• Tidak ada hasil yang ditemukan

DESAIN ORGANISASI UNTUK KOMPETISI GLOBAL

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2018

Membagikan "DESAIN ORGANISASI UNTUK KOMPETISI GLOBAL"

Copied!
5
0
0

Teks penuh

(1)

DESAIN ORGANISASI UNTUK KOMPETISI

GLOBAL

(2)

PENGERTIAN ORGANISASI

Organisasi adalah kata yang  tidak asing lagi didengar, karena setiap 

hari kita melakukan kegiatan yang tidak jauh dari peran organisasi, 

baik organisasi di dalam skala kecil maupun dalam skala luas. 

Pengertian organisasi itu sendiri adalah suatu tempat dimana 

berkumpulnya beberapa orang dengan kepentingan yang sama untuk 

mencapai suatu tujuan yang sama.

PENGERTIAN ORGANISASI

Organisasi adalah kata yang  tidak asing lagi didengar, karena setiap 

hari kita melakukan kegiatan yang tidak jauh dari peran organisasi, 

baik organisasi di dalam skala kecil maupun dalam skala luas. 

Pengertian organisasi itu sendiri adalah suatu tempat dimana 

(3)

ORGANISASI SEBAGAI SISTEM

ORGANISASI SEBAGAI SISTEM

Sistem adalah seperangkat elemen atau unsur yang saling berinteraksi yang memperoleh masukan dari lingkungannya,

mengubah masukan tersebut dan menyalurkan atau melepaskan hasilnya ke lingkungan luarnya.

Sebagai sistem, organisasi secara terbentuk oleh beberapa subsistem dalam bentuk bagian-bagian yang harus melakukan tugasnya masing-masing. Subsistem organisasi menampilkan lima fungsi penting, yaitu rentangan batas (boundary spanning), produksi, pemeliharaan,

adaptasi dan manajemen.

Ada beberapa hal yang dihadapi organisasi pada akhir abad ke-20 dan memasuki abad ke-21, yaitu :

1. Kompetisi Global 2. Desain Organisasi

3. Memotivasi Sumber Daya Manusia 4. Kecepatan

5. Teknologi Komunikasi

ORGANISASI SEBAGAI SISTEM

Sistem adalah seperangkat elemen atau unsur yang saling berinteraksi yang memperoleh masukan dari lingkungannya,

mengubah masukan tersebut dan menyalurkan atau melepaskan hasilnya ke lingkungan luarnya.

Sebagai sistem, organisasi secara terbentuk oleh beberapa subsistem dalam bentuk bagian-bagian yang harus melakukan tugasnya masing-masing. Subsistem organisasi menampilkan lima fungsi penting, yaitu rentangan batas (boundary spanning), produksi, pemeliharaan,

adaptasi dan manajemen.

Ada beberapa hal yang dihadapi organisasi pada akhir abad ke-20 dan memasuki abad ke-21, yaitu :

1. Kompetisi Global 2. Desain Organisasi

3. Memotivasi Sumber Daya Manusia 4. Kecepatan

(4)

DESAIN ORGANISASI

DESAIN ORGANISASI

Menurut Schoemacher "small is beautiful" (kecil berarti

baik), yang diyakini bahwa perubahan menjadi kecil

dianggap ilmiah dan sama dengan pentingnya dengan

pertumbuhan. Design organisasi pada saat ini dibentuk

tim-tim kecil karyawan yang merupakan kelompok utama untuk

menyelesaikan tugas dan yang mempunyai kemampuan

membuat keputusan segera.

Menurut Schoemacher "small is beautiful" (kecil berarti

baik), yang diyakini bahwa perubahan menjadi kecil

dianggap ilmiah dan sama dengan pentingnya dengan

(5)

HUBUNGAN DENGAN PERILAKU DAN KINERJA

Desain organisasi perlu mempertimbangkan proses interaksi yang akan terjadi di antara para anggota. Kepuasan kerja, yang akan menentukan kinerja masing-masing anggota, akan terjadi pada mereka yang dapat berkomunikasi antara satu sama

lainnya dengan mudah. Demikian juga kesatu-paduan

antarkelompok bergantung pada mutu dan jenis kaitan antar pribadi para anggota organisasi.

Bila kepuasan kerja menghilang, maka akan dapat diperkirakan motivasi juga menurun, sehingga kinerja perseorangan akan turun pula, dan akhirnya kinerja kelompok dan organisasi juga menurun.

Dalam kerangka ini pula, pembuatan desain organisasi juga memperhitungkan efektivitas dan efisiensinya. Efektivitas dapat dicapai asal tujuan-tujuan organisasi dan tujuan para anggotanya dapat dipenuhi. Sedangkan efisiensi

memperhitungkan perbandingan antara masukan (input) dan

keluaran (output). Semakin kecil sumber daya yang digunakan

dan semakin besar jumlah mutu yang diperoleh, maka organisasi tersebut efisien.

HUBUNGAN DENGAN PERILAKU DAN KINERJA

Desain organisasi perlu mempertimbangkan proses interaksi yang akan terjadi di antara para anggota. Kepuasan kerja, yang akan menentukan kinerja masing-masing anggota, akan terjadi pada mereka yang dapat berkomunikasi antara satu sama

lainnya dengan mudah. Demikian juga kesatu-paduan

antarkelompok bergantung pada mutu dan jenis kaitan antar pribadi para anggota organisasi.

Bila kepuasan kerja menghilang, maka akan dapat diperkirakan motivasi juga menurun, sehingga kinerja perseorangan akan turun pula, dan akhirnya kinerja kelompok dan organisasi juga menurun.

Dalam kerangka ini pula, pembuatan desain organisasi juga memperhitungkan efektivitas dan efisiensinya. Efektivitas dapat dicapai asal tujuan-tujuan organisasi dan tujuan para anggotanya dapat dipenuhi. Sedangkan efisiensi

memperhitungkan perbandingan antara masukan (input) dan

keluaran (output). Semakin kecil sumber daya yang digunakan

Referensi

Dokumen terkait