• Tidak ada hasil yang ditemukan

DAFTAR ISI. STANDAR 1: Input Rekrutmen tenaga dosen Pengembangan kualifikasi dan kompetensi SDM... 5

N/A
N/A
Protected

Academic year: 2022

Membagikan "DAFTAR ISI. STANDAR 1: Input Rekrutmen tenaga dosen Pengembangan kualifikasi dan kompetensi SDM... 5"

Copied!
17
0
0

Teks penuh

(1)
(2)

SPMI ITB - Standar Asesmen Program S3 ITB 0

DAFTAR ISI

STANDAR AKADEMIK ITB ... 1

1. Pendahuluan ... 1

2. Dasar Hukum ... 3

3. Prinsip Dasar Penyusunan Standar Aktivitas Program Studi S3-ITB ... 3

4. Strategi Pencapaian Standar Aktivitas Program Studi S3-ITB ... 4

STANDAR 1: Input ... 5

1.1. Rekrutmen tenaga dosen ... 5

1.2. Pengembangan kualifikasi dan kompetensi SDM ... 5

STANDAR 2: Proses ... 5

2.1 Roadmap penelitian ... 5

2.2 Luaran Penelitian ... 5

2.3 Sumber Dana Penelitian ... 5

STANDAR 3: Output ... 6

3.1 Keterlibatan anggota KK dalam pengembangan komunitas dan masyarakat ... 6

3.2 Keterlibatan anggota KK dalam layanan jasa kepakaran ... 6

3.2. Sumber dana pengabdian masyarakat ... 6

(3)

SPMI ITB - Standar Asesmen Program S3 ITB 1

STANDAR MUTU PROGRAM S3-ITB

1. Pendahuluan

Sejak ITB ditetapkan menjadi Perguruan Tinggi BHMN pada tahun 2000, struktur organisasi ITB secara bertahap disesuaikan dengan AD ITB atau PP 155/2000. Penyempurnaan organisasi juga dilakukan lebih jauh sejalan dengan ditetapkannya ART ITB-BHMN oleh MWA pada tanggal 1 September 2005.

Sesuai dengan ART ITB, organ-organ yang belum diatur oleh PP Nomor 155/2000 maupun ART ITB, dibentuk dan diatur melalui keputusan Rektor ITB.

Sejak keluarnya Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 74 tahun 2012 tentang Perubahan Atas Peraturan Pemerintah Nomor 23 tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum, maka ITB menjadi Perguruan Tinggi Negeri yang menerapkan Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum (PK-BLU). Sebagai instansi PK-BLU, ITB diharapkan untuk meningkatkan pelayanan kepada pemangku kepentingan, baik warga perguruan tinggi maupun masyarakat diluar perguruan tinggi dalam rangka memajukan kesejahteraan umum dan mencerdaskan kehidupan bangsa.

Pelayanan yang dimaksud adalah penyediaan barang atau jasa untuk pada kegiatan Tridarma Perguruan Tinggi dan dalam melakukan kegiatannya menerapkan prinsip efisiensi dan produktivitas berdasarkan Standar Pelayanan Minimum (SPM).

Standar Pelayanan Minimum (SPM) ITB disusun berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan Nasional RI, Nomor 53 Tahun 2008, tentang Pedoman Penyusunan Standar Pelayanan Minimum Bagi Perguruan Tinggi Negeri Yang Menerapkan Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum. Ruang lingkup SPM menguraikan tentang semua standar layanan yang diberikan PTN yang mencakup:

1. Komponen layanan: Pendidikan, Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat.

2. Setiap komponen layanan terdiri dari sub-komponen, yaitu input, proses dan output.

3. Setiap komponen/sub komponen dijabarkan ke dalam jenis layanan yang akan diberikan.

4. Setiap jenis layanan memiliki indikator kinerja serta target waktu pencapaiannya.

5. Strategi implementasi.

6. Monitoring dan evaluasi.

Indikator suatu jenis layanan ditetapkan dengan mempertimbangkan aspek penjaminan mutu, yaitu perbaikan berkelanjutan, tetapi juga mempertimbangkan prinsip-prinsip berikut ini:

a. Transparan dan akuntabel.

b. Mudah diukur.

c. Sesuai dengan kondisi ITB.

d. Dapat dipertanggungjawabkan.

