• Tidak ada hasil yang ditemukan

Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Direktori Putusan Mahkamah Agung Republik Indonesia"

Copied!
70
0
0

Teks penuh

(1)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Halaman 1 dari 70 Putusan Nomor 187/Pid.B/2019/PN Mdl

P U T U S A N

Nomor 187/Pid.B/2019/PN Mdl

DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

Pengadilan Negeri Mandailing Natal yang mengadili perkara pidana dengan acara pemeriksaan biasa dalam tingkat pertama menjatuhkan putusan sebagai berikut dalam perkara Terdakwa :

1. Nama lengkap : SAMSUL PANE;

2. Tempat lahir : Salambue;

3. Umur/Tanggal lahir : 58 Tahun/ 10 Agustus 1961;

4. Jenis kelamin : Laki-laki;

5. Kebangsaan : Indonesia;

6. Tempat tinggal : Desa Batahan I Kecamatan Batahan Kabupaten Mandailing Natal;

7. Agama : Islam;

8. Pekerjaan : Petani/ Pekebun;

Terdakwa ditahan dalam Tahanan Rutan, masing-masing oleh:

1. Penyidik sejak tanggal 25 Oktober 2019 sampai dengan tanggal 13 November 2019;

2. Penyidik Perpanjangan Oleh PU sejak tanggal 14 November 2019 sampai dengan tanggal 23 Desember 2019;

3. Penuntut sejak tanggal 03 Desember 2019 sampai dengan tanggal 22 Desember 2019;

4. Hakim PN sejak tanggal 12 Desember 2019 sampai dengan tanggal 10 Januari 2020;

5. Hakim PN Perpanjangan Pertama Oleh Ketua PN sejak tanggal 11 Januari 2020 sampai dengan tanggal 10 Maret 2020;

6. Pengangguhan Penahanan oleh Hakim sejak tanggal 11 Pebruari 2020;

Terdakwa menghadap ke persidangan didampingi Penasehat Hukum ALI SUMURUNG, SH.CLA, MHD YUSUP, SH, Penasihat Hukum, berkantor di Jalan Areef Rahman Hakim Gang Pendidikan Nomor 77 Kota Medan, berdasarkan Surat Kuasa Khusus tanggal 6 Desember 2019;

Pengadilan Negeri tersebut;

Setelah membaca:

- Penetapan Ketua Pengadilan Negeri Mandailing Natal Nomor 187/Pid.B/2019/PN Mdl tanggal 12 Desember 2019 tentang penunjukan Hakim;

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 1

(2)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Halaman 2 dari 70 Putusan Nomor 187/Pid.B/2019/PN Mdl

- Penetapan Hakim Nomor 187/Pid.B/2019/PN Mdl tanggal 12 Desember 2019 tentang penetapan hari sidang;

- Berkas perkara dan surat-surat lain yang bersangkutan;

Setelah mendengar keterangan Saksi-saksi dan Terdakwa serta memperhatikan bukti surat dan barang bukti yang diajukan di persidangan;

Setelah mendengar pembacaan Tuntutan pidana yang diajukan oleh Penuntut yang pada pokoknya sebagai berikut:

1. Menyatakan terdakwa SAMSUL PANE terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana ““Mengambil barang sesuatu, yang seluruhnya atau sebagian kepunyaan orang lain, dengan maksud untuk dimiliki secara melawan hukum, yang dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan bersekutu, jika antara beberapa perbuatan, meskipun masing- masing merupakan kejahatan atau pelanggaran, ada hubungannya sedemikian rupa sehingga harus dipandang sebagai satu perbuatan berlanjut, maka hanya diterapkan satu aturan pidana”, sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam dakwaan Kesatu Penuntut Umum Melanggar Pasal 363 ayat (1) ke- 4 KUHP Jo Pasal 64 KUHPidana;

2. Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa SAMSUL PANE dengan pidana penjara selama 5 (lima) bulan, dikurangi dengan masa penangkapan dan penahanan yang dijalani terdakwa dengan perin tah agar terdakwa tetap ditahan;

3. Menyatakan barang bukti berupa:

a. 1 (satu) lembar asli Surat Pernyataan tanggal 04 November 2018 bermaterai 6000 ditandatangani SAMSUL PANE;

b. 1 (satu) rangkap fotocopy surat pernyataan pelepasan Hak tanggal 08 Juli 2008 an. PERTEMUAN Surat Keterangan Garap tanggal 18 Maret 2008 an.

PERTEMUAN, gambar situasi tanah tgl 18 Maret 2008 dan surat keterangan tidak silang sengketa tanggal 11 Februari 2009 atas nama PT. Palmaris Raya;

c. 1 (satu) rangkap fotocopy surat pernyataan pelepasan Hak tanggal 08 Juli 2008 an. HAMDAN SRG, Surat Keterangan Garap tanggal 18 Maret 2008 atas nama HAMDAN SRG, gambar situasi tanah tanggal 18 Maret 2008 dan surat keterangan tidak silang sengketa tanggal 11 Februari 2009 atas nama PT. Palmaris Raya;

d. 1 (satu) rangkap fotocopy surat pernyataan pelepasan Hak tanggal 08 Juli 2008 an. A.M. DALIMUNTHE, Surat Keterangan Garap tanggal 18 Maret 2008 atas nama A.M. DALIMUNTHE, gambar situasi tanah tanggal 18 Maret

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 2

(3)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Halaman 3 dari 70 Putusan Nomor 187/Pid.B/2019/PN Mdl

2008 dan surat keterangan tidak silang sengketa tanggal 11 Februari 2009 atas nama PT. Palmaris Raya;

e. 1 (satu) rangkap fotocopy surat pernyataan pelepasan Hak tanggal 08 Juli 2008 an. TARI, Surat Keterangan Garap tanggal 18 Maret 2008 atas nama TARI, gambar situasi tanah tanggal 18 Maret 2008 dan surat keterangan tidak silang sengketa tanggal 11 Februari 2009 atas nama PT. Palmaris Raya;

f. 1 (satu) rangkap fotocopy surat pernyataan pelepasan Hak tanggal 08 Juli 2008 an. SULI, Surat dKeterangan Garap tanggal 18 Maret 2008 atas nama SULI gambar situasi tanah tanggal 18 Maret 2008 dan surat keterangan tidak silang sengketa tanggal 11 Februari 2009 atas nama PT. Palmaris Raya;

g. 1 (satu) rangkap fotocopy surat pernyataan pelepasan Hak tanggal 08 Juli 2008 an. IBNU HASAN, Surat Keterangan Garap tanggal 18 Maret 2008 atas nama IBNU HASAN, gambar situasi tanah tanggal 18 Maret 2008 dan surat keterangan tidak silang sengketa tanggal 11 Februari 2009 atas nama PT. Palmaris Raya;

h. 1 (satu) rangkap fotocopy surat pernyataan pelepasan Hak tanggal 08 Juli 2008 an. REKSO. S. SUWARNO, Surat Keterangan Garap tanggal 18 Maret 2008 atas nama REKSO S. SUWARNO, gambar situasi tanah tanggal 18 Maret 2008 dan surat keterangan tidak silang sengketa tanggal 11 Februari 2009 atas nama PT. Palmaris Raya;

i. 1 (satu) rangkap fotocopy surat pernyataan pelepasan Hak tanggal 08 Juli 2008 an. RISKI, Surat Keterangan Garap tanggal 18 Maret 2008 atas nama RISKI, gambar situasi tanah tanggal 18 Maret 2008 dan surat keterangan tidak silang sengketa tanggal 11 Februari 2009 atas nama PT. Palmaris Raya;

j. 1 (satu) rangkap fotocopy surat pernyataan pelepasan Hak tanggal 08 Ju li 2008 an. MESMAN S, Surat Keterangan Garap tanggal 18 Maret 2008 atas nama MESMAN S, gambar situasi tanah tanggal 18 Maret 2008 dan surat keterangan tidak silang sengketa tanggal 11 Februari 2009 atas nama PT.

Palmaris Raya;

k. 1 (satu) rangkap fotocopy surat pernyataan pelepasan hak tanggal 08 Juli 2008 a.n. MULIONO, surat keterangan garap tanggal 18 maret 2008 a.n.

