• Tidak ada hasil yang ditemukan

Sekwan Morut Ditetapkan Tersangka Dugaan Kasus Korupsi Rp1,7 Miliar

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "Sekwan Morut Ditetapkan Tersangka Dugaan Kasus Korupsi Rp1,7 Miliar"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

VERIFIKASI ADMINISTRASI & FAKTUAL No.376/DP-Terverifikasi/K/VI/2019

Tanggal 13 Juni 2019

LANGGANAN: RP.100.000,-

|

ECERAN: RP.5000,-

Perekat Rakyat Sulteng

rabu, 21 SEPTEMBER 2022 12 HALAMAN

|

■ Baca SERBIA... Hal. 7

Layanan Pelanggan (0451) 4012 445

0852 8251 1266 www.sultengraya.com

INTERNASIONAL

■ Baca SEBANYAK... Hal. 7

Sekwan Morut Ditetapkan Tersangka Dugaan Kasus Korupsi Rp1,7 Miliar

SEKWAN Morowali Utara Misliati Puah ketiga dari kanan saat melakukan penandatanganan kerjasama dengan Cabang Kejaksaan Negeri Morowali di Kolonodale demi meminimalisir terjadinya kebocoran pengelolaan keuangan lingkup Kantor Sekretariat, DPRD, Jumat (12/8/2022). FOTO: IVAN TAGORA

SULTENG RAYA - Sekretaris Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (Sekwan) Kabu- paten Morowali Utara Misliati Puah (MAP) ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus dugaan korupsi senilai Rp. 1.701.636.363,00 oleh Cabang Kejaksaan Negeri Morowali di Kolonodale.

Penetapan tersangka Sekwan tersebut dila- kukan pada hari Kamis (15/9/2022). Kasus yang melilitnya itu bukan terjadi saat dia menjabat sebagai Sekwan saat ini, melainkan ketika dia diangkat men- jadi Kepala Dinas Pariwi-

sata, Pemuda dan Olahraga (Dis- parpora) Kabu- paten Morowa- li Utara pada tahun 2017.

Gubernur Sulteng Ajukan 25 Hektare Lahan PT CPM Jadi Tambang Rakyat

SULTENG RAYA - Guber- nur Sulawesi Tengah Rusdy Mastura mengajukan lahan seluas 25 hektare milik PT

Citra Palu Mineral untuk di- kabulkan menjadi lokasi tam- bang rakyat.

"Kami sudah mengajukan 25

hektare lahan PT CPM untuk sebagai tambang rakyat bagi warga Sulteng," kata Rusdy usai melakukan rapat terbatas

di kantor PT CPM, Kelurahan Poboya, Kota Palu, Selasa.

Kepala Cabang Kejaks- aan Negeri Morowali di Kolonodale Andreas Atmaji SH menerangkan penetapan tersangka dalam kasus ini berdasarkan temuan kejaks- aan dan hasil pemeriksaan terhadap 3 (tiga) alat bukti beserta keterangan saksi dan ahli surat.

Serbia Cegah Kosovo Gabung PBB

PRESIDEN Serbia Aleksandar Vucic, kedua kanan, berpose dengan utusan Uni Eropa Miroslav Lajcak, kanan, penasihat Kanselir Jerman Olaf Scholz, Jens Plettner, kiri, dan penasihat Presiden Prancis Emmanuel Macron, Emanuel Bonne, di Beograd, Serbia, Jumat, 9 September 2019. 9, 2022. FOTO:

AP PHOTO/DARKO VOJINOVIC

SULTENG RAYA - Presiden Serbia, Aleksandar Vucic, mengatakan, Serbia tidak akan membiar- kan Kosovo bergabung dengan PBB meskipun ada tekanan kuat dari Amerika Serikat (AS)/

dan negara-negara Eropa. Hingga saat ini, Serbia masih menganggap Kosovo sebagai bagian dari wilayahnya.

Prof Lukman: Politik Identitas dan Kekerasan Atas Nama Agama Rusak Keutuhan Bangsa

Pengamat: Konversi LPG 3 Kg

ke Kompor Listrik Bukan Solusi Tepat

■ Baca GUBERNUR... Hal. 7

■ Baca SEKWAN... Hal. 7

SULTENG RAYA- Guru Besar Bidang Filsafat dan Pemikiran Islam Univer- sitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, Prof. Dr.

H. Lukman S Thahir, M.Ag mengatakan Politik Identi- tas dan kekerasan atas nama agama berpotensi rusak keutuhan Negera Kesatuan Republik Indonesia.

Katanya, politik identitas yang mengacu pada kepen- tingan identitas kelompok sendiri, dimana model poli- tik seperti ini lebih menguta- makan kepentingan kelom- poknya yang didasari pada kesemaan identitas, seperti agama, gender, budaya, dan lainnya.

Di Indonesia, istilah ini mulai ramai diperbincang- kan pada saat pilkada 2017, persaingan tajam dua konte- stan politik, Ahok dan Anies Baswedan, dimana hal terse- but mengangkat ranah etnis dan agama.

Politik identitas yang mengelompokan masy- arakat menjadi dua ba- gian dan menjatuhkan

lawan dengan hal yang berkaitan dengan identi- tas, sebagai strategi yang efektif dan sangat bersifat sensitif emosional untuk mendapatkan suara ter- banyak. Hal ini berlanjut di tahun 2019 saat pe-

laksanaan pilres, semisal

“cebong” sebagai repre- sentasi kelompok Jokowi dan “Kampret” atau “Ka- drun” sebagai reprsentasi kelompok Prabowo.

LUKMAN S THAHIR

Sebanyak 21 Pejabat Eselon II Pemda Morut Ikuti

Uji Kompetensi

WABUP MORUT H. Djira saat membuka kegiatan uji kompe- tensi itu mengemukakan, pejabat pemerintahan dimana pun harus menjadi agen perubahan (agent of change), memiliki kompetensi dan inovatif , Senin (19/9/2022).FOTO:IST

SULTENG RAYA - Sebanyak 21 pejabat eselon II yang terdiri dari kepala dinas/kepala badan mengikuti uji kompetensi (jobfit) jabatan pimpinan tinggi pratama di lingkungan Pemda Kabupaten Morowali Utara.

Hasil dari uji kompetensi ini nantinya menjadi dasar pertimbangan kepala daerah dalam mengisi jabatan pada pos-pos jabatan yang sesuai dengan kebutuhan.

Uji kompetensi ini dilakukan untuk mendapat- kan data akurat apakah pejabat yang bersang- kutan cukup cakap dan kompeten untuk tetap menduduki jabatan atau tidak kompeten lagi.

Hal itu disampaikan Ketua Tim Asesor Rahman Yape, S.Psi, M.Psi saat pembukaan uji kompetensi itu di Ruang Pola Kantor Bupati Morut, Senin (19/9/2022) dikutip dari MCDD.

SULTENG RAYA - Pen- gamat energi terbarukan Surya Dharma menilai kon- versi LPG 3 kg ke kompor listrik 1.000 watt bisa terkait dengan isu kelebihan paso- kan listrik PT PLN (Persero) selama ini.

Namun, konversi tersebut dinilai bukan solusi yang tepat karena menggunakan kompor yang masih men- gutamakan listrik berbasis batu bara.

Menurut Surya, konversi

tersebut justru akan menam- bah penggunaan batubara jika tidak mengikuti Pera- turan Pemerintah (PP) No- mor 79 tahun 2014 tentang Kebijakan Energi Nasional (KEN).

"Seharusnya pola peng- gantian ini harus dilakukan dengan analisis dan peta jalan yang baik. Akibatnya nanti juga akan terjadi pe- nambahan batubara lagi jika ILUSTRASI

kompor listrik. FOTO:

ISTOCKPHOTO/

ORBON ALIJA ■ Baca PENGAMAT... Hal. 7

■ Baca PROF LUKMAN... Hal. 7

RUSD Y MASTUR

A

(2)

warta sulteng

2 RABU, 21 SEPTEMBER 2022 SULTENG RAYA

Cv. Risky Pratama

Menerima Carteran / Perorangan Rental Car

Tujuan Palu Ke Luwuk, Toli-Toli, Gorontalo, Manado, Morowali, Makassar, Kendari.

Contact Person

0813-3333-9550/ 0823-4586-9955 Jl. Kelinci – Depan Penginapan/

Guest House Paradise

TUKANG

AHLI GIGI

EXPRESS

H. Sudirman H. Abd. Rahman

* Pasang Gigi Satu Set * Cuci Gigi (Scaling)

* Tambal Gigi Hitam Jadi Putih * Format Gigi & Ratakan

* Gigi Rusak Tanpa Cabut Boleh Pasang * Sambung Gigi Patah

* Service Gigi/Lem Gigi * Tambal Gigi Leser Jl. Tombolotutu No. 60 Kav.7

(Samping kanan Apotik DIFHAS dekat lampu merah) Kota Palu Buka CABANG

Jl. Sungai Lariang N0.40 Palu Barat

Contak Person

0852 4987 2786 (0451) 4768081

ORENNA

L

TRAVEL AGENT & EXPEDITION

Untuk yang berlangganan rental MOBIL LORENNA akan mendapatkan FREE MINERAL WATER & SNACK 7x Keberangkatan Palu-Tolis gratis 1 tiket Toko Sempurna Baru

Jl. Syarif Mansur No.111 Tolitoli

Telp/WA: 0812 3333 2318 Cabang Palu:

Jl. Juanda No. 78 Telp: 0813 4124 2003 WA : 0852 3255 2003

Kepuasan & Kenyamanan Anda Prioritas Utama Kami

SULTENG RAYA - Pol- res Banggai Kepulauan (Bangkep) berhasil men- gungkap kasus tindak pi- dana korupsi (Tipikor) anggaran hibah untuk dana pengawasan Pemi- lihan Kepala Daerah (Pil- kada) Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Banggai Laut (Balut) di kantor Ba- dan Pengawasan Pemilu (Bawaslu) Balut tahun anggaran 2019-2020.

