1
Research Department - email : [email protected]
NEWS HEADLINES JAKARTA COMPOSITE INDEX CHART
\
Koreksi IHSG yang beruntun terjadi hampir dua pekan terakhir, memberikan sinyal potensi koreksi cenderung terbatas. Hal tersebut terkonfirmasikan dari indikator Stochastic yang mengisyaratkan IHSG dalam ruang jenuh jual. Selain itu, peluang up reversal juga terindikasi dari MACD, kendati dari lagging indikator sinyal terkonfirmasi nagatif.
JAKARTA INDICES STATISTICS
CLOSE CHANGE VOLUME (Mn) VALUE (Rp Bn)
IHSG 7127.503 -51.080 21093.142 14686.977
LQ-45 1020.198 -5.436 3551.401 9161.634
MARKET REVIEW MARKET REVIEW MARKET REVIEW
MARKET REVIEW MARKET VIEW MARKET VIEW MARKET VIEW MARKET VIEW
Bursa utama Asia Timur berjatuhan mengawali perdagangan awal pekan (26/09) yang masih bereaksi terhadap pandangan The Fed yang hawkish, disamping kenaikan suku bunga 75bps pada minggu lalu.
The Fed mengatakan akan mentoleransi resesi untuk mengembalikan inflasi ke level normal. Dengan ini, berdasarkan dot plot The Fed terminal rate untuk bank sentral menjadi sangat tinggi yakni 4,6%.
Dalam pidato tersebut, The Fed bahkan menyampaikan horizon-nya bahwa permasalahan inflasi ke titik normal tidak akan terjadi dalam 1-2 tahun mendatang. Dengan pandangan The Fed yang hawkish, maka mendorong kurs Asia menjadi terdepresiasi. Untuk memitigasi resiko, PBoC telah mengatakan akan meningkatan risk reserve requirement untuk valuta asing untuk forward sales menjadi 20% dibandingkan 0%
pada sebelumnya yang akan diterapkan mulai 28 September ini.
Dengan adanya kebijakan ini, dianggap dapat menstabilkan nilai tukar Yuan yang dalam keadaan terdepresiasi terhadap dolar AS.
Sebelumnya, kurs Yuan telah mencapai titik terendah dalam 2 tahun.
Adapun, BoK di Korea menyampaikan pandangannya bahwa The Fed kemungkinan akan menaikkan suku bunga 75bps untuk meeting bulan November mendatang. Proyeksi BoK, FRR dapat mencapai ke titik 4,4% pada akhir tahun ini. Pelemahan mata uang Jepang juga berlanjut dan mencapai 143.60. Di Eropa, Selain terguncang dengan kebijakan moneter agresif, pasar juga khawatir dengan dukungan public Italia terhadap kubu sayap kanan, dapat menganggu soliditas Uni Eropa.
Adapun, harga minyak kembali jatuh dengan WTI crude berkisar pada USD78/ barrel dan Brent mencapai USD85.6/barrel karena kekhawatiran resesi.
Mengikuti sentimen global, IHSG jatuh 0,7%, yang dibarengi oleh pelemahan Rupiah menjadi Rp15,060 per dolar AS, menyusul penguatan indeks dolar AS, setelah pada minggu lalu sempat kembali dibawah batas psikologis setelah kenaikan suku bunga dalam RDG minggu lalu. Namun, dengan kenaikan suku bunga FFR sehingga mendorong imbal hasil obligasi AS tenor 2 tahun yang telah mencapai titik 4,3%, Indonesia mencatatkan arus keluar sebesar Rp148,11 triliun untuk SBN pada minggu lalu. Dengan keluarnya investor asing, maka kepemilikan asing terhadap SBN menjadi turun ke 15%.
Anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) mengalami surplus senilai Rp107,4 triliun pada Agustus 2022. Penerimaan negara tercatat Rp1.764,4 triliun atau tumbuh 49,8%. Kontribusinya berasal dari penerimaan pajak mencapai Rp1.171,8 triliun, kepabeanan dan cukai mencapai Rp206,2 triliun, serta penerimaan negara bukan pajak (PNBP) Rp386 triliun. Kinerja APBN sampai dengan Agustus 2022 terjaga, ditopang kinerja pendapatan negara dan belanja yang positif.
Sementara, untuk realisasi belanja negara hingga akhir Agustus 2022 tercatat senilai Rp1.657. Terdiri dari belanja Pemerintah pusat (BPP)Rp1.178,1 triliun, dan Transfer ke daerah (TKD) terealisasi sebesar Rp478,9 triliun. PMI Indonesia meningkat di tengah kontraksi dan pelemahan manufaktur di negara-negara besar seperti Eropa, China, dan Amerika Serikat (AS). Perlambatan aktivitas manufaktur global semakin dalam pada Agustus 2022. Dari distribusi kinerja PMI Manufaktur Agustus 2022 negara G20 dan Asean-6, hanya 24% negara saja yang tingkat PMI-nya yang terakselerasi di level ekspansif dan meningkat dari bulan sebelumnya. Negara-negara tersebut di antaranya Indonesia, Thailand, Filipina, Rusia, Vietnam, dan Arab Saudi.
Bank Dunia telah menyampaikan bahwa resesi bisa saja terjadi pada tahun 2023 mendatang. Resesi ini dapat saja benar-benar terjadi lantaran bank sentral di seluruh dunia telah meningkatkan suku bunga secara ekstrem. ank Dunia sudah menyampaikan kalau bank sentral di seluruh dunia melakukan peningkatan suku bunga secara cukup ekstrem dan bersama-sama, maka dunia pasti mengalami resesi di 2023. Negara maju meningkatkan suku bunga dalam rangka penjinakan inflasi yang sedang terjadi.
IHSG diperkirakan bergerak mixed dengan peluang melemah pada perdagangan hari ini, Selasa (27/09/22), ditengah variatifnya sentimen baik dari internal maupun eksternal bagi pasar BEI, sebagai berikut : Sentimen dalam negeri ; 1) Anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) mengalami surplus senilai Rp107,4 triliun pada Agustus 2022 (+), 2) PMI Indonesia meningkat di tengah kontraksi dan pelemahan manufaktur di negara-negara besar seperti Eropa, China, dan AS (+), Sentimen pasar ; 1) Rupiah diperkirakan apresiasi terhadap dolar AS (+), 2) Indeks bursa regional Asia diperkirakan bergerak beragam (+/-), 3) Indeks Wall Street pada perdagangan Senin (26/09) ditutup melemah (-), 4) Indeks berjangka Wall Street sementara bergerak di zona hijau (+), Sentimen global ; 1) Bank Dunia telah menyampaikan bahwa resesi bisa saja terjadi pada tahun 2023 mendatang (-) dan, 2) US, Durable Goods Orders, Aug P, diperkirakan turun menjadi -0.30% dari -0.10% (-) dan, 3) US, New Home Sales, Aug, diperkirakan turun menjadi 500k dari 511k (-).