Indikator kinerja layanan bisa berupa indikator kinerja yang umum digunakan dalam bidang pendidikan, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat serta layanan administrasi, tetapi bisa juga berupa indikator untuk mengetahui tingkat kepuasan pelanggan (customer satisfaction).

SPM-ITB adalah ketentuan tentang jenis dan tolok ukur layanan minimum yang diberikan oleh ITB kepada seluruh pemangku kepentingan dalam melaksanakan Tridarma Perguruan Tinggi dengan mempertimbangkan kualitas layanan, pemerataan, kesetaraan layanan, biaya, dan kemudahan untuk

(4)

SPMI ITB - Standar Asesmen Program S3 ITB 2

memperoleh layanan. Dalam bidang pendidikan, SPM adalah standar akademik yang dikembangkan berdasarkan peraturan akademik ITB, best practice selama ini dan benchmarking dengan standar akademik yang biasa digunakan dalam akreditasi nasional dan internasional. Agar seluruh pemangku kepentingan memiliki pemahaman dan persepsi yang sama tentang Standar Program Studi S3-ITB, maka ITB perlu menyusun dokumen ini.

2. Dasar Hukum

Dasar hukum penyelenggaraan program tridarma dan penyusunan Standar Program S3 ITB adalah sebagai berikut:

1. Undang undang Republik Indonesia Nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional;

2. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 60 Tahun 1999 tentang Pendidikan Tinggi;

3. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 23 Tahun 2005 tentang Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum;

4. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan;

5. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 65 Tahun 2005 tentang Pedoman Penyusunan dan Penerapan Standar Pelayanan Minimal;

6. Peraturan Presiden Nomor 44 tahun 2012, tentang Perguruan Tinggi yang diselenggarakan oleh Pemerintah dengan pola pengelolaan keuangan Badan Layanan Umum.

7. Peraturan Pemerintah Nomor 155 tahun 2000 tentang Penetapan ITB sebagai Badan Hukum Milik Negara;

8. Peraturan Pemerintah RI, Nomor 66 Tahun 2010, tentang Perubahan atas Peraturan RI, Nomor 17 Tahun 2010, tentang Pengelolaan dan Penyelenggaraan Pendidikan;

9. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2008 tentang Pedoman Penyusunan Standar Peleyanan Minimum Bagi Perguruan Tinggi yang Menerapkan Pengelolaan Keuangan Badan Layanan Umum;

10. Anggaran Rumah Tangga ITB BHMN;

11. Keputusan Majelis Wali Amanat ITB Nomor 001/SK/K01-MWA/2010, tentang Pengangkatan Rektor ITB Periode 2010-2014;

12. Keputusan Rektor ITB, Nomor 12/SK/K01/OT/2005, tentang Pembentukan Satuan Penjaminan Mutu (SPM) ITB;

(cek lagi!)

3. Prinsip Dasar Penyusunan Standar Aktivitas Program S3-ITB

Standar Aktivitas Program S3-ITB disusun berdasarkan pada prinsip peningkatan kualitas Program Studi S3 dan tridharma perguruan tinggi secara berkelanjutan dengan mempertimbangkan:

1. Kualitas layanan, kesetaraan, kemudahan layanan serta biaya untuk menjamin akses dan mutu layanan.

2. Kesederhanaan indikator kinerja agar kualitas aktivitas dapat diukur dengan mudah, konkrit dan dapat dipertanggungjawabkan.

3. Aspek kualitatif dan kuantitatif aktivitas yang telah dilakukan oleh unit kerja dan insan ITB yang telah ditetapkan untuk kurun waktu tertentu.

(5)

SPMI ITB - Standar Asesmen Program S3 ITB 3

Agar terjadi peningkatan layanan secara berkelanjutan, Standar Aktivitas Program S3-ITB dimonitor, diases dan dievaluasi secara berkala untuk mencapai kepuasan pemangku kepentingan.

