9 Tetapi djikalau kiranja kamu tiada memberitahu aku mimpi itu, maka hukumanmu akan tentu djuga; maka sebab itu kamu mereka perkataan dusta dan

Teks penuh

(1)

Daniel 1

1 Sebermula, maka pada tahun jang ketiga daripada keradjaan Jojakim, radja Jehuda, datanglah Nebukadnezar, radja Babil, ke-Jeruzalem, lalu baginda mengepung akan dia. 2 Maka diserahkan Tuhan akan Jojakim, radja Jehuda itu, kepada tangannja,

demikianpun separuh daripada segala bedjana bait-Ullah; maka dibawanja akan dia ketanah Sinear, kerumah berhalanja dan disuruhnja bawa masuk segala bedjana itu kedalam gedung perbendaharaan berhalanja.

3 Maka titah baginda kepada Aspenaz, penghulu pendjawat istana, disuruhnja bawa serta akan beberapa orang dari bani Israil, jang asal dari radja dan dari orang besar-besar,

4 jaitu beberapa orang muda-muda jang satupun tiada tjelanja, dan jang baik parasnja dan beradab dan berbudi dan bidjaksana dan senang diadjar, jang lajak akan

mengerdjakan pekerdjaan dalam istana baginda, supaja mereka itu diadjarkan suratan dan bahasa orang Kasdim.

5 Maka ditentukan baginda riasa mereka itu pada tiap-tiap hari, jaitu bahagian ajapan daripada santapan baginda sendiri dan daripada air anggur santapan bagindapun. Maka akan lamanja pemeliharaan mereka itu ditentukan tiga tahun, kemudian boleh mereka itu menghadap hadirat baginda.

6 Maka diantaranja adalah Daniel dan Hananja dan Misail dan Azarja, jang daripada bani Jehuda.

7 Maka oleh penghulu pendjawat istana itu ditukarlah namanja, akan Daniel

dinamanianja Beltsazar dan akan Hananja itu Saderach dan akan Misail itu Mesach dan akan Azarja itu Abed-nego.

8 Adapun Daniel itu sudah berniat dalam hatinja tiada ia mau menadjiskan dirinja dengan ajapan daripada persantapan baginda dan dengan air anggur santapan baginda, sebab itu dipintanja maaf kepada penghulu segala pendjawat istana, supaja djangan dinadjiskan dirinja.

9 Maka dikaruniakan Allah kepada Daniel bahwa ia berolah keridlaan dan kemurahan daripada penghulu segala pendjawat istana itu.

10 Tetapi kata djuga penghulu segala pendjawat istana kepada Daniel: Takutlah aku akan baginda jang dipertuan, jang sudah menentukan bahagian makanan dan

minumanmu, karena mengapa kiranja seri mukamu akan kurang daripada seri muka segala orang muda-muda jang sebaja dengan dikau? Demikianlah engkau akan mendjundjungkan salah diatas kepalaku dihadapan baginda.

11 Lalu kata Daniel kepada pendjawat santapan jang telah diangkat oleh penghulu segala pendjawat istana atas Daniel, Hananja, Misail dan Azarja.

12 Hendaklah kiranja tuan mentjoba djuga hamba-hamba tuan ini barang sepuluh hari lamanja, biarlah hamba diberi makanan buah-buahan hasil tanah dan diberi minum air. 13 Lalu hendaklah dihadapan tuan djuga orang membanding rupa hamba ini dengan rupa segala orang muda-muda jang selalu makan ajapan baginda, kemudian buatlah akan hamba ini setudju dengan pendapatan tuan itu.

14 Maka diluluskannja kehendak mereka itu, ditjobanja akan mereka itu sepuluh hari lamanja.

(2)

15 Maka pada kesudahan sepuluh hari itu njatalah rupanja lebih baik dan tubuhnjapun lebih gemuk daripada segala orang muda-muda jang selalu makan ajapan baginda. 16 Maka sebab itu dilalukan pendjawat santapan akan segala ajapan dan akan air anggur jang ditentukan akan minumannja, diberikannja mereka itu buah-buahan hasil tanah djuga.

17 Maka dikaruniakan Allah kepada keempat orang muda-muda itu pengetahuan dan akal pada segala suratan dan ilmu, tambahan pula kepada Daniel dikaruniakannja akal dalam segala chajal dan mimpi.

18 Hata, setelah genap segala hari jang dititah baginda kemudiannja patut dibawa oranglah akan mereka itu masuk, maka oleh penghulu segala pendjawat istana dibawa akan mereka itu menghadap hadirat baginda radja Nebukadnezar.

19 Maka dalam baginda bertitah kepada mereka itu tiada didapati antara mereka itu sekalian akan orang jang seperti Daniel, Hananja, Misail dan Azarja; maka menghadaplah mereka itu hadirat baginda.

20 Maka adapun dalam hal segala ilmu dan pengetahuan jang ditanjakan baginda akan mereka itu, didapati baginda akan mereka itu sepuluh kali lebih alim daripada segala orang sastrawan dan segala ahlulnudjum jang dalam seluruh keradjaannja.

21 Maka adalah Daniel disana sampai tahun jang pertama daripada keradjaan baginda radja Koresj.

Daniel 2

1 Hata, maka pada tahun jang kedua daripada keradjaan Nebukadnezar bermimpilah baginda Nebukadnezar suatu mimpi jang berchajal, maka sangat berdebarlah hati baginda, sehingga hilanglah tidur daripadanja.

2 Lalu baginda menitah memanggil segala orang satrawan dan ahlulnudjum dan tukang sulap dan orang Kasdim, supaja dimaklumkannja kepada baginda mimpinja jang

berchajal itu; maka datanglah mereka itu sekalian menghadap hadirat baginda. 3 Lalu titah baginda kepadanja: Bahwa aku sudah bermimpi suatu mimpi, maka berdebarlah hatiku hendak mengetahui mimpi itu.

4 Maka sembah segala orang Kasdim itu kepada baginda dengan bahasa Arami: Daulat tuanku! hendaklah kiranja tuanku mentjeriterakan mimpi itu kepada patik, maka patik akan memaklumkan tabirnja kepada tuanku kelak.

5 Maka sahut baginda, titahnja kepada orang Kasdim itu: Kisahnja sudah lesap daripadaku; djikalau kamu tiada dapat memberitahu aku mimpi itu serta dengan

tabirnja sekali, nistjaja kamu akan ditetak berpenggal-penggal dan rumah-rumahmupun akan didjadikan suatu kerobohan batu!

6 Tetapi djikalau kamu memberitahu mimpi itu dengan tabirnja sekali, nistjaja kamu akan berolah daripadaku beberapa anugerah dan karunia dan hormat jang besar; sebab itu, sekarang berilah tahu aku mimpi itu dengan tabirnja sekali.

7 Maka sahut mereka itu pada kedua kalinja, sembahnja: Hendaklah kiranja tuanku mentjeriterakan mimpi itu kepada patik ini, maka patik maklumkan tabirnja kelak. 8 Maka sahut baginda, titahnja: Njatalah kepadaku kamu bertangguh-tangguh djuga, sedang kamu melihat bahwa kisanja sudah lesap daripadaku.

(3)

9 Tetapi djikalau kiranja kamu tiada memberitahu aku mimpi itu, maka hukumanmu akan tentu djuga; maka sebab itu kamu mereka perkataan dusta dan penipu

dihadapanku, sehingga waktunja djuga mendatangkan perubahan; maka sekarang

katakanlah mimpi itu kepadaku, maka boleh aku tahu, bahwa kamu dapat memaklumkan tabirnja djuga.

10 Maka sahut orang Kasdim itu dihadapan hadirat baginda, sembahnja: Bahwa diatas seluruh muka bumi seorangpun tiada jang dapat memaklumkan perkara jang tuanku titahkan; maka sebab itu tiada pernah seorang radja, djikalau besar dan berkuasa sekalipun, jang menitahkan perkara sebagainja kepada barang seorang sastrawan atau ahlulnudjum atau Kasdim.

11 Karena perkara jang tuanku titahkan itu terlalu sukar sulit, sehingga seorangpun tiada jang dapat memaklumkan dia kepada tuanku, melainkan segala dewata djuga, jang kedudukannja bukan diantara manusia.

12 Maka sebab itu sangatlah murka dan geramlah baginda, lalu dititahkannja orang membunuh segala orang alim jang di-Babil.

13 Maka keluarlah titah itu, bahwa segala orang alim akan dibunuh, lalu ditjahari oranglah akan Daniel dan segala taulannja, hendak dibunuhnja akan mereka itupun. 14 Maka pada masa itu berkata-kata Daniel dengan tetap hatinja dan dengan akal budinja kepada Arioch, penghulu biduanda baginda, jang sudah keluar hendak membunuh segala orang alim jang di-Babil itu.

15 Serta bertanjalah ia akan Arioch, penglima radja itu, katanja: Mengapa gerangan keluarlah titah jang keras begitu daripada baginda? Maka oleh Arioch diberitahu hal itu kepada Daniel.

16 Maka pergilah Daniel meminta kepada baginda pertangguhkan waktunja, supaja boleh dimaklumkannja kepada baginda tabir mimpi itu.

17 Lalu pulanglah Daniel kerumahnja, diberinja tahu hal itu kepada Hananja dan Misail dan Azarja, taulannja,

18 supaja dipintanja rahmat daripada Allah jang disorga, akan rahasia ini, supaja djangan Daniel dan segala taulannjapun binasalah serta dengan segala orang alim jang di-Babil itu.

19 Hata maka rahasia itu dinjatakan kepada Daniel dalam chajal pada malam, lalu dipudji-pudji Daniel akan Allah jang disorga!

20 Maka djawab Daniel, katanja: Segala pudji bagi nama Allah dari selama-lamanja sampai selama-lamanja, karena Ia djuga jang empunja segala hikmat dan segala kuasa. 21 Ia mengubahkan segala masa dan hal, Ia djuga jang memetjatkan radja dan Iapun mengangkat akan radja, Ia djuga jang memberi hikmat kepada orang alim dan

pengetahuan kepada orang jang berakal.

22 Ia djuga jang menjatakan perkara jang dalam-dalam dan jang tersembunji, Ia djuga amat mengetahui barang jang didalam gelap dan sertanjapun adalah duduk terang. 23 Kepadamu, ja Allah nenek mojangku! aku memudji-mudji dan mengutjap sjukur! sebab Engkau sudah mengaruniakan kepadaku hikmat dan kuasa, dan Engkaupun sudah memberitahu aku barang jang telah kami pinta daripadamu itu; sebab Engkau sudah menjatakan kepada kami hal radja itu!

