI BATAS TERTINGGI
I. SATUAN BIAYA HONORARIUM
1.1 Satuan Biaya Honorarium Pengadaan Barang dan Jasa Tabel 1.1
Satuan Biaya Honorarium Pejabat Pembuat Komitmen
No Uraian Satuan Besaran
1. sampai dengan Rp.100 juta OB 650.000
2. di atas Rp.100 juta s.d. Rp.200 juta OB 750.000
3. di atas Rp.200 juta s.d. Rp.500 juta OB 900.000
4. di atas Rp.500 juta s.d. Rp.1 miliar OB 1.000.000
5. di atas Rp.1 miliar s.d. Rp.2,5 miliar OB 1.250.000
6. di atas Rp.2,5 miliar s.d. Rp.5 miliar OB 1.450.000
7. di atas Rp.5 miliar s.d. Rp.10 miliar OB 1.700.000
8. di atas Rp.10 miliar s.d. Rp.25 miliar OB 2.000.000
9. di atas Rp.25 miliar OB 2.500.000
1.2 Satuan Biaya Honorarium Narasumber/Pembahas, Moderator, Pembawa Acara, Panitia dan Honorarium Narasumber, Moderator, Pembawa Acara Profesional
1) Honorarium Narasumber atau Pembahas
Honorarium narasumber atau pembahas diberikan kepada pejabat negara, pejabat daerah, aparatur sipil negara, dan pihak lain yang memberikan informasi atau pengetahuan dalam kegiatan seminar, rapat, sosialisasi, diseminasi, bimbingan teknis, workshop, sarasehan, simposium, lokakarya, focus group discussion, dan kegiatan sejenis (tidak termasuk untuk kegiatan pendidikan dan pelatihan).
Honorarium narasumber atau pembahas dapat diberikan dengan ketentuan sebagai berikut:
a. satuan jam yang digunakan dalam pemberian honorarium narasumber atau pembahas adalah 60 (enam puluh) menit, baik dilakukan secara panel maupun individual.
b. narasumber atau pembahas dapat berasal dari luar satuan kerja perangkat daerah penyelenggara atau masyarakat; atau dalam satuan kerja perangkat daerah penyelenggara sepanjang peserta yang menjadi sasaran utama kegiatan berasal dari luar satuan kerja perangkat daerah penyelenggara dan/atau masyarakat.
c. dalam hal narasumber atau pembahas tersebut berasal dari satuan kerja perangkat daerah
penyelenggara, maka diberikan honorarium sebesar 50% (lima puluh persen) dari honorarium
narasumber/pembahas.
2) Honorarium Moderator
Honorarium moderator diberikan kepada pejabat daerah, aparatur sipil negara, dan pihak lain yang ditunjuk oleh pejabat yang berwenang untuk melaksanakan tugas sebagai moderator pada kegiatan seminar, rapat, sosialisasi, diseminasi, bimbingan teknis, workshop, sarasehan, simposium, lokakarya, focus group discussion, dan kegiatan sejenis (tidak termasuk untuk kegiatan pendidikan dan pelatihan).
Honorarium moderator dapat diberikan kepada moderator berasal dari luar satuan kerja perangkat daerah penyelenggara; atau moderator berasal dari dalam satuan kerja perangkat daerah penyelenggara sepanjang peserta yang menjadi sasaran utama kegiatan berasal dari luar satuan kerja perangkat daerah penyelenggara dan/atau masyarakat.
3) Honorarium Pembawa Acara
Honorarium pembawa acara yang diberikan kepada aparatur sipil negara dan pihak lain yang ditunjuk oleh pejabat yang berwenang untuk melaksanakan tugas memandu acara dalam kegiatan seminar, rapat kerja, sosialisasi, diseminasi, workshop, sarasehan, simposium, lokakarya, dan kegiatan sejenis yang mengundang minimal menteri, kepala daerah/wakil kepala daerah, dan/atau pimpinan/ anggota DPRD dan dihadiri lintas satuan kerja perangkat daerah dan/atau masyarakat.
4) Honorarium Panitia
Honorarium panitia diberikan kepada aparatur sipil negara yang diberi tugas oleh pejabat yang berwenang sebagai panitia atas pelaksanaan kegiatan seminar, rapat kerja, sosialisasi, diseminasi, workshop, sarasehan, simposium, lokakarya, dan kegiatan sejenis sepanjang pesertayang menjadi sasaran utama kegiatan berasal dari luar satuan kerja perangkat daerah penyelenggara dan/atau masyarakat.
Dalam hal pelaksanaan kegiatan seminar, rapat kerja, sosialisasi, diseminasi, workshop, sarasehan, simposium, lokakarya, dan kegiatan sejenis memerlukan tambahan panitia yang berasal dari non aparatur sipil negara harus dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan urgensi, dengan besaran honorarium mengacu pada besaran honorarium untuk anggota panitia.
Untuk jumlah peserta 40 (empat puluh) orang atau lebih, jumlah panitia yang dapat diberikan honorarium maksimal 10% (sepuluh persen) dari jumlah peserta dengan mempertimbangkan efisiensi dan efektivitas. Sedangkan untuk jumlah peserta kurang dari 40 (empat puluh) orang, jumlah panitia yang dapat diberikan honorarium paling banyak 4 (empat) orang.
5) Honorarium Narasumber, Moderator, Atau Pembawa Acara Profesional
Pemberian honorarium jasa narasumber, moderator, atau pembawa acara profesional (pakar, praktisi, atau pembicara khusus) yang mempunyai keahlian dan/atau pengalaman tertentu dalam ilmu dan/atau bidang tertentu untuk kegiatan seminar, rapat koordinasi, sosialisasi, diseminasi, dan kegiatan sejenisnya.
Pemberian honorarium jasa narasumber, moderator, atau pembawa acara profesional (pakar, praktisi, atau pembicara khusus) dapat melebihi besaran standar honor narasumber, moderator, atau pembawa acara profesional sepanjang didukung dengan bukti pengeluaran riil (pembiayaan secara at cost).
Tabel 1.2
Satuan Biaya Honorarium Narasumber/Pembahas, Moderator, Pembawa Acara, dan Panitia
No Uraian Satuan Besaran
1) Honorarium Narasumber/Pembahas
a. Menteri/Pejabat Setingkat Menteri/Pejabat Negara Lainnya OJ 1,700,000 b. Kepala Daerah/Pejabat Setingkat Kepala Daerah/Pejabat
Daerah lainnya yang disetarakan
OJ 1,400,000
No Uraian Satuan Besaran
c. Pejabat Eselon I / yang disetarakan OJ 1,200,000
d. Pejabat Eselon II / yang disetarakan OJ 1,000,000 e. Pejabat Eselon III ke bawah / yang disetarakan OJ 900,000
Honorarium Narasumber/Pembahas SKPD penyelenggara
a. Pejabat Eselon II / yang disetarakan OJ 500,000
b. Pejabat Eselon III ke bawah / yang disetarakan OJ 450,000
2) Honorarium Moderator OK 700,000
3) Honorarium Pembawa Acara OK 400,000
4) Honorarium Panitia
a. Penanggung Jawab OK 450,000
b. Ketua / Wakil Ketua OK 400,000
c. Sekretaris OK 300,000
d. Anggota OK 250,000
5)
Honorarium Narasumber, Moderator, Atau Pembawa Acara Profesional
a. Honorarium Narasumber OJ 1,700,000
b. Honorarium Moderator OK 1,000,000
c. Honorarium Pembawa Acara OK 750,000
1.3 Satuan Biaya Honorarium Tim Pelaksana Kegiatan
Honorarium yang diberikan kepada seseorang yang diangkat dalam suatu tim pelaksana kegiatan untuk melaksanakan suatu tugas tertentu berdasarkan surat keputusan kepala daerah atau sekretaris daerah.
Ketentuan pembentukan tim yang dapat diberikan honorarium adalah sebagai berikut:
a. mempunyai keluaran (output) jelas dan terukur;
b. bersifat koordinatif untuk tim pemerintah daerah:
dengan mengikutsertakan instansi pemerintah di luar pemerintah daerah yang bersangkutan untuk tim yang ditandatangani oleh kepala daerah; atau
antar satuan kerja perangkat daerah untuk tim yang ditandatangani oleh sekretaris daerah.
c. bersifat temporer dan pelaksanaan kegiatannya perlu diprioritaskan;
d. merupakan tugas tambahan atau perangkapan fungsi bagi yang bersangkutan di luar tugas dan fungsi sehari-hari; dan
e. dilakukan secara selektif, efektif, dan efisien.
Tabel 1.3
Satuan Biaya Honorarium Tim Pelaksana Kegiatan
No Uraian Satuan Besaran
1) Yang ditetapkan oleh Kepala Daerah
a. Pengarah OK 1,500,000
b. Penanggung Jawab OK 1,250,000
c. Ketua OK 1,000,000
d. Wakil Ketua OK 850,000
e. Sekretaris OK 750,000
f. Anggota OK 500,000
No Uraian Satuan Besaran 2) Yang ditetapkan oleh Sekretaris Daerah
a. Pengarah OK 750,000
b. Penanggung Jawab OK 700,000
c. Ketua OK 650,000
d. Wakil Ketua OK 600,000
e. Sekretaris OK 500,000
f. Anggota OK 400,000
1.4 Satuan Biaya Honorarium Pemberi Keterangan Ahli, Saksi Ahli, dan Beracara 1) Honorarium Pemberi Keterangan Ahli atau Saksi Ahli
Honorarium pemberi keterangan ahli atau saksi ahli diberikan kepada pejabat negara, pejabat daerah, aparatur sipil negara, dan pihak lain yang diberi tugas menghadiri dan memberikan informasi atau keterangan sesuai dengan keahlian di bidang tugasnya yang diperlukan dalam tingkat penyidikan dan/atau persidangan di pengadilan.
Dalam hal instansi yang mengundang atau memanggil pemberi keterangan ahli atau saksi ahli tidak memberikan honorarium dimaksud, instansi pengirim pemberi keterangan ahli atau saksi ahli dapat memberikan honorarium dimaksud.
