Universitas Muhammadiyah Surakarta
PSIKOLOGI ABNORMAL
Rencana Mutu Pembe
505203
lajaran
WISNU SRI HERTINJUNG
ANTI
I. Standar Kompetensi :
Mahasiswa dapat mengetahui, memahami, menguasai, dan menganalisa proses penanganan terhadap gangguan psikologis dari tahap asesmen hingga rancangan tritmen. II. Kompetensi Dasar :
Mahasiswa mampu menjelaskan ruang lingkup Psikologi Abnormal
III. Indikator :
Setelah mengikuti perkuliahan mahasiswa diharapkan dapat menjelaskan pengertian dan ruang lingkup psikologi abnormal
IV. Materi Ajar :
1. Ruang lingkup kuliah 2. Mata kuliah terkait 3. Kontrak belajar
V. Metode/Strategi Pembelajaran : Ceramah, Diskusi
VI.Tahap Pembelajaran :
A. Kegiatan Awal :
Dosen membuka perkuliahan dan menjelaskan topik kuliah pada pertemuan ini. B. Kegiatan Inti :
- Dosen menayangkan silabi perkuliahan
- Penyusunan kontrak belajar melalui inventarisasi usul dari setiap mahasiswa (every student is a teacher)
- Pemilihan ketua kelas dengan model usul dari mahasiswa
- Penyampaian materi I mengenai ruang lingkup psikologi abnormal C. Kegiatan Akhir :
Mahasiswa memberikan feedback perkuliahan dan dosen menyimpulkan apa yang sudah dilakukan pada pertemuan ini.
VII. Alat/Bahan/Sumber Balajar :
A. Alat/Media : OHP, LCD, Laptop
B. Bahan/Sumber Belajar :
Abnormal Psychology: Understanding Human Problems- Kendall&Hammen 1998 Psikologi Abnormal– Nevid, dkk., 2005
Abnormal Psychology–Nolen & Hoeksema, 2004
VIII Penilaian :
A. Teknik dan instrument penilaian :
1. Keaktifan dan sumbangan materi dalam diskusi (dinilai) 2. Kuis (diberikan juga pada awal kuliah minggu depan)
a. Pengertian psikologi abnormal. b. Ruang lingkup psikologi abnormal B. Kriteria Penilaian :
Pertemuan pertama ini melibatkan nilai keaktifan dan kehadiran.
I. Standar Kompetensi :
Mahasiswa dapat mengetahui, memahami, menguasai, dan menganalisa proses penanganan terhadap gangguan psikologis dari tahap asesmen hingga rancangan tritmen.
II. Kompetensi Dasar :
Mahasiswa dapat menjelaskan sejarah abnormalitas
III. Indikator :
Setelah mengikuti perkuliahan mahasiswa diharapkan dapat: 1. Menjelaskan sejarah psikologi abnormal
2. Memahami perubahan sudut pandang terhadap abnormalitas
IV. Materi Ajar :
1. Konsep abnormalitas dari masa ke masa 2. Perkembangan penanganan kasus abnormal
V. Metode/Strategi Pembelajaran : Ceramah dan Diskusi Kelompok VI.Tahap Pembelajaran :
A. Kegiatan Awal :
Dosen membuka perkuliahan dan memberi kuis mengenai materi pada pertemuan sebelumnya.
B. Kegiatan Inti :
- Dosen menjelaskan mengenai sejarah psikologi abnormal
- Setiap mahasiswa memberikan pendapat mengenai mitos-mitos abnormalitas yang berkembang di masyarakat
- Dosen mengulas pendapat mahasiswa dan melanjutkan dengan menjelaskan perubahan pandangan tentang abnormalitas yang berpengaruh pada penanganannya
C. Kegiatan Akhir :
Mahasiswa memberikan feedback perkuliahan dan dosen menyimpulkan apa yang sudah dilakukan bersama-sama.
