Askep Keluarga Dengan Stroke

Teks penuh

(1)

BAB I BAB I

PENDAHULUAN PENDAHULUAN

A.

A. LaLatatar Ber Belalakakangng

Kasus stroke meningkat di negara maju seperti Amerika dimana kegemukan dan junk food Kasus stroke meningkat di negara maju seperti Amerika dimana kegemukan dan junk food telah mewabah. Berdasarkan data statistik di Amerika, setiap tahun terjadi 750.000 kasus stroke telah mewabah. Berdasarkan data statistik di Amerika, setiap tahun terjadi 750.000 kasus stroke  baru

 baru di di Amerika. Amerika. Dari Dari data data tersebut tersebut menunjukkan menunjukkan bahwa bahwa setiap setiap 5 5 menit, menit, ada ada satu satu orang orang didi Amerika !ang terkena serangan stroke. "enurut #a!asan $troke %ndonesia &#astroki', terdapat Amerika !ang terkena serangan stroke. "enurut #a!asan $troke %ndonesia &#astroki', terdapat ke(enderungan meningkatn!a jumlah pen!andang stroke di %ndonesia dalam dasawarsa terakhir. ke(enderungan meningkatn!a jumlah pen!andang stroke di %ndonesia dalam dasawarsa terakhir. Ke(enderungann!a men!erang generasi muda !ang masih produktif. )al ini akan berdampak  Ke(enderungann!a men!erang generasi muda !ang masih produktif. )al ini akan berdampak  ter

terhadhadap ap menmenuruurunnnn!a !a tintingkagkat t proprodukduktiftifitaitas s sertserta a dapdapat at menmengakgakibaibatkatkan n terterganganggggun!un!a a sossosialial eko

ekonomnomi i kelkeluaruarga.ga.**idaidak k dapdapat at dipdipungungkirkiri i bahbahwa wa penpeningingkatkatan an jumjumlah lah penpenderderita ita strstroke oke didi %ndonesia identik dengan wabah kegemukan akibat pola makan ka!a lemak atau kolesterol !ang %ndonesia identik dengan wabah kegemukan akibat pola makan ka!a lemak atau kolesterol !ang melanda di seluruh dunia, tak terke(uali %ndonesia.

melanda di seluruh dunia, tak terke(uali %ndonesia.

Di %ndonesia, stroke merupakan pen!akit nomor tiga !ang mematikan setelah jantung dan Di %ndonesia, stroke merupakan pen!akit nomor tiga !ang mematikan setelah jantung dan kanker. Bahkan, menurut sur+ei tahun 00, stroke merupakan pembunuh no.- di $ /emerintah kanker. Bahkan, menurut sur+ei tahun 00, stroke merupakan pembunuh no.- di $ /emerintah di seluruh penjuru %ndonesia. Diperkirakan ada 500.000 penduduk !ang terkena stroke. Dari di seluruh penjuru %ndonesia. Diperkirakan ada 500.000 penduduk !ang terkena stroke. Dari  jumlah

 jumlah tersebut, tersebut, sepertigan!a sepertigan!a bisa bisa pulih pulih kembali, kembali, sepertiga sepertiga lainn!a lainn!a mengalami mengalami gangguangangguan fungsional ringan sampai sedang dan sepertiga sisan!a mengalami gangguan fungsional berat fungsional ringan sampai sedang dan sepertiga sisan!a mengalami gangguan fungsional berat !ang mengharuskan penderita terus

!ang mengharuskan penderita terus menerus di kasur.menerus di kasur.

$tr

$trokoke e tertermasmasuk uk penpen!ak!akit it sereserebrobro+as+askulkuler er &pe&pembumbuluh luh dardarah ah otaotak' k' !an!ang g ditditandandai ai dendengangan kematian jaringan otak &infark serebral' !ang terjadi karena

kematian jaringan otak &infark serebral' !ang terjadi karena berkurangn!a aliran darah dan oksigen keberkurangn!a aliran darah dan oksigen ke otak

otak. . )1 mendefin)1 mendefinisikaisikan n bahwbahwa a strokstroke e adalaadalah h gejalgejala2gejala2gejala a defisidefisit t fungfungsi si susunsusunan an saraf !angsaraf !ang diakibatkan oleh pen!akit pembuluh darah otak dan bukan oleh !ang lain dari itu. $troke adalah diakibatkan oleh pen!akit pembuluh darah otak dan bukan oleh !ang lain dari itu. $troke adalah sindrome klinis !ang awal timbuln!a mendadak, progresif (epat, berupa defisit neurologis fokal dan sindrome klinis !ang awal timbuln!a mendadak, progresif (epat, berupa defisit neurologis fokal dan glob

global al !ang berlang!ang berlangsung  sung  jam jam atau lebih atau lebih atau langsunatau langsung g menimenimbulmbulkan kan kemakematian dan tian dan sematsemata2mataa2mata disebabkan oleh gangguan peredaran darah

disebabkan oleh gangguan peredaran darah otak non traumatik &Doengoes, otak non traumatik &Doengoes, 000340000340'.'.

*erapi dan perawatan di rumah juga dapat menurunkan risiko kematian atau kemunduran *erapi dan perawatan di rumah juga dapat menurunkan risiko kematian atau kemunduran dalam kemampuan melaksanakan akti+itas kehidupan sehari2hari &1utpatient $er+i(e *rialist, 00'. dalam kemampuan melaksanakan akti+itas kehidupan sehari2hari &1utpatient $er+i(e *rialist, 00'. 6ntu

6ntuk k melakmelakukan terapi ukan terapi dan perawatan pasien dan perawatan pasien paska stroke di paska stroke di rumarumah h perlu dilakukperlu dilakukan an pengpengelolaelolaanan manajemen keluarga. pengelolaan keluarga sering kali dianggap sebagai hal !ang sepele dan han!a manajemen keluarga. pengelolaan keluarga sering kali dianggap sebagai hal !ang sepele dan han!a men

menjadjadi i tugtugas as kaukaum m wanwanita ita sebsebagaagai i penpengurgurus us rumrumah ah tantanggagga, , padpadahaahal l penpengelgelolaolaan an manmanajeajemenmen kelu

(2)

sukses dan memuaskan, atau merupakan alat !ang kuat untuk proses regenerasi dalam mas!arakat sukses dan memuaskan, atau merupakan alat !ang kuat untuk proses regenerasi dalam mas!arakat dan untuk men(iptakan populasi dunia !ang lebih harmonis.

dan untuk men(iptakan populasi dunia !ang lebih harmonis.