2) Honorarium Beracara
Honorarium beracara diberikan kepada pejabat negara, pejabat daerah, aparatur sipil negara, dan pihak lain yang diberi tugas untuk beracara mewakili instansi pemerintah dalam persidangan pengadilan sepanjang merupakan tugas tambahan dan tidak duplikasi dengan pemberian gaji dan tunjangan kinerja atau tunjangan tambahan.
Tabel 1.4
Satuan Biaya Honorarium Pemberi Keterangan Ahli, Saksi Ahli, dan Beracara
No Uraian Satuan Besaran
1) Honorarium Pemberi Keterangan Ahli/Saksi Ahli OK 1,800,000
2) Honorarium Beracara OK 1,800,000
1.5 Satuan Biaya Honorarium Rohaniwan
Honorarium rohaniwan diberikan kepada seseorang yang ditugaskan oleh pejabat yang berwenang sebagai rohaniwan dalam pengambilan sumpah jabatan.
Tabel 1.5
Satuan Biaya Honorarium Rohaniwan
No Uraian Satuan Besaran
1)
Honorarium Rohaniwan
OK 400.0001.6 Satuan Biaya Honorarium Penyelenggaraan Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan 1) Honorarium Penceramah
Honorarium penceramah dapat diberikan kepada Penceramah yang memberikan wawasan pengetahuan dan/atau sharing experience sesuai dengan keahliannya kepada peserta pendidikan dan pelatihan pada kegiatan pendidikan dan pelatihan dengan ketentuan sebagai berikut:
a. berasal dari luar satuan kerja perangkat daerah penyelenggara atau masyarakat;
b. berasal dari dalam satuan kerja perangkat daerah penyelenggara sepanjang peserta pendidikan dan pelatihan yang menjadi sasaran utama kegiatan berasal dari luar perangkat daerah penyelenggara dan/ atau masyarakat; atau
c. dalam hal penceramah tersebut berasal dari satuan kerja perangkat daerah penyelenggara maka diberikan honorarium sebesar 50% (lima puluh persen) dari honorarium penceramah.
2) Honorarium Pengajar yang berasal dari luar satuan kerja perangkat daerah penyelenggara.
Honorarium dapat diberikan kepada pengajar yang berasal dari luar satuan kerja perangkat daerah penyelenggara sepanjang kebutuhan pengajar tidak terpenuhi dari satuan kerja perangkat daerah penyelenggara.
3) Honorarium Honorarium Pengajar yang berasal dari dalam satuan kerja perangkat daerah penyelenggara.
Honorarium dapat diberikan kepada pengajar yang berasal dari dalam satuan kerja perangkat daerah penyelenggara, baik widyaiswara maupun pegawai lainnya. Bagi widyaiswara, honorarium diberikan atas kelebihan jumlah minimal jam tatap muka. Ketentuan jumlah minimal tatap muka sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
4) Honorarium panitia penyelenggaraan kegiatan pendidikan dan pelatihan
Honorarium panitia penyelenggaraan kegiatan pendidikan dan pelatihan dapat diberikan kepada panitia penyelenggara pendidikan dan pelatihan yang melaksanakan fungsi tata usaha pendidikan dan pelatihan, evaluator, dan fasilitator kunjungan serta hal lain yang menunjang penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan berjalan dengan baik dengan ketentuan sebagai berikut:
a. merupakan tugas tambahan atau perangkapan fungsi bagi yang bersangkutan;
b. dilakukan secara selektif dengan mempertimbangkan urgensinya;
c. jumlah peserta 40 (empat puluh) orang atau lebih, jumlah panitia yang dapat diberikan honorarium paling tinggi 10% (sepuluh persen) dari jumlah peserta dengan mempertimbangkan efisiensi dan efektivitas pelaksanaan;
d. jumlah peserta kurang dari 40 (empat puluh) orang, jumlah panitia yang dapat diberikan honorarium paling banyak 4 (empat) orang; dan
e. jam pelajaran yang digunakan untuk kegiatan penyelenggaraan pendidikan dan pelatihan adalah 45 (empat puluh lima) menit.
Tabel 1.6
Satuan Biaya Honorarium Penyelenggaraan Kegiatan Pendidikan dan Pelatihan
No Uraian Satuan Besaran
1) Honorarium Penceramah OJP 1,000,000
2) Honorarium Pengajar yang berasal dari luar satuan kerja perangkat daerah penyelenggara
OJP 300,000
3) Honorarium Pengajar yang berasal dari dalam satuan kerja perangkat daerah penyelenggara
OJP 200,000
4) Honorarium Panitia Penyelenggara Kegiatan Diklat a. Lama Diklat s.d. 5 hari :
1. Penganggung Jawab OK 450,000
2. Ketua/Wakil Ketua OK 400,000
3. Sekretaris OK 300,000
4. Anggota OK 300,000
b. Lama Diklat 6 s.d. 30 hari :
1. Penganggung Jawab OK 675,000
No Uraian Satuan Besaran
2. Ketua/Wakil Ketua OK 600,000
3. Sekretaris OK 450,000
4. Anggota OK 450,000
c. Lama Diklat lebih dari 30 hari :
1. Penganggung Jawab OK 900,000
2. Ketua/Wakil Ketua OK 800,000
3. Sekretaris OK 600,000
4. Anggota OK 600,000
1.7 Satuan Biaya Honorarium Tim Anggaran Pemerintah Daerah
Honorarium Tim Anggaran Pemerintah Daerah dapat diberikan kepada anggota tim yang ditetapkan berdasarkan surat keputusan kepala daerah. Jumlah anggota kesekretariatan paling banyak 7 (tujuh) anggota.
Tabel 1.7
Honorarium Tim Anggaran Pemerintah Daerah
No Uraian Satuan Besaran
1) Honorarium Tim Anggaran Pemerintah Daerah
a. Pembina OB 3,500,000
b. Pengarah OB 3,000,000
c. Ketua OB 2,500,000
d. Wakil Ketua OB 2,000,000
e. Sekretaris OB 1,500,000
f. Anggota OB 1,300,000
2) Honorarium Sekretariat Tim Anggaran Pemerintah Daerah
a. Ketua OB 1,000,000
b. Sekretaris OB 900,000
c. Anggota OB 600,000
1.8 Satuan Biaya Honorarium Tenaga Harian Lepas
Honorarium Tenaga Harian Lepas dapat diberikan kepada Pegawai Non Aparatur Sipi Negara (Non ASN) berdasarkan Surat Keputusan Bupati atau Sekrertaris Daerah.
Tabel 1.8
Honorarium Tenaga Harian Lepas
No Uraian Satuan Besaran
1) Dokter Spesialis OB 10.000.000
2) Dokter Umum OB 3.000.000
3) Apoteker OB 2.000.000
4) Pelayanan Umum OB 1.500.000
5) Pendukung OB 1.000.000
6) Pendukung Teknis
a. Masa Kerja Di atas 10 Tahun OB 600.000
b. Masa Kerja 5 s/d 10 Tahun OB 350.000
c. Masa Kerja sampai dengan 5 Tahun OB 250.000
No Uraian Satuan Besaran
7) Tenaga Harian Lepas (THL) yang melaksanakan tugas tambahan tertentu / khusus, yangmendapatkan tambahan jasa ;
a. Petugas Pemadam Kebakaran OB 400.000
b. Petugas Kebersihan :
1. Sopir OB 300.000
2. Pengangkut OB 250.000
3. Penyapu / Petugas Kebersihan Lapangan OB 200.000
c. Sopir Kepda / Pimp. DPRD dan Pejabat Eselon II OB 300.000
d. Pengelola Data Kepegawaian OB 250.000
e. Pengelola Barang / Aset Daerah OB 250.000
II. SATUAN BIAYA PERJALANAN DINAS
Perjalanan dinas merupakan perjalanan ke luar tempat kedudukan yang dilakukan dalam wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia untuk kepentingan pemerintahan daerah yang dilakukan oleh pejabat negara, pejabat daerah, aparatur sipil negara, dan pihak lain. Adapun perjalanan dinas jabatan ini dilakukan dalam rangka:
a. pelaksanaan tugas dan fungsi yang melekat pada jabatan;
b. mengikuti rapat, seminar, dan kegiatan sejenis lainnya;
c. pengumandahan (detasering);
d. menempuh ujian dinas atau ujian jabatan;
e. menghadap majelis penguji kesehatan pegawai negeri atau menghadap seorang dokter penguji kesehatan yang ditunjuk, untuk mendapatkan surat keterangan dokter tentang kesehatannya guna kepentingan jabatan;
f. memperoleh pengobatan berdasarkan surat keterangan dokter, karena mendapat cedera pada waktu atau karena melakukan tugas;
g. mendapatkan pengobatan berdasarkan keputusan majelis penguji kesehatan pegawai negeri;
h. penugasan untuk mengikuti pendidikan setara Diploma/Sl/S2/S3; dan 1. mengikuti pendidikan dan pelatihan.
Perjalanan dinas jabatan dilaksanakan dengan memperhatikan beberapa prinsip antara lain:
a. selektif, yaitu hanya untuk kepentingan yang sangat tinggi dan prioritas yang berkaitan dengan penyelenggaraan pemerintahan daerah;
b. ketersediaan anggaran dan kesesuaian dengan pencapaian kinerja satuan kerja perangkat daerah;
c. efisiensi penggunaan belanja daerah; dan
d. akuntabilitas pemberian perintah pelaksanaan perjalanan dinas dan pembebanan perjalanan dinas.