SPM-ITB disusun dengan memperhatikan Renstra ITB 2011-1015 dan Peta Strategi Pengembangan ITB-WCU 2011-2015, yang dimodelkan seperti diagram berikut ini:

4. Strategi Pencapaian Standar Aktivitas Program S3-ITB

Strategi untuk mencapai Standar Aktivitas Program S3-ITB adalah:

1. Indikator-indikator dalam Standar Aktivitas Program S3-ITB ditetapkan dengan mempertimbangkan aspek kualitatif dan kuantitatif aktivitas yang telah dilakukan oleh Program Studi S3

2. Penyusunan pedoman pencapaian Standar Aktivitas Program S3-ITB yang terangkum dalam Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) di tingkat institut dan di tingkat F/S

3. Satuan Penjaminan Mutu ITB bekerjasama dengan unit-unit kerja untuk melaksanakan Monitoring, Asesmen, Evaluasi terhadap layanan yang diberikan oleh unit kerja.

4. Satuan Penjaminan Mutu ITB mengkoordinasikan unit-unit kerja agar target layanan tersebut dicapai.

Pada penyusunan Standar Aktivitas Program S3-ITB, dipertimbangkan pula standar-standar mutu lainnya yang digunakan ITB dalam rangka penjaminan mutu. Standar mutu tersebut adalah:

Standar Mutu – Basic: Standar mutu yang dikembangkan oleh Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) dan Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN PT).

PROSES BISNIS INTERNAL ITB PENDU- KUNGUTAMA

ITB WCU Tolok Ukur:

Kualitas , Kuantitas & Pertumbuhan Output yang diperoleh stakeholders

Lulusan S1/S2/S3 (Indonesia, Asing)

· Publikasi, Sitasi

· Inovasi (HaKI)

· Karya (Ipteks) yang memecahkan masalah bangsa

· Start up companies ((umur ³ 3 thn)

PENDIDIKAN PENELITIAN &

PENGEMBANGAN

PENGABDIAN PD MASYARAKAT

Pengajuan proposal, evaluasi dana PM

§ Pelaporan

§ Publikasi

§ Diseminasi Hasil PM 1. Penyusunan:

§ Roadmap PM

§ Proposal PM 2. Kemitraan

§ Transfer solusi yang dihasilkan

§ Operasi start-up companies

§ Pelaksanaan PM

§ Inkubasi teknologi

§ Inkubasi enterpreunuer

§ Administrasi PM

PENGABDIAN PADA MASYARAKAT (PM) Pengajuan

proposal, seleksi hibah Litbang

§ Pelaporan

§ Publikasi

§ Diseminasi Hasil Litbang 1. Penyusunan:

§ Roadmap Litbang

§ Proposal Litbang 2. Kemitraan

§ Transfer karya Ipteks yang dihasilkan

§ Pelaksanaan Litbang

§ Administrasi Litbang

PENELITIAN DAN PENGEMBANGAN (LITBANG)

OUTPUT YANG DITERIMA STAKEHOLDERS

KAMPUS, serta Sarana &

Prasarana SDM

(Dosen, Non Dosen))

ICT,TEKNOLOGI DIKTI, HaKI

PROGRAM PENDIDIKAN, LITBANG & PM

SUMBER DAYA UNTUK BELAJAR & TUMBUH

PERENCANAAN, MANAJEMEN FINANSIAL, MANAJEMEN SDM, MANAJEMEN SARANA DAN PRASARANA, MANAJEMEN LOGISTIK, MANAJEMEN ICT, MANAJEMEN TEKNOLOGI & HAKI, MANAJEMEN PROYEK

§ Seleksi masuk

§ Penerimaan mahasiswa

§ Tugas akhir

§ Ujian kelulusan

§ Wisuda

§ Rekrutmen langsung

§ Kemitraan

§ Penempatan lulusan

§ Layanan untuk alumni

§ Pengajaran, praktikum, tutorial, evaluasi

§ Dukungan akademik

§ Layanan mahasiswa PENDIDIKAN

PERSPEKTIF DANA

FINANSIAL

(6)

SPMI ITB - Standar Asesmen Program S3 ITB 4

ASESMEN MUTU PRODI S3 ITB

STANDAR 1: Input

1.1 Sistem Seleksi Calon Mahasiswa

a. Adanya persyaratan umum Mahasiswa baru S3 yang dikeluarkan oleh Sekolah Pasca Sarjana;

b. Adanya persyaratan khusus Mahasiswa baru S3 yang dikeluarkan oleh Program Studi S3;

c. Prosedur pendaftaran Mahasiswa baru lewat Sekolah Pasca Sarjana d. Prosedur penerimaan Mahasiswa baru di Program Studi S3.

