• Tidak ada hasil yang ditemukan

Laporan Survei Jentik

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Laporan Survei Jentik"

Copied!
23
0
0

Teks penuh

(1)

LAPORAN PRAKTIKUM SURVEI JENTIK NYAMUK LAPORAN PRAKTIKUM SURVEI JENTIK NYAMUK

KELOMPOK 1: KELOMPOK 1: 1.

(2)

KATA PENGANTAR KATA PENGANTAR

Puji syukur kepada Tuhan yang telah memberikan rahmat-Nya sehingga kami Puji syukur kepada Tuhan yang telah memberikan rahmat-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan Laporan dengan judul “Laporan Praktikum Survei Jentik dapat menyelesaikan Laporan dengan judul “Laporan Praktikum Survei Jentik  Nyamuk” sebagai nilai pengganti Ujian khir Semester yang diberikan oleh dosen  Nyamuk” sebagai nilai pengganti Ujian khir Semester yang diberikan oleh dosen  pengampuh mata kuliah Peng

 pengampuh mata kuliah Pengendalian !eendalian !ektor" #ami juga mengu$apkan ktor" #ami juga mengu$apkan terima kasihterima kasih kepada pihak-pihak yang telah membantu kami dalam pelaksanaan praktikum dan kepada pihak-pihak yang telah membantu kami dalam pelaksanaan praktikum dan mendukung kami dalam penyusunan laporan ini"

mendukung kami dalam penyusunan laporan ini"

#ami menyadari bah%a laporan ini masih jauh dari kesempurnaan" &leh #ami menyadari bah%a laporan ini masih jauh dari kesempurnaan" &leh karena itu' segala

karena itu' segala kritik' saran kritik' saran dan pendapat yang bersi(dan pendapat yang bersi(at at membangun akan kamimembangun akan kami terima guna penyempurnaan laporan ini" khir kata' kami berharap semoga laporan terima guna penyempurnaan laporan ini" khir kata' kami berharap semoga laporan ini dapat berman(aat bagi semua pihak"

ini dapat berman(aat bagi semua pihak"

#upang'

#upang' Januari Januari )*+,)*+,

Penyusun Penyusun

(3)

DAFTAR ISI KATA PENGANTAR... ... DAFTAR ISI... DAFTAR TABEL... DAFTAR GAMBAR... BAB I PENDAHULUAN 1.1. LATAR BELAKANG... 1.2. TUJUAN PRAKTIKUM... BAB II TINJAUAN PUSTAKA

2.1. DEFINISI CONTAINER... 2.2. DEFINISI NYAMUK... 2.3. ANGKA KEPADATAN JENTIK... BAB III METODE PRAKTIKUM

3.1. ALAT DAN BAHAN YANG DIGUNAKAN...1 1 3.2. CARA KERJA YANG DILAKSANAKAN DALAM PRAKTIKUM...11 3.3. PENGOLAHAN DATA...11 BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1. DATA HASIL PRAKTIKUM...13 4.2. BAHASAN...1 4 BAB V PENUTUP

5.1. SIMPULAN...1 7 5.2. SARAN...1 7 DAFTAR PUSTAKA

(4)

DAFTAR TABEL

 Tab! 1 D"#$%& F$'() *DF+ ,"()(% -HO %a(" 1/71...1 0  Tab! 2 Ha#$! P"'a,a%a" S()$ J"%$ Paa C("%a$")...1 4

(5)

DAFTAR GAMBAR

Ga,ba) 1 S$!(# H$( N&a,( A# A'&%$... Ga,ba) 2 P)baa" "&a,( A"!#6 A#6 a" C(!... . Ga,ba) 3 C("%a$") &a"' $%,(a" 8"%$...1 7

(6)

BAB I

PENDAHULUAN

1.1. LATAR BELAKANG

 Nyamuk merupakan salah saatu vektor penular pen yakit" Penyakit-penyakit yang di tularkan oleh nyamuk antara lain penyakit malaria oleh nyamuk Anopheles  sp"' emam .erdarah engue /engue 0oemorrogi$ 1ever2 dan emam #uning

/3ello% (ever2 oleh nyamuk Aedes sp' 1ilariasis oleh nyamuk Culex sp., serta

 berbagai tipe penyakit 4n$he(alitis di tularkan oleh n yamuk 5ulex sp" dan Aedes sp"  juga kadang-kadang oleh nyamuk Anopheles sp. dan Manasonia sp.