Daily Report
27 September 2022
• RUPSLB WSKT setujui rencana Rights Issue dan terbitkan obligasi
• Anak usaha WSKT kurangi saham di PT Waskita Fim Perkasa Realti
• Pendapatan JSMR 1H22 naik 9,59% YoY, laba turun 14,13% YoY
• ASSA bentuk cucu usaha di bidang logistik
• ADMF siapkan dana untuk lunasi obligasi Rp 703 miliar
• BFIN dapat kredit sindikasi Rp1,6 triliun dari 4 BPD
• PPRO perkirakan telah capai 58% target marketing sales
• PPRO telah lunasi utang jatuh tempo di 2022 senilai Rp2,5 triliun
• PNGO targetkan penjualan CPO dapat capai 100.000 ton tahun ini
• RUPSLB PJAA menyetujui rencana perluasan kawasan
• TINS telah mereklamasi 2.815,39 ha lahan bekas tambangnya
• PSSI beri fasilitas kredit ke anak usaha Rp225 juta
• ZONE targetkan penjualan 2022 naik 20% dan buka 40 gerai baru
• Komisi XI setujui restrukturisasi dan PMN GIAA
• GIAA diproyeksi dapat bukukan laba USD 3,8 miliar
• BUKA akan konversi 5.06 miliar saham MESOP 3-11 Oktober 2022
• IATA targetkan produksi batubara 10 juta MT pada tahun 2023
• TOBA akan fokus garap bisnis EBT dan kendaraan listrik
• BINA pacu kredit, laba perseroan naik 128%
• JGLE catatkan rugi pada Semester I 2022
• BUMI akan private placement 18 Oktober 2022
• BBNI akan transformasi Bank Mayora di 2023
Support Level 7064/7001/6963 Resistance Level 7166/7204/7267
Major Trend Up
Minor Trend Down
Daily News
27 September 2022
RUPSLB Waskita KaryaWaskita KaryaWaskita KaryaWaskita Karya (WSKT) menyetujui rencana Rights Issue dan penerbitan obligasi/sukuk dengan target perolehan dana dari rights issue ini sebesar Rp980 miliar melalui menerbitkan saham baru hingga 8.722.695.331 saham seri B. Adapun nilai saham baru yaitu Rp100 per saham melalui mekanisme penawaran umum terbatas III. Selain itu perseroan juga akan melakukan penerbitan obligasi dan sukuk melalui penawaran umum maupun tanpa penawaran umum atau penawaran umum berkelanjutan dengan penjaminan yang diberikan untuk dan atas nama pemerintah, baik secara langsung maupun melalui badan usaha yang ditunjuk sebagai penjamin dalam rangka memenuhi persyaratan penjaminan pemerintah. Pada tahun 2022 WSKT akan mendapatkan alokasi Penyertaan Modal Negara (PMN) sebesar Rp3 triliun. PMN ini digunakan untuk menjaga komposisi kepemilikan saham antara pemerintah dan publik setelah diterimanya PMN. Dana PMN sebesar Rp3 Triliun akan digunakan untuk menyelesaikan 2 ruas tol yaitu, Ruas Tol Kayu Agung- Palembang-Betung ( KAPB ) Tahap 2 dan Ruas Tol Ciawi- Sukabumi (Bocimi) Seksi 3, sementara taget perolehan dana right issue Rp980 miliar, rencananya akan digunakan untuk tambahan modal kerja proyek infrastruktur strategis lainnya yang sedang dikerjakan oleh WSKT.
Waskita Karya Waskita KaryaWaskita Karya
Waskita Karya (WSKT) melalui PT Waskita Karya Realty (WKR) melakukan penjualan kepemilikan saham di PT Waskita Fim Perkasa Realti (WFPR) kepada PT Graha Jasa Ekatama (GJE) dengan nilai transaksi Rp297 miliar. WKR merupakan anak usaha WSKT dengan kepemilikan saham 99,99%. Adapun WFPR merupakan anak usaha WKR dengan kepemilikan saham sebesar 60%. Pada 22 September 2022 WKR telah meneken pembelian saham milik GJE di WFPR sejumlah 175.998 lembar saham dengan nilai Rp297 miliar. Dengan transaksi tersebut, maka WKR memiliki 90,00% saham WFPR dan GJE memiliki 10% kepemilikan.
Per semester I-2022 Jasa MargaJasa MargaJasa MargaJasa Marga (JSMR) membukukan pendapatan sebesar Rp7,54 triliun atau naik 9,59% YoY. Pendapatan dicapai dari kontribusi dari kinerja pendapatan tol sebesar Rp 6,1 triliun atau naik 16,1% dan kinerja pendapatan usaha lain sebesar Rp 576,8 miliar atau naik 40,6% dari periode yang sama di tahun sebelumnya. Beroperasinya ruas-ruas jalan tol baru dan adanya peningkatan mobilisasi masyarakat menjadi katalis positif terhadap kenaikan volume lalu lintas Perseroan. Di sisi lain perseroan membukukan penurunan laba bersih sebesar 14,13% menjadi Rp734,76 miliar, Penurunan laba tersebut akibat tertekan kenaikan sejumlah pos beban. Tercatat laba usaha JSMR turun hingga 15,56% menjadi Rp2,93 triliun. Penurunan laba usaha ini disebabkan peningkatan beban umum dan administrasi maupun beban lain-lain, sementara penghasilan keuangan pada semester I- 2022 mengalami penurunan.
Adi Sarana Armada Adi Sarana ArmadaAdi Sarana Armada
Adi Sarana Armada (ASSA) bersama anak usahanya, PT Kargo Bersama Teknologi (KBT) mendirikan perusahaan logistik, PT Kargo Bersama Logistik (KBL). Dalam pendirian perusahaan baru ini, ASSA memberikan setoran modal Rp1 juta atau 0,01% dan KBT Rp9,99 miliar atau 99,99%. Transaksi tersebut merupakan transaksi afiliasi mengingat KBT merupakan entitas anak langsung dari ASSA. Pembentukan usaha baru ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif. Hal itu karena pengembangan usaha ini sejalan dengan usaha utama perseroan.
Adira Dinamika Multi Finance Adira Dinamika Multi FinanceAdira Dinamika Multi Finance
Adira Dinamika Multi Finance (ADMF) telah menyiapkan dana untuk melunasi Obligasi Berkelanjutan IV Adira Finance Tahap VI Tahun 2019 Seri B senilai Rp 703 miliar yang akan jatuh tempo pada 3 Oktober mendatang. Adapun pembayaran pokok obligasi tersebut disertai bunga sebesar sebesar Rp 13,70 miliar. Perseroan akan menggunakan sumber dana dari kas internal untuk membayar kepada pemegang obligasi. Ditegaskan bahwa pembayaran Obligasi tersebut tidak memiliki dampak siginifikan terhadap
perusahaan mengingat perusahaan telah menyediakan dana untuk kebutuhan tersebut, hingga tanggal 30 Juni 2022 dengan posisi kas dan setara kas perusahaan sebesar Rp 2 triliun.