VII. Alat/Bahan/Sumber Balajar :
A. Alat/Media : LCD, Laptop
B. Bahan/Sumber Belajar :
Abnormal Psychology: Understanding Human Problems- Kendall&Hammen 1998 Psikologi Abnormal– Nevid, dkk., 2005
Abnormal Psychology–Nolen & Hoeksema, 2004
VIII Penilaian :
B. Teknik dan instrument penilaian :
1. Keaktifan dan sumbangan materi dalam diskusi (dinilai)
2. Kuis (diberikan juga pada awal kuliah minggu depan) a. Tonggak sejarah abnormalitas.
B. Kriteria Penilaian : Proses diskusi , kuis
I. Standar Kompetensi :
Mahasiswa dapat mengetahui, memahami, menguasai, dan menganalisa proses penanganan terhadap gangguan psikologis dari tahap asesmen hingga rancangan tritmen.
II. Kompetensi Dasar :
Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan paradigma abnormalitas (biomedis, psikologis, sosial)
III. Indikator :
Setelah mengikuti perkuliahan mahasiswa diharapkan dapat : 1. memahami pendekatan utama dalam psikologi abnormal
IV. Materi Ajar :
1. konsep-konsep biomedis 2. konsep-konsep psikologis 3. konsep-konsep sosial
V. Metode/Strategi Pembelajaran : ceramah dan diskusi kelompok VI.Tahap Pembelajaran :
A. Kegiatan Awal :
Dosen membuka perkuliahan dan menadakan kuis tentang materi sebelumnya B. Kegiatan Inti :
− setiap mahasiswa memberikan pendapat tentang sebab-sebab perilaku abnormal dan mengelompokkan kedalam faktor biomedis, psikologis, dan sosial
− dosen menjelaskan kembali mengenai konsep-konsep utama dalam psikologi abnormal dan manfaatnya dalam penanganan kasus
C. Kegiatan Akhir :
Mahasiswa memberikan feedback perkuliahan dan dosen menyimpulkan apa yang sudah dilakukan.
VII. Alat/Bahan/Sumber Balajar :
A. Alat/Media : OHP, LCD, Laptop
B. Bahan/Sumber Belajar :
Psikologi Abnormal– Nevid, dkk. 2005 Abnormal Psychology- Kendall, dkk. 1998 Abnormal Psychology–Nolen & Hoeksema, 2004
Kepribadian: Teori Klasik dan Riset Modern – Friedman & Schustack. 2008
VIII. Penilaian :
A. Teknik dan instrument penilaian :
1. Keaktifan dan sumbangan materi dalam diskusi (dinilai)
2. Kuis (diberikan juga pada awal kuliah minggu depan) a. Tiga konsep utama dalam psikologi abnormal b. Teori-teori utama dalam pendekatan psikologis B. Kriteria Penilaian :
Proses diskusi + kuis
I. Standar Kompetensi :
Mahasiswa dapat mengetahui, memahami, menguasai, dan menganalisa proses penanganan terhadap gangguan psikologis dari tahap asesmen hingga rancangan tritmen.
II. Kompetensi Dasar :
Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan metode asessmen dalam kasus abnormalitas
III. Indikator :
Setelah mengikuti perkuliahan mahasiswa diharapkan dapat :
1. Memahami berbagai metode pengumpulan data dalam kasus abnormal
IV. Materi Ajar :
1. Metode wawancara, observasi, pengetesan
V. Metode/Strategi Pembelajaran : Ceramah & Diskusi VI.Tahap Pembelajaran :
A. Kegiatan Awal :
Dosen membuka perkuliahan dan mengajukan pertanyaan mengenai pokok bahasan sebelumnya.
B. Kegiatan Inti :
− Dosen menjelaskan mengenai pengantar asesmen dalam psikologi abnormal − Mahasiswa dibagi ke dalam 6 kelompok, dan setiap 2 kelompok membahas satu
metode utama hingga substansi yang akan digali beserta teknis pelaksanaannya − Perwakilan setiap kelompok mempresentasikan hasil diskusi
− Dosen mengintegrasikan ketiga metode dalam proses asesmen gangguan C. Kegiatan Akhir :
Dosen menyimpulkan apa yang sudah dilakukan bersama-sama.