Belanja Perjalanan Dinas dikelompokkan menjadi : 2.1 Belanja Perjalanan Dinas Dalam Negeri
a. Belanja Perjalanan Dinas Biasa
Belanja Perjalanan Dinas Biasa, adalah belanja perjalanan dinas jabatan melewati batas kota dan
perjalanan dinas pindah bagi pejabat daerah, pegawai negeri, pegawai tidak tetap dan pihak lain
sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
b. Belanja Perjalanan Dinas Tetap
Belanja Perjalanan Dinas Tetap, adalah perjalanan dinas yang dihitung dengan meperhatikan jumlah pejabat yang melaksanakan perjalanan dinas. Pengeluaran oleh pemerintah daerah untuk pelayanan masyarakat. Contoh: perjalanan dinas oleh tenaga penyuluh pertanian, juru penerang, penyuluh agama, dan lainnya.
c. Belanja Perjalanan Dinas Dalam Kota
Belanja Perjalanan Dinas Dalam Kota, adalah perjalanan dinas di dalam kota bagi pejabat daerah, pegawai negeri, pegawai tidak tetap, dan pihak lain sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan baik yang dilaksanakan lebih dari 8 (delapan) jam maupun yang dilaksanakan sampai dengan 8 (delapan) jam termasuk pemberian uang transportasi pada masyarakat dalam rangka menghadiri rapat, seminar, dan sejenisnya.
d. Belanja Perjalanan Dinas Paket Meeting Dalam Kota
Belanja Perjalanan Dinas Paket Meeting Dalam Kota, adalah perjalanan dinas dalam rangka rapat, seminar, dan sejenisnya yang dilaksanakan di dalam kota pada pemerintah daerah penyelenggara dan dibiayai seluruhnya oleh pemerintah daerah penyelenggara maupun yang dilaksanakan pemerintah daerah penyelenggara di dalam kota pemerintah daerah penyelenggara dan biaya perjalanan dinasnya ditanggung oleh pemerintah daerah peserta, yang meliputi:
1) Biaya transportasi peserta, panitia/moderator, dan/atau narasumber baik yang berasal dari dalam kota maupun dari luar kota;
2) Biaya paket meeting (halfday/fullday/fullboard/residence);
3) Uang saku peserta, panitia/moderator, dan/atau narasumber baik yang berasal dari dalam kota maupun dari luar kota;
4) Uang harian dan/atau biaya penginapan peserta, panitia/moderator, dan/atau narasumber yang mengalami kesulitan transportasi.
Besaran nilai biaya paket meeting, uang transport, uang saku, dan uang harian mengikuti ketentuan peraturan perundangundangan.
e. Belanja Perjalanan Dinas Paket Meeting Luar Kota
Belanja Perjalanan Dinas Biasa, adalah perjalanan dinas dalam rangka rapat, seminar, dan sejenisnya yang dilaksanakan di luar kota pada pemerintah daerah penyelenggara dan dibiayai seluruhnya oleh pemerintah daerah penyelenggara, serta dilaksanakan di luar kota pemerintah daerah penyelenggara dengan biaya perjalanan dinas yang ditanggung oleh pemerintah daerah peserta, meliputi:
1) Biaya transportasi peserta, panitia/moderator, dan/atau narasumber baik yang berasal dari dalam kota maupun dari luar kota;
2) Biaya paket meeting (halfday/fullday/fullboard/residence);
3) Uang saku peserta, panitia/moderator dan/atau narasumber baik yang berasal dari dalam kota maupun dari luar kota;
4) Uang harian dan/atau biaya penginapan peserta, panitia/moderator, dan/atau narasumber yang mengalami kesulitan transportasi.
Besaran nilai biaya paket meeting, uang transport, uang saku, dan uang harian mengikuti ketentuan yang mengatur mengenai standar biaya tahun berkenaan.
Komponen perjalanan dinas yang diatur dalam keputusan ini, meliputi; uang harian, biaya transportasi,
uang representasi dan biaya penginapan, dengan rincian sebagai berikut:
1) Uang Harian
Satuan biaya uang harian perjalanan dinas dalam negeri merupakan penggantian biaya keperluan sehari-hari pejabat negara, pejabat daerah, aparatur sipil negara, dan pihak lain dalam menjalankan perintah perjalanan dinas di dalam negeri. Penggantian biaya keperluan sehari-hari meliputi keperluan uang saku, keperluan transportasi lokal, dan keperluan uang makan.
Uang harian pendidikan dan pelatihan diberikan dalam rangka menjalankan tugas untuk mengikuti kegiatan pendidikan dan pelatihan yang diselenggarakan di dalam kota atau di luar kota yang melebihi 8 (delapan) jam pelatihan.
Tabel 2.1
Satuan Biaya Uang Harian
No. Perjalanan Dinas
Biaya / Orang / Hari (OH) Kepala
Daerah/Ketua DPRD
Eselon II/Anggota
DPRD
Eselon III / Gol. IV
Eselon IV / Gol. III
Gol. I / II / Non ASN
1 Tetap / Dalam Kota :
diatas 5 s/d 10 Km. 125.000,- 100.000,- 75.000,- 60.000,- 50.000,-
diatas 10 s/d 20 Km. 150.000,- 125.000,- 100.000,- 75.000,- 60.000,-
diatas 20 Km. 170.000,- 150.000,- 125.000,- 100.000,- 75.000,- 2. Biasa / Luar Kota:
Cluster A 350.000,- 300.000,- 250.000,- 200.000,- 150.000,-
Cluster B 375.000,- 350.000,- 300.000,- 250.000,- 200.000,-
Cluster C 400.000,- 375.000,- 350.000,- 300.000,- 250.000,-
Cluster D dan Luar
Provinsi 430.000,- 400.000,- 375.000,- 350.000,- 300.000,- 3. Uang Harian Diklat :
Semua Cluster 130.000,- 130.000,- 130.000,- 130.000,- 130.000,-
2) Uang Representasi
Uang representasi perjalanan dinas hanya diberikan kepada pejabat negara, pejabat daerah, dan pejabat eselon II yang melaksanakan perjalanan dinas jabatan dalam rangka pelaksanaan tugas dan fungsi yang melekat pada jabatan yang diberikan secara lumpsum.
Tabel 2.2
Satuan Uang Representasi
No Pelaksana Perjalanan Dinas Satuan Luar Kota
Dalam Kota Lebih Dari 8 (Delapan) Jam
1
Kepala Daerah / Ketua DPRD
OH 250,000 125,0002
Pejabat Eselon II / Anggota DPRD
OH 150,000 75,0003) Biaya transportasi
a) Satuan Biaya Transportasi Darat (pergi pulang)
Satuan biaya transportasi darat merupakan satuan biaya untuk menyusun perencanaan kebutuhan
biaya transportasi bagi pejabat negara, pejabat daerah, ASN, dan pihak lain dari tempat
kedudukan di dalam daerah Kabupaten Kuningan atau ke luar Daerah Kabupaten Kuningan.
Tabel 2.3
Satuan Biaya Transportasi Darat
NO. PERJALANAN DINAS Per Orang
RODA 4 RODA 2 1. Tetap / Dalam Kota
s/d 5 Km 45.000,- 30,000,-
di atas 5 s/d 10 Km 55.000.- 40.000,-
di atas 10 s/d 20 Km 65.000,- 50.000,-
di atas 20 Km 75.000,- 60.000,-
2. Biasa (Cluster A)
150.000,- a. Kabupaten Majalengka
b. Kabupaten Cirebon / Kota Cirebon Biasa (Cluster B )
200.000,- a. Kabupaten Sumedang
b. Kabupaten Banjar c. Kabupaten Ciamis d. Kabupaten Indramayu
e. Kabupaten / Kota Tasikmalaya f. Brebes (Jawa Tengah)
Biasa (Cluster C )
350.000,- a. Kabupaten Cianjur
b. Kota Cimahi
c. Kabupaten / Kota Bandung / Bandung Barat d. Kabupaten / Kota Bekasi
e. Kabupaten Karawang f. Kabupaten Purwakarta g. Kabupaten Subang
h. Kabupaten Garut i. Kabupaten Pangandaran
Biasa (Cluster D) dan Luar Provinsi
500.000,- a. Kabupaten / Kota Bogor
b. Kabupaten / Kota Sukabumi c. Kota Depok
b) Satuan Biaya Tiket Pesawat (pergi pulang)
Satuan biaya tiket pesawat perjalanan dinas dalam negeri adalah satuan biaya untuk pembelian tiket pesawat udara pergi pulang (PP) dari bandara keberangkatan suatu kota ke bandara kota tujuan, yang digunakan dalam perencanaan anggaran.
Tabel 2.4
Satuan Biaya Tiket Pesawat
No Kota Satuan Biaya Tiket
Asal Tujuan Bisnis Ekonomi
1 JAKARTA AMBON 13,285,000 7,081,000
2 JAKARTA BALIKPAPAN 7,412,000 3,797,000
3 JAKARTA BANDA ACEH 7,519,000 4,492,000
No Kota Satuan Biaya Tiket
Asal Tujuan Bisnis Ekonomi
4 JAKARTA BANDAR LAMPUNG 2,407,000 1,583,000
5 JAKARTA BANJARMASIN 5,252,000 2,995,000
6 JAKARTA BATAM 4,867,000 2,888,000
7 JAKARTA BENGKULU 4,364,000 2,621,000
8 JAKARTA BIAK 14,065,000 7,519,000
9 JAKARTA DENPASAR 5,305,000 3,262,000
10 JAKARTA GORONTALO 7,231,000 4,824,000
11 JAKARTA JAMBI 4,065,000 2,460,000
12 JAKARTA JAYAPURA 14,568,000 8,193,000
13 JAKARTA YOGYAKARTA 4,107,000 2,268,000
14 JAKARTA KENDARI 7,658,000 4,182,000
15 JAKARTA KUPANG 9,413,000 5,081,000
16 JAKARTA MAKASSAR 7,444,000 3,829,000
17 JAKARTA MALANG 4,599,000 2,695,000
18 JAKARTA MAMUJU 7,295,000 4,867,000
19 JAKARTA MANADO 10,824,000 5,102,000
20 JAKARTA MANOKWARI 16,226,000 10,824,000
21 JAKARTA MATARAM 5,316,000 3,230,000
22 JAKARTA MEDAN 7,252,000 3,808,000
23 JAKARTA PADANG 5,530,000 2,952,000
24 JAKARTA PALANGKARAYA 4,984,000 2,984,000
25 JAKARTA PALEMBANG 3,861,000 2,268,000
26 JAKARTA PALU 9,348,000 5,113,000
27 JAKARTA PANGKAL PINANG 3,412,000 2,139,000
28 JAKARTA PEKANBARU 5,583,000 3,016,000
29 JAKARTA PONTIANAK 4,353,000 2,781,000
30 JAKARTA SEMARANG 3,861,000 2,182,000
31 JAKARTA SOLO 3,861,000 2,342,000
32 JAKARTA SURABAYA 5,466,000 2,674,000
33 JAKARTA TERNATE 10,001,000 6,664,000
34 JAKARTA TIMIKA 13,830,000 7,487,000
35 BANDUNG DENPASAR 5,626,000 3,252,000
36 BANDUNG JAKARTA 2,064,000 1,476,000
37 BANDUNG JAMBI 5,006,000 2,941,000
38 BANDUNG YOGYAKARTA 3,369,000 2,129,000
39 BANDUNG PADANG 6,129,000 3,508,000
40 BANDUNG PALEMBANG 4,385,000 2,631,000
41 BANDUNG PANGKAL PINANG 4,599,000 2,738,000
42 BANDUNG PEKANBARU 6,525,000 3,701,000
43 BANDUNG SEMARANG 3,027,000 1,957,000
44 BANDUNG SOLO 3,647,000 2,268,000
45 BANDUNG SURABAYA 4,824,000 2,856,000
46 BANDUNG TANJUNG PANDAN 4,439,000 2,663,000
Pembiayaan tiket pesawat perjalanan dinas dalam negeri dapat dilaksanakan melebihi besaran
standar biaya sepanjang didukung dengan bukti pengeluaran riil (pembiayaan at cost).