BFI Finance Indonesia BFI Finance Indonesia BFI Finance Indonesia
BFI Finance Indonesia (BFIN) mendapat kredit sindikasi Rp1,6 triliun dari 4 bank daerah, yakni PT Bank DKI, PT BPD Papua, PT BPD Jawa Timur Tbk, dan PT BPD Kalimantan Selatan, dengan Bank DKI bertindak sebagai Mandated Lead Arranger sekaligus sebagai Agen Fasilitas, Agen Penampungan, dan Agen Jaminan.
Disebutkan jangka waktu Perjanjian Kredit Sindikasi ini ditetapkan maksimal sampai dengan 46 bulan sejak tanggal penandatanganan Perjanjian. Dana tersebut akan digunakan untuk tambahan modal kerja dalam kegiatan usaha pembiayaan BFIN.
PP Properti PP Properti PP Properti
PP Properti (PPRO) memperkirakan perolehan nilai marketing sales per akhir September 2022 mencapai Rp700 miliar atau setara dengan 58% dari total target sepanjang 2022 yang mencapai Rp1,2 triliun. Perseroan optimis dapat mencapai target performance perusahaan, seiring dengan membaiknya industri properti di 2022 dan 2023
PP Properti PP Properti PP Properti
PP Properti (PPRO) menyatakan telah melunasi pembayaran atas utang jatuh tempo di 2022 senilai Rp2,5 triliun yang terdiri dari obligasi, MTN dan pinjaman perbankan. Instrumen utang dalam bentuk obligasi dan MTN yang dilunasi terdiri dari Obligasi Berkelanjutan II Tahap II-2021 senilai Rp300 miliar yang jatuh tempo pada 15 Februari 2022, Obligasi Berkelanjutan I Tahap II- 2019 senilai Rp800 miliar yang jatuh tempo pada 22 Februari 2022.
Selanjutnya, Obligasi Berkelanjutan I Tahap III-2019 senilai Rp534,5 miliar yang jatuh tempo pada 19 Juli 2022, Obligasi Berkelanjutan II Tahap III-2021 senilai Rp177 miliar yang jatuh tempo pada 12 September 2022. Selain itu, pembayaran surat utang jangka menengah (MTN) sebesar Rp120 miliar yang jatuh tempo pada 30 Juli 2022.
Pinago Utama Pinago Utama Pinago Utama
Pinago Utama (PNGO) menargetkan volume penjualan CPO dapat mencapai 100.000 ton tahun ini dan 46.500 ton untuk produk crumb rubber SIR. Dikatakan bahwa kedua komoditas ini memberikan kontribusi paling dominan terhadap total pendapatan perseroan yakni mencapai 44% dan 43%. Hingga semester I-2022, produksi CPO dan palm kernel (PK) PNGO tercatat masing-masing sebesar 44.369 ton dan 9.097 ton. Sementara untuk perkebunan karet, PNGO tercatat memproduksi RSS sebesar 872 ton dan SIR sebanyak 18.378 ton selama semester pertama tahun ini. PNGO juga memproduksi pupuk bio organik mencapai 17.951 ton di semester I-2022. PNGO menargetkan realisasi produksi akan lebih tinggi dari tahun lalu atau mencapai 48.000 ton hingga akhir tahun 2022 nanti. Di tahun 2022 ini PNGO menyiapkan alokasi capex sebesar Rp 142 miliar untuk tanaman dan infrastruktur, dan dana belanja modal ini sudah terserap sekitar 22,1% dari total yang dianggarkan.
RUPSLB Pembangunan Jaya AncolPembangunan Jaya AncolPembangunan Jaya AncolPembangunan Jaya Ancol (PJAA) menyetujui semua agenda yang diajukan perseroan dalam rangka pelaksanaan perluasan kawasan. RUPSLB menyetujui rencana perseroan untuk melakukan kajian yang dibutuhkan dalam rangka pelaksanaan perluasan kawasan, meliputi feasibility study, pembiayaan dan model/skema/konsep/struktur pelaksanaan perluasan kawasan dengan tetap memperhatikan dan memenuhi seluruh persyaratan dan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku.
Timah Timah Timah
Timah (TINS) sejak 2015 hingga Agustus 2022 telah mereklamasi 2.815,39 ha lahan bekas penambangan bijih timah di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, sebagai komitmen perusahaan menghijaukan kembali lahan kritis menjadi produktif untuk meningkatkan ekonomi masyarakat. Lahan seluas 2.815,39 ha tersebut ditanami berbagai tanaman buah-buahan bernilai ekonomi seperti jeruk, kelapa hibrida, durian, alpukat, dan sirsak sehingga
Daily News
27 September 2022
3
dapat meningkatkan hasil buah-buahan lokal untuk memenuhi kebutuhan buah masyarakat yang tinggi. Sementara untuk kegiatan reklamasi 2022, TINS merencanakan untuk mereklamasi lahan bekas tambang seluas 402,5 ha, disesuaikan dengan bukaan lahan yang dilakukan perusahaan. Kegiatan reklamasi pada Januari hingga Agustus 2022, TINS telah merealisasikan 278,74 ha yang tersebar di Bangka Barat 33,08 ha, Bangka Selatan 5,56 hektare, Bangka 82,5 hae, Bangka Tengah 12,5 ha, Belitung 21,5 ha, Belitung Timur 68 ha, dan IUP lintas kabupaten 55,6 ha.
Mega Perintis Mega PerintisMega Perintis
Mega Perintis (ZONE) menargetkan penjualan pada tahun 2022 ini naik 20% dari realisasi tahun 2021. Perseroan akan memacu ekspansi bisnis dengan memanfaatkan momentum pemulihan ekonomi pasca pandemi serta meminimalisir dampak kenaikan harga BBM. Perseroan bertekad untuk mendorong peningkatan penjualan baik secara online maupun offline. Sampai dengan akhir September 2022 ini, Perseroan telah membuka 29 gerai baru penjualan offline, dari total target untuk membuka 40 gerai baru untuk penjualan offline di tahun 2022. Pada tahun ini Perseroan telah mengakuisisi merek EDWIN dari PT Saptakharisma Cemerlang pada bulan April 2022. Melalui akuisisi merek tersebut, Perseroan telah menambah variasi produk . Pada semester I-2022, Perseroan telah mencatatkan penjualan sebesar Rp355,7 miliar meningkat 33% YoY
Pelita Samudera Shipping Pelita Samudera ShippingPelita Samudera Shipping
Pelita Samudera Shipping (PSSI) memberikan fasilitas kredit kepada anak usaha PT Pelita Global Logistik (PGL). PSSI juga mengungkap rencana PGL memberi kredit kepada anak usahanya PT Pusaka Lautan Berlian (PLB). Kredit yang diberikan kepada PGL sebesar Rp225 juta dengan bunga 8,75% bertenor 2 tahun.