Siklus hidup nyamuk sejak telur hingga menjadi nyamuk de%asa mengalami tingkatan /stadia2 yang berbeda-beda" Nyamuk mengalami

metamorphosis sempurna /holometabola2" alam siklus hidup nyamuk terdapat empat stadia yaknik stadium telur' jentik6larva' pupa6kepompong dan nyamuk de%asa" Stadium telur sampai pupa6kepompong hidup dan berkembang biak di dalam air ' sedangkan stadium nyamuk de%asa hidup di alam bebas"

 Nyamuk memiliki tempat perindukan yang spesi(ik" Nyamuk Aedes hanya mau di tempat air yang berair $ukup bersih dan tidak langsung beralaskan tanah" Culex dapat berkembang di sembarangan tempat air" Mansonia senang di kolam' ra%a-ra%a dan danau yang banyak tanaman airnya" Sedangkan Anopheles

tergantung dari spe$ies Anopheles.

&leh sebab itu dalam rangka meningkatkan kemampuan mahasis%a untuk mengetahui jenis jentik6larva yang ada di $ontainer' kepadatan jentik' serta tempat  perindukan jentik' maka mahasis%a perlu melakukan praktikum tentang survey  jentik nyamuk" #egiatan praktikum survey jentik ini dilaksanakan di esa .aumata

(7)

1.2. TUJUAN PRAKTIKUM

a" 8ahasis%a mengetahui jenis jentik yang ada di kontainer"  b" 8ahasis%a mengetahui kepadatan jentk"

$" 8ahasis%a mengetahui tempat perindukan jentik" d" 8ahasis%a mengetahui bionomi$ jentik"

e" 8ahasis%a mengetahui penyebaran jenik"

BAB II

(8)

2.1. DEFINISI CONTAINER

#ontainer merupakan semua tempat6%adah yang dapat menampung air yang mana air didalamnya tidak dapat mengalir ke tempat lain" alam $ontainer 

seringkali ditemukan jentik-jentik nyamuk karena biasanya kontainer digunakan nyamuk untuk perindukan telurnya" 8isalnya saja nyamuk Aedes aegypti menyukai kontainer yang menampung air jernih yang tidak langsung berhubungan langsung dengan tanah dan berada di tempat gelapsebagai tempat perindukan telurnya" /inkes #9 Jakarta' )**:2

8enurut inas #esehatan #9 Jakarta /)**:2' tempat perindukan nyamuk  Aedes aegypti dibedakan menjadi :' yaitu;

+" Tempat penampungan air /TP2' yaitu tempat untuk menampung air guna keperluan sehari<hari seperti tempayan' bak mandi' bak =5' ember' dan lain<lain"

)" .ukan TP' seperti tempat minum he%an peliharaan' barang<barang  bekas /ban bekas' kaleng bekas' botol' pe$ahan piring6gelas2' vas  bunga' dll"

:" Tempat penampungan air alami /natural6alamiah2 misalnya tempurung kelapa' lubang di pohon' pelepah daun' lubang batu' potongan bambu' kulit kerang dll" #ontainer ini pada umumnya ditemukan diluar rumah"

2.2. DEFINISI NYAMUK 

 Nyamuk termasuk jenis serangga yang masuk pada kelas 0 e > a p o d a orde  i p t e r a " Pada umumnya nyamuk mengalami ? tahap dalam siklus hidupnya /metamor(osis2' yaitu telur' larva' pupa dan de%asa" Nyamuk edes aegypti

mengalami metamor(osis sempurna' yaitu telur < larva < pupa < de%asa" Stadium telur' larva dan pupa hidup didalam air' sedangkan stadium de%asa hidup diluar air" Pada umumnya telur akan menetas dalam +-) hari setelah terendam dalam air" Stadium jentik biasanya berlangsung antara @-+@ hari' dalam keadaan normal