VII. Alat/Bahan/Sumber Balajar :
A. Alat/Media : OHP/ LCD, Laptop
B. Bahan/Sumber Belajar :
Psikologi Abnormal– Nevid, dkk., 2005
Abnormal Psychology–Nolen & Hoeksema, 2004 Abnormal Psychology- Kendall, dkk. 1998
VIII Penilaian :
A. Teknik dan instrument penilaian :
1. Keaktifan dan sumbangan materi dalam diskusi (dinilai) 2. Kuis (diberikan juga pada awal kuliah minggu depan)
a. jelaskan metode utama dalam asemen gangguan abnormal B. Kriteria Penilaian :
Proses diskusi + kuis
I. Standar Kompetensi :
Mahasiswa dapat mengetahui, memahami, menguasai, dan menganalisa proses penanganan terhadap gangguan psikologis dari tahap asesmen hingga rancangan tritmen.
II. Kompetensi Dasar :
Mahasiswa mampu memahami dan menegakkan diagnosis tritmen dalam kasus abnormalitas
III. Indikator :
Setelah mengikuti perkuliahan mahasiswa diharapkan dapat :
1. Menggunakan data asesmen untuk menegakkan diagnosis sesuai pendekatan utama yang digunakan
IV. Materi Ajar :
1. Panduan diagnosis DSM IV & PPDGJ III
V. Metode/Strategi Pembelajaran : Ceramah, Diskusi Kelompok, Penugasan VI.Tahap Pembelajaran :
A. Kegiatan Awal :
Dosen membuka perkuliahan dan mengajukan pertanyaan mengenai pokok bahasan sebelumnya
B. Kegiatan Inti :
− Dosen menjelaskan mengenai panduan diagnosis (DSM IV & PPDGJ III) − Membedakan batasan: permasalahan, keluhan, dan gejala yang dialami klien − Mahasiswa dibagi ke dalam kelompok, masing-masing kelompok membuat
maping gangguan berdasarkan DSM IV C. Kegiatan Akhir :
Mahasiswa memberikan feedback perkuliahan dan dosen menyimpulkan apa yang sudah dilakukan bersama-sama.
VII. Alat/Bahan/Sumber Balajar :
A. Alat/Media : OHP/LCD& Laptop
B. Bahan/Sumber Belajar :
Psikologi Abnormal– Nevid, dkk., 2005
Abnormal Psychology–Nolen & Hoeksema, 2004
VIII Penilaian :
A. Teknik dan instrument penilaian :
1. Keaktifan dan sumbangan materi dalam diskusi (dinilai)
2. Kuis (diberikan juga pada awal kuliah minggu depan) a. Perbedaan diagnosis menurut DSM IV dan PPDGJ III 3. Hasil penugasan
B. Kriteria Penilaian :
Proses diskusi + portfolio + kuis + tugas kelompok
I. Standar Kompetensi :
Mahasiswa dapat mengetahui, memahami, menguasai, dan menganalisa proses penanganan terhadap gangguan psikologis dari tahap asesmen hingga rancangan tritmen.
II. Kompetensi Dasar :
Mahasiswa mampu memahami dan menjelaskan
III. Indikator :
Setelah mengikuti perkuliahan mahasiswa diharapkan dapat membuat rancangan tritmen sesuai gangguan yang dialami dan pendekatan yang digunakan
IV. Materi Ajar :
1. Pendekatan tritmen biomedis, psikologis, dan sosial
V. Metode/Strategi Pembelajaran : Diskusi Kelompok VI.Tahap Pembelajaran :
A. Kegiatan Awal :
Dosen membuka perkuliahan dan mereview materi mengenai pendekatan-pendekatan utama dalam psikologi abnormal kaitannya dengan pemberian tritmen
B. Kegiatan Inti :
− Mahasiswa dibagi ke dalam 5 kelompok, dan masing-masing kelompok membuat berbagai bentuk tritmen menurut pendekatan biomedis, pendekatan psikoanalisa, behavioral, humanistik, dan sosial.
− Menyiapkan tayangan hasil diskusi untuk dipresentasikan di depan kelompok lain C. Kegiatan Akhir :
Mahasiswa memberikan feedback perkuliahan dan dosen menyimpulkan apa yang sudah dilakukan bersama-sama.