24 Hata, maka pergilah Daniel mendapatkan Arioch, jang telah dititahkan oleh baginda membunuh segala orang alim jang di-Babil itu; maka pergilah ia, lalu katanja kepadanja:

(4)

Djanganlah tuan bunuh segala orang alim jang di-Babil itu! Bawalah akan hamba

menghadap baginda djuga, maka hamba kelak memaklumkan kepada baginda tabirnja. 25 Maka dengan segeranja dibawa Arioch akan Daniel menghadap baginda, sambil sembahnja kepada baginda: Bahwa patik sudah mendapat seorang laki-laki diantara segala orang jang sudah dipindahkan dengan tertawan itu, jaitu seorang Jahudi jang akan memaklumkan kepada tuanku tabir mimpi itu kelak.

26 Maka sahut baginda, titahnja kepada Daniel, jang bergelar Beltsazar: Dapatkah engkau maklumkan kepadaku chajal mimpi jang telah kulihat, serta dengan tabirnja sekali?

27 Maka sahut Daniel dihadapan hadirat baginda, sembahnja: Adapun rahasia jang hendak diketahui oleh tuanku, seorang alim atau sastrawan atau ahlulnudjum atau petenungpun tiada jang dapat menjatakan dia kepada tuanku.

28 Tetapi adalah Allah didalam sorga, jang boleh menjatakan segala rahasia dan

memberitahu kepada tuanku Nebukadnezar barang jang akan djadi pada kemudian hari; adapun mimpi tuanku dan segala chajal jang tuanku lihat pada peraduan tuanku inilah dia:

29 Adapun akan hal tuanku, pada masa tuanku dalam peraduan terbitlah kepikiran dalam hati tuanku akan barang jang akan djadi kemudian, maka Ia, jang boleh menjatakan segala rahasia, sudah memberitahu tuanku barang jang akan djadi.

30 Adapun akan patik ini, bukan sebab didalam patik adalah barang hikmat terlebih daripada segala orang lain, maka rahasia ini dinjatakan kepada patik, melainkan supaja tabirnja dimaklumkan kepada tuanku dan supaja diketahui oleh tuanku akan segala kepikiran hati tuanku itu.

31 Ja tuanku! dalam tuanku melihat itu tiba-tiba adalah suatu patung besar, maka sempurnalah patung itu lagi amat indah-indah, adalah ia itu terdiri dihadapan tuanku dengan sangat hebat rupanja.

32 Maka kepala patung itu daripada emas tua, dadanja dan lengannja daripada perak, perutnja dan pahanja daripada tembaga.

33 Paha belalangnja daripada besi dan kakinja separuh daripada besi dan separuh daripada tanah liat.

34 Maka dalam tuanku merenung-renung kepadanja tiba-tiba gugurlah sebuah batu gunung tiada dengan tolongan tangan, lalu menimpa patung itu pada kakinja jang daripada besi bertjampur tanah liat, dihantjurkannja akan dia.

35 Maka pada masa itu serempak sekali dihantjurkan besi dan tanah liat dan tembaga dan perak dan emas, semuanja itu djadi seperti sekam jang ditempat pengirik gandum pada musim kemarau; maka diterbangkan angin akan dia, sehingga tiada didapati lagi akan tempatnja; maka batu gunung jang sudah menghantjurluluhkan patung itu, ia itu djadi sebuah gunung besar jang memenuhi seluruh bumi.

36 Maka ia itulah mimpi tuanku; sekarang patik hendak mentjeriterakan kepada tuanku tabirnja.

37 Ja tuanku! bahwa tuanku djuga radja diatas segala radja; karena Allah jang disorga sudah mengaruniakan kepada tuanku suatu keradjaan jang luas lagi dengan kuatnja serta kemuliaannja.

38 Maka barang dimana duduk manusia dan barang dimana ada binatang ditanah atau unggas diudara, sekalian itu sudah diserahkannja kepada tangan tuanku dan

(5)

ditaklukkannja kepada pemerintah tuanku; bahwa tuanku djuga kepala jang daripada emas itu!

39 Maka kemudian daripada tuanku akan terbit sebuah keradjaan jang lain, jang kurang mulia daripada keradjaan tuanku, lalu sebuah keradjaan pula, jaitu jang ketiga, jang daripada tembaga, dan jang akan memerintahkan seluruh bumi.

40 Maka keradjaan jang keempat itu akan keras seperti besi, maka tegal segala sesuatu dipetjahkan dan dihantjurkan oleh besi, maka keradjaan itu djuga akan memetjahkan dan menghantjurluluhkan semuanja.

41 Maka adapun tuanku sudah melihat kaki dan djari-djari kaki separuh daripada tanah liat pendjunan, separuh daripada besi, maka keradjaan itu akan terbahagi-bahagi dan dalamnja akan ada kuat besi; itulah artinja tuanku sudah melihat besi bertjampur dengan tanah liat.

42 Dan adapun djari kaki itu separuh daripada besi dan separuh daripada tanah liat, artinja keradjaan itu akan separuh keras dan separuh rapuh.

43 Adapun tuanku melihat besi bertjampur tanah liat itu, artinja; mereka itu akan bertjampur djuga oleh kawin seorang dengan seorang, tetapi tiada dapat dipersatukan, seperti besipun tiada dapat dipersatukan dengan tanah liat.

44 Maka pada zaman radja-radja itu oleh Allah jang disorga akan diadakan sebuah keradjaan jang pada selama-lamanja tiada dapat dibinasakan, maka keradjaan itu tiada akan diserahkan kepada salah suatu bangsa jang lain, dan ia itupun akan

menghantjurkan dan meniadakan segala keradjaan itu, tetapi ia sendiri akan kekal sampai selama-lamanja.

45 Maka itulah sebabnja tuanku sudah melihat sebuah batu gunung gugur sendirinja dengan tiada tolongan tangan, lalu dihantjurluluhkannja besi dan tembaga dan tanah liat dan perak dan emas. Bahwa Allah taala sudah memaklumkan kepada tuanku, barang jang akan djadi pada kemudian hari; bahwa sesungguhnja inilah mimpi tuanku dan tentulah tabirnja.

46 Maka pada masa itu sudjudlah baginda radja Nebukadnezar dengan mukanja sampai kebumi menjembah Daniel, dan dititahkannja orang membawa akan hadiah dan

kemenjan kepadanja akan persembahan.

47 Maka sahut baginda kepada Daniel, titahnja: Sebenarnjalah Allah kamu itulah Allah jang diatas segala dewata dan Tuhan atas segala radja, Ia jang menjatakan segala rahasia, tegal engkau dapat menjatakan rahasia ini!

48 Maka sebab itu dibesarkan baginda akan Daniel, dikaruniakannja kepadanja beberapa berapa anugerah jang besar, dan diangkatnja akan dia djadi pemerintah seluruh benua Babil dan penghulu segala orang alim jang di-Babil itu.

49 Tetapi dipinta Daniel kepada baginda, supaja ditanggungkan pemerintahan benua Babil itu atas Saderach dan Mesach dan Abed-nego, maka Daniel tetap djuga dalam pintu istana baginda.

Daniel 3

1 Sebermula, maka oleh baginda radja Nebukadnezarpun diperbuatlah suatu patung daripada emas, tingginja enam puluh hasta dan lebarnja enam hasta, didirikannjalah didalam lembah Dura dibenua Babil.

(6)

2 Maka disuruhkan baginda radja Nebukadnezar akan orang menghimpunkan segala pangeran dan demang dan adipati dan panglima dan bendahara dan menteri dan tumenggung dan mereka sekalian jang memegang perintah dalam segala djadjahan negeri, supaja mereka itu datang mentahbiskan patung jang telah didirikan oleh baginda radja Nebukadnezar itu.

3 Maka pada masa itu berhimpunlah segala pangeran dan demang dan adipati dan panglima dan bendahara dan menteri dan tumenggung dan mereka sekalian jang memegang perintah dalam segala djadjahan negeri, akan mentahbiskan patung jang telah didirikan oleh baginda radja Nebukadnezar; maka berdirilah mereka itu sekalian menghadap patung jang telah didirikan oleh Nebukadnezar.

4 Maka berserulah seorang bentara dengan kuat: Hai kamu segala bangsa dan kaum dan orang jang berbagai-bagai bahasa, ketahuilah olehmu:

5 Apabila kamu mendengar bunji nafiri dan bangsi, ketjapi, harbab, serdam, nobat dan segala djenis bunji-bunjian, hendaklah kamu menjembah sudjud kepada patung

keemasan, jang telah didirikan oleh baginda radja Nebukadnezar itu.

6 Maka barangsiapa jang tiada menjembah sudjud pada ketika itu djuga, ia itu akan ditjampak kedalam dapur api jang bernjala.

7 Maka sebab itu pada masa segala bangsa itu mendengar bunji nafiri dan bangsi, ketjapi, harbab, serdam dan segala djenis bunji-bunjian, maka sudjudlah segala bangsa dan

kaum dan orang jang berbagai-bagai bahasa itu menjembah patung keemasan jang telah didirikan oleh baginda radja Nebukadnezar.

8 Tetapi pada masa itu djuga datanglah hampir beberapa orang Kasdim, jang seteru dan pengumpat orang Jahudi,

9 sahutnja dan sembahnja kepada baginda radja Nebukadnezar: Daulat tuanku! 10 Adapun tuanku sudah memberi titah bahwa tiap-tiap orang jang mendengar bunji nafiri, bangsi, ketjapi, harbab, serdam, nobat dan segala djenis bunji-bunjian patut ia sudjud menjembah patung keemasan itu;

11 dan barangsiapa jang tiada menjembah sudjud itu akan ditjampak kedalam dapur api jang bernjala-njala.

12 Maka adalah beberapa orang Jahudi jang telah tuanku angkat akan pemerintah atas benua Babil, jaitu Saredach dan Mesach dan Abed-nego, ja tuanku! orang itu tiada djuga menurut titah tuanku, tiada dibuatnja ibadat kepada dewata tuanku dan tiada mereka itu menjembah patung keemasan, jang telah tuanku dirikan itu.

13 Maka titah baginda radja Nebukadnezar dengan kehangatan murkanja dan sangat geramnja, disuruhkannja orang membawa akan Saderach dan Mesach dan Abed-nego menghadap kepadanja. Hata, maka dibawa oranglah akan ketiga orang itu menghadap baginda.

14 Maka sahut nebukadnezar, titahnja kepada mereka itu: Adakah dengan sengadja, hai Saderach, Mesach dan Abed-nego, maka tiada kamu berbuat bakti kepada dewaku, dan tiada kamu menjembah patung keemasan jang telah kudirikan itu?