1.2 SDM

a. Standar minimum rasio Promotor terhadap jumlah Mahasiswa S3 yakni 1:3

b. Jumlah maksimal bimbingan (total, termasuk S1, S2, S3) per Promotor, yakni 15 satuan bimbingan per semester dihitung dengan faktor pengali S3 =3, S2 = 2 dan S1 = 1

1.3 Fasilitas

a. Tersedianya Fasilitas utama untuk penelitian mahasiswa Program Studi S3

b. Tersedianya akses fasilitas pendukung baik yang ada di dalam Program Studi (atau Fakultas/Sekolah) maupun di luar Program Studi (atau Fakultas/Sekolah);

c. Mahasiswa memiliki meja kerja untuk belajar dan akses ke tempat kerja untuk penelitian (Work Bench)

d. Prosentasi publikasi/literatur yang dapat dengan mudah diakses mahasiswa terhadap publikasi yang diperlukan

STANDAR 2: Proses

2.1 Suasana Akademik

a. Adanya kegiatan tatap muka secara reguler setiap minggu antara Promotor dan Mahasiswa.

Kegiatan tatap muka regular ini terdokumentasi.

b. Adanya proses monitoring secara berkala yang terstruktur oleh Program Studi S3 sekurang- kurangnya 1 kali tiap semester. Proses ini terdokumentasi dengan baik.

c. Tingkat residensi Mahasiswa Program Studi S3 di dalam kampus ITB diukur dari rata-rata jumlah waktu yang dijalankan oleh Mahasiswa Program Studi S3 dalam satu semester.

2.2 Jejaring Riset

a. Adanya jejaring riset dengan pihak-pihak lain di dalam negeri (sekurang-kurangnya 1 kegiatan kerja sama dalam setahun) dalam tiga tahun terakhir

b. Adanya jejaring riset dengan pihak-pihak lain di luar negeri (sekurang-kurangnya 1 kegiatan kerjasama dalam 2 tahun) dalam tiga tahun terakhir

(7)

SPMI ITB - Standar Asesmen Program S3 ITB 5

STANDAR 3: Output

3.1 Lama Waktu Studi

a. Persentase jumlah mahasiswa program studi S3 yang dapat menyelesaikan studi tepat waktu sesuai dengan kurikulum terhadap jumlah wisudawan.

b. Lama Studi rata-rata Mahasiswa program studi S3 yang diwisuda pada tahun evaluasi;

c. Persentase jumlah mahasiswa program studi S3 yang tidak dapat menyelesaikan studi sesuai dengan kurikulum terhadap jumlah total mahasiswa S3 pada tahun evaluasi

3.2 Publikasi

a. Rasio jumlah publikasi Mahasiwa S3 dalam Prosidings Nasional, terhadap jumlah total mahasiswa program studi S3 pada tahun evaluasi

b. Rasio jumlah publikasi Mahasiwa S3 dalam Jurnal Nasional, terhadap jumlah total mahasiswa program studi S3 pada tahun evaluasi

c. Rasio jumlah publikasi Mahasiwa S3 dalam Prosidings Internasional, terhadap jumlah total mahasiswa program studi S3 pada tahun evaluasi

d. Rasio jumlah publikasi Mahasiwa S3 dalam Jurnal Internasional, terhadap jumlah total mahasiswa program studi S3 pada tahun evaluasi

3.3 Paten/HaKI

a. Rasio jumlah pendaftaran Paten/HaKI hasil penelitian Mahasiswa S3 terhadap jumlah total mahasiswa program studi S3 pada tahun evaluasi (wajib bagi Program Studi yang tidak dapat mempublikasikan hasil riset Mahasiswa S3)

(8)

1.

2.

3.

4.

5.

6. File dikirim melalui email ke alamat : [email protected]

Nama Fakultas / Sekolah :

Nama Program Studi :

Jenjang Program Studi :

Nama Ketua Program Studi :

Nama Ketua Tim :

Anggota 1 :

Anggota 2 :

Anggota 3 :

Anggota 4 :

Anggota 5 :

Data yang diisikan pada borang ini telah benar dan merupakan data final yang ada di Program studi ini.