VII. Alat/Bahan/Sumber Balajar :
A. Alat/Media : OHP, LCD, Laptop
B. Bahan/Sumber Belajar :
Psikologi Abnormal– Nevid, dkk., 2005
Abnormal Psychology–Nolen & Hoeksema, 2004
VIII Penilaian :
A. Teknik dan instrument penilaian :
1. Keaktifan dan sumbangan materi dalam diskusi (dinilai) dan presentasi B. Kriteria Penilaian :
Proses diskusi + portfolio
PERTEMUAN
8
Nama Dosen : Wisnu Sri Hertinjung, S.Psi.
Lusi Nuryanti, SPsi., M.Si
Program Studi : Psikologi S1
Kode Mata Kuliah :
Nama Mata Kuliah : PSIKOLOGI ABNORMAL
Jumlah SKS : Tiga
Kelas/Semester : Lima
Alokasi Waktu : : 150 menit
I. Standar Kompetensi :
Mahasiswa dapat mengetahui, memahami, menguasai, dan menganalisa proses penanganan terhadap gangguan psikologis dari tahap asesmen hingga rancangan tritmen.
II. Kompetensi Dasar :
Menganalisis kasus-kasus abnormalitas berdasarkan DSM IV atau PPDGJ IIII
III. Indikator :
Setelah mengikuti perkuliahan ini diharapkan mahasiswa mampu: 1. Memahami pengelompokkan gangguan abnormal secara umum 2. Membedakan jenis-jenis gangguan menurut kelompok besarnya
3. Mengenali gejala-gejala utama yang mendasari setiap kelompok gangguan
IV. Materi Ajar :
DSM IV & PPDGJ III
V. Metode/Strategi Pembelajaran : Diskusi Kelompok VI.Tahap Pembelajaran :
A. Kegiatan Awal :
Dosen membuka perkuliahan dan overview materi diagnosis B. Kegiatan Inti :
- Presentasi mengenai maping pengelompokkan gangguan abnormalitas beserta gejala-gejala utama yang mendasari setiap kelompok gangguan
C. Kegiatan Akhir :
Mahasiswa memberikan feedback perkuliahan dan dosen menyimpulkan apa yang sudah dilakukan bersama-sama.
VII. Alat/Bahan/Sumber Balajar :
A. Alat/Media : OHP/LCD& Laptop
B. Bahan/Sumber Belajar :
Psikologi Abnormal– Nevid, dkk., 2005
Abnormal Psychology–Nolen & Hoeksema, 2004
VIII Penilaian :
A. Teknik dan instrument penilaian :
1. Keaktifan dan sumbangan materi dalam diskusi & presentasi B. Kriteria Penilaian :
Proses diskusi + portfolio + presentasi
I. Standar Kompetensi :
Mahasiswa dapat mengetahui, memahami, menguasai, dan menganalisa proses penanganan terhadap gangguan psikologis dari tahap asesmen hingga rancangan tritmen.
II. Kompetensi Dasar :
Menganalisis kasus-kasus abnormalitas
III. Indikator :
Setelah mengikuti perkuliahan mahasiswa diharapkan dapat :
1. memahami faktor-faktor yang mendukung dan menghambat terjadinya perilaku abnormal
2. menjelaskan proses terjadinya abnormalitas menurut pendekatan yang digunakan 3. menegakkan diagnosis dan merancang tritmen
IV. Materi Ajar :
Kasus gangguan kecemasan (Phobia & PTSD)
V. Metode/Strategi Pembelajaran : Ceramah, presentasi, diskusi VI.Tahap Pembelajaran :
A. Kegiatan Awal :
Dosen membuka perkuliahan dan overview mengenai berbagai macam abnormalitas (gangguan psikologis)
B. Kegiatan Inti :
− Presentasi kelompok 1 & 2 Æ menyaksikan tayangan film (melalui LCD) mengenai kasus gangguan kecemasan (Phobia & PTSD) atau film mengenai terapi utuk gangguan kecemasan
− Kelompok presenter menjelaskan hasil analisis kasusnya
− Kelompok lain mengkritisi dan mengajukan pertanyaan kepada kelompok presenter
− Dosen meyimpulkan hasil diskusi mengenai gangguan kecemasan dan memberi tambahan informasi bila diperlukan
C. Kegiatan Akhir :
Mahasiswa memberikan feedback perkuliahan dan dosen mengagendakan kegiatan untuk pertemuan berikutnya.