MULIONO, gambar situasi tanah tgl 18 maret 2008 dan surat keterangan tidak silang sengketa tgl 11 februari 2009 a.n. PT. Palmaris Raya.

l. 59 (lima puluh sembilan) jangjang buah kelapa sawit yang buahnya berbusukan;

m. 76 (tujuh puluh enam) jangjang buah kelapa sawit tanpa buah kelapa sawit.;

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 3

(4)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Halaman 4 dari 70 Putusan Nomor 187/Pid.B/2019/PN Mdl

Dikembalikan kepada PT Palmaris Raya;

n. Daftar nama-nama calon warga tran smigrasi Swakarsa Mandiri Tahun Anggaran 1997/1998 Desa Batahan I, Kecamatan Batahan Kabupaten Tapanuli Selatan (Barang Bukti diajukan dalam persidangan);

o. Peta Situasi Everlay Areal TSM Bukit Langit Batahan I Dengan Blok H80 Keamatan Batahan yang ditanda tangani Kepala Dinas Pertan ahan Kabupaten Mandailing Natal;

p. Perjanjian Kerja Sama Pembangunan dan Pengelolaan Perkebunan Kelapa Sawit Pola Kemitraan Antara Koperasi Produsen Batahan Makmur Lestari dengan PT. Palmaris Raya di Wilayah Desa Batahan III Kecamatan Batahan Kabupaten Mandailing Natal Provinsi Sumatera Utara;

Dilampirkan dalam berkas perkara;

4. Membebani kepada terdakwa membayar biaya perkara sebesar Rp. 5.000,- (lima ribu rupiah);

Setelah mendengar pembelaan Terdakwa yang pada pokoknya menyatakan Terdakwa tidak bersalah dan mohon untuk dibebaskan dari segala dakwaan Penuntut Umum;

Setelah mendengar tanggapan Penuntut Umum terhadap pembelaan Terdakwa yang pada pokoknya tetap pada Tuntutannya;

Setelah mendengar Tanggapan Terdakwa terhadap tanggapan Penuntu t Umum yang pada pokoknya tetap pada pembelaannya semula;

Menimbang, bahwa Terdakwa diajukan ke persidangan oleh Penuntut Umum didakwa berdasarkan surat dakwaan sebagai berikut :

KESATU

Bahwa ia terdakwa SAMSUL PANE pada hari Min ggu tanggal 04 November 2018 sekira pukul 09.00 Wib kemudian pada hari Kamis tanggal 13 Juni 2019, sekira pukul 10.00 Wib atau setidak-tidaknya masing-masing kejadian tersebut terjadi dalam bulan November 2018 sampai dengan bulan Juni 2019, atau setidak-tidaknya pada suatu waktu lain dalam tahun 2018 sampai dengan tahun 2019, bertempat di areal kebun kelapa sawit PT. Palmaris Raya kebun Batahan Kecamatan Batahan Kabupaten Mandailing Natal tepatnya pada areal H80 blok 5, atau setidak-tidaknya pada suatu tempat tertentu yang masih termasuk di dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Mandailing Natal yang berwenang memeriksa dan mengadili perkara ini, “Mengambil barang sesuatu, yang seluruhnya atau sebagian kepunyaan orang lain, dengan maksud untuk dimiliki secara melawan hukum, yang dilakukan oleh dua orang atau lebih dengan bersekutu, jika antara beberapa perbuatan, meskipun masing-masing merupakan kejahatan atau pelanggaran, ada hubungannya sedemikian rupa

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 4

(5)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Halaman 5 dari 70 Putusan Nomor 187/Pid.B/2019/PN Mdl

sehingga harus dipandang sebagai satu perbuatan berlanjut, maka hanya diterapkan satu aturan pidana”, yang dilakukan terdakwa dengan cara-cara sebagai berikut:

Bermula pada hari Kamis tanggal 13 Juni 2019, sekira pukul 10.00 Wib ketika saksi TUGIANTO melihat terdakwa SAMSUL PANE bersama dengan istri terdakwa saksi NUR ASIDAH dan anak laki-lakinya terdakwa saksi JOHANSYAH sedang memanen buah kelapa sawit di Blok H5 H80 Kebun Kelapa Sawit PT.

Palmaris Raya yang terletak di Desa Batahan III Kecamatan Batahan Kabupaten Mandailing Natal, dimana saat itu saksi TUGIANTO melihat terdakwa SAMSUL PANE dan saksi JOHANSYAH sedang mendodos buah kelapa sawit, sedangkan NUR ASIDAH istri terdakwa SAMSUL PANE sedang melangsir buah kelapa sawit yang sudah di dodos menggunakan goni dan sarung yang sudah dimodifikasi untuk memikul buah kelapa sawit. Selanjutnya saksi TUGIANTO menghubungi saksi ASWAN NASUTION menggunakan handphone selu ler, dan saat itu saksi TUGIANTO mengatakan kepada saksi ASWAN NASUTION bahwa di Blok H5 H80 ada masyarakat yang sedang melakukan pemanenan, kemudian saksi ASWAN NASUTION dan saksi HERMAN HUTABARAT datang, lalu saksi TUGIANTO mengatakan kepada saksi ASWAN NASUTION “KITA SUDAH KECURIAN, ITULAH PELAKUNYA”. Kemudian saksi ASWAN NASUTION berkata kepada saksi TUGIANTO “KITA TINDAK LANJUTI PAK, KITA LAPORKAN”, lalu saksi ASWAN NASUTION berkata kepada saksi HERMAN HUTABARAT “AWASI DULU ORANG INI, SAYA KE KANTOR DULU MELAPOR”. Kemudian saksi TUGIANTO dan saksi ASWAN NASUTION berangkat menuju kantor PT. Palmaris Raya, Sesampainya di kantor PT.

Palmaris Raya saksi TUGIANTO melaporkan kejadian tersebut kepada DEDI WAHYUDI LUBIS selaku KTU PT. Palmaris Raya, dimana saat itu saksi TUGIANTO berkata kepada DEDI WAHYUDI LUBIS “PAK, LOKASI KERJA KAMI KECURIAN, BERHUBUNG PAK AMRIZAL TIDAK ADA MAKANYA SAYA MELAPORKAN KEPADA BAPAK”. Selanjutnya DEDI WAHYUDI LUBIS berkata

“IYA, AKAN KITA TINDAK LANJUTI”, lalu DEDI WAHYUDI LUBIS berkata kepada saksi ASWAN NASUTION “KAMU KEMBALI KE SANA, BIAR SAYA HUBUNGI ORANG POLSEK. Kemudian saksi ASWAN NASUTION dan saksi TUGIANTO kembali ke Blok H5 H80. Sesampainya di Blok H5 H80, datang Sdra.

RONY HARAHAP (anggota Polsek Batahan) dan Sdra. RONY HARAHAP menghimbau kepada terdakwa SAMSUL PANE untuk tidak melakukan pemanenan, namun saat itu terdakwa SAMSUL PANE tidak mau, kemudian Sdra. RONY HARAHAP berkata kepada terdakwa SAMSUL PANE “KALAU BEGITU KITA KE POLSEK SAJA”, dan terdakwa SAMSUL PANE meminta

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 5

(6)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Halaman 6 dari 70 Putusan Nomor 187/Pid.B/2019/PN Mdl

ampun dan Sdra. RONY HARAHAP membawa terdakwa SAMSUL PANE ke kantor Afdeling 1 PT. Palmaris Raya. Selanjutnya datang 1 (satu) buah mobil Triton dengan nomor polisi BK 9659 EG berwarna silver milik PT. Palmaris Raya dan buah kelapa sawit tersebut dimuat ke dalam mobil oleh saksi HERMAN HUTABARAT beserta security lainnya, kemudian buah kelapa sawit tersebut dibawa ke kantor besar PT. Palmaris Raya.

