• Tidak ada hasil yang ditemukan

Toleransi Alignment

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "Toleransi Alignment"

Copied!
8
0
0

Teks penuh

(1)

Toleransi alignment

Toleransi alignment

Saat ini belum ada standard toleransi baku

Saat ini belum ada standard toleransi baku yang dipublikasikan Lembaga Standard seperti ISOyang dipublikasikan Lembaga Standard seperti ISO atau ANSI. Dari semua tabel terlihat bahwa Rpm

atau ANSI. Dari semua tabel terlihat bahwa Rpm semakin tinggi dan diameter kopling semakin

semakin tinggi dan diameter kopling semakin besar maka toleransi harus makin kecil.besar maka toleransi harus makin kecil. Sesungguhnya harga yang harus dicapai harus nol

Sesungguhnya harga yang harus dicapai harus nol atau Zero misalignment (dalam kondisi mesinatau Zero misalignment (dalam kondisi mesin operasi atau hot alignment)

operasi atau hot alignment) T

Toleransi dikutip oleransi dikutip dari buku dari buku VibrVibralignalign Angular

Angular Misalignment Misalignment Offset Offset MisalignmentMisalignment Mils

Mils per per inch inch .001/1″ .001/1″ Mils Mils .001″.001″

T

Tabel Toleransi (dikutip dari buku abel Toleransi (dikutip dari buku Maintenance Technology )Maintenance Technology )

Pemahaman toleransi Pemahaman toleransi

Secara historin toleransi mulanya dihitung oleh pembuat kopling , sebagai batas aman untuk  Secara historin toleransi mulanya dihitung oleh pembuat kopling , sebagai batas aman untuk  sebuah flexible kopling setelah di alignment memakai penggaris dan feeler gage.

sebuah flexible kopling setelah di alignment memakai penggaris dan feeler gage.

· Misal ada pabrik kopling yang memberikan rekomendasi untuk angular misalignment sebesar 3 · Misal ada pabrik kopling yang memberikan rekomendasi untuk angular misalignment sebesar 3 derajat dan 0,075 ”

(2)

PUMP MOTOR  PUMP MOTOR  · Gap Toler

· Gap Toleransi, pabrik kopling yang memberikan toleransi tertentu dansi, pabrik kopling yang memberikan toleransi tertentu d egan istilah Coupling Faseegan istilah Coupling Fase TIR ( misal tidak lebih

TIR ( misal tidak lebih dari 5 mils), artinya penunjukan dial (Tdari 5 mils), artinya penunjukan dial (Total Indicator Reading) pada faceotal Indicator Reading) pada face  permukaan kopling tidak lebih da

 permukaan kopling tidak lebih dari harga tsb. Atau vertical parrallel misalignment tidak bolehri harga tsb. Atau vertical parrallel misalignment tidak boleh melebihi harga tsb.

melebihi harga tsb. Jika dia kopling 5 ”

Jika dia kopling 5 ” , maka angular misalignment = 5 , maka angular misalignment = 5 mils / 5 inchi = 5 mils / 1 mils / 5 inchi = 5 mils / 1 inch. Bisainch. Bisa dikatakan 1 mils per 1 inch jarak axial sepanjang sumbu shaft .

dikatakan 1 mils per 1 inch jarak axial sepanjang sumbu shaft . Jika diameter kopling 10 inch,

Jika diameter kopling 10 inch, maka toleransi tsb menjadi lebih persisi yaitu 5 mils / 10 inch maka toleransi tsb menjadi lebih persisi yaitu 5 mils / 10 inch == 0,5 mils/1 inch.

0,5 mils/1 inch.

Jadi toleransi Couplig Face TIR 0,5 mils masih cukup baik

Jadi toleransi Couplig Face TIR 0,5 mils masih cukup baik untuk di gunakan referensi.untuk di gunakan referensi. Kesimpulan :

Kesimpulan :

Dari beberapa referensi disimpul

Dari beberapa referensi disimpulkan bahwa diameter kopling, jarak kopling dan kan bahwa diameter kopling, jarak kopling dan putaran mesinputaran mesin menjadi faktor utama memberikan toleransi sekecil-kecil nya.

menjadi faktor utama memberikan toleransi sekecil-kecil nya. T

Tetapi yang terpenting ialah menghitung ‘thermal growth” (perubahaetapi yang terpenting ialah menghitung ‘thermal growth” (perubaha n panjang/tinggi/pendek n panjang/tinggi/pendek  mesin akibat berubah suhu ) untuk menentukan target cold alignment, sehingga mesin dapat mesin akibat berubah suhu ) untuk menentukan target cold alignment, sehingga mesin dapat mencapai sumbu dalam

mencapai sumbu dalam kondisi koliniar.kondisi koliniar.