Tanggal Pengisian :

Ketua Prodi contoh : SPMI2017FisikaS1.xlsx

DATA IDENTITAS PROGRAM STUDI

Data Pengisi Borang Mutu Akademik Program Studi File borang ini harap disimpan dalam bentuk nama file berikut ini : SPMI2017NamaprogramstudiJenjang.xlsx

PANDUAN PENGISIAN BORANG

Borang ini berisikan standar mutu akademik.

Isikan pada kolom 'DATA' yang kosong dengan data-data yang sesuai dengan kondisi yang ada

Untuk Kolom ISIAN berupa angka tanda koma menggunakan tanda titik, misalnya 2,34 dituliskan sebagai 2.34

Untuk pertanyaan check list, seperti Standar 1 (Mahasiswa) no 1.1, isikan dengan Y (untuk ya atau ada), dan T (untuk tidak atau belum/tidak ada)

SATUAN PENJAMINAN MUTU INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG

(9)

standar1

No dokumen : SPM-F-B-3.01 rev.no 03/200617

NO Kriteria Indikator Standar Minimum Cara Pengukuran Sumber Data Skor Asesor (0 - 4)

1.1 Sistem seleksi calon mahasiswa

a Persyaratan umum Persyaratan yang dikeluarkan oleh SPS Ada Dokumen ITB

b Persyaratan khusus Persyaratan yang dikeluarkan oleh Program Studi

Ada Dokumen Program Studi

c Prosedur pendaftaran Prosedur pendaftaran mahasiswa baru S3 lewat

Sekolah Pasca Sarjana Ada Dokumen ITB

b

Prosedur penerimaan

Prosedur penerimaan mahasiswa baru S3 di

Program Studi Ada Dokumen Program Studi

1.2 SDM

a Promotor Nisbah jumlah promotor terhadap jumlah mahasiswa

1:3 Jumlah promotor dibagi jumlah mahasiswa doktor

Program Studi

Nisbah promotor yang memiliki dana penelitian 90% Jumlah promotor yg memperoleh dana riset kompetitif (di luar riset P3MI) dibagi jumlah promotor S3 pada tahun sekarang (TS)

Program Studi

Rata-rata jumlah bimbingan per promotor (termasuk Mahasiswa S3, S2 dan S1)

15 satuan bimbingan per

semester (maksimal)

Rata-rata dari jumlah bimbingan yang ada pada tiap promotor dengan faktor pengali S3 =1, S2

=2 dan S1=3

Program Studi

1.3 Fasilitas

a Fasiltas Laboratorium Utama Prosentase kegiatan penelitian utama yang dapat terpenuhi oleh fasilitas yang ada di prodi/(Fakultas/Sekolah) atau Lembaga lain yang memiliki kerjasama formal dengan Program Studi/(Fakultas/Sekolah)

80% kegiatan riset utama

Kuesioner kepada mahasiswa dengan bukti pendukung jika menggunakan fasilitas di luar Program Studi (ITB)

Program Studi, SPM (Kuesioner Minimum).

Kemungkinan kuesioner tambahan dari Program Studi

b Fasilitas laboratorium pendukung Tingkat kemudahan mengakses fasilitas pendukung, baik yang ada di dalam prodi/(fak/sek) maupun di luar prodi/(fak/sek) (baik di dalam ITB maupun diluar ITB)

Relatif mudah (skala 3 dari 4)

Kuesioner kepada mahasiswa Program Studi, SPM (Kuesioner Minimum).

Kemungkinan kuesioner tambahan dari Program Studi

c

Area kerja Tiap mahasiswa memiliki meja kerja untuk belajar

1 meja kerja per mhs

Kuesioner kepada mahasiswa

Tiap mahasiswa memiliki akses ke tempat kerja untuk penelitian (work bench )

Relatif mudah (skala 3 dari 4)

Kuesioner kepada mahasiswa

d Fasilitas akses ke jurnal/publikasi internasional

Prosentase publikasi yang dapat dengan mudah diakses mahasiswa terhadap publikasi yang diperlukan

90% Kuesioner kepada mahasiswa Program Studi, SPM (Kuesioner Minimum).

Kemungkinan kuesioner tambahan dari Program Studi

1 FAKULTAS / SEKOLAH

PROGRAM STUDI S3 Standar 1. INPUT

Program Studi, SPM (Kuesioner Minimum).

