• Tidak ada hasil yang ditemukan

ARSITEKTUR INFORMASI PENJUALAN TRAKTOR, ALAT PANEN DAN SPARE PART

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2021

Membagikan "ARSITEKTUR INFORMASI PENJUALAN TRAKTOR, ALAT PANEN DAN SPARE PART"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

ARSITEKTUR INFORMASI

PENJUALAN TRAKTOR, ALAT PANEN

DAN SPARE PART

Makalah ini disusun sebagai tugas mata kuliah Konsep Sistem Informasi

Dosen Pembina : Putri Taqwa Prasetyaningrum,S.T.,M.T.

Disusun oleh : Didit Jamianto

14111095

Program studi Teknik Informatika Fakultas Teknologi Informasi

UNIVERSITAS MERCU BUANA YOGYAKARTA

(2)

1. Pengertian Arsitektur Informasi

Arsitektur Informasi yaitu suatu pemetaan atau rencana kebutuhan-kebutuhan informasi di dalam suatu organisasi. Rencana tersebut memiliki tujuan dan fungsi untuk memajukan sebuah organisasi atau lembaga dengan menggunakan TI. Adapun juga yang menyebutkan bahwa arsitektur informasi adalah seni menggambarkan suatu model atau konsep informasi yang digunakan dalam aktivitas-aktivitas yang membutuhkan detail eksplesit dari suatu sistem

kompleks.

Hampir semua sistem berbasis komputer yang besar saat ini merupakan sistem terdistribusi (sistem sebar). Sistem terdistribusi adalah sistem dimana pemrosesan informasi didistribusikan pada beberapa komputer dan tidak terbatas hanya pada satu mesin saja. Jelas rekayasa terdistribusi memiliki banyak kesamaan dengan rekayasa perangkat lunak lainnya teteapi ada isu-isu khusus yang harus diperhatikan ketika merancang tipe sistem ini. Perekayasa perangkat lunak harus menyadari fan memperhitungkan karena system terdistribusi ini banyak digunakan. Belum lama ini kebanyakan sisitem besar masih menggunakan system sentral yang berjalan pada satu mainframe dengan terminal-terminal yang terhubung kepadanya. Sistem tersebut banyak kelemahan dimana terminal-terminal hanya sedikit kemapuan pemrosesannya dan semua tergantung pada computer sentral.

Untuk saat ini ada beberapa tipe ssstem yang utama yaitu

a. Sistem personal yang tidak terdistribusi dan dirancang untuk satu workstation saja. b. Sistem Embedded yang berjalan pada satu prossesor atau kelompok kecil yang

terintegrasi.

c. Sistem terdistribusi dimana perangkat lunak system berjalan pada kelompok prosessor yang bekerja sama dan berintegrasi secara longgar dengan dihubungkan oleh jaringan. Contohnya system ATM bank, system groupware dll.

Keuntungan memakai sistem terdistribusi a. Menghemat biaya

b. Peningkatan tanggung jawab terhadap pengeluaran biaya c. Peningkatan kepuasan pemakai

(3)

Kekurangan ketika memakai sistem terdistribusi

a. Memungkinkan kekacauan control terhadap sistem computer

b. Ketidaksesuaian dalam menyediakan perangkat lunak dan perangkat keras c. Kemubaziran dalam tugas

d. Standarisasi bisa tidak tercapai

2. Arsitektur ditempat Saya Bekerja

Jenis arsitektur yang digunakan di tempat pabrik penjualan traktor, alat panen dan spare part tempat dimana saya bekerja yaitu data maupun produk terdistribusi dengan baik. Terdistribusi yang dimaksudkan adalah tiap-tiap toko cabang penjualan memiliki data rekap penjualan dan stock. Tujuannya adalah ketika barang atau komponen yang sudah terjual, toko cabang bisa meminta ke toko pusat atau pabrik agar nantinya bisa dikirimkan barang atau komponen sesuai dengan typenya. Tujuan lainnya adalah ketika ada pembeli atau pelanggan yang akan memesan, barang tersebut sudah ready dan tidak perlu menunggu waktu yang lama ketika barang yang akan dipesan tersebut sudah habis.