Riset SKF (pabrikan bearing) menyimpulkan: akibat misalignment, beban tambahan bertambah Riset SKF (pabrikan bearing) menyimpulkan: akibat misalignment, beban tambahan bertambah 3 kali. Umur

3 kali. Umur bearing ball/roller bearing ball/roller berkurang berkurang dengan faktor 27dengan faktor 27 (silahkan jika mau menambah, mengkoreksi dll)

(silahkan jika mau menambah, mengkoreksi dll) Comments

Comments

Metoda Dial Indikator

Metoda Dial Indikator

Salah satu cara alignment sepasang mesin, dgn cara mengunakan “dial indicator”. dan dgn cara Salah satu cara alignment sepasang mesin, dgn cara mengunakan “dial indicator”. dan dgn cara apapun, keahlihan tetap diperlukan untuk mendapatkan hasil yang akurat. Maka

apapun, keahlihan tetap diperlukan untuk mendapatkan hasil yang akurat. Maka  pemahaman,latihan dan ketrampilan

 pemahaman,latihan dan ketrampilan sangat diperlukan.

sangat diperlukan.

Metoda indicator ada 2 cara al: Metoda indicator ada 2 cara al: I.

I. Rim & fRim & face dial indicator ace dial indicator : kedua poros diputar : kedua poros diputar bersamaanbersamaan II.

II. Reverse Reverse dial dial indicator indicator : : cukup cukup memutar memutar salah salah satu satu poros.poros. (Dengan Cara kalkulasi : matematis atau grafis)

(3)

Reverse

Reverse Rim Rim & & faceface

Metode dial indicator adalah metode yang paling banyak di lakukan, karena ketelitian cukup Metode dial indicator adalah metode yang paling banyak di lakukan, karena ketelitian cukup dapat dipertanggung-jawabkan, terutama jika dilakukan dengan professional. Dan harga alat dapat dipertanggung-jawabkan, terutama jika dilakukan dengan professional. Dan harga alat relative murah.

relative murah. # cara lain : # cara lain :  penggaris/mistar

 penggaris/mistar, lehih murah, , lehih murah, mudah tapi sangat mudah tapi sangat kasarkasar..

optical, laser, lebih akurat, mudak tapi peralatan mahal, sehingga

optical, laser, lebih akurat, mudak tapi peralatan mahal, sehingga untuk pabrik dengan banuntuk pabrik dengan banyak yak  mesin menjadi sangat ekonomis.

mesin menjadi sangat ekonomis. Keuntungan metode Dial: Keuntungan metode Dial: 1. Metode ini cukup akurat. 1. Metode ini cukup akurat.

2. Cukup efisien untuk poros berdiameter besar maupun kecil 2. Cukup efisien untuk poros berdiameter besar maupun kecil 3. Dengan menggambar atau mudah melihat posisi kedua poros 3. Dengan menggambar atau mudah melihat posisi kedua poros

4. Dapat dilakukan untuk kedua poros yang dapat diputar ataupun hanya satu 4. Dapat dilakukan untuk kedua poros yang dapat diputar ataupun hanya satu 5. Alat cukup murah dibanding alat lacer atau alat la

5. Alat cukup murah dibanding alat lacer atau alat la in,in,

6. Mudah di gambar, dibuat perhitungan2, sehingga pekerjaan dapat diselesaikan lebih cepat . 6. Mudah di gambar, dibuat perhitungan2, sehingga pekerjaan dapat diselesaikan lebih cepat . 7. Cukup sesuai untuk mesin2 besar, putaran tinggi,

7. Cukup sesuai untuk mesin2 besar, putaran tinggi, Kerugian2

Kerugian2::