K a p o l r e s B a n g k e p , AKBP Bambang Herkam- to mengatakan, dalam kasus itu melibatkan dua pejabat Pemda Balut beri- nisial MW dan inisial ST.

Sedangkan, ST dilakukan penangguhan penahanan dengan alasan kemanusi- aan karena memiliki bayi

yang masih menyusui.

“Kronologis singkat kejadian, pada tahun 2019 lalu, Bawaslu Balut mendapatkan dana hibah untuk pengawasan Pemili- han Kepala Daerah Bupati dan Wakil Bupati Balut.

Adapun besaran yang diterima sesuai dengan Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD) antara Pemda Kabupaten Balut dengan Bawaslu Balut sebesar Rp10 Miliar," kata Kapolres didampingi KBO Sat Reskrim dan Kanit Tipikor Polres Bangkep, di Aula Endra Dharma Laksana Mapolres Bang- kep, Selasa (20/9/2022).

Saat kita dilanda pan- demi COVID-19 lanjut K a p o l r e s , d i l a k u k a n

Adendum NPHD yang mengakibatkan terjadinya pengurangan dana hibah menjadi Rp8,8 Miliar.

"Pada penggunaan dana hibah Pilkada ini diduga terjadi penyimpangan be- rupa belanja kegiatan yang tidak dilakukan penge- sahan belanja (SP2HL) dan kegiatan fiktif, akibat penyimpangan tersebut menimbulkan terjadinya kerugian keuangan ne- gara," ujarnya.

B e r d a s a r k a n a u d i t perhitungan kerugian keuangan negara yang dilakukan oleh perwakilan BPKP Provinsi Sulteng kata Kapolres, sebesar Rp846.966.499.

"Atas perbuatannya tersangka dijerat dengan

Pasal 2 ayat (1) dan / atau Pasal 3 Undang-Undang Republik Indonesia No- mor 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pi- dana Korupsi sebagaimana diubah dengan Undang- Undang Republik Indone- sia Nomor 20 Tahun 2001 tentang perubahan atas Undang-Undang Repu- blik Indonesia Nomor 31 tahun 1999 tentang Pem- berantasan Tindak Pidana Korupsi Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHPidana, dengan pidana penjara seumur hidup atau pidana pen- jara paling singkat 1 (satu) tahun dan paling lama 20 tahun dan atau denda pa- ling sedikit Rp50 Juta dan paling banyak Rp1 Miliar,"

sebut Kapolres. */MAN

Dua Pejabat Pemda Balut Terlibat Korupsi

Dana Pilkada

KAPOLRES BANGKEP, AKBP Bambang Herkamto didampingi KBO Sat Reskrim dan Kanit Tipikor Polres Bangkep, saat merilis salah satu pelaku dugaan korupsi dana Pilkada Balut, Selasa (20/9/2022) di Aula Endra Dharma Laksana Mapolres Bangkep. FOTO: HUMAS POLRES BANGKEP

S U L T E N G R A Y A - Aplikasi Sigercep stunting dan e-pagasi merupakan capaian kinerja Dinas Pen- gendalian Penduduk Dan Keluarga Berencana (P2KB) Provinsi Sulawesi Tengah pada tahun 2022 dalam rangka percepatan penuru- nan stunting.

Aplikasi Sigercep stun- ting dan e-pagasi berfungsi untuk melihat seberapa besar masalah-masalah terkait stunting yang ada di Sulawesi Tengah yang dilouncing pada tanggal 9 Juni 2022.

Pada kesempatan yang sama, dilakukan penguku- han pada Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Provinsi Sulawesi Tengah yang sudah di SK kan oleh Gubernur pada tanggal 20 Januari 2022.

Kepala Dinas P2KB sendiri bertugas sebagai koordinator pada Bidang

komunikasi perubahan pe- rilaku dan pendampingan keluarga yang mana dalam tim tersebut Dinas P2KB menjabat sebagai sekretaris pelaksana tim TPPS.

Sekretaris Dinas Pengen- dalian Penduduk dan Ke- luarga Berencana (P2KB) Provinsi Sulawesi Tengah, Alfina A Deu mengatakan, Dinas P2KB lakukan inovasi dengan menghadirkan ru- mah cegah stunting di Ka- bupaten Donggala tepatnya di Desa Labuan yang mana dalam hal ini bekerjasama dengan LPPM Universitas Tadulako.

Selain itu kata dia, juga sudah dilakukan beberapa kegiatan rapat koordinasi serta audiensi percepatan penurunan stunting di Ka- bupaten Morowali, Moro- wali Utara dan Kabupaten Poso.

“Dinas P2KB sebagai se- kretaris dalam tim TPPS me-

lakukan beberapa kegiatan yang berkolaborasi dengan Bidang koordinasi dan kon- vergensi yang dalam hal ini dikoordinatori oleh Kepala Bappeda Provinsi Sulawesi Tengah yaitu melakukan komitmen bersama terkait kampanye stunting yang dilakukan di Kabupaten Sigi,” katanya.

Dalam rancangan kinerja percepatan penurunan stun- ting lanjutnya, Dinas P2KB akan melalukan rapat koor- dinasi sesuai dengan fungsi yang sudah diamanahkan melalui SK Gubernur pada setiap kabupaten serta melakukan program pen- guatan organisasi P2KB di Kabupaten. Selain itu, akan dilakukan rapat evaluasi terkait program yang telah dilakukan di kabupaten serta melihat seberapa besar penyerapan anggaran yang digunakan baik secara fisik maupun non-fisik.

Aplikasi Sigercep dan e-pagasi Percepat Turunkan Stunting di Sulteng

“Adapun hambatan yang dialami oleh P2KB dalam kinerja percepatan penuru- nan stunting yaitu belum ada penganggaran untuk tim TPPS, sehingga Dinas P2KB bekerja ekstra yang mana tugas dan fungsinya adalah mengkoordinasi- kan berbagai bidang yang ada di dalam TPPS yaitu membuat laporan kepada pimpinan terkait dengan hal-hal yang sudah dila- kukan oleh bidang-bidang lain,” lanjutnya.

Tidak hanya itu, kendala yang dialami oleh dinas P2KB dalam percepatan

penurunan stunting yaitu belum adanya laporan yang ma- suk pada setiap bidang, hal ini karena belum maksimal- nya kinerja yang di- lakukan a k i b a t waktu y a n g sing- k a t .

*/YAT

SULTENG RAYA - Dinas Perpustakaan dan Kearsi- pan Daerah (Dispusarda) Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) mengggelar lom- ba Executive Song dalam rangka memperingati Bulan Gemar Membaca dan Hari Kunjungan Perpustakaan tahun 2022, di Gedung Po- gombo, Kantor Gubernur Sulawesi Tengah, Senin (19/9/2022).

Dalam laporannya, Ke- pala Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Su- lawesi Tengah yang juga selaku Ketua Panitia, Drs.

I Nyoman Sriadijaya men- gatakan, lomba Executive Song ini hanya salah satu kegiatan dari 60 kegiatan Central Celebes Literacy

Festival 2022 atau Festival Literasi Sulawesi Tengah 2022 yang diadakan oleh Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Sulawesi Tengah.

“Lomba Executive Song ini diikuti sebanyak 32 orang perwakilan dari ma- sing-masing OPD di lingkup Pemprov Sulteng, tiap pe- sertanya harus menyanyi- kan 2 buah lagu, 1 lagu wajib nasional dan 1 lagu dengan genre bebas. Para peserta nantinya dinilai oleh 3 orang juri yaitu Meike Tompira, Bram Larengi dan Desi Pa- putungan,” sebutnya.

Pada kesempatan itu, Gu- bernur Sulawesi Tengah diwakili Asisten III Bidang Administrasi Umum, H.

Mulyono yang membuka

secara resmi sekaligus mem- bacakan sambutan Guber- nur menyampaikan, apre- siasi dan menyambut baik atas terselenggaranya lomba Executive Song ini, sebagai bentuk merawat hubungan silaturahmi antara OPD Pe- merintah Provinsi Sulawesi Tengah.

“Dengan begitu, Beliau (Gubernur) berharap ajang ini dapat semakin mening- katkan semangat kerja un- tuk memberikan karya pen- gabdian yang terbaik guna menuju Sulawesi Tengah yang lebih sejahtera dan lebih maju. Agar kegiatan ini dapat menumbuh kem- bangkan minat dan bakat bagi Aparatur Sipil Negara (ASN)," harapnya. */YAT

AWALI FESTIVAL LITERASI SULTENG 2022

Dispusarda Sulteng Gelar Lomba Executive Song

SULTENG RAYA - Se- banyak 50 anak mengikuti sunatan massal yang dise- lenggarakan oleh Pemu- da Hijrah Kalikoa, Sabtu (17/9/2022) di Kelurahan Ujuna, Kecamatan Palu Ba- rat, Kota Palu.

Kegiatan yang rutin di- laksanakan oleh pemuda setempat tersebut, menda- pat perhatian dan apresiasi yang sangat baik dari Pe- merintah Kota Palu.

Walikota Palu, H. Hadi- anto Rasyid mengatakan, sunatan massal merupakan upaya bersama untuk men- jaga kesehatan serta tumbuh kembang baik anak-anak.

