• Tidak ada hasil yang ditemukan

BUKU SOP BEM KEMAFAR KABINET CINTA RASA KARYA 2015

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "BUKU SOP BEM KEMAFAR KABINET CINTA RASA KARYA 2015"

Copied!
86
0
0

Teks penuh

(1)

BADAN EKSEKUTIF MAHASISWA

FAKULTAS FARMASI

UNIVERSITAS PADJADJARAN

JATINANGOR-SUMEDANG

(2)

PENDAHULUAN

Salah satu aspek penting dalam mewujudkan birokrasi yang profesional, efektif dan efisien adalah dengan menerapkan Standar Operasional Prosedur (SOP) pada seluruh proses penyelenggaraan administrasi organisasi. Hal ini dinilai penting karena Standar Operasional Prosedur adalah pedoman atau acuan untuk melaksanakan tugas pekerjaan sesuai dengan fungsi dan SOP juga merupakan alat penilaian kinerja organisasi berdasarkan indikator-indikator teknis, administrasif dan prosedural sesuai dengan tata kerja, prosedur dan sistem kerja pada unit kerja yang bersangkutan.

Dengan adanya Standar Operasional Prosedur, penyelenggaraan administrasi organisasi dapat berjalan dengan pasti. Berbagai bentuk penyimpangan dapat dihindari atau sekalipun terjadi penyimpangan di lingkungan organisasi, hal tersebut dapat ditemukan penyebabnya dan bisa diselesaikan dengan cara yang tepat. Apabila semua kegiatan sudah sesuai dengan yang ditetapkan dalam Standar Operasional Prosedur, maka secara bertahap kualitas penyelenggaraan program kerja akan lebih profesional, cepat dan mudah.

(3)

DAFTAR ISI

SOP BIRO ART BEM KEMAFAR UNPAD 2015

SOP BIRO KEUANGAN BEM KEMAFAR UNPAD 2015 SOP BIRO KOMINFO BEM KEMAFAR UNPAD 2015

SOP BIRO HUBUNGAN MASYARAKAT BEM KEMAFAR 2015 SOP DEPARTEMEN PSDM BEM KEMAFAR UNPAD 2015 SOP DEPARTEMEN P-DIPRO BEM KEMAFAR UNPAD 2015 SOP DEPARTEMEN FARPEDUL BEM KEMAFAR UNPAD 2015 SOP DEPARTEMEN WIRAUSAHA BEM KEMAFAR UNPAD 2015

(4)

SOP (Standard Operational Procedure) BIRO ADMINISTRASI RUMAH TANGGA

BEM KEMAFAR 2015 A. Ketentuan Ruang dan Fasilitas Ruang Kemafar (Rukem)

1. Ruang Kemafar merupakan pusat kegiatan mahasiswa yang dirancang baik sebagai tempat pelaksanaan kegiatan serta penyedia fasilitas bagi Kemafar

2. Ruang Kemafar berada dalam pengawasan Biro ART, Sekretaris Kabinet dan Ketua BEM

3. Terkait dengan fungsinya, BEM Kemafar tidak memperkenankan Ruang Kemafar dijadikan tempat penyimpanan barang pribadi yang mengganggu kerapihan ruangan dan berjalannya kegiatan kecuali barang-barang keperluan wirausaha BEM Kemafar

4. Ketentuan Ruang dan Fasilitas Ruang Kemafar yang belum tercantum namun diperlukan, akan dirumuskan kemudian

B. Ketentuan Pemakaian Auditorium

1. Biro ART sebagai pusat informasi pemakaian auditorium terhadap kegiatan di bawah BEM

2. Setiap pihak di bawah BEM yang akan memakai auditorium diharuskan memberikan konfirmasi pada Biro ART melalui SMS paling lambat H-2 sebelum pemakaian auditorium serta mengisi Papan Peminjaman di depan Auditorium

C. SOP Penggunaan Ruang Kemafar (Rukem)

1. Pemeliharaan kebersihan dan kerapihan Ruang Kemafar menjadi tanggung jawab seluruh pengurus BEM, BPM dan Kemafar

(5)

2. Terkait program kerja, program kerja dengan waktu pelaksanaan jangka panjang diizinkan menitipkan barang-barang keperluan kegiatannya dengan melakukan konfirmasi pada Biro ART melalui SMS dan diwajibkan mengisi Buku Penitipan Barang dengan batas penitipan barang maksimal 1 minggu

3. Penitipan barang harus disertai PJ dari program kerja yang bersangkutan

4. Apabila program kerja yang bersangkutan telah selesai, batas penitipan barang titipan di Ruang Kemafar maksimal 3 hari kerja setelah kegiatan berlangsung, namun tetap harus dijaga kerapihan dan kebersihannya

5. Jika penitipan barang melebihi batas waktu yang ditentukan, barang titipan akan dikembalikan kepada pihak yang bersangkutan

6. Barang-barang program kerja jangka panjang diletakkan dengan rapi di Ruang Kemafar sehingga tidak mengganggu pelaksanaan kegiatan yang lain

7. Jika aturan di atas dilanggar maka akan dikenakan sanksi, berupa pengembalian barang secara paksa pada pihak yang bersangkutan

8. Ruang Kemafar diperbolehkan untuk digunakan sebagai tempat rapat dan kegiatan lain yang besangkutan dengan Kemafar maksimal sampai pukul 18.00 WIB

9. Pihak yang ingin menggunakan Ruang Kemafar diharuskan melakukan konfirmasi kepada Biro ART BEM (kegiatan yang menyangkut BEM) dan Biro ART BPM (kegiatan yang menyangkut BPM) maksimal H-1 sebelum penggunaan dan mengisi papan peminjaman Ruang Kemafar

10. Biro ART BEM dan BPM berhak menentukan kegiatan mana yang diprioritaskan menggunakan Ruang Kemafar apabila terdapat jadwal peminjaman yang berbenturan. Diprioritaskan bagi pihak yang melakukan konfirmasi lebih awal

11. Apabila pihak yang bersangkutan telah selesai menggunakan Ruang Kemafar, diharuskan merapikan kembali Ruang Kemafar dan tidak meninggalkan sampah, dengan mekanisme minimal “1 orang membuang 1 sampah”

(6)

12. Jika aturan di atas dilanggar maka akan dikenakan sanksi berupa tidak diperbolehkannya pihak yang bersangkutan untuk menggunakan kembali Ruang Kemafar selama rentang waktu 1 bulan

D. SOP Pemeliharaan Ruang Kemafar ( Rukem)

1. Seluruh pengurus BEM dan BPM Kemafar wajib menjaga dan memelihara kebersihan dan kerapihan Ruang Kemafar dan isinya

2. Pemeliharaan Ruang Kemafar dilakukan dengan mekanisme piket sesuai jadwal yang wajib bagi setiap Biro, Departemen dan Dirjen BEM serta BPM Kemafar. Jadwal piket ditetapkan oleh Biro ART BEM dan BPM Kemafar

E. SOP Piket BEM dan BPM

1. Piket terdiri dari piket BEM dan piket BPM, dilaksanakan setiap hari kerja dengan terdapat satu PJ yang ditunjuk oleh Biro ART pada setiap shift-nya

2. PJ Shift Piket bertanggung jawab atas kinerja petugas piket yang terdapat dalam satu shift kerjanya

3. Pengurus BEM dan BPM wajib mengisi Buku Piket ketika melaksanakan tugasnya 4. Adapun tugas dan tanggungjawab petugas piket adalah :

 Bertanggungjawab terhadap kebersihan dan kerapihan Ruang Kemafar

 Bertanggungjawab terhadap surat masuk

 Dapat melayani pembelian di Wira Usaha BEM

 Dapat melayani Kemafar yang ingin menggunakan fasilitas BEM (mengisi Buku Peminjaman ATK dan Pemakaian Fasilitas terlebih dahulu)

 Mengisi Buku Piket mengenai hal-hal yang dilakukan selama piket berlangsung

(7)

 Memantau pihak yang melanggar aturan piket sebelumnya

5. Apabila tidak dapat melaksanakan tugas piket dan tidak ada konfirmasi kepada Biro ART, maka pihak tersebut akan dikenakan sanksi, yaitu tidak diperbolehkannya menggunakan inventaris dan fasilitas Ruang Kemafar selama 1 minggu (untuk pengurus BPM, sanksi diserahkan kepada Biro ART BPM)

F. SOP Pemakaian Printer

1. Penggunaan printer untuk keperluan internal semua bidang dan kepanitiaan di bawah BEM, BPM Kemafar serta BSO (BSO/KKM) tidak dikenakan biaya

2. Penggunaan selain poin di atas dikenakan biaya Rp. 300,-/lembar berwarna dan Rp. 150,-/lembar hitam putih

G. SOP Pemakaian Komputer

1. Komputer BEM diperuntukkan bagi kelancaran operasional Lembaga Kelengkapan Kemafar dan kepanitiaan di bawah BEM Kemafar

2. Kemafar diperbolehkan menginstall aplikasi tertentu dengan menghubungi Biro ART atau pengurus BEM dan BPM yang sedang menjalankan piket

3. Penggunaan internet diperuntukkan untuk kelancaran terlaksananya kegiatan Kemafar 4. Pembuatan folder pribadi pengurus BEM dan BPM diperbolehkan selama berada di

dalam folder masing-masing bidang

5. Pengurus BEM dan BPM diperkenankan menyimpan data di dalam folder masing-masing bidang

6. Tidak diperkenankan menyimpan data yang tidak berkaitan dengan program kerja BEM Kemafar

H. SOP Penggunaan Logistik BEM

(8)

2. Peminjaman logistik dilakukan melalui konfirmasi kepada Biro ART melalui SMS H-1 peminjaman, serta mengisi Buku Peminjaman ATK dan Pemakaian Fasilitas yang telah disediakan di Ruang Kemafar