Dikatakan bahwa PGL memerlukan sejumlah dana untuk melakukan tambahan penyertaan modal dan modal kerja untuk kepentingan operasional anak usaha PLB. Sementara PGL menunggu proses fasilitas kredit dari bank, selanjutnya PGL berencana memberikan kredit kepada anak usaha PLB pada bulan Oktober 2022. Nilai kredit PGL kepada PLB sebesar Rp180 miliar berbunga 8,75% dengan tenor 3 tahun. Tujuan transaksi adalah untuk pembelian kapal-kapal dan modal kerja usaha PLB.
Komisi XI DPR mendukung restrukturisasi dan menyetujui penyertaan modal negara (PMN) Garuda Indonesia Garuda Indonesia Garuda Indonesia Garuda Indonesia (GIAA) melalui mekanisme right issue senilai Rp 7,5 triliun dan privatisasi tahun 2022. Juga mempertahankan saham mayoritas pemerintah minimal 51% sebagai penentu dan pengambilan keputusan. Pelaksanaan PMN akan diberikan setelah putusan kasasi (atas putusan homologasi Pengadilan Niaga pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat pada 27 Juni 2022. Perseroan berharap restrukturisasi PMN dari privatisasi dialokasikan untuk maintenance, restorasi, pemenuhan maintenance reserve, dan modal kerja. Juga disertai dengan penyelesaian inisiatif strategis Perseroan yang pelaksanaannya dimonitor dengan key performance indicator (KPI).
Garuda Indonesia Garuda IndonesiaGaruda Indonesia
Garuda Indonesia (GIAA) diproyeksi akan mencatatkan laba bersih mencapai US$ 3,8 miliar atau sekitar Rp 57,38 triliun pada semester I-2022. Management mengatakan bahwa laba bersih US$
3,8 miliar itu mayoritas diperoleh dari cancelation of debt yang turun dari US$ 10 miliar ke US$ 5 miliar. Selain itu, adanya pendapatan restrukturisasi utang seiring dengan disetujuinya perjanjian perdamaian dalam proses PKPU yang membuat ekuitas membaik menjadi US$ 1,5 miliar.
Bukalapak.com Bukalapak.com Bukalapak.com
Bukalapak.com (BUKA) akan melaksanakan Penambahan Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMTHMETD) atau private placement dalam rangka pelaksanaan Program Kepemilikan Saham Manajemen dan Karyawan (MESOP).
Pelaksanaan MESOP tersebut pada tanggal 3 Oktober 2022 sampai 11 November 2022, dengan jumlah yang dikonversi sebanyak-banyaknya 5.060.345.150 lembar saham baru. Harga
pelaksanaan MESOP adalah Rp783 per saham atau senilai total Rp3,96 triliun dengan asumasi semua manajemen dan karyawan mengambil hak konversi. Apabila terdapat hak opsi yang belum dikonversi pada periode pelaksanaan tahun 2022 maka dapat dilakukan pada jadwal periode pelaksanaan berikutnya..
PP Presisi PP Presisi PP Presisi
PP Presisi (PPRE) targetkan pembangunan sistem pengambilan dan treatment sampah badan air melalui rekayasa sungai pada Kali Ciliwung segmen TB Simatupang selesai secara bertahap pada akhir 2022 dan beroperasi pada Januari 2023. Proyek ini diharapkan menjadi percontohan dalam mengelola saringan sampah badan air yang dapat diterapkan di seluruh badan air sungai di Indonesia. Dalam proyek ini, PPRE menggunakan teknologi terbaru yang dimiliki Pemprov DKI Jakarta dengan melalui tahap penyaringan dan pencacahan sampah.
MNC Energy Investments MNC Energy Investments MNC Energy Investments
MNC Energy Investments (IATA) memasang target produksi batu bara mencapai 10 juta metrik ton (MT) pada tahun depan. Untuk mencapai target tersebut, kata Hary, perseroan akan menambah jalan untuk aktivitas penambangan. Selain itu, IATA akan menambah sistem conveyor untuk memudahkan pengangkatan batu bara. Ke depan, perseroan akan mengeksplorasi lokasi-lokasi tambang yang belum memiliki kapasitas untuk melakukan aktivitas penambangan. "Kami akan terus mendorong agar IATA menjadi sebesar-besarnya. Perseroan berkomitmen untuk terus meningkatkan produksi batu bara, yang mulai membuahkan hasil pada peningkatan laba bersih menjadi USD32,19 juta pada semester I/2022 atau meningkat 735,49% dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar USD3,85 juta.
TBS Energi Utama TBS Energi Utama TBS Energi Utama
TBS Energi Utama (TOBA) mencatatkan pendapatan sebesar US$
279,5 juta meningkat 48% dari realisasi periode yang sama tahun lalu sebesar US$188,8 juta. Sejalan dengan pendapatan, laba bersih turut meningkat sebesar 70,7% menjadi sebesar US$ 51,2 juta hingga Juni 2022. peningkatan pendapatan utama di dorong oleh kenaikan harga jual rata-rata (ASP) sebesar 82,5% dan juga mulai beroperasinya PLTU Sulut-3 dan Sulbagut-1 secara penuh yang telah mencapai
Bank Ina Pe Bank Ina Pe Bank Ina Pe
Bank Ina Perdana rdana rdana rdana (BINA) membukukan laba bersih sebesar Rp52,907 miliar sepanjang semester I 2022, atau naik 128%
dibanding periode sama tahun 2021 yang terbilang Rp23,171 miliar. Pada semester I 2022 perseroan berhasil menyalurkan kredit sebesar Rp7,063 triliun atau naik 127% yoy. Capaian itu ditopang peningkatan penyaluran kredit segmen modal kerja sebesar 135%
yoy menjadi Rp5,087 triliun. Disusul segmen investasi yang naik 121% yoy menjadi Rp1,639 triliun. Lalu, segmen konsumsi naik 65% yoy menjadi Rp337,04 miliar.
Bumi Resources Bumi Resources Bumi Resources
Bumi Resources (BUMI) akan melakukan penambahan modal tanpa hak memesan efek terlebih dahulu (PMTHMETD) atau private placement pada 18 Oktober 2022 dengan harga sebesar Rp120 per saham. Dalam private placement ini, persentase kepemilikan investor berpotensi terdilusi sebesar-besarnya 58,8% setelah aksi korporasi. Management mengatakan tidak akan terjadi perubahan pengendali setelah private placement ini dilakukan. Dengan pergerlan private placement ini, penyelesaian kewajiban perseroan kepada kreditur akan memperbaiki kondisi keuangan BUMI. Hal tersebut akan tercermin pada penurunan kewajiban secara signifikan yang diikuti dengan peningkatan profitabilitas akibat penurunan beban keuangan.
