• Tidak ada hasil yang ditemukan

PERAN DIGITAL MARKETING DALAM EKSISTENSI

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "PERAN DIGITAL MARKETING DALAM EKSISTENSI"

Copied!
12
0
0

Teks penuh

(1)

Jurnal Riset Manajemen dan Bisnis Vol.1, No.2, Oktober 2016 : 133-144 ISSN 2527 - 7502

________ ____________ ____________ ____________ ___________ ____________ ____________ ____________ _________________ ____________ ____________ ____________ ___________ ____________ ____________ ____________ _____ ____________ ____________ ____________ ___________ ____ ____________ ____________ ____________ ___________ ______ ______ ______ ______ ______ ______ ______ ______ _____ ____________ ____________ ____________ ___________ _

PERAN DI GITAL MARKETI NG DALAM EKSISTENSI BISNIS KULI NER

SEBLAK JELETET MURNI

Nadya

Fakultas Teknologi dan Desain Univer sit as Bunda Mulia, Jakar ta, Indonesia

E-mail kor espondensi : [email protected]

Infor masi Ar tikel ABSTRACT

Dr aft awal: 17 Okt ober 2016 Revisi : 27 Okt ober 2016 Dit er ima: 29 Okt ober 2016

Technol ogical development s have significant ly changed t he way how a business w or ks, especially t he cul inar y busi ness named Seblak Jel et et Mur ni , t hat has l ocat ed i n Jakar t a.

(2)

1.

Pendahuluan

Dewasa ini , masyar akat Indonesi a sudah ti dak asi ng lagi dengan penggunaan teknol ogi ber basi s inter net. Media konvensional seper ti media cet ak hingga audiovisual ber upa televisi pun sudah mul ai ter geser dan di ganti kan dengan media elektr oni k dalam komputer maupun t elepon genggam ber ti pe smar t phone. Kondisi seper ti ini telah memuncul kan li ngkungan bar u yang ber pengar uh juga pada sosial masyar akat dan mengubah kebudayaan lama menjadi kebudayaan bar u pengguna inter net. Menur ut lembaga r iset pasar e-Mar keter , populasi pengguna i nter net di Indonesia telah mencapai 83,7 jut a or ang pada t ahun 2014. Angka t er sebut ber laku unt uk set iap or ang yang mengakses int er net setidaknya satu kali set iap bulan dan menjadi kan Indonesia ber ada di per ingkat ke-6 t er besar di dunia dal am hal jumlah pengguna inter net. Ke depan, Pada t ahun 2017, eMar keter memper kir akan pengguna i nter net di I ndonesia akan mencapai 112 juta or ang, mengalahkan Jepang di per ingkat ke-5 yang per tumbuhan jumlah pengguna int er netnya lebih lamban. (Yusuf, htt p:/ / tekno.kompas.com, 2014)

Dengan adanya per tumbuhan pengguna int er net di I ndonesia, menyebabkan laju per tumbuhan mar keting di gi tal ikut meni ngkat. Hal ini akan mendor ong par a pel aku usaha untu k memanfaatkan kondisi ini dalam memasar kan pr oduk maupun jasanya. Usaha yang mener apkan sistem ini sudah dimul ai dar i usaha di bidang jasa t r anspor tasi, per bankan, komuni kasi, fashi on, hi ngga pr oduk makanan. Hal ini dapat dil ihat dengan menjamur nya apl ikasi -apl ikasi pendukung infor masi dan tr ansaksi penjual an ser ta pemasar annya. Media inter net juga menawar kan ber bagai macam hal, dimulai dar i hal i nfor masi, tr ansaksi el ektr oni k, hingga per luasan jar i ngan sosi al . Tidak her an pengguna i nter net pasti memanfaat kan per an media sosial sebagai bagi an dar i kebutuhan hi dup akan sosialisasi ter hadap sesama pengguna.

