• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGENDALIAN DOSIS PEKERJA RADIASI PADA PERBAIKAN DETEKTOR JKT DI RSG-GAS - e-Repository BATAN

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2019

Membagikan "PENGENDALIAN DOSIS PEKERJA RADIASI PADA PERBAIKAN DETEKTOR JKT DI RSG-GAS - e-Repository BATAN"

Copied!
9
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 1. Nilai Batas Dosis  Pekerja Radiasi berdasar IAEA
Grafik Paparan Radiasi dan Waktu Bekerja
Gambar 1a

Referensi

Dokumen terkait

tersebut. Berdasarkan uji beda rerata dosis paparan radiasi eksterna untuk ke tiga bidang dari tahun 1997-2006, perbedaan yang paling besar antar kelompok terjadi pada

Tindakan berikutnya bagi pekerja yang menerima dosis melebihi batas 3 bulanan tersebut diberikan tindakan pengendalian sesuai dengan prosedur yang telah ditetapkan oleh

Metode yang digunakan adalah mengukur paparan radiasi γ di daerah kerja aktif IEBE, lalu hitung perkiraan dosis eksterna yang mungkin diterima oleh pekerja radiasi dan

Gambar 9 menunjukkan bahwa pada tegangan 47 kV hingga 53 kV nilai dosis radiasi pada pengukuran di udara lebih besar daripada nilai dosis radiasi pada pengukuran

Setelah dilakukan pengukuran, perhitungan dan perbandingan pada keadaan normal operasi dan sistem lapisan air hangat tidak berfungsi maka terjadi kenaikan

pengendalian daerah kerja di RSG-GAS. Teknik pengendalian dilakukan dengan berbagai cara yaitu : menggunakan penyekat yang berprisai, perisai radiasi pleksibel,

Dosis tahunan tertinggi adalah pekerja radiasi dari bidang operasi reaktor PRSG yaitu 7,30 mSv .Untuk pemantauan dosis yang dilakukan dengan menggunakan alat Whole Body

Temyata pada saat reaktor tidak beroperasi, sarna sekali tidak ada paparan radiasi neutron yang terdeteksi di dalam gedung reaktor. Lampiran 2 menunjukkan hasil pengukuran