3. Peminjam bertanggungjawab sepenuhnya atas barang yang dipinjamnya, serta diwajibkan merapikan dan mengembalikan kembali barang yang dipinjam pada tempatnya apabila telah selesai, lalu melakukan konfirmasi melalui SMS kepada Biro ART. Batas maksimal pengembalian barang adalah 3 hari kerja setelah kegiatan berlangsung

4. Peminjam wajib mengembalikan logistik BEM dengan tepat waktu sesuai dengan kesepakatan bersama Biro ART dan menyimpannya kembali ke tempat semula 5. Jika terdapat kerusakan atau kehilangan maka peminjam wajib memperbaiki atau

mengganti barang yang dipinjam dengan yang baru atau sesuai kesepakatan mengganti dengan uang tunai senilai barang tersebut

I. SOP Surat Menyurat.

1. Penanggung jawab surat menyurat adalah Kepala Biro ART, yang bertanggung jawab langsung kepada Sekretaris Kabinet

2. Surat yang dibuat oleh Biro ART BEM :

 Pendelegasian yang mewakili BEM Kemafar secara langsung

 Permohonan dana delegasi yang mewakili BEM Kemafar secara langsung

 Surat rekomendasi, surat keputusan, dan surat – surat lainnya yang dianggap perlu

 Surat yang menyangkut kegiatan PBSO

(segala sesuatu yang menyangkut keperluan BEM kemafar secara umum)

3. Apabila pada kondisi tertentu, surat yang menyangkut kegiatan PBSO, pendelegasian dan rekomendasi kegiatan harus dibuat oleh pihak bersangkutan, maka pihak tersebut diwajibkan meminta nomor surat pada Biro ART serta menyerahkan file softcopynya

(9)

melalui email [email protected] untuk di cek terlebih dahulu, kemudian menyerahkan fotocopy-nya kepada Biro ART

4. Surat kegiatan di bawah BSO dibuat oleh kesekretariatan BSO dengan format draft surat yang sama namun memiliki nomor surat tersendiri, kemudian menyerahkan file

softcopynya melalui email [email protected] untuk di cek terlebih dahulu dan menyerahkan fotocopy-nya kepada Biro ART

5. Surat kegiatan di bawah KKM dibuat oleh kesekretariatan KKM dengan format draft surat yang sama namun memiliki nomor surat tersendiri, kemudian menyerahkan file

softcopynya melalui email [email protected] untuk di cek terlebih dahulu dan menyerahkan fotocopy-nya kepada Biro ART

6. Setiap surat yang dikeluarkan oleh BEM Kemafar atau kepanitian dibawah BEM Kemafar memiliki margin normal (left; right; top; bottom = 25,44 mm)

7. Setiap surat yang dikeluarkan oleh BEM Kemafar atau kepanitiaan dibawah BEM Kemafar wajib memakai kop surat BEM Kemafar

 Logo Unpad dengan ukuran 26 mm x 26,5 mm

 Logo BEM Kemafar Unpad dengan ukuran 26 mm x 26,5 mm

 Logo BEM dapat didapatkan dengan menghubungi Biro ART

(10)

 Dilengkapi oleh alamat kesekretariatan BEM Kemafar Unpad yaitu Gdg.

D6-Fakultas Farmasi Unpad. Jl. Raya Jatinangor Km. 21, Jatinangor-Bandung dan email BEM Kemafar yaitu [email protected]

8. Nomor Surat Baku

 Nomor Surat adalah penomoran surat yang dikeluarkan  Surat yang dibuat oleh Biro ART BEM Kemafar Unpad

 Nomor surat terkait PBSO, surat pendelegasian, surat rekomendasi, surat keputusan masing-masing memiliki nomor surat yang tersendiri

 Nomor surat izin kegiatan, permohonan dana, peminjaman dana, peminjaman alat yang terkait keperluan BEM secara umum memiliki nomor surat yang berkelanjutan pada kegiatan tersebut

 Surat yang dibuat oleh Kesekretariatan Biro/Departemen/Dirjen/Panitia

 Nomor surat diawali kembali dari 01 untuk setiap proker atau kegiatan yang berbeda

 Nomor surat untuk perihal yang sama, dalam waktu dan tempat yang sama cukup memiliki satu nomor surat

Contoh: surat undangan, surat pengantar sponsorship

 Nomor surat menyangkut kegiatan BSO dan KKM, memiliki format nomor surat tersendiri

Keterangan:

* A: untuk surat yang ditujukan masih di dalam Unpad B: untuk surat yang ditujukan keluar Unpad

(11)

Nomor surat untuk surat dengan jenis yang sama tetapi tujuan berbeda memiliki nomor surat tersendiri

 Bulan ditulis dalam angka romawi Contoh:

No. : 01/A/PCT-PCE/BEM-KEMAFAR/I/2014

Artinya: surat pertama yang dikeluarkan oleh panitia PCT-PCE pada bulan Januari 2014

 Untuk BSO contoh format seperti berikut:  Untuk kegiatan rutin BSO:

No.: urutan nomor/*A/B /NAMA BSO-BEM-KEMAFAR/Bulan/Tahun Nomor surat berkelanjutan.

 Untuk kegiatan event BSO:

No.: urutan nomor/*A/B /NAMA KEGIATAN/NAMA BSO-BEM-KEMAFAR/Bulan/Tahun

Nomor surat diawali kembali dari 01 untuk setiap proker atau kegiatan yang berbeda

 Untuk kegiatan rutin KKM :

No.: urutan nomor/*A/B /NAMAKKM/BEM-KEMAFAR/Bulan/Tahun

 Untuk HIMAPA (Himpunan Mahasiswa Apoteker) format seperti berikut :

No. : urutan nomor/*A/B /NAMA KEGIATAN/BEM-KEMAFAR/HIMAPA/Bulan/ Tahun

Keterangan:

* A: untuk surat yang ditujukan masih didalam Unpad B: untuk surat yang ditujukan keluar Unpad

(12)

Nomor surat untuk surat dengan jenis yang sama tetapi tujuan berbeda memiliki nomor surat tersendiri

9. Yang dapat mengeluarkan surat :

 Sekretaris Kabinet, Biro ART

 Kesekretariatan dari setiap Biro/Departemen/Dirjen/BSO /KKM/Panitia 10. Format SMS permintaan surat :

 Surat Rekomendasi :

Nama; NPM; Ditujukan untuk dalam Unpad atau luar Unpad; Perihal surat

 Surat Keterangan :

Nama; NPM; Ditujukan untuk dalam Unpad atau luar Unpad; Perihal Surat

 Surat Pendelegasian :

Nama; NPM; Ditujukan untuk dalam Unpad atau luar Unpad; Perihal Surat; Hari, tanggal dan tempat kegiatan

 Surat Permohonan Izin Tempat dan Peminjaman Alat untuk KKM :

Nama ketua KKM; NPM ketua KKM; Ditujukan untuk dalam Unpad atau luar Unpad; Hari, tanggal, waktu, dan tempat yang dipinjam

11. Surat yang ditujukan kepada Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Farmasi dan Wakil Rektor Bidang Administrasi dan Kemahasiswaan adalah surat perihal izin kegiatan yang cakupan sasarannya eksternal Kemafar

12. Surat yang ditujukan kepada Kepala Pusat Pengembangan Kegiatan dan Kreativitas Mahasiswa Fakultas Farmasi dan Wakil Rektor Bidang Administrasi dan Kemahasiswaan adalah surat perihal izin kegiatan yang cakupan sasarannya internal Kemafar

13. Surat yang ditujukan pada Wakil Dekan Bidang Administrasi Keuangan Fakultas Farmasi Unpad (diketahui oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Farmasi Unpad) adalah perihal Permohonan Dana untuk kegiatan yang cakupan sasarannya internal dan eksternal Kemafar.

(13)

14. Surat yang ditujukan pada Kepala Tata Usaha Fakultas Farmasi Unpad adalah surat perihal peminjaman alat / peminjaman tempat (diketahui oleh Kepala Sub. Bagian Pembelajarn, Kemahasiswaan dan Data Fakultas Farmasi Unpad)

15. Lembar pengesahan tanda tangan pihak yang berkepentingan memiliki jarak 4 enter 16. Pengecekan softcopy surat kegiatan dilakukan selambat-lambatnya 20 hari kerja (untuk

program kerja yang menggunakan dana BEM) dan 25 hari kerja (untuk program kerja yang menggunakan dana dari fakultas) sebelum kegiatan berlangsung, bersamaan dengan proposal kegiatan yang dikirim melalui email [email protected]

17. Semua surat dalam bentuk fotocopy (yang sudah ditanda tangani) dilampirkan dalam LK-LPJ

18. Apabila terdapat perubahan konsep kegiatan dadakan, permintaan pengecekan surat kepada Biro ART paling lambat 5 hari kerja sebelum penyebaran surat tersebut

19. Jika Ketua BEM Kemafar tidak ada di tempat maka tanda tangan dilakukan atas nama BEM Kemafar oleh Kepala Rumah Tangga melalui konfirmasi ketua BEM Kemafar

Dikeluarkan tanggal 1 Januari 2014 a.n. Ketua BEM KEMAFAR

Kepala Rumah Tangga,

(4x enter)

Devi Suryani 260110120128

(14)

J. SOP Cover Proposal, LK dan LPJ (terlampir)

 Keterangan point 1 menerangakan bidang penalaran kegiatan yang terdiri dari : a. Keorganisasian

Program dan kegiatan kemahasiswaan yang bertujuan memenuhi kebutuhan organisasi internal BEM Kemafar Unpad.