"Oleh karena itu, saya ber- terima kasih kepada seluruh kita para orang tua yang mendaftarkan anaknya un- tuk mengikuti program sunatan massal ini," kata- nya.Ia juga mengucapkan, terima kasih kepada seluruh Pemuda Hijrah Kalikoa dan para petugas medis dari Rumah Sehat Baznas yang membantu memberikan penanganan medis untuk sunatan massal tersebut.

Dirinya berharap, kegi- atan ini dapat berjalan setiap tahun dan Wali Kota akan

memberikan bingkisan ke- pada anak-anak yang men- gikuti sunatan massal.

"Terdata ada 50-an anak yang ikut. Alhamdulillah anak-anak kita saya lihat

jago semua. Tidak ada yang menangis. Terima kasih kepada seluruh petugas dan semua kita yang membantu pelaksanaan program ini,"

ucap Hadianto Rasyid. */YAT

Pemuda Hijrah Kalikoa Gelar Sunatan Massal

KEGIATAN sunatan massal yang diselenggarakan oleh Pemuda Hijrah Kalikoa, Sabtu (17/9/2022) di Kelurahan Ujuna, Kecamatan Palu Barat, Kota Palu. FOTO: ISTIMEWA

Alfi na A Deu

(3)

warta pendidikan SULTENG RAYA

3

RABU, 21 SEPTEMBER 2022

Sudirman, SKM M.Kes

Wakil Rektor I DR. Moh. Yusuf Hasmin SH.MH

Wakil Rektor III Prof. Dr. H Rajindra Rum, SE, MM

Rektor Burhanuddin SE,MM

Wakil Rektor II

UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALU

Keduanya telah diku- kuhkan, kemarin Selasa (20/9/2022) di salah satu hotel di Kota Palu melalui sidang senat terbuka, seka- ligus dirangkaikan dengan kuliah umum.

Sekretaris Jenderal Ke- menterian Agama RI Prof.

Dr. H. Nizar Ali, M.Ag ha- dir dalam pengukuhan itu, mengucapkan selamat ke- pada kedua guru besar UIN Datokarama Palu itu.

Katanya, dengan ber- tambahnya guru besar di UIN Datokarama Palu akan menjadi modal yang be- sar untuk pengembangan kualitas perguruan tinggi, karena bagaimanapun guru besar itu ucapannya adalah sebuah teori, dan prilakunya adalah teladan, sehingga ucapan-ucapannya itu harus betul-betul memiliki bobot akademik yang berkualitas.

Dengan begitu katanya,

SEKRETARIS Jenderal Kementerian Agama RI Prof. Dr. H. Nizar Ali, M.Ag didampingi oleh Rektor UIN Datokarama Palu, Prof. Dr. H.

Sagaf S Pettalongi. M.Pd menyerahkan cendera mata kepada dua guru besar baru UIN Datokarama Palu, masing-masing Prof. Dr. H.

Lukman S Thahir, M.Ag dan Prof. Dr. Marzuki, M.H. FOTO: AMILUDDIN

UIN Datokarama Palu

Ketambahan Dua Guru Besar

S U L T E N G R A Y A – SMPN 12 Palu melalui 40 peserta didiknya sukses mengikuti Asesmen Na- sional Berbasis Komputer (ANBK) yang dilaksanakan selama dua hari, pada Se- nin-Selasa (19-20/9/2022).

Kepala Sekolah SMPN 12 Palu, Yusri, S. Pd., M. Pd, mengatakan pelaksanaan ANBK disekolahnya terse- but berjalan lancar tanpa kendala teknis dan diikuti dengan baik oleh 40 peserta didiknya.

“ANBK di sekolah kami diikuti oleh sejumlah 40 peserta didik dari kelas de- lapan, yang dibagi dalam tiga sesi. Untuk hari perta- ma materinya literasi dan survei karakter kemudian untuk hari kedua, hari ini,

numerasi dan survei ling- kungan belajar,” kata kepsek kepada Sulteng Raya, Selasa (20/9/2022). “Alhamdul- lilah, untuk kendala tidak ada, semua peserta didik juga mengikuti dengan baik dan beberapa hari lalu pihak kami juga sudah meminta bantuan kepada layanan jasa internet (PT Dewata) dalam hal dukungan layanan in- ternet, Alhamdullilah pihak mereka menyanggupi dan membantu dalam menye- diakan layanan internet yang lancar,”katanya.

Adapun kata dia, tujuan dari ANBK adalah untuk memotret atau memetakan bagaimana keadaan sekolah secara umum, baik itu men- genai pembelajaran, literasi (membaca), numerasi (hi-

tungan), survei Karakter dan survei lingkungan belajar yang kemudian hasilnya akan menjadi acuan sekolah untuk melakukan evaluasi terhadap kekurangan-kek- urangan dalam peningkatan mutu Pendidikan di sekolah.

Untuk itu, Kepsek berharap 40 peserta didiknya tersebut dapat memperoleh hasil yang maksimal.

“Tujuan dari ANBK ini nantinya untuk menilai ke- seluruhan kualitas di se- kolah, dan hasilnya akan menjadi bahan acuan kita untuk mengevaluasi apa yang menjadi kekurangan kita, kemudian akan kita perbaiki untuk peningkatan mutu Pendidikan di se- kolah,” ucap Kepsek meng- akhiri.MG1/JAN

SULTENG RAYA-Universitas Agama Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu, ketambahan dua guru besar masing-masing Prof. Dr. H.

Lukman S Thahir, M.Ag guru besar dalam bi- dang Filsafat dan pemikiran Islam dan Prof.

Dr. Marzuki, M.H guru besar dalam bidang Ilmu Figih.

secara keseluruhan bisa menambah daya doprak percepatan pengembangan SDM di perguruan tinggi.

“Ini adalah menjadi modal yang sangat besar untuk pengembangan kualitas UIN Datokarama Palu,”se- but Prof Nizar Ali.

Di Kementerian Agama sendiri katanya, selama ini terus mendorong agar per- guruan tinggi mempercepat proses jabatan fungsional guru besar, karena jabatan guru besar adalah jabatan tertinggi di bidang aka- demik, tidak ada jabatan akademik diatas guru besar.

“Ini adalah impian semua dosen, jika ada dosen yang tidak bercita-cita ingin men- jadi guru besar, maka dosen itu tidak ada niat untuk mengembangkan potensi dalam dirinya, dan kedua

tidak mau meningkatkan kualitas kelembagaan di perguruan tinggi,”ujarnya.

Sementara itu, Rektor UIN Datokarama Palu, Prof. Dr.

H. Sagaf S Pettalongi. M.Pd mengatakan pengukuhan Guru Besar adalah wujud nyata peningkatan kualitas SDM. “Tentu saya berharap guru besar ini bisa berimpli- kasi terhadap peningkatan mutu UIN Datokarama Palu melalui kegiatan pendidikan dan riset yang dilakukan oleh para guru besar itu,”- sebutnya.

Kini katanya UIN Dato- karama Palu, telah memiliki delapan guru besar, dan empat dalam waktu dekat ini akan menyusul, dimana saat ini dua diantaranya sudah berproses di Kemen- dikbudristek dan dua lagi di

Kemenag RI. ENG SUASANA pelaksanaan ANBK hari kedua di SMP Negeri 12 Palu, Selasa (20/9/2022). FOTO : IST

SMPN 12 Palu Sukses Melaksanakan ANBK

Jalinan kerjasama itu di- tuangkan dalam bentuk pe- nandatanganan MoU antara Rektor Unismuh Palu, Prof.

Dr. H. Rajindra, SE., MM dengan Rektor UMAM, As-

soc. Prof. Ir. Dr. Waluyo Adi Siswanto, S.T., M. Eng., Ph.D di aula rektorat Unismuh Palu, Selasa (20/9/2022).

Dikesempatan itu, pihak UMAM memberikan sosia-

lisasi dan informasi terkait program yang ditawarkan di kampus itu, yakni lima pro- gram untuk S3 masing-ma- sing PhD in Information Technology, PhD in Social

REKTOR UMAM, Assoc. Prof. Ir. Dr. Waluyo Adi Siswanto, S.T., M. Eng., Ph.D dan Rektor Unismuh Palu, Prof. Dr. H. Rajindra, SE., MM memperlihatkan berkas MoU yang telah mereka tandatangani bersama, di aula rektorat Unismuh Palu, Selasa (20/9/2022). FOTO: AMILUDDIN

Unismuh Palu Bangun Kemitraan dengan UMAM

SULTENG RAYA-Universitas Muhammadiyah (Unismuh) Palu kembali membuka jalinan kerjasama luar negeri untuk melakukan pengembangan kuali-

tas Sumber Daya Manusia (SDM) staf dan dosennya, kali ini dengan Universiti Muhammadiyah Malaysia (UMAM), salah satu Perguruan Tinggi Muhamma-

diyah (PTM) yang ada di luar negeri.

REKTOR UMAM, Assoc. Prof. Ir. Dr. Waluyo Adi Siswanto, S.T., M. Eng., Ph.D menandatanga- ni MoU disaksikan oleh Rektor Unismuh Palu, Prof. Dr. H. Rajindra, SE., MM dan Wakil Rektor Bidang Akademik Unismuh Palu, Sudirman, S,KM., M.Kes di aula rektorat Unismuh Palu, Selasa (20/9/2022). FOTO: AMILUDDIN

Sciences, PhD in Business and Management, PhD in Education, dan PhD in Isla- mic Studies.

“Kita akan bekerjasama dengan Universitas Muham- madiyah Palu dalam rangka peningkatan SDM untuk pendidikan para staf dan dosen Unismuh Palu yang belum S3,”sebut Prof Wa- luyo.

Sekalipun katanya, untuk saat ini belum ada skema be- asiswa S3, namun terdapat sejumlah skema-skema yang bisa meringankan atau men- gurangi pembiayaan yang ada, seperti ada sejumlah kegiatan yang bisa dilaku- kan di Kota Palu sehingga mengurangi pembiayaan.