15 Atau sekarang sediakah djuga kamu hendak menjembah sudjud kepada patung jang telah kuperbuat itu, apabila kamu mendengar bunji nafiri, bangsi, ketjapi, harbab, serdam, nobat dan segala bunji-bunjian; karena djikalau tiada kamu menjembah

kepadanja, nistjaja pada ketika itu djuga kamu akan ditjampak kedalam dapur api jang bernjala-njala, maka ilah manakah jang dapat melepaskan kamu daripada tanganku?

(7)

16 Maka sahut Saderach dan Mesach dan Abed-nego, sembahnja kepada baginda radja Nebukadnezar: Tiada berguna djikalau patik mempersembahkan kepada tuanku mula kasad patik ini.

17 Djikalau sudah tentu perkara itu atas patik, maka Allah patik, jang patik berbuat ibadat kepadanja, itu djuga sampai kuasanja akan melepaskan patik dari dalam dapur api jang bernjala-njala, dan daripada tangan tuankupun dapat dilepaskannja patik ini! 18 Djikalau kiranja tiada, maka maklumlah kepada tuanku djuga, bahwa sekali-kali tiada patik akan berbuat ibadat kepada dewa tuanku dan tiada patik akan menjembah kepada patung keemasan jang telah tuanku dirikan itu.

19 Maka pada masa itu penuhlah radja Nebukadnezar dengan kehangatan murka dan berubahlah air mukanja akan Saredach dan Mesach dan Abed-nego, serta titahnja: Hendaklah orang menghangatkan dapur itu tudjuh kali lebih panas daripada biasa dihangatkan dia.

20 Maka dititahkannja beberapa orang jang sangat kuat dari antara orang perangnja mengikat Saderach dan Mesach dan Abed-nego dan mentjampakkan dia kedalam dapur api jang bernjala-njala itu.

21 Lalu ketiga orang itu diikat serta dengan djubahnja dan seluarnja dan destarnja dan segala pakainnja jang lain dan ditjampak kedalam dapur api jang bernjala-njala.

22 Maka tegal titah baginda sangat keras dan dapurpun sudah dihangatkan amat sangat, sebab itu segala orang jang sudah mengangkat Saderach dan Mesach dan Abed-nego itu dibunuh oleh njala api itu.

23 Tetapi ketiga orang itu, Saderach dan Mesach dan Abed-nego, dengan ikatannja djatuhlah ditengah-tengah dapur api jang bernjala-njala.

24 Maka tertjengang-tjenganglah baginda radja Nebukadnezar, lalu bangkit berdiri

dengan segera sambil titahnja kepada segala menterinja: Bukankah kita suruh buang tiga orang djuga kedalam api itu dengan terikat? Maka sahut mereka itu, sembahnja:

Benarlah seperti titah tuanku!

25 Maka titah baginda: Bahwasanja aku melihat orang empat dengan terurai pengikatnja berdjalan ditengah-tengah api, dan barang marabahajapun tiada padanja, dan rupa seorang, jang keempat itu, seperti anak dewata djuga.

26 Lalu baginda radja Nebukadnezarpun menghampirilah pintu dapur api jang bernjala-njala sambil titahnja: Hai Saderach, Mesach dan Abed-nego, hamba Allah taala!

keluarlah, marilah kamu! Lalu keluarlah Saderach, Mesach dan Abed-nego dari tengah-tengah api.

27 Sudah itu, maka berhimpunlah segala pangeran dan demang, adipati, dan segala menteri radja, hendak melihat orang itu, karena api tiada berkuasa atas tubuhnja, rambut kepalanjapun tiada hangus dan pakaiannjapun tiada berubah, bahkan, bau sangit apipun tiada terkena kepadanja.

28 Maka titah radja nebukadnezar: Segala pudji bagi Allahnja Saderach, Mesach dan Abed-nego! jang sudah menjuruhkan malaekatnja dan sudah meluputkan

hamba-hambanja jang telah harap padanja dan tiada mau menurut titah radja, melainkan telah diserahkannja tubuhnja akan tiada berbuat ibadat atau menjembah kepada dewata, melainkan kepada Allahnja djuga.

29 Maka sekarang aku memberi titah, bahwa segala bangsa atau kaum atau orang jang berbagai-bagai bahasa, djikalau ia mengatakan barang hudjat akan Allahnja Saderach, Mesach dan Abed-nego itu, mereka itu akan ditetak berpenggal-penggal dan rumahnja

(8)

akan didjadikan suatu kerobohan batu, karena tiadalah Allah lain, jang dapat membantu begitu.

30 Kemudian dilantik baginda akan Saderach, Mesach dan Abed-nego dalam pemerintahan benua Babil.

Daniel 4

1 Bahwa surat ini daripada baginda radja Nebukadnezar disampaikan kepada segala bangsa dan kaum dan orang jang berbagai-bagai bahasanja, jang duduk pada seluruh muka bumi: Selamat diperbanjakkan kiranja atas kamu!

2 Bahwa berkenanlah kepadaku memaklumkan segala tanda dan adjaib jang telah diadakan Allah taala padaku.

3 Bagaimana besar segala tandanja dan bagaimana adjaib segala perbuatannja! Bahwa keradjaannja djuga suatu keradjaan jang kekal dan pemerintahhannjapun tetap turun-temurun.

4 Bahwa aku ini Nebukadnezar adalah dengan senang dalam rumahku, dengan selamat sentosa dalam istanaku.

5 Maka kulihat suatu mimpi jang sudah menggentari aku dan kepikiranku diatas peraduanku dan segala chajal kepalaku sudah mengedjutkan daku.

6 Maka bertitahlah aku, dan kusuruh orang membawa menghadap aku segala orang alim jang di-Babil, supaja diberinja tahu aku tabir mimpi itu.

7 Pada masa itu datanglah segala sastrawan dan ahlulnudjum dan orang Kasdim dan orang petenung, lalu kutjeriterakan mimpiku kepadanja, tetapi tiada dapat diberinja tahu aku tabirnja.

8 Maka kemudian datanglah Daniel menghadap aku; adapun namanja Beltsazar turut nama dewaku, dan dalamnja adalah roh dewata mulia raja, maka kutjeriterakanlah mimpiku kepadanja.

9 Hai Beltsazar, penghulu segala sastrawan! jang kuketahui akan hal roh dewata mulia raja adalah didalammu, dan barang suatu rahasiapun tiada terlalu sukar bagimu, berilah tahu aku tabir chajal mimpi jang sudah kulihat itu.

10 Maka inilah segala chajal kepalaku diatas peraduanku: Bahwa sesungguhnja kulihat adalah pohon kaju sebatang ditengah-tengah bumi, dan amat besar tingginja.

11 Maka pohon itu makin besar dan makin kuat, sehingga tingginja sampai kelangit dan kelihatanlah ia sampai kepada udjung bumi.

12 Maka permailah segala daunnja dan banjaklah buahnja, dan padanja adalah makanan bagi segala machluk dan dibawahnjapun bernaunglah segala margasatwa, dan pada tjabang-tjabangnja berhinggaplah segala unggas dari udara, dan daripadanja djuga segala jang keadaan daging mendapat makan.

13 Dan lagi kulihat dalam chajal kepalaku diatas peraduanku, sesungguhnja turunlah seorang utusan, seorang sutji dari langit,

14 jang berseru dengan kuat, demikianlah bunjinja: Buanglah mertju pohon ini,

potonglah tjabang-tjabangnja, gentaslah daun-daunnja, hamburkanlah segala buahnja, supaja segala margasatwa lari dari bawahnja dan segala unggaspun terbang dari tjabang-tjabangnja.

(9)

15 Tetapi biarkanlah batangnja, jang berakar itu, dalam tanah terikat dengan besi dan tembaga dalam rumput dipadang, supaja ia dibasahkan oleh air embun dari langit dan bahagiannja daripada tumbuh-tumbuhan ditanah bersama-sama dengan segala binatang. 16 Biarlah tabiatnja berubah sehingga tiada lagi ia seperti manusia dan diberikan tabiat binatang kepadanja, dan demikian hendaklah berlaku atasnja tudjuh masa.

17 Maka perkara ini sudah ditentukan oleh segala utusan dan segala hal ihwal ini dengan firman mereka jang sutji, supaja diaku oleh segala orang jang hidup, bahwa Allah taala dipertuhan atas segala keradjaan manusia dan dikaruniakannja kepada barangsiapa jang dikehendakinja, bahkan, boleh diangkatnja atasnja akan orang jang terketjil sekali. 18 Maka aku ini radja Nebukadnezar sudah melihat mimpi ini, sekarang, hai Beltsazar, tjeriterakanlah tabirnja! karena segala orang alim dalam keradjaanku tiada dapat memberitahu akan tabirnja, tetapi engkau djuga dapat, sebab roh dewata mulia raja adalah didalammu.

19 Pada masa itu heranlah Daniel, jang bernama Beltsazar, dan tertjengang-tjengang ia kira-kira sedjam lamanja dan kepikirannja mendebarkan hatinja! Maka titah baginda kepadanja: Hai Beltsazar! djanganlah mimpi dan tabirnja itu memberi dahsjat engkau! Maka sahut Beltsazar, sembahnja: Ja tuanku! baiklah kiranja mimpi itu berlaku atas segala pembentji tuanku dan tabirnja atas segala musuh tuanku!

20 Adapun pohon kaju jang telah tuanku lihat, jang makin besar dan kuat, sehingga tingginja sampai kelangit dan kelihatanlah ia pada seluruh muka bumi,

21 dan jang permai segala daunnja dan banjaklah buahnja dan padanja ada makanan bagi segala machluk dan dibawahnja duduklah segala margasatwa daripadang dan pada tjabang-tjabangnja bersaranglah segala unggas dari udara,

22 itulah tuanku djuga, jang sudah djadi besar dan berkuasa begitu, dan kuasa tuankupun makin bertambah-tambah, sehingga tuanku hampir sampai kelangit dan keradjaan tuankupun sampai keudjung bumi.

23 Maka adapun tuanku sudah melihat seorang utusan, seorang jang sutji itu, turun dari langit sambil katanja: Buanglah mertju pohon kaju ini, binasakanlah dia, tetapi

biarkanlah batangnja dengan akarnja dalam tanah dan dengan pengikat besi dan tembaga dalam rumput dipadang, biarlah ia dibasahkan oleh air embun dari langit dan bahagiannjapun serta dengan segala binatang dibumi, sampai sudah berlaku atasnja tudjuh masa;

24 maka inilah, ja tuanku! tabirnja, dan inilah takdir Allah taala jang akan berlaku atas tuanku!

