• Tidak ada hasil yang ditemukan

Kewajiban Nafkah Keluarga Ditinjau dari Syariat Islam dan Perundang-undangan di Indonesia

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Kewajiban Nafkah Keluarga Ditinjau dari Syariat Islam dan Perundang-undangan di Indonesia"

Copied!
106
0
0

Teks penuh

Referensi

Dokumen terkait

Disatu sisi, pasal 6 ayat (2) menegaskan bahwa untuk melangsungkan perkawinan seseorang yang belum mencapai umur 21 harus mendapatkan ijin kedua orang tua, disisi lain

Kewajiban orang tua yang dimaksud dalam ayat (1) pasal ini berlaku sampai anak itu kawin atau dapat berdiri sendiri kewajiban mana berlaku terus meskipun

Dalam hukum positif tidak dijelaskan secara khusus hanya saja di sebutkan dalam Undang-Undang Perkawinan No 1 Tahun 1974 dalam pasal 34 ayat 1 yang di sebutkan suami wajib

2 Pasal 79 Ayat 2, Kompilasi Hukum Islam (Hukum Perkawinan, Kewarisan dan Perwakafan)... rumah tangga seperti merawat atau mengantar anak ke sekolah, dan lain lain. dari sini

Berikut penulis simpulkan terkait aturan poligami dalam beberapa negara muslim yang telah dijelaskan diatas yang meliputi dilarang atau dibolehkannya berpoligami, syarat yang

telah terdapat ketentuan Perudang- undangan yang melarang adanya praktek nominee di Indonesia, yaitu pada pasal 33 ayat (1) dan ayat (2) Undang-Undang No.25 Tahun

Menurut hukum perdata Indonesia suatu langkah perlindungan bagi anak li’an adalah dikeluarkan putusan atas dasar pengujian Pasal 43 ayat (1) UUP yang menghasilkan

1 Tahun 1974 diatur dalam Pasal 50 ayat 1 yang bunyinya bahwa “ anak yang belum mencapai umur 18 tahun atau belum pernah melangsungfkan perkawinan, yang tidak berada di bawah kekuasaan