Gambar 1. Suasana Kedai Seblak Jeletet Mur ni Pademangan Jakar t a Pukul 14.00 WIB, Pengunjung Sudah Ramai Mengantr i. (Sumber : www.bor ukar o.com)

(3)

sudah menyebar ke ber bagai daer ah di Indonesia, salah sat unya di Jakar ta. Sebl ak Jakar ta yang ter kenal bar u-bar u ini ber nama Seblak Jeletet Mur ni yang ber l okasi di Jal an Pademangan, Jakar t a Utar a.

Menu Seblak Jeletet Mur ni ber gar am, yait u t er dir i dar i seblak ker upuk godog, seblak ceker , seblak mie, seblak bakso, seblak macar oni , seblak kwi tiau, sebl ak kikil , atau dapat juga di gabung menjadi seblak campur yang ter dir i dar i ker upuk, mi e, bakso, ceker , dan telur . Pr oduk ini t er kenal dengan sajian yang cukup pedas dengan ti ngkat an pedas yang ber agam antar a tingkat 0 hi ngga tingkat 5. Kedai i ni sangat r amai dikunjungi dengan jam buka dimulai dar i pukul 14.00 sor e hi ngga pukul 21.00 WIB. Par a pengunjung r ela antr i ber jam-jam hanya untuk memesan makanan pedas i ni dengan har ga yang cukup mahal untuk kelas makanan tr adisi onal t er sebut.

Gambar 2. Daftar Har ga dan Pr oduk Sebl ak Jeletet Mur ni . (Sumber : www.kuli ner mama.com)

Kedai Sebl ak ini ter golong cukup uni k untuk dibahas kar ena dur asi kepopuler an pr oduk i ni cukup singkat namun sudah r amai dengan pengunjung dan ter us meningkat hi ngga ar ti kel i ni di tul iskan. Menur ut pengamat an penulis, kedai ini r amai pengunjung kar ena ber aw al dar i unggahan video dalam situs video Youtube dar i salah satu pengunjung yang memper li hatkan sajian makanan i ni dan menantang par a pengguna inter net unt uk mencobanya. Aksi i ni menjadi ter sebar secar a cepat (vir al) dan pengunjung l ai n pun i kut mengunggah video masi ng-masing demi menjawab tantangan pengguna lain.

Dar i penjelasan ter sebut, peneliti ingin membahas dar i sisi per il aku konsumen mengenai fenomena i ni dengan par adi kma sebab-akibat dalam di agr am fi shbone, yai tu menel iti apa sebab meningkatnya jumlah pengunjung seir ing penyebar an video unggahan t entang makanan t er sebut secar a vir al. Jika di hubungkan dengan per anan digital mar keting masa kini, maka dihar apkan dapat di per li hatkan hubungan antar a sebab ter sebut dengan per ilaku konsumen sekar ang ini.

2.

Kajian Pustaka

2.1. Mar keting Di gi tal

(4)

teknologi komunikasi elektr onik, khususnya int er net. Dengan menyadar i per an st r at egi digital mar keting ke ar ah medi a inter net, maka dapat menjadi hal yang penting dalam mengi kuti per kembangan t eknol ogi digital dan mengembangkan r encana untuk menar i k konsumen dan mengar ahkannya pada per paduan ant ar a komunikasi el ektor ni k dan komuni kasi tr adisi onal. (Chaffey, 2009:10) Menur ut Chaffey, r et ensi t er sebut dapat dicapai dengan meningkat kan penget ahuan tentang konsumen seper ti pr ofil, per ilaku, nil ai, dan tingkat loyalitas, kemudian menyatukan komuni kasi yang dit ar get kan dan pelayanan onli ne sesuai kebutuhan masi ng-masing indi vi du.

Teor i ini digunakan dalam peneliti an untuk membahas bentuk st r ategi yang digunakan dal am per kembangan t eknologi ke depan. Mar keting digital memil iki per anan penting dalam str ategi pemasar an ter utama pada obj ek penel itian ini, yaitu str ategi pemasar an yang dilakukan ol eh Kedai Seblak Jel etet Mur ni.