Bank Negara Indonesia Bank Negara Indonesia Bank Negara Indonesia
Bank Negara Indonesia (BBNI) berencana akan mentransformasi Bank Mayora sebagai bank digital yang difokuskan untuk UMKM pertama di Indonesia yang akan diluncurkan pada kuartal I 2023.
Dengan transformasi tersebut, BBNI memperkirakan suku bunga cukup kompetitif karena operasional yang dilakukan secara digital sehingga dapat menghemat beban pembukaan cabang.
Market Data
27 September 2022
COMMODITIES DUAL LISTING
Description Price (USD) Change Description Price (USD) Price (IDR) Change (IDR)
Crude Oil (US$)/Barrel 76.71 0.00 TLKM (US) 28.91 4,373.94 -59.01
Natural Gas (US$)/mmBtu 6.96 0.06 ANTM (GR)
Gold (US$)/Ounce 1,626.67 4.31
Nickel (US$)/MT 22,206.00 -1,205.00
Tin (US$)/MT 20,640.00 397.00
Coal (NEWC) (US$)/MT* 438.00 375.60
Coal (RB) (US$)/MT* 294.50 231.14
CPO (ROTH) (US$)/MT 1,100.00 0.00
CPO (MYR)/MT 3,748.50 -36.00
Rubber (MYR/Kg) 790.00 -1.50
Pulp (BHKP) (US$)/per ton 1,050.00 0.00
*weekly
GLOBAL INDICES VALUATION
Country Indices Price Change PER (X) PBV (X) Market Cap
%Day %YTD 2022E 2023F 2022E 2023F (USD Bn)
USA DOW JONES INDUS. 29,260.81 -1.11 -19.48 15.66 14.17 3.73 3.37 9,400.43
USA NASDAQ COMPOSITE 10,802.92 -0.60 -30.95 24.25 20.17 4.32 3.82 18,436.64
ENGLAND FTSE 100 INDEX 7,020.95 0.03 -4.92 8.37 8.32 1.45 1.35 2,001.21
CHINA SHANGHAI SE A SH 3,197.92 -1.19 -16.16 10.79 9.48 1.26 1.14 5,983.91
CHINA SHENZHEN SE A SH 2,038.86 -0.74 -22.99 18.18 14.10 2.48 2.17 4,411.84
HONG KONG HANG SENG INDEX 17,855.14 -0.44 -23.69 9.84 8.57 1.00 0.93 2,527.30
INDONESIA INDONESIA INDONESIA
INDONESIA JAKARTA COMPOSITEJAKARTA COMPOSITEJAKARTA COMPOSITEJAKARTA COMPOSITE 7,127.507,127.50 7,127.507,127.50 ----0.710.710.71 0.71 8.308.308.308.30 15.6415.64 15.6415.64 15.4015.40 15.4015.40 2.052.052.052.05 1.861.861.861.86 616.62616.62616.62616.62
JAPAN NIKKEI 225 26,431.55 -2.66 -8.20 14.39 13.95 1.52 1.42 3,102.93
MALAYSIA KLCI 1,413.04 -0.84 -9.86 13.71 12.30 1.38 1.32 204.61
SINGAPORE STRAITS TIMES INDEX 3,181.97 -1.40 1.87 12.16 10.75 1.05 1.00 345.30
FOREIGN EXCHANGE FOREIGN EXCHANGE
Description Rate (IDR) Change Description Rate (USD) Change
USD/IDR 15,129.50 91.50 1000 IDR/ USD 0.06610 -0.00040
EUR/IDR 14,543.99 -108.49 EUR / USD 0.96130 0.00040
JPY/IDR 104.64 -0.54 JPY / USD 0.00692 0.00001
SGD/IDR 10,527.07 -25.38 SGD / USD 0.69580 0.00048
AUD/IDR 9,781.22 -84.73 AUD / USD 0.64650 0.00090
GBP/IDR 16,214.29 -53.82 GBP / USD 1.07170 0.00280
CNY/IDR 2,119.78 -0.01 CNY / USD 0.14011 -0.00017
MYR/IDR 3,286.31 -0.04 MYR / USD 0.21721 -0.00119
KRW/IDR 10.57 0.00 100 KRW / USD 0.06985 -0.00108
CENTRAL BANK RATE INTERBANK LENDING RATE
Description Country Rate (%) Description Country Rate (%)
FED Rate (%) US 3.25 JIBOR (IDR) Indonesia 4.78
BI 7-Day Repo Rate (%) Indonesia 4.25 LIBOR (GBP) England 2.22
ECB Rate (%) Euro 1.25 SIBOR (USD) Singapore 0.17
BOJ Rate (%) Japan 0.10 D TIBOR (YEN) Japan 0.07
BOE Rate (%) England 2.25 Z TIBOR (YEN) Japan 0.12
PBOC Rate (%) China 4.35 SHIBOR (RENMINBI) China 1.65
INDONESIAN ECONOMIC INDICATORS IDR AVERAGE DEPOSIT
Description August-22 July-22 Description Rate (%)
Inflation YTD % 3.63 3.85 1M 3.10
Inflation YOY % 4.69 4.94 3M 3.26
Inflation MOM % -0.21 0.64 6M 3.30
Foreign Reserve (USD) 132.20 Bn 132.17 Bn 12M 3.34
GDP (IDR Bn) 4,919,931.00 4,513,326.00
5 Market Data
27 September 2022
BUSINESS & ECONOMIC CALENDAR
Date Agenda Expectation
28 Sep US Advance Goods Trade Balance Turun menjadi -$90.2 Bn dari $89.1 Bn 28 Sep US Wholesale Inventories MoM Turun menjadi 0.4% dari 0.6%
28 Sep US Retail Inventories MoM --
28 Sep US Pending Home Sales MoM Naik menjadi -0.5% dari -1.0%
28 Sep US Pending Home Sales YoY --
29 Sep US GDP Annualized QoQ Tetap -0.6%
29 Sep US GDP Price Index Tetap 8.9%
29 Sep US Personal Consumption Tetap 1.5%
29 Sep US Initial Jobless Claims Naik menjadi 215 ribu dari 213 ribu
29 Sep US Continuing Claims Naik menjadi 1383 ribu dari 1379 ribu
30 Sep US Personal Income Tetap 0.2%
30 Sep US Personal Spending Naik menjadi 0.2% dari 0.1%
30 Sep US Real Personal Spending Tetap 0.2%
30 Sep US PCE Deflator MoM Naik menjadi 0.2% dari -0.1%
30 Sep US PCE Deflator YoY --
03 Oct Indonesia CPI YoY Naik menjadi 5.90% dari 4.69%
03 Oct Indonesia CPI MoM --
03 Oct US Construction Spending MoM Naik menjadi -0.1% dari -0.4%
03 Oct US ISM Manufacturing Tetap 52.8
03 Oct US ISM Prices Paid --
03 Oct US ISM New Orders --
Ket: (*) US Time (^) Tentative
LEADING MOVERS LAGGING MOVERS
Stock Price Change (%) Index pt Stock Price Change (%) Index pt
TLKM IJ 4460 1.83 9.67 GOTO IJ 256 -3.03 -13.23
BBRI IJ 4540 1.34 8.73 ASII IJ 6975 -2.45 -8.14
MEGA IJ 5750 6.98 4.67 ADRO IJ 3860 -4.69 -6.77
BBCA IJ 8425 0.60 4.19 MDKA IJ 4100 -2.61 -3.22
BMRI IJ 9250 0.54 2.35 TPIA IJ 2480 -3.50 -2.96
BRPT IJ 865 3.59 2.00 EMTK IJ 1610 -4.17 -2.76
BEBS IJ 4060 2.78 1.32 BUMI IJ 137 -6.80 -2.71
MAPI IJ 1120 3.70 0.82 UNTR IJ 33300 -2.06 -2.69
PNBN IJ 2350 3.52 0.71 BRMS IJ 166 -6.74 -2.46
GGRM IJ 23050 3.36 0.61 PGAS IJ 1700 -4.49 -2.13
UPCOMING IPO'S
Company Business IPO Price
(IDR)
Issued
Shares (Mn) Offering Date Listing Underwriter