Bahwa terdakwa SAMSUL PANE telah melakukan pencurian buah kelapa sawit di lahan PT. Palmari Raya sebanyak 2 (dua) kali, yaitu pada hari Minggu tanggal 04 November 2018 sekira pukul 09.00 Wib terdakwa mengambil buah kelapa sawit sebanyak 76 (tujuh puluh enam) tandan yang setiap tandannya dirata- ratakan seberat 14 (empat belas) kilogram pertandan. Bahwa terdakwa mengambil buah kelapa sawit dengan cara mendodos sedangkan saksi NUR ASIDAH LUBIS dan saksi JOHANSYAH bertugas mengangkut buah kelapa sawit yang sudah di dodos ke tepi jalan. Kemudian pada hari Kamis tanggal 13 Juni 2019 sekira pukul 10.00 Wib terdakwa mengambil buah kelapa sawit sebanyak 59 (lima puluh Sembilan) tandan yang setiap tandannya dirata-ratakan seberat 14 (empat belas) kilogram pertandan . Bahwa keberadaan buah kelapa sawit yang didodos/ dipanen oleh terdakwa SAMSUL PANE di Blok H5 H80 PT.

Palmaris Raya pada tanggal 04 november 2018 saat itu berada di samping lapangan badminton PT. Palmaris Raya namun kondisi buah tersebut sudah busuk, sedangkan keberadaan buah kelapa sawit yang didodos/ dipanen oleh terdakwa SAMSUL PANE di Blok H5 H80 PT. Palmaris Raya pada tanggal 13 Juni 2019 saat itu berada di depan bengkel PT. Palmaris Raya. Bahwa terdakwa SAMSUL PANE tidak ada mendapatkan izin dari pihak PT. Palmaris Raya untuk mengambil buah kelapa sawit tersebut. Bahwa akibat perbuatan terdakwa, PT.

Palmaris Raya mengalami kerugian sebesar Rp.2.835.000,- (dua juta delapan ratus tiga puluh lima ribu rupiah) dengan rincian kerugian pada tanggal 04 November 2018 sebesar Rp.1.596.000,- (satu juta lima ratus Sembilan puluh enam ribu rupiah), dan kerugian pada tanggal 13 Juni 2019 sebesar Rp.1.239.000,- (satu juta dua ratus tiga puluh Sembilan ribu rupiah).

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam Pidana sesuai Pasal 363 ayat (1) ke- 4 KUHP Jo Pasal 64 KUHPidana;

ATAU KEDUA

Bahwa ia terdakwa SAMSUL PANE pada hari Minggu tanggal 04 November 2018 sekira pukul 09.00 Wib kemudian pada hari Kamis tanggal 13 Juni 2019, sekira pukul 10.00 Wib atau setidak-tidaknya masing-masing kejadian tersebut terjadi dalam bulan November 2018 sampai dengan bulan Juni 2019,

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 6

(7)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Halaman 7 dari 70 Putusan Nomor 187/Pid.B/2019/PN Mdl

atau setidak-tidaknya pada suatu waktu lain dalam tahun 2018 sampai dengan tahun 2019, bertempat di areal kebun kelapa sawit PT. Palmaris Raya kebun Batahan Kecamatan Batahan Kabupaten Mandailing Natal tepatnya pada areal H80 blok 5, atau setidak-tidaknya pada suatu tempat tertentu yang masih termasuk di dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Mandailing Natal yang berwenang memeriksa dan mengadili perkara ini, “Menadah hasil usaha perkebunan yang diperoleh dari penjarahan dan/ pencurian, jika antara beberapa perbuatan, meskipun masing-masing merupakan kejahatan atau pelanggaran, ada hubungannya sedemikian rupa sehingga harus dipandang sebagai satu perbuatan berlanjut, maka hanya diterapkan satu aturan pidana ”, yang dilakukan terdakwa dengan cara-cara sebagai berikut:

Bermula pada hari Kamis tanggal 13 Juni 2019, sekira pukul 10.00 Wib ketika saksi TUGIANTO melihat terdakwa SAMSUL PANE bersama dengan istri terdakwa saksi NUR ASIDAH dan anak laki-lakinya terdakwa saksi JOHANSYAH sedang memanen buah kelapa sawit di Blok H5 H80 Kebun Kelapa Sawit PT.

Palmaris Raya yang terletak di Desa Batahan III Kecamatan Batahan Kabupaten Mandailing Natal, dimana saat itu saksi TUGIANTO melihat terdakwa SAMSUL PANE dan saksi JOHANSYAH sedang mendodos buah kelapa sawit, sedangkan NUR ASIDAH istri terdakwa SAMSUL PANE sedang melangsir buah kelapa sawit yang sudah di dodos men ggunakan goni dan sarung yang sudah dimodifikasi untuk memikul buah kelapa sawit. Selanjutnya saksi TUGIANTO menghubungi saksi ASWAN NASUTION menggunakan handphone selu ler, dan saat itu saksi TUGIANTO mengatakan kepada saksi ASWAN NASUTION bahwa di Blok H5 H80 ada masyarakat yang sedang melakukan pemanenan, kemudian saksi ASWAN NASUTION dan saksi HERMAN HUTABARAT datang, lalu saksi TUGIANTO mengatakan kepada saksi ASWAN NASUTION “KITA SUDAH KECURIAN, ITULAH PELAKUNYA”. Kemudian saksi ASWAN NASUTION berkata kepada saksi TUGIANTO “KITA TINDAK LANJUTI PAK, KITA LAPORKAN”, lalu saksi ASWAN NASUTION berkata kepada saksi HERMAN HUTABARAT “AWASI DULU ORANG INI, SAYA KE KANTOR DULU MELAPOR”. Kemudian saksi TUGIANTO dan saksi ASWAN NASUTION berangkat menuju kantor PT. Palmaris Raya, Sesampainya di kantor PT.

Palmaris Raya saksi TUGIANTO melaporkan kejadian tersebut kepada DEDI WAHYUDI LUBIS selaku KTU PT. Palmaris Raya, dimana saat itu saksi TUGIANTO berkata kepada DEDI WAHYUDI LUBIS “PAK, LOKASI KERJA KAMI KECURIAN, BERHUBUNG PAK AMRIZAL TIDAK ADA MAKANYA SAYA MELAPORKAN KEPADA BAPAK”. Selanjutnya DEDI WAHYUDI LUBIS berkata

“IYA, AKAN KITA TINDAK LANJUTI”, lalu DEDI WAHYUDI LUBIS berkata

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 7

(8)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Halaman 8 dari 70 Putusan Nomor 187/Pid.B/2019/PN Mdl

kepada saksi ASWAN NASUTION “KAMU KEMBALI KE SANA, BIAR SAYA HUBUNGI ORANG POLSEK. Kemudian saksi ASWAN NASUTION dan saksi TUGIANTO kembali ke Blok H5 H80. Sesampainya di Blok H5 H80, datang Sdra.

RONY HARAHAP (anggota Polsek Batahan) dan Sdra. RONY HARAHAP menghimbau kepada terdakwa SAMSUL PANE untuk tidak melakukan pemanenan, namun saat itu terdakwa SAMSUL PANE tidak mau, kemudian Sdra. RONY HARAHAP berkata kepada terdakwa SAMSUL PANE “KALAU BEGITU KITA KE POLSEK SAJA”, dan terdakwa SAMSUL PANE meminta ampun dan Sdra. RONY HARAHAP membawa terdakwa SAMSUL PANE ke kantor Afdeling 1 PT. Palmaris Raya. Selanjutnya datang 1 (satu) buah mobil Triton dengan nomor polisi BK 9659 EG berwarna silver milik PT. Palmaris Raya dan buah kelapa sawit tersebut dimuat ke dalam mobil oleh saksi HERMAN HUTABARAT beserta security lainnya, kemudian buah kelapa sawit tersebut dibawa ke kantor besar PT. Palmaris Raya.

Bahwa terdakwa SAMSUL PANE telah melakukan pencurian buah kelapa sawit di lahan PT. Palmari Raya sebanyak 2 (dua) kali, yaitu pada hari Minggu tanggal 04 November 2018 sekira pukul 09.00 Wib terdakwa mengambil buah kelapa sawit sebanyak 76 (tujuh puluh enam) tandan yang setiap tandannya dirata- ratakan seberat 14 (empat belas) kilogram pertandan. Bahwa terdakwa mengambil buah kelapa sawit dengan cara mendodos sedangkan saksi NUR ASIDAH LUBIS dan saksi JOHANSYAH bertugas mengangkut buah kelapa sawit yang sudah di dodos ke tepi jalan. Kemudian pada hari Kamis tanggal 13 Juni 2019 sekira pukul 10.00 Wib terdakwa mengambil buah kelapa sawit sebanyak 59 (lima puluh Sembilan) tandan yang setiap tandan nya dirata-ratakan seberat 14 (empat belas) kilogram pertandan. Bahwa keberadaan buah kelapa sawit yang didodos/ dipanen oleh terdakwa SAMSUL PANE di Blok H5 H80 PT.