(9)

) hari' kemudian menjadi nyamuk de%asa dan siklus tersebut akan berlangsung kembali" alam kondisi yang optimal' perkembangan dari stadium telur sampai menjadi nyamuk de%asa memerlukan %aktu sedikitnya A hari"

Gambar 1 Siklus Hidup Nyamuk Aedes Aegypti

 9nduk nyamuk biasanya meletakkan telur nyamuk pada tempat yang berair dan tidak mengalir" Pada tempat kering' telur nyamuk akan rusak dan mati"

#ebiasaan meletakkan telur dari nyamuk berbeda-beda tergantung dari jenisnya" +" Nyamuk nopheles akan meletakkan telurnya di permukaan air satu persatu

atau bergerombol tetapi saling lepas' telur nopeles )" mempunyai alat pengapung"

:" Nyamuk 5ule> akan meletakkan telur di permukaan air se$ara  bergerombolan dan bersatu berbentuk rakit sehingga mampu untuk

mengapung"

?" Nyamuk edes meletakkan telur yang mana menempel pada dinding kontainer dan mengapung di permukaan air"

(10)

Gambar 2 Perbedaan nyamuk Anopheles, Aedes, dan Culex 

8enurut Birih 3udhastuti /)*++2' adapun si(at nyamuk de%asa

 berbeda- beda bergantung dari spesies nyamuknya" .erikut si(at-si(at umum yang dimiliki adalah ;

+2 Nyamuk betina membutuhkan darah untuk proses reproduksi seperti

 pembentukan telur' sedangkan nyamuk jantan senang tetap tinggal didaerah dekat perindukannya' atau di tumbuh-tumbuhan"

(11)

)2 Nyamuk memiliki jarak terbang yang berbeda-beda tergantung jenis

spesiesnya" 8isalnya nyamuk nopheles bisa men$apai jarak terbang hingga : km" Selain itu' hal tersebut dipengaruhi oleh kelembaban udara" Penyebaran dari nyamuk itu sendiri bisa bersi(at akti( maupun pasi("

:2 Nyamuk juga memiliki %aktu yang spesi(ik dalam men$ari mangsa" 8isalnya nyamuk nopheles' 5ule> dan 8ansonia menyukai senja hingga (ajar dalam men$ari mangsanya" Sedangkan nyamuk edes aegypti men$ari mangsa di siang hari" itinjau dari tempat hidupnya' nyamuk dibedakan atas beberapa ma$am yaitu ; /+2 Nyamuk yang senang berinduk di air payau /salt marsh type2C dan /)2 Nyamuk yang senang berinduk di genangan air yang si(atnya sementara' dibedakan atas ;

?2 Temporary pool type' jenis nyamuk ini senang berinduk di genangan air yang si(atnya sementara' seperti bekas pijakan kerbau' manusia' dan sebagainya" @2 rti(ial $ontainer type' nyamuk yang senang di perindukan genangan air

yang terdapat di kaleng bekas' ban bekas' gelas plastik bekas yang biasanya dibuang oleh manusia disembarang tempat"

72 Treehole type' jenis nyamuk ini pada dasarnya memiliki selera yang sama seperti jenis Temporary pool type' hanya saja pada jenis ini banyak ditemukan terutama pada daerah yang sering hujan atau $urah hujannya tinggi' misalnya di lubang-lubang pohon"

,2 Bo$k pool type ' sama halnya dengan Treehole type' hanya saja yang dipilih  pada genangan air di lubang-lubang di batu karang atau padas"

Sedangkan jika ditinjau dari tempat persembunyiannya atau tempat  peristirahatannya' maka nyamuk dikategorikan kedalam dua jenis yaitu ;

+2 Natural resting station type' dimana tempat peristirahatannya dalam

lubang-lubang yang ditemui se$ara alamiah' misalnya pada pohon-pohon'  batu karang atau padas' dan lain sebagainya"

)2 rti(ial resting station type' dimana tempat peristirahatannya pada tempat-tempat yang terbentuk karena hasil karya manusia' baik yang