27 September 2022
Corporate Info
27 September 2022
DIVIDEND
Stock DPS (IDR) Status CUM Date EX Date Recording Payment
HEXA $0.05246 Cash Dividend 29 Sep 2022 30-Sep-22 03-Oct-22 21-Oct-22
CORPORATE ACTIONS
Stock Action Ratio EXC. Price (IDR) CUM Date EX Date Trading Period
LINK Tender Offer -- 4800.00 -- -- 30 Aug-28 Sep 2022
PALM Tender Offer -- 850.00 -- -- 01 Sep-30 Sep 2022
GENERAL MEETING
Emiten AGM/EGM Date Agenda
BNII RUPSLB 28-Sep-22
EAST RUPSLB 28-Sep-22
MRAT RUPSLB 28-Sep-22
BTPN RUPSLB 29-Sep-22
AGRO RUPSLB 29-Sep-22
VICO RUPSLB 29-Sep-22
BVIC RUPSLB 30-Sep-22
BOSS RUPSLB 30-Sep-22
CARE RUPST/LB 30-Sep-22
SSMS RUPSLB 30-Sep-22
JSKY RUPST 30-Sep-22
WIRG RUPST 30-Sep-22
ADMF RUPSLB 3-Oct-22
BEEF RUPSLB 3-Oct-22
HRUM RUPSLB 3-Oct-22
BABP RUPSLB 4-Oct-22
AKKU RUPSLB 5-Oct-22
CENT RUPSLB 5-Oct-22
WGSH RUPSLB 5-Oct-22
BMAS RUPSLB 6-Oct-22
BESS RUPSLB 6-Oct-22
CITA RUPSLB 6-Oct-22
DSSA RUPSLB 6-Oct-22
JARR RUPSLB 6-Oct-22
HATM RUPSLB 7-Oct-22
HDIT RUPSLB 7-Oct-22
META RUPSLB 7-Oct-22
PKPK RUPSLB 7-Oct-22
BRAM RUPSLB 10-Oct-22
BUMI RUPSLB 11-Oct-22
MBSS RUPSLB 12-Oct-22
OBMD RUPSLB 12-Oct-22
BTPS RUPSLB 13-Oct-22
LPLI RUPSLB 13-Oct-22
OMRE RUPSLB 14-Oct-22
KAEF RUPSLB 14-Oct-22
AMOR RUPSLB 18-Oct-22
ABDA RUPSLB 17-Oct-22
PRDA RUPSLB 18-Oct-22
BBTN RUPSLB 18-Oct-22
ELTY RUPSLB 19-Oct-22
TRIN RUPSLB 20-Oct-22
AXIO RUPSLB 20-Oct-22
PTIS RUPSLB 21-Oct-22
OASA RUPSLB 21-Oct-22
SAPX RUPSLB 24-Oct-22
CMPP RUPSLB 25-Oct-22
PTRO RUPSLB 26-Oct-22
AMAR RUPSLB 31-Oct-22
BNBA RUPSLB 31-Oct-22
FIMP RUPST 31-Oct-22
GTBO RUPST/LB 31-Oct-22
27 September 2022
Technical Analysis
27 September 2022
TLKM
TRADING BUYS1 4340 R1 4550 Trend Grafik Major Down Minor Down
4,000 4,200 4,400 4,600 4,800
February March April May Jun Jul August September
TLKM Upward Sloping Channel
4,460 4,460 4,448.75 4,436 4,410 4,388.57 4,388.57 4,460 4,506.5 4,600 4,770 4,931 4,931
0.0 10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0 100.0 TLKM - Stochastic %D(15,3,3) = 16.73, Stochastic %K = 22.10, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00
20 16.7316 16.7316 22.0965 22.0965 80
-60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 0.0 TLKM - MACD (5,3) = 4.06, Signal() = 9.35
4.06018 9.3535
-60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 TLKM - TSI(3,5,3) = -20.68, Volume() = 132,185,400.00
-20.6785 -24.1629 0.00000 132,185,400
Created with AmiBr oker - advanced charti ng and techni cal analysi s softwar e. http://www.amibroker.com
S2 4130 R2 4760
Closing
Price 4460
Ulasan
• MACD line dan signal line indikasi positif
• Stochastics fast line & slow indikasi positif
• Candle chart indikasi potensi rebound
• RSI berada dalam area oversold
• Harga berada dalam area lower band
Prediksi • Trading range Rp 4340-Rp 4550
• Entry Rp 4460, take Profit Rp 4550
Indikator Posisi Sinyal
Stochastics 19.61 Positif
MACD 10.07 Positif
True Strength Index (TSI) -20.68 Positif
Bollinger Band (Mid) 4507 Negatif
MA5 4436 Positif
BBRI
TRADING BUYS1 4450 R1 4580 Trend Grafik Major Up Minor Down
4,000 4,200 4,400 4,600 4,800 5,000
February March April May Jun Jul August September
BBRI Upward Sloping Channel
4,537.5 4,524 4,514 4,470 4,353.33 4,353.33 4,285.52 4,540 4,540 4,540 4,700 4,761.92 4,761.92
0.0 10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0 100.0 BBRI - Stochastic %D(15,3,3) = 48.21, Stochasti c %K = 40.84, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00
40.8354 40.8354 20 48.2066 48.2066 80
-60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 0.0 BBRI - MACD (5,3) = 2.77, Signal() = 4.46
2.76513 4.46108
-60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 BBRI - TSI(3,5,3) = -7.80, Volume() = 280,747,488.00
-7.48999 -7.79968 0.00000 280,747,488
Created with AmiBr oker - advanced charti ng and techni cal analysi s softwar e. http://www.amibroker.com
S2 4320 R2 4710
Closing
Price 4540
Ulasan
• MACD line dan signal line indikasi negatif
• Stochastics fast line & slow indikasi positif
• Candle chart indikasi sinyal positif
• RSI berada dalam area netral
• Harga berada dalam area upper band
Prediksi • Trading range Rp 4450-Rp 4580
• Entry Rp 4540, take Profit Rp 4580
Indikator Posisi Sinyal
Stochastics 35.08 Positif
MACD -0.25 Negatif
True Strength Index (TSI) -7.80 Positif
Bollinger Band (Mid) 4514 Positif
MA5 4524 Positif
27 September 2022
Technical Analysis
27 September 2022
BMRI
TRADING BUYS1 9000 R1 9425 Trend Grafik Major Up Minor Down
6,000 6,600 7,200 7,800 8,400 9,000 9,600
February March April May Jun Jul August September
BMRI
9,100 9,083.75
8,500 8,500 8,164.39
5,560.42 5,560.42 9,225 9,225 9,250 9,250
0.0 10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0 100.0 BMRI - Stochasti c %D(15,3,3) = 65.68, Stochasti c %K = 63.44, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00
63.4409 63.4409 20 65.6752 65.6752 80
-150.0 -100.0 -50.0 0.0 50.0 100.0 0.0 BMRI - MACD (5,3) = -4.64, Si gnal() = -3.07
-4.63984 -3.07277
-60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0 BMRI - TSI(3,5,3) = 3.71, Volume() = 66,884,800.00
3.71357 0.00000 4.55907 66,884,800