Keluarga adalah dua atau lebih dari dua indi+idu !ang tergabung karena hubungan darah, Keluarga adalah dua atau lebih dari dua indi+idu !ang tergabung karena hubungan darah, hubungan perkawinan, dan pengangkatan dan mereka hidup dalam suatu rumah tangga, berinteraksi hubungan perkawinan, dan pengangkatan dan mereka hidup dalam suatu rumah tangga, berinteraksi satu sama lain dan di dalam peranann!a masing2masing dan men(iptakan serta mempertahankan satu sama lain dan di dalam peranann!a masing2masing dan men(iptakan serta mempertahankan kebuda!aan &"ubarok, 008 dikutip $al+i(ion 9. Bailon : Ar(alis "agala!a, -4;4' $edangkan kebuda!aan &"ubarok, 008 dikutip $al+i(ion 9. Bailon : Ar(alis "agala!a, -4;4' $edangkan  berdasarkan //

 berdasarkan // <o <o - - tahun tahun -44, keluarga -44, keluarga merupakan unit merupakan unit terke(il terke(il dalam dalam mas!arakat mas!arakat !ang terdiri!ang terdiri dari suami2istri= atau suami, istri,

dari suami2istri= atau suami, istri, dan anakn!a= atau a!ah dan anakn!a= atau ibu dan anakn!a.dan anakn!a= atau a!ah dan anakn!a= atau ibu dan anakn!a. $al

$alah ah satsatu u aspaspek ek terterpenpentinting g dardari i perperawaawatan tan adaadalah lah penpenekaekanannann!a n!a padpada a ununit it kelkeluaruarga.ga. /enekanan utama diberikan pada pen(egahan primer dan peningkatan kesehatan karena fokus ini /enekanan utama diberikan pada pen(egahan primer dan peningkatan kesehatan karena fokus ini mer

merupaupakan kan popokok kok utautama ma dardari i kepkeperaerawatwatan an kelkeluaruarga. ga. **ujuujuan an dardari i kepkeperaerawatwatan an kelkeluaruarga ga adaadalahlah memungkinkan keluarga untuk mengelola masalah kesehatan dan mempertahankan fungsi keluarga memungkinkan keluarga untuk mengelola masalah kesehatan dan mempertahankan fungsi keluarga dan melindungi serta memperkuat pela!anan mas!arakat tentang

dan melindungi serta memperkuat pela!anan mas!arakat tentang perawatan.perawatan.

B

B.. **uujjuuaann

--.. **uujujuan an 6m6muumm

"ahasiswa mampu memahami asuhan keperawatan keluarga terhadap pen!akit degenerati+e "ahasiswa mampu memahami asuhan keperawatan keluarga terhadap pen!akit degenerati+e .

. **ujujuauan n KhKhusususus a.

a. "ah"ahasiasiswa swa dapdapat at melmelakuakukan pengkan pengkajkajian kepadian kepada a kelkeluaguaga a dendengan pen!gan pen!akiakit t degdegeneeneratrati+ei+e seperti stroke

seperti stroke  b.

 b. "ahasiswa "ahasiswa dapat dapat menentukan diagnosa menentukan diagnosa berdasarkan berdasarkan pen!akit pen!akit degenerati+e degenerati+e seperti seperti strokestroke dalam keluarga

dalam keluarga (.

(. "ah"ahasiasiswa swa dapdapat at mermeren(en(anaanakan kan intinter+er+ensensi i bedbedasarasarkan pen!akan pen!akit kit degdegeneeneratrati+e i+e sepsepertertii stroke dalam

stroke dalam keluargakeluarga d.

d. "ah"ahasiasiswa swa dapdapat at memmemnbnberierikan kan intinter+er+ensensi i !an!ang g sesusesuai ai dendengan gan penpen!ak!akit it degdegeneeneratrati+ei+e seperti stroke dalam

seperti stroke dalam keluargakeluarga

>.

>. "e"etotode de /e/enunulilisansan

"etode penulisan !ang digunakan dalam pen!usunan makalah ini adalah dengan studi pustaka "etode penulisan !ang digunakan dalam pen!usunan makalah ini adalah dengan studi pustaka dan

dan studi lstudi literatur iteratur melalui wmelalui website.ebsite.

D.

(3)

BAB % /?<DA)6L6A< terdiri dari latar belakang masalah, tujuan penulisan, metode penulisan, dan sistematika penulisan.

BAB %% K1<$?/ DA$A $*1K? terdiri dari konsep dasar keluarga, konsep dasar stroke

BAB %%% A$6)A< K?/?AA*A< K?L6A9A /ADA $*1K? terdiri dari pengkajian, diagnose keperawatan, inter+ensi  implementasi, dan e+aluasi

(4)

BAB II

KONSEP DASAR STROKE

A. Konsep Dasar Keluarga -. /engertian Keluarga

riedman &-44;' mendefinisikan keluarga sebagai kumpulan dua orang atau lebih !ang hidup  bersama dengan keterikatan aturan dan emosional dan indi+idu mempun!ai peran masing2masing

!ang merupakan bagian dari keluarga. /engertian keluarga !ang lain sebagaimana din!atakan oleh $uprajitno &00' !aitu suatu ikatan persekutuan hidup atas dasar perkawinan antar orang dewasa !ang berlainan jenis !ang hidup bersama atau seorang laki2laki atau perempuan !ang sudah sendirian dengan atau tanpa anak, baik anakn!a sendiri atau adopsi !ang tinggal dalam sebuah rumah tangga. $ementara itu ?ffendi &-44;30' mendefinisikan keluarga sebagai perkumpulan dua atau lebih dari dua indi+idu !ang tergabung karena hubungan darah, hubungan perkawinan atau pengangkatan dan mereka hidup dalam suatu rumah tangga, berinteraksi satu sama lain dan di dalam peranann!a masing2 masing dan men(iptakan serta mempertahankan suatu kebuda!aan.

Berdasarkan ketiga pengertian tersebut diambil kesimpulan &$uprajitno, 003-' bahwa keluarga adalah unit terke(il dari mas!arakat !ang terdiri atas dua orang atau lebih !ang tinggal disuatu tempat atau rumah dan berinteraksi satu sama lain, mempun!ai perann!a masing2masing2 masing2masing dan mempertahankan suatu kebuda!aan. "aka untuk itu indonesia merupakan salah satu negara !ang menjunjung tinggi adat ketimuran !ang menekankan bahwa keluarga harus dibentuk  atas dasar perkawinan, seperti !ang tertulis dalam peraturan pemerintah &//' <o. - tahun -44  bahwa keluarga dibentuk berdasarkan atas perkawinan !ang sah.

. *ipe  tipe keluarga menurut suprajinto &003' a. Keluarga inti & <u(lear famil! '

Adalah suatu keluarga !ang terdiri dari a!ah, ibu, dan anak2anak.  b. Keluarga besar & ?Cstended famil! '

Adalah keluarga inti ditambah dengan sanak saudara, misaln!a nenek, kakek, keponakan, saudara sepupu, paman, atau bibi.

