Marshmallow Balap Lollipop, Nougat Masih Jauh
Fransiska Titis Suryani
Abstrak
Android Marshmallow (Android 6.0) atau disebut dengan “Marshmallow” adalah versi dari sistem operasi mobile Android. Fokus utama dari Android Marshmallow adalah pada peningkatan pengalaman pengguna secara keseluruhan untuk OS sebelumnya Lollipop, memperkenalkan arsitektur permissions baru, API baru contextual assistants (sebuah fitur yang dikenal dengan “Google Now On Tap” -sebuah kemampuan baru dari aplikasi Google Penelusuran), sebuah sistem manajemen daya baru yang mengurangi aktivitas di Background saat perangkat tidak sedang digunakan, dukungan asli untuk pengenalan sidik jari dan konektor USB tipe-C, kemampuan untuk migrasi data ke kartu microSD dan menggunakannya sebagai penyimpanan utama, serta perubahan internal lainnya.
Kata Kunci: Android, OS, Marshmallow
Pendahuluan
Hingga Feburari 2017, ternyata statistik dari Google menunjukkan bahwa Android Lollipop dan Marshmallow hingga kini masih menjadi Android OS yang paling banyak digunakan di seluruh dunia. Android Lollipop dengan dua versinya masih menjadi paling dominan dengan angka 32.5 persen, unggul tipis dari Marshmallow yang
memperoleh 31.3 persen. Nougat masih jauh karena masih termasuk versi baru dan belum kompatibel di banyak smartphone.
Beberapa pendapat ahli mengatakan bahwa waktu perangkat Android sedang jaya jayanya, Lollipop merupakan OS yang “kebetulan” hinggap di dalamnya. Banyak pengguna yang sudah nyaman dan puas, sehingga tidak perlu upgrade ke Marshmallow. Bahkan statistik gamer Play Store Android pun mengatakan hal yang sama. Bagi pengguna Android yang senang gaming, menggunakan Lollipop sudah bisa memuaskan tanpa harus mengupgrade OS. Apalagi, beredar keluhan2q110 tentang lamanya upgrade dari Lollipop ke Marshmallow membuat beberapa pengguna tidak ingin ambil pusing untuk mengupgrade OS di smartphone lamanya. Mereka cenderung lebih senang membeli smartphone baru dengan OS Marshmallow sebab dukungan terhadap OS ini memang kebanyakan berbentuk fisik. Seperti dukungan fingerprint dan USB-C. Inilah yang membuat Android Lollipop masih menjamur. Sebab banyak orang membeli smartphone baru tetapi masih “sayang” terhadap smartphone Lollipop lamanya. Tetapi bila dilihat dari tren kenaikan pengguna OS Marshmallow, diperkirakan versi Android ini akan menjadi yang paling populer mengalahkan “kakaknya” di bulan depan.
Marshmallow memperkenalkan skema manajemen daya baru yang dikenal sebagai “Doze” dan “App Standby”, ketika berada pada kondisi daya baterai rendah, maka daya yang dikeluarkan akan menjadi rendah pula jika tidak aktif dan tidak secara fisik dipegang. Dalam keadaan ini, konektivitas jaringan dan pengolahan aplikasi yang berjalan di Background dibatasi, dan hanya aplikasi yang memiliki “High Priority” yang diproses. Selain itu, akses jaringan dengan aplikasi ditangguhkan jika pengguna tidak benar-benar berinteraksi dengan aplikasi. Aplikasi harus meminta izin untuk membebaskan diri dari kebijakan ini, tetapi akan ditolak dari Google Play Store sebagai pelanggaran sebagai “Aplikasi Berbahaya”.
Pembahasan
OS adalah nama dari sebuah sistem dan fiturnya pun berbeda beda, ada yang 32 maupun 64 bit, sama halnya dengan versi pada komputer seperti windows yang tingkat kelas tertingginya adalah windows 10 pada saat ini, nah untuk android tingkatan tertinggi adalah Lollipop ke Marshmallow nanti kita bahas dari yang terendah sampai tertinggi os perangkat android.