Kegiatan ini dapat berbentuk : Upgrading BEM; Pengadaan Buku Komunikasi BEM; Pengadaan Atribut BEM; dan kegiatan lain yang sejenis

b. Pendidikan dan Profesi

Program dan kegiatan kemahasiswaan yang bertujuan menanamkan sikap ilmiah, merangsang daya kreasi dan inovasi, meningkatkan kemampuan meneliti dan menulis karya ilmiah, pemahaman profesi, dan kerjasama mahasiswa dalam tim, baik pada perguruan tingginya maupun antar perguruan tinggi di dalam dan di luar negeri.

(15)

Kegiatan ini dapat berbentuk : Pelatihan terkait PKM (Program Kreatifitas Maasiswa); Patient Counseling Training- Patient Counseling Event (PCT-PCE); Pelatihan Mahasiswa Berprestasi (Mawapres); dan kegiatan lain yang sejenis

c. Pengembangan Potensi Mahasiswa

Program dan kegiatan mahasiswa yang bertujuan untuk mengembangkan potensi mahasiswa dalam manajemen praktis, berorganisasi, menumbuhkan apresiasi terhadap olahraga dan seni.

Kegiatan ini dapat berbentuk Latihan Keterampilan Manajemen Mahasiswa (LKMM); Pelatihan Dasar Mahasiswa (PDM); Pekan Olahraga; Pagelaran Seni dan Budaya; dan kegiatan lain yang sejenis

d. Kesejahteraan Mahasiswa

Program yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan fisik dan mental mahasiswa.

Kegiatan ini dapat berbentuk : Seminar Beasiswa Mahasiswa (SBM); Pelatihan Kewirausahaan; Hari Keakraban; dan kegiatan lain yang sejenis.

e. Relasi dan Sosial Politik

Program yang bertujuan untuk meningkatkan pengabdian pada masyarakat, menanamkan rasa persatuan dan kesatuan bangsa, menumbuhkan kecintaan kepada tanah air dan lingkungan, kesadaran kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara yang bermartabat.

Kegiatan ini dapat berbentuk; Hari Lingkungan; Temu Alumni; Diskusi Publik; dan kegiatan lain yang sejenis

f. Kegiatan Penunjang

 Program yang bertujuan untuk meningkatkan sikap dan kemampuan dosen dalam keterlibatannya membimbing kegiatan mahasiswa. Kegiatan ini dapat berbentuk ;

(16)

Pelatihan Pelatih Orientasi Pengembangan Pembimbing Kemahasiswaan (PP-OPPEK); PP-LKMM

 Program yang bertujuan untuk meningkatkan sarana dan prasarana kegiatan mahasiswa. Kegiatan ini dapat berbentuk; Pengembangan sistem informasi kemahasiswaan, pengadaan dan pemeliharaan sarana dan prasarana kegiatan mahasiswa serta kegiatan lain yang sejenis

 Keterangan Point 2 menerangkan bentuk kegiatan yang dapat berbentuk : a. Pelatihan b. Seminar c. Lokakarya d. Workshop e. Studi Banding f. Diklat g. Diskusi Panel h. Talkshow

Pada proposal izin kegiatan judul yang tertera ada cover adalah “PROPOSAL KEGIATAN” dan pada proposal permohnan dana judul yang tertera pada cover adalah “PROPOSAL PERMOHONAN DANA”

Pada LK/LPJ judul yang tertera pada cover adalah “LK/LPJ KEGIATAN ”

 Logo BEM Kemafar berukuran 70 mm x 70 mm berwarna

Margin cover normal (left; right; top; bottom = 25,44 mm)

Cover dijilid dengan mika bening

Untuk design cover proposal eksternal (sponsorship/marketing/dll.) diserahkan kepada masing-masing pihak yang membuat proposal. Namun konten dari cover harus terdapat unsur–unsur seperti di contoh sebelumnya

(17)

K. SOP Proposal

 Program kerja yang menerima dana hanya dari BEM :

o Proposal dibuat sebanyak 2 buah, yaitu Proposal Kegiatan dan Proposal Permohonan Dana

o Isi Proposal Kegiatan mencakup point I - X, kecuali point IX (Estimasi Biaya) dikosongkan. Pada lembar pengesahan, proposal ditandatangani oleh Ketua Pelaksana dan Ketua BEM Kemafar

o Isi Proposal Permohonan Dana mencakup point I - X. Pada lembar pengesahan, proposal ditandatangani oleh Ketua Pelaksana dan Ketua BEM Kemafar

 Program kerja yang menerima dana hanya dari Fakultas :

o Proposal dibuat sebanyak 2 buah, yaitu Proposal Kegiatan dan Proposal Permohonan Dana

o Isi Proposal Kegiatan mencakup point I – X. Pada lembar pengesahan, proposal ditandatangani oleh Ketua Pelaksana, Ketua Bem Kemafar, dan Kepala Pusat Pengembangan Kegiatan dan Kreativitas Mahasiswa (untuk kegiatan internal Kemafar) atau Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan (untuk kegiatan eksernal Kemafar)

o Isi Proposal Pengajuan Dana mencakup point I - X. Pada lemba pengesahan, proposal ditandatangani oleh Ketua Pelaksana, Ketua BEM Kemafar, dan Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Fakultas Farmasi (baik kegiatan internal maupun eksternal Kemafar)

Untuk proposal eksternal (sponsorship/marketing/dll.) format mengikuti proposal internal. Pada lembar pengesahan, proposal eksternal ditandatangani oleh Wakil Dekan Bidang Akademik dan Kemahasiswaan

Proposal menggunakan kertas ukuran A4, margin normal, font Times New Roman

(18)

 Bagian Pokok yang harus ada pada sebuah proposal : Halaman cover

I. Pendahuluan

Berisi latar belakang diadakan suatu kegiatan II. Tujuan

Menjelaskan tujuan diadakannya kegiatan III. Output

Berisi harapan/hasil yang ingin diwujudkan dari tujuan acara IV. Nama kegiatan dan bentuk kegiatan

Mencakup nama, tema dan bentuk kegiatan V. Pelaksanaan kegiatan

Mencakup hari, tanggal, waktu dan tempat kegiatan VI. Sasaran kegiatan

VII. Susunan Acara

Rundown acara dipaparkan secara jelas dalam bentuk tabel. Bila kegiatan berlangsung lebih dari satu hari, maka dicantumkan seluruh kegiatan apa saja yang dilakukan (rundown acara) dari hari pertama sampai hari terakhir dan dicantumkan beserta jamnya. Contoh: Waktu Kegiatan 08.00-08.05 Pembukaan 08.05-08.10 Tilawah dan seterusnya…

VIII. Susunan Kepanitiaan (berisi daftar susunan panitia inti) Contoh :

(19)

Pelindung : Dekan Fakultas Farmasi Unpad

Dr. Keri Lestari Dandan, M.Si.,Apt NIP 196904271994122001 Penasehat : Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Kerjasama

Fakultas Farmasi Unpad

Prof. Dr. Ajeng Diantini, M.Si., Apt NIP 196403121990012001

Penanggung Jawab : Ketua BEM Kemafar Unpad

Syah Akbarul Adha 260110120078

Project Supervisor : Nama Lengkap NPM

Ketua : Nama Lengkap NPM

Wakil Ketua : Nama Lengkap NPM

Sekretaris : Nama Lengkap NPM

Bendahara : Nama Lengkap NPM

Sie Acara : Nama Lengkap NPM

Sie. Humas : Nama lengkap NPM

(dan seterusnya...) IX. Estimasi biaya

Rencana Pemasukan: (dijabarkan sumber dana dan jumlahnya dengan jelas) Contoh:

(20)

 BEM Kemafar Unpad = Rp 500.000

 Penjualan Kelebihan Makanan = Rp 5.000

 Donator = Rp 326.175

Total pemasukan = Rp 831.175

Rencana Pengeluaran :

 Belanja Pegawai adalah anggaran dana yang dikeluarkan untuk orang-orang yang terkait secara langsung ataupun tidak langsung dalam kegiatan, antara lain Honor pembicara, Honor satpam, dll.

 Belanja ATK adalah anggaran-anggaran yang dikeluarkan guna membeli keperluan-keperluan Alat Tulis Kerja

 Belanja Lain-lain adalah belanja untuk keperluan selain diatas Contoh:

NO URAIAN RINCIAN JUMLAH

BELANJA PEGAWAI

1. Honor pembicara 1 1 orang x Rp 100.000 Rp 100.000 BELANJA BARANG / ATK

1 Parcel 1 buah x Rp 62.175 Rp 62.175

2 Battery Energizer 1 buah x Rp 10.500 Rp 10.500

BELANJA LAINNYA

1 Ta’jil 76 bungkus x Rp 2.500 Rp 190.000

2 Dus Aqua gelas 1 dus x Rp 12.500 Rp 12.500

3 Makanan berat 76 buah x Rp 6.000 Rp 456.000

(21)

SALDO

PEMASUKAN Rp.