(5)

Adalah keluarga baru !ang terbentuk dari pasangan !ang telah ber(erai atau kehilangan  pasangann!a

d. 1rang tua tunggal &single parent famil!' !aitu keluarga !ang terdiri dari salah satu orang tua dengan anak2anakn!a akibat per(eraian atau ditinggal pasangann!a.

e. %bu dengan anak tanpa perkawinan !ang sah &the unmarried teenage mother'

f. 1rang dewasa laki2laki atau perempuan !ang tinggal sendiri tanpa pernah menikah &the single adult li+ing alone'

g. Keluarga dengan anak tanpa pernikahan sebelumn!a &the non marital heterose(ual (ohabiting famil!'

h. Keluarga !ang dibentuk oleh pasangan !ang berjenis kelamin sama &ga! and lesbian famil!'.

i. *ahap perkembangan keluarga dan tugas perkembangan menurut $uprajitno &-003' . *ahaptahap perkembangan itu antara lain3

a. *ahap perkembangan keluarga baru menikah

-' *ugas ini dimulai dengan membina hubungan intim !ang memuaskan pasangann!a ' "embina hubungan dengan keluarga lain, teman dan keluarga sosial.

' "embina ren(ana memiliki anak 

 b. Keluarga dengan anak baru lahir 

-' Dimulai dengan mempersiapkan menjadi orang tua

' Adaptasi dengan perubahan adan!a anggota keluarga, interaksi keluarga, hubungan seksual dan kegiatan

' "empertahankan hubungan dalam rangka memuaskan pasangann!a (. Keluarga dengan anak usia pra sekolah

-' "emenuhi kebutuhan anggota keluarga, misal kebutuhan tempat tinggal, pri+asi dan rasa aman

' "embantu anak untuk bersosialisasi

' Beradaptasi dengan anak !ang beru lahir, sementara kebutuhan anak !ang lain !ang lebih tua  juga harus terpenuhi,

' "empertahankan hubungan !ang sehat baik didalam maupun diluar keluarga 5' /embagian waktu untuk indi+idu, pasangan dan anak 

8' /embagian tanggung jawab anggota keluarga

7' "eren(anakan kegiatan dan waktu untuk menstimulasi pertumbuhan dan perkembangan anak. d. Keluarga dengan anak usia sekolah.

-' "embantu sosialisasi anak terhadap lingkungan luar rumah, sekolah dan lingkungan lebih luas

' "empertahankan keintiman pasangan

' "emenuhi kebutuhan !ang meningkat termasuk bia!a kehidupan dan kesehatan anggota keluarga.

(6)

-' "emberikan kebebasan !ang seimbang dan bertanggung jawab mengingat anak remaja adalah sorang dewasa muda dan mulai memiliki otonomi

' "empertahankan hubungan intim dalam keluarga

' "empertahankan komunikasi terbuka antara anak dan orang tua,hindarkan terjadin!a  perdebatan ke(urigaan dan permusuhan

' "empersiapkan perubahan sistem peran dan peraturan &anggota' keluarga untuk memenuhi kebutuhan tumbuh kembang anggota keluarga.

f. Keluarga mulai melepaskan anak sebagai dewasa

-' "emperluas jaringan keluarga dari keluarga inti menjelaskan keluarga besar  ' "empertahankan keintiman pasangan

' "embantu anak untuk mandiri sebagai keluarga baru di mas!arakat ' /enataan kembali peran orang tua dan kegiatan dirumah.

g. Keluarga dengan usia pertengahan.

-' "empertahankan kesehatan indi+idu dan pasangan usia pertengahan

' "empertahankan hubungan !ang serasi dan memuaskan dengan anak2anakn!a dan seba!a ' "eningkatkan keakraban pasangan.

h. Keluarga usia tua.

-' "empertahankan suasana kehidupan rumah tangga !ang saling men!enangkan pasangan

' Adaptasi dengan perubahan !ang akan terjadi, kehilangan pasangan, kekuatan fisik dan  penghasilan keluarga

' "empertahankan keakraban pasangan dan saling merawat ' "elakukan life re+iew masa lalu.

. $truktur Keluarga menurut $uprajino &0037'

$truktur keluarga dapat menggambarkan bagaimana keluarga melaksanakan fungsi keluarga di mas!arakat, antara lain3

a. $truktur peran keluarga

"enggambarkan peran masing2masing anggota keluarga dalam keluarga s endiri dan perann!a di lingkungan mas!arakat atau peran formal dan informal

 b. <ilai dan norma keluarga

"enggambarkan nilai dan norma !ang dipelajari dan di!akini oleh keluarga, khususn!a !ang  berhubungan dengan kesehatan

(. /ola komunikasi keluarga

"enggambarkan bagaimana (ara dan pola komunikasi a!ah2ibu, orang tua dengan anak, anak  dengan anak dan anggota keluarga lain dengan keluarga inti.

(7)

"enggambarkan kemampuan anggota keluarga untuk mempengaruhi dan mengendalikan orang lain untuk mengubah perilaku keluarga !ang mendukung kesehatan.

5. ungsi keluarga menurut riedman &-44;'

$e(ara umum fungsi keluarga &friedman, -44;' adalah3 a. ungsi afektif 

Adalah fungsi keluarga !ang utama untuk mengajarkan segala sesuatu untuk mempersiapkan anggota keluarga berhubungan dengan orang lain

 b. ungsi sosialisasi dan tempat bersosialisasi

Adalah fungsi mengembangkan dan tempat melatih anak untuk berkehidupan sosial sebelum meninggalkan rumah untuk berhubungan dengan orang lain di luar rumah

(. ungsi reproduksi

Adalah fungsi untuk mempertahankan generasi dan menjaga kelangsungan keluarga. d. ungsi ekonomi

Adalah keluarga berfungsi untuk memenuhi kebutuhan keluarga se(ara ekonomi dan tempat untuk mengembangkan kemampuan indi+idu meningkatkan penghasilan untuk memenuhi kebutuhan keluarga

e. ungsi pemerliharaan kesehatan

Adalah fungsi untuk mempertahankan keadaan kesehatan anggota keluarga agar tetap memiliki produkti+itas tinggi

8. "enurut Bailon dan "agla!a &-47;', keluarga !ang berfungsi sehat juga harus mampu melaksanakan tugas kesehatan keluarga, !aitu antara lain 3

a. "engenal masalah kesehatan

 b. "embuat keputusan tindakan kesehatan !ang tepat

(. "emberikan perawatan pada anggota keluarga !ang sakit. d. "empertahankan suasana lingkungan rumah !ang sehat. e. "enggunakan fasilitas kesehatan !ang ada di mas!arakat. 7. /eranan Keluarga *erhadap /enderita /as(a stroke

 Health care activities, health beliefs, dan health values merupakan bagian !ang dipelajari dari keluarga. $ehat dan sakit merupakan bagian dari kehidupan dan dapat dipelajari indi+idu dari keluarga. riendman &-44' mengidentifikasi dengan jelas kepentingan pela!anan keperawatan !ang terpusat pada keluarga & family centered nursing care', !aitu 3

a. Keluarga terdiri dari anggota !ang saling ketergantungan satu sama lainn!a &interdependent' dan berpengaruh dengan !ang lainn!a. ika salah satu sakit maka anggota keluarga lain juga merupakan bagian !ang sakit.