Disinilah tonggak sejarah android berlangsung, OS Android developer resminya adalah google, seperti halnya windows namun yang mengejutkan dan anehnya adalah nama nama os tersebut sangat unik karena berdasarkan kata nama makanan, nah yang dimaksudkan google dengan memberi nama makanan adalah kesanya yang manis saat menikmatinya, sebagai urutanya saya akan memberi tau OS dari yang terendah dahulu agar anda tau sejarah android berdiri dan letak upgrade ke beberapa OS terendah sampai terbaik.
Urutan OS android yang terendah sampai yang tertinggi dan terbaik:
1. OS Android v1.0 v1.1 Astro Bender (Alpha Beta)
Berdiri pada tanggal 5 november 2007 dan versi dari bender adalah perbaikan kinerja yang tercipta sebelumnya dari OS Astro Alpha, OS ini belum baik dan diresmikan upgrade dengan nama bender dari alpha tersebut dikarenakan masalah hak cipta yang bermasalah atau trademark dan tetap dengan android HTC pada awalnya, dan sampai sekarang ponsel android merek HTC tetap bertender sebagai android terbaik dan tercanggih yang digunakan oleh banyak developer selain Apple dan Samsung.
2. OS Android v1.5 Cupcake
Berdiri pada tanggal 30 april tahun 2009 dengan awal mula menggunakan nama makanan yang manis agar kesanya kinerjanya juga manis, disinilah awal mula pemberian nama android dengan nama makanan yang manis telah berlangsung, sehingga semua nama dari OS terbaru juga merujuk dari nama Cupcake sampai versi selanjutnya.
3. OS Android v1.6 Donut
Berdiri pada tanggal 15 September 2009, pembaruan versi bug dan sistem kinerja dari versi sebelumnya cupcake, fitur awal dari layar pendukung dengan lebih lebar, dan dengan desain layar yang lebih efisien dengan menambah setiap inci ukuranya.
4. OS Android v2.0 – 2.1 Eclair
Berdiri 26 Oktober 2009 yang tidak jauh dari versi Donut, OS ini berdiri karena menemukan pembaruan yang lebih baik dan siknifikan untuk merubah dengan versi Eclair, seperti flash kamera dan Bluetooth dengan penyempurnaan bug, yang berfokus dengan fitur tersebut, seperti multi touch dengan zoom kamera yang menarik perhatian publik, dan satu satunya yang menyediakan live wallpaper pertama yang digunakan oleh merk HTC NEXUS One versi ini.
5. OS Android v2.2 Frozen Yoghurt (Froyo)
Berdiri pada tanggal 20 Mei tahun 2010, dengan OS Android yang satu satunya perangkat yang banyak dilirik oleh kalangan banyak orang pada zamanya, seperti pasar smartphone MWC atau mobile world congress, persaingan terjadi dengan beberapa OS dari developer lain seperti Symbian dan Windows Mobile yang pada waktu itu masih gencar gencarnya menciptakan fitur baru.
6. OS Android v2.3 Gingerbread
Berdiri tanggal 6 Desember pada tahun 2010 tepatnya Gingerbread dirilis, Nexus S dari samsung sebagai langkah awal yang mengusung OS ini, persaingan OS samsung seri S dengan OS dari produk Blackberry yang masih bersiteru memperoleh peringkat terbaik. Galaxy series yang lebih dominan dan dipercaya bisa bersaing pada era maraknya Blackberry dan satu satunya yang bisa mempopulerkan kinerja OS Android pertama yang dapat mengalahkan BB pada eranya, disinilah awal pecinta smartphone sedang melakukan penilaian dan peninjauan fitur.
7. OS Android v3.0 – 3.2 Honeycomb
Berdiri 10 Mei 2011 dengan maraknya mulai muncul pertama kali produk tablet, honeycomb berdiri memiliki tujuan untuk mengalahkan Blackberry pada masanya dengan menciptakan ponsel pertama mode tab yang lebih besar ukuran layarnya.
8. OS Android v4.0 Ice Cream Sandwich
Berdiri 16 Desember 2011yang diciptakan khusus rujukan kesempurnaan dari versi sebelumnya yaitu honeycomb, pengoptimalan tablet dan dapat di instal dengan android yang lain yang mendukung, kelebihanya adalah user interface dari tampilanya sudah terlihat, lebih efisien dan menakjubkan dan lebih dominan dibanding yang dahulu, lebih efisien elegan dan berkelas mahal apalagi pengoptimalan dari multitasking yang mendukung. Google Nexus dan HTC yang mempromosikan dan memperkenalkan kinerja terbaru setiap OS Android telah diciptakan, dan dipercaya kedua merk tersebut mengusung fitur fitur terbaru OS Android yang bisa mendobrak pasar demi persaingan dengan Blackberry.