Selain itu, kerjasama itu kemungkinan juga akan di- kembangkan dalam bentuk memberikan akses mobilitas dosen dan juga mobilitas mahasiswa, dimana do- sen-dosen yang sudah S3 bisa membimbing para PhD yang berada di UMAM, be- gitu juga kepada mahasiswa S2 yang berada di Unismuh Palu bisa kuliah bersama di UMAM. Terkait pembia- yaan dalam mobilitas itu, menggunakan sistem sering, biaya ke Malaysia bisa dida- nai oleh Unismuh Palu dan sebaliknya saat balik dari Malaysia akan didanai oleh UMAM.

Rektor Unismuh Palu, Prof. Dr. H. Rajindra, SE., MM mengatakan kerjasama tersebut adalah bagian dari implementasi dari Merdeka Belajar Kampus Merdeka.

Dimana didalamnya sepa- kat mengadakan kerjasama dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat dalam program merdeka.

Kebetulan juga kata Prof Rajindra, UMAM adalah salah satu perguruan tinggi

milik perserikatan Muham- madiyah yang berada di Malaysia, yang memberikan peluang bagi para staf dan dosen Unismuh Palu untuk melanjutkan pendidikan di UMAM, khususnya bagi mereka yang belum S3.

“Ini bagian dari MBKM

dan juga bagian dari pro- gram pengembangan SDM, kebetulan pengembagan SDM adalah salah satu visi misi saya sebagai pimpinan untuk memperbaiki kuali- tas pendidikan di kampus biru Unismuh Palu,”sebut Rajindra. ENG

(4)

WARTA UMUM

4 RABU, 21 SEPTEMBER 2022 SULTENG RAYA

No. Polisi : DN 1494 MF Nama : TAUFIK RACHMAN Merk/Type : TOYOTA IKJANG

STANDART KF 70 SHORT BENSIN No. Rangka : MHF11KF7010033472 No. Mesin : 7K-0430802 No.BPKB : 0579374S

BPKB HILANG

SULTENG RAYA-Ang- gota Fraksi Partai Gerindra DPRD Provinsi Jawa Barat, Ihsanudin, mendesak peme- rintah segera mengevaluasi kembali kenaikan harga BBM Subsidi karena sejum- lah alasan.

Dijelaskan, jika alasannya subsidi BBM tidak tepat sasaran, kata Ihsanudin, sejak awal Presiden Jokowi menjabat alasan itu yang dipakai untuk menaikkan harga BBM Subsidi.

Kini tujuh tahun lebih Presiden Jokowi berkua- sa, kenaikan BBM Subsidi dinaikkan masih dengan alasan yang sama, tidak tepat sasaran. “Selama tu- juh tahun lebih ngapain saja, kok persoalan tidak tepat sasaran masih tetap berlangsung dan kembali dijadikan alasan untuk me- naikkan harga BBM Subsi- di,” jelas Ihsanudin.

Anggota DPRD Jabar da- pil Karawang-Purwakarta yang dikenal pro rakyat ini juga menjelaskan, upaya recovery yang dilakukan pemerintah dengan mem- bagikan Bantuan Langs-

ung Tunai (BLT) kepada masyarakat terdampak juga banyak yang tidak tepat sasaran.

“Pengamatan saya di lapangan, seperti di Ka- bupaten Karawang banyak sekali warga yang harusnya mendapatkan BLT tapi tidak mendapatkannya dengan alasan tidak terdata. Hal ini jelas tidak sesuai dengan yang diungkapkan peme- rintah, dan faktanya pen- yaluran bantuan yang tidak tepat sasaran terus beru- lang-ulang,” ujar Ihsanudin.

Di satu sisi ia juga mensin- yalir, penyaluran BLT yang tidak tepat sasaran itu antara lain disebabkan oleh biasnya pendataan di tingkat bawah, yakni di tingkat desa.

Sementara pemerintah, kata Ihsanudin, belum punya formula dan langkah konkret untuk benar-benar mensinkronkan data kemis- kinan dengan data penerima BLT yang seharusnya.

“Masih banyak yang se- harusnya menerima BLT tapi tidak dapat. Di sisi lain banyak juga warga yang mestinya tidak berhak me-

nerima tapi mendapatkan- nya karena biasnya penda- taan tadi,” ungkapnya.

Masih soal dampak ke- naikan harga BBM Subsidi, semua elemen mahasiswa yang berdemo dan menolak kenaikan harga BBM Subsi- di harus dipahami sebagai bagian dari aspirasi rakyat secara umum. “Mahasiswa memahami betul dan me- rasakan betapa sulit dan beratnya dampak kenaikan BBM bagi kehidupan rakyat secara umum. Kebutuhan hidup menjadi naik semen- tara penghasilan tidak naik.

Kalau pejabat yang membul- ly gerakan mahasiswa enak, meskipun harga-harga naik tapi mereka, ‘kan punya tunjangan penghasilan,”

paparnya.

Ditambakan Ihsanudin, apa yang disuarakan maha- siswa adalah aspirasi rakyat banyak yang harus didengar oleh pemerintah. “Karena madlaratnya lebih besar bagi rakyat, saya kira peme- rintah harus mengevaluasi kembali dan membatalkan kenaikkan harga BBM Sub- sidi itu,” tandasnya.ROL FOTO: ILUSTRASI

Pemerintah Diminta Evaluasi Kembali Kenaikan Harga BBM Subsidi

Hal itu dikatakan Kepala SMPN 9 Palu, Hilmi ke- pada Sulteng Raya, Selasa (20/9/2022). Katanya pe- laksanaan ANBK tersebut berjalan lancar tanpa ken- dala teknis seperti gang- guan layanan internet dan layanan listrik, kegiatan itu diikuti dengan baik dan ter- tib oleh sejumlah 45 peserta didik.

“Alhamdulillah pelaksa- naan ANBK di sekolah dari hari pertama kemarin sam- pai hari ini berjalan lancar, tertib dan sesuai dengan yang diharapkan, tidak ada kendala sama sekali, pe- serta didik juga mengikuti

SUASANA pelaksanaan ANBK hari pertama di SMP Negeri 9 Palu, Senin (19/9/2022). FOTO : IST

Pelaksanaan ANBK di SMPN 9 Palu Berjalan Lancar

SULTENG RAYA- Pelaksanaan Ases- men Nasional Berbasis Komputer (ANBK) di SMPN 9 Palu yang dilaksana- kan selama dua hari pada, Senin-Selasa (19-20/9/2022) ber- jalan lancar.

dengan nyaman dan ber- konsentrasi karena tidak ada kendala teknis,” kata Kepsek kepada Sulteng Raya.

Sehubungan dengan itu, Kepsek mengatakan dirinya berharap agar hasil ANBK yang telah diupayakan oleh

45 peserta didiknya tersebut mendapatkan hasil yang memuaskan dan sesuai den- gan harapan.

“Insya Allah harapan saya semoga apa yang sudah diupayakan oleh peserta didik saya dalam ANBK ini

mendapatkan hasil yang maksimal, adapun kekuran- gan nanti akan menjadi evaluasi bagi kita semua untuk lebih meningkatkan lagi mutu dan kualitas Pen- didikan di sekolah kita,”

ucap Kepsek mengakhiri.JAN

SULTENG RAYA-Men- teri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menerima kun- jungan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto di Kantor Kemenko Perekonomian, Senin (19/9/2022). Kedu- anya bertemu empat mata lebih dari sejam di Kantor Menko Perekonomian.

Airlangga mengaku perte- muan keduanya membahas kemandirian ekonomi dan ketahanan nasional. "Saya menyambut baik kunjungan dari sahabat Saya, Bapak Prabowo Subianto, untuk membahas berbagai isu pen- ting dan strategis di tingkat global, yang berdampak pada kehidupan bangsa In- donesia, mulai dari isu keta- hanan pangan, krisis energi, ancaman krisis keuangan di berbagai negara lain, serta sejumlah tantangan yang se- dang dihadapi masyarakat dunia," kata Menko Airlang- ga dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (20/9/2022).

MENTERI Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto (kanan) bersama Menteri Pertaha- nan Prabowo Subianto (kiri) saat menggelar pertemuan di Kantor Kemenko Perekonomian, Senin (19/9/2022).FOTO: IST

Airlangga-Prabowo Bertemu Empat Mata Lebih dari Sejam

Dalam pertemuan ter- sebut, dibahas juga men- genai strategi dan sinergi antarkementerian untuk menghadapi situasi dunia yang tidak menentu dan penuh dengan ketidakpasti- an. Seperti tantangan krisis pangan, energi dan keuan- gan, sebagai dampak dari konflik Rusia-Ukraina serta pandemi Covid-19 yang masih belum usai.

Kedua Menteri juga mem- bahas lebih teknis terkait isu ketahanan pangan. Teruta- ma setelah Rapat Terbatas dengan Presiden Joko Wido- do, Presiden mengarahkan agar para Menteri dalam kabinetnya terus menjaga ketahanan pangan.

Yakni, melalui pening- katan produktivitas di dalam negeri dan mengu- rangi ketergantungan impor pangan.

"Presiden juga mengin- ginkan agar petani bisa memproduksi kedelai, dan meminta BUMN untuk membeli dari petani dengan harga Rp 10 ribu (per kilo- gram) sehingga harga yang sudah dijamin ini menjadi

cukup menarik bagi petani agar mau menanam kede- lai," ujar Airlangga yang juga Ketua Umum DPP Partai Golkar ini.