25 Bahwa tuanku akan ditolak dari antara manusia dan kedudukan tuanku akan serta dengan segala binatang dipadang dan diberikan tuanku makan rumput seperti lembu dan tuanku akan dibasahkan dengan air embun dari langit, demikian akan berlaku atas

tuanku tudjuh masa, sampai diaku oleh tuanku bahwa Allah taala djuga dipertuhan atas segala keradjaan manusia dan dikaruniakannja kepada barangsiapa jang dikehendakinja. 26 Maka adapun jang dikatakan dari hal batangnja dengan akar pohon itu ditinggalkan; bahwa keradjaan tuanku akan dikekalkan djuga pada tuanku, apabila sudah tuanku mengaku, bahwa Tuhan jang disorga djuga jang dipertuhanlah.

27 Maka sebab itu, ja tuanku! hendaklah kiranja bitjara patik berkenan kepada tuanku, putuskan apalah segala dosa tuanku oleh kebenaran dan segala kesalahan tuanku oleh belas kasihan akan orang miskin, supaja dilandjutkan kiranja selamat sedjahtera tuanku! 28 Hata, maka segala perkara inipun sudah berlaku atas baginda radja Nebukadnezar.

(10)

29 Karena dua belas bulan kemudian berdjalanlah baginda diatas sotoh istana keradjaan di-Babil.

30 Lalu titah baginda demikian: Bukankah ini Babil besar, jang sudah kuperbuat akan tempat kedudukan keradjaan, oleh kuat kuasaku dan dengan kemuliaan kebesaranku? 31 Maka titah ini ada lagi pada lidah baginda tiba-tiba turunlah suatu bunji suara dari langit, mengatakan: Maklumlah kepadamu, hai radja Nebukadnezar, bahwa keradjaan itu sudah lalu daripadamu!

32 Dan engkau akan ditolak dari antara manusia dan kedudukanmu akan serta dengan segala binatang dipadang; rumput akan diberi makan kepadamu seperti lembu dan dalam hal jang demikian akan berlaku atasmu tudjuh masa, sehingga engkau mengaku bahwa Allah taala djuga jang dipertuhan atas segala keradjaan manusia dan

dikaruniakannja kepada berangsiapa jang dikehendakinja.

33 Maka pada ketika itu djuga firman ini berlakulah atas Nebukadnezar, karena iapun ditolak oranglah dan rumputpun dimakannja seperti lembu, dan tubuhnjapun dibasahkan oleh air embun dari langit, sehingga rambutnjapun tumbuhlah seperti bulu burung nasar dan kukunjapun pandjanglah seperti tjakar unggas.

34 Tetapi pada kesudahan segala hari itu menengadahlah aku ini, Nebukadnezar, dengan mataku kelangit, lalu akalku balik pula kedalam aku dan akupun memudjilah Allah taala, dan akupun membesarkanlah dan memuliakanlah Tuhan jang hidup selama-lamanja, jang punja keradjaan suatu keradjaan jang kekal adanja dan Iapun jang dipertuhan atas sekaliannja turun-temurun.

35 Maka segala orang jang duduk diatas bumi itu dibilang seperti satupun tiada adanja, dan dibuatnja akan segala tentara jang dilangit dan akan segala orang jang duduk diatas bumi sebagaimana kehendaknja, maka seorangpun tiada jang dapat menolak tangannja atau jang dapat berkata kepadanja: Apakah Engkau perbuat?

36 Hata, pada masa datanglah pula akalku itu maka aku dikembalikan djuga kedalam kemuliaan keradjaanku dan kepada kebesaranku dan kepada seriku; maka segala pegawai dan orang besar-besarpun mendjundjung duliku pula, dan akupun ditetapkan dalam keradjaanku dan lebih lagi dipertambahkan kemuliaan kepadaku.

37 Maka sebab itu aku ini, Nebukadnezar, membesarkan dan memuliakan Radja jang disorga itu, karena segala perbuatannja itu kebenaran dan segala djalannjapun adalat adanja, dan Iapun dapat merendahkan barangsiapa jang berdjalan dengan djemawanja. Daniel 5

1 Sebermula, maka baginda radja Belsjazar berbuatlah suatu perdjamuan jang besar akan seribu menterinja dan bagindapun santaplah air anggur dihadapan orang seribu itu. 2 Maka dalam santap air anggur itu bertitahlah Belsjazar: Hendaklah orang membawa akan segala bedjana emas perak jang telah dikeluarkan oleh Nebukadnezar, ajahanda baginda, dari dalam kaabah jang di-Jeruzalem, supaja daripadanja boleh diminum oleh baginda dan oleh segala menteri dan isteri dan gundik baginda.

3 Hata, maka dibawa oranglah akan segala bedjana emas jang telah dikeluarkannja dari dalam kaabah bait-Ullah di-Jeruzalem, lalu minumlah daripadanja baik baginda baik segala menterinja dan isterinja dan gundiknja.

4 Maka diminumnja air anggur itu dan dipudji-pudjinja segala berhala jang daripada emas, perak, tembaga, besi, kaju dan batu adanja.

(11)

5 Maka pada waktu itu djuga tiba-tiba datanglah djari tangan manusia menjurat pada kapur dinding istana baginda, berbetulan dengan kaki dian, maka terlihatlah baginda akan udjung tangan jang menjurat itu.

6 Pada masa itu berubahlah seri muka baginda dan kepikirannja mendebarkan hatinja dan segala pengikat pinggangnjapun terurailah dan lututnjapun berantuk-antuklah. 7 Maka berserulah baginda dengan kuat, disuruhnja orang membawa masuk akan ahlulnudjum dan orang Kasdim dan orang petenung. Maka titah baginda kepada segala orang alim di-Babil itu: Bahwa barangsiapa jang dapat membatja suratan ini dan memberitahu aku artinja, ia itu akan dikenakan pakaian ungu dan kalung emas pada lehernja dan iapun akan memegang perintah dalam keradjaan ini pada pangkat jang ketiga.

8 Maka datanglah segala orang alim baginda, tetapi tiada mereka itu dapat membatja suratan itu atau memberitahu baginda artinja.

9 Maka pada masa itu baginda radja Belsjazar sangat berdebarlah hatinja dan seri wadjah bagindapun berubahlah dan segala menteri bagindapun dahsjatlah.

10 Serta kedengaranlah kepada permaisuri segala perkara jang telah djadi pada baginda dan segala menteri baginda, lalu langsung permaisuri ketempat perdjamuan itu, serta sembahnja: Daulat tuanku! djangan apalah kepikiran tuanku mendebarkan kalbu tuanku dan djangan seri wadjah tuanku berubah begitu.

11 Karena dalam keradjaan tuanku adalah seorang, jang dalamnja adalah roh dewata mulia raja dan pada zaman paduka ajahanda tuanku didapati dalamnja akan terang dan akal dan hikmat, seperti hikmat dewata, maka diangkat baginda radja Nebukadnezar, paduka ajahanda tuanku, akan dia mendjadi penghulu segala orang sastrawan dan ahlulnudjum dan orang Kasdim dan orang petenung, ja tuanku!

12 Karena dalamnja didapati akan roh indah-indah dan akal dan hikmat akan

mentabirkan mimpi dan membuka penerka dan menguraikan simpulan, jaitu dalam Daniel, jang dinamai oleh baginda Beltsazar; sebab itu baiklah Daniel itu dipanggil, supaja diberinja tahu artinja ini.

13 Maka dibawa oranglah akan Daniel menghadap baginda, lalu titah baginda kepada Daniel demikian: Engkaukah Daniel itu, seorang daripada mereka jang sudah dipindahkan dengan tertawan dari negeri Jehuda, jang sudah dibawa kemari dari antara orang Jahudi oleh paduka marhum?

14 Maka sekarang sudah kudengar akan halmu, bahwa roh dewata adalah didalammu dan didapati akan terang dan akal dan hikmat jang indah-indah dalammu.

15 Maka tegal sudah dibawa akan segala orang alim, jaitu segala orang sastrawan, menghadap aku, supaja dibatjanja akan suratan ini dan diberinja tahu aku artinja, dan tiada mereka itu dapat menjatakan artinja kepadaku;

16 dan tegal aku sudah mendengar akan halmu, bahwa engkau dapat memberi arti jang begitu, dan menguraikan simpulan, sebab itu, djikalau engkau dapat membatja suratan ini dan memberitahu aku artinja, nistjaja engkau akan dikenakan pakaian ungu dan kalung emas pada lehermu dan engkau akan memerintahkan keradjaan pada pangkat jang ketiga.

17 Maka sahut Daniel, sembahnja kepada baginda: Bahwa segala anugerah itu tinggal pada tuanku dan hendaklah tuanku mengaruniakan anugerah tuanku kepada orang lain, maka patik djuga membatjakan suratan ini kepada tuanku serta memaklumkan artinja kepada tuanku.

(12)

18 Ja tuanku! bahwa oleh Allah taala sudah dikaruniakan keradjaan dan kuasa dan hormat dan kemuliaan kepada Nebukadnezar, paduka ajahanda tuanku;

19 maka daripada kuasa jang telah dikaruniakan kepadanja gentarlah akan dia dan berdebarlah hati segala bangsa dan kaum dan orang jang berbagai-bagai bahasanja, karena dibunuhnja barangsiapa jang dikehendakinja, dan dihidupinja barangsiapa jang dikehendakinja; ditinggikannja barangsiapa jang dikehendakinja, dan direndahkannja barangsiapa jang dikehendakinja.

20 Tetapi setelah hatinja mengatas-ataskan dirinja dan hatinjapun mendjadi keras sampai akan djemawa, maka iapun ditjampak kebawah dari atas tachta keradjaannja dan kemuliaannjapun lalulah daripadanja.

21 Dan iapun ditolak dari antara segala anak manusia dan tabiatnjapun djadi seperti tabiat binatang dan kedudukannja adalah dengan keledai hutan; dan kepadanjapun diberi makan rumput seperti lembu dan tubuhnjapun dibasahkan oleh air embun dari langit, sehingga diakunja bahwa Allah taala djuga jang dipertuhan atas segala keradjaan manusia dan diangkatnja atas dia barangsiapa jang dikehendakinja.

22 Tetapi tuanku Belsjazar, putera baginda, tiada merendahkan hati tuanku, djikalau tuanku mengetahui sekalian itu sekalipun.

23 Bahkan, tuanku sudah mendurhaka kepada Tuhan jang disorga, maka dibawa oranglah akan segala bedjana kaabahnja dihadapan tuanku, lalu tuanku dan segala menteri dan isteri dan gundik tuanku sudah minum air anggur daripadanja sambil tuanku memudji-mudji segala berhala jang daripada emas, perak, tembaga, besi, kaju dan batu, jang tiada dapat melihat atau mendengar atau tahu barang sesuatu, tetapi tiada tuanku memuliakan Allah, jang dalam tangannja djuga adalah nafas tuanku dan dalam kuasanjapun adalah segala djalan tuanku.