2.2. Media Sosial dalam Pemasar an

Menur ut Evans (2012) dalam bukunya yang ber judul Social Media Mar keting, media sosial mer upakan pr oses kolabor asi dalam membentuk, menyebar kan, mengubah, dan menghancur kan infor masi . Sosial media dapat mengumpulkan sejumlah i nfor masi dan penget ahuan, namun kebenar an dar i hal ter sebut per l u diper hatikan secar a mendal am. Ol eh kar ena itu, sosial medi a lebih ber per an efektif dalam ti ndakan per t isipasi atau ber sosi alisasi dan mempengar uhi khalayak, bukan member i kan per nyat aan atau pun mengontr ol mer eka. Peluang par ti sipasi dalam sosial media dapat menimbulkan pengar uh dan membantu mencapai tujuan bisni s dan pemasar annya. (Evans, 2012:34)

Pr oses pembelian dalam gr afik pembeli an kl asi k menur ut Evans (2012) adalah sebagai ber i kut:

Gambar 3. The Classic Pur chase Funnel (Sumber : Evans, 2012)

(5)

Gambar 4. The Soci al Feedback cycl e (Sumber : Evans, 2012)

2.3. Per ilaku Konsumen

Menur ut Peter dan Olson dalam buku Consumer Behavior , untuk memahami per ilaku konsumen dan ber hubungan dengan pengembangan str at egi pemasar an di per lukan konseptual yang bernama Roda Anali sis Konsumen. Defi nisi dar i per ilaku konsumen (consumer behavior) adal ah inter aksi di namis ant ar a pengar uh dan kognisi, per i laku, dan kejadian di sekitar l ingkungan di mana manusi a melakukan aspek per tukar an dalam hidup mer eka. Hal ini ber ar ti bahwa seor ang konsumen, gr up konsumen, ser ta masyar akat l uas selalu ber ubah dan ber ger ak sepanjang waktu. Ber ikut ini adalah empat elemen ut ama dalam Roda Anali si s Konsumen yang saling ber int er aksi sebagai per ti mbangan anal isis konsumen, yaitu:

1. Afeksi dan kogni si, yai tu ti ndakan konsumen yang meli batkan per asaan (afeksi) dan pemi kir an (kognisi ).

2. Per il aku, dalam hal ini per ilaku yang dianali sa adalah per ilaku konsumen yang mel iputi kebutuhan dan keingi nan.

3. Li ngkungan, mer upakan aspek yang datang dar i luar konsumen dan mempengar uhi nya. 4. Str at egi pemasar an, yaitu suat u r encana yang didesain untuk mempengar uhi per tukar an

(6)

Gambar 5. Roda Anali sis Konsumen(Sumber : Peter , 2007)

Roda Anal isis Konsumen adalah suatu alat yang digunakan untuk menganalisa per ilaku konsumen sehinga dapat memahami konsumen dan mengar ahkan pengembangan str at egi pemasar an. (Peter , 2007) Penel itian ini menghubungkan ant ar a teor i per ilaku konsumen, yaitu r oda analisi s konsumen dalam anali sa konsumen Kedai Seblak Jeletet Mur ni.

3.

Metode Penelitian

3.1. Metodol ogi

Metode penelit ian yang di gunakan adalah metode kual itatif deskr iptif untuk memahami fenomena apa yang ter jadi dan penyebabnya yang di lihat dar i sudut pandang per il aku konsumen dan str ategi pemasar an yang dil akukan ol eh penjual. Peneli tian ini mendeskr ipsi kan penyebab popul er nya pr oduk yang dijual oleh kedai Sebl ak Jeletet Mur ni dan per i laku konsumen ter hadap pr oduk ter sebut. Untuk menganalisa penyebab per masalahan di lakukan dengan metode fishbone, di mana peneliti menggal i sebab-sebab per masal ahan dar i ti ngkat pr i mer dan set er usnya hi ngga mendapat kan penyebab utama dalam per masalahan. Scar vada ( 2004) menyatakan Diagr am fishbone ini dapat diper luas menjadi diagr am sebab dan aki bat (cause and effect diagr am). Per luasan (ext ensi on) ter hadap Di agr am Fishbone dapat dilakukan dengan tekni k menanyakan “Mengapa sampai l ima kali (five whys)” (Pande & Holpp, 2001 dal am Scar vada, 2004).

