Jenis-Jenis Mobil di Indonesia Secara Umum
Mobil adalah kendaraan roda empat yang digerakkan dengan tenaga mesin dengan bahan bakar bensin atau solar yang mempunyai bentuk tertentu. Jenis-jenis mobil di dalam industri otomotif menjadi semakin banyak seiring dengan bekembangnya zaman dan teknologi. Hl-hal inilah yang terkadang membuat kita pembeli tidak begitu memperhatikan fungsional dari jenis-jenis mobil yang ada dalam pasar. Padahal jika memperhatikan fungsinya, kita bisa menjadi lebih efisien.
1. Mobil SUV
Mobil SUV adalah salah satu jenis mobil yang banyak di beli orang. Secara eksterior, penampilan mobil SUV perpaduan antara mobil jeep dan mobil sedan. Mobil SUV banyak diminati karena fungsinya yang dapat digunakan dalam segala medan termasuk casual offroad. Contoh mobil SUV adalah Honda HR-V, Toyota Rush, Daihatsu Terios, Toyota Fortuner hingga Suzuki Ignis.
Mobil SUV, biasanya dilengkapi dengan 4WD (Four Wheel Drive) atau disebut sistem penggerak yang mengeluarkan tenaga pada keempat roda mobil. Inilah mengapa SUV dianggap tangguh, memiliki body yang cukup besar dan memiliki ground clearance yang tinggi. Meski demikian mobil SUV ini memiliki kekurangan juga dalam efisiensi bahan bakar dan harga yang cenderung mahal.
2. Mobil MPV
Mobil MPV adalah jenis mobil yang lebih banyak digunakan oleh keluarga. Karena mobil ini dibuat khusus sebagai mobil penumpang yang dapat memuat 7 penumpang. Memiliki ground clearance yang cukup tinggi di atas 200 mm membuat mobil ini dijadikan pilihan selain mobil SUV. Hal ini dikarenakan mobil MPV dinilai mampu memberikan kenyamanan dan keamanan bagi penumpang.
Menariknya juga mobil MPV diniali sebagai mobil yang cukup irit bahan bakar. Jadi, jika kebutuhan Anda lebih mengarah kepada interior yang luas dan lebar, maka ada baiknya memilih mobil MPV. Jenis- jenis mobil MPV ini beragam dalam pasar. Salah satu contoh mobil MPV yang banyak beredar saat ini contohnya Toyota Avanza, Toyota Calya, Daihatsu Sigra dan Toyota Sienta.
3. Mobil Crossover
Mobil Crossover adalah gabungan dari SUV dan Hatchback. Mobil ini digabungkan untuk memunculkan sisi kepraktisan pada sebuah kendaraan. Kehadiran mobil Crossover menjawab solusi banyak orang, karena terasa cukup tidak leluasa jika digunakan dalam daerah perkotaan. Sedangkan ketika melihat hatchback sendiri memang pas secara body, cukup rentan terhadap jalanan bergelombang.
Mobil Crossover mudah untuk dimanuver dan praktis dijadikan mobil perkotaan. Selain terlihat lebih compact, mobil ini juga dihadirkan dengan berbagai fitur infotainment hingga safefty yang nyaman. Rata- rata jenis mobil ini diperlengkapi dengan fitur penggerak AWD. Salah satu contoh mobil yang beredar saat ini adalah Xpander Cross, Chevrolet Trax, Nissan Juke dan Mazda CX-3.
4. Mobil Hatchback
Mobil Hatchback adalah jenis mobil yang sangat diminati anak muda. Karena bentuknya aerodinamis dan simple, sangat mudah digunakan dalam daerah perkotaan. Hampir setiap mobil hatchback yang beredar diperlengkapi dengan fitur VSC (Vehicle Stability Control). Fitur ini mampu membuat pergerakan mobil tetap stabil terutama saat melintasi daerah perkotaan yang berlubang.
Mobil hatchback dibagi menjadi beberapa klasifikasi, yaitu low, medium, dan compact hatchback.
Meskipun kecil, mobil ini tetap diperlengkapi dengan bagasi. Hanya saja penumpang terbatas pada mobil ini, biasanya dibatasi sekitar 5 orang. Salah satu mobil hatchback yang beredar saat ini adalah Honda Brio, Suzuki Baleno Hatchback, Honda Jazz, Toyota Yaris, Mazda 2, dan Honda Civic.
5. Mobil Convertible
Secara teknis mobil Convertible memiliki atap yang bisa atau ditutup dengan memencet salah satu tombol yang ada di dalam mobil. Kelebihan dari mobil convertible ini tentu secara performa dan style sangat membuat pengendaranya terlihat berkelas. Mobil ini tidak terlalu cocok digunakan dijalan raya apalagi situasi macet. karena mobil memiliki jarak pandang terbatas.