24 Sebab itu disuruhkannja udjung tangan ini dan daripadanja djuga datanglah suratan ini.

25 Maka inilah bunji suratan jang tertulis disitu: MENAI, MENAI, TEKAIL, UFARSIN. 26 Dan inilah arti perkataan itu: MENAI, bahwa sudah dibilang Allah akan keradjaan tuanku dan disudahkannja!

27 TEKAIL, tuanku sudah ditimbang dengan neratja, tetapi didapati akan tuanku terlalu ringan!

28 PERAIS, keradjaan tuanku sudah dibahagi dan diberikan kepada orang Medi dan Farsi. 29 Maka pada masa itu bertitahlah radja Belsjazar mengenakan pakaian ungu pada Daniel dan kalung emas pada lehernja, dan orang berseru-seru akan halnja, bahwa ia akan memegang perintah dalam keradjaan itu pada pangkat jang ketiga.

30 Hata, maka pada malam itu djuga dibunuh oranglah akan Belsjazar, radja orang Kasdim itu.

Daniel 6

1 Sebermula, maka kemudian daripada itu adalah Darius, orang Medi, naik radja, pada masa umurnja kira-kira enam puluh dua tahun.

2 Maka berkenanlah kepada Darius mengangkat atas keradjaan itu seratus dua puluh orang menteri jang memegang perintah dalam segenap keradjaan itu.

(13)

3 Dan diatas sekalian itu adalah tiga perdana menteri, dan Daniel itu seorang dalam ketiga itu, kepadanja djuga haruslah segala menteri itu memberi kira-kira, supaja djangan baginda kena rugi.

4 Pada masa itu njatalah bahwa Daniel terlebih daripada segala menteri dan perdana menteri itu, karena dalamnja adalah roh jang terutama, sehingga baginda berniat hendak amanatkan kepadanja pemerintahan segenap keradjaannja.

5 Maka sebab itu ditjahari-tjahari segala menteri dan perdana menteri akan sebab, hendak menuduh Daniel dari hal keradjaan itu, tetapi tiada didapatinja akan barang sesuatu sebab atau salah, karena setiawanlah adanja dan barang sesuatu salah atau djahatpun tiada terdapat dalamnja.

6 Lalu kata orang itu: Tiada boleh djuga kita mendapati sebab akan melawan Daniel ini, melainkan djikalau dalam hukum Allahnja kita mendapat barang sesuatu sebab lawan dia. 7 Hata, maka pergilah segala menteri dan perdana menteri itu bersama-sama

menghadap baginda, lalu sembahnja: Daulat tuanku, ja radja Darius!

8 Segala perdana menteri keradjaan ini dan segala penghulu dan menteri dan orang bitjara dan pemerintah negeri itu sudah bermusjawarat hendak mengadakan suatu titah keradjaan dan menentukan suatu firman, supaja barangsiapa jang dalam tiga puluh hari ini meminta barang sesuatu kepada seorang dewa atau manusia, melainkan kepada tuanku djuga, ja tuanku! tak akan djangan orang itu ditjampak kedalam keleburan singa. 9 Maka sekarangpun, ja tuanku! hendaklah kiranja tuanku memberi suatu firman dan meteraikan dia dengan membubuh tanda tangan tuanku, supaja djangan ia itu diubahkan, setudju dengan hukum orang Medi dan Farsi, sehingga ia itu tiada terubahkan.

10 Maka sebab itu dimeteraikan bagnda radja Darius akan suratan dan firman itu.

11 Tetapi akan Daniel, djikalau diketahuinja akan hal surat itu sudah dimeteraikan oleh baginda sekalipun, masuklah djuga ia kedalam rumahnja, jang pada alajatnja adalah tingkap-tingkap terbuka kekiblat Jeruzalem dan pada sehari tiga kali bertelutlah ia dan meminta doa dan mengutjap sjukur kepada Allahnja, seperti biasa dibuatnja dahulu. 12 Lalu menjergaplah orang itu akan Daniel, didapatinja akan dia dalam meminta doa dan memohon-mohon dihadapan hadirat Allahnja.

13 Maka datanglah mereka itu hampir, lalu bersembah kepada baginda akan hal firman baginda itu, sembahnja: Bukankah sudah tuanku meteraikan firman, bunjinja, bahwa barangsiapa jang akan meminta barang sesuatu kepada dewa atau manusia dalam tiga puluh hari ini, melainkan kepada tuanku, nistjaja orang itu ditjampak kedalam

keleburan singa? Maka sahut baginda, titahnja: Sudah tentulah perkara itu seperti hukum orang Medi dan Farsi, jang tiada terubahkan!

14 Maka udjar mereka itu kepada baginda, sembahnja: Bahwa Daniel, seorang daripada mereka sekalian jang sudah dipindahkan dari Jehuda dengan tertawan, itu tiada

mengindahkan titah tuanku, atau akan firman jang telah tuanku meteraikan, melainkan pada sehari tiga kali ia meminta doa.

15 Demi didengar baginda sembah ini, maka amarahlah baginda akan dirinja,

ditentukannja dalam hatinja hendak meluputkan Daniel djuga, bahkan, sampai waktu masuk matahari bagindapun mentjahari upaja hendak meluputkan Daniel.

16 Lalu orang itu mendedasi baginda, sembahnja kepada baginda: Ja tuanku, maklumlah kepada tuanku, inilah suatu hukum orang Medi dan Farsi, bahwa suatu titah dan firman seperti jang telah dimeteraikan oleh tuanku, itu tiada terubahkan lagi.

(14)

17 Maka bertitah baginda, lalu dibawa oranglah akan Daniel, ditjampakkannja kedalam keleburan singa sementera baginda bertitah kepada Daniel demikian: Bahwa Allahmu, jang engkau berbuat bakti kepadanja dengan segala tulus hatimu, Ia djuga hendaklah kiranja meluputkan dikau!

18 Kemudian dibawa oranglah akan sebuah batu, dibubuhnja pada mulut keleburan itu dan dimeteraikan baginda akan dia dengan tjintjinnja dan dengan tjintjin segala menterinja, supaja karena sebab Daniel itu satupun tiada dilainkan.

19 Setelah itu maka pulanglah baginda keistananja, lalu berbaring dengan tiada santap barang santapan dan dengan tiada dipetik bunji-bunjian dihadapannja dan antuknjapun lenjaplah daripadanja.

20 Maka pada waktu fadjar, pagi-pagi sekali, bangunlah baginda, lalu dengan segera pergilah baginda kekeleburan singa itu.

21 Serta sampailah baginda kekeleburan singa itu, berserulah baginda kepada Daniel dengan amat merdu bunji suaranja, katanja kepada Daniel: Hai Daniel! hamba Allah jang hidup, adapun Allahmu, jang engkau berbuat bakti kepadanja dengan segala tulus

hatimu, dapatkah Ia melepaskan dikau djuga daripada segala singa itu? 22 Maka sembah Daniel kepada baginda: Daulat tuanku!

23 Bahwa Allah patik djuga sudah menjuruhkan malaekatnja, jang mengatupkan mulut segala singa itu, supaja djangan diusiknja akan patik, sebab telah didapati akan patik tiada bersalah dihadapannja dan lagi akan tuankupun tiada patik berbuat barang sesuatu jang salah!

24 Pada masa itu amat bersukatjita hati baginda, disuruhnja orang menarik naik akan Daniel dari dalam keleburan itu; setelah ditarik naik akan Daniel dari dalam keleburan, maka satu marapun tiada didapati padanja, sebab sudah diharapnja pada Allahnja. 25 Maka disuruh baginda bawa akan segala orang jang sudah menukasi Daniel dengan njata-njata, maka ditjampak oranglah akan mereka itu kedalam keleburan singa, baik mereka itu baik segala anak bininja, maka belum sampai mereka itu kedasar keleburan itu tiba-tiba disergap oleh segala singa itu akan dia dan diremukkannja segala tulang-tulangnja.

26 Maka pada masa itu dikirim oleh baginda radja Darius surat kepada segala bangsa dan kaum dan orang jang berbagai-bagai bahasanja, jang duduk diatas seluruh muka bumi, bunjinja: Sedjahteramu bertambah-tambahlah kiranja!

27 Bahwa aku ini memberi titah, dalam segenap hukumat keradjaanku hendaklah orang gentar dan takut akan Allahnja Daniel, karena Ialah Allah jang hidup, dan jang kekal pada selama-lamanja, dan keradjaannjapun tiada berubah dan pemerintahannjapun tiada berkesudahan adanja!

28 Bahwa Ialah Penebus dan Penolong dan Iapun membuat tanda-tanda dan adjaib didalam langit dan diatas bumi; karena telah dilepaskannja Daniel dari dalam kuasa singa.

29Maka Daniel itu bersentosalah dalam keradjaan Darius dan dalam keradjaan Koresj, orang Farsi itu.

(15)

1 Sebermula, maka pada tahun jang pertama daripada keradjaan Belsjazar, radja Babil, dilihatlah oleh Daniel suatu mimpi dan chajal kepalanja diatas petidurannja, lalu

disuratkannja mimpi itu dengan disebutkan segala hal ihwalnja.

2 Maka djawab Daniel, katanja: Bahwa kulihat dalam chajal pada malam, sesungguhnja turunlah keempat angin dari langit menimpa lautan besar.

3 Maka empat ekor binatang jang besar-besar naiklah dari dalam laut, seekor berlainan dengan seekor.

4 Jang pertama itu seperti singa dan ia bersajap seperti burung nasar; maka kulihat sampai tertjabutlah segala bulu sajapnja, lalu diangkat dari atas bumi dan didirikan dengan kakinja seperti manusia dan diberikan kepadanja hati manusia.

5 Maka sesungguhnja binatang jang kedua itu lain rupanja, adalah ia itu seperti beruang dan berdirilah ia pada sebelah satu, dan adalah tiga tulang rusuk dalam mulutnja

diantara giginja, maka kata oranglah kepadanja demikian: Bangkitlah engkau berdiri, makanlah olehmu daging banjak!

6 Kemudian daripada itu kulihat bahwasanja adalah pula seekor binatang lain, seperti harimau kumbang rupanja, dan padanja adalah empat sajap burung pada belakangnja dan lagi ia berkepala empat; maka diberikan kepadanja pemerintahan.