PENGELUARAN Rp. -

X. Penutup (Lembar tersendiri dan digabungkan dengan lembar pengesahan)

Merupakan bagian akhir proposal, biasanya berupa harapan agar acara dapat berlangsung dengan baik

XI. Lembar Pengesahan

 Program kerja yang menerima dana hanya dari BEM  Proposal Kegiatan

Tempat, Tanggal Bulan Tahun Ketua BEM Kemafar

Universitas Padjadjaran

(4x enter) Syah Akbarul Adha NPM 260110120078

Ketua Pelaksana

(4x enter) (Nama Jelas)

(22)

 Proposal Permohonan Dana

Tempat, Tanggal Bulan Tahun Ketua BEM Kemafar

Universitas Padjadjaran

(4x enter) Syah Akbarul Adha NPM 260110120078

Ketua Pelaksana

(4x enter) (Nama Jelas)

NPM

 Program kerja yang menerima dana hanya dari Fakultas  Proposal Kegiatan (cakupannya internal Kemafar)

Tempat, Tanggal Bulan Tahun

Ketua BEM Kemafar Universitas Padjadjaran

(4x enter) Syah Akbarul Adha NPM 260110120078 Ketua Pelaksana (4x enter) (Nama Jelas) NPM Mengetahui,

Kepala Pusat Pengembangan Kegiatan dan Kreativitas Mahasiswa Fakultas Farmasi – Universitas Padjadjaran

(4x enter)

Arif Budiman, M.Si., Apt NIP 19820912 201012 1 004

(23)

 Proposal Kegiatan (cakupannya eksternal Kemafar)

Tempat, Tanggal Bulan Tahun Ketua BEM Kemafar

Universitas Padjadjaran

(4x enter) Syah Akbarul Adha NPM 260110120078 Ketua Pelaksana (4x enter) (Nama Jelas) NPM Mengetahui,

Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Kerjasama Fakultas Farmasi – Universitas Padjadjaran

(4x enter)

Prof. Dr. Ajeng Diantini, M.Si., Apt. NIP 196403121990012001

(24)

 Proposal Permohonan Dana (baik kegiatan internal maupun eksternal Kemafar) Tempat, Tanggal Bulan Tahun Ketua BEM Kemafar

Universitas Padjadjaran

(4x enter) Syah Akbarul Adha NPM 260110120078 Ketua Pelaksana (4x enter) (Nama Jelas) NPM Mengetahui,

Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Kerjasama Fakultas Farmasi – Universitas Padjadjaran

(4x enter)

Prof. Dr. Ajeng Diantini, M.Si., Apt. NIP 196403121990012001

(25)

 Lembar Pengesahan untuk Proposal Eksternal (Sponsorship, Marketing, dll) Tempat, Tanggal Bulan Tahun

Ketua BEM Kemafar Universitas Padjadjaran

(4x enter) Syah Akbarul Adha NPM 260110120078 Ketua Pelaksana (4x enter) (Nama Jelas) NPM Mengetahui,

Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Kerjasama Fakultas Farmasi – Universitas Padjadjaran

(4x enter)

Prof. Dr. Ajeng Diantini, M.Si., Apt. NIP 196403121990012001

L. SOP ALUR PROPOSAL

 Program Kerja yang menerima dana hanya dari BEM

o Selambat-lambatnya 20 hari kerja sebelum kegiatan berlangsung proposal harus dicek terlebih dahulu oleh Biro ART dalam bentuk softcopy dikirim ke email

[email protected]. Biro ART akan memeriksa dan mengevaluasi

format proposal serta mengecek kesesuaian antara tujuan-gambaran program kerja dengan apa yang digambarkan dalam proposal. Apabila masih terdapat kekurangan, maka Biro ART akan meminta kesekretariatan Departemen/Biro/Dijen/BSO (KKM)/Panitia untuk merevisi proposal tersebut.

(26)

Biro ART melakukan pemeriksaan maksimal 3 hari kerja setelah softcopy proposal masuk ke email ART

o Setelah selesai melakukan pemeriksaan, softcopy proposal dikembalikan kepada kesekretariatan Departemen/Biro/Dijen/BSO (KKM)/Panitia untuk direvisi jika masih terdapat kekurangan. Batas revisi proposal oleh kesekretariatan Departemen/Biro/Dijen/BSO (KKM)/Panitia maksimal 2 hari kerja setelah

softcopy proposal dikembalikan oleh Biro ART

o Proposal yang telah direvisi ulang oleh kesekretariatan Departemen/Biro/Dijen/BSO (KKM)/Panitia, di print out (tanpa dijilid terlebih dahulu) dan diberikan ke Biro ART selambat lambatnya 15 hari kerja sebelum kegiatan berlangsung untuk mendapatkan ACC Biro ART sebelum ditandatangani oleh Ketua BEM Kemafar. Jika tidak mendapatkan ACC Biro ART, maka proposal tersebut tidak dapat ditandatangani oleh Ketua BEM Kemafar. Jika Ketua BEM Kemafar tidak ada di tempat maka tanda tangan dilakukan atas nama BEM Kemafar oleh Kepala Rumah Tangga melalui konfirmasi ketua BEM Kemafar

o Proposal harus sudah rampung (tandatangan sudah lengkap) selambat lambatnya 12 hari kerja sebelum kegiatan berlangsung

o Proposal Kegiatan diberikan kepada Sub Bagian Kemahasiswaan, namun harus diketahui oleh Kepala Pusat Pengembangan Kegiatan dan Kreativitas Mahasiswa. Sedangkan Proposal Permohonan Dana diberikan kepada Biro Keuangan BEM Kemafar (Asli) dan BPM Kemafar (Fotokopi)

o Proposal Kegiatan dan Proposal Permohonan Dana yang telah fix (dalam bentuk

softcopy PDF) dikirimkan ke email [email protected] dan email

[email protected] selambat-lambatnya 12 hari kerja sebelum kegiatan

(27)

o Jika proposal belum masuk, maka uang tidak akan diberikan oleh Biro Keuangan

 Program kerja yang menerima dana hanya dari Fakultas

o Selambat-lambatnya 25 hari kerja sebelum kegiatan berlangsung proposal harus dicek terlebih dahulu oleh Biro ART dalam bentuk softcopy dikirim ke email

[email protected]. Biro ART akan memeriksa dan mengevaluasi

format proposal serta mengecek kesesuaian antara tujuan-gambaran program kerja dengan apa yang digambarkan dalam proposal. Apabila masih terdapat kekurangan, maka Biro ART akan meminta kesekretariatan Departemen/Biro/Dijen/BSO (KKM)/Panitia untuk merevisi proposal tersebut. Biro ART melakukan pemeriksaan maksimal 3 hari kerja setelah softcopy proposal masuk ke email ART

o Setelah selesai melakukan pemeriksaan, softcopy proposal dikembalikan kepada kesekretariatan Departemen/Biro/Dijen/BSO (KKM)/Panitia untuk direvisi jika masih terdapat kekurangan. Batas revisi proposal oleh kesekretariatan Departemen/Biro/Dijen/BSO (KKM)/Panitia maksimal 2 hari kerja setelah

softcopy proposal dikembalikan oleh Biro ART

o Proposal yang telah direvisi ulang oleh kesekretariatan Departemen/Biro/Dijen/BSO (KKM)/Panitia, di print out (tanpa dijilid terlebih dahulu) dan diberikan kepada Bio ART selambat lambatnya 20 hari kerja sebelum kegiatan berlangsung untuk mendapatkan ACC Biro ART sebelum ditandatangani oleh Ketua BEM Kemafar. Jika tidak mendapatkan ACC Biro ART, maka proposal tersebut tidak dapat ditandatangani oleh Ketua BEM Kemafar. Jika Ketua BEM Kemafar tidak ada di tempat maka tanda tangan dilakukan atas nama BEM Kemafar oleh Kepala Rumah Tangga melalui konfirmasi ketua BEM Kemafar

(28)

o Proposal harus sudah rampung (tandatangan sudah lengkap) selambat lambatnya 12 hari kerja sebelum kegiatan berlangsung

o Proposal Kegiatan diberikan kepada Sub Bagian Kemahasiswaan (Asli), BEM Kemfar (Fotokopi) dan BPM Kemafar (Fotokopi). Sedangkan Proposal Permohonan Dana akan diberikan kepada Biro Keuangan

o Proposal Kegiatan dan Proposal Permohonan Dana yang telah fix (dalam bentuk

softcopy PDF) dikirimkan ke email [email protected] dan email

[email protected] selambat-lambatnya 12 hari kerja sebelum kegiatan

berlangsung dengan format PROPOSAL(spasi)NAMA KEGIATAN

o Jika proposal belum masuk, maka uang tidak akan diberikan oleh pihak fakultas

M. SOP Laporan Kegiatan dan Laporan Pertanggungjawaban ( LK / LPJ)

 Untuk program kerja event mengumpulkan LK dan LPJ, untuk Program Kerja Non Event mengumpulkan LK

 Program kerja yang menerima dana hanya dari BEM :

o LK/LPJ dibuat sebanyak 2 buah. Satu LK/LPJ tanpa bab Laporan Keuangan (untuk Sub Bagian Kemahasiswaan) dan satu LK/LPJ dengan bab Laporan Keuangan (Untuk BEM Kemafar)

o Pada lembar pengesahan LK/LPJ, tanpa bab Laporan Keuangan maupun dengan bab Laporan Keuangan, ditandatangani oleh Ketua Pelaksana dan Ketua BEM Kemafar

 Program kerja yang menerima dana hanya dari Fakultas :

o LK/LPJ dibuat sebanyak 2 buah dan kedua LK/LPJ terdapat bab Laporan Keuangan. Satu LK/LPJ untuk Sub Bagian Akademik dan satu LK/LPJ untuk Bagian Keuangan Fakultas

(29)

o Pada lembar pengesahan LK/LPJ, ditandatangani oleh Ketua Pelaksana, Ketua BEM Kemafar, dan Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Kerjasama (untuk kegiatan eksternal Kemafar)

LK/LPJ menggunakan kertas ukuran A4, margin normal, font Times New Roman

Ukuran font untuk judul berukuran 14, untuk isi berukuran 12

 Format Laporan Kegiatan : Halaman cover

I. Pendahuluan

Berisi latar belakang diadakan suatu kegiatan II. Tujuan

Menjelaskan tujuan yang akan diadakan III. Output

Berisi harapan/hasil yang ingin diwujudkan dari tujuan acara IV. Nama dan Bentuk Kegiatan

Isinya disamakan dengan yang ada di dalam proposal V. Sasaran Kegiatan

VI. Susunan Kepanitiaan

Catatan : Isinya disamakan dengan yang ada di dalam proposal VII. Laporan Kegiatan

 Realisasi kegiatan

 Evaluasi dan Kendala

Saran

(30)

VIII. Laporan Keuangan

PEMASUKAN: (dijabarkan sumber dana dan jumlahnya dengan jelas) Contoh:  Dana A = Rp 500.000  Dana B = Rp 5.000  Dana C = Rp 326.175 Total pemasukan = Rp 831.175 PENGELUARAN: Contoh:

NO URAIAN RINCIAN JUMLAH

BELANJA PEGAWAI

1. Honor pembicara 1 1 orang x Rp 100.000 Rp 100.000 BELANJA BARANG / ATK

1 Parcel 1 buah x Rp 62.175 Rp 62.175 2 Battery Energizer 1 buah x Rp 10.500 Rp 10.500 BELANJA LAINNYA

1 Ta’jil 76 bungkus x Rp 2.500 Rp 190.000

2 Dus Aqua gelas 1 dus x Rp 12.500 Rp 12.500 3 Makanan berat 76 buah x Rp 6.000 Rp 456.000

Total Rp 831.175

SALDO

PEMASUKAN Rp.