VII. Alat/Bahan/Sumber Balajar :
A. Alat/Media : LCD, Laptop
B. Bahan/Sumber Belajar :
Psikologi Abnormal– Nevid, dkk., 2005
Abnormal Psychology–Nolen & Hoeksema, 2004 DSM IV
PPDGJ III Artikel, film
VIII Penilaian :
A. Teknik dan instrument penilaian :
1. Keaktifan dan sumbangan materi dalam diskusi (dinilai) 2. Penguasaan materi yang dipresentasikan
B. Kriteria Penilaian : Proses diskusi + Presentasi
I. Standar Kompetensi :
Mahasiswa dapat mengetahui, memahami, menguasai, dan menganalisa proses penanganan terhadap gangguan psikologis dari tahap asesmen hingga rancangan tritmen.
II. Kompetensi Dasar :
Menganalisis kasus-kasus abnormalitas
III. Indikator :
Setelah mengikuti perkuliahan mahasiswa diharapkan dapat :
1. memahami faktor-faktor yang mendukung dan menghambat terjadinya perilaku abnormal
2. menjelaskan proses terjadinya abnormalitas menurut pendekatan yang digunakan 3. menegakkan diagnosis dan merancang tritmen
IV. Materi Ajar :
Kasus gangguan mood/afek (depresi & bunuh diri)
V. Metode/Strategi Pembelajaran : Diskusi & presentasi VI.Tahap Pembelajaran :
A. Kegiatan Awal :
Dosen membuka perkuliahan dan overview mengenai materi pada pertemuan sebelumnya(gangguan kecemasan)
B. Kegiatan Inti :
− Presentasi kelompok 3 & 4 Æ menyaksikan tayangan film (melalui LCD) mengenai kasus gangguan mood/afek (depresi dan bunuh diri) atau film mengenai terapi untuk gangguan mood/afek
− Kelompok presenter menjelaskan hasil analisis kasusnya
− Kelompok lain mengkritisi dan mengajukan pertanyaan kepada kelompok presenter
− Dosen meyimpulkan hasil diskusi mengenai gangguan mood/afek dan memberi tambahan informasi bila diperlukan
C. Kegiatan Akhir :
Mahasiswa memberikan feedback perkuliahan dan dosen menyimpulkan apa yang sudah dilakukan bersama-sama.
VII. Alat/Bahan/Sumber Balajar :
A. Alat/Media : LCD & Laptop
B. Bahan/Sumber Belajar :
Psikologi Abnormal– Nevid, dkk., 2005
Abnormal Psychology–Nolen & Hoeksema, 2004 DSM IV
PPDGJ III Artikel, film
VIII Penilaian :
A. Teknik dan instrument penilaian :
1. Keaktifan dan sumbangan materi dalam diskusi & kontribusi dalam presentasi
2. Penguasaan kasus B. Kriteria Penilaian :
Proses diskusi + portfolio + presentasi
I. Standar Kompetensi :
Mahasiswa dapat mengetahui, memahami, menguasai, dan menganalisa proses penanganan terhadap gangguan psikologis dari tahap asesmen hingga rancangan tritmen.
II. Kompetensi Dasar :
Menganalisis kasus-kasus abnormalitas
III. Indikator :
Setelah mengikuti perkuliahan mahasiswa diharapkan dapat :
1. memahami faktor-faktor yang mendukung dan menghambat terjadinya perilaku abnormal
2. menjelaskan proses terjadinya abnormalitas menurut pendekatan yang digunakan 3. menegakkan diagnosis dan merancang tritmen
IV. Materi Ajar :
Kasus gangguan kepribadian (antisosial & dependent)
V. Metode/Strategi Pembelajaran : Diskusi & presentasi VI. Tahap Pembelajaran :
A. Kegiatan Awal :
Dosen membuka perkuliahan dan overview materi pertemuan sebelumnya (gangguan mood)
B. Kegiatan Inti :
− Presentasi kelompok 5 & 6 Æ menyaksikan tayangan film atau ilustrasi kasus gangguan kepribadian (antisosial & dependent) atau terapi untuk gangguan kepribadian
− Kelompok presenter menjelaskan hasil analisis kasusnya
− Kelompok lain mengkritisi dan mengajukan pertanyaan kepada kelompok presenter
− Dosen meyimpulkan hasil diskusi mengenai gangguan kepribadian dan memberi tambahan informasi bila diperlukan
C. Kegiatan Akhir :
Mahasiswa memberikan feedback perkuliahan dan dosen menyimpulkan apa yang sudah dilakukan bersama-sama.