Created with AmiBr oker - advanced charti ng and techni cal analysi s softwar e. http://www.amibroker.com
S2 8575 R2 9850
Closing
Price 9250
Ulasan
• MACD line dan signal line indikasi negatif
• Stochastics fast line & slow indikasi negatif
• Candle chart indikasi sinyal positif
• RSI berada dalam area netral
• Harga berada dalam area upper band
Prediksi • Trading range Rp 9000-Rp 9425
• Entry Rp 9250, take Profit Rp 9425
Indikator Posisi Sinyal
Stochastics 62.91 Negatif
MACD 20.16 Negatif
True Strength Index (TSI) 3.71 Positif
Bollinger Band (Mid) 9084 Positif
MA5 9225 Positif
SMGR
TRADING BUYS1 7300 R1 7525 Trend Grafik Major Down Minor Up
6,000 6,500 7,000 7,500 8,000
February March April May Jun Jul August September
SMGR Wedge
6,725 6,617.65 6,617.65 6,424.85 6,395.27 6,395.27 6,375 6,790 7,128.13 7,305 7,425 7,425 7,425
0.0 10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0 SMGR - Stochastic %D(15,3,3) = 91.25, Stochastic %K = 95.03, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00 91.2489
80 20 91.2489 95.0347 95.0347
-120.0 -60.0 0.0 60.0 120.0 0.0 SMGR - MACD (5,3) = -83.53, Si gnal() = -87.58
-87.579 -83.5289
-60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0
SMGR - TSI(3,5,3) = 90.50, Volume() = 19,429,500.00 86.4027
0.00000 90.4967 19,429,500
Created with AmiBr oker - advanced charti ng and techni cal analysi s softwar e. http://www.amibroker.com
S2 7075 R2 7750
Closing
Price 7425
Ulasan
• MACD line dan signal line indikasi positif
• Stochastics fast line & slow indikasi positif
• Candle chart indikasi sinyal positif
• RSI berada dalam area overbought
• Harga berada dalam area upper band
Prediksi • Trading range Rp 7300-Rp 7525
• Entry Rp 7425, take Profit Rp 7525
Indikator Posisi Sinyal
Stochastics 89.31 Positif
MACD 106.38 Positif
True Strength Index (TSI) 90.50 Positif
Bollinger Band (Mid) 6790 Positif
MA5 7305 Positif
27 September 2022
Technical Analysis
27 September 2022
GGRM
TRADING BUYS1 22250 R1 23675 Trend Grafik Major Down Minor Down
22,000 24,000 26,000 28,000 30,000 32,000 34,000
February March April May Jun Jul August September
GGRM Wedge
23,675 23,543.8 23,050 23,050 23,050 22,987.5 22,760 24,200 27,491.2 31,558 31,558 31,558 31,859.6
0.0 10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0 GGRM - Stochastic %D(15,3,3) = 7.85, Stochastic %K = 16.93, Overbought Level = 80.00, Oversol d Level = 20.00
16.9312 7.85297 7.85297 16.9312 20 80
-400 -200 0 200 400 600 0 GGRM - MACD (5,3) = 46.97, Si gnal() = 112.66
46.9749 112.661
-80.0 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 GGRM - TSI(3,5,3) = -43.32, Volume() = 1,416,900.00
-43.3238 -60.846 0.00000 1,416,900
Created with AmiBr oker - advanced charti ng and techni cal analysi s softwar e. http://www.amibroker.com
S2 20825 R2 25100
Closing
Price 23050
Ulasan
• MACD line dan signal line indikasi positif
• Stochastics fast line & slow indikasi positif
• Candle chart indikasi potensi rebound
• RSI berada dalam area oversold
• Harga berada dalam area lower band
Prediksi • Trading range Rp 22250-Rp 23675
• Entry Rp 23050, take Profit Rp 23675
Indikator Posisi Sinyal
Stochastics 4.54 Positif
MACD -152.88 Positif
True Strength Index (TSI) -43.32 Positif
Bollinger Band (Mid) 23544 Negatif
MA5 22760 Positif
ICBP
TRADING BUYS1 8925 R1 9175 Trend Grafik Major Up Minor Up
7,000 7,500 8,000 8,500 9,000 9,500
February March April May Jun Jul August September
ICBP Downward Sloping Channel
8,803.13 8,775 8,675 8,670
8,125
7,751.83 7,751.83 8,895 9,075 9,075 9,075 9,533.82 9,533.82
0.0 10.0 20.0 30.0 40.0 50.0 60.0 70.0 80.0 90.0 100.0 ICBP - Stochastic %D(15,3,3) = 86.56, Stochastic %K = 93.50, Overbought Level = 80.00, Oversold Level = 20.00 86.5595
80 20 86.5595 93.5023 93.5023
-120.0 -60.0 0.0 60.0 120.0 180.0 0.0 ICBP - MACD (5,3) = -70.01, Signal() = -57.55
-70.01 -57.5462
-80.0 -60.0 -40.0 -20.0 0.0 20.0 40.0 60.0 80.0
ICBP - TSI(3,5,3) = 48.87, Volume() = 11,479,900.00 42.4652
0.00000 48.8717 11,479,900
Created with AmiBr oker - advanced charti ng and techni cal analysi s softwar e. http://www.amibroker.com
S2 8675 R2 9425
Closing
Price 9075
Ulasan
• MACD line dan signal line indikasi positif
• Stochastics fast line & slow indikasi positif
• Candle chart indikasi sinyal positif
• RSI berada dalam area overbought
• Harga berada dalam area upper band
Prediksi • Trading range Rp 8925-Rp 9175
• Entry Rp 9075, take Profit Rp 9175
Indikator Posisi Sinyal
Stochastics 80.91 Positif
MACD 60.04 Positif
True Strength Index (TSI) 48.87 Positif
Bollinger Band (Mid) 8670 Positif
MA5 8895 Positif
Trading View
27 September 2022
THESE RECOMMENDATIONS ARE BASED ON TECHNICAL AND ONLY INTENDED FOR ONE DAY TRADING
Ticker Rec Price Support Resistance Indicators 1 Month
26/09/2022 Entry Exit S2 S1 R1 R2 MACD Stoc* MA5* High Low
Agriculture
AALI Trading Sell 8850 8850 8625 8625 8775 8925 9075 Negatif Negatif Negatif 9525 8825 LSIP Trading Sell 1145 1145 1100 1100 1130 1160 1190 Negatif Negatif Negatif 1250 1130 SGRO Trading Sell 2180 2180 2140 2140 2170 2200 2230 Positif Negatif Positif 2210 2030 Mining