PENGELUARAN Rp. -

(31)

IX. Penutup (lembar tersendiri dan digabungkan dengan lembar pengesahan)

Merupakan bagian akhir proposal, biasanya berupa harapan agar acara dapat berlangsung dengan baik.

X. Lembar Pengesahan

 Program kerja yang menerima dana hanya dari BEM

Tempat, Tanggal Bulan Tahun Ketua BEM Kemafar

Universitas Padjadjaran

(4x enter) Syah Akbarul Adha NPM 260110120078

Ketua Pelaksana

(4x enter) (Nama Jelas)

NPM

 Program kerja yang menerima dana hanya dari Fakultas

Tempat, Tanggal Bulan Tahun Ketua BEM Kemafar

Universitas Padjadjaran

(4x enter) Syah Akbarul Adha NPM 260110120078

Ketua Pelaksana

(4x enter) (Nama Jelas)

(32)

Mengetahui,

Wakil Dekan Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Kerjasama Fakultas Farmasi – Universitas Padjadjaran

(4x enter)

Prof. Dr. Ajeng Diantini, M.Si., Apt. NIP 196403121990012001

 Format Laporan Pertanggungjawaban : Halaman Cover

I. Prakata yang dibuat oleh Ketua Pelaksana Kegiatan.

Disertai lembar pengesahan yang mencakup tempat, tanggal bulan tahun pembuatan prakata, tanda tangan, nama lengkap dan NPM

(33)

II. Laporan pertanggungjawaban panitia acara

Dilanjutkan ke seksi berikutnya dengan format sama seperti diatas.

 Untuk bendahara, di dalamnya disertakan laporan keuangan, dengan format dibawah ini : (dibuat hanya jika pada LK terdapat bab Laporan Keuangan)

PEMASUKAN (sumber dana dipaparkan secara detail dan jelas)

Dana A = Rp ... Dana B = Rp ... Total pemasukan = Rp ... NO. BIDANG/ SEKSI DESKRIPSI KERJA REALISASI KERJA EVALUASI DAN KENDALA SARAN 1 Sekretaris (Nama) ……… ……… ……… ………..

(34)

PENGELUARAN (dana pengeluaran di rinci secara detail dan lengkap

SALDO

 PEMASUKAN Rp.…………,-

 PENGELUARAN Rp. ………….,-

Rp.………….,-

NO URAIAN RINCIAN JUMLAH

BELANJA PEGAWAI

1. Honor pembicara 1 1 orang x Rp 100.000 Rp 100.000 BELANJA BARANG / ATK

1 Parcel 1 buah x Rp 62.175 Rp 62.175

2 Battery Energizer 1 buah x Rp 10.500 Rp 10.500 BELANJA LAINNYA

1 Ta’jil 76 bungkus x Rp 2.500 Rp 190.000

2 Dus Aqua gelas 1 dus x Rp 12.500 Rp 12.500 3 Makanan berat 76 buah x Rp 6.000 Rp 456.000

(35)

LAMPIRAN

1. Foto kegiatan yang menggambarkan jalannya acara (minimal 5), perangkat publikasi acara misalnya dalam bentuk poster / spanduk, sertifikat

2. Daftar hadir dan nota- nota/ kwitansi:

3. Daftar hadir dan Nota asli dilampirkan pada akhir halaman LK & LPJ yang dibuat, ditujukan kepada :

Wakil Dekan Bidang Administrasi Keuangan (softcopy melalui Biro ART BEM) dan Bagian Keuangan Fakultas (hardcopy), jika di dalam proposal meminta dana hanya sampai ke tingkat fakultas

 Pembantu Rektor Bagian Kemahasiswaan Tingkat Universitas, jika di dalam proposal meminta dana hingga tingkat universitas

4. Daftar hadir dan Nota fotokopian dilampirkan pada akhir halaman LK & LPJ yang dibuat, ditujukan kepada :

 Fakultas : (Jika yang asli diberikan kepada universitas)

 BEM Kemafar

 BPM Kemafar

5. Seluruh surat yang dikeluarkan pada saat kegiatan berlangsung (dalam bentuk

fotocopy

N. SOP ALUR LK/LPJ

 Program kerja yang menerima dana hanya dari BEM

o Selambat-lambatnya 7 hari kerja setelah kegiatan berlangsung LK/LPJ harus dicek terlebih dahulu oleh Biro ART dalam bentuk softcopy dikirim ke email [email protected] dan hardcopy nota-nota pun diberikan kepada Biro ART. Biro ART akan memeriksa dan mengevaluasi format LK/LPJ serta mengecek kesesuaian laporan dengan apa yang

(36)

digambarkan dalam proposal. Apabila masih terdapat kekurangan, maka Biro ART akan meminta kesekretariatan Departemen/Biro/Dijen/BSO (KKM)/Panitia untuk merevisi LK/LPJ tersebut. Biro ART melakukan pemeriksaan maksimal 3 hari kerja setelah softcopy LK/LPJ masuk ke email ART

o Setelah selesai melakukan pemeriksaan, softcopy LK/LPJ dikembalikan kepada kesekretariatan Departemen/Biro/Dijen/BSO (KKM)/Panitia untuk direvisi jika masih terdapat kekurangan. Batas revisi LK/LPJ oleh kesekretariatan Departemen/Biro/Dijen/BSO (KKM)/Panitia maksimal 2 hari kerja setelah softcopy LK/LPJ dikembalikan oleh Biro ART

o LK/LPJ yang telah direvisi ulang oleh kesekretariatan Departemen/Biro/Dijen/BSO (KKM)/Panitia, di print out (tanpa dijilid terlebih dahulu) dan diberikan ke Biro ART selambat lambatnya 12 hari kerja setelah kegiatan berlangsung untuk mendapatkan ACC Biro ART sebelum ditandatangani oleh Ketua BEM Kemafar. Jika tidak mendapatkan ACC Biro ART, LK/LPJ tersebut tidak dapat ditandatangani oleh Ketua BEM Kemafar. Jika Ketua BEM Kemafar tidak ada di tempat maka tanda tangan dilakukan atas nama BEM Kemafar oleh Kepala Rumah Tangga melalui konfirmasi ketua BEM Kemafar

o LK/LPJ harus sudah rampung (tandatangan sudah lengkap) selambat lambatnya 14 hari kerja setelah kegiatan berlangsung

o LK/LPJ (tanpa bab Laporan Pengeluaran) diberikan kepada Sub Bagian Kemahasiswaan, namun harus diketahui oleh Kepala Pusat Pengembangan Kegiatan dan Kreativitas Mahasiswa

o LK/LPJ (dengan bab Laporan Pengeluaran) diberikan kepada Biro ART BEM Kemafar (Asli) dan BPM Kemafar (Fotokopi)

(37)

o LK/LPJ yang telah fix (dalam bentuk softcopy) dikirimkan ke email

[email protected] dan email [email protected]

selambat-lambatnya 14 hari kerja setalah kegiatan berlangsung dengan format LK/LPJ(spasi)KEGIATAN

o Jika LK/LPJ belum masuk, maka proposal untuk program kerja selanjutnya tidak dapat masuk ke Biro ART

 Program kerja yang menerima dana hanya dari Fakultas

o Selambat-lambatnya 7 hari kerja setelah kegiatan berlangsung LK/LPJ harus dicek terlebih dahulu oleh Biro ART dalam bentuk softcopy dikirim ke email [email protected] dan hardcopy nota-nota pun diberikan kepada Biro ART. Biro ART akan memeriksa dan mengevaluasi format LK/LPJ serta mengecek kesesuaian laporan dengan apa yang digambarkan dalam proposal. Apabila masih terdapat kekurangan, maka Biro ART akan meminta kesekretariatan Departemen/Biro/Dijen/BSO (KKM)/Panitia untuk merevisi LK/LPJ tersebut. Biro ART melakukan pemeriksaan maksimal 3 hari kerja setelah softcop LK/LPJ masuk ke email ART

o Setelah selesai melakukan pemeriksaan, softcopy LK/LPJ dikembalikan kepada kesekretariatan Departemen/Biro/Dijen/BSO (KKM)/Panitia untuk direvisi jika masih terdapat kekurangan. Batas revisi LK/LPJ oleh kesekretariatan Departemen/Biro/Dijen/BSO (KKM)/Panitia maksimal 2 hari kerja setelah softcopy LK/LPJ dikembalikan oleh Biro ARLK/LPJ yang telah direvisi ulang oleh kesekretariatan Departemen/Biro/Dijen/BSO (KKM)/Panitia, di print out (tanpa dijilid terlebih dahulu. LK/LPJ diberikan kepada Bio ART selambat lambatnya 12 hari kerja setelah kegiatan berlangsung untuk mendapatkan ACC Biro ART sebelum ditandatangani