(12)

si(atnyasengaja maupun tidak sengaja misalnya dalam rumah disela-sela  baju yang digantung' adanya kaleng bekas' dan sebagainya"

2.3. ANGKA KEPADATAN JENTIK 

Untuk mengetahui kepadatan vektor nyamuk pada suatu tempat' diperlukan survei yang meliputi survei nyamuk' survei jentik serta survei perangkap telur /ovitrap2" ata-data yang diperoleh' nantinya dapat digunakan untuk menunjang  peren$anaan program pemberantasan vektor"

Jentik atau larva nyamuk memiliki tubuh yang panjangnya berkisar )*-)@ mm" Tubuh jentik nyamuk terlihat ber%arna kelanu kehitaman" Siklus hidup jentik nyamuk sejak menetas hingga menjadi nyamuk de%asa sekitar @-7 hari" Terdapat  beberapa jenis jentik nyamuk' tergantung jenis nyamuk indu knya" Pengambilan  jentik nyamuk di alam dilakukan dengan menggunakan serok atau alat lainnya"

Survey jentik dan nyamuk merupakan kegiatan untuk men$ari jenis jentik nyamuk' mengetahu kepadatan jentik dan nyamuk' memantau si(at dan perilaku  jentik dan nyamuk serta menilai hasil pengendalian v ektor yang dilakukan"

a" edes

Survey jentik ada dua $ara yaitu ; +2 Single larva

Pada setiap $ontainer yang diemukan ada jentik' maka satu ekor  jentik akan diambil dengan $idukan atau dengan pipet panjang  jentik sebagai sampel' untuk pemeriksaan spe$imen j entik

/identi(ikasi2 lebih lanjut"

Jentik yang diambil ditempatlan dalam botol ke$il6vial bottle dan diberi label sesuai dengan nomor tim survei' nomor lembaran (ormulir berdasarkan ; nomor rumah yang disurvei dan nomor $ontainer dalam (ormulir"

)2 !isual

5ara ini $ukup dilakukan dengan melihat ada atau tidaknya  jentik disetiap tempat genangan air tanpa mengambil jentik dan  pemeriksaan spe$imen jentik" Survei ini dilakukan pad a survei

(13)

lanjutan untuk memonitor indeks-indeks jentik atau menilai hasil Pemberantasan Sarang Nyamuk /PSN2 yang dilakukan"

Setelah dilakukan survei dengan metode diatas' pada survei jentik nyamuk   edes aegypti akan dilanjutkan dengan pemeriksaan kepadatan jentik dengan ukuran sebagai berikut;

9ndeks jentik6larva ;

+"  Angka Bebas Jentik /.J2

 jumlahrumah ataubangunan yang tidak ditemukan jentik 

 jumlahrumah ataubangunan yangdiperiksa ×100 )"  House Index /092

8erupakan jumlah rumah positi( jentik dari seluruh rumah yang diperiksa"

 jumlahrumah ataubangunan yang ditemukan jentik 

 jumlahrumah ataubangunan yang diperiksa ×100 :" Container Index /592

8erupakan jumlah kontainer positi( jentik dari seluruh kontainer yang diperiksa"

 jumla h container dengan jentik 

 jumlah container yang diperiksa ×100

?"  Bretau Index /.92

8erupakan jumlah kontainer dengan larva dalam seratus rumah atau  bangunan"

 jumlah kontainer yang positif jentik 

(14)

ensity (igure /12 adalah kepadatan jentik edes aegypti yang merupakan gabungan dari 09' 59 dan .9 yang dinyatakan dengan skala +-A seperti tabel menurut =0& Tahun +A,)di ba%ah ini ;

Tabel 1 De!"#$ F"%&'e (DF) *e&'&# +HO #a,& 1-1 ensity (igure /12 0ouse 9nde> /092 5ontainer 9nde> /592 .reteau 9nde> /.92

+ +-: +-) +-? ) ?-, :-@ @-A : D-, 7-A +*-+A ? +D-)D +*-+? )*-:? @ )A-:, +@-)* :@-?A 7 :D-?A )+-), @*-,? , @*-@A )D-:+ ,@-AA D 7*-,7 :)-?* +**-+AA