Palmaris Raya pada tanggal 04 november 2018 saat itu berada di samping lapangan badminton PT. Palmaris Raya namun kondisi buah tersebut sudah busuk, sedangkan keberadaan buah kelapa sawit yang didodos/ dipanen oleh terdakwa SAMSUL PANE di Blok H5 H80 PT. Palmaris Raya pada tanggal 13 Juni 2019 saat itu berada di depan bengkel PT. Palmaris Raya. Bahwa terdakwa SAMSUL PANE tidak ada mendapatkan izin dari pihak PT. Palmaris Raya untuk mengambil buah kelapa sawit tersebut. Bahwa akibat perbuatan terdakwa, PT.

Palmaris Raya mengalami kerugian sebesar Rp.2.835.000,- (dua juta delapan ratus tiga puluh lima ribu rupiah) dengan rincian kerugian pada tanggal 04 November 2018 sebesar Rp.1.596.000,- (satu juta lima ratus Sembilan puluh enam ribu rupiah), dan kerugian pada tanggal 13 Juni 2019 sebesar Rp.1.239.000,- (satu juta dua ratus tiga puluh Sembilan ribu rupiah).

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 8

(9)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Halaman 9 dari 70 Putusan Nomor 187/Pid.B/2019/PN Mdl

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam Pidana sesuai Pasal 111 UU No. 39 tahun 2014 tentang Perkebunan Jo Pasal 64 KUHPidana:

ATAU KETIGA

Bahwa ia terdakwa SAMSUL PANE pada hari Minggu tanggal 04 November 2018 sekira pukul 09.00 Wib kemudian pada hari Kamis tanggal 13 Juni 2019, sekira pukul 10.00 Wib atau setidak-tidaknya masing-masing kejadian tersebut terjadi dalam bulan November 2018 sampai dengan bulan Juni 2019, atau setidak-tidaknya pada suatu waktu lain dalam tahun 2018 sampai dengan tahun 2019, bertempat di areal kebun kelapa sawit PT. Palmaris Raya kebun Batahan Kecamatan Batahan Kabupaten Mandailing Natal tepatnya pada areal H80 blok 5, atau setidak-tidaknya pada suatu tempat tertentu yang masih termasuk di dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Mandailing Natal yang berwenang memeriksa dan mengadili perkara ini, “Memanen dan/ memungut hasil perkebunan, jika antara beberapa perbuatan, meskipun masing-masing merupakan kejahatan atau pelanggaran, ada hubungannya sedemikian rupa sehingga harus dipandang sebagai satu perbuatan berlanjut, maka hanya diterapkan satu aturan pidana”, yang dilakukan terdakwa dengan cara-cara sebagai berikut:

Bermula pada hari Kamis tanggal 13 Juni 2019, sekira pukul 10.00 Wib ketika saksi TUGIANTO melihat terdakwa SAMSUL PANE bersama dengan istri terdakwa saksi NUR ASIDAH dan anak laki-lakinya terdakwa saksi JOHANSYAH sedang memanen buah kelapa sawit di Blok H5 H80 Kebun Kelapa Sawit PT.

Palmaris Raya yang terletak di Desa Batahan III Kecamatan Batahan Kabupaten Mandailing Natal, dimana saat itu saksi TUGIANTO melihat terdakwa SAMSUL PANE dan saksi JOHANSYAH sedang mendodos buah kelapa sawit, sedangkan NUR ASIDAH istri terdakwa SAMSUL PANE sedang melangsir buah kelapa sawit yang sudah di dodos menggunakan goni dan sarung yang sudah dimodifikasi untuk memikul buah kelapa sawit. Selanjutnya saksi TUGIANTO menghubungi saksi ASWAN NASUTION menggunakan handphone selu ler, dan saat itu saksi TUGIANTO mengatakan kepada saksi ASWAN NASUTION bahwa di Blok H5 H80 ada masyarakat yang sedang melakukan pemanenan, kemudian saksi ASWAN NASUTION dan saksi HERMAN HUTABARAT datang, lalu saksi TUGIANTO mengatakan kepada saksi ASWAN NASUTION “KITA SUDAH KECURIAN, ITULAH PELAKUNYA”. Kemudian saksi ASWAN NASUTION berkata kepada saksi TUGIANTO “KITA TINDAK LANJUTI PAK, KITA LAPORKAN”, lalu saksi ASWAN NASUTION berkata kepada saksi HERMAN HUTABARAT “AWASI DULU ORANG INI, SAYA KE KANTOR DULU

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 9

(10)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Halaman 10 dari 70 Putusan Nomor 187/Pid.B/2019/PN Mdl

MELAPOR”. Kemudian saksi TUGIANTO dan saksi ASWAN NASUTION berangkat menuju kantor PT. Palmaris Raya, Sesampainya di kantor PT.

Palmaris Raya saksi TUGIANTO melaporkan kejadian tersebut kepada DEDI WAHYUDI LUBIS selaku KTU PT. Palmaris Raya, dimana saat itu saksi TUGIANTO berkata kepada DEDI WAHYUDI LUBIS “PAK, LOKASI KERJA KAMI KECURIAN, BERHUBUNG PAK AMRIZAL TIDAK ADA MAKANYA SAYA MELAPORKAN KEPADA BAPAK”. Selanjutnya DEDI WAHYUDI LUBIS berkata

“IYA, AKAN KITA TINDAK LANJUTI”, lalu DEDI WAHYUDI LUBIS berkata kepada saksi ASWAN NASUTION “KAMU KEMBALI KE SANA, BIAR SAYA HUBUNGI ORANG POLSEK. Kemudian saksi ASWAN NASUTION dan saksi TUGIANTO kembali ke Blok H5 H80. Sesampainya di Blok H5 H80, datang Sdra.

RONY HARAHAP (anggota Polsek Batahan) dan Sdra. RONY HARAHAP menghimbau kepada terdakwa SAMSUL PANE untuk tidak melakukan pemanenan, namun saat itu terdakwa SAMSUL PANE tidak mau, kemudian Sdra. RONY HARAHAP berkata kepada terdakwa SAMSUL PANE “KALAU BEGITU KITA KE POLSEK SAJA”, dan terdakwa SAMSUL PANE meminta ampun dan Sdra. RONY HARAHAP membawa terdakwa SAMSUL PANE ke kantor Afdeling 1 PT. Palmaris Raya. Selanjutnya datang 1 (satu) buah mobil Triton dengan nomor polisi BK 9659 EG berwarna silver milik PT. Palmaris Raya dan buah kelapa sawit tersebut dimuat ke dalam mobil oleh saksi HERMAN HUTABARAT beserta security lainnya, kemudian buah kelapa sawit tersebut dibawa ke kantor besar PT. Palmaris Raya.

Bahwa terdakwa SAMSUL PANE telah melakukan pencurian buah kelapa sawit di lahan PT. Palmari Raya sebanyak 2 (dua) kali, yaitu pada hari Minggu tanggal 04 November 2018 sekira pukul 09.00 Wib terdakwa mengambil buah kelapa sawit sebanyak 76 (tujuh puluh enam) tandan yang setiap tandannya dirata- ratakan seberat 14 (empat belas) kilogram pertandan. Bahwa terdakwa mengambil buah kelapa sawit dengan cara mendodos sedangkan saksi NUR ASIDAH LUBIS dan saksi JOHANSYAH bertugas mengangkut buah kelapa sawit yang sudah di dodos ke tepi jalan. Kemudian pada hari Kamis tanggal 13 Juni 2019 sekira pukul 10.00 Wib terdakwa mengambil buah kelapa sawit sebanyak 59 (lima puluh Sembilan) tandan yang setiap tandannya dirata-ratakan seberat 14 (empat belas) kilogram pertandan. Bahwa keberadaan buah kelapa sawit yang didodos/ dipanen oleh terdakwa SAMSUL PANE di Blok H5 H80 PT.