VII. Alat/Bahan/Sumber Balajar :
A. Alat/Media : LCD & Laptop
B. Bahan/Sumber Belajar :
Psikologi Abnormal– Nevid, dkk., 2005
Abnormal Psychology–Nolen & Hoeksema, 2004 DSM IV
PPDGJ III Artikel, film
VIII Penilaian :
A. Teknik dan instrument penilaian :
1. Keaktifan dan sumbangan materi dalam diskusi & kontribusi dalam presentasi 2. Penguasaan kasus
B. Kriteria Penilaian :
Proses diskusi + portfolio + presentasi
I. Standar Kompetensi :
Mahasiswa dapat mengetahui, memahami, menguasai, dan menganalisa proses penanganan terhadap gangguan psikologis dari tahap asesmen hingga rancangan tritmen.
II. Kompetensi Dasar :
Menganalisis kasus-kasus abnormalitas
III. Indikator :
Setelah mengikuti perkuliahan mahasiswa diharapkan dapat :
1. memahami faktor-faktor yang mendukung dan menghambat terjadinya perilaku abnormal
2. menjelaskan proses terjadinya abnormalitas menurut pendekatan yang digunakan 3. menegakkan diagnosis dan merancang tritmen
IV. Materi Ajar :
Kasus gangguan seksual (homoseksual & transeksual)
V. Metode/Strategi Pembelajaran : Diskusi & presentasi VI.Tahap Pembelajaran :
A. Kegiatan Awal :
Dosen membuka perkuliahan dan overview materi pertemuan sebelumnya (gangguan mood)
B. Kegiatan Inti :
- Presentasi kelompok 7 & 8 Æ menyaksikan tayangan film atau ilustrasi kasus gangguan seksual (homoseksual & transeksual) atau terapi untuk gangguan seksual
- Kelompok presenter menjelaskan hasil analisis kasusnya
- Kelompok lain mengkritisi dan mengajukan pertanyaan kepada kelompok presenter
- Dosen meyimpulkan hasil diskusi mengenai gangguan seksual dan memberi tambahan informasi bila diperlukan
C. Kegiatan Akhir :
Mahasiswa memberikan feedback perkuliahan dan dosen menyimpulkan apa yang sudah dilakukan bersama-sama.
VII. Alat/Bahan/Sumber Balajar :
A. Alat/Media : LCD & Laptop
B. Bahan/Sumber Belajar :
Psikologi Abnormal– Nevid, dkk., 2005
Abnormal Psychology–Nolen & Hoeksema, 2004 DSM IV
PPDGJ III Artikel, film
VIII Penilaian :
A. Teknik dan instrument penilaian :
1. Keaktifan dan sumbangan materi dalam diskusi & kontribusi dalam presentasi
2. Penguasaan kasus B. Kriteria Penilaian :
Proses diskusi + portfolio + presentasi
I. Standar Kompetensi :
Mahasiswa dapat mengetahui, memahami, menguasai, dan menganalisa proses penanganan terhadap gangguan psikologis dari tahap asesmen hingga rancangan tritmen.
II. Kompetensi Dasar :
Menganalisis kasus-kasus abnormalitas
III. Indikator :
Setelah mengikuti perkuliahan mahasiswa diharapkan dapat :
1. memahami faktor-faktor yang mendukung dan menghambat terjadinya perilaku abnormal
2. menjelaskan proses terjadinya abnormalitas menurut pendekatan yang digunakan 3. menegakkan diagnosis dan merancang tritmen
IV. Materi Ajar :
Kasus gangguan psikotik (skizoprenia)
V. Metode/Strategi Pembelajaran : Diskusi Kelompok (every student is a teacher) VI.Tahap Pembelajaran :
A. Kegiatan Awal :
Dosen membuka perkuliahan dan overview materi pertemuan sebelumnya (gangguan mood)
B. Kegiatan Inti :
- Presentasi kelompok 9 Æ menyaksikan tayangan film atau ilustrasi kasus gangguan (skizoprenia) atau terapi untuk gangguan psikotik
- Kelompok presenter menjelaskan hasil analisis kasusnya
- Kelompok lain mengkritisi dan mengajukan pertanyaan kepada kelompok presenter
- Dosen meyimpulkan hasil diskusi mengenai gangguan psikotik dan memberi tambahan informasi bila diperlukan
C. Kegiatan Akhir :
Mahasiswa memberikan feedback perkuliahan dan dosen menyimpulkan apa yang sudah dilakukan bersama-sama.