A E,, E?+ E)**

Sumber !H" #$%&'(

#eterangan Tabel ;

1 F + F kepadatan rendah 1 F )-@ F kepadatan sedang 1 F 7-A F kepadatan tinggi"

.erdasarkan hasil survei larva dapat ditentukan ensity 1igure" ensity  1igure ditentukan setelah menghitung hasil 09' 59' .9 kemudian dibandingkan dengan tabel Larva 9nde>" pabila angka 1 kurang dari + menunjukan risiko  penularan rendah' +-@ resiko penularan sedang dan diatas @ risiko penularan tinggi"

 b" nopheles

+2 Penangkapan jentik /menggunakan $idukan' pipet larva' serokan atau $ara lainnya2"

)2 8en$atat tempat perindukan' keadaan tempat perindukan /perkiraan luas' pen$ahayaan' aliran air' %arna air' kedalaman air' dasar air' lama air tergenang' suhu air' p0' jenis tumbuhan yang ada di air' jenis

(15)

tumbuhan pelindung' jenis predator jentik' dan jenis ikan yang ada  pada genangan air2"

:2 8enghitung jumlah jentik yang ada pada setiap $idukan dan menghitung setiap jumlah $idukan yang dilakukan"

?2 8engidenti(ikasi instar jentik yang didapat dan hitung jumlah jentik masing-masing instar"

@2 8engidenti(ikasi jenis jentik yang didapat dan hitung jumlah jentik masing-masing jenis jentik 

72 8engidenti(ikasi jenis parasit' pathogen yang terdapat ditubuh jentik dan yang ada ditempat perindukan

,2 8embuat denah peta tempat perindukan nyamuk  D2 8enghitung kepadatan jentik per$idukan

#epadatan jentik F

 jumla h jentik yang didapat 

 jumlah cidukan yang dilakukan×100 A2 8engukur kerentanan jentik terhadap insektisida

+*2 8engukur e(ikasi insektisida terhadap jentik  ++2 8enyajikan dan melaporkan hasil survei jentik"

BAB III

METODE PRAKTIKUM

3.1. ALAT DAN BAHAN YANG DIGUNAKAN

dapun alat dan bahan yang digunakan dalam praktikum ini adalah ; +" ipper6$idukan jentik 

)" 4mber #e$il untuk menampung jentik  :" lat tulis

?" .uku Tulis

@" #amera 0andpone

3.2. CARA KERJA YANG DILAKSANAKAN DALAM PRAKTIKUM Penangkapan jentik ;

(16)

)" Pada tempat yang diperkirankan dijumpai jentik maka lakukanlah  penangkapan dengan $idukan

:" 5ara men$iduk yaitu $idukan di$elupkan dengan mulut $idukan agak miring ?@ derjat kearah kumpulan jentik"

?" Pada saat melakukan penangkapan jentik Anopheles, $idukan hanya dimasukan sebagian saja kedalam air dengan mulut $idukan miring kira-kira ?@ derajat" #emudian tiap jentik ditempatkan ke dalam botol yang  berbeda"

@" Penangkapan tidak selalu harus terlihat adanya jentik terlebih dahulu' teapi bila diperkirakan ada jentik maka lakukan pen$idukan di tempat tersebut"

3.3. PENGOLAHAN DATA

Pada nyamuk Aedes, data tempat perindukannya diperoleh dengan $ara metode visual" Tempat perindukan nyamuk yang berisi air diperiksa  positi( tidaknya mengandung jentik6pupa kemudian di$atat jenis dan bahan

dasar dari tempat penangpungan air tersebut serta dilakukan perhitungan indeks jentik6larva" Sedangkan pada nyamuk Anopheles, data tempat

 perindukannya diperoleh dengan menghitung kepadatan jentik per$idukan dengan menggunakan rumus ;

#epadatan jentik F

 jumla h jentik yang didapat 

(17)