Palmaris Raya pada tanggal 04 november 2018 saat itu berada di samping lapangan badminton PT. Palmaris Raya namun kondisi buah tersebut sudah busuk, sedangkan keberadaan buah kelapa sawit yang didodos/ dipanen oleh terdakwa SAMSUL PANE di Blok H5 H80 PT. Palmaris Raya pada tanggal 13

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 10

(11)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Halaman 11 dari 70 Putusan Nomor 187/Pid.B/2019/PN Mdl

Juni 2019 saat itu berada di depan bengkel PT. Palmaris Raya. Bahwa terdakwa SAMSUL PANE tidak ada mendapatkan izin dari pihak PT. Palmaris Raya untuk mengambil buah kelapa sawit tersebut. Bahwa akibat perbuatan terdakwa, PT.

Palmaris Raya mengalami kerugian sebesar Rp.2.835.000,- (dua juta delapan ratus tiga puluh lima ribu rupiah) dengan rincian kerugian pada tanggal 04 November 2018 sebesar Rp.1.596.000,- (satu juta lima ratus Sembilan puluh enam ribu rupiah), dan kerugian pada tanggal 13 Juni 2019 sebesar Rp.1.239.000,- (satu juta dua ratus tiga puluh Sembilan ribu rupiah).

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam Pidana sesuai Pasal 107 huruf d UU No. 39 tahun 2014 tentang Perkebunan Jo Pasal 64 KUHPidana;

Menimbang, bahwa terhadap dakwaan Penuntut Umum, Terdakwa menyatakan telah mengerti dan melalui penasehat hukumnya mengajukan eksepsi;

Menimbang, bahwa terhadap eksepsi tersebut telah diputus dengan Putusan Sela yang pada pokoknya sebagai berikut:

MENGADILI :

1. Menyatakan keberatan dari Terdakwa Samsul Pane melalui Penasihat Hukumnya tersebut tidak dapat diterima;

2. Memerintahkan Penuntut Umum untuk melanjutkan pemeriksaan perkara Nomor 187/Pid.B/2019/PN Mdl atas nama Terdakwa samsul Pane tersebut di atas;

3. Menangguhkan biaya perkara sampai dengan putusan akhir;

Menimbang, bahwa untuk membuktikan dakwaannya Penuntut Umum telah mengajukan Saksi-saksi sebagai berikut :

1. Saksi TUGIANTO, dibawah sumpah pada pokoknya menerangkan sebagai berikut:

- Bahwa terdakwa memanen buah kelapa sawit di wilayah peta kerja saksi ; - Bahwa saksi kerja di PT Palmaris Raya ;

- Bahwa terdakwa memanen buah kelapa sawit diwilayah PT Palmaris Raya pada tanggal 13 Juni 2019 di Lokasi Afd. I Blok H5 H80 PT Palmaris Raya, Desa Batahan III Kecamatan Batahan kabupaten Mandailing Natal;

- Bahwa saksi melihat langsung saat Terdakwa memanen buah kelapa sawit ; - Bahwa cara Terdakwa memanen buah kelapa sawit tersebut dengan

mendodos buah kelapa sawit tersebut, setelah buah kelapa sawit tersebut jatuh kemudian dilangsir oleh istri Terdakwa;

- Bahwa yang memanen buah kelapa sawit tersebut ada 3 (tiga) orang yaitu terdakwa, Istri Terdakwa dan Anaknya;

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 11

(12)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Halaman 12 dari 70 Putusan Nomor 187/Pid.B/2019/PN Mdl

- Bahwa terdakwa dan Anaknya mendodos, sedangkan istrinya melangsir buah kelapa sawit ;

- Bahwa saksi tahu kalau Terdakwa, Istri dan Anak Terdakwa memanen buah kelapa sawit tersebut karena pada saat itu saksi sedang kontrol di lokasi Blok H80 kebun kelapa sawit PT Palmaris Raya dan saksi lihat anak Terdakwa sedang memanen buah kelapa sawit, Terdakwa sedang jalan kaki dan istrinya melangsir buah kelapa sawit yang sudah didodos;

- Bahwa saat itu Terdakwa mengambil buah kelapa sawit sebanyak 59 (lima puluh sembilan) tandan, yang setriap tandannya dirata-ratakan seberat 14 (empat belas) Kg

- Bahwa kemudian saksi menghubungi Aswan Nasution sebagai pengamanan/scurity melalui Handphone dan mengatakan kepada Aswan Nasution bahwa di Blok H5 H80 ada masyarakat melakukan pemanenan;

- Bahwa setelah itu kurang lebih setengah jam datang Aswan Nasution dan Herman Hutabarat, kemudian saksi mengatakan kepada Aswan Nasution ” kita sudah kecurian, itulah pelakunya” kemudian Aswan Nasution mengatakan kepada saya ”kita tindak lanjuti pak, kita laporkan” kemudian saksi bersama Aswan Nasution berangkat menuju kantor PT palmaris Raya;

- Bahwa sampai disana saksi melaporkan kejadian tersebut kepada KTU PT Palmaris Raya Dedi Wahyudi Lubis dengan mnegatakan “ Pak lokasi kerja kami kecurian, berhubung oleh karena Pak Amrizal tidak ada maka saya melapor kepada bapak” kemudian Pak Dedi Wahyudi Lubis mengatakankepada saya “ ya, akan kita tindak lanjuti” kemudian saksi pergi melakukan rutinitas saksi;

- Bahwa sebelumnya Terdakwa ada mengambil buah kelapa sawit PT Palmaris Raya pada tanggal 4 Nopember 2018

- Bahwa kejadian tanggal 4 Nopember 2018 saksi tidak mengetahui secara jelas, saksi hanya membaca surat di Polres yakni sebuah surat pernyataan yang dibuat Terdakwa ;

- Bahwa isi surat tersebut saksi tidak tahu yang jelas pada tanggal 4 Nopember 2018 terdakwa sudah pernah ditangkap kemudian diulangi lagi pada tanggal 13 Juni 2019;

- Bahwa saksi kerja di PT Palmaris Raya sebagai Mandor I Perawatan, tugasnya bertanggung jawab, mengkontrol tugas-tugas dilapangan baik Perawatan kebun kelapa sawit maupun produsksi kelapa sawit ;

- Bahwa saksi kerja sebagai Mandor I Perawatan Kurang lebih 3 (tiga) Tahun, Tahun 2016 sampai dengan sekarang;

- Bahwa saksi pernah memberikan keterangan di Polisi;

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 12

(13)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Halaman 13 dari 70 Putusan Nomor 187/Pid.B/2019/PN Mdl

- Bahwa keterangan yang saksi berikan sudah benar;

- Bahwa saksi Kerja di PT Palmaris Raya sejak Tahun 2011 sampai sekarang;

- Bahwa Blok H5 H80 itu termasuk wilayah milik PT Palmaris Raya;

- Bahwa saksi bekerja di PT Palmaris Raya sebagai Mandor I sejak tahun 2016 dan selama dari tahun 2016 yang melakukan perawatan, pemeliharaan, pemupukkan, pemanennan di kebun tersebut adalah PT Palmaris Raya - Bahwa tidak ada ijin terdakwa mengambil buah kelapa sawit milik PT

Palmaris Raya tersebut;

- Bahwa kemudian hasil yang dipanen Terdakwa diletakkan disamping bengkel PT Palmaris Raya;

- Bahwa saksi melihat Terdakwa melakukan pendodosan sebanyak satu kali saja;

- Bahwa saksi tidak pernah melihat Terdakwa sebelumnya;

- Bahwa saksi mengatakan kebun kelapa sawit yang didodos Terdakwa adalah kepunyaan PT Palmaris Raya karena didalam peta kerja kami itu termasuk wilayah kebun sawit milik PT Palmaris Raya ;

- Bahwa saksi. tidak pernah diperlihatkan oleh PT Palmaris Raya mengenai surat-surat atau apa yang menyatakan itu milik PT Palmaris Raya;

- Bahwa Peta kerja yang dimaksud tidak pernah perlihatkan ke penyidik;

