Perubahan Komponen Serat Rumput Kume (Sorghum plumosum var. Timorense) Hasil Biokonversi Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus) Akibat Kadar Air Substrat dan Dosis Inokulum yang Berbeda. (The Change of Fiber Components of Pleurotus ostreatus-Bioconver
Teks penuh
Gambar
Dokumen terkait
Judul Laporan Akhir : Analisis Budidaya Untuk Peningkatan Produksi Jamur Tiram Putih (Pleurotus ostreatus).. Nama Mahasiswa NomorPokok
Sedangkan substitusi jamur tiram putih pada perlakuan P 5 (jamur tiram putih 90% dan tepung tapioka 10%) yang tertinggi menyebabkan terjadinya peningkatan akumulasi
Metode pembibitan TEL mampu memberikan hasil produksi jamur tiram putih yang sama dengan metode BMM sehingga metode TEL dapat dipergunakan sebagai alternatif yang
Hasil penelitian menunjukkan pertumbuhan dan produksi jamur tiram putih dan jamur kuping terbaik pada perlakuan B 4 (berat substrat 2,5 kg) dengan hasil bobot
Alasan membuat dan mengkon-sumsi bubuk dalam kapsul jamur tiram diantaranya adalah : ukuran dosis bisa tepat tidak perlu ditimbang, mudah diserap sebab jamur
Metode pembibitan TEL mampu memberikan hasil produksi jamur tiram putih yang sama dengan metode BMM sehingga metode TEL dapat dipergunakan sebagai alternatif yang
Hal tersebut memberikan makna bahwa dengan meningkatnya dosis tepung jamur tiram putih sebagai campuran bahan dasar dapat menghasilkan kandungan protein bakso
Penerimaan usahatani jamur tiram putih adalah nilai produk total dari usahatani jamur tiram yang diterima oleh petani, penerimaan dihitung dengan mengalikan jumlah produksi jamur tiram