Selain itu, Presiden juga mendorong penggunaan bibit unggul yang telah di- rekayasa secara genetik atau atau Genetically Modified Organism (GMO) agar pro- duktivitas bisa meningkat.

Pemerintah juga menyiap- kan anggaran untuk perlu- asan lahan tanam, sehingga bisa meningkatkan produksi di dalam negeri dan mengu- rangi impor pangan.

Sebelumnya, Presiden Jokowi telah menunjuk Ke- menterian Pertahanan untuk turut membantu program food estate atau lumbung pangan nasional bersama kementerian lainnya. Dalam program food estate Kemen- han di Kalimantan Tengah, lahan ditanami singkong yang dapat diolah menjadi tepung, mi, hingga sumber energi.

Airlangga mengatakan, dirinya dan Ketua Umum DPP Partai Gerindra Pra- bowo juga menyepakati untuk terus saling bekerja sama sesuai arahan Presiden Joko Widodo dalam pidato kenegaraan 16 Agustus 2022 lalu.

Dalam pidatonya, semua lembaga negara perlu un- tuk selalu waspada, selalu hati-hati dan selalu siaga di tengah kondisi dunia yang tidak menentu. Kemandi- rian ekonomi dan ketaha- nan nasional merupakan pilar paling penting dalam mewujudkan cita-cita dan perjuangan bangsa Indo- nesia.ROL

Ihsan Basir

Pemkab Bangkep Alokasikan Rp3 Miliar untuk Pengendalian Inflasi

SULTENG RAYA - Pe- merintah Daerah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bang- kep), Sulawesi Tengah, men- galokasikan anggaran seni- lai Rp3 miliar dari Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) untuk pengenda- lian inflasi di kabupaten tersebut.

Bupati Banggai Kepulau- an Ihsan Basir, dihubungi dari Palu, Sulawesi Tengah, Selasa, mengemukakan al- okasikan anggaran tersebut berasal dari Dana Transfer Umum (DTU) yang masuk dalam APBD Bangkep tahun 2.022.

"Alokasi anggaran ini dilakukan oleh Pemkab Banggai Kepulauan sesuai dengan arahan Pemerintah Pusat," kata Ihsan Basir.

Ihsan menerangkan, alo- kasi anggaran untuk kegi- atan pengendalian inflasi daerah dilakukan meru- juk pada Perturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 134/PMK.07/2022 Tentang Belanja Wajib Perlindungan Sosial Dalam Rangka Pe- nanganan Dampak Inflasi, maka dianggarkan 2 persen dari Dana Transfer Umum (DTU) sebesar Rp2,6 Miliar.

"Tetapi pemerintah dae- rah merencanakan sampai dengan Rp3 Miliar," ujarnya.

Ia mengemukakan, spe- sifik peruntukan anggaran tersebut untuk sementara dilakukan pemetaan guna penajaman program/kegi- atan/sub kegiatan serta sas- aran dan prioritas penerima manfaat.

Selain anggaran tersebut, ujar dia, Pemkab Banggai Kepulauan juga menga- lokasikan anggaran dari APBD murni senilai Rp300 juta kegiatan belanja bantu- an sosial.

"Penganggarannya me- lalui Dinas Sosial untuk belanja bantuan sosial kese- hatan masyarakat miskin,"

katanya.

Pemkab Banggai Ke- pulauan, ujarnya, melalui APBD murni 2022 telah mengalokasikan anggaran untuk kegiatan - kegiatan yang bisa masuk katego- ri pencegahan inflasi di masyarakat sesuai dengan prioritas daerah.

"Seperti belanja bantuan sosial untuk masyarakat terpencil sebesar Rp800 juta, kemudian di sektor perta- nian dan perikanan sebesar Rp5 miliar," ungkap dia.

Lewat anggaran Rp5 mili- ar tersebut, masih menurut dia, Pemkab Bangkep mem- berikan bantuan bibit ke kelompok petani, bantuan keramba kepada nelayan, bantuan sarana prasara- na budidaya rumput laut, bantuan sarana prasarana perikanan tangkap. ANT

(5)

PAYA mendekatkan keha- diran negara ke tengah-tengah rakyat melalui pemekaran wi- layah ternyata tidak sepenuh- nya berjalan ideal. Bahkan mayoritas daerah hasil pemekaran gagal karena tidak memiliki kemandirian secara fi skal serta bermasalah dari sisi pelayanan publik. Banyak daerah yang telah dime- karkan ternyata belum bisa memberikan kesejahteraan bagi rakyat, meningkatkan daya saing, dan membangun sistem pe- merintahan yang baik. Bukannya meng- hadirkan kesejahteraan, yang terjadi jus- tru menambah beban pemerintah pusat.

Bahkan setelah 26 tahun pelaksanaan otonomi daerah, separuh dari total pro- vinsi di Indonesia belum mandiri secara fi skal dan bergantung pada dana transfer pemerintah pusat. Persoalan yang tak kunjung selesai menunjukkan fondasi otonomi daerah di negeri ini masih ker- opos. Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) menyatakan 88,07% pemerintah daerah berstatus belum mandiri dalam mengelola anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD). Hal itu membuat mereka masih bergantung pada transfer dana dari peme- rintah pusat. Hasil pemeriksaan BPK juga mengungkap sebanyak 468 pemda atau 93,04% dari total pemda masih memegang status pengelolaan keuangan yang sama sejak 2013 hingga 2020. Artinya, tingkat kemandirian fi skal mereka tidak berkem- bang dalam kurun waktu tujuh tahun terakhir.

Parahnya, terdapat sejumlah daerah yang pendapatan asli daerahnya di bawah 30%. Berdasarkan data Kementerian Dalam Negeri terkait APBD provin- si seluruh Indonesia tahun anggaran 2021, terdapat 10 provinsi. Ada Papua Barat (6,15%), Papua (11,96%), Maluku (16,03%), Aceh (16,93%), Sulawesi Barat (18,87%), Maluku Utara (19,79%), Goron- talo (21,16%), Sulawesi Tengah (26,59%), Sulawesi Tenggara (27,82%), dan Bangka Belitung (29,18%). Ini baru bicara soal ke- mandirian fi skal, belum lagi masalah lain, seperti malaadministrasi, akuntabilitas, korupsi, dan sistem anggaran.

Kemandirian fi skal daerah yang sangat rendah menjadi barometer bahwa keber- hasilan otonomi tidak terjadi. Pemerintah pusat kini telah melakukan moratori- um untuk membendung pembentukan daerah otonomi baru (DOB), kecuali tiga provinsi baru di Papua. Pemerintah tidak memproses 329 usulan DOB yang masuk ke Kemendagri sejak 2014 lalu. Negara ti- dak cukup hanya melakukan moratorium pemekaran wilayah.

Pemerintah pusat dan Dewan Perwaki- lan Rakyat harus berani melakukan eva- luasi untuk menghapus atau meleburkan daerah yang gagal dalam pelaksanaan otonominya. Apalagi Undang-Undang No 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daer- ah memuat beleid yang memungkinkan penggabungan wilayah. Negara jangan ragu untuk mengembalikan daerah oto- nomi yang nelangsa ke induknya kembali sesuai UU Pemda. Jangan hanya karena kepentingan elite, baik di pemerintah pusat maupun daerah, negara membiar- kan DOB yang gagal berkembang terus membebani negara. Pemerintah pusat ber- sama DPR tidak boleh kalah dari hasrat berkuasa elite politik daerah. DOB gagal jelas-jelas telah merugikan masyarakat karena tujuan pemekaran tidak tercapai.

Tidak ada peningkatan kesejahteraan.

Percepatan pembangunan pun tidak terli- hat.***(Sumber;Media Indonesia)

OPINI RABU, 21 SEPTEMBER 2022 5 SULTENG RAYA

U

PENERBIT:

PT. Trimedia Sulteng Mandiri

No. Rek. Bank Sulteng, An. PT. Trimedia Sulteng Mandiri Acc. 0010107770011

Rek. Bank Mandiri, No. 151-00-1205223-6 An. PT. TRIMEDIA SULTENG MANDIRI

PERWAKILAN JAKARTA: Jl. Tebet Timur IV F No. 6 Jakarta Selatan (Ahmad Averus Toana, Sudarsono, Syafi i, Agung Ramadhan)

PERCETAKAN: TRIMEDIA GROUP (Isi di luar tanggung jawab percetakan)

WARTAWAN HARIAN

SULTENG RAYA

, DIBEKALI KARTU PERS/SURAT TUGAS

DAN NAMANYA TERCANTUM DALAM

BOX REDAKSI

PENDIRI/PIMPINAN UMUM: Tri Putra Toana. DEWAN MANAJEMEN TRIMEDIA : Tri Putra Toana, Temu Sutrisno, Mahmud Matangara.

PIMPINAN PERUSAHAAN: Suyanto. PEMIMPIN REDAKSI/PENANGGUNG JAWAB: Irwan.

REDAKTUR: Amiluddin, Andi Nurhidayat, Hangga Nugracha. STAF REDAKSI: Irwan, Andi Hidayat, Amiluddin, Hangga Nugracha, Rahmat Kurniawan, Jane Lestari Parabak, Ruth Damayanti, Helmy Jatmika. SEKRETARIS REDAKSI: Desy Rahmadani.

LITBANG: A. Madukelleng, Fery. BIRO DONGGALA: Wahid Agus, Andika Pratama. BIRO SIGI: Feri Fadli. BIRO PARMOUT: Aslan Laeho. BIRO TOUNA: Budi.

BIRO POSO: Syamsuyadi. BIRO BALUT: Subianto. BIRO MOROWALI: Bambang Sumantri. BIRO MOROWALI UTARA: Ivan Tagora. BIRO TOLITOLI: Rustam.