Kemungkinan kuesioner tambahan dari Program Studi

SATUAN PENJAMINAN MUTU INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG ASESMEN PROGRAM STUDI S3

Page 2

(10)

standar 2

No dokumen : SPM-F-B-3.01 rev.no 03/200617

NO Kriteria Indikator Standar Minimum Cara Pengukuran Sumber Data Skor Asesor (0 - 4)

2.1 Suasana akademik a Kegiatan tatap muka antara

pembimbing dan mahasiswa

Proses bimbingan tatap muka antara pembimbing dan mahasiswa

3 jam/minggu Log Book Program Studi

b Adanya proses monitoring kemajuan penelitian Doktoral secara berkala

Bukti tertulis proses monitoring

1 kali/semester Dapat berbentuk seminar/laporan kemajuan/bentuk lainnya yang diatur oleh Ketua Program Studi

Program Studi.

Pengukuran memiliki nilai berbeda bagi Program Studi yang reguler melaksanakan monitoring (misal dalam bentuk kolokium mingguan Mahasiswa S3)

c Residensi mahasiswa di ITB Rata-rata jumlah waktu yang dijalani oleh mahasiswa dalam satu semester

Reguler: 4 minggu/semester Kerma:1 minggu/

semester

Kuesioner kepada mahasiswa Program Studi, SPM (Kuesioner Minimum).

Kemungkinan kuesioner tambahan dari Program Studi

2.2 Jejaring riset

Rata-rata jumlah kerjasama riset dalam negeri tiap tahun selama 3 tahun terakhir

1 per tahun Bukti tertulis adanya kegiatan bersama dengan mitra, misalnya laporan kegiatan, kontrak riset/kerjasama atau publikasi

Program Studi

Rata-rata jumlah kerjasama riset luar negeri tiap tahun selama 3 tahun terakhir

1 per 2 tahun Bukti tertulis adanya kegiatan bersama dengan mitra, misalnya laporan kegiatan, kontrak riset/kerjasama atau publikasi

Program Studi

1

FAKULTAS / SEKOLAH

PROGRAM STUDI S3 Standar 2. PROSES

Adanya jejaring riset dengan pihak- pihak lain baik di dalam maupun di luar negeri di tiga tahun terakhir

SATUAN PENJAMINAN MUTU INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG ASESMEN PROGRAM STUDI S3

Page 3

(11)

Standar 3

No dokumen : SPM-F-B-3.01 rev.no 03/200617

NO Kriteria Indikator Standar Minimum Cara Pengukuran Sumber Data Skor Asesor (0 - 4)

3.1 Lama waktu studi

a Jumlah mahasiswa tepat waktu

Prosentase jumlah

mahasiswa yang lulus dalam 7 semester

30% Data lulusan per wisuda Program Studi

b Lama studi rata-rata Lama studi rata-rata mahasiswa

8 semester Data lulusan per wisuda Program Studi. Sesuai kurikulum S3

c Jumlah mahasiswa Drop Out (DO)/undur diri

Prosentase jumlah Mahasiswa yang DO/undur diri

6% Data DO/Undur Diri per-tahun Program Studi. Terhadap student body pada tahun sekarang

3.2 Publikasi

a Prosidings Nasional Jumlah publikasi per tahun per orang

0.25 Jumlah publikasi di prosiding nasional/jumlah mahasiswa pada Tahun Sekarang (TS)

Prodi

b Jurnal nasional Jumlah publikasi di jurnal nasional permhs

0.4 Jumlah publikasi di jurnal nasional/jumlah mahasiswa pada TS

Prodi

c Prosidings Internasional Jumlah publikasi di prosiding internasional permhs

0.4 Jumlah publikasi di prosiding internasional/jumlah mahasiswa pada TS

Prodi

d Jurnal Internasional Nisbah jumlah mahasiswa yang publikasi di jurnal internasional ber-reputasi (minimal Q3)

90% Jumlah lulusan yang publikasi di jurnal internasional ber reputasi ( minimal Q3) /jumlah semua lulusan TS

Prodi

3.2 paten/HaKI

Pendaftaran paten/HaKI hasil penelitian S3 (Wajib bagi prodi yang tidak dapat mempublikasikan hasil risetnya)

Jumlah paten terdaftar per- mahasiswa

0.35 Jumlah paten/HaKI yang terdaftar/jumlah mahasiswa pada TS

Prodi

1

FAKULTAS / SEKOLAH

PROGRAM STUDI S3 Standar 3. OUTPUT

SATUAN PENJAMINAN MUTU INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG ASESMEN PROGRAM STUDI S3

Page 4

(12)

PORTOFOLIO

PROGRAM DOKTOR ...

INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG

Untuk memberikan gambaran mutu Program Doktor yang dikelola, jawablah 10 (sepuluh) pertanyaan di bawah ini selengkap-lengkapnya, berdasarkan data yang dimiliki terkait dengan program doktor yang dikelola.

A. Tuliskan nama 10 (sepuluh) dosen yang mempunyai kewenangan untuk membimbing mahasiswa program doktor yang waktunya tersedia penuh untuk membimbing dalam waktu 5 (lima) tahun ke depan, serta jumlah mahasiswa progam

doktor yang dibimbingnya (sebagai pembimbing utama) dan telah lulus pada kurun

waktu 2015-2016.

No. Nama Jumlah Doktor yang

Telah LULUS

Jejak Scopus

(Diisi oleh SPM)

1.

2.

3.

4.

5.

6.

7 8.

9.

10.

(13)

B. Tuliskan fasiltas yang tersedia dan mendukung program doktor secara signifikan (terutama laboratorium dan akses ke jurnal ilmiah).

No. Nama Fasilitas Fungsi Fasilitas

1.

2.

3.

4.

5.

C. Tuliskan jaringan kerjasama dengan perguruan tinggi atau lembaga lain yang dimiliki dan mendukung program doktor, serta kegiatan kerjasamanya.

No. Nama PT/Lembaga Kegiatan Kerjasama

1.

2.

3.

4.

5.

D. Tuliskan jumlah mahasiswa program doktor yang diterima dan yang lulus dalam kurun waktu 2015-2016.

Tahun Jumlah Total Mahasiswa yang

Diterima

Jumlah Total Mahasiswa yang

Lulus

Jumlah Mahasiswa Asing

yang DIterima

Jumlah Mahasiswa Asing

yang Lulus 2015

Ganjil

2016

Genap

2017

Ganjil

(14)

2017 Genap

E. Berikan gambaran mengenai suasana akademik yang mendukung program doktor dan telah berlangsung dalam kurun waktu 2015-2016, di luar seminar laporan kemajuan yang diwajibkan oleh SPS. Misalnya, apakah ada seminar berkala dengan pembicara dosen atau mahasiswa doktor di lingkungan KK atau program doktor terkait.

1. Seminar berkala : ada/tidak ada*

Frekuensi : ... kali dalam sebulan/semester*

Pembicara : dosen/mahasiswa*

2. ...

...

3. ...

F. Tuliskan persyaratan tambahan yang ditetapkan dalam proses seleksi mahasiswa program doktor, di luar persyaratan wajib yang ditentukan oleh SPS, bila ada.

1. ...

2. ...

3. ...

G. Tuliskan proses monitoring yang dilakukan untuk memantau kemajuan mahasiswa program doktor, di luar seminar laporan kemajuan yang diwajibkan oleh SPS.

1. ...

2. ...

3. ...

H. Tuliskan lama studi rata-rata dan jumlah mahasiswa program doktor yang DO atau

mengundurkan diri dalam kurun waktu 2015-2016.

Lama studi rata-rata : ... tahun (dihitung berdasarkan lama studi mahasiswa yang

lulus pada kurun 2015-2016)

(15)

Jumlah DO / undur diri : ... orang

I. Tuliskan nama-nama mahasiswa yang berhasil mempublikasikan hasil penelitian disertasinya di jurnal internasional dalam kurun waktu 2015-2016, serta jumlah publikasinya.

No. Nama Mahasiswa Jumlah

Publikasi Internasional

Nama Jurnal Paling Bereputasi yang Menjadi Tempat Publikasinya (tuliskan satu saja) 1.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

9.

10.

11.

12.

13.

14.

15.

16.

17.

18.

19.

20.

(16)

J. Tuliskan berbagai prestasi akademik mahasiswa program doktor dalam kurun waktu 2015-2016. Misalnya menjadi invited speaker pada konferensi nasional/

internasional, memperoleh penghargaan best paper pada konferensi nasional/

internasional, menghasilkan paten, mendapatkan dana untuk mengikuti program

sandwich, dan lain-lain.