c) Satuan Biaya Taksi
Satuan biaya yang digunakan untuk menyusun perencanaan kebutuhan biaya untuk 1 (satu) kali perjalanan taksi:
a. dari kantor tempat kedudukan asal menuju bandara, pelabuhan, terminal, atau stasiun untuk keberangkatan ke tempat tujuan. Atau dari bandara, pelabuhan, terminal, atau stasiun kedatangan menuju tempat tujuan;
b. dari tempat tujuan menuju bandara, pelabuhan, terminal, atau stasiun untuk keberangkatan ke tempat kedudukan asal. Atau dari bandara, pelabuhan, terminal, atau stasiun kedatangan menuju kantor tempat kedudukan asal.
Dalam hal lokasi kantor kedudukan atau lokasi tujuan tidak dapat dijangkau dengan taksi menuju atau dari bandara, pelabuhan, terminal, atau stasiun, biaya transportasi menggunakan satuan biaya transportasi darat atau biaya transportasi lainnya.
Pembiayaan satuan biaya taksi dalam negeri dapat dilaksanakan melebihi besaran standar biaya taksi sepanjang didukung dengan bukti pengeluaran riil (pembiayaan secara at cost).
Tabel 2.5 Satuan Biaya Taksi
No Provinsi Satuan Besaran
1 ACEH OK 123,000
2 SUMATERA UTARA OK 232,000
3 RIAU OK 94,000
4 KEPULAUAN RIAU OK 137,000
5 JAMBI OK 147,000
6 SUMATERA BARAT OK 190,000
7 SUMATERA SELATAN OK 128,000
8 LAMPUNG OK 167,000
9 BENGKULU OK 109,000
10 BANGKA BELITUNG OK 90,000
11 BANTEN OK 446,000
12 JAWA BARAT OK 166,000
13 D.K.I. JAKARTA OK 256,000
14 JAWA TENGAH OK 75,000
15 D.I. YOGYAKARTA OK 118,000
16 JAWA TIMUR OK 194,000
17 BALI OK 159,000
18 NUSA TENGGARA BARAT OK 231,000
19 NUSA TENGGARA TIMUR OK 108,000
20 KALIMANTAN BARAT OK 135,000
21 KALIMANTAN TENGAH OK 111,000
22 KALIMANTAN SELATAN OK 150,000
23 KALIMANTAN TIMUR OK 450,000
24 KALIMANTAN UTARA OK 102,000
25 SULAWESI UTARA OK 138,000
26 GORONTALO OK 240,000
27 SULAWESI BARAT OK 313,000
28 SULAWESI SELATAN OK 145,000
29 SULAWESI TENGAH OK 165,000
30 SULAWESI TENGGARA OK 171,000
No Provinsi Satuan Besaran
31 MALUKU OK 240,000
32 MALUKU UTARA OK 215,000
33 PAPUA OK 431,000
34 PAPUA BARAT OK 182,000
4) Biaya Penginapan
Satuan biaya penginapan perjalanan dinas dalam negeri merupakan satuan biaya yang digunakan untuk menyusun perencanaan kebutuhan biaya penginapan dalam rangka pelaksanaan perjalanan dinas dalam negeri.
Tabel 2.6
Satuan Biaya Penginapan
NO PROVINSI SATUAN
TARIP HOTEL KEPALA
DAERAH/
KETUA DPRD
ANGGOTA DPRD/
ESELON II
ESELON III
S/D ESELON
IV
1 ACEH OH 4,420,000 3,526,000 1,294,000 556,000
2 SUMATERA UTARA OH 4,960,000 1,518,000 1,100,000 530,000
3 RIAU OH 3,820,000 3,119,000 1,650,000 852,000
4 KEPULAUAN RIAU OH 4,275,000 1,854,000 1,037,000 792,000
5 JAMBI OH 4,000,000 3,337,000 1,212,000 580,000
6 SUMATERA BARAT OH 5,236,000 3,332,000 1,353,000 650,000 7 SUMATERA SELATAN OH 5,850,000 3,083,000 1,571,000 861,000
8 LAMPUNG OH 4,491,000 2,067,000 1,140,000 580,000
9 BENGKULU OH 2,071,000 1,628,000 1,546,000 630,000
10 BANGKA BELITUNG OH 3,827,000 2,838,000 1,957,000 622,000
11 BANTEN OH 5,725,000 2,373,000 1,000,000 718,000
12 JAWA BARAT OH 5,381,000 2,755,000 1,006,000 570,000
13 D.K.I. JAKARTA OH 5,850,000 1,490,000 992,000 730,000
14 JAWA TENGAH OH 4,242,000 1,480,000 954,000 600,000
15 D.I. YOGYAKARTA OH 5,017,000 2,695,000 1,384,000 845,000
16 JAWA TIMUR OH 4,400,000 1,605,000 1,076,000 664,000
17 BALI OH 4,890,000 1,946,000 990,000 910,000
18 NUSA TENGGARA BARAT
OH 3,500,000 2,648,000 1,418,000 580,000
19 NUSA TENGGARA TIMUR
OH 3,000,000 1,493,000 1,355,000 550,000
20 KALIMANTAN BARAT OH 2,654,000 1,538,000 1,125,000 538,000 21 KALIMANTAN TENGAH OH 4,901,000 3,391,000 1,160,000 659,000 22 KALIMANTAN SELATAN OH 4,797,000 3,316,000 1,500,000 540,000 23 KALIMANTAN TIMUR OH 4,000,000 2,188,000 1,507,000 804,000 24 KALIMANTAN UTARA OH 4,000,000 2,188,000 1,507,000 804,000 25 SULAWESI UTARA OH 4,919,000 2,290,000 924,000 782,000
26 GORONTALO OH 4,168,000 2,549,000 1,431,000 764,000
27 SULAWESI BARAT OH 4,076,000 2,581,000 1,075,000 704,000 28 SULAWESI SELATAN OH 4,820,000 1,550,000 1,020,000 732,000 29 SULAWESI TENGAH OH 2,309,000 2,027,000 1,567,000 951,000
NO PROVINSI SATUAN
TARIP HOTEL KEPALA
DAERAH/
KETUA DPRD
ANGGOTA DPRD/
ESELON II
ESELON III
S/D ESELON
IV
30 SULAWESI TENGGARA OH 2,475,000 2,059,000 1,297,000 786,000
31 MALUKU OH 3,467,000 3,240,000 1,048,000 667,000
32 MALUKU UTARA OH 3,440,000 3,175,000 1,073,000 600,000
33 PAPUA OH 3,859,000 3,318,000 2,521,000 829,000
34 PAPUA BARAT OH 3,872,000 3,212,000 2,056,000 718,000
5) Satuan Biaya Paket Kegiatan Rapat atau Pertemuan (Paket Meeting)
Satuan biaya dalam perencanaan kebutuhan biaya kegiatan rapat atau pertemuan yang diselenggarakan di luar kantor dalam rangka penyelesaian pekerjaan yang perlu dilakukan secara intensif dan bersifat koordinatif yang paling sedikit melibatkan peserta dari luar satuan kerja perangkat daerah atau masyarakat. Satuan biaya paket kegiatan rapat atau pertemuan di luar kantor menurut lama penyelenggaraan terbagi dalam 4 (empat) jenis yaitu:
a. Paket Fullboard. Satuan biaya paket fullboard disediakan untuk paket kegiatan rapat atau pertemuan yang diselenggarakan di luar kantor sehari penuh dan menginap. Komponen paket mencakup akomodasi 1 (satu) malam, makan 3 (tiga) kali, rehat kopi dan kudapan 2 (dua) kali, ruang pertemuan dan fasilitasnya.
b. Paket Fullday. Satuan biaya paket fullday disediakan untuk paket kegiatan rapat atau pertemuan yang diselenggarakan di luar kantor minimal 8 (delapan) jam tanpa menginap.
Komponen paket mencakup makan 1 (satu) kali, rehat kopi dan kudapan 2 (dua) kali, ruang pertemuan dan fasilitasnya.
c. Paket Halfday. Satuan biaya paket halfday disediakan untuk paket kegiatan rapat atau pertemuan yang diselenggarakan di luar kantor minimal 5 (lima) jam tanpa menginap.
Komponen paket mencakup makan 1 (satu) kali, rehat kopi dan kudapan 1 (satu) kali, ruang pertemuan dan fasilitasnya.
d. Paket Residence. Satuan biaya paket residence disediakan untuk paket kegiatan rapat atau pertemuan yang diselenggarakan di luar kantor minimal 12 (dua belas) jam dan tanpa menginap. Komponen paket mencakup makan 2 (dua) kali, rehat kopi dan kudapan 3 (tiga) kali, ruang pertemuan dan fasilitasnya.
Satuan biaya paket kegiatan rapat atau pertemuan (meeting) dilaksanakan dengan memperhatikan ketentuan sebagai berikut:
a. akomodasi paket fullboard diatur sebagai berikut: 1) untuk pejabat eselon II atau yang disetarakan ke atas, akomodasi 1 (satu) kamar untuk 1 (satu) orang; dan 2) untuk pejabat eselon III ke bawah, akomodasi 1 (satu) kamar untuk 2 (dua) orang; dan
b. dalam rangka efisiensi anggaran untuk kegiatan rapat, pengguna anggaran atau kuasa
pengguna anggaran agar selektif dalam melaksanakan rapat atau pertemuan di luar kantor
(fullboard, fullday, halfday, dan residence) dan mengutamakan penggunaan fasilitas milik
daerah serta harus tetap mempertimbangkan prinsip pengelolaan keuangan daerah yaitu tertib,
taat pada peraturan perundang-undangan, efisien, ekonomis, efektif, transparan, dan
bertanggung jawab dengan memperhatikan rasa keadilan dan kepatutan.