(8)

 b. Adan!a hubungan !ang kuat antara keluarga dengan status kesehatan anggotan!a, maka anggota keluarga sangat penting peranann!a dalam setiap pela!anan keperawatan.

(. *ingkat kesehatan anggota keluarga sangat signifikan dengan akti+itas di dalam promosi kesehatann!a.

d. Keadaan sakit pada salah satu anggota keluarga dapat sebagai indikasi masalah !ang sama  pada anggota !ang lain. &Awie, 00;'

;. /entingn!a peran keluarga dalam perawatan penderita pas(a stroke dapat dipandang dari berbagai segi !aitu 3

a. Keluarga merupakan tempat dimana indi+idu memulai hubungan interpersonal dengan lingkungann!a.

 b. ika keluarga dipandang sebagai suatu sistem, maka gangguan !ang terjadi pada salah satu anggota dapat mempengaruhi seluruh sistem, sebalikn!a disfungsi keluarga dapat pula merupakan salah satu pen!ebab terjadin!a gangguan pada anggota.

(. Berbagai pela!anan kesehatan bukan tempat penderita seumur hidup tetapi han!a fasilitas !ang membantu pasien dan keluarga mengembangkan kemampuan dalam men(egah terjadin!a masalah, menanggulangi berbagai masalah dan mempertahankan keadaan adaptif. d. $alah satu faktor pen!ebab terjadin!a stroke berulang adalah keluarga tidak tahu (ara

menangani perilaku penderita di rumah &%rdawati, 004'.

Dari pern!ataan di atas dapat disimpulkan bahwa keluarga berperan penting dalam proses  pemulihan dan pen!esuaian kembali setiap penderita stroke. 1leh karena itu, peran serta keluarga

dalam proses pemeliharaan dan pen(egahan terjadin!a serangan ulang sangat diperlukan. Keluarga merupakan sistem pendukung utama memberi pela!anan langsung pada setiap keadaan &sehat2sakit' anggota keluarga. 1leh karena itu, asupan pela!ananperawatan !ang berfokus pada keluarga bukan han!a memulihkan keadaan pasien, tetapi juga bertujuan untuk mengembangkan dan meningkatkan kemampuan keluarga dalam mengatasi masalah kesehatan dalam keluarga tersebut &?ffend!, -44;'. Dari uraian diatas maka peranan keluarga terhadap penderita stroke adalah 3

a. Berperan $ebagai /erawat

Ketika anggota keluarga mengalami sakit !ang menimbulkan ke(a(atan, maka ada peran !ang menjadi primer !aitu perawat. "emberikan perawatan kepada penderita karena tidak dapat mengurus dirin!a sendiri dalam membantu memenuhi kebutuhan2kebutuhann!a seperti makan, minum, berpakaian, berpindah, berjalan.

(9)

Keluarga memberi dorongandukungan agar penderita mempun!ai moti+asi !ang kuat untuk  dapat segera memperoleh pemulihan kesehatan dengan sebaik2baikn!a. "emberi dorongan pada saat mulai latihan fisik !ang merupakan hal !ang (ukup men!iksa penderita, namun demikian  penderita harus selalu didorong untuk berani berlatih. Kemudian memberi dorongan untuk tetap

aktif dalam kegiatan sehari2hari ditengah2tengah keluarga dan mas!arakat. (. Berperan $ebagai /enghubungKomunikasi

Keluarga mengadakan komunikasi efektif dengan penderita, petugas kesehatan, sehingga terjalin hubungan kerja sama !ang baik sehingga ter(ipta suasana saling per(a!a dan keterbukaan antara  pasien dengan keluarga dan petugas kesehatan &dokter, perawat, fisioterapist, terapi wi(ara, dll'.

)ubungan !ang saling per(a!a antara pasien, keluarga dengan petugas kesehatan merupakan dasar utama untuk membantu mengungkapkan dan mengenal perasaann!a, mengidentifikasi kebutuhan dan masalahn!a, men(ari alternatif peme(ahan masalah serta menge+aluasi hasiln!a. /roses ini harus dilalui oleh pasien dan keluarga sehingga keluarga dapat membantu pasien dengan (ara !ang sama pada saat dirumah.

d. Berperan $ebagai /endidik

Dalam upa!a belajar untuk hidup dengan ke(a(atan permanen, pasien diajarkan program Akti+itas Kehidupan $ehari2hari &AK$' agar penderita dapat melakukan aktifitas kehidupan sehari2hari se(ara mandiri atau tanpa bantuan orang lain, misaln!a 3 tata (ara makan, berpakaian, mandi, tidur, juga melatih penderita dalam mobilisasi, berkomunikasi, melakukan latihan anggota gerak atas dan bawah se(ara pasif sampai penderita mempu menggerakkan sendiri.

e. Berperan $ebagai /engubah Lingkungan*erapi Lingkungan

"enipulasi lingkungan, terdiri dari merubah lingkungan, pengaturan tata ruangan agar penderita mudah melakukan akti+itas se(ara efisien. >iptakan ruangan !ang memberi ketenangan dan men!enangkan, suara tidak ributberisik, (aha!a !ang terang benderang, ban!ak orang, kegiatan dan kesibukan !ang berlebihan dan menjauhkan fasilitas !ang menimbulkan baha!a. 6sahakan mengurangi stimulus lingkungan !ang mengakibatkan gangguan. 6sahakan agar (iptakan waktu untuk istirahat sehingga pasien rileks dan tenang.

f. Berperan $ebagai /engambil Keputusan

Dalam peran ini keluarga menentukan pen(arian sumber2sumber !ang penting. Keluarga mempun!ai kontrol substansial terhadap keputusan apakah keluarga !ang sakit akan mendapatkan la!anan kuratif atau pre+entif. Dalam memelihara kesehatan anggota keluarga sebagai pasien, keluarga tetap berperan sebagai pengambil keputusan dalam memelihara kesehatan anggotan!a.

(10)

g. Berperan $ebagai /en(ari $umber Dana

Keluarga berperan men(ari sumber dana untuk bia!a pengobatan penderita dan untuk  menghindari ketiadaan dana untuk bia!a pengobatan.

B. Konsep Dasar Stroke -. /engertian $troke

$troke atau (idera (erebro+askuler &>@A' adalah kehilangan fungsi otak !ang diakibatkan oleh berhentin!a suplai darah ke otak &$uEanne'. $troke adalah kerusakan sirkulasi dalam satu atau lebih pembuluh darah !ang men!ediakan darah pada otak. /en!ediaan oksigen dan darah ke otak menjadi kurang atau berhenti, !ang kemudian merusak atau memusnahkan area2area tertentu dalam jaringan otak &dis(ases pen!akit'.

