JURNAL SKRIPSI
Diajukan Sebagai Salah Satu Syarat Mencapai Gelar Sarjana Sastra
Eirene Elshara Pingkanawulan Kalesaran
110912005
SASTRA INGGRIS
UNIVERSITAS SAM RATULANGI
FAKULTAS ILMU BUDAYA
MANADO
2015
ABSTRACT
This study is an attempt to describe and analyze family names in English and
.DLOL ODQJXDJH ,Q WKLV UHVHDUFK WKH ZULWHU XVHV +LFNHUVRQ¶V WKHRU\ DQG 0F9HWW\¶V
concept. The aims of this research are to identify and classify and to find out the kinds and meanings of the family names in English and in Kaili language and to contrast them, in order to find out similarities and the differences. To contrast the family names will use the theory base on Lado.
The English data were taken from English textbooks and website, whereas Kaili language were elicited by interviewing ten informants and based on Kaili language textbooks. 7KH LQIRUPDQWV ZHUH VHOHFWHG E\ XVLQJ 1LGD¶V WKHRU\
The results show that five types of the English family names have (1) patronymic family names, (2) family names referring to place of origin or locality, (3) family names referring to occupation (4) family names referring to nickname as well as family names adopted from given name, and (5) family names referring to identity of its family; whereas Kaili family names have (1) family names referring to place of origin or locality, (2) family names referring to occupation, (3) family names referring to nickname as well as adopted from given name, and (4) family names referring to identity of its family.
Keywords : Family Names, English and Kaili Language, Contrastive Analysis
I. PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Menurut Hicekrson (1980), etnolinguistik adalah ilmu yang mempelajari tentang hubungan antara sistem kebudayaan manusia dan sistem tatabahasa dari bahasa itu sendiri yang digunakan oleh manusia. Ada beberapa topik yang dipelajari dalam etnolinguistik secara spesifik, antaralain; kasifikasi, kosa kata, dan nama orang (Hickerson, 1980). Nama seseorang diberikan ketika dilahirkan dan akan digunakan selama hidupnya. Hickerson (1980) menyatakan bahwa nama seseorang bisa diambil dari kosakata yang mungkin identik dengan kata atau frase yang ada sehari-hari. Hickerson (1980) juga menjelaskan bahwa di negara pengguna bahasa Inggris, nama terbagi atas tiga macam, nama pemberian, nama keluarga, dan nama panggilan. Nama
keluarga merupakan bagian dari nama seseorang yang menurut hukum atau adat istiadat. Menurut Hickerson (1980 : 130), nama keluarga diberikan kepada anak-anak menurut garis keturunan ayah, karena seorang istri mengadopsi nama keluarga dari suaminya saat mereka menikah.
Menurut Hickerson (1980), nama keluarga memiliki makna asosiatif dan konotatif. Selain itu, menurut McVetty (1984) nama keluarga dapat digolongkan dalam beberapa jenis, yaitu: nama keluarga berdasarkan patronimik, nama keluarga berdasarkan pekerjaan, nama keluarga berdasarkan nama tempat, nama keluarga berdasarkan nama panggilan, dan nama keluarga berdasarkan jati diri keluarga tersebut.
Pada penelitian ini, penulis mengkontraskan nama keluarga dalam bahasa Inggris dan bahasa Kaili. Bahasa Kaili merupakan bahasa daerah yang berasal dari Sulawesi Tengah. Bahasa Kaili merupakan bahasa daerah yang digunakan hampir sebagian penduduk di Sulawesi Tengah.
Penulis tertarik untuk mengkontraskan nama keluarga dalam bahasa Inggris dan bahasa Kaili, karena penulis ingin mencari tahu latar belakang proses pembentukan nama keluarga dalam bahasa Inggris dan bahasa Kaili. Penulis juga ingin mencari tahu apa yang menjadi perbedaan paling spesifik dalam pemberian nama keluarga pada kedua bahasa tersebut, dan juga ingin mencari tahu persamaan latar belakang nama keluarga pada kedua bahasa tersebut.