Tabel. 2.7
Satuan Biaya Kegiatan Rapat atau Pertemuan (Meeting) Dalam Kota
No Tingkat Satuan Halfday Fullday Fullboard Residence 1
Setingkat Eselon II
OP 150,000 200,000 850,000 300,000 2Eselon III ke bawah
OP 125,000 150,000 650,000 250,000Tabel. 2.8
Satuan Biaya Kegiatan Rapat atau Pertemuan (Meeting) Setingkat Kepala Daerah Atau Eselon I
Luar Kota
No Provinsi Satuan Halfday Fullday Fullboard Residence
1 Aceh OP 346,000 403,000 1,075,000 749,000
2 Sumatera Utara OP 276,000 365,000 800,000 641,000
3 Riau OP 225,000 335,000 690,000 560,000
4 Kepulauan Riau OP 230,000 360,000 790,000 590,000
5 Jambi OP 271,000 364,000 1,008,000 635,000
6 Sumatera Barat OP 245,000 310,000 987,000 555,000
7 Sumatera Selatan OP 268,000 384,000 860,000 652,000
8 Lampung OP 261,000 373,000 836,000 634,000
9 Bengkulu OP 250,000 373,000 973,000 623,000
10 Bangka Belitung OP 305,000 400,000 925,000 705,000
11 Banten OP 395,000 468,000 919,000 863,000
12 Jawa Barat OP 426,000 530,000 1,110,000 956,000
13 D.K.I. Jakarta OP 433,000 510,000 1,216,000 943,000
14 Jawa Tengah OP 232,000 309,000 749,000 541,000
15 D.I. Yogyakarta OP 250,000 405,000 963,000 655,000
16 Jawa Timur OP 357,000 406,000 1,784,000 763,000
17 Bali OP 375,000 490,000 1,500,000 865,000
18 Nusa Tenggara Barat OP 368,000 530,000 1,001,000 898,000 19 Nusa Tenggara Timur OP 308,000 388,000 1,088,000 696,000 20 Kalimantan Barat OP 337,000 400,000 810,000 737,000 21 Kalimantan Tengah OP 317,000 487,000 1,267,000 804,000 22 Kalimantan Selatan OP 264,000 360,000 930,000 624,000 23 Kalimantan Timur OP 274,000 365,000 863,000 639,000 24 Kalimantan Utara OP 274,000 350,000 848,000 624,000
25 Sulawesi Utara OP 273,000 350,000 870,000 623,000
26 Gorontalo OP 215,000 393,000 1,338,000 608,000
27 Sulawesi Barat OP 264,000 382,000 856,000 646,000
28 Sulawesi Selatan OP 290,000 410,000 1,574,000 700,000 29 Sulawesi Tengah OP 283,000 389,000 1,013,000 672,000 30 Sulawesi Tenggara OP 237,000 350,000 800,000 587,000
31 Maluku OP 306,000 454,000 1,300,000 760,000
32 Maluku Utara OP 316,000 498,000 850,000 814,000
33 Papua OP 318,000 536,000 1,863,000 854,000
34 Papua Barat OP 292,000 526,000 1,752,000 818,000
Tabel. 2.9
Satuan Biaya Kegiatan Rapat Atau Pertemuan (Meeting) Setingkat Eselon II
Luar Kota
No Provinsi Satuan Halfday Fullday Fullboard Residence
1 Aceh OP 300,000 330,000 772,000 630,000
2 Sumatera Utara OP 178,000 275,000 746,000 453,000
3 Riau OP 185,000 245,000 591,000 430,000
4 Kepulauan Riau OP 227,000 273,000 625,000 500,000
5 Jambi OP 215,000 301,000 840,000 516,000
6 Sumatera Barat OP 173,000 240,000 663,000 413,000
7 Sumatera Selatan OP 218,000 293,000 745,000 511,000
8 Lampung OP 216,000 270,000 640,000 486,000
9 Bengkulu OP 214,000 284,000 912,000 498,000
10 Bangka Belitung OP 299,000 385,000 804,000 684,000
11 Banten OP 275,000 354,000 837,000 629,000
12 Jawa Barat OP 331,000 398,000 822,000 729,000
13 D.K.I. Jakarta OP 354,000 433,000 1,197,000 787,000
14 Jawa Tengah OP 191,000 263,000 675,000 454,000
15 D.I. Yogyakarta OP 210,000 310,000 750,000 520,000
16 Jawa Timur OP 338,000 395,000 1,352,000 733,000
17 Bali OP 330,000 441,000 1,182,000 771,000
18 Nusa Tenggara Barat OP 280,000 420,000 764,000 700,000 19 Nusa Tenggara Timur OP 271,000 377,000 825,000 648,000 20 Kalimantan Barat OP 250,000 331,000 664,000 581,000 21 Kalimantan Tengah OP 242,000 340,000 1,031,000 582,000 22 Kalimantan Selatan OP 194,000 295,000 734,000 489,000 23 Kalimantan Timur OP 207,000 302,000 750,000 509,000 24 Kalimantan Utara OP 207,000 302,000 750,000 509,000
25 Sulawesi Utara OP 185,000 270,000 737,000 455,000
26 Gorontalo OP 175,000 250,000 1,299,000 425,000
27 Sulawesi Barat OP 235,000 323,000 792,000 558,000
28 Sulawesi Selatan OP 206,000 320,000 1,127,000 526,000
29 Sulawesi Tengah OP 234,000 385,000 738,000 619,000
30 Sulawesi Tenggara OP 195,000 295,000 688,000 490,000
31 Maluku OP 253,000 346,000 724,000 599,000
32 Maluku Utara OP 169,000 354,000 669,000 523,000
33 Papua OP 293,000 478,000 990,000 771,000
34 Papua Barat OP 284,000 421,000 1,120,000 705,000
Uang Harian Kegiatan Rapat atau Pertemuan (Meeting). Satuan biaya dalam
pengalokasian uang harian kegiatan fullboard, kegiatan fullday, kegiatan halfday, atau kegiatan
residence terinci pada Tabel 2.10. Apabila Panitia yang memerlukan waktu tambahan untuk
mempersiapkan pelaksanaan kegiatan dan penyelesaian pertanggungjawaban dan peserta yang
memerlukan waktu tambahan untuk berangkat atau pulang di luar waktu pelaksanaan kegiatan,
dapat dialokasikan biaya penginapan dan uang harian perjalanan dinas sesuai ketentuan yang
berlaku, untuk 1 (satu) hari sebelum dan/atau 1 (satu) hari sesudah pelaksanaan kegiatan.
Tabel. 2.10
Satuan Uang Harian Kegiatan Rapat atau Pertemuan (Meeting)
No Provinsi Satuan
Fullboard Di Luar
Kota
Fullboard Di Dalam
Kota
Fullday/
Halfday Di Dalam Kota
Reseidence Di Dalam
Kota
1 Aceh OH 120,000 120,000 85,000 120,000
2 Sumatera Utara OH 130,000 130,000 95,000 130,000
3 Riau OH 130,000 130,000 85,000 130,000
4 Kepulauan Riau OH 130,000 130,000 95,000 130,000
5 Jambi OH 130,000 130,000 95,000 130,000
6 Sumatera Barat OH 120,000 120,000 85,000 120,000
7 Sumatera Selatan OH 120,000 120,000 85,000 120,000
8 Lampung OH 130,000 130,000 95,000 130,000
9 Bengkulu OH 130,000 130,000 95,000 130,000
10 Bangka Belitung OH 130,000 130,000 95,000 130,000
11 Banten OH 120,000 120,000 85,000 120,000
12 Jawa Barat OH 150,000 150,000 105,000 150,000
13 D.K.I. Jakarta OH 180,000 180,000 130,000 180,000
14 Jawa Tengah OH 130,000 130,000 95,000 130,000
15 D.I. Yogyakarta OH 140,000 140,000 100,000 140,000
16 Jawa Timur OH 140,000 140,000 100,000 140,000
17 Bali OH 160,000 160,000 115,000 160,000
18 Nusa Tenggara Barat OH 150,000 150,000 105,000 150,000 19 Nusa Tenggara Timur OH 140,000 140,000 100,000 140,000
20 Kalimantan Barat OH 130,000 130,000 95,000 130,000
21 Kalimantan Tengah OH 120,000 120,000 85,000 120,000
22 Kalimantan Selatan OH 130,000 130,000 95,000 130,000
23 Kalimantan Timur OH 150,000 150,000 105,000 150,000
24 Kalimantan Utara OH 150,000 150,000 105,000 150,000
25 Sulawesi Utara OH 130,000 130,000 95,000 130,000
26 Gorontalo OH 130,000 130,000 95,000 130,000
27 Sulawesi Barat OH 120,000 120,000 85,000 120,000
28 Sulawesi Selatan OH 150,000 150,000 105,000 150,000
29 Sulawesi Tengah OH 130,000 130,000 95,000 130,000
30 Sulawesi Tenggara OH 130,000 130,000 95,000 130,000
31 Maluku OH 120,000 120,000 85,000 120,000
32 Maluku Utara OH 130,000 130,000 95,000 130,000
33 Papua OH 200,000 200,000 140,000 200,000
34 Papua Barat OH 160,000 160,000 115,000 160,000
2.2 Belanja Perjalanan Dinas Biasa Luar Negeri
Perjalanan Dinas Luar Negeri adalah kegiatan perjalanan/kunjungan kerja ke negara yang memiliki hubungan diplomatik yang dilakukan oleh ASN Kementerian Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah, Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah, Pimpinan dan Anggota DPRD.
