• Tidak ada hasil yang ditemukan

Pertumbuhan Kedelai (Glycine Max L. Merrill) Dengan Aplikasi Fungi Mikoriza Arbuskular (Fma) Dan Konsorsium Mikroba

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Pertumbuhan Kedelai (Glycine Max L. Merrill) Dengan Aplikasi Fungi Mikoriza Arbuskular (Fma) Dan Konsorsium Mikroba"

Copied!
14
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Tinggi tanaman (cm) 2 dan 6 MST pada pemberian FMA dan konsorsium mikroba
Gambar 2. Hubungan tinggi tanaman 6 MST          Gambar 3. Hubungan tinggi tanaman 6 MST                        dengan pemberian FMA                      dengan pemberian konsorsium mikroba
Tabel 3. Bobot bintil akar (g)pada pemberian FMA dan konsorsium mikroba  FMA
Gambar 5. Hubungan bobot bintil akar dengan pemberian FMA dan konsorsium mikroba  Jumlah bintil akar efektif
+3

Referensi

Dokumen terkait

Pemberian mikoriza arbuscular menunjukkan pengaruh nyata terhadap panjang akar, dan derajat infeksi akar tanaman kedelai dengan dosis 7,5 g/polybag. Jakarta,

Interaksi penggunaan jenis kedelai tahan salinitas dan isolat fungi mikoriza arbuskular nyata meningkatkan jumlah daun 5 MST dan produksi per tanaman dengan

inokulasi fungi mikoriza arbuskular pada tanah salin dengan tingkat salinitas

Fungi Mikoriza Arbuskular merupakan suatu kelompok jamur tanah biotrof obligat yang tidak dapat hidup apabila terpisah dari inangnya. Bioaktivator tanaman adalah bahan yang

Infeksi FMA pada akar berdasarkan adanya struktur vesikula dan arbuskular untuk menghitung besarnya persentase derajat infeksi mikoriza.. Hasil identifikasi dari 45 spora

Pemberian mikoriza arbuscular menunjukkan pengaruh nyata terhadap panjang akar, dan derajat infeksi akar tanaman kedelai dengan dosis 7,5 g/polybag. Jakarta,

Warna kulit biji : Kuning muda Warna polong tua : Cokelat Warna hilum biji : Cokelat Bentuk daun : Lanceolate Umur bunga : 30-32 hari Umur

Interaksi penggunaan jenis kedelai tahan salinitas dan isolat fungi mikoriza arbuskular nyata meningkatkan jumlah daun 5 MST dan produksi per tanaman dengan