Semua aktivitas penjualan dan permintaan dari toko cabang ke toko pusat atau pabrik sudah direkap dan dibackup oleh sistem. Sistem juga yang akan memberikan informasi tentang stok barang di masing-masing toko cabang.

(4)

Keterangan arsitektur data terdistribusi

 Petugas tiap-tiap toko cabang melakukan pengecekan stock barang di database milik cabang tersebut. Dari database tersebut akan menampilkan informasi tentang jumlah barang yang saat ini ada di toko cabang. Jika terdapat barang dengan tipe tertentu sudah habis atau mau habis, petugas bisa mengirimkan order ke toko pusat agar toko pusat dapat mengirimkan barang dengan tepat waktu.

 Petugas toko pusat juga memiliki database sendiri guna memonitoring jumlah

pengiriman barang ke toko cabang. Semua data milik toko cabang nantinya juga akan dibackup di database milik toko pusat. Backup data ini bertujuan agar ketika

perusahaan mengalami bencana atau semacamnya, data tersebut masih bisa ditelusuri karena sudah dibackup terlebih dahulu.

(5)

3. View Pemodelan Pada Sistem Informasi

Scenarios (Putting it all together) Fungsi: Scenario adalah serangkain langkah- langkah yang menjabarkan sebuah interaksi antara seseorang pengguna dengan sebuah system. Secara singkat bisa dikatakan use case adalah serangkaian scenario yang digabungkan bersama-sama oleh tujuan umum pengguna. Diagram : Use Case Diagram

(6)

Keterangan

Pada Use Case Diagram ini dijelaskan alur penjualan barang barang antara pelanggan, petugas toko, petugas stok, petugas kasir, mereka semua disebut aktor dalam sistem.

3.1Logical View (Object-oriented Decomposition) Pengguna

User Fungsi : Menampilkan fungsi – fungsi antar class dalam setiap komponen yang terlibat di dalam sistem Toko. Diagram : Class Diagram, Sequence Diagram, State Machine Diagram 1. Contoh Logical View untuk input, update, delete barang dengan menggunakan Class Diagram :

Keterangan

Pada logical view untuk input update delete barang ini terdapat empat class yaitu, class

karyawan, class barang, class kategori dan class stock. Dalam logical view ini juga terdapat satu class validasi, dimana pada class validasi ini terdapat dua validasi yaitu, validasi karyawan dan validasi barang

(7)

3.2Logical View untuk pesonalia dengan menggunakan Class Diagram

Keterangan

Pada logical view untuk personalia ini terdapat empat class juga, dimana class tersebut antara lain adalah class jabatan, class karyawan, class history_karyawan dan class laporan. class validasi disni ada tiga yaitu validasi karyawan,barang dan jabatan.

(8)

Keterangan

Pada logical view untuk penjualan terdapat empat dimana class tersebut antara lain adalah class karyawan, class laporan, class order dan class pelanggan. Dari class pelanggan kita

membagianya mejadi 2 yakni class pelanggan tetap dan class pelanggan harian.

3.4Logical View untuk pembelian dengan menggunakan Class Diagram

Keterangan

Pada logical view untuk penjualan terdapat empat dimana class tersebut antara lain adalah class karyawan, class laporan, class order dan class pelanggan. Dari class pelanggan kita

membagianya mejadi 2 yakni class pelanggan tetap dan class pelanggan harian.