3.2. Tekni k Anal isa Data

Peneliti an i ni menggunakan tekni k anal isa data yait u pengamat an atau obser vasi, Kegiatan obser vasi meliput i pencatat an secar a si stemati s atas kejadi an-kejadi an, per i laku, obyek-obyek yang di lihat dan hal-hal l ai n yang di per lukan guna mendukung peneliti an yang sedang dilakukan. Salah satu per an pokok dal am mel akukan obser vasi yaitu menemukan inter aksi yang kompl eks dengan latar belakang sosial yang alami (Sar wono, 2007, p100). Pengamat an yang dilakukan adal ah dengan melihat dan mengi kut i per kembangan str ategi pemasar an yang dilakukan penjual Seblak Jel et et

PERILAKU

LINGKUNGAN AFEKSI DAN

KOGNISI

(7)

Mur ni, kemudian memper hati kan r eaksi par a pengguna inter net (net izen) saat mener i ma infor masi iklan dar i penjual ser ta per il aku beli dar i konsumen.

4.

Hasil Penelitian dan Pembahasan

4.1. Studi Sebab dan Akibat

Untuk memet akan dan menjabar kan sebab-sebab penelit ian, dilakukan identifi kasi masalah yai tu mengenai ramainya pengunjung kedai Seblak Jeletet Mur ni. Penjabar an sebab masal ah dilakukan menjadi 2 tahap, yaitu penyebab pr imer dan sekunder .

Gambar 6. Kerangka Konseptual

Dar i hasi l pemetaan penyebab masalah, ter dapat empat penyebab penting untuk mempelajar i per masalahan mengenai r amainya pengunjung Kedai Seblak Jeletet Mur ni, yai tu:

1. Teknologi, mer upakan aspek lingkungan dal am Roda Analisis Konsumen. Aspek i ni ber per an penti ng sebagai sal ah satu str at egi pemasar an dalam mengi nfor masi kan pr oduk Seblak Jeletet Mur ni. Sumber per olehan data ber upa pengamatan ter hadap l ingkungan media elektr onik atau inter net dengan fokus media sosial ber nama Inst agr am sebagai r uang publik masyar akat mengakses infor masi.

2. Konsumen, memili ki aspek afeksi dan kogni si ser ta per i laku dalam Roda Analisi s Konsumen yang memutuskan unt uk membeli atau menyebar kan infor masi mengenai pr oduk mel alui mulut ke mul ut (wor d of mout h). Aspek ini ber per an penting dalam menganali sa per il aku konsumen Seblak Jeletet Mur ni.

3. Str at egi Pemasar an, dal am hal ini adal ah str at egi pemasar an yang dil akukan pemili k Kedai Seblak Jeletet Mur ni yang ber lokasi di Jal an Pademangan 4 Jakar ta Utar a. Dalam peneli tian ini menganalisa str ategi yang dilakukan oleh pemil ik kedai sehingga menghasil kan dampak yang besar dalam tingkat penjual an pr oduk sebl ak yang tinggi.

4. Pr oduk, dal am hal ini menganalisa pr oduk juga mer upakan hal utama agar dapat menget ahui bagai mana per anannya dalam menyebabkan penjualan seblak yang ti nggi.