- Bahwa saksi mengatakan buah kelapa sawit yang didodos oleh Terdakwa adalah milik PT. Palmaris Raya karena tanaman perusahaan dan itu termasuk dalam areal perusahaan PT Palmaris Raya;

- Bahwa saksi tidak tahu siapa yang menanam pohon sawit itu;

- Bahwa buah kelapa sawit yang didodos oleh Terdakwa letaknya di Areal Desa batahan III

- Bahwa berdasarkan Informasi dari Asisten Muhammad Amrizal buah sawit yang diambil Terdakwa letaknya di Desa Batahan III;

- Bahwa Muhammad Amrizal bukan pimpinan perusahaan;

- Bahwa saksi yang melaporkan kejadian ini ke Polres dan ada Surat kuasa dari Ir. Rudianto Edi Syahputra sebagai Adm;

- Bahwa Buah Kelapa sawit yang diambil Terdakwa dibawa ke Perusahaan kemudian di bawa ke Polsek;

- Bahwa Buah Kelapa sawit yang diambil Terdakwa adalah buah kelapa sawit yang sudah layak dipanen;

- Bahwa buah kelapa sawit yang dipanen Terdakwa sudah diambil oleh Perusahaan;

- Bahwa di BAP benar saksi mengatakan buah kelapa sawit yang di ambil Terdakwa pada tanggal 4 Nopember 2018 pada saat itu dibawa disamping

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 13

(14)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Halaman 14 dari 70 Putusan Nomor 187/Pid.B/2019/PN Mdl

lapangan Badminton dan Buah Kelapa sawit yang diambil Terdakwa pada tanggal 13 Juni 2019 saat itu dibawa didepan Bengkel kemudian dibawa ke Polsek ;

- Bahwa Pada Ponit 19 BAP saksi mengatakan mengetahui Pohon Kelapa sawit yang ditanam di Lokasi Blok H5 H80 PT Palmaris Raya karena di beritahu oleh Pak Mahfuddin Rahman Alias Atep ;

- Bahwa ada kerugian yang dialami PT Palmaris Raya buah kelapa sawit diambil Terdakwa karena asetnya berkurang ;

- Bahwa PT Palmaris Raya bergerak dalam bidang Perkebunan Kelapa Sawit;

- Bahwa kegiatan PT Palmaris Raya Mengelola, merawat dan memanen ; - Bahwa Hasil Panenan buah Kelapa sawit PT Palmaris raya dibawa ke PKS

Gruti ;

- Bahwa Luas lahan PT Palmaris Raya kurang lebih 619 Ha untuk Afdeling kami ;

- Bahwa luas H5 PT Palmaris Raya kurang lebih 8 Ha ;

- Bahwa selama saksi bekerja sering panen buah Kelapa sawit;

- Bahwa dalam 1(satu) bulan ada 3 (tiga) kali panen;

- Bahwa selama saksi bekerja di PT Palmaris Raya sejak tahun 2016 tidak ada penanaman;

- Bahwa Lokasi H5 PT Palmaris Raya berbatas dengan tanah masyarakat ; - Bahwa Lokasi H5 tersebut masuk dalam wilayah PT Palmaris Raya;

- Bahwa saksi melihat Terdakwa di Lokasi H5 PT Palmaris Raya Sedang panen buah kelapa sawit dengan cara mendodos pada tanggal 13 Juni 2019 sekitar kurang lebih jam 10;00 WIB;

- Bahwa saksi saat itu kontrol sendiri, melihat Terdakwa dan anaknya mendodos buah kelapa sawit dan istrinya melangsir dengan cara menyungi buah kelapa sawit diatas kepalanya dibawa ke pinggir parit tepi jalan;

- Bahwa Parit dan jalan itu milik PT Palmaris Raya;

- Bahwa saat saksi melihat Terdakwa memanen buah kelapa sawit milik PT Palmaris Raya Lokasi H5, tidak ada saksi tanya dan ditegur pada saat itu saksi lapor ke pihak keamanan;

- Bahwa selanjutnya saksi lapor ke central yakni Kantor kemudian saksi langsung keliling dan kerja yang lain;

- Bahwa atas Laporan tersebut ke pihak keamanan dan ke central tersebut saksi tidak tahu apa hasilnya;

- Bahwa saksi setelah kejadian pernah sekali di jalan bertemu dengan Terdakwa, Terdakwa saat itu sedang naik sepeda motor;

- Bahwa saksi 2 (dua) minggu dari kejadian jumpa Terdakwa lagi;;

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 14

(15)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Halaman 15 dari 70 Putusan Nomor 187/Pid.B/2019/PN Mdl

- Bahwa saksi melapor ke Polisi kejadian tanggal 13 Juni 2019, Satu hari setelah kejadian;

- Bahwa saksi tidak tahu asal usul keluar Surat Pernyataan tanggal 24 Nopember 2018;

- Bahwa H80 Artinya luasnya 80 Ha;

- Bahwa kalau Blok H5 tidak sama dengan H80;

- Bahwa saksi pada saat melihat Terdakwa mengambil buah kelapa sawit, sudah lebih kurang terkumpul 20 (dua puluh) tandan;

- Bahwa saksi sewaktu bertemu dengan Terdakwa naik sepeda motor tidak Ada berbincang-bincang dengan Terdakwa;

- Bahwa saksi tidak Kenal dengan AM Dalimunte;

- Bahwa saksi kenal dan sering bertemu dengan Mahfuddin Rahman alias Atep;

- Bahwa Mahfuddin Rahman alias Atep ada hubungan pekerjaan dengan PT Palmaris Raya saksi tidak tahu ;

- Bahwa saksi tahu kalau Mahfuddin Rahman alias Atep pernah menanam pokok kelapa sawit di H80 Karena Mahfuddin Rahman Alias Atep pernah cerita sama saksi bahwa pernah menanan pokok sawit di H80 PT Palmaris Raya ;

- Bahwa kalau mengambil buah kelapa sawit PT Palmaris Raya tidak ada ijin dari Perusahaan tentu tidak diperbolehkan;

- Bahwa Kalau Terdakwa mendodos buah kelapa sawit dilahan PT Palmaris Raya tidak diberitahu ke PT Palmaris Raya;

- Bahwa Kalau buah kelapa sawit yang hendak dipanen ada data-datanya;

- Bahwa buah kelapa sawit yang sudah didodos oleh Terdakwa, sudah berpindah tempat;

- Bahwa selaku mandor I di PT Palmaris Raya saksi melewati tempat yang buah kelapa sawitnya didodos oleh Terdakwa Tak tentu kadang sampai dua sampai tiga kali jikakalau ada kerja di lokasi tersebut;

- Bahwa Lokasi yang dipanen Terdakwa pada tanggal 13 Juni 2019 kalau ada kerja dilokasi tersebut, saya melewatinya dan lebih dari sepuluh kali lewat disitu;

- Bahwa saksi selama tahun 2019 lebih dari sepuluh kali kali lewat disitu dan 2 (dua) kali ketemu terdakwa di Areal tersebut, yang pertama Terdakwa lagi mendodos buah kelapa sawit, yang kedua Terdakwa lagi duduk-duduk;

- Bahwa saksi tidak ada membaca Surat Kuasa dari PT Palmaris Raya kepada saksi sewaktu membuat laporan ke Polisi;

Atas keterangan saksi Terdakwa membantahnya:

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 15

(16)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Halaman 16 dari 70 Putusan Nomor 187/Pid.B/2019/PN Mdl

- Selama terdakwa membeli tanaman buah kelapa sawit Terdakwa yang merawat, Perushaan tidak pernah merawatnya;

- Saksi pernah melihat terdakwa beberapa kali dilokasi tersebut;

- Yang diambil sebanyak 20 (dua puluh) tandan bukan 59 (lima puluh sembilan) tandan dan beratnya sekitar 6 (enam) Kg ke 8 (delapan) Kg bukan 14 (empat belas) Kg ke 16 (enam belas) Kg;

- Terdakwa sering bertemu dengan saksi dilapangan;

- Sejak Terdakwa beli terdakwa yang memanen buah kelapa sawit tersebut dan semenjak AM Dalimunte menin ggal dunia PT Palmaris Raya mengganggu lahan terdakwa;