VII. Alat/Bahan/Sumber Balajar :
A. Alat/Media : LCD & Laptop
B. Bahan/Sumber Belajar :
Psikologi Abnormal– Nevid, dkk., 2005
Abnormal Psychology–Nolen & Hoeksema, 2004 DSM IV
PPDGJ III Artikel, film
VIII Penilaian :
A. Teknik dan instrument penilaian :
1. Keaktifan dan sumbangan materi dalam diskusi & kontribusi dalam presentasi
2. Penguasaan kasus B. Kriteria Penilaian :
Proses diskusi + portfolio + presentasi
I. Standar Kompetensi :
Mahasiswa dapat mengetahui, memahami, menguasai, dan menganalisa proses penanganan terhadap gangguan psikologis dari tahap asesmen hingga rancangan tritmen.
II. Kompetensi Dasar :
Menganalisis kasus-kasus abnormalitas
III. Indikator :
Setelah mengikuti perkuliahan mahasiswa diharapkan dapat :
1. memahami faktor-faktor yang mendukung dan menghambat terjadinya perilaku abnormal
2. menjelaskan proses terjadinya abnormalitas menurut pendekatan yang digunakan 3. menegakkan diagnosis dan merancang tritmen
IV. Materi Ajar :
Kasus gangguan perkembangan anak dan remaja (autisme & anoreksia)
V. Metode/Strategi Pembelajaran : Diskusi & presentasi VI.Tahap Pembelajaran :
A. Kegiatan Awal :
Dosen membuka perkuliahan dan overview materi pertemuan sebelumnya (gangguan skizoprenia)
B. Kegiatan Inti :
− Presentasi kelompok 10 & 11Æ menyaksikan tayangan film atau ilustrasi kasus gangguan perkembangan anak dan remaja (autisme & anoreksia) atau terapi untuk gangguan perkembangan anak dan remaja
− Kelompok presenter menjelaskan hasil analisis kasusnya
− Kelompok lain mengkritisi dan mengajukan pertanyaan kepada kelompok presenter
− Dosen meyimpulkan hasil diskusi mengenai gangguan perkembangan anak dan remaja dan memberi tambahan informasi bila diperlukan
C. Kegiatan Akhir :
- Mahasiswa memberikan feedback perkuliahan dan dosen menyimpulkan apa yang sudah dilakukan bersama-sama.
- Dosen melakukan overview terhadap materi-materi yang telah dipelajari sebagai bekal untuk menghadapi UAS
VII. Alat/Bahan/Sumber Balajar :
A. Alat/Media : LCD & Laptop
B. Bahan/Sumber Belajar :
Psikologi Abnormal– Nevid, dkk., 2005
Abnormal Psychology–Nolen & Hoeksema, 2004 DSM IV
PPDGJ III Artikel, film
VIII Penilaian :
A. Teknik dan instrument penilaian :
1. Keaktifan dan sumbangan materi dalam diskusi & kontribusi dalam presentasi
2. Penguasaan kasus B. Kriteria Penilaian :
Proses diskusi + portfolio + presentasi
Pustaka
1. Departemen Kesehatan RI (1993), PPDGJ III. Jakarta
2. Friedman, H.S., & Schustack M.W. (2008). Kepribadian: Teori Klasik dan Riset Modern. Erlangga. Jakarta
3. Kendall, Philip C. & Hammen, Constance (1998), Abnormal Psychology. Boston USA : Houghton Muffin Co.
4. Nevid, dkk. (2005). Psikologi Abnormal Jilid 1 & 2. Erlangga. Jakarta
5. Susan Nolen, Hoeksema (2004). Abnormal Psychology. Michigan USA: Mcgraw-Hill Co.