No. Nama Mahasiswa Prestasi Akademik yang Dicapainya Tahun 1.

2.

3.

4.

5.

6.

7.

8.

9.

10.

11.

12.

13.

14.

15.

16.

17.

Bandung, ... 2017 Ketua Program Doktor ...

( ... )

(17)

KUISIONER ASESMEN MUTU PENDIDIKAN S3 PRODI: ………..

Untuk keperluan asesmen mutu pendidikan S3 di ITB, kami memohon anda, sebagai mahasiswa S3, untuk dapat mengisi kuisioner ini dengan sejujurnya.

Terima kasih atas kerjasamanya.

Lingkarilah pada pilihan yang sesuai menurut anda.

1. Berapa prosentase kegiatan penelitian utama yang anda lakukan yang dapat terpenuhi oleh fasilitas yang ada di prodi/(fak/sek)

a. <50% b. 50%-70% c. 70%-90% d. >90%

2. Berapa prosentase kegiatan penelitian utama yang anda lakukan yang dapat terpenuhi oleh fasilitas yang ada di lembaga lain yang memiliki kerjasama formal dengan prodi/(fak/sek)

a. <50% b. 50%-70% c. 70%-90% d. >90%

3. Jika dibuat dalam bentuk skala, berapa tingkat kemudahan anda mengakses fasilitas pendukung untuk kegiatan penelitian anda, baik yang ada di dalam prodi/(fak/sek) maupun di luar

prodi/(fak/sek) (baik di dalam ITB maupun diluar ITB) susah 1 2 3 4 mudah

4. Apakah anda difasilitasi meja kerja untuk belajar atau mengolah data a. 1 meja per mahasiswa b. 1 meja dipakai bersama c. tidak tersedia

5. Jika dibuat dalam bentuk skala, berapa tingkat kemudahan anda mengakses tempat kerja untuk penelitian (work bech) yang sedang anda lakukan

susah 1 2 3 4 mudah

6. Berapa prosentase publikasi yang mudah anda peroleh/akses untuk keperluan riset anda

a. <60% b. 50%-70% c. 70%-90% d. >90%

7. Secara rata-rata berapa tingkat kehadiran anda di ITB selama menempuh pendidikan S3 tiap semester

a. <2 minggu/sem b. 2 - 4 minggu/sem c. 4- 8 minggu/sem d. >8 minggu/sem

8. Apakah anda mudah berkonsultasi dengan promotor (tidak termasuk co-promotor) susah 1 2 3 4 mudah

9. Sumber dana riset anda

a. pribadi/institusi asal b. dana riset tim promotor c. sponsor d. lainnya

10. Tuliskan opini saudara tentang pendidikan S3 di ITB (khusus untuk mahasiswa tahun ke 2 atau lebih

Sisi positif Sisi negatif

Referensi

Dokumen terkait

Asli surat tugas ini diberikan kepada yang bersangkutan, untuk dipergunakan sebagaimana mestinya. Kepada yang berkepentingan kiranya maklum dan berkenat memberikan

Pak Sahak datang ke rumah datuk memaklumkan bahawa berlaku kekecohan di surau kerana William cuba dipengaruhi penduduk-penduduk kampung supaya tidak mempercayai

Kelengkapan Unsllr dan kuatitar terbibn buku

Seluruh berkas asli yang tercantum didalam formulir isian kualifikasi yang saudara sampaikan pada paket pekerjaan tersebut di atas (Khusus Ijazah, cukup menunjukan fotocopy

Direktur Utama/Pimpinan Perusahaan,atau penerima kuasa dari Direktur utama/Pimpinan Perusahaan yang nama penerima kuasa yang tercantum dalam Akta Pendirian dan Perubahaannya.

kizárólag legördülő menü, kép vagy animáció alapú navigáció (számos, de nem minden keresőmotor képes ezen hivatkozások feltérképezésére, de ha a felhasználó a webhelyen

verifikasi terhadap semua data dan informasi yang diupload dalam aplikasi SPSE. Memperhatikan hal tersebut di atas, dengan ini Saudara diminta untuk

Yang dimaksud sekularisme dalam pergulatan refleksi filsafat teologis, bukan perkara pemisahan dengan urusan Gereja dan urusan negara, tetapi juga sekularisme membuat Gereja