7 Kemudian daripada itu kulihat dalam chajal pada malam bahwa sesungguhnja binatang jang keempat itu amat hebat dan teguh sendi-sendinja dan amat sangat kuat giginja daripada besi amat besar; maka makanlah ia dan iapun menghantjurkan dan sisanja dipidjak-pidjaknja dengan kakinja; maka berlainan ia dengan segala binatang jang dahulu daripadanja, dan adalah sepuluh tanduk padanja.

8 Maka sementara aku mengamat-amati segala tanduk itu, heran, maka tumbuhlah

sebatang tanduk jang ketjil ditengah-tengahnja, olehnja djuga tiga tanduk daripada jang dahulu itu tertjabut; maka sesungguhnja pada tanduk sebatang itu adalah mata seperti mata manusia dan suatu mulut, jang mengatakan perkara besar-besar.

9 Maka dalam antara kulihat ini, adalah tertaruh beberapa arasj dan Jang tiada berkesudahan harinja itu bersemajamlah, maka pakaiannja putih seperti saldju dan rambut kepalanja seperti bulu kambing domba jang amat peresih, dan arasjnja bunga-bunga api dan djenteranjapun api bernjala-njala.

10 Maka suatu sungai api mengalirlah dan berpetjah-petjahlah dihadapannja, dan beribu-ribu berchidmat kepadanja dan berlaksa-laksa menghadap hadiratnja; maka madjelis hukumpun lalu duduklah dan segala suratpun dibukakanlah.

11 Maka pada masa itu kulihat-lihat apakah akan djadi dari bunji perkataan besar-besar jang dikatakan oleh tanduk itu; maka sementara kulihat itu binatang itupun dibunuh dan tubuhnja dibinasakan, dan diserahkan akan dibakar habis dengan api.

12 Maka adapun bahagian binatang jang tinggal itu, dilalukan djuga pemerintahannja, maka diberikan djuga kepadanja kelandjutan umurnja sampai kepada masa dan ketika. 13 Maka kulihat dalam chajal pada malam bahwasanja adalah Satu jang seperti anak manusia, datang dengan awan-awan jang dilangit, lalu ia datang kepada Jang tiada berkesudahan harinja, dan iapun dihampirkan kepada hadiratnja.

14 Maka dikaruniakan kepadanja pemerintahan dan kemuliaan dan keradjaan itu, maka segala bangsa dan kaum dan orang jang berbagai-bagai bahasanjapun berchidmat kepadanja; maka pemerintahannja kekal dan keradjaannjapun tiada terbinasakan. 15 Pada masa itu aku ini, Daniel, tertjutjuklah hatiku dalam dadaku, dan segala chajal kepalakupun mengedjutkan daku.

(16)

16 Maka menghampirilah aku kepada seorang daripada mereka jang berdiri disitu, lalu bertanjalah aku kepadanja akan ketentuan segala perkara ini; maka berkatalah ia kepadaku, dinjatakannja kepadaku tabir segala perkara ini.

17 Adapun binatang jang amat besar ini, jang empat ekor bilangannja, ia itu empat orang radja jang akan berbangkit dari dalam bumi.

18 Kemudian daripada itu segala kesutjian Allah taala akan menerima keradjaan dan mempunjai keradjaan itu kekal sampai selama-lamanja, bahkan, sampai selama-lamanja. 19 Maka rindulah aku hendak mengetahui ketentuan akan binatang jang keempat itu, jang berlainan dengan sekaliannja, dan jang amat hebat dan bergigi besi dan berkuku tembaga, dan jang makan dan menghantjurkan dan memidjak-midjak sisanja dengan kakinja.

20 Dan akan sepuluh tanduk jang pada kepalanja dan sebatang tanduk jang tumbuh, sehingga daripada jang dahulu itu gugur tiga batang, jaitu akan tanduk jang bermata dan bermulut jang mengatakan perkara besar-besar dan jang rupanja djadi besar daripada segala temannja.

21 Maka akan tanduk itu telah kulihat ia berperang dengan mereka sekalian jang sutji, dan dialahkannja.

22 Sampai datang Jang tiada berkesudahan harinja, dan Ia membenarkan hal segala kesutjian Allah taala, maka masanja sudah datang, apabila keradjaan itu diberikan kepada mereka jang sutji itu akan miliknja.

23 Lalu katanja demikian: Bahwa binatang jang keempat itulah keradjaan jang keempat, jang akan ada diatas bumi dan jang akan berlainan dengan segala keradjaan, maka ia itu akan makan habis akan segenap isi bumi dan memidjak-midjak dia, dan menghantjurkan dia.

24 Maka adapun sepuluh tanduk itu, daripada keradjaan satu itu akan berbangkit sepuluh orang radja dan kemudian daripadanja akan berbangkit seorang jang berlainan dengan sekaliannja dan ia akan merendahkan tiga orang radja.

25 Maka ia akan mengatakan beberapa perkataan lawan Allah taala dan dianiajakannja segala umat kesutjian Jang Mahatinggi itu dengan bengis dan disengadjakannja

mengubahkan segala masa dan hukum, dan mereka itu akan diserahkan kepada tangannja sampai satu masa dan dua masa dan setengah masa.

26 Kemudian madjelis hukum akan duduk dan dilalukan oranglah keradjaannja akan dibinasakan dan akan dirusakkan sampai kepada kesudahan.

27 Pada masa itu keradjaan dan pemerintahan dan kuasa segala keradjaan jang dibawah segala langit itu akan dikaruniakan kepada segala umat kesutjian Jang Mahatinggi, maka keradjaannja itu akan suatu keradjaan jang kekal dan segala pertuanan akan berchidmat kepadanja dan menurut hukumnja!

28 Maka disini berhentilah ia daripada berkata-kata. Adapun akan daku ini, Daniel, maka segala kepikiranku itu memberi dahsjat kepadaku dan seri mukakupun amat berubah, tetapi kutaruhlah akan segala perkara ini dalam hatiku.

Daniel 8

1 Sebermula, maka pada tahun jang ketiga daripada keradjaan Belsjazar dinjatakan kepadaku ini, Daniel, suatu chajal, kemudian daripada jang dinjatakan kepadaku dahulu itu.

(17)

2 Maka kulihat dalam chajal, bahwa dalam chajal adalah aku didalam kota Sjusjan, jang dibenua Elam, maka kulihat dalam chajal itu bahwa adalah aku ditepi sungai Ulai.

3 Maka akupun angkatlah mataku, lalu kulihat bahwa sesungguhnja adalah seekor domba djantan berdiri dihadapan sungai itu dan adalah padanja tanduk dua putjuk, maka

tanduk itu tinggi adanja, seputjuk tinggi daripada putjuk jang lain, maka jang tinggi tumbuh kemudian.

4 Maka kulihat domba djantan itu menanduk kebarat dan keutara dan keselatan, maka seekor binatangpun tiada dapat melawan dia dan seorangpun tiada dapat melepaskan dari kuasanja, dan dibuatnja barang kehendaknja dan diadakannja perkara besar-besar. 5 Maka dalam antara aku memikirkan hal ini, tiba-tiba datanglah seekor kambing

djantan dari sebelah barat atas seluruh bumi, maka tiada ia berdjedjak dibumi dan pada kambing djantan ini adalah seputjuk tanduk jang indah-indah diantara kedua belah matanja.

6 Maka datanglah ia mendapatkan domba djantan jang bertanduk dua putjuk jang kulihat berdiri dihadapan sungai itu, maka iapun menampil kepadanja dengan kesangatan kuatnja.

7 Maka kulihat ia sampai kepada domba djantan, bagaimana ia menerkup kepadanja dengan geramnja dan menanduk kepadanja dan mematahkan kedua putjuk tanduknja, maka domba djantan itu tiada bergaja lagi hendak berdiri dihadapannja, maka

diempaskannja akan dia kebumi dan dipidjak-pidjaknja akan dia, dan seorangpun tiada jang dapat melepaskan domba djantan itu daripada kuasanja.

8 Maka kambing djantan itu djadi besar terlalu amat sekali, tetapi setelah djadi kuat maka tanduk jang besar itu patah, lalu tumbuhlah empat putjuk tanduk jang indah-indah pada tempatnja arah keempat mata angin dilangit.

9 Maka daripada seputjuknja terbilah seputjuk tanduk jang ketjil, ia itupun djadi amat sangat besar keselatan dan ketimur dan kesebelah tanah jang permai.

10 Maka bertambahlah besar ia sampai ketentara jang dilangit, dan daripada tentara itu, jaitu daripada segala bintang, digugurkannja beberapa buah kebumi, lalu

dipidjak-pidjaknja.

11 Bahkan, dibesarkannja dirinja sampai kepada Penghulu tentara itu dan dilalukannja akan persembahan jang senantiasa dan dirobohkannja tempat kedudukan kesutjiannja. 12 Maka tentara itu diserahkan kepada kebinasaan serta dengan persembahan jang senantiasa itu oleh perbuatan chianat, dan diempaskannja kebenaran itu kebumi dan dalam segala jang dibuatnja itu beruntunglah ia.

13 Maka pada masa itu kudengar seorang sutji berkata-kata, dan orang sutji itupun berkata dengan seorang lain, jang bertanja: Sampai berapa lama akan ada chajal itu akan hal persembahan jang senantiasa dan segala chianat jang membinasakan, dan akan hal tempat sutji dan tentara itu diserahkan akan dipidjak-pidjak?

14 Maka sahutnja kepadaku: Sampai dua ribu tiga ratus kali pagi dan petang, kemudian tempat sutji itu akan dibaiki pula.

15 Maka sesungguhnja pada masa aku ini, Daniel, melihat chajal itu, rindulah aku hendak mengetahui artinja: Heran, maka dihadapanku adalah berdiri satu, jang serupa dengan orang laki-laki.

16 Maka kudengar bunji suara manusia seperti datang dari seberang sungai Ulai, jang berseru, katanja: Hai Djibrail! artikanlah olehmu chajal itu kepada orang ini.

(18)

17 Maka datanglah ia berdiri pada sisiku; serta ia datang maka terkedjutlah aku, lalu aku sudjud, maka katanja kepadaku: Perhatikanlah baik-baik, hai anak Adam! karena chajal ini akan hal achir zaman.

18 Maka sementara ia berkata kepadaku pingsanlah aku dan terdjerumuslah aku dengan mukaku kebumi, tetapi didjamahnja akan daku, didirikannja aku pula dengan kakiku. 19 Maka katanja: Bahwa aku hendak memberitahu engkau barang jang akan djadi pada achir kehangatan murka ini, karena pada masa jang tertentu akan datang kesudahannja. 20 Adapun domba djantan jang telah kaulihat dengan tanduk dua putjuk, ia itu radja-radja Medi dan Farsi.

