MAKALAH TENTANG KELAHIRAN NABI ISA AS DAN SITI MARYAM
BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang
Ada banyak sekali cerita tentang nabi-nabi dan yang kita imani sebagian ada kisahnya yang sangat menginprasi kita. Mulai dari nabi Adam A.S hingga nabi Muhammad S.A.W banayak sekali yang kita ambil dari peristiwa-peristiwa tersebut mulai dari pembelajaran tentang kehidupan, kepemimpinan, ahlak yang mulia, kesalahan umat masa lalu dan masih banyak lagi peristiawa yang belom kita ketahui menurut agama-agama lain selain Islam
Sehingga kita disini dapat mengeplementasikan dari apa yang kita ketahui tentang kisah-kisah yang membangun tersebut, masih banyak lagi nabi-nabi selain yang wajib kita imani dan yakini yaitu ada 25 nabi dan rosul. Dan kali ini kita akan banyak membahas atau belajar dari nabi Isa A.S ibunda tercinta yakni Siti Maryam A.S.
Kelahiran nabi Isa A.S dan ibunda Siti Mayam A.S. kelahirannya yang penuh mukjizat dan asal-usul kehamilan sang ibundanya yang menjadi dasar dari agama kristen, yang menetapkan bahwasanya Isa A.S atau Yesus dalam kristen di anggap sebagai anak tuhan.
B. Rumusan Masalah
Kita hidup dibangsa dimana banyak sekali keberagaman Budaya, Adat dan Agama yang berbeda. Mulai Agama samawi yaitu yang datang dari langit atau yang biasa kita katakan agama wahyu dan Agama wad’i yaitu agama bumi atau agama yang lahir karna dibuat oleh manusia itu sendiri.
dan Indonesia sering terjadi perdebatan dan sampe terjadi pertempuran atas nama agama karna di akibatkan saling bedanya keyakinan dan pendapat siap yang paling benar.
C. Tujuan
BAB II PEMBAHASAN A. SEKILAS TENTANG SITI MARYAM
Siti maryam adalah seorang gadis yang lahir di Baitul Maqdis (palstina). Dari pasangan Imran dan istrinya Hannan .Kelahirannya tidak diharapkan karena ayahnya Imran sangat menginginkan bayi laki-laki dari kandungan istrinya.Sebelum kelahiran bayi yang dikandung istrinya Imran bernazar apabila yang lahir adalah bayi laki-laki,ia akan membiarkannya untuk mengurusi Baitul Maqdis,takala tiba waktunya pada proses persalinan,ternyata yang lahir adalahseorang bayi perempuan.Imran pun merasa sedih melihat yang lahir bukanlah bayi laki-laki melainkan bayi perempuan yang nantinya menjadi ibu dari seorang nabi yaitu Isa A.S.
Siti Maryam adalah wanita solehah sesuai dengan nazar ayahnya”Imran”namun Siti Maryam sangat taat dala beribadah,suatu hari nabi Zakariya yang merupakan pamannya tidak sengaja menemukan buah-buahan yang seharusnya berbuah pada musim dingin.Dan buah-buah tersebut ada didalam kamar siti Maryam dengan keanehan dan keajaiban tersebut,nabi Zakariya bertanya kepada Siti Marya darimana dia mendapatkan buah-buahan tersebut,Siti Maryampun menjawab bahwasanya Allah memberikan rezeki kepada orang-orang yang kehendaki-Nya.
Dalam agama Kristen,tidak banyak mengutip tentang lahirnya Siti Maryam,namun dijelaskan pada tanggal 8 September selalu diperingati setiap tahunnya sebagai kelahiran Santa Maria dan juga diyakini sesungguhnya,hari yang diperingati sebagai hari kelahiran mereka kedalam kebahagiaan selama-lamanya.Dijelaskan juga bahwasanya bunda Maria lahir kedunia ini tanpa dosa yang merupakan anak sulung yang ditebus oleh Kristus.Kelahiran bunda Maria juga merpuakan sebuah suka cita yang besar dan merupakan sebuah “fajar keselamatan”sebagaimana Paus Paulus ke VI ditulis dalam dokumen Marialis Cultus 1972.
bernama Yusuf dan pada saat itu adat yang berkembang disana ialah barang siapa yang bertunangan sama saja seprti menikah dan untuk membatalkan suatu pertunangan butuh acara seperti perceraian dan yang membedakan dengan pernikahan yang asli ialah bahwasanya seseorang itu tidak boleh kumpul dalam satu atap atau berhubungan intim. yusuf diyakini sebagai keturunan Daud yang dulunya seorang pemimpin kaum pada saat itu. Dan pada suatu hari seorang menampakan diri kepadanya dan menyebut dirinya sebagai Gabriel(Jibril)”salam, hai kamu yang dkasihi tuhan!” katanya “Tuhan menyertaimu”.
Dan saat itu rasa cemas dan ketakutan pada muka Maria. Gabriel memulai perkataan dengan tenang dan berkata “jangan takut, Maria. ALLAH sangat mengasihimu.Sesungguhnya engkau akan mengandung, melahirkan anak seorang laki-laki, dan hendaklah engkau menamai Dia, Yesus.Dia akan menjadi besar dan dan akan disebut Anak Allah Yang Maha Tinggi.Tuhan akan mengaruniakan kepadaNya tahta Daud, bapak leluhurNya, dan Dia akn memerintah atas kaum keturunan Yakub sampai selama-lamanya. KerajaanNya akan berkesesudahan.”Dalam waktu kurang dari semenit,Maria diberitahu tentang kehamilan yang akan segera terjadi.[1]
B. Kelahiran Nabi Isa A.S / Yesus
Yang Maha Pemurah maka aku sekali-kali tidak akn bercakap-cakap pada hari ini dengan seorang manusiapun. (Maryam[19]:23-27).
Dari petikan ayat diatas bahwasnya disebutkan bahwa nabi Isa lahir pada musim kurma dan pada saat itu diperkirakan pada bulan Agustus dan September, pada saat itu juga sebelum ia lahir banyak sekali cobaan yang diberikan kepada sang ibunda hingga ia mengasingkan diri ke suatu tempat di pegunungan Yudaea dan lahirlah nabi Isa disitu. Nabi Isa lahir tanpa seorang ayah. Dan ia lahir sebagai pengganti nabi dari bani Israil da menjadi pemimpin dari bani Ismail dan ia juga lahir dengan kebesaran Allah dan saking jeleknya moral dan etika bani Israil yang sangat gawat tidak ada yang pantas baginya menjadi seorang ayah.
BAB III PENUTUP A. KESIMPULAN
Apa yang dibahas diatas dapat disimpulkan bahwasanya ada perbedaan-perbedaan yang sangat signifikan dalam proses kelahiran Isa. Seperti pendapat dua ajaran yang memiliki versi tersendiri dan dalam proses kelahirannya yang menjadi perdebatan dua agama besar. Sudah sangat jelas perbedaan-perbedaan yang sangat berpengaruh bagi keimanan seseorang.