- Surat ganti rugi terdakwa pernah dibaca oleh saksi;

Atas hal tersebut saksi tetap pada keterangannya;

2. Saksi ASWAN NASUTION, dibawah sumpah pada pokoknya menerangkan sebagai berikut:

- Bahwa saksi kerja di PT Palmaris Raya sebagai Sebagai Security sejak tahun 2016 ;

- Bahwa tugas Security di PT Palmaris Raya menjaga aset perusahaan, mengontrol ke lokasi wilayah PT Palmaris Raya

- Bahwa Security disana ada 15 (lima belas) orang;

- Bahwa Security kerjanya bergantian ; - Bahwa saksi kenal Terdakwa;

- Bahwa Pada saat kejadian Tugianto menelepon saksi dan mengatakan kepada saksi bahwa di Blok H5 H80 ada masyarakat melakukan pemanenan, setelah mendapat laporan dari Tugianto selanjutnya saksi langsung menyalakan sepeda motor dan mengemudikannya menuju lokasi Blok H5 H80;

- Bahwa setiba di Kantor Afdeling I saksi melihat Herman Hutabarat kemudian saksi panggil dan mengajak Herman Hutabarat ke H80 karena ada laporan dari Mandor I ada pemanenan disitu, selanjutnya saksi dan Herman Hutabarat pergi menuju ke H80 ;

- Bahwa jarak dari Kantor ke lokasi H80 Lebih kurang 3 (tiga) Km;

- Bahwa sesampai di Blok H5 H80 kebun kelapa sawit milik PT Palmaris Raya, saksi melihat ada yang memanen buah kelapa sawit milik PT Palmaris Raya yakni Terdakwa berserta anak dan istrinya;

- Bahwa Terdakwa memanen buah kelapa sawit milik PT palmaris raya dengan cara mendodos sedangkan anak dan istrinya melangsir dengan menggunakan goni Ke pinggir jalan;

- Bahwa kalau yang diangkat pakai mobil setelah dihitung sekitar 59 (lima

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 16

(17)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Halaman 17 dari 70 Putusan Nomor 187/Pid.B/2019/PN Mdl

puluh sembilan) Tandan;

- Bahwa saksi ikut menghitung;

- Bahwa Kalau dirata-ratakan 1 (satu) tandan beratnya sekitar kurang lebih 14 (empat belas) Kg;

- Bahwa saksi tidak tahu Pada saat itu berapa harga buah kelapa sawit;

- Bahwa Setelah saksi melihat Terdakwa lagi mendodos, saksi suruh Herman Hutabarat memantau dilokasi, kemudian sakksi melapor ke Pimpinan ; - Bahwa saksi tidak menegur terdakwa setelah saksi melihat Terdakwa sedan g

mendodos, karena sudah pastikan ada disitu langsung lapor Pimpinan dan saksi tidak bisa mengambil keputusan biar pimpinan yang ambil keputusan;

- Bahwa kemudian saksi kekantor dan melapor ke adm, setelah itu adm melaporkan ke Polsek, kemudian adm memerintahkan agar mempertahankan buah, tak lama kemudian datang Danru Pak Nasrin membawa mobil perusahaan untuk membawa buah kelapa sawit tersebut dan buah kelapa sawit tersebut dibawa ke Kantor PT Palmaris Raya;

- Bahwa mengenai laporan ke polres saksi tidak tahu ;

- Bahwa saksi pernah ketemu Terdakwa di Wilayah PT Palmaris Raya;

- Bahwa Terdakwa lagi membabat, merawat dan memanen buah Kelapa Sawit di Wilayah PT Palmaris;

- Bahwa Menurut Terdakwa itu lahan dia punya, tapi menurut PT Palmaris Raya itu wilayahnya;

- Bahwa kejadian tersebut sering dilaporkan katanya biarkan;

- Bahwa hal tersbut Kata pimpinan Pak Rudianto sebagai Adm - Bahwa Terdakwa merawat dan memanen juga;

- Bahwa Sebelum tanggal 13 Juni 2019 Terdakwa ada memanen buah kelapa sawit dilokasi tersebut pada tanggal 4 Desember 2018;

- Bahwa pada tanggal 4 Desember 2018 saksi melihat Terdakwa ada memanen buah kelapa sawit dilokasi tersebut;

- Bahwa Terdakwa memanen buah kelapa sawit dilokasi tersebut 2 (dua) kali;

- Bahwa Yang tanggal 13 Juni 2019 sekitar 76 (tujuh puluh enam) Tandan, tapi diambil perusahaan, setelah itu dijemput Polres untuk barang bukti ;

- Bahwa saksi pernah memberikan keterangan di Penyidik Polisi terkait dalam perkara ini;

- Bahwa sewaktu memberikan keterangan di Penyidik Polisi tidak dipaksa;

- Bahwa Terdakwa masuk ke Blok H5 H80 PT Palmaris Raya ada 2(dua) kali pada tanggal 4 Nopember 2018 dan tanggal 13 Juni 2019;

- Bahwa sewaktu Terdakwa masuk ke Blok H5 H80 PT Palmaris Raya pada tanggal 4 Nopember 2018 ia bersama istri dan anaknya;

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 17

(18)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Halaman 18 dari 70 Putusan Nomor 187/Pid.B/2019/PN Mdl

- Bahwa Terdakwa masuk ke Blok H5 H80 PT Palmaris Raya tersebut Tidak ada ijin;

- Bahwa saksi tahu Blok H5 H80 milik PT Palmaris Raya in formasi dari Pimpinan

- Bahwa saksi tidak tahu siapa yang menanam Pohon Kelapa sawit di Blok H5 H80 PT Palmaris Raya;

- Bahwa saksi kenal dengan Mahfuddin Rahman Alias Atep Kenal;

- Bahwa saksi bekerja di PT Palmaris Raya dari Tahun 2011 dan Tahun 2012 keluar dan masuk lagi tahun 2016 sampai sekarang;

- Bahwa Mahfuddin Rahman Alias Atep yang memanan Pohon Kelapa Sawit di H5 H80, saksi tahu karena Mahfuddin Rahman Alias Atep pernah cerita sama saksi lokasi ia menanam Pohon sawit di H5 H80 milik PT Palmari s Raya;

- Bahwa pada saat ada laporan dari Tugianto bahwa terdakwa, anak dan istri memanen buah kelapa sawit di Areal PT Palmaris Raya selanjutnya saksi pergi kesana, pada saat itu Terdakwa ada tidak melakukan perlawanan ; - Bahwa pada saat itu Kata Terdakwa lahan yang di panen itu adalah lahan

Terdakwa dan ada suratnya

- Bahwa ada batas PT Palmaris Raya dengan lahan masyarakat;

- Bahwa Tapal batas PT Palmaris Raya dengan lahan masyarakat Ada parit, yang membuat parit tersebut PT Palmaris dengan menggunakan beco;

- Bahwa yang merawat, membabat dan memanen buah kelapa sawit di Blok H5 H80 milik PT Palmaris Raya;

- Bahwa selama saksi bertugas sebagai scurity di PT Palmaris Raya, pada saat PT Palmaris Raya memanen buah kelapa sawit Terdakwa tidak ada komplain;

- Bahwa Terdakwa bukan karyawan PT Palmaris Raya;

- Bahwa tidak ada ijin Terdakwa untuk mengambil buah kelapa sawit milik PT Palmaris Raya;

- Bahwa Terdakwa, Anak dan Istri Terdakwa mendodos buah kelapa sawit dilahan PT Palmaris Raya tidak minta ijin;

Atas keterangan saksi Terdakwa membantahnya:

- Selama terdakwa membeli tanaman buah kelapa sawit Terdakwa yang merawat, Perusahaan tidak pernah merawatnya;

- Yang diambil sebanyak 20 (dua puluh) tandan bukan 59 (lima puluh sembi lan) tandan dan beratnya sekitar 6 (enam) Kg ke 8 (delapan) Kg bukan 14 (empat belas) Kg ke 16 (enam belas) Kg;

- Terdakwa sering bertemu dengan saksi dilapangan;

Atas hal tersebut saksi tetap pada keterangannya;