21 Dan kambing randuk djantan itu, ia itu radja negeri Junan, dan tanduk besar jang diantara kedua belah matanja itu, ia itu radjanja jang pertama.

22 Maka setelah ini dipetjahkan, empat orang lain kelak bangkit berdiri akan gantinja, jaitu empat keradjaan jang akan terbit dari dalam bangsa itu, tetapi tiada dengan sama kuat bangsa itu.

23 pada kesudahan keradjaan-keradjaan itu, apabila segala chianat itu meliputi, maka akan bangkit berdiri seorang radja jang keras mukanja dan seperti penerka perbuatannja. 24 Maka kuasanja akan bertambah-tambah, tetapi bukan dengan kuat dirinja sendiri, dan akan dinjatakannja kuasanja dalam membinasakan, dan dalam segala perbuatannja iapun akan beruntung, dan akan dibinasakannja orang-orang jang berkuasa, djikalau umat jang sutji itu sekalipun.

25 Dan oleh tjerdiknja akan beruntung djuga segala tipu jang dikenakannja, lalu ia akan mengatas-ataskan dirinja dalam hatinja dan dibinasakannja beberapa berapa orang jang dalam hal selamat sentosa, dan iapun akan mendurhaka kepada Radja segala radja, tetapi iapun akan dipetjahkan tiada dengan tanga.

26 Maka adapun chajal akan pagi dan petang itu, barang jang telah dikatakan akan halnja itu benarlah adanja, tetapi hendaklah engkau ini meteraikan chajal ini karena kurang lagi beberapa berapa hari.

27 Maka adapun aku ini, Daniel, adalah aku lemah dan sakit beberapa hari lamanja, lalu bangunlah aku dan mengerdjakan pekerdjaan baginda, tetapi tertjengang-tjengang djuga aku akan chajal ini, kendatilah akan barang seorang djuapun tiada kutampakkan perkara ini.

Daniel 9

1 Sebermula, maka pada tahun jang pertama dari keradjaan Darius bin Ahasjwerosj, jang asal orang Medi, dan jang sudah diradjakan atas keradjaan orang Kasdim; 2 pada tahun jang pertama daripada keradjaannja maka tjamkanlah aku ini, Daniel, dalam Alkitab akan bilangan tahun, akan halnja Tuhan sudah berfirman kepada nabi Jermia, jaitu bahwa dalam tudjuh puluh tahun akan habis sudah segala kerusakan Jeruzalem itu.

3 Maka menengadahlah aku kepada Tuhan Allah, hendak mempersembahkan doa dan pemohon sambil berpuasa dan berpakaikan kain karung dan abu.

4 Maka akupun meminta doalah kepada Tuhan Allahku serta aku mengaku salahku, kataku: Ja Tuhan! Engkau Allah jang mahabesar dan hebat, jang menjampaikan

(19)

perdjandjian dan kemurahan kepada mereka jang kasih akan Dikau, dan jang menurut segala hukummu!

5 Bahwa kami sudah berbuat dosa dan sudah bersalah dan sudah undur dengan chianat, tegal kami sudah menjimpang daripada segala hukummu dan pesanmu.

6 Dan tiada kami mendengar akan hamba-hambamu, segala nabi jang sudah berkata dengan namamu kepada segala radja kami dan kepada segala penghulu kami dan kepada segala nenek mojang kami dan kepada segenap orang isi negeri.

7 Dengan Dikau, ja Tuhan! adalah kebenaran, tetapi dengan kami adalah bera muka dari malu pada hari ini djuga; dengan segala orang Jehuda, dengan segala orang isi

Jeruzalem, dengan segenap orang Israil, jang dekat dan jang djauh, dalam segala negeri jang sudah Kauhalaukan mereka itu kepadanja dari sebab durhakanja, karena mereka itu sudah mendurhaka kepadamu.

8 Ja Tuhan! dengan kami adalah bera muka dari malu, dengan segala radja kami, dan dengan segala penghulu kami, dan dengan segala bapa-bapa kami, karena kami sudah berdosa kepadamu.

9 Dengan Tuhan, Allah kami, adalah segala rahmat dan ampun, djikalau kami sudah mendurhaka kepadanja sekalipun.

10 Bahwa sudah kami enggan mendengar akan bunji suara Tuhan, Allah kami, menjuruh mendjalani hukumnja, jang telah diberinja dihadapan kami dengan tangan hamba-hambanja, jaitu segala nabi.

11 Bahkan, segenap bangsa Israil sudah melanggar hukummu dan sudah undur

daripadanja, dan tiada didengarnja akan bunji suaramu, maka sebab itu sudah Engkau tjurahkan atas kami laknat dan sumpah jang tersebut dalam taurat Musa, hamba Allah itu, jang akan disampaikan djikalau kami berdosa kepadanja.

12 Demikianlah disampaikannja segala firmannja, jang telah Ia berfirman atas kami dan atas segala hakim kami, jang sudah memerintahkan kami, bahwa akan didatangkannja atas kami kelak suatu tjelaka besar, sehingga dibawah segala langit tiada pernah djadi barang jang seperti sudah berlaku atas Jeruzalem itu!

13 Sebagaimana tersurat dalam taurat Musa, segala tjelaka itu sudah berlaku atas kami dan tiada kami tjoba memadamkan murka dari hadirat Tuhan, Allah kami, dengan bertobat daripada segala kesalahan kami, atau dengan berbuat barang jang lebih baik dan dengan setia kepadamu.

14 Maka sebab itu serta berdjagalah Tuhan, didatangkannja atas kami tjelaka ini, karena adillah Tuhan, Allah kami, dalam segala perbuatannja jang telah diadakannja, tetapi kami sudah enggan mendengar akan bunji suaranja.

15 Maka sekarang, ja Tuhan, Allah kami! jang sudah menghantarkan umatmu keluar dari negeri Mesir dengan tangan jang kuat, dan jang sudah mengadakan suatu nama bagi dirimu sampai kepada hari ini, bahwa kami ini sudah berbuat dosa, kami ini sudah berbuat djahat.

16 Ja Tuhan! sekadar segala kebenaranmu, hendaklah kiranja murkamu dan kehangatan amarahmu itu dilalukan daripada Jeruzalem, negerimu, dan daripada bukitmu jang sutji itu; karena oleh dosa kami dan oleh kedjahatan nenek mojang kami djuga Jeruzalem dan umatmu sudah mendjadi suatu ketjelaan bagi mereka itu sekalian jang keliling kami. 17 Maka sekarang, ja Allah kami! dengar apalah akan doa hambamu dan akan segala pemohonnja, dan karena Tuhan djuga hendaklah terang hadiratmu bertjahaja kepada tempat kesutjianmu, jang sudah rusak itu!

(20)

18 TJenderungkanlah telingamu, ja Allahku! dan dengarlah; bukakanlah matamu dan lihatlah segala kerusakan kami dan negeri jang atasnja sudah disebut namamu, karena kami mempersembahkan segala permintaan doa kami dihadapan hadiratmu bukan dengan bertumpu pada kebenaran kami, melainkan pada segala rahmatmu, jang amat limpah!

19 Ja Tuhan, dengarlah! ja Tuhan, ampunilah! ja Tuhan, perhatikanlah dan perbuatrlah dia dan djangan Engkau pertangguhkan dia, olah karena dirimu, ja Allahku! karena atas negerimu dan atas umatmu sudah disebut namamu!

20 Maka sementara lagi aku berkata-kata dan meminta doa dan mengaku dosaku dan dosa bangsaku Israil dan aku mempersembahkan segala pemohonku dihadapan hadirat Tuhan, Allahku, kekiblat bukit kesutjian Allahku!

21 sementara lagi aku berkata dalam doaku, datanglah seorang, jaitu Djibrail, jang telah kulihat dalam chajal dahulu itu, ia terbang dengan segera mendapatkan aku, kira-kira pada waktu persembahan petang hari.

22 Maka berkatalah ia, dan diadjarnja aku, katanja: Hai Daniel! sekarang aku sudah datang hendak memberi akal pengertian akan dikau.

23 Pada permulaan doamu itu diberilah firman, lalu datanglah aku hendak memberi akan dikau pengadjaran, karena engkaulah seorang jang amat kekasih; sebab itu hendaklah engkau mentjamkan perkataan ini dan perhatikanlah baik-baik chajal ini!

24 Bahwa tudjuh puluh sabat sudah ditentukan bagi bangsamu dan bagi negerimu jang sutji itu akan menutup segala kesalahan dan akan memeteraikan segala dosa dan akan menghapuskan segala kedjahatan dan akan mengadakan suatu kebenaran jang kekal, dan akan memeteraikan chajal dan segala nabi dan akan menjirami jang mahasutji itu dengan masuh.

25 Dan lagi ketahuilah olehmu dan hendaklah engkau mengerti, bahwa daripada keluar firman akan balik kembali dan membangunkan pula Jeruzalem sampai kepada Almasih, Penghulu itu, akan ada tudjuh sabat dan enam puluh dua sabat; bahwa negeri itu akan dibaiki dan dibangunkan pula dengan halaman dan kota bentengnja, djikalau pada masa kepitjikan sekalipun.

26 Maka kemudian daripada enam puluh dua sabat Almasih itu akan dihapuskan, tetapi bukan karena dirinja sendiri, maka bangsa seorang radja, jang datang itu, akan

membinasakan negeri dan tempat sutji itu, dan kesudahannja akan dengan air bah jang meliputi; maka dahulu daripada kesudahan itu akan ada perang dan kerusakan jang tiada terbaiki lagi.

27 Maka pada sabat satu itu akan dinjatakan perdjandjian itu kepada beberapa berapa orang dengan kemuliaannja, dan setengah sabat itu akan memperhentikan korban sembelihan dan persembahan makanan; dan diatas bumbungan kaabah akan terdiri alamat kerusakan jang haram sampai semuanja sudah ditumpas, dan suatu kerusakan jang tiada terbaiki lagi itu sudah ditjurahakan kepada si pembinasa itu.

Daniel 10

1 Hata, maka pada tahun jang ketiga, daripada keradjaan Koresj, radja orang Farsi itu, datanglah suatu wahju kepada Daniel, jang begelar Beltsazar, suatu wahju jang amat benar akan hal perang besar-besar, maka mengertilah ia maknanja dan diketahuinja akan chajal itu.

(21)

2 Maka pada hari itu adalah aku, Daniel, tengah berkabung tiga sabat hari lamanja. 3 Barang makanan jang sedap tiada aku makan dan daging atau air anggurpun tiada masuk kedalam mulutku, dan lagi tiada aku pakai barang minjak bau-bauan sampai genaplah sudah tiga sabat itu.