9. OS Android v4.1 4.3 Jelly Bean
Jelly Bean berdiri 9 juli 2012 untuk memperkenalkan versinya ke v4.1 tepatnya 27 juni sebagai penyempurnaanya, ASUS yang diberi kepercayaan Nexus 7 generasi 1 atau pertama, dengan mengusung perangkat tablet versi Jelly Bean marak dan sering update pada versi ke 4.1, 4.2 sampai 4.3, banyak smartphone yang mendukung dan mempromosikan OS ini dari beberapa merk ternama, seperti LG + Nexus dan lan sebagainya. Pada waktu itu ASUS telah merilis dan ingin memperbaharui pada generasi kedua dari nexus dan menciptakan kinerja yang lebih baik dengan nexus terutama pada kamera belakang.
10. OS Android v4.4 Kitkat
Kitkat bertender dengan nama sendiri dari pembaruan fitur jelly bean, berbeda dengan versi sebelumnya, nama kitkat lebih terlihat percaya diri meski versi tidak jauh dari jelly bean, seperti yang kalian tau nama kitkat berasal dari wafel coklat dan pihak google sendiri merujuk ke perusahaan tersebut untuk meminta izin memberi nama OS dengan nama kitkat agar lebih mudah di ingat dengan kesan manisnya. Keunggulanya adalah langkah awal dengan memasang RAM pada android sebesar 512 MB sudah bisa instal dan lebih makyus, sangat jauh dengan jelly bean yang sekurang kurangnya adalah 756 MB untuk instalasinya.
11. OS Android v5.0 5.1 v5.1.1 Lollipop
Berdiri 15 oktober 2014 perubahan besar UI dan strategi fitur yang jauh dari sebelumnya, OS ini banyak terpasang pada android terbaru dari merk seperti ASUS, LENOVO, NEXUS dan masih banyak lagi, pendukung 64 bit setara dengan instalasi pada RAM 3 sampai 4GB yang mumpuni, sangat pantas jika OS ini adalah dikategorikan sebagai perubahan besar yang terjadi pada Android sampai sekarang
12. OS Android v6.0 Marshmallow
Jenis OS ini adalah terbaik dan impian dari Android untuk menciptakan nama dari versi ini, banyak sekali android yang mendukung untuk upgrade asalkan berasal dari OS Lollipop, seperti asus zenfone 2 sudah bisa merujuk untuk marshmallow, banyak android yang menyediakan upgrade versi terdahulu ke versi ini dikarenakan vendor masih memperindah fiturnya dan masih misteri kenggulanya, namun saya dapat bocoran bahwa marshmallow akan menyediakan fitur unik yang akan diunggah ke versinya seperti berikut. Modus Doze, Mode sleep unik saat layar dimatikan.
Improved App Permission, permintaan izin aplikasi mode allow seperti super user. Kinerja dari Akses Google Now Lebih Cepat. Pengoptimalan Fitur Android Pay, koneksi NFC sebagai standarisasi rujukan sistemnya untuk pembayaran fiturnya. Dukungan user Sidik Jari, sudah banyak OS android yang mengunakan fitur ini seperti dari lenovo K4 Note dan akan mengoptimalkan kinerja sidik jari sebagai layar kunci atau keamanan tingkat lanjut. Dukungan USB Type C, yaitu port USB 3.1.
13. OS Android v 7.0 Nougat
Jenis OS Nougat atau android versi ke 7 telah resmi diluncurkan sebagai pemutakhiran kinerja dari versi terdahulunya yaitu versi ke 6 Marshmallow, versi Android OS Nougat mempermudah google now menjadi sebuah Google asisten, yang dikenal dengan istilah digital asisten. Dilengkapi dengan layar split screen sebagai alat multitasking cerdas, dan fitur dooz sebagai penyempurna Marshmallow yang semakin menambah gairah Android anda, dan tidak lupa dengan Virtual Reality yang dapat digunakan untuk menonton video 360 dan serasa nonton bioskop di tangan anda.