1.2 Tujuan Penelitian
1. Untuk mengidentifikasi, mengklasifikasi, dan menganalisa jenis dan makna dari nama-nama keluarga dalam bahasa Inggris dan bahasa Kaili yang ada di Kota Palu pada umumnya; dan
2. Menemukan persamaan dan perbedaan pada jenis dan makna nama keluarga dalam bahasa Inggris dan bahasa Kaili.
1.3 Manfaat Penelitian
Secara teoritis, penelitian ini dapat memberikan kontribusi untuk pengembangan pada aspek linguistik khususnya pada bidang Etnolinguistik. Juga dapat memberikan kontribusi untuk pengetahuan mengenai nama keluarga pada salah satu bahasa daerah yang ada di Indonesia, yaitu bahasa Kaili. Secara praktis, pemahaman tentang penelitian ini dapat membantu pembaca khususnya mahasiswa fakultas Ilmu Budaya untuk mengetahui dan memahami jenis-jenis dan makna dalam penggunaan nama keluarga dalam bahasa Inggris dan bahasa Kaili.
1.4 Studi Pustaka
1. ³1DPD-nama Keluarga dalam Bahasa Inggris dan Bahasa Toulour (Suatu
$QDOLVLV .RQWUDVWLI ´ \DQJ GLWXOLV ROHK $UWKHQ 6HQGXN. Dia
menggunakan teori dari Hickerson untuk menemukan makna dari nama-nama keluarga, dan menggunakan konsep dari McVetty untuk mengelompokkan jenis nama-nama keluarga.
2. ³1DPD-QDPD .HOXDUJD GDODP %DKDVD ,QJJULV GDQ %DKDVD %LDN´
yang ditulis oleh Christina Makmeser Iryani Kbarek. Dia juga menggunakan teori dari Hickerson dan McVetty. Dia menemukan persamaan dalam pemberian nama keluarga pada kedua bahasa tersebut, dalam nama keluarga pada kedua bahasa tersebut terpengaruh bahasa lain.
3. ³3HPEHULDQ 1DPD dalam Bahasa Inggris dan Bahasa Bugis di Bolaang
0RQJRQGRXZ $QDOLVLV .RQWUDVWLI´ GLWXOLV ROHK 6LWL -DHQDE $FKVDQ
Dia menggunakan teori dari Tunner untuk mengklasifikasi pemberian nama. Dia menemukan persamaan mengenai pemberian nama dalam masyarakat
yang menggunakan bahasa Inggris dan masyarakat yang menggunakan bahasa Bugis di Bolaang Mongondouw seperti nama yang diambil dari Kitab Suci, dan nama-nama tempat. Dan memiliki makna asosiatif yang diasosiasikan dengan tokoh yang terkenal.
1.5 Landasan Teori
Untuk menjawab permasalahan pertama, penulis menggunakan teori dari Hickerson (1980) untuk mengklasifikasi nama keluarga berdasarkan makna asosiatif dan konotatif. Kemudian untuk mengklasifikasi jenis nama keluarga, penulis menggunakan konsep dari McVetty (1984).
Selanjutnya untuk menjawab permasalahan yang kedua, penulis menggunakan teori analisis kontrastif Lado (1979) untuk menemukan persamaan dan perbedaan kedua bahasa tersebut.
1.6 Metodologi Penelitian
Pada penelitian ini, penulis menggunakan metode deskriptif dengan beberapa langkah berikut ini:
1. Pengumpulan Data
Penulis mengumpulkan data nama keluarga dalam bahasa Inggris dengan mencari di Internet. Untuk nama keluarga dalam bahasa Kaili, penulis melakukan penelitian langsung di Palu. Penulis mendapatkan data nama keluarga dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Bagian Informasi Kependudukan. Setelah itu, penulis bertanya kepada 10 informan yang mengetahui latar belakang dipakainya nama keluarga tersebut.
Data yang telah diidentifikasi, kemudian dianalisis dan diklasifikasikan berdasarkan makna nama-nama keluarga diidentifikasi dan diklasifikasi menurut teori Hickerson (1980) untuk makna asosiatif dan makna konotatif, dan untuk jenis nama keluarga digunakan konsep dari McVetty (1984). Kemudian nama-nama keluarga beserta makna dan jenisnya dikontraskan dengan menggunakan metode Analisis Kontrastif Lado (1979) untuk menemukan persamaan dan perbedaan antara kedua bahasa tersebut.