Perjalanan Dinas Luar Negeri berpedoman pada Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 29 Tahun
2016 tentang Pedoman Perjalanan Dinas ke Luar Negeri bagi Aparatur Sipil Negara Kementrian
Dalam Negeri dan Pemerintah Daerah, Pimpinan serta Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah, yang dilakukan dalam rangka:
1. Kerjasama pemerintah daerah dengan pihak luar negeri, 2. Pendidikan dan Pelatihan,
3. Studi Banding, 4. Seminar, 5. Lokakarya, 6. Konferensi,
7. Promosi Potensi Daerah,
8. Kunjungan persahabatan atau kebudayaan, 9. Pertemuan internasional dan,
10. Penandatanganan Perjanjian Internasional.
Perjalanan dinas luar negeri yang dilakukan secara rombongan dilakukan paling banyak 5 (lima) orang termasuk pimpinan rombongan, sedangkan Perjalanan dinas secara rombongan dapat dilakukan lebih dari 5 (lima) orang dalam hal:
1. pendidikan dan pelatihan;
2. perundingan dalam rangka kerjasama dengan pihak luar negeri; dan 3. delegasi kesenian dalam rangka promosi potensi daerah.
Tata cara pelaksanaan Perjalanan Dinas Luar Negeri juga mempedomani ;
1. Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 164/PMK.05/2015 Tentang Tata Cara Pelaksanaan Perjalanan Dinas Luar Negeri,
2. Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 227/PMK.05/2016 Tentang Perubahan Atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 164/PMK.05/2015 Tentang Tata Cara Pelaksanaan Perjalanan Dinas Luar Negeri, dan
3. Peraturan Menteri Keuangan Republik Indonesia Nomor 181/PMK.05/2019 Tentang Perubahan Kedua Atas Peraturan Menteri Keuangan Nomor 164/PMK.05/2015 Tentang Tata Cara Pelaksanaan Perjalanan Dinas Luar Negeri.
III. SATUAN BIAYA KONSUMSI RAPAT
Satuan biaya konsumsi rapat merupakan satuan biaya yang digunakan untuk menyusun perencanaan kebutuhan biaya pengadaan makan dan kudapan, termasuk minuman untuk rapat atau pertemuan:
a. rapat koordinasi tingkat kepala daerah, eselon I, atau setara yang pesertanya menteri, eselon I, atau pejabat yang setara; atau
b. rapat biasa yang pesertanya melibatkan satuan kerja lainnya, eselon II lainnya, eselon I lainnya, kementerian negara, lembaga lainnya, instansi pemerintah, dan/atau masyarakat dan dilaksanakan minimal selama 2 (dua) jam.
Tabel 3.1
Satuan Biaya Konsumsi Rapat
No Ibukota Provinsi Satuan Makan Kudapan
(Snack) 1 Rapat Koordinasi Tingkat Kepala Daerah/
Eselon I/ Setara
OK 110,000 49,000
2 Rapat Biasa OK 40,000 15,000
IV. SATUAN BIAYA PENGADAAN KENDARAAN DINAS
Satuan biaya yang digunakan untuk menyusun perencanaan kebutuhan biaya pengadaan kendaraan dinas pejabat, kendaraan operasional kantor, dan/atau kendaraan lapangan roda empat atau bus serta kendaraan lapangan roda dua melalui pembelian guna menunjang pelaksanaan tugas dan fungsi pemerintah daerah.
Tabel 4.1
Pengadaan Kendaraan Dinas
No Uraian Satuan Besaran
1 Kendaraan Dinas Pejabat Eselon II Unit 491,745,000
2 Kendaraan Operasional Kantor dan/atau Lapangan Roda 4 (Empat)
a. Pick Up Unit 253,262,500
b. Minibus Unit 328,246,000
c. Double Gardan Unit 463,170,000
3 Kendaraan Operasional Bus
a. Roda 4 dan/atau Bus Kecil Unit 360,942,000
b. Roda 6 dan/atau Bus Sedang Unit 718,252,000
c. Roda 6 dan/atau Bus Besar Unit 1,184,787,000
4 Kendaraan Operasional Kantor Dan/Atau Lapangan Roda 2 (Dua)
a. Operasional Unit 27,417,000
b. Lapangan Unit 36,592,000
V. SATUAN BIAYA TENAGA AHLI JASA KONSULTANSI KONSTRUKSI 5.1 Ahli Muda
PENGALAMAN Rp. (PER BULAN)
(TAHUN) S1 / SETARA S2 / SETARA S3 / SETARA
1 15,354,000 22,604,000 26,443,000
2 16,633,000 24,097,000 28,149,000
3 17,913,000 25,590,000 29,855,000
4 19,192,000 27,082,000 31,561,000
5 20,472,000 28,575,000 33,267,000
6 21,751,000 30,281,000 36,679,000
7 23,031,000 31,774,000 38,385,000
8 24,310,000 33,267,000 40,091,000
9 25,590,000 34,973,000 41,797,000
10 26,869,000 36,465,000 43,503,000
11 28,149,000 37,958,000 45,209,000
12 29,428,000 39,664,000 46,915,000
13 30,708,000 41,157,000 48,621,000
14 31,987,000 42,650,000 50,327,000
15 33,267,000 44,356,000 52,033,000
16 34,546,000 45,848,000 53,739,000
PENGALAMAN Rp. (PER BULAN)
(TAHUN) S1 / SETARA S2 / SETARA S3 / SETARA
17 35,826,000 47,341,000 55,445,000
18 37,105,000 49,047,000 57,151,000
19 38,385,000 50,540,000 58,857,000
20 39,664,000 52,033,000 60,563,000
21 40,944,000 53,739,000 62,269,000
22 42,223,000 55,231,000 63,975,000
23 43,503,000 56,724,000 65,681,000
5.2 Ahli Madya
PENGALAMAN Rp. (PER BULAN)
(TAHUN) S1 / SETARA S2 / SETARA S3 / SETARA
1 17,913,000 25,590,000 29,855,000
2 19,192,000 27,082,000 31,561,000
3 20,472,000 28,575,000 33,267,000
4 21,751,000 30,281,000 36,679,000
5 23,031,000 31,774,000 38,385,000
6 24,310,000 33,267,000 40,091,000
7 25,590,000 34,973,000 41,797,000
8 26,869,000 36,465,000 43,503,000
9 28,149,000 37,958,000 45,209,000
10 29,428,000 39,664,000 46,915,000
11 30,708,000 41,157,000 48,621,000
12 31,987,000 42,650,000 50,327,000
13 33,267,000 44,356,000 52,033,000
14 34,546,000 45,848,000 53,739,000
15 35,826,000 47,341,000 55,445,000
16 37,105,000 49,047,000 57,151,000
17 38,385,000 50,540,000 58,857,000
18 39,664,000 52,033,000 60,563,000
19 40,944,000 53,739,000 62,269,000
20 42,223,000 55,231,000 63,975,000
21 43,503,000 56,724,000 65,681,000
5.3 Ahli Utama
PENGALAMAN Rp. (PER BULAN)
(TAHUN) S1 / SETARA S2 / SETARA S3 / SETARA
1 21,751,000 30,281,000 36,679,000
2 23,031,000 31,774,000 38,385,000
3 24,310,000 33,267,000 40,091,000
4 25,590,000 34,973,000 41,797,000
5 26,869,000 36,465,000 43,503,000
PENGALAMAN Rp. (PER BULAN)
(TAHUN) S1 / SETARA S2 / SETARA S3 / SETARA
6 28,149,000 37,958,000 45,209,000
7 29,428,000 39,664,000 46,915,000
8 30,708,000 41,157,000 48,621,000
9 31,987,000 42,650,000 50,327,000
10 33,267,000 44,356,000 52,033,000
11 34,546,000 45,848,000 53,739,000
12 35,826,000 47,341,000 55,445,000
13 37,105,000 49,047,000 57,151,000
14 38,385,000 50,540,000 58,857,000
15 39,664,000 52,033,000 60,563,000
16 40,944,000 53,739,000 62,269,000
17 42,223,000 55,231,000 63,975,000
18 43,503,000 56,724,000 65,681,000
VI. SATUAN BIAYA TENAGA AHLI JASA KONSULTANSI
6.1 Tenaga Ahli Berpendidikan S1 ( Non Sertifikat )Kelompok Ahli Tahun
Pengalaman Billing Rate
Ahli Muda 1 s.d 4 Rp. 4.800.000,- s.d Rp. 6.000.000,- Ahli 4 s.d 8 Rp. 6.000.000,- s.d Rp. 8.000.000,- Ahli Utama 8 s.d 12 Rp. 8.000.000,- s.d Rp. 10.000.000,-
Ahli Kepala 12 s.d 16 Rp. 10.000.000,- s.d Rp. 12.000.000,- 16 s.d 20 Rp. 12.000.000,- s.d Rp. 14.000.000,-
6.2 Tenaga Ahli Berpendidikan S2 / S3 ( Non Sertifikat )
Kelompok Ahli Tahun
Pengalaman Billing Rate