Belum lama ini Google telah memperkenalkan sistem operasi terbarunya yaitu sistem operasi android M. Sistem operasi android M sendiri adalah sistem operasi yang paling tinggi jika di bandingkan dengan sistem operasi android sebelumnya. Seiring dengan diperkenalkannya sistem operasi android M ini, ternyata juga di imbangi dengan banyaknya smartphone yang akan mengusung OS tersebut, dan hal ini tentu saja akan menambah daya saing yang semakin ketat di dunia pasar smartphone canggih saat ini. Sistem operasi android M atau yang di sebut dengan nama Marshmallow, ternyata di ambil dari nama makanan kue yang sangat enak, dan hal ini tidak jauh berbeda dengan nama kitkat atau lollipop yang juga di ambil dari jenis makanan. Mengenai sistem operasi android Marshmallow ini, rupanya telah di nanti oleh para pengguna smartphone yang ingin mencicipi ketangguhan dari sistem operasi tersebut. Terkait hal ini, pengguna sudah bisa memprediksi, bahwa pada sistem operasi versi terbaru dari google ini telah dilengkapi dengan fitur serta tampilan yang lebih luar biasa jika di bandingkan dengan fitur serta tampilan pada sistem operasi yang sebelumnya.
Nah, jika anda juga ingin merasakan tangguhnya sistem operasi terbaru dari Android M, maka kali ini kami akan berbagi tentang cara install android M pada smartphone dengan type tertentu, hal ini karena pada smartphone yang lainnya belum tentu mendukung jika kita up grade menjadi sistem operasi versi terbaru ini. Lalu smartphone apa saja yang akan mencicipi sistem operasi tersebut ? Untuk smartphone yang akan mencicipi tangguhnya sistem operasi tersebut adalah smartphone dari Google Nexus di antaranya Nexus 5, Nexus 6, Nexus 9, dan juga Nexus Player.
Bagi anda yang memang memiliki smartphone dengan seri di atas dan hendak mencoba tangguhnya sistem operasi android M, maka anda perlu menyiapkan bahan – bahan untuk dapat meng install android M tersebut pada smartphone android anda. Namun sebelum anda melakukan install pada smartphone android anda, maka sebaiknya anda mem – back up data yang menurut anda penting terlebih dahulu. Namun untuk anda yang memang ingin mencoba tangguhnya sistem operasi tersebut, namun anda tidak memiliki smartphone dengan seri di atas, maka anda harus bersabar menunggu, semoga developer android bisa berjalan pada dan anda nikmati pada smartphone canggih yang anda miliki.
Untuk anda yang ingin meng install android M, maka anda harus mendownload file dan juga melakukan flashing seperti biasanya.
Aplikasi Untuk Menginstall Android Marshmallow 6.0 :
Pertama anda harus mendownload ADB Tool kemudian ekstrak file ektensi zip. Selanjutnya download Android M preview untuk smartphone Nexus 5, Nexus 6, Nexus 9 dan Nexus Player ( lakukan ekstrak file pada folder ADB Tool ).
Jika sudah selesai, maka aktifkan USB Debugging pada perangkat anda.
Pada Driver USB yang relevan posisinya harus sudah di install pada perangkat PC anda.
Cara Install Android Marshmallow 6.0 :
1. Matikan terlebih dahulu perangkat android anda.
2. Pada saat posisi smartphone mati, maka tekan serta tahan tombol power dan volume down dengan cara bersamaan sampai masuk pada bootloader.
3. Jika sudah masuk, maka hubungkan perangkat Nexus pada PC dengan menggunakan kabel USB.
4. Cari dan temukan firmware yang telah anda ekstrak tadi pada folder ADB Tool. 5. Lakukan 2 kali klik pada file flash-all.bat, kemudian tunggu sampai proses
selesai, jangan lepas kabel USB sebelum proses selesai.
6. Apabila telah selesai, maka dengan secara otomatis smartphone nexus anda akan melakukan reboot, pada proses ini tunggulah sampai keluar bootloader android Marshmallow. Pada proses ini akan memakan waktu yang cukup lama, jika telah selesai, maka secara otomatis anda akan di alihkan ke OS android M preview. 7. Untuk sistem operasi android M preview ini, maka dengan sangat di sayangkan
anda tidak bisa merasakan fungsi penuh dari android M tersebut.