1. Mengerjakanya harus sangat teliti / hati2, pemasangan dial harus kokoh, sehingga dapat 1. Mengerjakanya harus sangat teliti / hati2, pemasangan dial harus kokoh, sehingga dapat dihindari salah baca / salah penunjukan.

dihindari salah baca / salah penunjukan. 2. T

2. Toleransi, run-out, sag harus diketahui atau di oleransi, run-out, sag harus diketahui atau di chek dulu.chek dulu. 3. Jika permukaan kopling tidak rata atau

3. Jika permukaan kopling tidak rata atau run-out nya besarrun-out nya besar, maka , maka penunjukan dial indicator penunjukan dial indicator  menjadi tidak

menjadi tidak sebenarnya, sehingga sebenarnya, sehingga selanjutnya selanjutnya perhitungan2 menjadi sperhitungan2 menjadi salah.alah. 4. Aksial clearence sangat mempengaruhi kesalahan.

4. Aksial clearence sangat mempengaruhi kesalahan.

Membaca dial merupakan hal yang paling dasar yang harus dipahami dan dimengerti oleh Membaca dial merupakan hal yang paling dasar yang harus dipahami dan dimengerti oleh  pelaksana, hasil bacaan salah akan mengakibatkan hasil salah & fatal.

 pelaksana, hasil bacaan salah akan mengakibatkan hasil salah & fatal.

Kesalahan seperti dibahas dihalaman depan banyak sebab mengapa penunjukan bisa salah. Kesalahan seperti dibahas dihalaman depan banyak sebab mengapa penunjukan bisa salah. Kesalahn utama di golongakan sbb :

Kesalahn utama di golongakan sbb :

· Pemasangan dial tidak kokoh : kendor, ada sag, tidak sejajar, posisi tidak tepat · Pemasangan dial tidak kokoh : kendor, ada sag, tidak sejajar, posisi tidak tepat · Kesahan pada alat

· Kesahan pada alat ada histiris, ada histiris, tidak lancar naik-turun tidak lancar naik-turun plunjer plunjer 

· Pemahaman membaca dial salah, terbalik-balik, pemahaman skala salah sehingga hasil · Pemahaman membaca dial salah, terbalik-balik, pemahaman skala salah sehingga hasil  perhitungan atau penggambaran salah.

 perhitungan atau penggambaran salah. Metode Rim & Face

Metode Rim & Face

Pasanglah pemegang dial pada mesin yang mudah diputar dan dial-indicator jarum menunjuk  Pasanglah pemegang dial pada mesin yang mudah diputar dan dial-indicator jarum menunjuk   pada face (muka) dan rim (lingkar kopling) pada mesin yang diam. Semua langkah prealignment  pada face (muka) dan rim (lingkar kopling) pada mesin yang diam. Semua langkah prealignment

ABC ( run-out, soft

ABC ( run-out, soft-foot, sag, safety-foot, sag, safety,) ,) tsb. diatas sudah dilakukan.tsb. diatas sudah dilakukan. Persiapan.

Persiapan.

Untuk perhitungan cara matematis maupun

Untuk perhitungan cara matematis maupun grafis, harus diambil ukuran :grafis, harus diambil ukuran : · Jarak antara kopling diambil dari titik jarum menun

· Jarak antara kopling diambil dari titik jarum menun juk = cjuk = c · Jarak kaki mesin2, atau jarak baut kaki. = a, b, d, e

(4)

· Diameter lingkaran kopling yang dilalui jarum · Diameter lingkaran kopling yang dilalui jarum dialdial · Siapkan alat tulis atau kertas-millimeter 

· Siapkan alat tulis atau kertas-millimeter  · Lakukan langkah

· Lakukan langkah persiapan seperti tsb. diatas persiapan seperti tsb. diatas : check soft foot, r: check soft foot, run out, sag, pipe strain, dllun out, sag, pipe strain, dll.. · Periksalah semua peralatan yang diperlukan dalam kondisi baik.

· Periksalah semua peralatan yang diperlukan dalam kondisi baik.

· Pasanglah pemegang / bracket pada mesin yang mudah diputar, cukup kokoh tidak goyang atau · Pasanglah pemegang / bracket pada mesin yang mudah diputar, cukup kokoh tidak goyang atau kendor, agar tidak terjadi salah baca atau salah tunjuk.

kendor, agar tidak terjadi salah baca atau salah tunjuk.