(38)

oleh Ketua BEM Kemafar. Jika tidak mendapatkan ACC Biro ART, maka LK/LPJ tersebut tidak dapat ditandatangani oleh Ketua BEM Kemafar. Jika Ketua BEM Kemafar tidak ada di tempat maka tanda tangan dilakukan atas nama BEM Kemafar oleh Kepala Rumah Tangga melalui konfirmasi ketua BEM Kemafar

o LK/LPJ harus sudah rampung (tandatangan sudah lengkap) selambat lambatnya 14 hari kerja setelah kegiatan berlangsung

o LK/LPJ asli dengan daftar hadir dan nota asli diberikan kepada Biro Keuangan

o LK/LPJ asli dengan daftar hadir dan nota fotokopi diberikan kepada Sub Bagian Kemahasiswaan

o LK/LPJ fotokopi dengan daftar hadir dan nota fotokopi diberikan kepada BEM dan BPM Kemafar

o LK/LPJ yang telah fix (lengkap dengan tandatangan dalam bentuk softcopy

PDF) dikirimkan ke email [email protected] dan email

[email protected] selambat-lambatnya 14 hari kerja setelah

kegiatan berlangsung dengan format LK/LPJ(spasi)NAMA KEGIATAN o Jika LK/LPJ belum masuk, maka proposal untuk program kerja selanjutnya

tidak dapat masuk ke Biro ART

O. SOP Penulisan Rilis Untuk Website Unpad Syarat Penulisan Rilis untuk Website Unpad

1. Panjang tulisan sekira 3.000 karakter

2. Setiap tulisan mengandung unsur 5W + 1H (Who, What, Where, When,

Why, How)

(39)

dari mulai yang sangat penting (lead) sampai kepada semakin tidak penting. Sedangkan judul diambil dari lead (berita yang sangat penting tadi)

4. Tulisan tersebut juga berisi gambaran umum tentang berita tersebut 5. Bila ada singkatan, tuliskan dengan jelas kepanjangan singkatan tersebut 6. Bila ada istilah khusus, berikan penjelasan secara singkat

7. Sertakan kutipan dari nara sumber terkait

8. Sertakan nama, nomor telepon, e-mail atau alamat kontak yang bisa dihubungi untuk kebutuhan informasi lebih lanjut

9. Apabila isi rilis tersebut menjelaskan kegiatan atau peristiwa yang sudah terjadi,sertakan foto kegiatan atau peristiwa tersebut. Foto harap dikirim dalam bentuk JPEG dengan kualitas foto yang baik dan dikirim lebih dari satu foto. Sertakan pula keterangan fotonya (caption). File foto dikirim terpisah (tidak dimasukkan ke dalam Ms Word/rilis)

o Rilis kegiatan yang sudah terlaksana harap dikirimkan selambat-lambatnya dua hari setelah pelaksanaan untuk menjaga berita tetap aktual

o Kirimkan rilis tersebut ke: [email protected] cc :

(40)

SOP (Standard Operational Procedure) BIRO KEUANGAN

BEM KEMAFAR 2015

Standard Operational Procedure (SOP) Keuangan ini dibuat dengan tujuan untuk

mewujudkan ketaatan dan keteraturan terhadap segala perihal keuangan, yang mencakup transparansi dan akuntabilitas pengelolaan keuangan, serta keteraturan dalam pencatatan dan pembuatan laporan keuangSetiap pendapatan dan pengeluaran BEM direncanakan di awal kepengurusan dalam anggaran pendapatan dan pengeluaran oleh Biro Keuangan kabinet, disetujui oleh Kepala Rumah Tangga , dan disahkan oleh Ketua BEM.

1. Penganggaran Program Kerja BEM Kemafar 2015

a. Anggaran Program kerja setiap biro dan departemen baik event maupun non-event selama satu periode kepengurusan, diajukan kepada Dewan Pengurus Harian (DPH) di awal periode kepengurusan.

b. Format pengajuan anggaran meliputi deskripsi program kerja secara lengkap, rancangan anggaran pendapatan, dan rancangan anggaran pengeluaran kegiatan.

Contoh format pengajuan anggaran dana :

PENGAJUAN DANA DEPARTEMEN/BIRO * ... 2015 No. Program Kerja Sasaran Waktu Pelaksanaan Total Anggaran Pengajuan Dana Ke Fakultas Pengajuan Dana Ke BEM Project Supervisor (PS)

(41)

c. Pengajuan anggaran akan dianalisis lebih lanjut oleh dewan pengurus harian BEM agar memenuhi persyaratan, yakni realistis, wajar, jelas, dan dapat dipertanggungjawabkan. d. Anggaran yang telah dianalisis akan dipaparkan di rapat koordinasi dengan BPM

Kemafar.

2. Pendapatan BEM Kemafar Unpad

a. Pendapatan BEM Kemafar Unpad berasal dari :  Saldo kas BEM kepengurusan periode sebelumnya.

 Dana kemahasiswaan bersumber dari Fakultas Farmasi Unpad

 Kegiatan usaha yang menghasilkan profit dari Departemen Wirausaha.

b. Pendapatan program kerja akan dibukukan oleh Biro Keuangan yang memegang departemen yang bersangkutan, diketahui oleh Kepala Biro Keuangan beserta Sekretaris Kabinet.

c. Pendapatan lainnya langsung dibukukan oleh Kepala Biro Keuangan. 3. Prosedur Pengajuan Dana Awal Kegiatan

a. Prosedur Pengajuan Dana Kegiatan

Sesuai dengan pembagian sumber dana untuk kegiatan, maka : a. Kegiatan dengan sumber dana dari BEM Kemafar

Untuk pengajuan dana awal, setiap kegiatan baik event ataupun non-event, panitia wajib menyerahkan :

(42)

Kemafar Unpad selambat-lambatnya 12 hari sebelum kegiatan berlangsung. 2. Proposal Permohonan Dana dengan real budget anggaran yang sudah di-Acc oleh Ketua BEM selambat-lambatnya 12 hari sebelum kegiatan berlangsung.

Dalam waktu maksimal 4 hari, biro keuangan akan memberikan uang sebagai dana awal kegiatan.

b. Kegiatan dengan sumber dana dari Fakultas.

Untuk pengajuan dana awal, setiap kegiatan baik event ataupun non-event, panitia wajib menyerahkan :

1. Surat Permohonan Dana yang ditujukan kepadaWakil Dekan I Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Kerja Sama kepada Biro Keuangan BEM Kemafar Unpad selambat-lambatnya 12 hari sebelum kegiatan berlangsung. 2. Proposal Izin Kegiatan yang sudah ditandatangani oleh P2K2M atau Wakil Dekan I Bidang Akademik, Kemahasiswaan dan Kerja Sama (tergantung sasaran kegiatannya) kepada Biro Keuangan. Proposal asli kemudian diserahkan ke SBK, difotocopy untuk arsip BEM dan BPM.

2. Softcopy Proposal Permohonan Dana kepada email Biro ART

Kedua syarat ini diberikan untuk mencairkan dana kegiatan. Dalam waktu maksimal 4 hari, biro keuangan akan memberikan uang sebagai dana awal kegiatan.

Prosedur Pengajuan Dana diluar Anggaran Dana Jika dana bersumber dari BEM :

(43)

 Departemen/biro/kepanitiaan harus mengajukan Surat Permohonan Dana yang diketahui Ketua BEM Kemafar Unpad dan ditujukan kepada Sekretaris Kabinet. Surat tersebut dilampiri dengan deskripsi kegiatan dan anggaran dana yang dibutuhkan.  Bila permohonan dilakukan setelah penggunaan dana, penggantian dana tersebut

dilakukan dengan persetujuan Sekretaris Kabinet yang diketahui oleh Ketua BEM dengan menyesuaikan kondisi keuangan yang ada.

 Penggunaan dana permohonan tetap harus dilaporkan oleh penerima dana permohonan dalam format pengajuan dana disertai dengan tanda bukti transaksi.

Jika dana bersumber dari fakultas :

 Departemen/biro/kepanitiaan harus mengajukan Surat Permohonan Dana dan Proposal yang diserahkan kepada Kepala Pusat Pengembangan Kegiatan dan Kreativitas Mahasiswa. Besarnya dana yang diberikan akan disesuaikan dengan persetujuan pihak fakultas yang berwenang.

4. Peminjaman Dana

a. Peminjaman dana dapat diajukan oleh departemen/biro/kepanitiaan kepada BEM. Besarnya dana yang dipinjamkan disesuaikan dengan kondisi keuangan yang ada.

b. Peminjaman dana oleh departemen/biro/kepanitiaan dilakukan dengan mengajukan Surat Permohonan Peminjaman Dana kepada Biro Keuangan dengan format pengajuan dana. c. Dana pinjaman diberikan dengan penandatanganan surat yang sudah disetujui oleh Ketua

BEM, sedangkan pengembalian dana-nya dilakukan sesuai dengan isi surat perjanjian tersebut.

5. Kepanitiaan dan Koordinasinya Dengan Biro Keuangan

a. Dalam menyalurkan dananya kepada departemen/biro/kepanitiaan, Biro Keuangan berhak untuk melakukan pengawasan dan intervensi pengunaan dana kepanitiaan tersebut. Dana yang disalurkan tidak diperkenankan digunakan untuk keperluan yang tidak berhubungan langsung dengan kegiatan, misalkan untuk kaos panitia, syukuran setelah kegiatan, dsb.

(44)

b. Untuk kepanitiaan yang mengalami kekurangan dana menjelang hari H, Biro Keuangan akan memberikan pinjaman dana dengan persetujuan dari Sekretaris Kabinet yang sebelumnya telah dikoordinasikan dengan departemen yang bersangkutan dengan mengajukan Surat Permohonan Peminjaman Dana dan melampirkan persyaratan sebagai berikut :

 Rincian dana yang telah masuk ke kas panitia.