II. HASIL & PEMBAHASAN
2.1 Makna Nama Keluarga Menurut Hickerson
Pada umumnya, nama keluarga dalam bahasa Inggris dan bahasa Kaili sangat beranekaragam dan bervariasi. Berikut ini merupakan nama-nama keluarga yang dikelompokkan sesuai makna asosiatif dan konotatif sesuai yang dikemukakan oleh Hickerson (1980):
2.1.2 Nama Keluarga Bermakna Asosiatif dalam Bahasa Inggris dan Bahasa
Kaili
Nama keluarga yang bersifat asosiatif pada dasarnya dikaitkan dengan keadaan sosial atau budaya tertentu. Nama keluarga yang ada pada bahasa Inggris meliputi nama keluarga yang dipengaruhi oleh bahasa Perancis, bahasa Inggris Kuno, dan bahasa-bahasa penduduk asli di Amerika Latin. Di sisi lain, nama keluarga dalam bahasa-bahasa Kaili berasosiasi dengan bahasa itu sendiri, sebagian berasosiasi dengan bahasa lain seperti bahasa daerah sekitar Sulawesi Tengah dan bahasa Arab.
Pada umumnya nama keluarga yang bermakna asosiatif dalam bahasa Kaili dan bahasa Inggris diambil dari nama keluarga berdasarkan nama tempat, nama yang mengikuti nama ayah, dan nama keluarga yang berdasarkan pada pekerjaan. Contohnya:
Nama Keluarga dalam bahasa Inggris Makna Nama Keluarga dalam bahasa Kaili Makna
Ashworth nama tempat Barahima penegak keadilan Bancroft nama tempat Datutinggi nama raja
2.1.2 Nama Keluarga Bermakna Konotatif dalam Bahasa Inggris dan Bahasa
Kaili
Hickerson (1980) juga menyatakan bahwa nama orang, khususnya nama keluarga, dapat bermakna konotatif yang bersifat tidak tetap dan yang mana sewaktu-waktu dapat berubah. Nama keluarga dalam bahasa Inggris dan bahasa Kaili diambil dari nama yang menunjukkan sifat atau karakter, juga dari kejadian alam sekitar seperti gejala alam. Contohnya:
Nama Keluarga dalam Bahasa Inggris Makna Nama Keluarga dalam Bahasa Kaili Makna
Barret Pembantah Ambalolo yang termuda
Bullock anak berbadan besar Dindilembah dinding lembah
2.2 Jenis Nama Keluarga Menurut Mc Vetty
Nama keluarga dalam bahasa Inggris dan bahasa Kaili dapat digolongkan berdasarkan konsep dari Mc Vetty (1984) yang menyebutkan jenis nama keluarga berasal dari beberapa sumber, diantaranya:
1. Patronimik;
2. Nama tempat atau lokasi; 3. Nama pekerjaan;
4. Nama panggilan; dan 5. Nama sesuai jati diri
2.2.1 Nama Keluarga Berdasarkan Patronimik
Nama keluarga berdasarkan patronimik yaitu salah satu cara pemberian nama keluarga yang mengikuti nama ayah atau kakek. Namun dalam bahasa Kaili tidak memiliki nama keluarga berdasarkan patronimik. Berikut ini nama-nama keluarga beserta makna yang berdasarkan patronimik:
Nama Keluarga dalam
Bahasa Inggris Makna
Ericson anak dari Erik
Gibbs anak dari Gibb
2.2.2 Nama Keluarga Berdasarkan Nama Tempat atau Lokasi
Nama keluarga berdasarkan nama tempat atau lokasi merupakan nama yang mengacu pada nama kota, tempat, gedung atau lokasi lainnya. Berikut merupakan nama keluarga dalam bahasa Inggris dan bahasa Kaili dan makna yang berhubungan dengan nama tempat: Nama Keluarga dalam Bahasa Inggris Makna Nama Keluarga dalam Bahasa Kaili Makna
Ashworth nama tempat Labora nama tempat
Bancroft nama tempat Mantikulore nama tempat
Nama Keluarga ini merupakan nama yang diambil dari suatu pekerjaan atau kedudukan seseorang. Berikut ini merupakan nama-nama keluarga dan makna berdasarkan pekerjaan: Nama Keluarga dalam Bahasa Inggris Makna Nama Keluarga dalam Bahasa Kaili Makna
Banister pembuat keranjang Datutinggi raja Carter pengemudi kereta Datupamusu raja
2.2.4 Nama Keluarga Berdasarkan Nama Panggilan
Nama Keluarga berdasarkan nama panggilan merupakan sebuah nama panggilan atau julukan yang diambil dari nama yang tidak resmi dari penyandang nama tersebut. Nama-nama keluarga dan makna berdasarkan nama panggilan adalah sebagai berikut:
Nama Keluarga dalam Bahasa Inggris Makna Nama Keluarga dalam Bahasa Kaili Makna
Barret Pembantah Ambalolo yang termuda
Bullock anak berbadan besar Lantangi anak manja
2.2.5 Nama Keluarga Sesuai dengan Jati Diri
Nama keluarga sesuai dengan jati diri merupakan pendeskripsian jati diri seseorang. Pada umumnya nama keluarga ini mendeskripsikan diri mereka sebagai identitas dari keluarga tersebut kemudian dijadikan nama khususnya nama keluarga. Berikut ini adalah nama-nama keluarga yang memiliki makna sesuai dengan jati diri.
