• Tidak ada hasil yang ditemukan

PENGARUH PEMBEBANAN TERHADAP KOEFISIEN GRIP BAN TANPA BATIKAN PENGARUH PEMBEBANAN TERHADAP KOEFISIEN GRIP BAN TANPA BATIKAN PADA LINTASAN SEMEN SAAT KONDISI KERING DAN BASAH.

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2017

Membagikan "PENGARUH PEMBEBANAN TERHADAP KOEFISIEN GRIP BAN TANPA BATIKAN PENGARUH PEMBEBANAN TERHADAP KOEFISIEN GRIP BAN TANPA BATIKAN PADA LINTASAN SEMEN SAAT KONDISI KERING DAN BASAH."

Copied!
13
0
0

Teks penuh

Gambar

Tabel 3 Hasil uji tarik
Tabel  Laju Volume Keausan
Tabel  Koefisien grip pada kondisi

Referensi

Dokumen terkait

Pada kompon variasi 1 dengan komposisi 30% carbon black dan 2% sulfur dari jumlah seluruh komposisi kompon, menghasilkan harga koefisien grip sebesar 0,776 kondisi lintasan

Pada pengujian grip pada lintasan aspal kering ini, kompon variasi 1 dengan variasi carbon black 47 phr dan sulfur 2,7 phr menghasilkan koefisien gripyang besar, sehingga

pengaruh black carbon dan sulfur terhadap koefisien grip bahan ban. dengan batikan silang pada lintasan semen kondisi kering

Pada pengujian koefisien grip dengan batikan silang kondisi aspal basah dan kering kompon komposisi 1dengan black carbon 50 Phr dan sulfur 3 Phr memiliki nilai koefisien grip

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh komposisi kompon ban dengan batikan zig – zag terhadap koefisien grip ban pada lintasan beton kondisi basah

Kemudian Pada pengujian gesek lintasan Aspal kondisi basah, kompon yang menghasilkan koefisien grip paling tinggi yaitu kompon Pabrikan dengan nilai koefisien grip

Sedangkan dari hasil nilai koefisien grip paling tinggi yaitu kompon pasaran dan dilihat dari hasil foto macro kompon pasaran lebih banyak berrongga kemudian hasil kompon

Dalam pengambilan data studi penelitian ini, didapatkan hasil pengujian gesek pada lintasan aspal basah dan kering kompon pasaran memiliki nilai koefisien gesek