BIRO BANGKEP: Pariaman Tambunan (Kepala Biro) Rizal Saenong (Pemasaran). BIRO BANGGAI: Pariaman T, Reynold Sitorus.

DESIGN & ARTISTIC: Azwar Anas (Manajer), Feryanto, Wiwis. PEMASARAN/SIRKULASI: Wanto, Zainuddin Ladoe. KEUANGAN: Ratmin.

EMAIL: [email protected], [email protected] TARIF IKLAN: Warna (FC) Rp. 45.000/mmk. Hitam Putih (BW) Rp.30.000/mmk.

ALAMAT REDAKSI: Jl. Rusa No. 36 TLP: 0451 4012 445 ALAMAT PERCETAKAN: Jl. Rusa No.36 Palu.

memberikan pemahaman ten- tang prinsip-prinsip penting sistem iklim bumi.

Dengan kemampuan mema- hami literasi iklim, guru dan siswa mampu menilai informa- si yang kredibel secara ilmiah tentang iklim, dapat berkomu- nikasi tentang perubahan iklim dengan cara yang bermakna, serta mampu membuat kepu- tusan yang informatif dan ber- tanggung jawab terkait dengan tindakan terhadap perubahan iklim (Eggert, 2016).

LITERASI IKLIM

Untuk meningkatkan kapa- sitas guru dalam memahami literasi iklim dan mengadap- tasi isu perubahan iklim agar menjadi bagian integral dari kurikulum yang diajarkan, Yayasan Sukma bekerja sama dengan Team Finland Know- ledge (TFK), Universitas Pen- didikan Indonesia (UPI), dan KLHK. Kerja sama yang dila- kukan ialah merumuskan kuri- kulum perubahan iklim dan bagaimana memasukkan ke kurikulum nasional dan lokal serta cara mengajarkannya di sekolah dan universitas.

Ropo (2019) menjelaskan, program itu dilakukan dengan pendekatan naratif agar guru dapat melihat perubahan iklim dengan cara berfokus pada tanggung jawab dan efikasi diri mereka dalam melakukan mitigasi dan adaptasi dampak perubahan iklim. Untuk itu, guru akan dilatih menginte- grasikan ide-ide lokal ke mata pelajaran yang mereka ampu dan menjadikannya konkret dan nyata bagi siswa. Dengan menghubungkan topik-topik yang relevan dan nyata, akan meningkatkan pemahaman siswa tentang konsep dasar dan nilai-nilai yang sesuai.

Kolaborasi itu diharapkan memberikan kontribusi ter- hadap pendidikan perubahan iklim, meningkatkan pemaha- man akan dampak perubahan iklim, serta mengubah perilaku dalam menjaga kelestarian alam demi kualitas hidup generasi sekarang dan masa yang akan datang.***(Sumber:Media Indonesia)

Penulis adalah Wakil Direk- tur Kerja Sama Antarlembaga Yayasan Sukma

Kurikulum Perubahan Iklim

Renaisans Jawa-Islam dalam Serat Ambiya (2)

“NASKAH ini merupakan manuskrip babon dan masterpiece di Museum Sonobudoyo, Yogyakarta. Dari serat inilah, relasi antara Hamengkubuwono V dan Pakualaman menjadi kuat.” Begitu tutur Fajar, seorang pustakawan dan penjaga naskah keraton yang disimpan di museum itu. Perawakannya masih muda, ener- gik, dan pandai sekali berkisah tentang bebe- rapa manuskrip keraton dari segala genre. Itu merupakan pengalaman pertama saya menjejak- kan kaki ke Museum Sonobudoyo yang jarak- nya sebenarnya tak begitu jauh, ia persis ada di pusat Kota Yogyakarta.

EBELUMNYA, saya beberapa kali menikmati manuskrip-ma- nuskrip Arab, Ottoman, dan Persia yang tercecer di beberapa museum, seperti di Pergamon Museum Berlin, Topkapi Museum Istan- bul, dan Museum Islamic Art di Kairo. Saya memang selalu tertarik dengan iluminasi pada manuskrip yang tak jarang membawa pesan serta meta- fora dan nilai seni yang tinggi.

Abad ke-16 sampai abad ke-18 M, menjadi titik poin penting bagaimana tradisi literatur di Nusantara mengalami per- kembangan yang sangat pesat (Kumar & McGlynne: 1996).

Tak hanya didominasi ke- susastraan Hindu-Buddha, tetapi juga sastra Arab dan

Persia mulai masuk dan diolah menjadi karya baru dari dan untuk masyarakat Nusan- tara, termasuk Menak Amir Hamzah, Menak Yusup, dan Menak Ahmad Hanapi. Yang membuat saya terkesima pada Serat Ambiya ialah ornamen iluminasi yang sangat indah dan menawan. Iluminasi atau wadana renggan dalam naskah Jawa merujuk pada pola deko- rasi naskah yang biasanya terd- apat di pinggir, atau bahkan menjadi satu halaman penuh sebagai penanda pergantian subjudul dan topik, atau yang biasa disebut Pupuh.

Jika merujuk pada catatan filolog Jawa, Abad ke-15-16 M menjadi era tradisi ilumi- nasi naskah Jawa mengalami perkembangan yang pesat.

Hal itu disebabkan maraknya

S

Maria Fauzi

Hal itu setidaknya menan- dakan adanya keterbukaan dalam akulturasi budaya dan terciptanya toleransi tradisi Islam terhadap nilai-nilai lokal yang dipahami masyarakat muslim Jawa saat itu. Unsur lokal yang dikreasikan dan di- kembangkan para penerjemah dan ilustrator naskah mencer- minkan adanya ruang-ruang dialog yang terbuka antara keraton dan Islam.

Sayangnya, beberapa tahun kemudian, tradisi itu tak lagi mendapat tempat di Kesul- tanan Yogyakarta. Menurut Claire Holt 1966, keraton tak lagi menjadi pusat berkem- bangnya seni, budaya, dan tradisi literatur yang kuat di masa-masa selanjutnya.

Para seniman tak lagi mendapat tempat untuk berekspresi dan nasib nas- kah-naskah bernilai tinggi itu akhirnya lenyap tak berbekas.

Warisan budaya berbentuk naskah ataupun seni budaya lainnya, selain sebagai sumber pengetahuan masyarakat In- donesia modern, ia selayaknya menjadi kebanggaan. Setidak- nya, masyarakat muslim Jawa pernah menghasilkan sebuah karya agung yang tak kalah indah dan bernilai seni ting- gi dari manuskrip yang ada di beberapa kawasan dunia muslim lainnya. Kita pernah punya masa gemilang, yakni seni, pengetahuan, agama, dan budaya menjadi pengge- rak peradaban yang bisa kita sebut sebagai era renaissance (renaisans) Jawa-Islam.***(Sum-

ber:Media Indonesia)

Penulis adalah Founder Neswa.id

budaya translasi buku pen- getahuan Islam yang dilaku- kan para ulama, intelektual muslim, pelajar, dan beberapa lembaga pendidikan agama seperti madrasah, pesantren, dan oleh kesultanan. Tradi- si iluminasi, tehzib/tahdzib atau zakhrafah/munamnamat (pembuatan hiasan iluminasi) itu dalam tradisi sejarah Islam dimulai pada abad ke-2 Hijriah ketika penyebaran madrasah keislaman meluas hingga ke- luar kawasan Arab.

Transmisi keilmuan itu juga diikuti dengan berkembang- nya seni iluminasi, bahkan dalam periode selanjutnya setiap kesultanan yang terben- tang dari Andalusia, Seljuk, Mamluk, Ottoman, Timurid dan Savawi, hingga wilay- ah Afrika dan Asia mampu memproduksi detail-detail or- namen dalam manuskrip yang bercorak khas. Menariknya, dalam manuskrip Jawa, tra- disi tehzib atau zakhrafah ini didapati dalam Serat Ambiya versi Hamengkubuwono V.

Motif utama dalam iluminasi naskah-naskah Nusantara mayoritas berbentuk floral, geometri, dan kaligrafi .

Tujuannya memperindah naskah, menciptakan nilai yang suci dan sakral. Tak jarang ragam dekorasinya dibuat sangat indah dan ber- kualitas. Namun, tak hanya itu, kerap kali iluminasi dalam naskah-naskah tertentu men- yimpan makna-makna fi losofi s dan spiritual untuk memperka- ya dan memperdalam isi. Ann Kumar dan McGlynn (1966) dalam studinya menegaskan paling tidak ada tiga setting proses dan kategori dalam

tradisi penulisan naskah.

Pertama, naskah yang di- tulis di wilayah perdesaan biasanya sangat sederhana, tidak banyak dibubuhi de- korasi iluminasi, baik dalam naskah Al-Qur’an maupun naskah keislaman yang lain.

Kedua, naskah yang ditulis di kawasan perkotaan kerap kali menambahi beberapa dekorasi dengan teknik yang lebih ba- gus dan sudah menggunakan kertas dari Eropa. Ketiga, nas- kah yang dibuat di kesultanan atau di istana yang dalam pro- ses pembuatannya melibatkan seniman-seniman kerajaan profesional dengan teknik dan kualitas yang sangat tinggi, sedangkan naskah yang ditulis di pesantren, biasanya berada di antara kategori pertama dan kedua.

Mengakomodasi unsur lokal Beberapa iluminasi yang diproduksi di masa Jawa-Is- lam mayoritas menggunakan motif-motif fl ora dan geometri yang didapatkan dari dekorasi rumah-rumah Jawa, batik, dan seni pahat. Motif-motif itulah yang saya temui dalam manuskrip Serat Ambiya. Hal itu paling tidak dapat menan- dakan meskipun tradisi tehzib didapatkan dari seni Arab-Is- lam, ilustrasi yang dipakai terinspirasi dari ragam motif dalam ornamen budaya Jawa.