(8)

4.2. Lokasi sebagai Aspek Lingkungan

Ber dasar kan pengamat an di l apangan, penulis mencer mati lokasi penjual an Sebl ak Jel etet Mur ni. Li ngkungan diseki tar l apangan mer upakan daer ah penjualan makanan ber at. Daer ah t er sebut memi liki t ingkat per saingan penjualan yang cukup besar . Walaupun begitu, ar ea pesaing t ampak tidak t er l alu r amai dikunjungi. Sebaliknya unt uk kedai Sebl ak Jel et et Mur ni, ant r i an dapat begi tu panjang. Untuk sat u konsumen yang mengantr i pal ing cepat adalah sekitar 30 menit hingga 2 jam jika memesan pada saat jam makan malam. Kesimpulan penulis, lingkungan kedai tidak t erl alu ber per an dalam keputusan beli konsumen kar ena waktu tunggu yang cukup l ama, namun lingkungan kedai sangat ber per an sebagai eksist ensi bisni s, yaitu sebagai kedai makanan yang pali ng r amai antr i an dan dikunjungi.

4.3. Teknologi sebagai Aspek Li ngkungan

Per an teknologi dalam lingkungan sebagai aspek Roda Anali sis Konsumen ter wujud dengan di temukannya media dunia maya atau dapat di sebut int er net. Dalam kaitan dengan peneli tian ini, inter net mer upakan sasar an atau pasar dalam digital mar keti ng. Pengamatan di lakukan pada media i nt er net , di mana par a pengguna atau di kenal dengan sebutan net izen, ber sosiali sasi dan melakukan ber bagai kegiat an i nter aksi sosial yang ter j adi di li ngkungan maya t er sebut. Dalam pemasar an Seblak Jeletet Mur ni , penggunaan media sosial ter lihat ber per an sangat penting. Hal i ni ter lihat bahwa per iklanan yang dilakukan adalah dengan membuat akun sosi al pada medi a sosial Inst agr am yang ber nama ‘sebl ak_jel et et ’.

I nstagr am mer upakan salah satu situs medi a sosi al ber bagi foto dan komentar yang ber t ujuan untuk ber sosialisasi dan menyebar kan infor masi. Media ini didir i kan oleh Kevin Syst r om dan Mike Kr ieger (co-founder). Sistem sosial di dalam Inst agr am adalah dengan mengikuti akun pengguna lainnya (foll owing), at au memili ki pengi kut Instagr am (follower s). Dengan demi ki an komuni kasi antar a sesama pengguna Instagr am sendir i dapat ter jal in dengan member i kan t anda suka dan juga mengoment ar i foto-foto yang telah diunggah oleh pengguna lainnya. Pengi kut juga menjadi salah satu unsur yang penting, selain it u juml ah t anda suka (like) dar i par a pengi kut sangat mempengar uhi apakah foto t er sebut dapat menjadi sebuah fot o yang popul er atau tidak. (www.inst agr am.com)

(9)

Gambar 7. Bentuk Akun I nstagr am ‘seblak_jeletet’

Dalam situs ber bagi video ber nama Yout ube, ter dapat istil ah yang di sebut sebagai Vlog, yai tu ber asal dar i kata blog dan vi deo. Blog mer upakan suatu situs pr ibadi pengguna inter net yang bebas di gunakan ol eh pengguna untuk menyebar kan i nfor masi dan pengguna l ai n dapat member ikan koment ar ser t a ber inter aksi secara mulut ke mulut (Wor d of Mout h). Kata video memi liki art i suatu media yang t er dir i dar i audi o visual. Oleh kar ena itu Vlog memili ki ar ti adal ah video-video yang di sebar kan oleh par a pengguna akun sosial Youtube (Yout uber s). Pemil ik akun Sebl ak Jeletet Mur ni telah mener apkan str at egi pemasar an dengan menyebar kan Vlog konsumen yang beri si tantangan untuk mengkonsumsi pr oduk pedas mer eka. Penet apan pr oduknya t er l ihat pada ti ngkat kepedasan pr oduk dan menguji apakah par a konsumen ber hasil mengkonsumsi nya.