8. Jika anda ingin mencoba hal ini, maka sebaiknya anda lakukan dengan hati – hati, untuk menghindari dari hal yang tidak di inginkan, anda juga perlu mempertimbangkan terlebih dahulu jika anda hendak menginstall android M pada smartphone android anda.
Vendor asal Korea Selatan, Samsung, sebagai salah satu manufaktur smartphone dan tablet yang rutin menggunakan system operasi besutan Google ini, menjelaskan tentang fitu-fitur terbaru dari Marshmallow. Berikut keunggulan dari OS Android
Marshmallow 6.0 seperti dimuat Tech Radar.
1. Izin Aplikasi/ Mendukung App Permisions
Para pengguna bisa memberikan izin berbeda untuk setiap aplikasi. Misalnya jika pengguna tidak ingin memberikan informasi lokasi yang ada pada Whatsapp, izin bisa dihilangkan dengan mudah. Caranya, pengguna tinggal menghapus tandaceklis pada daftar izin untuk aplikasi Whatsapp.
Pengguna bisa mengecek aplikasi apa yang paling serinng dan banyak menikmati jatah memori. Ini bisa di cek pada tombol tab Memori.
3. Pemindai Sidik Jari
Pengguna bisa menggunakan fitu pemindai ini untuk mengaktifkan ponsel hingga menyetujui pembelian di Google Play Store. Jadi pengguna tidak perlu mengetikkan semua password seperti pada system operasi Lollipop. Smartphone atau tablet yang telah mengusung sistem operasi Android Marshmallow v6.0 memang cukup memperhatikan keamanan untuk penggunanya. Dengan demikian versi Android terbaru yang diluncurkan ini telah mendukung sistem Fingerprint atau pemidai sidik jari yag dapat dimanfaatkan pengguna untuk mode penguncian posel maupun tentikasi beberapa transaksi online.
4. Google Now
Fungsi Google Now yang canggih, membuat Google memberikan jalan pintas bagi pengguna yang ingin memakai fitur ini. Anda hanya perlu menekan tombol Home beberapa detik, maka Google Now akan langsungt bisa digunakan. Pengguna tidak perlu menutup atau meninggalkan aplikasi yang sedang dibuka, sehingga lebih efektif.
5. Fitur Hemat Baterai
Android Marshmallow bakal menyimpan energy baterai sebanyak-banyaknya dengan mengaktifkan Doze Mode jika ponsel tidak digunakan selama beberapa waktu.
Jika dilihat dari tampilan awal maka terlihat tetap menggunakan desain tampilan di Android 5.0 Lollipop. Namun ada perbedaan yang tidak terlalu mencolok adalah ‘scrolling’ menjadi berbentuk horizontal. Anda juga bisa dengan mudah mencari aplikasi yang diinginkan dengan cara langsung melompat ke aplikasi tersebut. Anda hanya perlu mengetahui abjad pertama aplikasi itu. sRencana pembaruan tersebut akan diterapkan pada ponsel-ponsel utama, seperti Galaxy Note 5, Galaxy S6, Galaxy S6 Edge, dan Galaxy S6 Edge+. Google juga akan menggunakan system operasi ini pada ponsel pintar besutannya, yaitu Nexus 5 dan Huawei Nexus.
7. Mendukung Android Pay
Peluncuran Android Pay atau pembayaran Android dengan koneksi NFC oleh Google memang siap menjadi pesaing Samsung Pay dan Apple Pay. Dalam gadget yang telah dimotori oleh sistem operasi Android Marshmallow telah mendukung pembayaran Android dari Google atau Android Pay. Dengan demikian pengguna akan lebih mudah dalam bertransaksi online dan melakukan pembayaran secara langsung melalui smartphone.
8. Mendukung Fast Charging
Beberapa smartphone kelas menengah atas telah mendukung fitur fast charging atau kmampuan mengisi baterai yang lebih cepat. Namun dalam sistem operasi Android Marsmallow terbaru ini, smartphone yang tidak memiliki fitur fast charging akan tetap merasakan kemampuan charging yang lebih cepat. Selain itu Android Marshmallow juga akan kompatibel dengan port USB terbaru yaitu USB Type-C dimana salah satu kelebihannya mampu mentransfer daya yang lebih cepat.