Nama Keluarga dalam Bahasa Inggris Makna Nama Keluarga dalam Bahasa Kaili Makna
Banister pembuat keranjang Ambalolo yang termuda Carter pengemudi kereta Lamangkau orang berkedudukan
2.3 Analisis Kontrastif Nama Keluarga dalam Bahasa Inggris dan Bahasa
Kaili
Setelah penulis mengidentifikasi, menguraikan dan menganalisis nama-nama keluarga dalam bahasa Inggris dan bahasa Kaili, maka ditemukan sejumlah persamaan dan perbedaan jenis dan makna dalam kedua bahasa tersebut, yaitu:
2.3.1 Persamaan
1. Pada nama keluarga dalam bahasa Inggris dan bahasa Kaili berasosiasi dengan bahasa itu sendiri dan bahasa lainnya.
Contoh nama keluarga dalam bahasa Inggris:
a. Dunn : nama keluarga ini berasal dari kata dunn dalam bahasa
Old English.
b. Banister : nama keluarga ini berasal dari bahasa Norman French.
Contoh nama keluarga dalam bahasa Kaili:
a. Lamakarate : nama keluarga ini berasal dari bahasa Kaili. b. Lataha : nama keluarga ini berasal dari bahasa Arab.
2. Pada nama keluarga dalam bahasa Inggris dan bahasa Kaili berkonotasi dengan nama yang menunjukan sifat atau karakter, dan jati diri keluarga tersebut.
Contoh nama keluarga dalam bahasa Inggris:
Barret : nama keluarga ini memiliki makna pembantah, nama keluarga ini merujuk kepada karakter seseorang yang pembantah.
Larenda : nama keluarga ini memiliki makna seseorang yang senang menggunakan aksesoris.
2.3.2 Perbedaan
1. Nama keluarga dalam bahasa Inggris memiliki makna yang berasosiasi dengan nama keluarga berdasarkan patronimik, nama tempat, dan nama pekerjaan. di sisi lain, nama keluarga dalam bahasa Kaili hanya memiliki makna yang berasosiasi dengan nama tempat, dan nama pekerjaan. Dengan kata lain, nama keluarga dalam bahasa Kaili tidak memiliki makna yang berasosiasi dengan nama keluarga berdasarkan patronimik.
Contoh nama keluarga dalam bahasa Inggris dan bahasa Kaili: a. Nama keluarga berdasarkan Patronimik
Bahasa Inggris : Ericson Bahasa Kaili : -
b. Nama keluarga berdasarkan nama tempat Bahasa Inggris : Sinclair
Bahasa Kaili : Mantikulore c. Nama keluarga berdasarkan pekerjaan
Bahasa Inggris : Banister Bahasa Kaili : Ponulele
2. Nama keluarga dalam bahasa Inggris tidak memiliki makna yang berkonotasi dengan kejadian alam, seperti yang dimiliki pada nama keluarga bahasa Kaili. Contohnya:
Palaguna : nama keluarga yang diambil dari kejadian alam bulan terang.
3. Nama keluarga dalam bahasa Inggris tidak memiliki nama keluarga yang diwariskan oleh raja. Karena nama keluarga Kerajaan hanya diperuntukkan kepada keturunan keluarga kerajaan. Di sisi lain, dalam bahasa Kaili memiliki nama keluarga yang diwariskan oleh seorang raja. Contohnya: Datupamusu : nama keluarga ini diwariskan oleh nama seorang raja di
kerajaan Dolo.
4. Nama keluarga dalam bahasa Inggris tidak memiliki nama keluarga yang diambil dari urutan keluarga, sedangkan pada bahasa Kaili memiliki nama keluarga yang diambil dari urutan anggota keluarga. Contohnya:
Lasera : nama keluarga yang diambil dari julukan kepada anak kedua.