 Besarnya dana yang belum tertutupi atau rincian jenis pengeluaran yang masih harus dikeluarkan.

6. Pelaporan Keuangan Kegiatan

1. Panitia harus menyerahkan laporan realisasi anggaran keuangan kegiatan dalam bentuk

softcopy dan nota/kwitansi berupa hardcopy paling lambat 7 hari kerja setelah kegiatan

berakhir kepada Biro Keuangan melalui Biro ART.

2. Jika laporan yang diserahkan tidak sesuai dengan format, maka laporan realisasi anggaran keuangan akan dikembalikan oleh Biro ART untuk kemudian di revisi oleh panitia sesuai dengan hasil audit apabila di anggap perlu. Masa tenggang untuk waktu revisi adalah 3 hari sejak di kembalikannya laporan kepada panitia.

3. Untuk meningkatkan reliability (keandalan) laporan pertanggungjawaban setiap kegiatan, maka setiap transaksi yang melibatkan arus kas masuk maupun arus kas keluar harus disertai dengan tanda bukti transaksinya.

4. Apabila terdapat satu jenis pengeluaran yang tanpa disertai tanda buktinya, maka panitia diwajibkan untuk mencari tanda bukti pengeluaran tersebut dalam waktu maksimal 3 hari 5. Tanda bukti transaksi untuk laporan keuangan kegiatan yang menggunakan dana fakultas

haruslah asli, sedangkan jika ditujukan untuk arsip BEM atau BPM boleh menggunakan

(45)

6. Laporan keuangan dilampirkan dengan nota ditulis dikertas, bukan di kardus. Penulisan nota di Laporan haruslah ditulis serinci mungkin, jika perlu disertai dengan tanggal transaksi.

7. Laporan keuangan yang bersangkutan dengan pelaporan kepada Universitas Padjadjaran, sisa dana harus Rp 0.

7. Profit & Loss Sharing

a. Apabila kegiatan yang bersifat Event mengalami surplus, surplus awal akan dipotong untuk zakat sebesar 2,5%, surplus bersih yang sudah di zakatkan kemudian akan di alokasikan dengan kebijakan-kebijakan sebagai berikut :

Pendapatan yang berasal dari Internal (BEM, Fakultas, Donasi Dosen, dll) misal Rp A, dan pendapatan Eksternal (Sponsorship, dll) misal Rp B. Maka pembagian profit sharingnya:

Internal : (A/A+B) x 100% = C% x Surplus Eksternal : (B/A+B) x 100% = D% x Surplus

 Surplus dari pendapatan Internal :

Interval (Rp) BEM Panitia

0-1.000.000 80 % 20 %

(46)

 Surplus dari pendapatan Eksternal :

Interval (Rp) BEM Panitia

0-1.000.000 80% 20%

1.001.000-2.000.000 70% 30%

2.001.000- 3.000.000 60% 40%

> 3.001.000 50% 50%

Contoh :

Pendapatan Internal : - BEM Kemafar Unpad Rp 300.000,00 - PD II Rp 1.000.000,00 - Donasi dosen Rp 200.000,00 +

TOTAL Rp 1.500.000,00

Pendapatan eksternal : - Sponsorship Rp 3.500.000,00+ TOTAL Rp 5.000.000,00

Jadi total dana panitia ada Rp.5.000.000,00, dan surplus yang dimiliki sebesar Rp.2.000.000,00 (setelah dipotong untuk zakat sebesar 2,5%) maka perhitungan profit sharingnya :

Internal : 1,5jt/5jt x 100% = 30% x 2jt = 600rb Eksternal : 3,5jt/5jt x 100% = 70% x 2jt = 1,4jt

(47)

Jadi dana surplus yang wajib diserahkan ke BEM Kemafar Unpad sebesar Internal : 600rb x 80% = Rp 480.000,00

Eksternal : 1,4jt x 70% = Rp 980.000,00 + Rp1.460.000,00

Keterangan : Dana Surplus yang dialokasikan untuk zakat akan di simpan oleh biro keuangan kabinet, dan akan di zakatkan di akhir kepengurusan.

b. Apabila kegiatan yang bersifat Event mengalami kerugian atau defisit, maka dilakukan

loss sharing, dengan ketentuan- ketentuan sbb :

 Untuk kerugian atau defisit yang di akibatkan karena kesalahan-kesalahan panitia seperti menghilangakan uang kepanitiaan, ada fasilitas yang rusak, tidak mengadakan dana usaha, dll. Maka BEM Kemafar Unpad tidak akan mengganti sepeserpun.

 Untuk kerugian atau defisit yang bukan karena kesalahan panitia dalam arti sudah ada usaha dari panitia untuk tidak defisit dan melakukan dana usaha maka BEM Kemafar Unpad akan menanggung 20% dari defisit dengan nilai tanggungan maksimal sebesar Rp. 200.000,00.

Namun jika terdapat ketidakjelasan dalam pembagiannya, dapat ditinjau kembali antara Sekretaris Kabinet, Kepala Biro Keuangan, dan departemen yang bersangkutan.

8. Pelaporan Keuangan BEM Kemafar Unpad

 Setiap 3 minggu sekali Kepala Biro Keuangan dan Tim Keuangan melakukan rekapitulasi keuangan dari seluruh pembukuan yang ada.

 Kepala Biro Keuangan akan melaporkan kondisi keuangan kepada Sekretaris Kabinet untuk selanjutnya dilaporkan kepada Ketua BEM Kemafar Unpad dan menginformasikannya secara berkala di dalam Rapim Kabinet.

(48)

 Laporan realisasi anggaran keuangan BEM Kemafar Unpad akan direkap setiap tiga bulan sekali.

FORMAT RANCANGAN/LAPORAN KEUANGAN 1. Format Rancangan keuangan pada PROPOSAL

IX. Estimasi Biaya

Rencana Pemasukan (dijabarin sumber dana dari mana aja, dan jumlahnya dengan jelas)

Contoh:

 BEM Kemafar Unpad = Rp 300.000

 Danus = Rp 5.000

 Donator = RP 36.175

Total pemasukan = Rp 831.175

Rencana Pengeluaran Contoh:

NO URAIAN RINCIAN JUMLAH

BELANJA PEGAWAI

(49)

BELANJA BARANG / ATK

1 Parcel 1 buah x Rp. 62.175 Rp. 62.175

2 Battery Energizer 1 buah x Rp. 10.500 Rp. 10.500

BELANJA LAINNYA

1 Ta’jil 76 bungkus x Rp. 2.500 Rp. 190.000

2 Dus Aqua gelas 1 dus x Rp.12.500 Rp. 12.500

3 Makanan berat 76 buah x Rp. 6.000 Rp. 456.000

Total RP. 831.175

SALDO

 PEMASUKAN Rp. 831.175

 PENGELUARAN Rp. 831.175 -

Rp. 0 2. Format Laporan Keuangan pada LK dan LPJ VII. Laporan Keuangan

(50)

PEMASUKAN (sumber dana dipaparkan secara detail dan jelas)

Dana A = Rp ...

Dana B = Rp ...

PENGELUARAN (dana pengeluaran di rinci secara detail dan lengkap)

NO URAIAN RINCIAN JUMLAH

BELANJA PEGAWAI

1. INSENTIF 1 orang x Rp. 100.000 Rp. 100.000

2 Trainer 5 orang x Rp. 50.000 Rp. 250.000

BELANJA BARANG / ATK

1 KERTAS A4 1 rim x Rp. 40.000 Rp. 40.000 BELANJA LAINNYA 1 Konsumsi 20 orang x Rp. 15.000 Rp. 300.000 TOTAL Rp. 690.000 SALDO  PEMASUKAN Rp. …………  PENGELUARAN Rp. ………….,- Rp. ………….

(51)

SOP (Standard Operational Procedure)

BIRO PENGEMBANGAN DAN STABILISATOR ORGANISASI (PSO) BEM KEMAFAR UNPAD 2015

 Undangan Rapat Departemen / BIRO / DPH / CP a. Undangan diberikan maksimal H-12 jam

b. Undangan diberikan melalui SMS

c. PSO dapat menolak undangan rapat jika rapat diadakan bertepatan dengan rapat rutin PSO pada hari Jumat setiap minggunya ataupun bila terdapat amanah dan urusan lain yang tidak bisa ditinggalkan

d. Pesan yang dikirimkan mengandung format undangan adalah sebagai berikut : Nama Dept/Biro :

Waktu :

Tempat :

Agenda :

 Sanksi Pelanggaran SOP Undangan Rapat SP 1 2 3

SP 1 (2 kali pelanggaran ) : teguran

SP 2 (4 kali pelanggaran) : sanksi yang akan ditentukan kemudian

SP 3 (6 kali ) : pengurangan nilai PSO terhadap departemen terkait

 SOP Penilaian

1. Personal  sebagai PS & anggota BEM PS

(52)

 Penguasaan konsep acara

 Keberhasilan acara

 Kehadiran waktu rapat kepanitiaan

Anggota BEM

 Kehadiran dalam pertemuan/rapat departemen, bidang ataupun biro

 Kehadiran dalam proker BEM dengan ketentuan sebagai berikut : 1. Minimal 8 proker event

2. Proker yang diadakan oleh departemen lain 3. Mendatangi event sebagai selain panitia 4. Wajib datang acara PSO

 Keaktifan waktu rapat

 Kedisiplinan

2. Departemen/Biro/DPH/Cp

 Keberhasilan departemen (tercapainya tujuan diadakannya proker)

 Kedisiplinan

 Kekompakan dan solidaritas

(53)

SOP (Standar Operational Procedure) BIRO MEDIA DAN INFORMASI

BEM KEMAFAR UNPAD 2015

Semua kegiatan yang dibawahi oleh BEM Kemafar UNPAD 2015 diharuskan mengikuti standar publikasi dan dokumentasi sebagai berikut:

MEDIA PUBLIKASI

1. Poster, khusus kegiatan intern maksimal berukuran A4 dan berorientasi potrait dan dicetak maksimal sebanyak dua buah, sedangkan poster kegiatan ekstern ukuran dibebaskan, tetapi poster yang ditempel di lingkungan FFUP harus sesuai dengan ketentuan poster intern yang berlaku. Sebelum poster dicetak, harap konfirmasikan kepada Biro Medfo. Jika Poster tidak sesuai SOP yang berlaku maka poster tidak dapat dipublikasikan.