9. Mendukung Auto Back-Up
Fitur ini memungkinkan pengguna smartphone OS Android Marshmallow dapat menympan aplikasi ke Google Drive maksimal 25 MB. Dengan demikian jika pengguna mengganti ponsel tidak perlu mengatur ulang aplikasi yang pernah digunakan. Kabarnya dalam Android Marshmallow 6.0 ini nantinya juga akan dilengkapi asisten pintar ‘Now On Tap’ yang kabarnya versi terbaru Google Now yang tentunya belum bisa kita bahas selengkapnya. Selain itu juga dilengkapi interface yang lebih menarik dibandingkan pendahulunya OS Android Lollipop.
Kekurangan dalam Android Marshmallow 6.0 sendiri belum ada keterangan lanjutan
dari Google. Namun tentunya sebagai sistem operasi terbaru yang rilis di paruh kedua 2015, Android Marshmallow memiliki kekurangan yang bersifat umum sebagai OS terbaru yakni
1.) Belum tersedia pada semua perangkat smartphone android
2.) Jika mendukung Upgrade OS Marshmallow, membutuhkan waktu yang cukup lama
Permasalahan pada Android Marshmallow dan Cara Mengatasinya
Android Marshmallow memang bukan update major sama halnya dengan Lollipop. Namun pada Android versi ini, beberapa fitur menarik lahir. OS robot hijau ini juga menjadi semakin pintar dengan kehadiran Google Now on Tap. Akan tetapi layaknya update versi awal, Marshmallow 6.0 juga dihinggapi banyak bug yang cukup menjengkelkan. Beberapa pengguna mungkin akan mendapati masalah serius seperti munculnya masalah audio setelah melakukan update. Bahkan mungkin ada juga yang mengalami masalah charging yang menjadi semakin lambat. Tapi tidak perlu khawatir, semua masalah tersebut ada solusinya. Untuk lebih lengkapnya, berikut permasalahan pada Android Marshmallow dan penyelesaiannya.
1. Audio Error pada Android Marshmallow
Masalah ini memang cukup kerap dijumpai pada pengguna yang baru saja melakukan update dari Lollipop ke Marshmallow. Bentuk dari permasalahan audio yang paling kerap muncul adalah menurunnya kualitas microphone. Tentu saja ini bukan masalah sepele. Seperti yang diketahui, microphone adalah salah satu komponen vital dalam perangkat smartphone. Tanpanya, panggilan telepon tidak dapat dilakukan. Awalnya memang hanya penurunan kualitas saja. Namun jika masalah ini terus didiamkan, bukan tidak mungkin masalah tersebut akan berkembang menjadi lebih serius.
Untuk mengatasi masalah ini, pengguna bisa melakukan factory reset. Akan tetapi sebelum melakukannya, pastikan untuk membackup semua data penting yang ada. Ada 2 cara melakukan factory reset. Yang pertama adalah dengan masuk ke menu Settings -> Backup and Reset -> Reset Device -> Erase Everything. Sedangkan untuk cara kedua adalah dengan mematikan smartphone Android yang hendak direset kemudian tekan tombol volume atas, home dan tombol power secara bersamaan. Tekan ketiga tombol tersebut hingga keluar logo Android. Setelah itu, pilih factory reset, pilih delete all user data kemudian reboot smartphone. Proses ini akan memakan waktu selama beberapa saat. Setelah proses factory reset selesai, kini pengguna bisa mulai melakukan set upulang.
2. Error saat Proses Instalasi Android Marshmallow
Saat melakukan update, sangat disarankan untuk melakukannya dengan koneksi internet yang stabil. Itu karena jika update terputus di tengah jalan, hal tersebut akan berpengaruh pada kinerja smartphone. Bahkan dalam banyak kasus, smartphone akan mengalami error yang cukup serius.
Cara mengatasi masalah ini adalah dengan melakukan wipe cache partition. Cara untuk melakukannya memang cukup beragam bergantung pada tipe smartphone yang
digunakan. Namun sebagai contoh, berikut ini cara untuk mengatasi masalah tersebut. Pertama matikan smartphone Android kemudian tekan tombol volume up, power dan home secara bersamaan. Setelah muncul logo Android, lepas ketiga tombol tersebut kemudian pilih wipe cache partition. Tunggu selama beberapa saat dan reboot smartphone Android tersebut.