(10)

4.4. Afeksi, Kogni si, dan Per ilaku Konsumen

Ber dasar kan hasil pengamat an, dapat dilihat dari aspek afeksi bahwa par a konsumen yang telah ber hasil mengkonsumsi pr oduk seblak akan mer asa bangga telah menyelesaikan mi si yang ter lihat seol ah ber at untuk di lakukan oleh or ang pada umumnya. Kemudi an konsumen i tu ber pikir untu k mengumpulkan opini dan menyebar kan infor masi kepada temannya bahwa di a ber hasil menyelesaikannya dan menant ang t emannya yang lain unt uk mencoba. Dar i pr oses t er sebut dapat di lihat bahwa t indakan afeksi ter li hat dar i r asa bangga telah ber hasil mengkonsumsi pr oduk ter sebut. Untuk t indakan ber pi ki r at au kogni si adal ah upaya par a konsumen mengumpulkan opi ni bahw a pr oduk i ni memang memil iki tantangan t er sendi r i, at au r asa yang cukup pedas, mengesampingkan r asa enak makanan pada umumnya.

Lalu ti ndakan ber ikut nya adalah sesuai dalam teor i per put ar an t anggapan sosial dalam medi a sosi al (Evans, 2012), bahwa par a konsumen yang telah membeli pr oduk ter sebut akan member i kan opini at au pandangan mer eka dal am bentuk per nyataan di media sosial dalam kasus i ni, Vlog dan per nyat aan dal am akun media sosial Instagr am yang digunakan konsumen. Hal i ni telah menyebabkan per putar an pasar, yaitu calon konsumen bar u yang bar u ber ada pada level memili ki kesadar an akan adanya pr oduk Seblak Jeletet Mur ni yang pedas (awar eness) telah mendapat kan infor masi yang disebar kan oleh konsumen seblak t er sebut dalam hal i ni r el asi at au temannya, sehingga menimbul kan per timbangan yang lebi h kuat (consider at ion) dalam memutuskan untuk membeli dan mengkonsumsi pr oduk ter sebut.

4.5. Str at egi Pemasar an oleh Pemi lik Usaha

Dengan menghubungkan setiap elemen at au aspek Roda Anali sis Konsumen, maka dapat ter l ihat str ategi yang dit er apkan oleh pemi lik Seblak Jelitet Mur ni, yaitu dengan ket epat an dalam pemili han medi a yang sesuai dengan per kembangan t eknol ogi, di mana konsumen memil iki kecender ungan ber per ilaku sosial dalam media elekt r onik. Per an digital mar keting cukup besar dal am r angkaian siklus pembel ian konsumen. Konsumen t er lihat ber ger ak dengan sendi r inya member ikan opi ni yang menimbulkan per ti mbangan bagi calon konsumen lai n untuk melakukan pembeli an.

Gambar 8. Pr oses Per putar an Tanggapan Sosial Produk Seblak Jeletet Mur ni

Penyebaran status dalam akun I nstagram dan Vlog Calon konsumen

(11)

5.

Keter batasan dan Agenda Penelitian Mendatang

Peneliti an ini dibatasi hanya menganalisa per i laku konsumen dalam menanggapi pr oduk yang sesuai dengan per kembangan teknologi sekar ang, sehingga per lu adanya kaji an lebi h lanjut mengenai fakt or -fakt or yang ber pengar uh pada peubah gayut dalam hal ini peningkatan penjualan pr oduk makanan. disar ankan juga peneliti an mendat ang dapat difokuskan kepada efekti vi tas penggunaan sosial media sebagai sar ana pemasar an di gi tal dan juga penel itian l ai n yang membahas pemasar an ber l andaskan teknologi ke depan. Hal ini di per lukan guna mengi mbangi keil muan di bi dang pemasar an yang selalu mengi kut i alur per kembangan teknologi dan budaya di Indonesi a hi ngga dunia.

6.

Kesimpulan

Per anan di gital mar keti ng dalam eksistensi bisnis kul iner dapat ter wujud dengan bai k apabil a di dukung dengan pemahaman per ilaku konsumen yang sesuai dengan per kembangan teknol ogi yang ter bar u. Dengan menganalisa per ilaku konsumen dal am bentuk Roda Analisi s Konsumen, masyar akat dapat memahami si kl us yang sal ing ber hubungan antar aspek at au elemen pembentuk per il aku konsumen ter sebut.