Di situlah letak keunikan naskah Jawa-Islam, yang salah satunya terlihat dari iluminasi naskah Serat Ambiya yang natural dan realistis. Nilai lo- kalitas dengan menggunakan simbol dan ornamen Jawa menjadi ciri khas serta yang membedakan seni iluminasi Ja- wa-Islam dengan Arab-Islam.

produksi gas rumah kaca.

Selain itu, dalam survei yang dilakukan di Atlantik barat laut ditemukan 73% perut ikan mengandung mikroplastik.

Sekolah perlu memberikan pemahaman tentang bahaya sampah plastik bagi kesehatan dan keberlangsungan hidup ekosistem. Pada level guru, integrasi isu-isu perubahan iklim ke dalam pembelajaran juga perlu dilakukan.

Guru matematika di Sekolah Sukma Bangsa mengguna- kan barang bekas sebagai bahan ajar di kelas. Siswa diarahkan menggunakan ba- rang bekas dalam membuat tugas/proyek. Penggunaan barang bekas menjadi indi- kator penilaian proyek siswa.

Guru pendidikan agama Islam (PAI) mengajak siswa untuk

mendiskusikan ajaran Al- Qur’an yang terkait dengan lingkungan. Perubahan

iklim bukan kehendak Tuhan, melainkan ter-

jadinya kerusakan di bumi dan laut akibat ulah manusia yang tidak bertanggung jawab dalam menjaga alam. Pada level siswa, sekolah meluncurkan program proyek sekolah hijau (green school project/

GSP). Siswa dengan arahan guru melakukan gerakan pungut sampah (GPS) di mana pun sampah terlihat.

Guru menilai kelas terbersih secara berkala dan kontinyu.

Selain itu, beberapa kegi- atan, seperti berkebun, mem- buat pupuk kompos, kam- panye hemat energi dengan membiasakan mematikan lampu, kipas angin, AC,

dan air setelah diguna- kan, segera mencabut ponsel setelah bate- rai penuh, serta tidak membuang sisa makanan terlalu. Selain itu, sekolah mengadakan pemilihan Duta Hijau (Green Ambassador) untuk memotivasi siswa agar selalu mencintai lingkungan secara berkelanjutan. Agar pendidikan perubahan iklim bukan hanya kegiatan tamba- han sekolah, melainkan juga bisa menjadi proses belajar sehari-hari di sekolah, perlu meningkatkan pemahaman guru dan siswa terhadap li- terasi iklim. Literasi iklim SUKMA

Sekolah Sukma Bangsa sudah melakukan beberapa langkah untuk menumbuhkan kesadaran warga sekolah akan dampak perubahan iklim.

Langkah-langkah tersebut dilakukan dari berbagai level, yaitu manajemen, guru, dan siswa. Pada level manajemen, direktur sekolah dan kepala sekolah mengeluarkan kebija- kan untuk mengurangi peng- gunaan makanan atau minu- man kemasan plastik, seperti membawa botol air minum, melarang penggunaan sedotan dan bungkus makanan atau minuman plastik bagi penjual jajanan d i

k a n t i n sekolah, serta pen- gelolaan bank sampah.

Hal itu dilakukan seba- gai upaya mengurangi sam- pah plastik karena menurut David Welss (2019), plastik mengandung metana dan etilena, yaitu gas berbahaya yang dapat meningkatkan

PERUBAHAN iklim dan dampaknya telah kita rasakan bersama. Perubahan musim yang tak menentu, panas bumi yang sangat tinggi hingga mencairkan es di kutub, musim kemarau atau musim hujan yang ekstrem merupakan di antara dampak perubahan iklim yang kita rasakan saat ini. World Health Organization (WHO) memper- kirakan pada 2050 jumlah sampah secara global mencapai 3,4 miliar ton sehingga dapat menye- babkan banyaknya emisi gas rumah kaca yang mengakibatkan terjadinya perubahan iklim.

ENURUT In- deks Potensi Pemanasan Global, pem- buangan sam- pah menghasilkan gas metana yang efeknya 21 kali lebih beracun daripada gas karbon dioksida. Namun, kesadaran terhadap perubahan iklim tersebut masih belum menjadi kesadaran kolektif penduduk bumi ini. Untuk menumbuh- kan kesadaran kolektif itu, sekolah ialah lembaga strategis yang berperan menumbuhkan kesadaran kolektif menge- nai perubahan iklim. Sekolah dapat membuat program-pro- gram untuk menanamkan pemahaman siswa tentang nilai-nilai kehidupan dan me- numbuhkan perilaku peduli lingkungan. Sekolah harus le- bih fokus memperkenalkan pe- rubahan iklim dan tahapan-ta- hapan yang diperlukan dalam mengatasi dampak perubahan iklim yang terjadi (National Research Council, 2012).

PERUBAHAN IKLIM DAN PERILAKU MANUSIA

Meningkatnya gas-gas di atmosfer diakibatkan aktivitas manusia yang tidak memper- hatikan lingkungan. Pemba- karan dan penebangan hutan, pembuangan sampah, limbah industri, transportasi, peterna- kan, pemakaian bahan bakar minyak yang berlebihan, serta pembakaran bahan bakar fosil.

Pembuangan gas kendaraan bermotor mengandung banyak polusi gas kimia menjadi pemi-

cu terjadinya perubahan iklim. Sektor transpor- tasi menyumbangkan 25% gas rumah kaca.

Energi listrik seba- gian besar dihasilkan dengan membakar batu bara, minyak, atau gas. Pembaka- ran itu akan mengha- silkan gas rumah kaca berbahaya yang dapat menyelimuti bumi dan mengancam ke- hidupan manusia.

Peneliti perubahan iklim memperkira- kan akan terjadi ke- punahan manusia pada 2050 jika penghuni planet Bumi tidak segera men- gatasi dampak perubahan iklim. Suhu yang semakin panas, kebakaran, kekeringan, banjir, udara yang tak bisa dihirup, meningkatnya risiko kesehatan, runtuhnya ekono- mi, konfl ik akibat iklim, dan rentetan kekacauan lain akan terjadi pada 2050 (Nationalgeo- graphic.co.id).

David Wallace Welss (2019) menuliskan ken- gerian yang akan terjadi akibat perubahan iklim dengan menyebutkan, ‘Ma- nusia telah merusak alam, diawali dengan ketidaktahuan dan sekarang ketidakpedulian.

Cara hidup manusia saat ini meninggalkan warisan buruk bagi generasi masa depan. Jika tidak ada perubahan perilaku manusia, perubahan iklim akan sulit dikendalikan’.

PENGALAMAN TERBAIK

M

Susan Sovia

Hapus

DOB Gagal

(6)

Dinas Kesehatan Kabupaten Banggai tersebut, bekerjasa- ma dengan Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tengah, Dinas Pengendalian Pen- duduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KB-P3A) Kabupaten Banggai menggelar, aksi bergizi di sekolah yang me- libatkan remaja putri dari 11 SMP dan SMA/sederajat yang tersebar di Kota Luw- uk. Dalam sambutannya, Wakil Bupati (Wabup) Bang- gai, Furqanuddin Masulili mengatakan, pemahaman tentang informasi kesehatan sangat penting bagi remaja, khususnya remaja putri yang memasuki fase penting pertumbuhannya.

“Masa remaja merupakan masa pertumbuhan yang sangat cepat. Dan gizi rema- ja adalah cerminan gizi pada usia dini. Banyak remaja dalam tahap perkemban- gannya, kurang memiliki pemahaman terkait infor- masi gizi dan kesehatan,”

kata Wabup.

Wabup berharap, melalui kegiatan tersebut, para re- maja putri dapat termotivasi untuk rutin mengonsumsi TTD per butir setiap pekan.

Disamping mengonsumsi gizi seimbang, menjaga ke- bersihan diri, keluarga dan lingkungan sekitar.

Sementara, Sekretaris Dinas Kesehatan Banggai, Nurmasita Datu Adam men- gatakan, aksi bergizi di se- kolah merupakan salah satu langkah untuk menurunkan prevalensi stunting di Ka- bupaten Banggai.

“Hari ini kita buat ko- mitmen dengan para siswi, supaya mereka rutin kon- sumsi TTD yang dibagi- kan oleh puskesmas di se- kolah-sekolah, dan akan kita pantau,” kata Nurmasita.

Selain mencegah anemia sambungnya, secara umum upaya tersebut adalah bagi- an dari langkah dini pence- gahan stunting.

Sedangkan, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk

Keluarga Berencana Pem- berdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (P2KB- P3A) Kabupaten Banggai, dr. Anang S. Otoluwa sangat mengapresiasi atas terse- lenggaranya kegiatan ter- sebut.

Sebagai Ketua Tim Perce- patan Penanganan Stunting Kabupaten Banggai, ia meni- lai langkah-langkah penan- ganan stunting membutuh- kan upaya yang melibatkan semua pihak, terkoordinasi dan terpadu.

“ S e l u r u h p r o s e s penurunan prevalensi stun- ting ini, mulai dari remaja, calon pengantin, sampai ibu hamil, semua harus terjamin gizinya,” jelas dr. Anang.

Aksi bergizi di sekolah ter- sebut, yang juga melibatkan Dinas Pemuda dan Olahra- ga dan Dinas Pendidikan Banggai ditutup dengan penandatanganan komit- men bersama antara jajaran Pemda Banggai dan para siswa dalam penurunan stunting. */MAN

RABU, 21 SEPTEMBER 2022

6 WARTA SULTENG SULTENG RAYA

SULTENG RAYA - Pe- merintah Daerah (Pemda) Banggai dalam menurun- kan prevalensi stunting, terus digalakkan melalui

program-program kegiatan yang terarah, terkoordinasi dan berkesinambungan.