>idera serebro+askuler atau stroke adalah pen!ekit (erebro+askuler menunjukkan adan!a  beberapa kelainan otak baik se(ara fungsioanal maupun struktural !ang disebabkan oleh keadaan  patologis dari pembuluh darah serebral atau dari seluruh sistem pembuluh darah otak 

&Doengoes340'. $troke adalah gangguan aliran darah otak !ang bersifat mendadak dan disertai dengan defisit neuologik &Dr. ). $oedomo )adinoto'. $troke adalah sindrome klinis !ang awal timbuln!a mendadak, progresif (epat, berupa defisit neurologis fokal dan global !ang  berlangsung  jam atau lebih atau langsung menimbulkan kematian dan semata2mata disebabkan

oleh gangguan peredaran darah otak non traumatik &Doengoes, 000340'.

$troke merupakan salah satu pen!ebab kematian dan ke(a(atan neurologis !ang utama di indonesia, serangan otak ini merupakan kegawatdaruratan medis !ang harus ditangani se(ara (epat, tepat dan (ermat. "enurut kriteria )1 stroke se(ara klinis didefinisikan sebagai gangguan fungsional otak !ang terjadi se(ara mendadak dengan tanda dan gejala klinis baik fokal maupun global !ang berlangsung lebih dari  jam atau dapat menimbulkan kematian !ang disebabkan oleh karena gangguan peredaran dareh otak.

. Klasifikasi $troke

a. *ranstient %skemia Atta(k &*%A', !aitu gangguan neurologik setempat !ang terjadi selama  beberapa menit sampai beberapa jam saja, gejala !ang timbul akan hilang dengan spontan dan

sempurna dalam waktu kurang dari  jam.

 b. $troke in e+olution &$%?', !aitu stroke !ang wujud kelainann!a terjadi se(ara bertahap. (. >ompleteted stroke iskemi( &>$%', !aitu stroke !ang wujud kelainann!a bersifat menetap.

(11)

d. e+ersible is(emi( neurologi(al defisit &%<D', !aitu stroke !ang mirip dengan transient iskemik atta(k han!a saja kelainan !ang ada menghilang sesudah berlangsung lebih dari   jam.

Berdasarkan pen!ebabn!a stroke dibedakan menjadi 3 a. $troke hemorhagi(

"erupakan perdarahan (erebral dan mungkin perdarahan sub ara(hnoid. Disebabkan oleh  pembuluh darah otak pada daerah otak tertentu biasan!a kejadiann!a saat melakukan aktifitas

atau saat aktif namun bisa juga terjadi saat istirahat. Kesadaran pasien umumn!a menurun.  b. $troke non hemorhagi(

Dapat berupa is(hemia atau emboli dan trombosis (erebral, biasan!a terjadi saat setelah lama beristirahat, baru bangun tidur atau dipagi hari tidak terjadi perdarahan namun terjadi iskemia !ang menimbulkan hipoksi dan selanjutn!a dapat timbul oedema skunder. Kesadaran umumn!a baik.

. ?tiologi

Beberapa keadaan dibawah ini dapat men!ebabkan stroke antara lain3 a. *rombosis (erebral

 b. ?mboli (. *umor otak  d. )emorhagi(

e. *ekanan darah tinggi f. Kelemahan dinding arteri g. >idera kepala

. aktor resiko

$edangkan faktor resiko dari stroke adalah kondisi atau pen!akit atau kelainan !ang memiliki potensi untuk memudahkan seseorang mengalami serangan stroke pada suatu saat. a. aktor resiko !ang tidak dapat diobati terutama

-' 6sia

' enis kelamin ' as

' 9enetik 

 b. aktor resiko !ang dapat diubah atau dikendalikan diantaran!a -' )ipertensi

' Diabetes mellitus ' /en!akit jantung

' iwa!at trans iskemik atau stroke sebelumn!a 5' "erokok 

8' Kolesterol tinggi 7' 1besitas

(12)

5. /atofisiologi

/ada keadaan fisiologis normal, aliran darah pada otak selalu tetap !aitu 50 ml menit  -00 gr otak. )al ini terjadi karena auto regulasi !ang mengembangkan arteri pada waktu hipotensi !ang mengun(up waktu hipertensi. Apabila tekanan darah tinggi terus menerus terjadi maka dapat menimbulkan perubahan atroklerotik karena perfusi dapat men!ebabkan perdarahan intra kranial. uptur arteri juga dapat men!ebabkan perdarahan !ang akan menimbulkan eksta+asasi darah ke  jaringan otak sekitarn!a. Darah !ang merembes ini dapat menekan, mengiritasi, dan

menimbulkan fase spasme arteri hemisfer otak.

uptur arteri juga dapat mengakibatkan terhentin!a aliran darah sehingga timbul iskemik  fo(al dan infark jaringan otak. Daerah ini akan mengalami defisit neurologis !ang berupa hemiparalisis. Keluarn!a darah !ang mendadak dari pembuluh darah otak dapat meningkatkan tekanan darah (erebrospinalis, hilang kesadaran maupun gegar otak. Koma terjadi karena apabila daerah ekstra+asal terjadi hematoma !ang menimbulkan penekanan pada seluruh isi kranial &Dr. ). $oedomo'.

8. "anifestasi klinis

Long &-448' menjelaskan gejala fokal !ang paling sering terlihat akibat terputusn!a sirkulasi arteri (erebral adalah 3

a. Kontralateral paralisis

 b. Kehilangan penginderaan sensori dan memori (. Disfasia atau afasia

d. "asalah spatial per(eptual 7. /emeriksaan diagnostis

a. >omputeriEed tomografi $(an &>* $(an' dapat memperlihatkan adan!a hematoma, infark dan  perdarahan. $(an ini baik untuk meneliti lesi !ang letakn!a dipermukaan.

 b. ungsi lumbal untuk menunjukkan kelainan (erebro spinalis fluid &>$'. *ekanan !ang meningkat dan adan!a (airan darah menunjukkan adan!a hemorhagi(.

(. ?lektro ?n(ephalograph! &??9' menggunakan gelombang untuk menentukan lesi spesifik. d. Angiografi &arteriografi' sangat esensial untuk memperlihatkan pen!ebab dan letak ganguan

otak, biasan!a menggunakan arteri femoralis. Ada tidakn!a oklusi, rupture atau obstruksi dapat difisualisasi dengan alat ini.

e. "agnetik esonan(e %maging &"%' dapat menampakkan daerah patologis.

;. /enatalaksanaan

(13)

6ntuk mengobati keadaan a(ut perlu diperhatikan faktor faktor kritis sebagai berikut3 -' Berusaha menstabilkan tanda  tanda +ital

' Berusaha menemukan dan memperbaiki aritmia jantung

' "erawat kandung kemih, sedapat mungkin jangan memakai kateter 

' "enempatkan pasien dalam posisi !ang tepat, harus dilakukan se(epat mungkin pasien harus dirubah posisi setiap  jam dan dilakukan latihan2latihan gerak pasif 

 b. *indakan konser+atif 

-' asodilator !ang meningkatkan aliran darah (erebral &AD$' se(ara per(obaan, tetapi maknan!a3 pada tubuh manusia belum dapat dibutuhkan

' Dapat diberikan histamin, aminophilin, a(etaEolamide, papa+erin intra arterial

' Anti agregasi trombosis seperti aspirin, digunakan untuk menghambat reaksi pelepasan agregasi. *rombosis !ang terjadi ul(erasi ateroma. *indakan pembedahan untuk  memperbaiki aliran darah (erebral, misaln!a pada tindakan endartere(tom! (arotis.

