The Managing Director
International Monetary Fund Washington
DC,
20431 U.S.A.3 1979, No. 31
Jakarta, June 6, 1979
I am duly authorized and directed by the Government of the REPUBLIC OF INDONESIA to notify you that the REPUBLIC OF INDO-NESIA hereby consents to the increase in its quota .to
SDR
720,000,000 in accordance with paragraph l of the Board of Governors Resolution No. 34 -2 on "Increases in Quotas of Fund Members - Seventh General Review"We understand that payment of 25 percent of the quota increase in SDRs and the balance in Rupiahs is to be made within 30 days of the date on which the Fund determines that the participation requirement has been met, or the date of consent to quota increase, whichever is later.
With kind regards,
Yours sincerely,
1979,No.31
Nomor Si fat Lampiran : Perihal
4
Jakarta, 10 Juli 1979
R.6/Prd/P.U./Vll/79 Kepada Yth. Segera
1 (satu). Sdr. PIM PIN AN
DEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA
Mengesahkan "Per-nyataan Persetujuan" di yang menyatakan
persetujuan Repu- Jakarta. blik Indonesia atas
kenaikan kwota In-donesia pada Dana Moneter Internasi-onal dari SDR. 480.000.000,- men-jadi SOR.
720.000.000,--Oengan ini kami memberitahukan bahwa Pemerintah telah mengesahkan :
"Pernyataan Persetujuan" yang menyatakan perse-tujuan Republik Indonesia atas kenaikan kwota Indonesia pada Dana Moneter Internasional dari SOR 480.000.000,- menjadi SDR 720.000.000,-sebagaimana ditandatangani oleh . Menteri Keuangan pada tanggal 6 Juni 1979, sebagaimana tercantum pada Lampiran Keputusan Presiden Rypublik Indonesia. Nomor 31 Tahun 1979 yang salinannya dilampirkan bersama ini.
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
Tembusan disampaikan kepada : 1 . Y th. Sdr. Wakil Presiden
SOEHARTO
2. Yth. Sdr. Para Menteri.
lembセaranMnegara@
REPUBLIK INDONESIA
No. 31, 1979
FINEK. LEMBAGA
INTERNASIONAL.
PER-SETUJUAN. IMF. IBRD. IDA. Kenaikan kwota.KEPUTUSAN PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
NOMOR31 TAHUNJ979
Presiden Repuhlik Indonesia,
Menbnbang:
a. bahwa kenaikan kwota negara-negara anggota Dana Moneter Internasio-nal dalam rangka "Tinjauan Umum Kwota Ke VII" sebagaimana disah-kan oleh Dewan Gubernur pada fanggal 11 Desember 1978, diadadisah-kan guna memperkuat likwiditas Dana Moneter Internasional khususnya dan likwiditas internasional umumnya;
b; bahwa oleh karena itu, perlu mengeS'dhkan pernyataan persetujuan Republik Indonesia atas kenaikan kwota tersebut, sebagaimana disampai-. kan dengan surat Menteri Keuangan tanggal 6 Juni 1979disampai-.
Mengingat:
1. Pasal 4 ayat
(1)
Undang-Undang Dasar 1945;2. Undang-undang セッュッイ@ 9 Tahun 1966 tentang Keanggotaan Kembali Republik Indonesia dalam Dana . Moneter Internasional dan Bank lnternasional untuk Rekonstruksi dan Pembangunan (Lembaran Negara Tahun 1966 Nomor 36);
1979,
No.
31 2untuk Rekonstruksi dan Pembangunan (Lembaran Negara Tahun
I 967Nomor 2819);
4. Peraturan Pemerintah Nomor I Tahun 1967 tentang Pe1aksanaan
Undang-undang Nomor
9Tahun 1966 (Lembaran N.egara Tahun 1966
Nomor
36)tentang Keanggotaan Kembali Republik Indonesia dalam
Dana Moneter Interrnrsional dan Bank Internasiona1 untuk Rekonstruksi
dan Pembangunan (Lembaran Negara Tahun
1967Nomor
3);5.
Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor
26Tahun
1969(Lem-baran Negara Tahun
1969Norn or.
10,Tambahan Lembaran Negara
Nomor
2885);6. Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 41 Tahun 1976
(Lem-baran Negara Tahun 1976 Nomor 4 7).
MEMUTUSKAN:
Menetapkan :
PERTAMA:
Mengesahkan pemyataan persetujuan atas kenaikan kwota Republik
iョ、ッセᆳsia pada Dana Internasional dari SDR
480.000.000,-menjadi SDR
720.000.000,-
sebagaimana disampaikan dengan surat Menteri Keuangan
tanggal
6 Juni 1979yang salinannya dilampirkan pada_ Keputusan Presiden
ini.
KEDUA:
Keputusan Presiden
inimulai berlaku pada tanggal ditetapkan.
Agar supaya setiap orang mengetahuinya, memerintahkan pengundangan
Keputusan Presiden ini dengan penempatannya dalam Lembaran Negara
Republik Indonesia.
Diundangkan
diJakarta
pada tanggal
10Juli
1979. MENTERI/SEKRETARIS NEGARA
REPUBLIK INDONESIA,
SUDHARMONO, SH
288
Ditetapkan di Jakarta
pada tanggal
10Juli
1979PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,