4. Pengertian Proses View

Process View memperhitungkan beberapa persyaratan non- fungsional, seperti kinerja dan ketersediaan. Ini membahas isu-isu concurrency dan distribusi, organisasi-integritas sistem, kesalahan-toleransi, dan bagaimana abstraksi utama dari view sesuai arsitektur logis dalam proses-pada thread of control adalah operasi untuk sebuah obyek yang benar-benar dijalankan. Sistem dapat menyediakan layanan apa saja yang dibutuhkan oleh user. ntuk menampilkan bagaimana fungsi-fungsi didisain didalam sistem, dalam kaitannya dengan struktur statik dan perilaku dinamik sistem. Logical view menjelaskan bagaimana fungsi-fungsi sistem di sediakan,

(9)

terutama berguna bagi para designer dan developer. Berbeda dengan use case view, logical view melihat bagian dalam dari sistem. Sistem dijelaskan dengan struktur statik (kelas, objek, dan relasi).

4.1Activity Diagram pada pembelian

Keterangan

Pada activity diagram pembelian disini. Petugas mengorder barang yang di butuhkan kepada supplier, dengan melalui proses – proses pengecekan untuk mengetahui apakah pesanan yang di pesan oleh petugas sesuai. Jika ya maka petugas melalukan pembayaran.

(10)

4.2Activity Diagram pada penjualan

Keterangan

Pada activity diagram penjualan disini. Pelanggan memesan barang ke petugas, kemudian petugas cek data barang pesanan. Setelah itu setelah itu petugas menyerahkan barang ke bagian kasir dan menangani transaksi dengan pelanggan.

(11)

5. Development View (Subsystem decomposition) Pengguna (Pemrogram dan Manajer Perangkat Lunak)

Fungsi : Untuk menunjukkan keterkaitan dari komponen - komponen program (code) yang ada pada sistem informasi apotik, baik berisi source code maupun binary code, baik library maupun executable dan menjelaskan implementasi dari modul- modul yang tersedia. Component View digunakan terutama untuk para pengembang, view berisi diagram

komponen. Diagram : Component Diagram, Package Diagram Component diagram menggambarkan struktur dan hubungan antar komponen piranti lunak,termasuk ketergantungan (dependency) di antaranya

6. Physical View (Mapping the software to the Hardware)

merupakan bentuk implementasi dari conceptual view, yaitu pandangan tentang bagaimana data disimpan dalam media penyimpan data.

(12)

Keterangan

Pada kantor cabang terdapat database pusat. Komputer di pusat menggunakan subnet terhubung ke ruter pada komputer database terhubung internet melewati firewall kemudian wireless

network ke WAN (Wide Area Network) . Pada setiap kantor cabang memiliki subnet sendiri, terhubung ke internet melewati firewall. Semua penyimpanan atau data di kantor cabang di simpan menuju database pusat melalui internet menggunakan WAN

Referensi

Dokumen terkait

seluruh panitia penyelenggara MABI IKABI ke XXI – 2018 Makasar yang telah bekerja keras untuk mensukseskan acara ini hingga dapat terlaksana..

Jika domain dari pelabelan adalah gabungan himpunan simpul dan busur, maka pelabelannya disebut pelabelan total Jumlah dari semua label yang terkait dengan suatu elemen graf

Refraktif Hasil Analisis Data Subjek S 4 kualitas sedang. Hal tersebut terlihat dari hasil wawancara S 4.2.4 Menghubungkan setiap informasi dengan pengetahuan sebelumnya

Kehutanan (BP3K) sering ditemui dalam jumlah yang besar dan ini tergolong penting karena suatu waktu akan disajikan kedalam bentuk informasi laporan untuk pihak

(3) Dalam hal Penghasil, Pengumpul, Pemanfaat, Pengangkut, Pengolah, dan Penimbun limbah B3 tidak melakukan penanggulangan pencemaran dan/atau kerusakan lingkungan

1) Penyampaian pelajaran menjadi lebih baku, setiap siswa yang melihat atau mendengar penyajian melalui media menerima pesan yang sama. Meskipun guru menafsirkan

dapat membantu kinerja pustakawan dan pemustaka. Sistem informasi perpustakaan tersebut dikembangkan agar dapat membantu pustakawan dalam hal pendataan buku, peminjaman

Untuk obyek dengan diameter yang berbeda (ellips) dan sisi yang berbeda (segita sembarang dan persegi panjang) mempunyai range nilai kebundaran dari obyek yang