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 18

(19)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Halaman 19 dari 70 Putusan Nomor 187/Pid.B/2019/PN Mdl

3. Saksi HERMAN HUTABARAT, dibawah sumpah pada pokoknya menerangkan sebagai berikut:

- Bahwa saksi kerja di PT Palmaris Raya sebagai Scurity sejak tahun 2017 sampai sekarang

- Bahwa tugas sebagai Scurity adalah Menjaga aset perusahaan, seperti menjaga, mengontrol kelokasi wilayah PT Palmaris Raya ;

- Bahwa saksi kenal Terdakwa;

- Bahwa Pada saat saksi di Kantor saksi dipanggil Aswan Nasutiuon saksi dan mengajak saksi ke H80 karena ada laporan dari Mandor I ada pemanenan disitu, selanjutnya saksi dan Aswan Nasution pergi menuju ke H80 ;

- Bahwa saksi lupa tanggal berapa;

- Bahwa sesampai di Blok H5 H80 kebun kelapa sawit milik PT Palmaris Raya, ada yang memanen buah kelapa sawit milik PT Palmaris Raya yakni Terdakwa berserta anak dan istrinya

- Bahwa Terdakwa memanen buah kelapa sawit milik PT palmaris raya dengan cara mendodos sedangkan anak dan istrinya melangsir dengan menggunakan goni;

- Bahwa buah kelapa sawit tersebut dibawa Kepinggir jalan;

- Bahwa Setelah saksi melihat Terdakwa, anak dan istrinya memanen bu ah kelapa sawit milik PT Palmaris, Tidak ditegur, saksi hanya pantau saja;;

- Bahwa saksi memantau Kurang lebih 40 (empat puluh) Meter-50 (lima pu lu h) Meter;

- Bahwa Pada saat itu saksi berpakaian Scurity;

- Bahwa Kurang lebih sekitar 10 (sepuluh) menit datang Tugianto, Aswan nasution bersama dengan teman scurity yang lain kelokasi;

- Bahwa Buah sawit tersebut dibawa ke mobil Tripton;

- Bahwa Buah kelapa sawit yang diambil Terdakwa sebanyak 59 (lima puluh sembilan) tandan dan itu saksi lihat sendiri;

- Bahwa satu tandan kalau dirata-ratakan beratnya sekitar kurang lebih 14 (empat belas) Kg;

- Bahwa Lalu buah kelapa sawit tersebut dibawa ke kantor, selanjutnya saksi tidak mengetahuinya lagi karena jam kerja sudah habis ;

- Bahwa setelah tanggal 4 Nopember 2018 dan tanggal 13 Juni 2019, saksi lihat ada aktipitas Terdakawa memanen buah kelapa sawit;

- Bahwa saksi pada saat itu Terdakwa Tidak ditegur ;

- Bahwa memanen adalah mengambil buah kelapa sawit yang sudah masak dengan menggunakan dodos atau menegrek;

- Bahwa Dodos Alat untuk memanen buah kelapa sawit;

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 19

(20)

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Mahkamah Agung Republik Indonesia

Halaman 20 dari 70 Putusan Nomor 187/Pid.B/2019/PN Mdl

- Bahwa setiap Terdakwa masuk kelokasi saksi lapor ke Danru, dan kata danru tunggu saja;

Atas keterangan saksi Terdakwa membantahnya:

- Selama terdakwa membeli tanaman buah kelapa sawit Terdakwa yang merawat, Perusahaan tidak pernah merawatnya;

- Yang diambil sebanyak 20 (dua puluh) tandan bukan 59 (lima puluh sembilan) tandan dan beratnya sekitar 6 (enam) Kg ke 8 (delapan) Kg bukan 14 (empat belas) Kg ke 16 (enam belas) Kg;

- Saksi pernah baca surat ganti rugi;

Atas hal tersebut saksi tetap pada keterangannya;

4. Saksi ANGGI SUHESTI, dibawah sumpah pada pokoknya menerangkan sebagai berikut:

- Bahwa saksi pernah memberikan keterangan di Polisi terkait dalam perkara Terdakwa;

- Bahwa keterangan berikan di Polisi sudah benar;

- Bahwa saksi kenal Terdakwa;

- Bahwa saksi kerja di PT Palmaris Raya sebagai Scurity;

- Bahwa PT Palmaris Raya bergerak dalam bidang perkebunan sawit - Bahwa saksi tugas saksi Menjaga aset Perusahaan;

- Bahwa saksi pernah melihat Terdakwa memanen buah kelapa sawit di wilayah PT Palmaris Raya;

- Bahwa saksi Lihat Terdakwa memanen buah kelapa sawit diwilayah PT Palmaris Raya 2 (dua) kali, saksi tanggal tidak ingat tapi yang terakhir tanggal 10 Oktober 20019;

- Bahwa saksi melihat Terdakwa memanen buah kelapa sawit bersama istri dan anaknya waktu itu saksi sedang Patroli, Terdakwa lagi merontokkan atau membrondol buah kelapa sawit;

- Bahwa. Saksi melihat Terdakwa memanen buah kelapa sawit diwilayah PT Palmaris raya di H5;

- Bahwa H5 itu nama bolok dalam Perusahaan PT Palmaris raya;

- Bahwa. Saksi melihat Terdakwa memanen buah kelapa sawit diwilayah PT Palmaris raya Tidak ingat berapa janjang;

- Bahwa. kebun yang didodos oleh Terdakwa itu punya Punya PT Palmaris Raya;

- Bahwa. Saksi tahu kalau buah sawit yang didodos oleh Terdakwa punya PT Palmaris Raya Karena sejak saksi kerja di PT Palmaris Raya tahun 2016, saksi dibagian Inventaris Pohon yang tugasnya menghitung berapa banyak buah kelapa sawit, yang mati yang hidup, yang produksi dan berapa yang

Disclaimer

Kepaniteraan Mahkamah Agung Republik Indonesia berusaha untuk selalu mencantumkan informasi paling kini dan akurat sebagai bentuk komitmen Mahkamah Agung untuk pelayanan publik, transparansi dan akuntabilitas pelaksanaan fungsi peradilan. Namun dalam hal-hal tertentu masih dimungkinkan terjadi permasalahan teknis terkait dengan akurasi dan keterkinian informasi yang kami sajikan, hal mana akan terus kami perbaiki dari waktu kewaktu.

Dalam hal Anda menemukan inakurasi informasi yang termuat pada situs ini atau informasi yang seharusnya ada, namun belum tersedia, maka harap segera hubungi Kepaniteraan Mahkamah Agung RI melalui :

Email : [email protected] Telp : 021-384 3348 (ext.318) Halaman 20

Referensi

Dokumen terkait

Untuk itu akan dilakukan penelitian nilai delay untuk mengetahui kinerja dari jaringan nirkabel 4G di Surabaya, agar didapatkan hasil performansi dari TCP/IP, sehingga

Secara hukum, perjanjian yang dibuat menimbulkan akibat hukum dan para pihak yang terkait berhak mengajukan pembatalan perjanjian atau menjadikannya sebagai alasan

Hasil penelitian terhadap nilai bau menunjukkan perbedaan jarak tungku tidak berpengaruh signifikan (P>0,05) terhadap bau ikan asap, namun dengan semakin

Pada angket no 12 yang menjawab benar atau tahu berjumlah 63 orang atau 63%, kemudian yang menjawab salah/ tidak tahu berjumlah 37 orang atau 37% maka rata-rata

Hal itu sejalan dengan penelitian dari D (2017) nilai OR 11,7 sehingga dapat di simpulkan bahwa terdapat ada hubungan yang signifikan antara usia dengan kejadian preeklamsia pada

Dalam tugas akhir ini penulis mengangkat sebuah judul tentang “Pembangunan Aplikasi Mobile Donor Darah Berbasis Geolocation Menggunakan Metode Reactive

Creamer merupakan produk emulsi lemak dalam air yang diproses dari nabati, biasanya banyak digunakan sebagai bahan tambahan untuk minuman kopi, susu, coklat,

Pemodelan hubungan antara angka korban kecelakaan dengan faktor penyebab kecelakaan lalu lintas yang diambil adalah hasil pemodelan kumulatif pada Tahun 2015– 2017