Selain itu, sparepart dari mobil ini mahal, namun jika Anda berniat untuk mengoleksi mobil ini tentu saja bisa dijadikan nilai investasi. Namun, perlu dipertimbangkan dengan baik. Harga untuk mobil ini adalah Rp 1,5 miliar. Jenis-jenis mobil yang beredar di Indonesia contohnya Porsche 718, BMW 4 Series Convertible, Lamborghini Aventador dan Mercedes Benz SL-Class.
6. Mobil Off road
Mobil offroad adalah sebutan yang digunakan untuk mobil sekelas Jeep dan mobil adventure lainnya yang memiliki sistem penggerak 4WD atau mobil 4×4. Disebut offroad karena kemampuan dari mobil ini bias untuk situasi medan yang menantang. Dari segi bahan bakar, mobil offroad cenderung mengkonsumsi banyak bahan bakar. Juga memiliki biaya perawatan yang terbilang tinggi.
Jika kita lihat, sangat jarang orang yang memiliki mobil jenis ini karena teralu besar. Mobil Offroad yang ada di Indonesia tersebar dari varian lama hingga yang sudah memiliki desain lebih modern contohnya mobil Jeep. Namun, tidak peduli soal waktu, mobil offroad yang terawat dari waktu ke waktu cenderung dapat berfungsi dengan optimal contohnya mobil Suzuki Jimny.
7. Mobil Hybrid
Mobil Hybrid adalah mobil yang dihadirkan dalam era modern saat ini sebagai alternatif bagi Anda yang ingin merasakan mobil listrik. Pasalnya mobil hybrid adalah jenis mobil yang memiliki dua mesin penggerak. Mesin bensin konvensional dan motor listik. Kedua mesin ini saling mengisi dan saling berkerja sama untuk menghasilkan gerakan dari mobil Hybrid yang ramah lingkungan.
Biasanya, soal kecepatan mobil Hybrid sangat rendah sekali, karena motor listik yang ada pada mesin akan menjadi penggerak mobil Hybrid. Sehingga, Anda tidak banyak membuang emisi karbon dan bisa lebih menghemat bahan bakar. Salah satu mobil yang sudah menggunakan teknologi Hybrid ini di Indonesia adalah Lexus, Nissan Kicks, Mecedes dan Toyota Corolla Cross.
8. Mobil Elektrik
Dua mobil ini adalah mobil yang berbeda namun memiliki kesamaan yang dibalut dengan sistem listrik yang ada di dalamnya. Pada mobil elektrik tidak ada lagi bahan bakar yang digunakan untuk menggerakan mobil karena semuanya difungsikan oleh listrik. Keberadaan mobil listrik memang digunakan untuk menekan adanya pencemaran lingkungan. Saat ini, Anda bisa menggunakan mobil listrik di Indonesia, Anda hanya bisa menggunakannya di daerah perkotaan.
Perlu diperhatikan juga, bahwa Anda harus juga mempertimbangkan tempat dalam pengecasan dari mobil listrik ini. Karena pengecasan menggunakan listrik terbilang cukup lama 4-5 jam. Sedangkan jika mengisinya di pom listrik, Anda perlu mengeluarkan biaya. Untuk mengisinya Anda memerlukan 30 menit. Salah satu contoh mobil elektrik adalah Tesla Model X dan Kona Elektrik.
9. Mobil LCGC
Mobil LCGC adalah sebutan mobil yang mengkategorikan mobil dengan harga jual kurang dari Rp 200 juta. Fungsi dari mobil ini lebih digunakan bagi Anda yang menginginkan mobil yang irit dan bermesin ramah lingkungan. Selain itu mobil LCGC saat ini banyak yang memiliki dimensi cocok untuk banyak penumpang. Contoh mobil LCGC adalah Toyota Calya dan Daihatsu Sigra.
Mobil ini memang jarang sekali orang kethui, namun biasanya bentuk dari mobil ini kecil seperti halnya mobil Hatchback. Harga mobil ini juga tidk terlalu mahal, cocok untuk anak muda. Anda bisa menggunakan mobil LGCG dalam berbagai rintangan. Misalnya, jalan yang beraspal seperti jalan raya.
Jika penasaran dengan mobil ini Anda bisa membelinya di sorum mobil terdekat.
10. Mobil Double Cabin
Mobil pickup truck biasanya juga disebut sebagai mobil double cabin. Mobil jenis ini adalah mobil yang dicipatkan dengan fungsi khusus untuk membantu mendistribusikan barang-barang banyak. Sehingga, tidak jarang banyak pebisnis yang membeli dan menggunakan mobil pickup untuk membantu kelancaran usaha mereka. Pickup truck sekarang ini yang banyak dikenal Suzuki Carry Pick Up.
Selain itu mobil pickup truck ini juga memiliki jenis mobil yang terbuka di bagian belakangnya, biasanya disebut sebagai mobil double cabin. Mobil ini dirancang dengan memiliki 2 kabin, kabin khusus untuk penumpang dan kabin khusus untuk alat berat. Kegunaan mobil ini biasanya digunakan di daerah pertambangan. Salah satu contoh mobil double cabin adalah Hilux Double Cabin.