PTBA Trading Sell 4150 4150 4080 3930 4080 4230 4380 Negatif Negatif Negatif 4530 4070 ADRO Trading Sell 3860 3860 3810 3700 3810 3920 4030 Negatif Negatif Negatif 4190 3120
MEDC Trading Sell 930 930 920 895 920 945 970 Negatif Negatif Negatif 1040 605
INCO Trading Sell 6500 6500 6425 6325 6425 6525 6625 Negatif Negatif Negatif 7125 5750 ANTM Trading Sell 1970 1970 1930 1930 1960 1990 2020 Negatif Negatif Negatif 2270 1865 TINS Trading Sell 1390 1390 1365 1365 1380 1395 1410 Negatif Negatif Negatif 1580 1385 Basic Industry & Chemicals
WTON Trading Sell 224 224 202 202 218 234 250 Negatif Negatif Negatif 262 214
SMGR Trading Buy 7425 7425 7525 7075 7300 7525 7750 Positif Positif Positif 7450 6375 INTP Trading Sell 10025 10025 9900 9625 9900 10175 10450 Negatif Negatif Negatif 10225 9150 SMCB Trading Sell 1525 1525 1520 1510 1520 1530 1540 Positif Negatif Negatif 1620 1520 Miscellaneous Industry
ASII Trading Sell 6975 6975 6875 6700 6875 7050 7225 Negatif Negatif Negatif 7300 6625
GJTL Trading Sell 665 665 635 635 655 675 695 Negatif Negatif Negatif 715 650
Consumer Goods Industry
INDF Trading Sell 6200 6200 6150 6050 6150 6250 6350 Positif Negatif Negatif 6675 6150 GGRM Trading Buy 23050 23050 23675 20825 22250 23675 25100 Positif Positif Positif 25675 22300 UNVR Trading Sell 4790 4790 4750 4670 4750 4830 4910 Positif Negatif Negatif 4880 4450 KLBF Trading Buy 1850 1850 1885 1810 1835 1860 1885 Negatif Negatif Positif 1930 1585 Property, Real Estate & Building Construction
BSDE Trading Sell 945 945 930 905 930 955 980 Negatif Negatif Negatif 1025 910
PTPP Trading Sell 925 925 905 850 905 960 1015 Negatif Negatif Negatif 1075 940
WIKA Trading Sell 960 960 940 885 940 995 1050 Negatif Negatif Negatif 1135 985
ADHI Trading Sell 765 765 745 695 745 795 845 Negatif Negatif Negatif 880 735
WSKT Trading Sell 515 515 505 486 505 525 545 Negatif Negatif Negatif 595 510
Infrastructure, Utilities & Transportation
PGAS Trading Sell 1700 1700 1675 1620 1675 1730 1785 Negatif Negatif Negatif 1990 1620 JSMR Trading Sell 3440 3440 3380 3250 3380 3510 3640 Negatif Negatif Negatif 3600 3310 ISAT Trading Buy 7475 7475 7575 7025 7300 7575 7850 Positif Positif Positif 7625 6800 TLKM Trading Buy 4460 4460 4550 4130 4340 4550 4760 Positif Positif Positif 4770 4350 Finance
BMRI Trading Buy 9250 9250 9425 8575 9000 9425 9850 Negatif Negatif Positif 9500 8350 BBRI Trading Buy 4540 4540 4580 4320 4450 4580 4710 Negatif Positif Positif 4700 4220 BBNI Trading Buy 9000 8825 9075 8575 8825 9075 9325 Negatif Negatif Positif 9250 8125 BBCA Trading Buy 8425 8250 8550 7950 8250 8550 8850 Negatif Positif Negatif 8875 7825 BBTN Trading Buy 1550 1525 1560 1490 1525 1560 1595 Negatif Negatif Negatif 1630 1485 Trade, & Services
UNTR Trading Sell 33300 33300 32425 31100 32425 33750 35075 Negatif Negatif Negatif 36200 31225
MPPA Trading Sell 151 151 135 135 147 159 171 Negatif Negatif Negatif 222 156
This report is prepared by PT KB Valbury Sekuritas, a member of the Indonesia Stock Exchange, or its subsidiaries or its affiliates ("KBVS"). All the material presented in this report is under copyright to KBVS. None of the parts of this material, nor its contents, may be copied, photocopied, or duplicated in any form or by any means or altered in any way, or transmitted to, or distributed to any other party without the prior written consent of KBVS.
The research presented in this report is based on the information obtained by KBVS from sources believed to be reliable, however KBVS do not make representations as to their accuracy, completeness or correctness. KBVS accepts no liability for any direct, indirect and/or consequential loss (including any claims for loss of profit) arising from the use of the material presented in this report and further communication given or relied in relation to this document. The material in this report is not to be construed as an offer or a solicitation of an offer to buy or sell any securities or financial products. This report is not to be relied upon in substitution for the exercise of independent judgement. Past performance and no representation or warranty, express or implied, is made regarding future performance. Information, valuations, opinions, forecasts and estimates contained in this report reflects a judgement at its original date of publication by KBVS and are subject to change without notice, its accuracy is not guaranteed ot it may be incomplete.
The Research Analyst(s) primarily responsible for the content of this research report, in part or as a whole, certifies that the views about the companies and their securities expressed in this report accurately reflect his/her personal views. The Analyst also certifies that no part of his/her compensation was, is or will related to specific recommendation views expressed in this report. It also certifies that the views and recommendations expressed in this report do not and will not take into account client circumstances, objectives, needs and no intentions involved as a use for recommendations for sale or buy any securities or financial instruments.