Ahli Muda 1 s.d 4 Rp. 6.000.000,- s.d Rp. 9.000.000,- Ahli 4 s.d 8 Rp. 9.000.000,- s.d Rp. 12.000.000,- Ahli Utama 8 s.d 12 Rp. 2.000.000,- s.d Rp. 15.250.000,-
Ahli Kepala 12 s.d 16 Rp. 15.250.000,- s.d Rp. 18.500.000,- 16 s.d 20 Rp. 18.500.000,- s.d Rp. 21.750.000,-
6.3 Tenaga Ahli Berpendidikan S1 ( bersertifikat )
Kelompok Ahli Tahun
Pengalaman Billing Rate
Ahli Muda 1 s.d 4 Rp. 7.500.000,- s.d Rp. 10.500.000,- Ahli 5 s.d 8 Rp. 11.450.000,- s.d Rp. 14.400.000,- Ahli Utama 9 s.d 12 Rp. 15.350.000,- s.d Rp. 18.200.000,- Ahli Kepala 13 s.d 20 Rp. 19.200.000,- s.d Rp. 22.150.000,-
KODE KELOMPOK
BARANG URAIAN BARANG SPESIFIKASI SATUAN HARGA
SATUAN
1.1.7.01.01.01.001 Aspal ex Pertamina ( 1 drum = 155 kg ) Kg 12,000 1.1.7.01.01.01.001 Aspal ex. Esso ( 1 drum = 150 kg) ` 14,000 1.1.7.01.01.01.001 Aspal ex. Shell ( 1 drum = 150 kg) Kg 14,000 1.1.7.01.01.01.001 Aspal ex Pertamina ( 1 drum = 155 kg ) Kg 10,800 1.1.7.01.01.01.001 Aspal ex. Esso ( 1 drum = 150 kg) Kg 12,600 1.1.7.01.01.01.001 Aspal ex. Shell ( 1 drum = 150 kg) Kg 12,600 1.1.7.01.01.01.001 Aspal Emulsi (1 drum = 200 liter) Liter 10,000 1.1.7.01.01.01.001 Aspal Emulsi (1 drum = 200 liter) Liter 12,000
1.1.7.01.01.01.002 Semen adepsip (Gip) Kg 70,000
1.1.7.01.01.01.002 Semen adepsip (Gip) Kg 71,750
1.1.7.01.01.01.002 Semen Warna Kg 15,375
1.1.7.01.01.01.002 Semen Portlan (PC) (50 kg) Zax 55,000
1.1.7.01.01.01.002 Semen Warna Kg 15,000
1.1.7.01.01.01.002 Semen Portlan (PC) (50 kg) Zax 60,500
1.1.7.01.01.01.003 Kaca polos tebal 3 mm M² 82,500
1.1.7.01.01.01.003 Kaca polos tebal 3 mm M² 84,563
1.1.7.01.01.01.003 Kaca polos tebal 5 mm M² 123,000
1.1.7.01.01.01.003 Kaca polos tebal 5 mm M² 120,000
1.1.7.01.01.01.004 Pasir Cor M3 250,000
1.1.7.01.01.01.004 Pasir Urug / Timbunan M³ 159,619
1.1.7.01.01.01.004 Pasir Aspal M³ 293,150
1.1.7.01.01.01.004 Pasir Beton / Kasar M³ 430,000
1.1.7.01.01.01.004 Pasir Pasang M³ 300,000
1.1.7.01.01.01.004 Pasir Urug / Timbunan M³ 163,610
1.1.7.01.01.01.004 Pasir Aspal M³ 286,000
1.1.7.01.01.01.004 Pasir Beton / Kasar M³ 225,000
1.1.7.01.01.01.004 Pasir Pasang M³ 200,000
1.1.7.01.01.01.005 Batu Brojol (untuk bronjong) M³ 250,250
1.1.7.01.01.01.005 Batu candi M² 128,700
1.1.7.01.01.01.005 Batu belah uk. 15-20 cm dan uk. 10-15 cm M³ 257,133
1.1.7.01.01.01.005 Batu Pecah Tangan 5 - 7 Cm M³ 542,328
1.1.7.01.01.01.005 Batu Brojol (untuk bronjong) M³ 256,506
1.1.7.01.01.01.005 Batu candi M² 131,918
1.1.7.01.01.01.005 Batu belah uk. 15-20 cm dan uk. 10-15 cm M³ 228,500
1.1.7.01.01.01.005 Batu Pecah Tangan 5 - 7 Cm M³ 529,100
1.1.7.01.01.01.006 Cat meni Kg 45,000
1.1.7.01.01.01.006 Cat meni EMCO Besi Ltr 85,000
1.1.7.01.01.01.006 Cat tembok Kg 70,000
STANDAR HARGA SATUAN KABUPATEN KUNINGAN
BAHAN BANGUNAN DAN KONTRUKSI
TENTANG : STANDAR HARGA SATUAN
KABUPATEN KUNINGAN
1.1.7.01.01.01.006 Cat tembok Metrolit Kg 105,000
1.1.7.01.01.01.006 Cat Genting Kg 130,000
1.1.7.01.01.01.006 Coating / Vernis Kg 55,000
1.1.7.01.01.01.006 Cat luar EMCO LUX warna sedang Kg 102,603
1.1.7.01.01.01.006 Cat meni Kg 46,125
1.1.7.01.01.01.006 Cat meni EMCO Besi Ltr 87,125
1.1.7.01.01.01.006 Cat tembok Kg 71,750
1.1.7.01.01.01.006 Cat tembok Metrolit Kg 107,625
1.1.7.01.01.01.006 Cat Genting Kg 133,250
1.1.7.01.01.01.006 Coating / Vernis Kg 56,375
1.1.7.01.01.01.006 Cat luar EMCO LUX warna sedang Kg 100,100
1.1.7.01.01.01.006 Amplas Roll 11,275
1.1.7.01.01.01.006 Cat Pilox Buah 35,000
1.1.7.01.01.01.007 Seng Plat 0,3 (lebar = 90 cm) Lbr 50,050
1.1.7.01.01.01.007 Seng Plat 0,3 (lebar = 90 cm) Lbr 51,301
1.1.7.01.01.01.007 Seng Plat 0,3 (lebar = 55 cm) Lbr 36,644
1.1.7.01.01.01.007 Seng Gelombang Lbr 55,000
1.1.7.01.01.01.007 Seng Plat 0,3 (lebar = 55 cm) Lbr 35,750
1.1.7.01.01.01.007 Seng Gelombang Lbr 56,375
1.1.7.01.01.01.008 Besi Baja Profil DN SII Kg 14,350
1.1.7.01.01.01.008 Besi Baja Profil DN SII Kg 14,000
1.1.7.01.01.01.012 Besi beton Kg 11,500
1.1.7.01.01.01.012 Besi beton Kg 11,788
1.1.7.01.01.01.013 Granit Dinding 60 X 60 M2 150,000
1.1.7.01.01.01.013 Keramik Lantai 30/30 putih M² 50,000
1.1.7.01.01.01.013 Keramik dinding 20/40 motif M² 65,000
1.1.7.01.01.01.013 Keramik dinding 20/20 M² 60,500
1.1.7.01.01.01.013 Keramik dinding 25/40 motif M² 65,000
1.1.7.01.01.01.013 Keramik 20/20 anti slip M² 50,000
1.1.7.01.01.01.013 Keramik Anti Slip 25 x 25 cm (Classy color) M² 58,000
1.1.7.01.01.01.013 Keramik Lantai 30/30 motif M² 69,300
1.1.7.01.01.01.013 Keramik Lantai 30/30 putih M² 40,000
1.1.7.01.01.01.013 Keramik Lantai 40/40 putih M² 52,500
1.1.7.01.01.01.013 Keramik Granito 60 x 60 Polished M² 130,000
1.1.7.01.01.01.013 Keramik Granito 60 x 60 Unpolished M² 257,400
1.1.7.01.01.01.013 Keramik Plint uk. 10 x 40 cm Bh 8,580
1.1.7.01.01.01.013 Keramik Plint uk. 10 x 30 cm Bh 7,865
1.1.7.01.01.01.013 Keramik dinding 20/20 M² 62,013
1.1.7.01.01.01.013 Keramik dinding 20/25 motif M² 56,375
1.1.7.01.01.01.013 Keramik dinding 20/40 motif M² 66,625
1.1.7.01.01.01.013 Keramik Lantai 30/30 motif M² 71,033
1.1.7.01.01.01.013 Keramik dinding 25/40 motif M² 66,625
1.1.7.01.01.01.013 Keramik 20/20 anti slip M² 51,250
1.1.7.01.01.01.013 Keramik Anti Slip 25 x 25 cm (Classy color) M² 59,450
1.1.7.01.01.01.013 Keramik Granito 60 x 60 Polished M² 133,250
1.1.7.01.01.01.013 Keramik Granito 60 x 60 Unpolished M² 263,835
1.1.7.01.01.01.013 Keramik Plint uk. 10 x 40 cm Bh 8,795
1.1.7.01.01.01.013 Keramik Plint uk. 10 x 30 cm Bh 8,062
1.1.7.01.01.01.013 Keramik Lantai 40/40 putih M² 70,000
1.1.7.01.01.01.013 Keramik dinding 20/25 motif M² 55,000
1.1.7.01.01.01.014 Genting bubungan metal untuk konstruksi baja
ringan Bh 44,000
1.1.7.01.01.01.014 Genteng Natural Nok Bulat Bh 4,510
1.1.7.01.01.01.014 Genteng pres jatiwangi tipe Plentong Natural Bh 2,563 1.1.7.01.01.01.014 Genting metal untuk konstruksi baja ringan M² 31,775 1.1.7.01.01.01.014 Genting bubungan metal untuk konstruksi baja
ringan Bh 45,100
1.1.7.01.01.01.014 Genteng Natural Nok Bulat Bh 4,623
1.1.7.01.01.01.014 Genteng pres jatiwangi tipe Plentong Natural Bh 2,500 1.1.7.01.01.01.014 Genting metal untuk konstruksi baja ringan M² 31,000
1.1.7.01.01.01.015 - BC 150x150x100 cm, tebal 20 cm Bh 7,010,000
1.1.7.01.01.01.015 - U ditch ukuran 30x30x120 cm Bh 325,000
1.1.7.01.01.01.015 - U ditch ukuran 30x40x120 cm Bh 375,000
1.1.7.01.01.01.015 - U ditch ukuran 30x50x120 cm Bh 425,000
1.1.7.01.01.01.015 - U ditch ukuran 40x40x120 cm Bh 450,000
1.1.7.01.01.01.015 - U ditch ukuran 40x50x120 cm Bh 525,000
1.1.7.01.01.01.015 - U ditch ukuran 40x60x120 cm Bh 575,000
1.1.7.01.01.01.015 - U ditch ukuran 50x50x120 cm Bh 650,000
1.1.7.01.01.01.015 - U ditch ukuran 50x60x120 cm Bh 675,000