2. Spanduk (jika dibutuhkan) maksimal berukuran 2x5 m dicetak minimal sebanyak satu buah diletakkan di depan gedung Fakultas Farmasi Unpad atau di lokasi acara.

3. Baligho (jika dibutuhkan) maksimal berukuran 4x6 m dicetak minimal sebanyak satu buah diletakkan di depan gedung Fakultas Farmasi Unpad dan di lokasi yang dianggap diperlukan.

Catatan : Bagi departemen/biro yang ingin meminta bantuan dalam pembuatan poster, dapat menghubungi staff Biro Medfo H-7 kegiatan dengan memberikan keterangan sebagai berikut:

1. Judul poster 2. Isi poster 3. Contact person

(54)

KONTEN DESAIN

1. Di sudut kiri atas pada media publikasi terdapat logo:

a. Untuk kegiatan internal: Kemafar dan BEM Kemafar Unpad, serta logo acara (jika ada)

b. Untuk kegiatan eksternal: Unpad, , Kemafar dan BEM Kemafar Unpad, serta logo acara (jika ada)

Catatan: urutan logo harus dimulai dari logo lembaga/instansi yang lebih tinggi. Contoh: logo UNPAD – logo KEMAFAR – logo BPM (jika ada) – logo BEM – logo acara (jika ada)

2. Mencantumkan Departemen/Dirjen/Biro yang membuat acara

3. Di bagian bawah media publikasi terdapat space ± 2 cm dengan gambar sebagai terlampir disertakan dengan alamat:

Web : http://kemafarunpad.org Fb : Bem Kemafar Unpad Twitter : @kemafarunpad Youtube : kemafar-tv.tk

Dan khusus acara internal, ditambahkan pula Grup Fb: Keluarga Farmasi Unpad 4. Konten lain yang berkaitan dengan informasi kegiatan yang dianggap perlu

5. Softcopy poster yang akan dipublikasikan melalui segala bentuk media sosial harus diformat nama [INTERN/EKSTERN]_[Jenis Dokumen]_[Nama Event]. Contoh: INTERN_Poster_Pensi2014.jpg

Media Publikasi “COMING SOON” juga memiliki konten desain yang sama, kecuali informasi detail tidak perlu dicantumkan.

(55)
(56)
(57)

Semua logo dan contoh warna biru-hijau terlampir di file .rar yang telah didownload bersama SOP

PUBLIKASI VIA MEDIA SOSIAL

Semua kegiatan yang bersangkutan dengan BEM Kemafar UNPAD dapat mempublikasikan kegiatannya melalui media sosial milik BEM Kemafar UNPAD dengan cara:

1. Facebook, Desain poster dan keterangan lainnya dikirim via message atau diupload pada Wall akun Facebook: Bem Kemafar Unpad, yang kemudian akan dipublikasikan oleh admin akun Facebook BEM Kemafar UNPAD ke grup Keluarga Farmasi Unpad

Catatan: Segala bentuk publikasi berformat .JPEG/.JPG/.GIF/.PNG/.TIFF dll harus disesuaikan dengan SOP Poster yang tertera di atas

2. Twitter, informasi yang akan disampaikan dikirim melalui Direct Message atau Mention pada akun Twitter @kemafarunpad

3.

SMS Centre, berisi penyelenggara, judul acara, tempat, tanggal, dan waktu kegiatan, serta contact person dikirim melalui SMS maksimal 140 karakter ke salah satu staff Biro MEDFO maksimal pukul 18.00 sehari sebelum acara berlangsung, SMS yang lebih dari 140 karakter akan dikenakan denda Rp. 3000,- untuk biaya operasional SMS Centre . Pengiriman sms center tidak akan dilakukan apabila sms yang diterima lebih dari pukul 18.00

*Catatan : Untuk setiap proker kegiatan event diberikan jatah 3 kali sms center.

4. Website, mengirimkan desain poster atau media publikasi untuk promosi kegiatan lainnya maksimal H-5 hari kegiatan melalui email [email protected] hal yang dipublikasikan di Website akan disebarkan juga melalui Twitter dan Facebook

(58)

5. e-Magz, e-Magazine HANYA di-publish setiap empat bulan satu kali pada akhir bulan April, Agustus, dan Desember. Bagi Kemafar yang ingin mempromosikan acara kegiatan yang berhubungan dengan Farmasi dan wirausaha yang dimiliki, dapat mengirimkan e-mail dengan konten yang dipublikasikan maksimal H-2 minggu sebelum penerbitan.

MEDFO akan mempublikasikan semua yang telah dikirimkan via Facebook/Twitter/Email. Waktu pemublikasian tidak lebih dari jam 21.00 WIB. Lewat dari jam tersebut, informasi akan dipublikasikan keesokan harinya.

Semua media sosial di atas hanya dapat diperbaharui oleh pengurus MEDFO, kecuali kepada Kepala Departemen tertentu yang sudah bersepakat sebelumnya dengan MEDFO dapat memperbaharui media sosial Twitter sesuai jadwal yang telah disepakati dengan sepengetahuan MEDFO dan DPH.

Khusus untuk Badan Semi Otonom (BSO) diperbolehkan mempublikasikan dengan akun yang berbeda hanya ketika sasarannya diperuntukkan kepada internal BSO tersebut. Dengan catatan tetap membawa nama BEM Kemafar Unpad 2015, baik berupa tag atau mention.

Proker event eksternal diperbolehkan untuk membuat akun Twitter/Facebook sendiri, yang kemudian akan bekerja sama dengan akun Bem Kemafar dan Bem Kema UNPAD dalam penyebaran informasinya. Sedangkan proker event untuk acara internal dihimbau untuk menyebarkan segala bentuk informasi HANYA melalui akun media sosial milik Bem Kemafar UNPAD.

Diharapkan untuk membantu penyebaran publikasi melalui retweet, share video Youtube, tag dan share gambar FB, dan share link agenda BEM di website kepada sasaran kegiatan.

(59)

Informasi yang disampaikan menggunakan bahasa Indonesia yang baik dan benar, jelas, singkat dan tepat sasaran.

Setelah mengirimkan segala bentuk informasi ke Facebook, Twitter, Web, dan atau Email, harap segera menghubungi salah satu pengurus BIRO MEDFO.

DOKUMENTASI KEGIATAN

1. Setiap divisi publikasi dan dokumentasi dari kegiatan, menyerahkan seluruh dokumentasi kegiatan baik berupa foto maupun video.

a. Foto kegiatan harus memenuhi syarat sebagai berikut: i. Berjumlah minimal 10 buah

ii. Objek yang harus ada pada foto tersebut adalah; panitia, peserta, suasana kegiatan secara keseluruhan, dan background pada saat acara berlangsung (spanduk, backdrop, atau slide)

iii. Ukuran 1 foto tidak lebih dari 2 MB

b. Video kegiatan harus memenuhi syarat berikut

i. Berukuran maksimal 640x480 pixels dengan ekstensi .mp4 ii. Berbentuk landscape tidak portrait

iii. Durasi waktu minimal 5 menit

iv. Pada awal video, ditambahkan opening yang telah dibuat oleh Biro Medfo v. Berisi tentang suasana kegiatan secara keseluruhan, deskripsi singkat

kegiatan yang dijelaskan oleh PO/PS, disarankan ada kesan pesan dari peserta.

(60)

Baik foto maupun video kegiatan diserahkan kepada Biro MEDFO dalam bentuk CD dengan Judul [NAMA KEGIATAN]_[WAKTU KEGIATAN] contoh: PENSI_11MEI2015

2. Divisi Publikasi dan Dokumentasi dari setiap kegiatan juga membuat press release kegiatan yang diserahkan kepada BIRO MEDFO dengan ketentuan sebagai berikut:

Press Release kegiatan ditulis sesuai dengan SOP yang telah dibuat oleh Biro ART BEM Kemafar Unpad 2015. Namun, ditambahkan logo acara (jika ada) dan dikirimkan ke email [email protected]

Hasil dokumentasi dan press release kegiatan (kecuali press release yang juga akan dirilis di website Unpad) diserahkan kepada BIRO MEDFO paling lambat satu minggu setelah kegiatan dilaksanakan untuk menjadi arsip.

Setelah mengirimkan hasil dokumentasi dan press release, divisi Publikasi dan Dokumentasi dari setiap kegiatan wajib menghubungi salah satu staff BIRO MEDFO. SERTIFIKAT KEGIATAN

Sertifikat merupakan suatu bentuk apresiasi dari penyelenggara (BEM Kemafar Unpad 2015) kepada Pembicara/Pemateri pada saat kegiatan, Peserta Kegiatan, maupun Panitia Kegiatan. Sertifikat untuk Pembicara/Pemateri maksimal diberikan kepada yang bersangkutan maksimal 1 (satu) minggu setelah kegiatan. Sedangkan sertifikat Panitia dan Peserta Kegiatan maksimal telah dicetak oleh divisi Publikasi dan Dokumentasi kegiatan dan telah ditandatangani oleh Ketua Pelaksana dan Ketua BEM maksimal 3 (tiga) minggu setelah kegiatan.

Referensi

Dokumen terkait