3. Masalah Boros Baterai
Bisa dibilang inilah masalah yang kerap dialami pengguna setelah melakukan upgrade ke Android Marshmallow. Bayangkan saja, smartphone adalah perangkat yang terbilang boros baterai. Jika daya tahan baterainya semakin boros, tentu akan sangat menyulitkan penggunanya. Penyebab dari masalah ini umumnya karena data-data lama yang menyebabkan sistem crash. Karena itu, sistem dipaksa untuk bekerja lebih keras hingga menguras baterai lebih cepat.
Untuk mengatasi permasalahan pada Android Marshmallow ini, pengguna bisa melakukan factory reset. Caranya cukup sederhana. Pertama, masuk ke menu Settings, pilih Backup and Reset kemudian pilih Reset device dilanjutkan dengan memilih Erase everything. Jika cara tersebut masih belum bisa mengatasi masalah ini, pengguna bisa melakukan factory reset dengan cara menekan tombol volume up, power dan home secara bersama-sama, pilih factory reset kemudian reboot smartphone.
4. Wi-Fi Error setelah Update Android Marshmallow
Sebenarnya ini adalah masalah yang kerap muncul saat pengguna melakukan upgrade. Jadi tidak perlu khawatir jika masalah ini muncul. Cara mengatasinya juga tidak begitu sulit. Salah satu cara mengatasinya adalah dengan mengaktifkan mode Air Planekemudian matikan mode tersebut. Jika masih belum teratasi, matikan Wi-Fi kemudian restart smartphone. Setelah smartphone menyala kembali, masuk ke menu
Settings, pilih Backup & reset dan pilih Network settings reset. Jika sudah, nyalakan Wi-Fi kembali.
5. Charging Menjadi lebih Lambat setelah Update
Masalah charging yang biasa muncul setelah update adalah semakin lambatnya proses charging suatu smartphone. Jika mengalami masalah ini, tidak perlu panik apalagi marah-marah. Masalah seperti ini muncul dikarenakan pemakaian daya yang semakin besar. Satu-satunya cara untuk mengatasi masalah ini adalah dengan melakukan factory reset. Setelah selesai melakukan factory reset, proses charging akan berjalan seperti semula, tidak lambat seperti saat pertama kali melakukan update ke Android Marshmallow.
6. Performa Menurun setelah Update
Spesifikasi smartphone tinggi namun performanya terasa lambat? Jika demikian, kemungkinan ada yang salah dengan softwarenya. Masalah ini bisa dialami oleh siapapun setelah melakukan upgrade ke Android Marshmallow. Penyebab dari masalah ini umumnya ada pada aplikasi yang menguras banyak resource smartphone. Karena itu, pengguna memang harus mengidentifikasi aplikasi yang menyebabkan permasalahan pada Android Marshmallow ini.
Untuk mengetahui aplikasi yang mengganggu, masuklah ke safe mode. Pengguna bisa masuk ke mode ini dengan menekan tombol power untuk melakukan reboot. Namun saat muncul logo start, langsung tekan tombol volume down hingga smartphone selesai melalukan reboot. Nanti akan muncul tulisan safe mode pada sisi sebelah kiri bawah layar yang menandakan bahwa pengguna telah masuk ke dalam mode tersebut. Setelah itu, lepas tombol volume dan periksa apakah smartphone masih berjalan lambat atau tidak. Jika masalah tersebut masih muncul, itu tandanya pengguna memang harus melakukan factory reset untuk menuntaskannya.
7. Data Error Pasca Update Marshmallow
Apalah artinya smartphone tanpa koneksi internet. Namun setelah melakukan update, tidak jarang masalah seperti ini muncul dan mengganggu produktivitas penggunanya. Meski cukup menjengkelkan, masalah ini sebenarnya tidak sulit untuk diatasi. Pengguna bisa mengatasinya dengan menyalakan mode Air Plane dan mematikannya kembali, sama seperti solusi pada masalah Wi-Fi setelah updateMarshmallow. Akan tetapi jika masalah tersebut masih muncul, coba matikan smartphone dan diamkan selama beberapa menit. Setelah itu, cabut dan pasang kembali kartu SIM yang digunakan. Hidupkan kembali smartphone dan coba untuk mengakses internet melalui internet broadband.
Terkadang masalah ini juga bisa muncul akibat kesalahan setting APN. Untuk itu, coba periksa setting APN dan pastikan sudah sesuai dengan kartu SIM yang digunakan.