· Pemasangan seperti gambar, bracket pada salah satu poros mesin dan dial ke muka dan · Pemasangan seperti gambar, bracket pada salah satu poros mesin dan dial ke muka dan lingkaran kopling mesin lain.

lingkaran kopling mesin lain.

· Reset pada angka 0 dial-indicator ke posisi jam 12 · Reset pada angka 0 dial-indicator ke posisi jam 12

· Jika memungkinkan putar kedua kopling bersamaan, untuk mendapatkan hasil yang lebih · Jika memungkinkan putar kedua kopling bersamaan, untuk mendapatkan hasil yang lebih akurat.

akurat.

· Putarlah poros dan bracket dengan pelan ke posisi jam 3, 6 & 9 . catat pengukuran ini bisa · Putarlah poros dan bracket dengan pelan ke posisi jam 3, 6 & 9 . catat pengukuran ini bisa (positif atau negatif)

(positif atau negatif) · Kembali ke posisi j

· Kembali ke posisi jam 12 (seharusnya dial akan menunjuk am 12 (seharusnya dial akan menunjuk ke 0 lagi), jika tidak kembali ke 0 lagi), jika tidak kembali 00  berarti ada kesalahan tertentu.

 berarti ada kesalahan tertentu.

· Untuk mendapatkan hasil yang lebih teliti, pengukuran harus dilakukan 2 s/d 4 kali, kemudian · Untuk mendapatkan hasil yang lebih teliti, pengukuran harus dilakukan 2 s/d 4 kali, kemudian di rata2.

di rata2.

· Untuk koreksi posisi. Pilihlah mesin yang mudah digeser, dan yang paling

· Untuk koreksi posisi. Pilihlah mesin yang mudah digeser, dan yang paling sedikit ekses teknis,sedikit ekses teknis, misal : tidak menimbulkan pipe strain.

misal : tidak menimbulkan pipe strain.

Perhitungan cara ini ada dua macam, yaitu matematis dan grafis dan akan dibahas pada bab2 Perhitungan cara ini ada dua macam, yaitu matematis dan grafis dan akan dibahas pada bab2  berikut.

 berikut.

Keuntungan cara Rim & Face Keuntungan cara Rim & Face

1. Cukup satu poros’shaft yang perlu di putar, sehingga sangat baik untuk me-align pasangan 1. Cukup satu poros’shaft yang perlu di putar, sehingga sangat baik untuk me-align pasangan mesin dimana salah satunya sulit diputar ataupun mesin yang tidak memiliki thrust bearing. mesin dimana salah satunya sulit diputar ataupun mesin yang tidak memiliki thrust bearing. 2. Baik untuk alignment motor listrik tidak memiliki bearing aksial, tidak perlu diputar, karena 2. Baik untuk alignment motor listrik tidak memiliki bearing aksial, tidak perlu diputar, karena  jika diputar dapat menimbulkan kesalahan

 jika diputar dapat menimbulkan kesalahan penunjukan dial-indicator.penunjukan dial-indicator.

3. Cukup cocok untuk kopling dengan diameter besar, karena ada ruang untuk penempatan 3. Cukup cocok untuk kopling dengan diameter besar, karena ada ruang untuk penempatan dial-indicator 

indicator 

4. Dengan mudah bisa melihat/menggambarkan posisi poros. 4. Dengan mudah bisa melihat/menggambarkan posisi poros. Kerugian

Kerugian

1. Sulit mendapatkan data yang

1. Sulit mendapatkan data yang akurat pada muka kopling akurat pada muka kopling jika rotor mempunyai thrust bearingjika rotor mempunyai thrust bearing yang hydrodinamis, karena permindahan aksial.

yang hydrodinamis, karena permindahan aksial.

2. Sulit juga untuk motor listrik yang tidak mempunyai thrust bearing, karena jika di putar akan 2. Sulit juga untuk motor listrik yang tidak mempunyai thrust bearing, karena jika di putar akan lari kearah aksial atau

lari kearah aksial atau maju-mundurmaju-mundur..

3. Biasanya memerlukan melepas spool kopling. 3. Biasanya memerlukan melepas spool kopling. 4. Agak sulit digambar untuk kalkulasi perpindahan. 4. Agak sulit digambar untuk kalkulasi perpindahan. Memasang dial ganda.