BAB IV

HASIL DAN PEMBAHASAN

/.1. DATA HASIL PRAKTIKUM

0ari6tanggal ; Sabtu' +, esembar )*+, =aktu ; Pukul *A;** %ita s6d selesai

Lokasi pengamatan ; .aumata #abupaten #upang 8etode pengamatan ; 8etode

0asil pengamatan ;

Tabel 2 Ha!"l Pe%a*a#a S&'0e" Je#" Paa C&#a"e'  N& J4N9S 5&NT9N4B  JU8L0 5&NT4N4B 3NG 9P4B9#S P&S9T91 J4NT9#  + #aleng bekas D 7 ) os mika  plasti$ bekas makanan ? + : .atok kelapa yang terbuka ? ? ? .ekas kemasan aHua ?

(18)

-gelas @ Tumbuhan air , ) 7 #olam + -, .ekas  bungkusan makanan : -JU8L0 :+ +:

#elompok kami hanya melakukan survey jentik pada lokasi yang terbuka yang berada di sekitar kolam .aumata #abupaten #upang" Tepatnya berada pada tempat penangkaran ikan yang berada dekat dengan kolam .aumata" Jadi survey yang kami lakukan hanya mengambil jentik yang terdapat pada $ontainer atau tumbuhan-tumbuhan air yang tumbuh disekitaran mata air"

Container Index /592

 jumlah container dengan jentik 

 jumlahcontainer yang diperiksa ×100 31

13 X  100 238.46

/.2. BAHASAN

ari hasil pengamatan larva atau jentik di lingkungan #olam .aumata

#abupaten #upang tepatnya di tempat penangkaran ikan pada tanggal +, esember  )*+7 pukul *A;** %ita dan dengan menggunakan metode visual di temukan jumlah $ountener yang positi( jentik ada +: dari :+ $ountener-$ountener yang diperiksa" dapun $ontainer-$ontainer yang positi( jentik ini berupa kaleng bekas' dos mika  plasti$ ' batok kelapa yang terbuka" Selain jentik kami juga menemukan pupa yang  berada pada batok kelapa yang ditampungi air hujan kira-kira berjumlah 7 pupa "

(19)

yang ada di dalam tempat penangkaran ikan tersebut" #ami melakukan $idukan dengan mengunakan alat $idukan dan gelas-gelas bekas minuman mineral" Jumlah $idukan yang kami lakukan yaiyu lebih dari @ kali $idukan"

#elompok kami berhasil menemukan beberapa jenis jentik yang terdapat  pada $ountener-$ontener dan tumbuhan air yang tumbuh di sekitaran mata air yaitu  jentik nyamuk $ule> dan jentik nyamuk aides"

#elompok kami tentunya tidak bekerja sendiri tetapi kami dibantu oleh dosen mata kuliah kami yang membantu kami dalam kegiatan survey jentik ini" .eliau yang menunjukan kepada kami bagaimana $ara menagkap dan mengamati  jentik yang terdapat pada $ountener-$ountener yan g ada di sekitar tempat

 penangkaran ikan tersebut"

9ndeks Parameter yang kami gunakan disini adalah 5ontainer 9nde> dimana dengan rumusnya 5ountener 9ndeks yang positi( jentik dibagi dengan jumlah

5ountener yang diperiksa kemudian dikalikan +**" #ami hanya menggunakan 5ountener 9ndeks dan tidak menggunakan parameter yang lainnya karena kelompok  kami hanya melakukan survey jentik pada lokasi yang terbuka yang berada di

sekitar kolam .aumata #abupaten #upang" Tepatnya berada pada tempat  penangkaran ikan yang berada dekat dengan kolam .aumata" Jadi survey yang

kami lakukan hanya mengambil jentik yang terdapat pada $ontainer atau tumbuhan-tumbuhan air yang tumbuh disekitaran mata air" an adapun hasil dari 5ountener 9ndeks adalah ):D"?7"

Pada survey kali ini kami lebih menemukan kepadatan jentik aides

dibandingkan jentik anopheles atau $ule>" Jadi untuk itu pengukuran yang kami lakukan saat ini yaitu mengetahui hasil 5ountener 9nde> dengan ensity (igure  /12 adalah kepadatan jentik edes aegypti menurut =0& Tahun +A,)' dimana;