Kegiatan itu dilakukan untuk memberikan pemaha-

man tentang gizi seimbang serta pentingnya meng- onsumsi tablet penambah darah bagi remaja putri, di Alun-Alun Bumi Mutiara

Luwuk, Selasa (20/9/2022).

Kegiatan yang mengus- ung tema, Gerakan Masya- rakat Hidup Sehat (Germas) yang diselenggarakan oleh SEJUMLAH pelajar saat mengikuti pemahaman tentang gizi seimbang serta pentingnya mengonsumsi tablet penambah darah bagi remaja putri, di Alun-Alun Bumi Mutiara Luwuk, Selasa (20/9/2022). FOTO: IST

Pemda Banggai Turunkan Stunting Melalui Gizi Seimbang

SULTENG RAYA – Un- tuk memperingati Hari Perhubungan Nasional (Harhubnas) tahun 2022, Bandara Kasiguncu Poso menggelar vaksinasi CO- VID-19 selama dua hari sejak tanggal 19-20 Septem- ber 2022, yang berlangsung di Terminal Bandar Udara Kasiguncu, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso.

Dalam kegiatan vaksina- si tersebut, ada sebanyak sembilan orang tenaga kesehatan (Nakes) dari Puskesmas Mapane bers- ama Dinas Kesehatan Ka- bupaten Poso menyiapkan vaksin dosis I dan II serta dosis III (booster) jenis vaksin Pfizer.

Adapun sasaran vaksinasi kali ini, meliputi kategori masyarakat umum, lansia, anak 6/11 tahun, pelajar ter- masuk ASN serta TNI-Polri, dengan jumlah vaksin yang disiapkan sebanyak 120

dosis.

Kepala Seksi Pelayanan dan Kerjasama Kantor Unit Pelayanan Bandar Udara (UPBU) Kasiguncu, Tarmin saat dimintai keterengannya menjelaskan, terlaksana- nya vaksinasi ini sekaitan dengan peringatan Hari Perhubungan Nasional 2022 dengan sasaran masyarakat dari Kelurahan Mapane, Kelurahan Kasiguncu dan Kelurahan Tabalu dan Desa Bega, Kecamatan Poso Pe- sisir yang berada di sekitar Bandara Kasiguncu Poso.

Bahkan kata Tarmin, tidak sedikit warga dari Kota Poso dan Kota ten- tena yang sengaja datang untuk mendapatkan pelay- anan vaksinasi. "Sejak awal kegiatan, hingga hari ini animo masyarakat untuk mendapatkan pelayanan vaksin, baik itu dosis I, II dan III (Booster) masih terlihat banyak yang datang. Hal ini

menunjukan tingkat kesada- ran masyarakat akan pen- tingnya vaksin untuk me- ningkatkan kekebalan tubuh terhadap virus COVID-19,"

tutur Tarmin didampingi Binda Sulteng-Korwil Poso, seraya kembali menam- bahkan bahwa hingga hari terakhir total capaian vak- sinasi tercatat sebanyak 121 orang.

Diketahui, terlaksananya kegiatan ini menindaklanjuti surat Keputusan Gubernur Sulawesi Tengah Nomor:

003.1/246/DISHUB/2022 tanggal 30 Agustus 2022 ten- tang Pembentukan Panitia Penyelenggara Hari Perhu- bungan Nasional tahun 2022 tingkat Provinsi Sulawesi Tengah dan surat Kepala Ba- dan Layanan Umum UPBU Mutiara Sis Al Jufri Palu Nomor UM.002/208/10/

PLW-2022 tanggal 15 Sep- tember 2022 pelaksanaan COVID-19. SYM

WARGA Poso saat mengikuti vaksinasi COVID-19 di Terminal Bandar Udara Kasiguncu, Kecamatan Poso Pesisir, Kabupaten Poso. FOTO: IST

PERINGATI HARI PERHUBUNGAN NASIONAL

Bandara

Kasiguncu Poso Gelar Vaksinasi

COVID-19

SULTENG RAYA – Un- tuk meringankan beban masyarakat yang terdam- pak kenaikan Bahan Bakar Minyak (BBM), Polres Dong- gala melaksanakan bakti sosial membagikan beras kepada masyarakat mulai dari sopir angkot, tukang be- cak dan petugas kebersihan jalan, Selasa (20/9/2022).

Wakil Kepala Kepolisian

Resor (Wakapolres) Dong- gala, Kompol Abubakar menjelaskan, kegiatan bakti sosial ini adalah kegiatan tahap kedua yang telah dilaksanakan oleh Polres Donggala. Dimana sebe- lumnya Polres Donggala juga telah membagikan se- banyak 2 ton beras kepada masyarakat.

“Kami dari Polres Dong-

gala, hari ini melaksanakan bantuan sosial berupa pem- bagian beras kepada masy- arakat, hari ini khususnya kepada supir-supir angkot.

Mudah-mudahan apa yang diberikan bantuan yang berasal dari Kapolda dan Kapolres ini bisa membantu meringankan beban masy- arakat karena dampak dari kenaikan BBM,” tuturnya.

WAKAPOLRES Donggala, Kompol Abubakar saat mebagikan sembako kepada salah seorang sopir angkot, Selasa (20/9/2022). FOTO: IST

Ringankan Beban Masyarakat, Polres Donggala Salurkan Bantuan Beras

Sementara itu kata dia, sasaran dari kegiatan bakti sosial ini adalah sopir ang- kot, tukang ojek, tukang becak, buruh pelabuhan dan petugas kebersihan.

Sebelumnya, juga telah di- lakukan kegiatan yang sama dengan membagikan seba- nyak dua ton beras.

“Hari ini juga kembali kami laksanakan pembagian beras mulai dari Kecamatan Banawa sampai di wilayah Pantai Barat. Harapan kami apa yang telah diberikan ini dapat membantu merin- gankan beban masyarakat dengan adanya kenaikan BBM ini,” jelasnya.

Salah seorang sopir ang- kot asal Desa Watatu, Kahar- udin menuturkan, dengan adanya bantuan sembako ini sangat meringankan beban ekonomi para sopir angkot.

Kenaikan BBM berdam- pak pada pendapatan yang berdampak pada ekonomi keluarga yang menurun.

“Terima kasih pak Kapol- da dan Kapolres, bantuan ini sangat bermanfaat dan membantu meringankan beban ekonomi kami,” tu- turnya. ADK

SULTENG RAYA - Wakil Bupati (Wabup) Banggai, Drs. H.

Furqanudin Masulili membuka secara resmi Rapat Koordinasi (Rakor) pendataan awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) 2022 Banggai, di salah satu hotel di Luwuk, Selasa (20/9/2022).

Kegiatan yang dilaksanakan Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Banggai tersebut, dihadiri oleh Unsur Forkopimda, Wakil Ketua I DPRD Banggai, Batia Sisilia Hadjar, kepala-ke- pala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), pimpinan lembaga vertikal, serta para Camat se-Kabupaten Banggai.

Dalam arahannya, Wabup mengingatkan kepada para peja- bat lingkup Pemerintah Kabupaten Banggai agar bekerja dan merumuskan kebijakan berdasarkan data.

"Data statistik mempunyai peran penting dalam pemban- gunan, maka dari itu pejabat Pemda harus bekerja dan membuat kebijakan berdasarkan data," kata Wabup.

Menurut Wabup, agar sejalan dengan keinginan Pemerintah Daerah (Pemda) Banggai untuk menyusun program yang sesuai dengan kebutuhan penduduk. Karena Regsosek membantu menyediakan data perihal demografi, perumahan, keadaan disabilitas, kepemilikan aset, hingga informasi geospasial.

"Informasi yang komprehensif tersebut, dapat meningkatkan pengetahuan Pemda Banggai tentang peringkat kesejahteraan penduduk rentan miskin, miskin dan miskin ekstrem khususnya dalam perlindungan sosial dan tanggap darurat kebencanaan, dimana nantinya akan diintegrasikan pada portal Banggai satu data," tuturnya.

Sementara, Pejabat Fungsional Statistik Ahli Madya, Ir. Sutris- no S. Abusungut yang mewakili Kepala BPS Provinsi Sulawesi Tengah mengatakan, kegiatan yang mengangkat tema, mencatat untuk membangun negeri, satu data program perlindungan sosial dan pemberdayaan masyarakat, bertujuan menguatkan

PARA peserta Rakor pendataan awal Registrasi Sosial Ekonomi (Regsosek) 2022 Banggai, di salah satu hotel di Luwuk, Selasa (20/9/2022). FOTO: IST

RAKOR PENDATAAN AWAL REGSOSE

Wabup Banggai Minta Pejabat Rumuskan Kebijakan Berdasarkan Data

koordinasi dan konsolidasi eksternal dan internal pendataan, menyusun rencana pendataan, menyelaraskan manajemen lapangan pendataan dan menyusun kesiapan administrasi pendataan.

"Pendataan Regsosek tahun 2022 dilakukan dengan metode sensus, sehingga tidak ada rumah tangga yang terlewatkan,"

kata Sutrisno.

Kegiatan tersebut dilanjutkan dengan pemaparan materi. Ma- teri dibagi dalam empat sesi, dimana masing-masing disampai- kan oleh Kepala BPS Kabupaten Banggai, Ir. Muhammad Said, Kepala Bappeda Litbang Kabupaten Banggai, Ramli Tongko, Kepala Dinas Sosial Kabupaten Banggai, Drs. Irpan Poma dan Kepala Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Kabupaten Banggai, Hasanudin Idris. */MAN

Referensi

Dokumen terkait