1.1.7.01.01.01.015 - U ditch ukuran 50x70x120 cm Bh 775,000
1.1.7.01.01.01.015 - U ditch ukuran 60x60x120 cm Bh 800,000
1.1.7.01.01.01.015 - U ditch ukuran 60x80x120 cm Bh 900,000
1.1.7.01.01.01.015 - U ditch ukuran 80x80x120 cm Bh 1,300,000
1.1.7.01.01.01.015 - U ditch ukuran 80x100x120 cm Bh 1,450,000
1.1.7.01.01.01.015 - U ditch ukuran 100x100x120 cm Bh 1,625,000
1.1.7.01.01.01.015 - Tutup saluran/ Cover U-Ditch Bh 200,000
1.1.7.01.01.01.015 - U ditch ukuran 30x30x120 cm Bh 550,000
1.1.7.01.01.01.015 - U ditch ukuran 30x40x120 cm Bh 575,000
1.1.7.01.01.01.015 - U ditch ukuran 30x50x120 cm Bh 650,000
1.1.7.01.01.01.015 - U ditch ukuran 40x40x120 cm Bh 675,000
1.1.7.01.01.01.015 - U ditch ukuran 40x50x120 cm Bh 750,000
1.1.7.01.01.01.015 - U ditch ukuran 40x60x120 cm Bh 800,000
1.1.7.01.01.01.015 - U ditch ukuran 50x50x120 cm Bh 875,000
1.1.7.01.01.01.015 - U ditch ukuran 50x60x120 cm Bh 900,000
1.1.7.01.01.01.015 - U ditch ukuran 50x70x120 cm Bh 1,000,000
1.1.7.01.01.01.015 - U ditch ukuran 60x60x120 cm Bh 1,025,000
1.1.7.01.01.01.015 - U ditch ukuran 60x80x120 cm Bh 1,125,000
1.1.7.01.01.01.015 - U ditch ukuran 80x80x120 cm Bh 1,600,000
1.1.7.01.01.01.015 - U ditch ukuran 80x100x120 cm Bh 1,800,000
1.1.7.01.01.01.015 - U ditch ukuran 100x100x120 cm Bh 2,000,000
1.1.7.01.01.01.015 - Tutup saluran/ Cover U-Ditch Bh 330,000
1.1.7.01.01.01.015 - BC 30x30x100 cm, tebal 5cm Bh 550,000
1.1.7.01.01.01.015 - BC 40x40x100 cm, tebal 8 cm Bh 950,000
1.1.7.01.01.01.015 - BC 50x50x100 cm, tebal 10 cm Bh 1,250,000
1.1.7.01.01.01.015 - BC 50x70x100 cm, tebal 8 cm Bh 1,050,000
1.1.7.01.01.01.015 - BC 60x60x100 cm, tebal 8 cm Bh 1,650,000
1.1.7.01.01.01.015 - BC 60x80x100 cm, tebal 8 cm Bh 1,750,000
1.1.7.01.01.01.015 - BC 80x80x100 cm, tebal 15 cm Bh 1,900,000
1.1.7.01.01.01.015 - BC 100x100x100 cm, tebal 15 cm Bh 2,200,000
1.1.7.01.01.01.015 - BC 120x120x100 cm, tebal 20 cm Bh 5,550,000
1.1.7.01.01.01.015 - BC 150x150x100 cm, tebal 20 cm Bh 6,350,000
1.1.7.01.01.01.015 - BC 160x160x100 cm, tebal 20 cm Bh 7,500,000
1.1.7.01.01.01.015 - BC 180x180x100 cm, tebal 20 cm Bh 8,200,000
1.1.7.01.01.01.015 - BC 200x200x100 cm, tebal 20 cm Bh 9,400,000
1.1.7.01.01.01.015 - Kastin 30x60 cm, Tebal 20 cm Bh 52,000
1.1.7.01.01.01.015 - BC 30x30x100 cm, tebal 5cm Bh 850,000
1.1.7.01.01.01.015 - BC 40x40x100 cm, tebal 8 cm Bh 1,250,000
1.1.7.01.01.01.015 - BC 50x50x100 cm, tebal 10 cm Bh 1,600,000
1.1.7.01.01.01.015 - BC 50x70x100 cm, tebal 8 cm Bh 1,800,000
1.1.7.01.01.01.015 - BC 60x60x100 cm, tebal 8 cm Bh 2,000,000
1.1.7.01.01.01.015 - BC 60x80x100 cm, tebal 8 cm Bh 2,100,000
1.1.7.01.01.01.015 - BC 80x80x100 cm, tebal 15 cm Bh 2,550,000
1.1.7.01.01.01.015 - BC 100x100x100 cm, tebal 15 cm Bh 2,808,000
1.1.7.01.01.01.015 - BC 120x120x100 cm, tebal 20 cm Bh 5,900,000
1.1.7.01.01.01.015 - BC 160x160x100 cm, tebal 20 cm Bh 8,150,000
1.1.7.01.01.01.015 - BC 180x180x100 cm, tebal 20 cm Bh 9,900,000
1.1.7.01.01.01.015 - BC 200x200x100 cm, tebal 20 cm Bh 11,150,000
1.1.7.01.01.01.015 - Kastin 30x60 cm, Tebal 20 cm Bh 221,500
1.1.7.01.01.01.016 Besi Plat 1.2 x 2.4 m tebal 1.5 mm Kg 13,530 1.1.7.01.01.01.016 Besi Plat 1.2 x 2.4 m tebal 1.5 mm Kg 13,868
1.1.7.01.01.01.019 Kawat Bronjong Kg 29,418
1.1.7.01.01.01.019 Kawat Bronjong Kg 28,700
1.1.7.01.01.01.021 Minyak Bekisting Ltr 3,946
1.1.7.01.01.01.021 Pengencer Cat Buah 20,000
1.1.7.01.01.01.021 Kerosene / Minyak Tanah Ltr 10,450
1.1.7.01.01.01.021 Kerosene / Minyak Tanah Ltr 10,711
1.1.7.01.01.01.021 Minyak Bekisting Ltr 3,850
1.1.7.01.01.01.022 Pembangunan Laboratorium Lingkungan 225 m2 Paket 1,000,000,000
1.1.7.01.01.01.022 karung Buah 2,500
1.1.7.01.01.01.022 Pohon Pucuk merah Btg 307,450
1.1.7.01.01.01.022 Rangka daun pintu alumunium (silver) M¹ 78,100
1.1.7.01.01.01.022 Roof Bottom / Reng R 33- 0.45 Btg 33,000
1.1.7.01.01.01.022 Rooster bata Uk. 12 x 22 untuk gapura (biasa) Bh 7,150
1.1.7.01.01.01.022 Rooster keramik 20/20 Bh 50,050
1.1.7.01.01.01.022 Rumput Gajah Mini M² 27,500
1.1.7.01.01.01.022 Rumput Manila M² 34,100
1.1.7.01.01.01.022 Saklar single Bh 12,000
1.1.7.01.01.01.022 Saklar doble Bh 15,000
1.1.7.01.01.01.022 Self drilling screw dia. 6 x 20 mm (truss Screw) Bh 341
1.1.7.01.01.01.022 Self drilling screw dia. 4 x 16 mm (Roof Bottom
Screw) Bh 341
1.1.7.01.01.01.022 Sealent M¹ 38,000
1.1.7.01.01.01.022 Seal Tape Bh 3,850
1.1.7.01.01.01.022 Sirtu tidak tersaring M³ 164,300
1.1.7.01.01.01.022 Solar Ltr 6,160
1.1.7.01.01.01.022 Stop kontak Bh 13,000
1.1.7.01.01.01.022 Sunblast sticker M² 88,660
1.1.7.01.01.01.022 Tali injuk M³ 110,000
1.1.7.01.01.01.022 Tanah urug dilokasi M³ 82,500
1.1.7.01.01.01.022 Teakwood 0,9 x 2,2 x 3 mm ukuran pintu Lbr 121,000 1.1.7.01.01.01.022 Tiang besi lampu taman tinggi 1 m Bh 536,800
1.1.7.01.01.01.022 Urinoir (lengkap) Unit 2,288,000
1.1.7.01.01.01.022 Wastafel lengkap Bh 500,000
1.1.7.01.01.01.022 Wiremesh (5,4 x 2,1) di las besi ø 6 mm M² 448,333 1.1.7.01.01.01.022 Wiremesh (5,4 x 2,1) di las besi ø 8 mm M² 585,000
1.1.7.01.01.01.022 Walpaper (1 x 15 m) / rol besar Rol 1,144,000
1.1.7.01.01.01.022 Waterproofing Emulsion Kg 68,640
1.1.7.01.01.01.022 Water tank fiberglass kap.550 L Bh 1,000,000
1.1.7.01.01.01.022 Water drain Bh 38,500
1.1.7.01.01.01.022 Aluminium foil @60 m Rol 586,300
1.1.7.01.01.01.022 Ampelas lbr 11,275
1.1.7.01.01.01.022 Angkur Bh 11,275
1.1.7.01.01.01.022 Agregat Pecah Mesin 20 - 30 mm M³ 440,000
1.1.7.01.01.01.022 Agregat Pecah Mesin 10 - 20 mm M³ 476,520
1.1.7.01.01.01.022 Agregat Pecah Mesin 5 - 10 mm M³ 476,520
1.1.7.01.01.01.022 Agregat Pecah Mesin 0 - 5 mm M³ 407,220
1.1.7.01.01.01.022 Agregat Kasar M³ 471,460
1.1.7.01.01.01.022 Atap sirap 5 mm Ikat 174,763
1.1.7.01.01.01.022 Bak fiber glass 1 m3 Bh 845,625
1.1.7.01.01.01.022 Bak mandi fiber glass oval 120 ltr Bh 256,250
1.1.7.01.01.01.022 Bambu dia 6-8 600 cm Btg 22,550
1.1.7.01.01.01.022 Bata merah Bh 700
1.1.7.01.01.01.022 Besi Pipa dia. 2" Medium Btg 403,081
1.1.7.01.01.01.022 Besi Pipa dia. 3" Medium Btg 1,099,313
1.1.7.01.01.01.022 Besi Pipa dia. 4" Medium Btg 1,905,475
1.1.7.01.01.01.022 Besi Pipa dia. 6" Medium Btg 2,784,925
1.1.7.01.01.01.022 Besi U / langko kuda-kuda Kg 47,130
1.1.7.01.01.01.022 Besi Hollow 40/40 mm (pagar) Btg 109,931
1.1.7.01.01.01.022 Besi Hollow 20/40 mm (plapond) Btg 37,413
1.1.7.01.01.01.022 Besi Hollow 40/40 mm (plapond) Btg 48,175
1.1.7.01.01.01.022 Besi siku 40 x 40 x 4 mm - 6 m Btg 175,890
1.1.7.01.01.01.022 Besi siku 50 x 50 x 5 mm - 6 m Btg 190,548
1.1.7.01.01.01.022 Besi Baja Profil DN SII Kg 14,350