Dalam usaha kul iner ber nama Seblak Jeletet Mur ni , pemili k usaha telah menempuh car a yang sesuai dengan teor i per put ar an tanggapan sosi al yaitu pemanfaat an per an digital mar keting yang bai k. Hal ini didukung dengan pengamat an lapangan mengenai per ilaku konsumen di Jakar t a yang sangat konsumtif dan cender ung kuat dalam menggunakan media sosial . Dengan kesesuaian str ategi pemasar an dan per ilaku konsumen yang mendukung, maka fenomena ‘Ramainya Pengunjung Kedai Seblak Jel et et Murni di Jakar ta’ dapat di anali sa dengan baik.

Daftar Pustaka

A. Abdul Brosekhan, et al. (2015). Consumer Buying Behaviour – A Liter atur e Revi ew . IOSR Jour nal of Business and Management (IOSR-JBM), 08-16

Char les Denni s, et al. (2009). E-Consumer Behaviour . Eur opean Jour nal of Mar keting, Volume 43, Issue 9/ 10: 1121-1139

Dave Chaffey, Fiona E. Chadw ick, R. Mayer , dan Kevin Johnston. (2009). Inter net Mar keti ng: Str ategy, Implementation, and Practice.4. United States: Pr entice Hall.

Evans, Dave. (2012). Social Medi a Mar keting – An Hour a Day. Indiana: John Willey & Sons, Inc.

J. Paul Peter dan Jerr y C. Olson. (2007). Consumer Behavior and Mar keting Str at egy. Ji lid1. 8. United States: McGr aw Hill Higher Education.

J. Paul Peter dan Jerr y C. Olson. (2000). Consumer Behavior and Mar keting Str at egy. Ji lid2. 8. United States: McGr aw Hill Higher Education.

Sar w ono, Jonathan dan Lubis, Har y. 2007. Metode Riset untuk Desain Komunikasi Visual. Yogyakar ta: Pener bit Andi.

(12)

Halaman Website

Admin Mar keting.co.id (2016). Konsumen Bar u yang Mengubah Gaya Pemasar an. Retr ieved fr om http:/ / w w w .mar keti ng.co.id/ konsumen-bar u-yang-mengubah-gaya-pemasar an. Diakses tanggal 10 Oktober 2016.

Bor ukar o (2016). Sebl ak Jeletet Mur ni, Seblak nge-hits di Kota Jakar ta. Retr ieved fr om http:/ / w w w .bor ukar o.com/ seblak-jeletet-mur ni -seblak-nge-hits-di-kota-jakart a. Diakses tanggal 10 Oktober 2016.

Mar keteer s (2016). Melihat Per an Penting Digi tal isasi Bisnis. Retr ieved fr om http:/ / mar keteer s.com/ mel ihat-per an-penting-digitalisasi-bi snis. Di akses tanggal 10 Oktober 2016.

Sagita, Mahar ani (2016). Har ga Menu Seblak Jeletet Mur ni Pademangan Alamat Lengkap Nomor Tel epon. Retr ieved from http:/ / w w w .kuliner mama.com/ 404/ har ga-menu-seblak-jeletet-mur ni -pademangan-al amat-lengkap-nomor -telepon.html. Diakses tanggal 10 Oktober 2016.

Gambar

Gambar 1. Suasana Kedai Seblak Jeletet Murni Pademangan Jakarta Pukul 14.00 WIB, Pengunjung Sudah Ramai Mengantri
Gambar 2. Daftar Harga dan Produk Seblak Jeletet Murni. (Sumber: www.kulinermama.com)
Gambar 3. The Classic Purchase Funnel (Sumber: Evans, 2012)
Gambar 4. The Social Feedback cycle (Sumber: Evans, 2012)
+5

Referensi

Dokumen terkait