(14)

BAB III

ASUHAN KEPERAWATAN KELUARGA PADA POST STROKE

. Pengka!"an

a. <ama kepala keluarga 3 *n. $

 b. *anggal /engkajian 3 -4 <+ember 0-7

(. 6mur 3 8; tahun

d. Agama 3 %slam

e. /endidikan 3

$-f. /ekerjaan 3 iraswasta

g. Alamat 3 Dusun $awi, Desa $awi, Ke(. ogoroto ombang. h. Komposisi Keluarga 3

No Na#a Hu$.

keluarga

 !k U#ur Pen%. Peker!aan Aga#a Statsu G"&" 'TB( BB( B)I*. TT+ I#un - *n. $ KK L 87 th $L*/ iraswast a %slam /ost $troke  <!. $ %stri / 54 th $L*/ /<$ %slam Baik

(15)

Analisis "asalah Kesehatan 3 <! $ mengatakan anggota gerak kiri *n $ Lemah sejak  bulan !ang lalu.

-. RIWAAT PERKE)BANGAN KELUARGA

a. /ada saat ini keluarga *n.$ memasuki tahap perkembangan keluarga dengan keluarga lansia.  b. *ugas perkembangan keluarga !ang belum terpenuhi

 "emperluas jaringan keluarga dari keluarga inti menjadi keluarga besar   "empertahankan keintiman pasangan

(. iwa!at kesehatan keluarga inti

*n. $ mengalami gejala stroke sejak  bulan !ang lalu. *idak dirawat di rumah sakit, tetapi han!a berobat pada dokter swaasta dan menggunakan pengobatan tradisional.

(16)

*n. $ mengetahui bahwa ia menderita hipertensi dari tahun 004 dan tidak melakukan

 pengobatan se(ara teratur, dan seorang perokok berat sehari bisa menghabiskan 2 bungkus

rokok.

/. KEADAAN LINGKUNGAN a. Karakteristik rumah

Luas bangunan !ang di tempati sekitar -00 m dan bertingkat, di lantai bawah terdiri dari

- ruang tamu,  kamar tidur,- dapur dan - kamar mandi dan di depan ada teras rumah, kolam

ikan, taman. Dilantai atas terdiri dari  kamar untuk (u(u dan dan anak !ang ke(il. Bangunan

rumah berbentuk segi empat. Lantai rumah terbuat dari keramik dengan keadaan (ukup baik 

dan penataan alat dan perabot rumah tangga tidak rapih, penerangan dan +entilasi kurang

 baik. Dikamar tidur tidak ada sinar matahari masuk. $umber air menggunakan sumur jet

 pump, dan untuk minum menggunakan air minum galon, > menggunakan septi tank.

 b. Karakteristik tetangga dan komunitas 

Keluarga *n.$ hidup dilingkungan tempat tinggal !ang sangat berdekatan &padat'.

$ebagian besar dari tetengga di lingkungan tempat tinggal keluarga *n.$ adalah penduduk asli

dan pendatang !ang bekerja wiraswasta dan mahasiswa. %nteraksi antar warga ban!ak di

lakukan sore dan malam hari karena pada siang hari umumn!a mereka bekerja.

(. "obilitas geografis keluarga.

"obilitas geografis keluarga *n.$ sudah menempati rumah !ang di tempatin!a se(ara

turun temurun dari orang tuan!a, tempat tinggaln!a berdampingan dengan saudara lainn!a.

d. /erkumpulan keluarga dan interaksi dengan mas!arkat

*n. $ dan anggota keluarga mengaku berinteraksi dengan tetangga sesekali dan

(17)

e. $istem pendukung keluarga

*n.$ dan keluarga memiliki fasilitas penunjang kesehatan dari askes, tetapi *n. $ lebih memilih berobat ke dokter swasta di Bandung.

0. STRUKTUR KELUARGA a. /ola komunikasi keluarga

Antar anggota keluarga terbina hubungan !ang harmonis, dalam menghadapi suatu  permasalahan, biasan!a dilakukan mus!awarah keluarga, sebelum memutuskan suatu  permasalahan. Komunikasi dilakukan dengan sangat terbuka.

 b. $truktur kekuatan keluarga

Keluarga merupakan keluarga !g terdiri dari - kepala keluarga dan saling perhatian. (. $truktur peran keluarga

*n.$ berperan sebagai kepala keluarga, pen(ari nafkah dan pengambil keputusan untuk  dirin!a dan keluarga melalui mus!awarah dan juga seorang pedagang.

d. <ilai dan norma keluarga

 <ilai dan norma keluarga !ang berlaku dalam keluarga men!esuaikan dengan nilai dalam agama %slam !ang dianutn!a serta norma mas!arakat disekitarn!a. Keluarga ini menganggap bahwa pen!akit stroke !ang pernah dialami oleh *n.$ adalah pen!akit !ang disebabkan karena darah tinggi dan kolesterol !ang tidak terkontrol sebelumn!a ditambah kebiasaan merokok. 6pa!a untuk men(egah kejadian stroke ulang dan peningkatan kolesterol dengan periksa ke dokter swasta dan menjaga makanan sesuai anjuran dokter. *etapi untuk  kebiasaan merokok, *n.$ tidak bisa menghentikann!a.

1. 2UNGSI KELUARGA a. ungsi Afektif 

*iap keluarga (ukup rukun dalam membina rumah tangga.  b. ungsi $osial

(18)

Keluarga selalu mengajarkan dan menanamkan perilaku so(ial !ang baik. *etapi keluarga han!a mengikuti kegiatan besar di mas!arakat seperti kerja bakti.

(. ungsi /erawatan Kesehatan

Keluarga mampu mengenal masalah kesehatann!a, hal ini di tunjukan dengan *n.$  berobat se(ara teratur ke dokter swasta, namun !ang menjadi masalah *n. $ tidak bisa

menghentikan kebiasaan merokokn!a. d. ungsi eproduksi

*n.$ &8; tahun' dan <!. $ &54 tahun' merupakan usia !ang sudah tidak produktif lagi dan menurut *n.$ bahwa aktifitas seksual bukan lagi hal !ang utama dalam hubungan suami istri. *etapi !ang utama adalah memberikan kasih sa!ang kepada istri, anak dan (u(un!a.

e. ungsi ?konomi

*n.$ bekerja wiraswasta dan <!. $ sebagai ibu rmah tangga dan terkadang membantu suamin!a berdagang.