III. SIMPULAN
Berdasarkan pembahasan sebelumnya tentang nama-nama keluarga dalam bahasa Inggris dan bahasa Kaili, kesimpulan hasil penelitian ini adalah:
1. Nama-nama keluarga dalam bahasa Inggris dan bahasa Kaili memiliki makna asosiatif dan konotatif. Contohnya:
a. Nama keluarga dalam bahasa Inggris Asosiatif : Banister
Konotatif : Barret
b. Nama keluarga dalam bahasa Kaili Asosiatif : Barahima
2. Nama keluarga dalam bahasa Inggris dan bahasa Kaili memiliki nama keluarga berdasarkan nama tempat, nama keluarga berdasarkan nama pekerjaan, nama keluarga berdasarkan nama panggilan, dan nama keluarga berdasarkan jati diri keluarga itu sendiri. Contohnya:
a. Nama keluarga dalam bahasa Inggris Nama tempat : Carisle Nama pekerjaan : Garnett Nama panggilan : Kidd Nama sesuai jati diri : Cartwright b. Nama keluarga dalam bahasa Kaili
Nama tempat : Mantikulore Nama pekerjaan : Lataha Nama panggilan : Yojokodi Nama sesuai jati diri : Tirolembah
3. Nama keluarga dalam bahasa Kaili tidak memiliki nama keluarga yang termasuk dalam jenis nama keluarga menurut nama ayah, seperti yang dimiliki pada nama keluarga dalam bahasa Inggris. Contohnya: Ericson. 4. Nama keluarga dalam bahasa Inggris tidak memiliki nama keluarga yang
diwariskan oleh keturunan raja. Lain halnya pada nama keluarga dalam bahasa Kaili memiliki nama keluarga yang diwariskan oleh raja. Contohnya: Datupamusu.
5. Nama keluarga dalam bahasa Inggris tidak memiliki nama keluarga yang diambil dari kejadian alam. Lain halnya pada nama keluarga dalam bahasa Kaili memiliki nama keluarga yang diambil dari kejadian alam. Contohnya: Palaguna.
6. Nama keluarga dalam bahasa Inggris tidak memiliki nama keluarga yang diambil dari nama julukan kepada anak berdasarkan urutan persaudaraan dalam suatu keluarga. Lain halnya pada nama keluarga dalam bahasa Kaili memiliki nama keluarga tersebut. Contohnya: Lasera.
DAFTAR PUSTAKA
Achsan, Siti Jaenab. 2009. ³Nama-Nama Pemberian dalam Bahasa Inggris dan Bahasa Bugis di Bolaang Mongondow (Suatu .DMLDQ $QDOLVLV .RQWUDVWLI ´ 6NULSVL
Manado. Sam Ratulangi University.
Akmajian, Adrian., Demers R., Farmer, A., and Harnish, R. 2001. Linguistics (An Introduction to Language and Communication). United States of America. Massachusetts Institute of Technology.
Hickerson, Nancy Parroft. 1980. Linguistic Anthropology. New York: Holt, Rine and Winston, Inc.
.EDUHN &KULVWLQD 0DNPHVHU ,U\DQL ³1DPD-nama Keluarga dalam Bahasa Inggris
GDQ %DKDVD %LDN 6XDWX $QDOLVLV .RQWUDVWLI´ 6NULSVL 0DQDGR 6Dm Ratulangi
University.
Lado, Robert. 1979. Linguistic Across Culture, atau Linguistik Dipelbagai Budaya, Terjemahan. Sujono Dariwijojo, Ph.D. Jakarta: Ganaco N. V.
0DV\XKGD 0DV\KXGGLQ ³(WQLN GDQ /RJDW GL 6XODZHVL 7HQJDK´ <D\DVDQ
Kebudayaan Sulawesi Tengah Seksi Penerbitan. Palu.
0DV\XKGD 0DV\KXGGLQ ³-XPODK %DKDVD 'LDOHN 3HQGXNXQJ GDQ :LOD\DK GL
6XODZHVL 7HQJDK´ <D\DVDQ .HEXGD\DDQ 6XODZHVL 7HQJDK 3DOX
Mc. Vetty, S, 1994. Anatomy of a Surname : New York City, Long Island.
Nida, Eugene. 1970. Morphology: The Descriptive Analysis of Words. An Arbour: The University of Michigan Press.
6HQGXN $UWKHQ ³1DPD-nama Keluarga dalam Bahasa Inggris dan Bahasa
7RXORXU 6XDWX $QDOLVLV .RQWUDVWLI ´ 6NULSVL 0DQDGR 6DP 5DWXODQJL
University.
Wardaugh, Roland. 1981. An Introduction to Sociolinguistic: New York. Basil Blackwell.