Memasang dial ganda.

Dengan memasang dua pasang seperti gambar diatas adalah cara yang sangat cerdik untuk  Dengan memasang dua pasang seperti gambar diatas adalah cara yang sangat cerdik untuk  menghemat waktu. Dengan sekali putar menghasilkan dua penunjukan kemudian di rata2, menghemat waktu. Dengan sekali putar menghasilkan dua penunjukan kemudian di rata2, sehingga menghasilkan angka yang lebih teliti, tetapi harus lebih hati2 dalam mencatat dan sehingga menghasilkan angka yang lebih teliti, tetapi harus lebih hati2 dalam mencatat dan

(5)

kalkulasi agar tidak terjadi kalkulasi agar tidak terjadi

A. Formula Matematis Rim & Face A. Formula Matematis Rim & Face

Untuk melakukan alignment dapat dikalkulasi secara matematis. Putarlah kedua mesin jika Untuk melakukan alignment dapat dikalkulasi secara matematis. Putarlah kedua mesin jika memungkinkan tapi jika tidak mungkin sebaiknya pasanglah dial pada mesin yang mudah memungkinkan tapi jika tidak mungkin sebaiknya pasanglah dial pada mesin yang mudah diputar, jarum pada mesin yang akan direposisi

diputar, jarum pada mesin yang akan direposisi

F =

F = Pengukuran diambil pada Pengukuran diambil pada permukaan kopling di jam permukaan kopling di jam 6.6. H =

H = Diameter kopling Diameter kopling , pengukuran , pengukuran diambil pada permukaan diambil pada permukaan kopling .Y kopling .Y = setengah = setengah nilai darinilai dari  pembacaan dial, dimana bracket dipasang pada shaft driver, dan pengukuran diambil dari shaft  pembacaan dial, dimana bracket dipasang pada shaft driver, dan pengukuran diambil dari shaft

driven unit driven unit

Rumus diatas hanya pilih salah satu ,yaitu mesin yang mudah

Rumus diatas hanya pilih salah satu ,yaitu mesin yang mudah direposisi : apakah motor ataudireposisi : apakah motor atau  pompa.

 pompa.

Contoh perhitungan matematis Contoh perhitungan matematis V

Vertical ertical F F = = (+2 (+2 - - 0) 0) = = +2 +2 (bawah (bawah - - atas)atas) Y = (-13 - 0)/2 = - 6 1/2

Y = (-13 - 0)/2 = - 6 1/2

A = 240 mm jarak dari titik pengukuran dial indicator di

A = 240 mm jarak dari titik pengukuran dial indicator di hub kopling pompa kekaki hub kopling pompa kekaki motor OBdr motor OBdr  (outboard)

(6)

B = 130 mm jarak dari titik pengukuran dial indicator di hub kopling pompa kekaki motor IBdr  B = 130 mm jarak dari titik pengukuran dial indicator di hub kopling pompa kekaki motor IBdr  (inboard)

(inboard)

C = 30 mm jarak

C = 30 mm jarak dari hub ke hub kdari hub ke hub kopling (diukur dari titk ke titik dial)opling (diukur dari titk ke titik dial)

D = 130 mm jarak dari titik pengukuran dial indicator di hub kopling motor kekaki pompa IBdr  D = 130 mm jarak dari titik pengukuran dial indicator di hub kopling motor kekaki pompa IBdr  (inboard)

(inboard)

E = 240 mm jarak dari titik pengukuran dial indicator di hub kopling motor kekaki pompa OBdr  E = 240 mm jarak dari titik pengukuran dial indicator di hub kopling motor kekaki pompa OBdr  (outboard)

(outboard)

H = 50 mm diameter hub kopling ( diukur lintasan dial indicator) H = 50 mm diameter hub kopling ( diukur lintasan dial indicator)

Dengan rumus diatas kita masukan harga2 tsb. kita cukup memilih salah satu mesin yangakan di Dengan rumus diatas kita masukan harga2 tsb. kita cukup memilih salah satu mesin yangakan di reposisi, terutama dipilih yang mudah dan tidak a

reposisi, terutama dipilih yang mudah dan tidak a da hambatan pipe strain, atau da hambatan pipe strain, atau hambatanhambatan lainnya.

lainnya. Petunjuk. Petunjuk.