3. STRESS DAN 2UNGSI KELUARGA a. $tressor !ang dimiliki

$tresor !ang dirasakan oleh keluarga *n.$ adalah gejala pen!akit stroke !ang dialamin!a.

 b. Kemampuan keluarga berespon terhadap stressor 

Keluarga sudah dapat beradaptasi dengan gejala pen!akit stroke !ang pernah diderita oleh *n.$ karena sudah berobat se(ara teratur ke dokter swasta dan pasrah kepada Allah terhadap situasi sakitn!a.

(. $trategi koping !ang digunakan

(19)

d. $trategi Adaptasi Disfungsional

*n.$ setelah mengalami stroke men!adari bahwa kemungkinan dapat terjadi stroke ulang.

4. Data Penun!ang Keluarga

Ru#a5 %an San"tas" L"ngkungan

*ipe umah Keluarga *n.$ /erman , Lantai /lester, terdapat +entilasi !aaitu  jendela. >aha!a rumah (ukup baik, sinar matahari ibsa masuk kedalam rumah, $alura limbah dibuang di selokan, sumber air bersih berasal dari sumur, airn!a bersihm tidak berbau, dan tidak   berwarna, jamban dirmah mengguakan jaman leher angsa dengan jarak seti( thank dari sumur  F 00m. didalam rumah terdapat tempat sampah, kemudian sampah d buang disamping rumah untuk di bakar. asio luas rumah ;m C -8 m.G

PHBS D"ru#a5 Tangga

Keluarga tampak menjaga lingkungan rumah sehingga tampak bersih, selalu men(u(i tangan dengan air bersih, terkadang pakai sabun, mengkonsumsi lauk pauk setiap hari, dan mengguakan jamban sehat.

6. KE)A)PUAN KELUARGA )ELAKUKA TUGAS PE)ELIHARAAN KESEHATAN ANGGOTA KELUARGA

$aat ada keluarga !ang sakit, keluarga membawan!a ke pela!anan kesehatan, karena keluarga tahu tentang kosi kesehatan keluarga. Keluarga juga mengetahui pe!ebab, tanda dan gejala, dan akibat masalah kesehatan di keluarga, keluarga me!akini jika pen!akit *n $ /erlu diobati.

7. KE)ANDIRIAN KELUARGA

/ada keluarga *n. $, termasuk dalam kategori Ke#an%"r"an II(Karena 3 -. "enerima petugas puskesmas

. "eerima #ankes sesuai ren(ana . "en!atakan masalah se(ara benar   . "emanfaatkan faskes sesuai anjuran

5. "elaksanaka perawatan sederhana sesuai anjuran

(20)

"elakukan pemeriksaan fisik pada *n. $ !ang di identifikasi sebagai klien atau sasaran asuhan keperawatan keluarga. Pe#er"ksaan 2"s"k  Tn.S N9.S  <!eri $pesifik  *idak ada keluhan

*idak ada keluhan

$tatus mental >emas denga  pen!akit!a

*idak ada keluhan $!stem

integumen

*idak ada keluhan

*idak ada keluhan $!stem

 pernafasan

*idak ada keluhan

*idak ada keluhan $istem /erkemihan BAK 52; H sehari BAK 527 C sehari $istem "uskoloskel etal *erdapat )emiparesis, serta 1" kurang. Kekuaan tonus otot 0 I 3 0 I 5

*idak ada keluhan

$!stem  pen(ernaan

*idak ada keluhan

*idak ada keluhan $istem  pers!arafan *idak ada keluhan. *idak ada keluhan. iwa!at /engobatan "e(obalamin 2. Laboratorium 9D/ I -07 Asam 6rat 5,5 >olestrol I -58 )B I --,; 2 . ANALISA DATA

(21)

DS ,

2 Keluarga mengatakan, 3Jdulu rajin membawa <!." ke rumah sakit atau dokter   praktek, karena tidak ada kemajuan &*n. $

ingin segera bisa jalan', Akhirn!a ibu minta  pengoobatan dihentikan

DO ,

2 Keluarga tidak pernah melatih klien untuk mobilisasi

2 Lantai terbuat dari plester  2 )emiparesis, serta

2 1" kurang. 2 Kekuaan tonus otot

0 I 3 0 I 5 /emeliharaan kesehatan tidak   efektif  Ketidakmampuan keluarga merawat anggota keluarga !ang menderita stroke

(22)

-. DIAGNOSA KEPERAWATAN

 pemeliharaan kesehatan tidak efektif berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga merawat anggota kelarga !ang sakit.

/. Skor"ng

D"agnos"s kepera:atan, /emeliharaan kesehatan tidak efektif berhubungan dengan ketidakmampuan akeluarga merawat anggota kelarga !ang sakit

Kr"ter"a Skor Total Pe#$enaran

5. $ifat "asalah 3 *idak sehat

C- - "asalah  pe,eliharaan

kesehatan tidak efektif adalah aktual

. Kemungkinan

"asalah dapat diubah 3 sebagian

-C - Karena pengetahuan keluarga tentang  pemeiharaan

kesehatan kurang, sementara sumber da!a keluarga (ukup

. Kemungkinan

"asalah dapat di(egah 3 (ukup

C-  /en!akit sudah berjalan lama, sudah mengalami gangguan gerak, keluarga skarang tidak  mengupa!akan kegiatan

men(ari kesehatan . "enonjoln!a "asalah

3 tidak perlu segera ditangani

C- - Keluarga mengaggap sakitn!a *n $ merupakan masalah, tapi tidak memerlukan penanganan segera karena sdah berjalan lama.

umlah  

0. REN;ANA KEPERAWATAN No.

DP Tu!uan Kr"ter"a Stan%ar Inter<ens"

(23)

$etelah tindakan keperawatan,  pada akhir  minggu ke keluarga mampu mmelakukan  perawatan  pada pasien stroke @erbal /sikomotor 

o Keluarga <!. $ -. Kaji pengetahuan /erlu mendapat  perhatian sewajarn!a. . Berikan  pendidikan kesehatan tentang >ara  perawatan /asien stroke . elaskan kepada keluarga tentang (ara mengatur 

lingkungan3 kamar  tidur alat makan dan minum

. Berikan pujian setiap keberhasilan

keluarga. 1. E+ALUASI

No D"agnosa I#ple#entas" E<aluas" Waktu - /emeliharaan kesehatan tidak efektif  berhubungan dengan ketidakmampuan akeluarga merawat anggota kelarga !ang sakit *gl  am    "engu(apkan salam  "em+alidasi keadaan keluarga  "engingatkan kontrak   "enjelaskan tujuan TUK  -. "emberitahu kepada  pasien dan keluarga  betapa pentingn!a

menjaga keseimbangan nutrisi walaupun saat

$3

 Keluarga menjawab salam  *n.$

mengatakan <!.s masih mual, pahit di mulut, dan belum  bisa sepenuhn!a

menghabiskan porsi makann!a.

 Keluarga men!etujui

 pertemuan saat ini selama 0 menit

*gl

(24)

sakit.

. "emberitahu pasien dan keluarga tentang komposisi nutrisi !ang seimbang.