4 Maka pada dua puluh empat hari bulan jang pertama itu, tatkala aku ditepi sungai besar, jaitu sungai Hidekel,

5 kuangkatlah mataku lalu kulihat bahwasanja adalah disana seorang jang berpakaikan kain chasah, pinggangnja bertjindaikan emas dari Ufas.

6 Maka tubuhnja seperti permata firuzah dan mukanja seperti rupa kilat dan matanja seperti pedamaran jang bernjala dan lengannja dan kakinja seperti tjahaja tembaga jang terupam dan bunji suaranja seperti bunji kebanjakan orang menderu.

7 Maka aku ini, Daniel, seorangku djua melihat chajal itu, tetapi segala orang jang sertaku itu tiada melihat chajal itu; maka suatu kegentaran besar datanglah djuga atasnja, dan mereka itu lari hendak menjembunjikan dirinja.

8 Sehingga aku ketinggalan seorang orangku djua apabila kulihat chajal jang besar itu; maka tiada aku bergaja lagi dan mukakupun putjat lesi dan tiada aku bersemangat lagi. 9 Maka kudengar bunji suaranja; demi kudengar bunji suaranja itu pingsanlah aku terdjerumus dengan mukaku kebumi.

10 Hera, maka adalah suatu tangan mendjamah aku, diadakannja bahwa aku merangkak dengan lututku dan kedua tapak tanganku.

11 Maka katanja kepadaku: Hai Daniel, orang jang amat kekasih, perhatikanlah baik-baik segala perkataan jang hendak kukatakan kepadamu; berdirilah dengan kakimu, karena sekarang aku disuruhkan mendapatkan dikau. Demi dikatakannja perkataan ini kepadaku, maka bangkit berdirilah aku serta dengan gemetar.

12 Lalu katanja kepadaku: Djangan takut, hai Daniel! karena daripada hari jang pertama engkau berniat dalam hatimu hendak mengerti dan merendahkan hatimu dihadapan hadirat Allahmu, diterima djuga segala sembahmu dan oleh karena sembahmu itu aku sudah datang.

13 Tetapi penghulu keradjaan Farsi itu adalah berdiri merintangi aku dua puluh satu hari lamanja, maka sesungguhnja Michael, seorang daripada segala penghulu jang terbesar itu, sudah datang membantu aku, tetapi aku tinggal disana lama begitu serta dengan radja-radja Farsi.

14 Maka sekarang aku sudah datang memberitahu engkau barang jang akan berlaku atas bangsamu pada achir zaman, karena chajal ini akan beberapa berapa hari lagi.

15 Demi dikatakannja segala perkataan ini kepadaku, tunduklah aku dengan mukaku kebumi dan akupun termangu-mangu.

16 Tetapi tiba-tiba rupa seorang manusia djuga mentjetjah bibir mulutku, lalu kubukakan mulutku dan berkata-kata, serta kataku kepada orang jang berdiri

dihadapanku: Ja tuan! chajal ini mendatangkan penjakit kepada hamba, sehingga tiada hamba bergaja lagi!

17 Maka bagaimana boleh hamba tuan ini berkata dengan tuan hamba? adapun hamba ini tiada bergaja lagi, dan hampir-hampir tiada lagi tinggal barang nafas pada hamba.

(22)

19 serta katanja: Djangan engkau takut, hai orang jang amat kekasih! selamatlah engkau, djadilah kuat dan pertetapkanlah hatimu! maka sementara ia berkata dengan aku begitu, djadilah aku kuat pula, lalu sembahku: Hendaklah kiranja tuan berkata kepada hamba, karena sudah tuan kuatkan hamba!

20 Maka katanja: Bahwa sekarang diketahui djuga olehmu akan sebabnja aku sudah datang mendapatkan dikau ini, sekarang aku hendak balik akan berperang dengan penghulu Farsi; setelah sudah aku keluar daripada perang itu, sesungguhnja aku datang penghulu Junanpun.

21 Tetapi aku hendak memberitahu djuga kepadamu barang jang tersurat didalam Kitabulhak; maka sekarang seorangpun tiada pembantuku dalam melawan dia, melainkan Michael, penghulu kamu itu.

Daniel 11

1 Maka akupun berdirilah sertanja akan menguatkan dan menetapkan dia pada tahun jang pertama daripada keradjaan Darius, orang Medi itu.

2 Maka sekarang aku hendak memberitahu engkau barang jang amat benar; bahwasanja akan bangkit berdiri lagi tiga orang radja dalam negeri Farsi itu dan jang keempatnja akan beroleh kekajaan besar, lebih daripada semuanja itu; setelah sudah ia tetap dalam kekajaannja, dibangkitkannja kelak sekaliannja akan melanggar keradjaan Junan,

3 tetapi akan bangkit berdiri seorang radja jang kuasa, jang akan memerintahkan keradjaan jang besar dan ia akan berbuat barang kehendak hatinja.

4 Tetapi apabila ia berdiri baik-baik, lalu keradjaannja akan dipetjahkan dan dibahagi-bahagi kepada keempat mata angin dilangit, tetapi bukan kepada anak buahnja dan bukan ia itu setara dengan keradjaan jang telah diperintahkannja, melainkan

keradjaannja akan tertjarik berpenggal-penggal dan dibahagi kepada orang lain lagi daripada orang ini.

5 Maka daripada mereka itu radja di-Selatan akan djadi kuasa, demikianpun seorang daripada segala penghulunja; bahkan, ia itu akan djadi lebih kuasa daripadanja, dan apabila keradjaanlah ia keradjaannja akan amat besar.

6 Maka pada kesudahan beberapa tahun keduanja akan berdjandji-djandjian, dan anak perempuan radja di-Selatan itu akan datang kepada radja di-Utara akan mematutkan semuanja tetapi tiada akan diadakannja kuat lengan jang teguh-teguh, karena iapun tiada akan bertahan dan anak buahnjapun tiada; bahkan, ia sendiripun akan diserahkan dan mereka itu sekalian jang mengiring akan dia dan anaknja dan mereka itu sekalian jang dahulu berpaut kepadanja.

7 Tetapi daripada pangkal akarnja akan bangkit seorang berdiri pada tempatnja, maka ia akan datang dengan balatentara dan iapun akan datang menjerang segala kota benteng radja jang di-Utara itu, dan dilanggarnja akan dia dan dialahkannja kelak.

8 Dan lagi dibawanja akan segala berhala mereka itu dan segala patung tuangan mereka itu dan segala bedjana mereka itu jang indah-indah dan emas peraknja ke-Mesir, dan beberapa tahun lamanja ia akan berkelebihan atas radja jang di-Utara.

9 Maka apabila ini berangkat kenegeri radja jang di-Selatan, tak dapat tiada ia balik kembali kenegerinja.

10 Tetapi daripada segala anaknja laki-laki seorang akan masuk perang, dan mengerahkan balatentara jang banjak lagi dengan besarnja dan ia akan berdjalan

(23)

dengan tiada tertegahkan, dan meliputi semuanja seperti air bah dan dengan berulang-ulang berperang iapun akan sampai kekotanja.

11 Tetapi radja di-Selatan akan geram lalu keluar dan berperang dengan dia, jaitu dengan radja jang di-Utara, maka inipun akan mengerahkan djuga suatu tentara jang besar, tetapi tentara itu akan diserahkan kepada tangannja.

12 Maka ia sendiripun akan mengandjur tentaranja dan bertambah-tambah beraninja dan diparangnja berlaksa-laksa orang dengan pedang, tetapi tiada djuga ia akan dikuatkan;

13 karena radja dari Utara itu akan datang kembali kelak dan mengerahkan suatu tentara besar dari jang dahulu itu, dan pada kesudahan beberapa tahun jang tentu bilangannja iapun akan berdjalan dengan tiada tertegahkan serta dengan tentara jang besar dan amat banjak alat peperangan.

14 Maka pada masa itu banjak orang akan mendurhaka kepada radja di-Selatan itu, dan beberapa orang pengharu daripada bangsamu akan mengatas-ataskan dirinja, akan menjampaikan chajal itu, tetapi mereka itu akan djatuh.

15 Maka radja dari Utara itu akan datang dan membuat kubu akan mengepung dan mengalahkan kota benteng, dan lengan orang Selatan itu tiada akan bertahan, djikalau dengan segala laskar pilihannja sekalipun tiada ia sampai kuat akan melawan.

16 Maka orang jang menjerang akan dia itu akan berbuat barang kehendaknja dan tiada ia akan tahan berdiri dihadapannja, karena ia akan berdiri ditanah jang permai itu dan diselesaikannja dengan tangannja.

17 Setelah itu akan ditudjukannja mukanja hendak menaklukkan kepadanja segala kuasa keradjaannja itu, dan iapun akan berpura-pura hendak berdjandji akan menjampaikan maksudnja; dan diberikannja dia seorang anaknja akan isterinja hendak membinasakan dia, tetapi tiada ia akan tetap hati dan setiawan kepadanja.

18 Kemudian akan ditudjukannja mukanja ketepi-tepi laut dan dialahkannja banjak disana, tetapi seorang panglima perang akan menghabiskan sombongnja, jang mentjelakan semuanja, dan memulangkan kepadanja sombong jang mentjela itu.

19 Kemudian sekali akan ditudjukannja mukanja kepada segala kota benteng ditanahnja sendiri, dan iapun akan tergelintjir dan djatuh sehingga tiada didapati lagi akan dia. 20 Maka akan berbangkit seorang akan gantinja, jang menjuruhkan berdjalan keliling seorang pemungut upeti dengan kemuliaan keradjaan, tetapi dalam sedikit hari iapun akan dipetjahkan, tiada dengan huru-hara dan tiada pula dengan perang.

21 Dan akan gantinja kelak berbangkit seorang hina, baginja tiada ditentukan kemuliaan keradjaan, maka ia akan datang djuga tiada dengan gagah; dan iapun akan merebut keradjaan itu pada masa huru-hara.

22 Maka lengan jang meliputi sekaliannja akan diliputi olehnja dan dipetjahkan olehnja, djikalau penghulu perdjandjian sekalipun.

23 Maka dalam berdjandji dengan dia iapun akan berlaku dengan tipu dan iapun akan berangkat dan menang dengan sedikit orang djuga.

24 Maka tiada dengan gagah iapun akan masuk sampai kedalam bahagian-bahagian negeri jang kaja sekali dan membuat barang jang belum pernah dibuat oleh bapanja atau oleh neneknja, maka rampasan dan djarahan dan harta dihamburkannja diantara mereka itu, dan iapun akan mereka tipu akan kota benteng jang teguh-teguh; tetapi sekalian itu hanja sedikit lamanja.

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects :