• Tidak ada hasil yang ditemukan

IMPLEMENTASI KONTROL RPM UNTUK MENGHASILKAN PERUBAHAN RASIO SECARA OTOMATIS PADA ELECTRICAL CONTINUOUSLY VARIABLE TRANSMISSION (ECVT)

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "IMPLEMENTASI KONTROL RPM UNTUK MENGHASILKAN PERUBAHAN RASIO SECARA OTOMATIS PADA ELECTRICAL CONTINUOUSLY VARIABLE TRANSMISSION (ECVT)"

Copied!
25
0
0

Teks penuh

(1)

IMPLEMENTASI KONTROL RPM UNTUK MENGHASILKAN PERUBAHAN RASIO SECARA OTOMATIS PADA ELECTRICAL CONTINUOUSLY VARIABLE

TRANSMISSION (ECVT)

I Gede Hartawan 2108 030 002

DOSEN PEMBIMBING

Dr. Ir. Bambang Sampurno, MT

PROGRAM STUDI D3 TEKNIK MESIN Fakultas Teknologi Industri

Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya 2011

(2)

LATAR BELAKANG

Transmisi Otomatis

CVT Transmisi Otomatis

Konvensional

(3)

LATAR BELAKANG

ENGINE

OUTPUT Motor DC Puli Primer

Puli Sekunder V-Belt

Fork Screw

Variable-diameter pulley (VDP) CVT Hydraulic

Electrical Continuosly Variable Variable Transmission Toroidal

3

(4)

LATAR BELAKANG

 Widjokongko (2009) memperbaiki sistem CVT elektrik melalui analisa dan perancangan sistem kendali tertutup

dengan mode elektrik pada CVT. Tetapi perubahan rasionya menggunakan potensiometer dengan putaran mesin konstan

potensiometer

(5)

LATAR BELAKANG

• Sistem kontrol RPM pada ECVT untuk merubah rasio secara otomatis

Sensor putaran dengan rotary encoder dan optocoupler

(6)

Bagaimana merancang kontrol rpm untuk mengatur kinerja motor DC primer dan motor DC sekunder sehingga mendapatkan perubahan rasio secara otomatis.

Bagaimana mengidentifikasi pengaruh rpm dan pergerakan fork screw terhadap

perubahan rasio aktual.

Bagaimana memperoleh kinerja ECVT lebih baik.

RUMUSAN MASALAH

(7)

TUJUAN PENELITIAN

Untuk memperoleh rancangan kontrol rpm yang sesuai dalam

mengatur kinerja motor DC primer dan motor DC sekunder sehingga mendapatkan

perubahan rasio secara otomatis.

Untuk memperoleh data-data aktual

ECVT berdasarkan implementasi.

Untuk memperoleh

kinerja ECVT yang

lebih baik.

(8)

BATASAN MASALAH

Pototipe ½ chasis menggunakan putaran mesin 1 silinder dengan daya 6.5 HP/4500 rpm dan

100 cc sebagai pengganti mesin

kendaraan.

Jenis mekanisme pengatur rasio Electric Continuously

Variabel Transmission adalah menggunakan push

belt dengan mekanisme Fork Screw yang digerakkan oleh motor DC.

Implementasi hanya pada pengendalian/kontroller pada

penggerak Push Belt dengan mekanisme Fork Screw menggunakan kontrol rpm untuk merubah rasio ECVT

secara otomatis.

Pengujian pada prototipe dilakukan pada putaran mesin 1200 - 4500 rpm dan

putaran pada puli primer 550 -2300 rpm dengan slip

pada puli mesin dan puli primer diabaikan.

Pengujian pada prototipe dilakukan tanpa

beban dan pada jalan mendatar.

Analisa desain serta kekuatan rangka ECVT dan chasis

kendaraan tidak dibahas dalam

penelitian ini.

(9)

MANFAAT

Mendapatkan rancangan rangkaian kontrol rpm yang sesuai dalam mengatur kinerja motor DC primer dan motor DC sekunder,

sehingga mendapatkan sistem rasio ECVT yang otomatis dan lebih optimal.

Hasil yang diperoleh dari penelitian ini dapat menjadi referensi bagi peneliti lain dalam pengembangan ECVT.

Hasil yang diperoleh dari penelitian ini dapat membantu

masyarakat dalam mengetahui dan menganalisis prinsip kerja dari ECVT.

(10)

• Penelitian Sebelumnya

KAJIAN PUSTAKA

Herlambang (2010) Pada penelitian ini menggunakan sensor Strain Gauge sebagai sensor gaya untuk meningkatkan kinerja sistem CVT . Strain gauge yang dipasang untuk sensor gaya pada fork screw sistem CVT yang telah bekerja dan mewakili nilai Clamping force yang terjadi pada fork screw. Hasilnya ditunjukan berupa voltase Output akibat gaya pencekaman pada Sensor gaya push belt fork screw antara puli primer dan sekunder.

Widjokongko (2009) Pada penelitian ini dirancang sistem CVT menggunakan sistem loop tertutup dengan menggunakan mode elektrik secara proporsional untuk mengendalikan actuator dalam mendorong Fork Screw. Penelitian mampu meningkatkan effisiensi ratio CVT menjadi 53.056 % sehingga mampu mengurangi faktor slip.

(11)

Diagram Alir Penelitian

START

Observasi Kajian Pustaka

Rumusan Masalah

Perencanaan sistem kontrol Rpm pada pengendalian rasio secara

otomatis

Pembuatan sistem kontrol RPM

Pemilihan Komponen

A B

(12)

Diagram Alir Penelitian

A B

Pengujian pada prototipe

Sesuai dengan yang

diinginkan

Pembuatan Laporan akhir

FINISH

Data Parameter pendukung (Xp.

Xs, rasio ideal, putaran mesin)

Tidak

ya

(13)

Sensor Optocoupler dan Rotary Encoder

Sebelumnya Sekarang

Sensor Optocoupler dan Rotary Encoder

(14)

Potensio Geser

Sekarang 50 k ohm Sebelumnya 30 k ohm

Potensio Geser

(15)

HASIL DAN PEMBAHASAN

• Blok Diagram

Kontroler 2

Aktuator (Driver Motor)

Motor DC

Fork Screw Kontroler

1

Potensio Geser

Puli

Gerakan Fork Srew

Rasio Aktual

Mikrokontroler Atmega 16

Set Point

Xp & Xs

Ideal VS Aktual

Xp, Xs dan Rasio Ideal

Rpm puli primer

Xp &Xs Aktual

a

a Out

(16)

• Hasil Grafik perbandingan rasio dengan gerakan Fork Screw Xp dan Xs pada ECVT

HASIL DAN PEMBAHASAN

Motor DC primer mengalami kendala mulai dari rasio 2,405 hingga

(17)

• Hasil Grafik perbandingan antara RPM primer dengan RPM sekunder aktual ECVT

HASIL DAN PEMBAHASAN

Putaran maksimum pada puli primer hanya mencapai 2160 rpm pada rasio 0,680.

(18)

• Hasil data Xp, Xs, RPMp, RPMs dan Rasio ideal pada ECVT

HASIL DAN PEMBAHASAN

RPM

ENGINE RPM P RPM S DATA ANALOG (mm) DATA DIGITAL (BIT) RASIO

XP XS XP XS

1200 550 203.261 12.19 -17.28 1 375 2.70586991

1500 709.090 282.275 11.081818 -15.709091 70.909091 433.90909 2.512050827 1800 868.181 374.501 9.9736364 -14.138182 140.81818 492.81818 2.318231745 2100 1027.272 483.556 8.8654545 -12.567273 210.72727 551.72727 2.124412662 2400 1186.363 614.507 7.7572727 -10.996364 280.63636 610.63636 1.930593579 2700 1345.454 774.685 6.6490909 -9.4254545 350.54545 669.54545 1.736774496 3000 1504.545 975.106 5.5409091 -7.8545455 420.45455 728.45455 1.542955414 3300 1663.636 1233.112 4.4327273 -6.2836364 490.36364 787.36364 1.349136331 3600 1822.727 1577.685 3.3245455 -4.7127273 560.27273 846.27273 1.155317248 3900 1981.818 2061.177 2.2163636 -3.1418182 630.18182 905.18182 0.961498165 4200 2140.909 2788.807 1.1081818 -1.5709091 700.09091 964.09091 0.767679083

(19)

• Hasil data Xp, Xs, RPMp, RPMs dan Rasio aktual pada ECVT

HASIL DAN PEMBAHASAN

RPM

ENGINE RPM P RPM S DATA ANALOG (mm) DATA DIGITAL (BIT) RASIO

XP XS XP XS

1200 560 300 12,005 -16,908 2,9 397,1 2,647

1500 720 421 11,421 -15,189 65.7 440.2 2,325

1800 841 540 10,837 -13,551 129.5 512.9 2,024

2100 1021 661 9,328 -12,350 198,2 567,1 1,991

2400 1141 781 8,809 -11,067 265.4 603,5 1,766

2700 1381 1021 6,830 -8,392 322,6 681,3 1,452

3000 1501 1201 6,116 -7,492 401,0 749,3 1,354

3300 1622 1381 5,418 -6,482 453,2 753.5 1,227

3600 1861 1622 3,082 -4,554 582,5 813,0 1,156

3900 1922 1803 3,114 -4,162 598,2 863,6 1,056

4200 1983 2103 2,838 -3,179 653,1 915,7 0,863

4500 2042 2160 1,070 -1,187 697,9 1021 0,680

(20)

• Hasil Grafik perbandingan antara Rasio ideal dengan Rasio aktual untuk menghitung Effisiensi Rasio ECVT pada Putaran Maksimum.

HASIL DAN PEMBAHASAN

Grafik Ideal Grafik Aktual

Simulasi LabVIEW (rasio 0,680 ---0,0000) Imlpementasi (rasio 0,680 ---0.5556)

Efisiensi Rasio = 100% - 55,56% = 44,44%

Slip yang terjadi antara puli dengan belt sebesar 55,56%

(21)

• Hasil Grafik perbandingan antara RPM sekunder ideal dengan RPM sekunder aktual untuk menghitung Effisiensi Torsi ECVT pada Putaran Maksimum.

HASIL DAN PEMBAHASAN

Efisiensi Torsi ECVT pada putaran maksimum

adalah 64,69%

Grafik Ideal Grafik Aktual

(22)

KESIMPULAN

1. Implementasi Rancangan Sistem Kontrol RPM pada prototipe ECVT bekerja dengan baik, sehingga didapatkan hasil perubahan rasio ECVT secara otomatis sesuai dengan rpm pada mesin.

2. Data - data aktual hasil implementasi didapatkan melalui software LabVIEW berupa tampilan grafik pergerakan fork screw, RPMp dan RPMs untuk mengetahui perubahan rasio ECVT.

3. Hasil perbandingan antara antara simulasi LabVIEW dengan Impementasi pada prototipe ECVT diperoleh kinerja ECVT meliputi :

• Pada rasio 0,680 pada ECVT diperoleh efisiensi slip sebesar 55,56% dan efisiensi rasio sebesar 44,44%.

• Efisiensi torsi pada ECVT sebesar 64,69%

(23)

SARAN

1. Diperlukanya Kontrol PID pada program mikrokontroler untuk menggerakan motor DC lebih halus sesuai dengan RPM.

2. Diperlukannya perbaikan manufaktur pada konstruksi screw pendorong fork screw karena kuran presisi, sehingga

mengakibatkan motor DC bekerja lebih keras dalam mendorong fork screw.

3. Harus dilakukan penggantian belt, karena belt sudah mengalami kemuluran sehingga selip pada ECVT besar.

Penggantian belt harus dilakukan secara berkala sesuai

pemakaian.

(24)

Pengujian Prototipe

(25)

Mohon Kritik Dan Saran Yang

Membangun Tugas Akhir

Gambar

Diagram Alir Penelitian START ObservasiKajian Pustaka Rumusan Masalah
Diagram Alir Penelitian
Grafik Ideal  Grafik Aktual
Grafik Ideal  Grafik Aktual

Referensi

Dokumen terkait