. "emberikan kesempatan pada

keluarga untuk bertan!a dan mengulangi

 penjelasan apa !ang sudah kita ajarkan. . "emberitahu

keluarga untuk lebih aktif  dalam membantu

 pemenuhan kebutuhan nutrisi se(ara parsial. 5. "emberikan moti+asi pasien dan membantu anggota keluarga untuk membantu *n $  perlahan2lahan

memenuhi kebutuhan nutrisi sampai tujuan ter(apai. tentang pentingn!a  pemenuhan nutrisi dan komposisi seimbangn!a.  Keluarga mengatakan sudah faham tentang  proses membantu  pemenuhan nutrisi * $ O,  Keluarga

kooperatif dan aktif saat dijelaskan.  Keluarga mendengarkan  penjelasan !ang diberikan.  Keluarga membantu proses  pemenuhan kebutuhan nutrisi  <!. % sampai

akhirn!a bisa makan dan minum.

 *n $ belum

menghabiskan seluruh porsi, tapi  porsi dan

minum kurang lebih 5 gelashari.  A, "asalah teratasi sebagian P, Lanjutkan inter+ensi.  )ipertensi pada *n. $ keluarga *n. $ berhubungan dengan ketidakmampuan keluarga mengenal karakteristik  pen!akit dan *gl  am    "engu(apkan salam  "em+alidasi keadaan keluarga  "engingatkan kontrak   "enjelaskan tujuan TUK  $3  Keluarga menjawab salam  *n. $ mengatakan *n $ masih sedikit pusing dan belum bisa sepenuhn!a

*gl

(25)

 perawatann!a -. "emberikan  pendidikan kesehatan

tentang )ipertensi !ang meliputi3

2 /engertian hipertensi 2 *anda dan gejala 2 /en!ebab dan  pen(egahan

. "emeberikan masukan saran kepada keluarga untuk membawa *n. $ untuk berobat ke  pela!an kesehatan

sebagai keputusan !ang  baik.

. "engajukan kontrak waktu pada akhir

 pertemuan untuk di

lakukan e+aluasi keadaan *n. $ dan keluarga.

melakukan aktifitas.  Keluarga

men!etujui

 pertemuan saat ini selama 0 menit tentang pentingn!a aktifitas sehari2hari.  Keluarga dan  pasien mengatakan  belum sepenuhn!a

memahami apa itu !ang berkaitan dengan hipertensi.  Keluarga sudah membawa *n. $ ke dokter !ang biasa di kunjungi.

O,

 Keluarga

kooperatif dan aktif saat dijelaskan.  Keluarga mendengarkan  penjelasan !ang diberikan.  *n. $ masih terlihat sedikit lemas , tapi sudah agak lebih baik.  *D3 -040mm)g A, "asalah teratasi sebagian P, Lanjutkan inter+ensi. 5

(26)

BAB I+ KESI)PULAN

$troke merupakan salah satu pen!ebab kematian dan ke(a(atan neurologis !ang utama di indonesia, serangan otak ini merupakan kegawatdaruratan medis !ang harus ditangani se(ara (epat, tepat dan (ermat. Ketika pasien dapat ditangani se(ara tepat, maka pasien akan terbebas dari resiko kematian, tindakan selanjutn!a adalah membatasi ke(a(atan, dan mengembalikan  pasien kekeadaan sebelum sakit seoptimal mungkin. /erawatan pasien stroke akan membutuhkan waktu !ang (ukup lama, sehingga ketika keadaan pasien stabil, maka perawatan dapat dilanjutkan di rumah.

Dalam keberhasilan perawatan di rumah, maka diperlukan koordinasi antara tim kesehatan dan keluarga. Diperlukan suatu kesiapan dari anggota keluarga untuk dapat melakukan  perawatan pasien pas(a stroke di rumah. 6ntuk itu perawat sebagai tenaga kesehatan !ang paling sering berinteraksi dengan pasien dan keluarga harus mampu men!iapkan pasien dan keluarga untuk dapat melanjutkan perawatan dirumah. Diperlukan suatu pendekatan asuhan keperawatan dalam rangka men!iapkan pasien dan keluarga agar mampu melanjutkan perawatan dirumah. $alah satu pendekatan !ang dapat diterapkan adalah dengan adan!a asuhan keperawatan keluarga.

Dalam asuhan keperawatan keluarga, perawat diharapkan dapat menggali sumber2sumber  kekuatan dan kelemahan !ang terdapat dalam keluarga dalam upa!a perawatan pasien di rumah. 6ntuk itu maka asuhan keperawatan keluarga dimulai dengan adan!a pengkajian keluarga, setelah diketahui sumber kekuatan dan masalah !ang terdapat dalam keluarga maka dapat ditegakan dalam bentuk diagnosa keperawatan keluarga. Dari diagnosa !ang mun(ul perawat dapat men!usun serangkaian ren(ana tindakan dan melaksanakan tindakan keperawatan keluarga 8

(27)

se(ara tepat. ?+aluasi perlu dilakukan untuk menilai apakah keluarga dapat melakukan  perawatan se(ara tepat, hal ini dimaksudkan agar anggota keluarga !ang mengalami stroke dapat

kembali kekeadaan semula se(ara optimal.

DA2TAR PUSTAKA

>arpenito, L. . &-444' Buku $aku Diagnosa Keperawatan. ?disi 7, Alih Bahasa "oni(a ?ster. akarta3 ?9>

>arpenito, L. . )andbook of <ursing Diagnosa. ?disi ;, Alih Bahasa "oni(a ?ster. &00-'. akarta3 ?9>

Doengoes. ". ?, ?t. All. <ursing >are /lans 9uidelines for /lanning and Do(umenting /atient >are, ?disi . Alih Bahasa3 % "ade Kariasa, ?t. All. 000. akarta3 ?9>

?ffend!. < &-44;'. Dasar2 dasar Keperawatan Kesehatan "as!arakat, ?disi . akarta= ?9> riedman, ". ". &-44;'. Keperawatan Keluarga *eori dan /raktek, ?disi . akarta3 ?9>

Long. Barbara. >. ?ssential of "edi(al $urgi(al <ursing, /enerjemah . Karnaen, ?t. All, ?disi ke . -448. Bandung3 #a!asan %katan Alumni /endidikan Keperawatan /adjajaran.

"ubarok, ahit %bal. 008. %lmu Keperawatan dan Komunitas3 *eori dan Aplikasi dalam /raktik. akarta 3 $sagung $eto.

$meltEer, $uEanne= $uEanne= and Benda 9 Bare. &00-', Buku $aku Ajar Keperawatan "edikal Bedah, ?disi ;. akarta3 ?9>

$uprajitno. &00'. Asuhan Keperawatan Keluarga. akata3 ?9>. Mend!. 9eorge. L. /engelolaan "utahir $troke. -44

Figur

Memperbarui...

Referensi

Memperbarui...

Related subjects : Askep Keluarga Dengan Stroke