· Pemasangan dial indicator harus cukup kokoh, tidak goyang atau tidak berubah saat di kopling · Pemasangan dial indicator harus cukup kokoh, tidak goyang atau tidak berubah saat di kopling diputar.

diputar.

· Pengukuran2 harus diukur secara sangat teliti. · Pengukuran2 harus diukur secara sangat teliti.

· Pengukuran dengan dial indictor perlu dilakukan beberapa kali, kemudian harga di-rata2 · Pengukuran dengan dial indictor perlu dilakukan beberapa kali, kemudian harga di-rata2 Contoh matematis

Contoh matematis horizontal

horizontal

Catatan : pilihlah salah satu mesin saja yang akan di reposisi Catatan : pilihlah salah satu mesin saja yang akan di reposisi Vertical

(7)

Dari hasil

Dari hasil tsb. dalam table tsb. dalam table maka kita melakukan maka kita melakukan reposisi :reposisi : Vertical

Vertical

Horizontal Horizontal Dari hasil

Dari hasil tsb. dalam table tsb. dalam table maka kita melakukan maka kita melakukan reposisi :reposisi : Vertical

Vertical

Selanjutnya jika

Selanjutnya jika kita ingin melakukan vertkita ingin melakukan vertical ical reposisi motor reposisi motor sbb:sbb: IBdr (inboard driver =kaki dalam motor) menambah

IBdr (inboard driver =kaki dalam motor) menambah shim = 11,7 mmshim = 11,7 mm OBdr (outboard driver =kaki luar motor) menambah shim = 16,1mm OBdr (outboard driver =kaki luar motor) menambah shim = 16,1mm Jika yang direposisi vertical pompa :

Jika yang direposisi vertical pompa :

IBdn (inboard driven=kaki dalam pompa) mengurangi shim = 2,5 mm IBdn (inboard driven=kaki dalam pompa) mengurangi shim = 2,5 mm OBdn (outboard driven =kaki luar pompa) menambah shim = 1,9 mm OBdn (outboard driven =kaki luar pompa) menambah shim = 1,9 mm Untuk Horizontal reposisi motor :

Untuk Horizontal reposisi motor :

IBdr (inboard driver =kaki dalam motor) menggeser kekiri =

IBdr (inboard driver =kaki dalam motor) menggeser kekiri = 0,5 mm0,5 mm OBdr (outboard driver =kaki luar motor) menggeser kekiri = 0,5mm OBdr (outboard driver =kaki luar motor) menggeser kekiri = 0,5mm Horizontal

Horizontal reposisi pompa :reposisi pompa :

IBdn (inboard driven/ pompa) menggeser kekanan = 0,5mm IBdn (inboard driven/ pompa) menggeser kekanan = 0,5mm OBdn (outboard driven/ pompa) menggeser kekanan = 0,5 mm OBdn (outboard driven/ pompa) menggeser kekanan = 0,5 mm Catatan:

(8)

cara tsb diatas relative cocok untuk mealignment: cara tsb diatas relative cocok untuk mealignment:

1.dua mesin yang salah satunya sulit/tidak dapat diputar p

1.dua mesin yang salah satunya sulit/tidak dapat diputar p orosnya.orosnya.

2.dua mesin yang salah satunya tidak dipasang thrust bearing sehingga jika diputar porosnya 2.dua mesin yang salah satunya tidak dipasang thrust bearing sehingga jika diputar porosnya  bergerak banyak kearah axial (mengacaukan pembacaan dial)

 bergerak banyak kearah axial (mengacaukan pembacaan dial) 3. Perlu tahu anatomi mesin, terutama susunan

3. Perlu tahu anatomi mesin, terutama susunan bearing, koneksi mesin, jenis kopling, clearencebearing, koneksi mesin, jenis kopling, clearence  beraing&kopling, center-point motor dll.

 beraing&kopling, center-point motor dll. (bersambung dgn cara lain)

Gambar

Tabel Toleransi (dikutip dari buku  abel Toleransi (dikutip dari buku Maintenance Technology ) Maintenance Technology )

Referensi

Dokumen terkait