8. Boros Baterai saat Wi-Fi dalam Kondisi Menyala
Wi-Fi adalah konektivitas yang paling bisa diandalkan untuk mendapatkan koneksi internet yang cepat dan stabil. Dibandingkan dengan internet broadband, internet Wi-Fi memang lebih bisa diandalkan. Namun tidak jarang masalah boros baterai muncul karena terlalu lama menyalakan Wi-Fi. Bahkan masalah ini bisa menjadi lebih serius pasca update ke Android Marshmallow.
Jika pengguna mengalami masalah seperti ini, tidak perlu panik. Masalah ini bisa diatasi dengan melakukan reset jaringan. Caranya adalah dengan masuk ke menu Settings, pilih Backup & reset kemudian pilih Network settings reset. Setelah itu nonaktifkan fitur scanningWi-Fi dengan cara masuk ke menu Settings, pilih Location dan pilih Scanning. Jangan lupa untuk menyetel ulang pengaturan penyimpanan daya baterai melalui menu Settings -> Location -> Mode -> Battery saving. Jika semua
proses sukses dilakukan, permasalahan pada Android Marshmallow ini akan hilang tak berbekas.
Penutup
Pada konferensi Google I/O, google menyebut-nyebut versi Android terbarunya dengan nama 'Android M'. Sejumlah prediksi tentang nama yang akan disandang Android M pun terus mencuat ke permukaan, seperti Muffin, Maple Syrup, dan Macaroon. Secara resmi versi Android terbaru menyandang nama 'Marshmallow'.
Memang, selama ini Google selalu menamai versi Android besutannya dengan nama makanan, seperti L untuk Lollipop, K untuk Kitkat, J untuk Jellybean, I untuk Ice Cream Sandwich, dan lain-lain. Pembaruan pada versi terbaru ini akan menawarkan beberapa fitur penting baru. Misalnya, Android Pay, yang akan memfasilitasi penggunanya untuk membayar barang-barang, baik di aplikasi maupun di toko-toko retail dengan menggunakan ponsel mereka.
Selain itu, pengguna juga akan disajikan fitur baru di Google Now, yang disebut Now On Tap. Fitur ini memungkinkan pengguna mengakses Google Now dengan menahan tombol Home, mirip dengan apa yang Apple tawarkan pada asisten digital besutannya Siri. Dengan Now On Tap, Google akan mendapat data penting dari penggunanya, yang memberikan informasi berguna berdasarkan apa yang mereka lakukan pada saat itu. Marshmallow yang menggunakan nomor versi 6.0
Fokus utama dari Android Marshmallow adalah pada peningkatan pengalaman pengguna secara keseluruhan untuk OS sebelumnya Lollipop, memperkenalkan arsitektur permissions baru, API baru contextual assistants (sebuah fitur yang dikenal dengan “Google Now On Tap” -sebuah kemampuan baru dari aplikasi Google Penelusuran), sebuah sistem manajemen daya baru yang mengurangi aktivitas di Background saat perangkat tidak sedang digunakan, dukungan asli untuk pengenalan
FOTO
sidik jari dan konektor USB tipe-C, kemampuan untuk migrasi data ke kartu microSD dan menggunakannya sebagai penyimpanan utama, serta perubahan internal lainnya.
Referensi
http://www.informasi-internet.com/2016/12/android-marshmallow.html http://www.newponsel.com/tips-dan-cara-mudah-install-android-marshmallow-6-0/ http://www.gilang-access.com/2016/05/urutan-tingkatan-os-android.html http://tekno.liputan6.com/read/2295795/m-untuk-marshmallow-versi-android-terbaru http://www.rappler.com/indonesia/103086-android-marshmallow-techinasia-googleBiografi
Fransiska Titis Suryani, seorang mahasiswi semester 6, jurusan Sistem Informasi dengan konsentrasi Sistem Informasi Management. Lahir di Lampung, 11 Desember 1995. Anak terakhir dari 3 bersaudara, keturunan Jawa dan Bali. Memiliki hobi mendengarkan musik, membaca, dan browsing. Memiliki akun sosial media antara lain Email: [email protected] atau [email protected] , facebook: Fransiska Titis Suryani , Twiter: @Tsfransiska , instagram: @fransiska_ts , line: fts1112