KERJA SAMA ANTARA KERA DAN BURUNG NURI.
Pada zaman dahulu ada seekor kera dan seekor burung nuri yang erat bersahabat. Pada suatu haru mereka mencari makan di hutan. Mereka melihat satu pohon pisang yang mereka sukai dari kejauhan.
“Kaulihat pohon pisang itu, sahabatku?” tanya nuri.
“O, ya. Aku melihatnya. Ayo, kita panjat bersama!” kata kera.
Mereka cepat-cepat menghampiri pohon pisang itu. Ketika sampai di tempat itu pohon pisang itu tidak mereka dapati. Ternyata pohon pisang itu hanya ada dalam bayangan mereka. Mereka sedih sekali. Mereka melanjutkan perjalanan kembali.
Setelah lama tidak menemukan makanan, mereka merasa lelah. Mereka memutuskan untuk beristirahat.
“Sahabatku, apakah kau sudah merasa sangat lapar?” tanya kera. “Ya, aku sudah sangat lapar,” jawab nuri.
“Aku juga sudah sangat lapar. Sayang sekali, pohon pisang tadi hanya bayangan.”
“Maafkan aku, ya, kera. Aku tadi yang mula-mula melihat bayangan pohon pisang itu,” kata nuri menyesal.
“Ah, tidak apa-apa. Tadi aku juga melihatnya, kok. Maafkan juga aku.”
“Ah, tidak apa-apa juga. Ayo, kita lanjutkan perjalanan kita mencari makan!” ajak nuri. Mereka melanjutkan perjalanan menuju hutan yang ternyata jaraknya sangat jauh.
Setelah berjam-jam menempuh perjalanan mereka menemukan buah apel tergeletak di pinggir jalan. Meskipun apel itu sudah tampak layu, mereka tetap bersyukur atas pemberian Yang Maha Kuasa itu. Mereka segera membagi apel itu menjadi dua sama besar. Ketika mereka akan mulai makan apel itu, nuri berkata, “Aku teringat saudara-saudaraku yang mungkin sampai saat ini juga belum mendapat makanan. Lebih baik apel ini kubawa pulang untuk kubagi bersama mereka.”
“Ah, aku juga teringat saudara-saudaraku yang mungkin belum makan sampai saat ini. Aku setuju denganmu. Lebih baik apel ini kita bawa pulang untuk kita bagi bersama mereka,” kata kera.