5ontainer 9nde> /592 +-)

(20)

7-A +*-+? +@-)* )+-), )D-:+ :)-?* E?+ #eterangan Tabel ; 1 F + F kepadatan rendah 1 F )-@ F kepadatan sedang 1 F 7-A F kepadatan tinggi"

Jadi hasil yang di dapat oleh kelompok kami dalam melakukan survey jentik ini adalah +*-+? yang berarti kepadatan jentik pada tempat penangkaran ikan tersebut temasuk dalam kepadatan yang tinggi dimana risiko untuk penularan penyakit yang ditimbulkan oleh nyamuk tinggi" Untuk itu perlu dilakukan pengendalian ve$tor untuk  men$egah masalah-masalah yang akan terjadi di kemudian hari" Pengendalian ve$tor yang paling tepat dilakukan adalah menbersikan sampah-sampah yang beresiko untuk  menampung air hujan yang nantinya menjadi tempat perindukan nyamuk" #arena  banyak sekali terdapat jentik-jentik nyamuk yang bersarang pada sampah bekas

tersebut" an selalu membersikan kolam berenang yang berada didalam tempat  penangkaran ikan tersebut untuk menghindari kepadatan jentik pada daerah tersebut"

(21)

Gambar 3 Countainer yang ditemukan entik 

BAB V PENUTUP

4.1. SIMPULAN

ari hasil pengamatan larva atau jentik di lingkungan #olam .aumata

#abupaten #upang tepatnya di tempat penangkaran ikan pada tanggal +, esember  )*+7 pukul *A;** %ita dan dengan menggunakan metode visual di temukan jumlah $ountener yang positi( jentik ada +: dari :+ $ountener-$ountener yang diperiksa" #elompok kami berhasil menemukan beberapa jenis jentik yang terdapat pada

(22)

$ountener-$ontener dan tumbuhan air yang tumbuh di sekitaran mata air yaitu jentik  nyamuk $ule> dan jentik nyamuk aides" 9ndeks Parameter yang kami gunakan disini adalah 5ontainer 9nde> #ami hanya menggunakan 5ountener 9ndeks dan tidak menggunakan parameter yang lainnya karena kelompok kami hanya melakukan survey jentik pada lokasi yang terbuka yang berada di sekitar kolam" an adapun hasil dari 5ountener 9ndeks adalah ):D"?7" 0asil yang di dapat oleh kelompok kami dalam melakukan survey jentik ini adalah +*-+? yang berarti kepadatan jentik pada tempat penangkaran ikan tersebut temasuk dalam kepadatan yang tinggi dimana risiko untuk penularan penyakit yang ditimbulkan oleh nyamuk tinggi" Untuk itu  perlu dilakukan pengendalian ve$tor untuk men$egah masalah-masalah yang akan

terjadi di kemudian hari"

4.2. SARAN

Perlu dilakukannya pengendalian ve$tor di daerah tersebut untuk men$egah masalah-masalah yang akan terjadi di kemudian hari yang diimbulkan oleh

(23)

DAFTAR PUSTAKA

%%%"a$ademia"edu6D??7*7D6LP&BNISUB!49IJ4NT9# 

ikma++"%eebly"$om6uploads6+6)6*6,6+)*,+*@@6jentikIa@"pd( 

lib"ui"a$"id6(ile(ileFdigital6)*:+D+D7-S-UmiK)*#umayah"pd( 

Gambar

Gambar 1 Siklus Hidup Nyamuk Aedes Aegypti
Gambar 2 Perbedaan nyamuk Anopheles, Aedes, dan Culex  8enurut Birih 3udhastuti /)*++2' adapun si(at nyamuk de%asa
Tabel 1 De!&#34;#$ F&#34;%&amp;'e (DF) *e&amp;'&amp;# +HO #a,&amp; 1-1
Tabel 2 Ha!&#34;l Pe%a*a#a S&amp;'0e&#34; Je#&#34; Paa C&amp;#a&#34;e'
+2

Referensi

Dokumen terkait