15
Kerja praktek ini dilakukan selama 160 jam pada PT. Sinar Baja Hutama yang bertujuan untuk mengidentifikasi sistem yang ada serta untuk menemukan permasalahan yang terjadi pada sistem lama, setelah ditemukan adanya permasalah akan kemudian akan dipelajari serta memberikan solusi bagi masalah yang terjadi.
Permasalahan yang ada pada PT. Sinar Baja Hutama ini terdapat pada proses pemesanan dan pembelian bahan baku.
Untuk mengatasi permasalahan tersebut, diperlukan beberapa langkah yaitu:
a. Menganalisa sistem b. Mendesain sistem
c. Mengimplementasikan sistem
d. Melakukan pembahasan terhadap hasil implementasi sistem.
Keempat langkah tersebut dilakukan agar dapat menemukan solusi dari permasalahan yang ada. Lebih jelasnya akan dijelaskan pada sub bab dibawah ini.
4.1 Menganalisis Sistem
Menganalisa sistem merupakan langkah awal dalam membuat sistem baru.
Langkah pertama adalah melakukan observasi dan wawancara secara langsung pada perusahaan. Observasi dan wawancara dilakukan pada bagian pemesanan dan pembelian bahan baku untuk mengetahui alur proses pemesanan dan pembelian bahan baku yang saat ini diterapkan.
Setelah dilakukan observasi dan wawancara kepada bagian pemesanan dan
pembelian bahan baku pada PT. Sinar Baja Hutama, ditemukan beberapa
permasalahan yang terjadi pada saat pemesanan dan pembelian bahan baku.
Masalah pertama adalah rata – rata supplier tetap tidak bisa menyediakan bahan baku yang dibutuhkan sekitar 33%, sehingga perusahaan harus mencari supplier lain yang mampu menyediakan bahan baku sehingga hal ini berdampak pada keterlambatan proses produksi, data supplier penyedia bahan baku masih ditulis pada buku sehingga untuk menemukan data supplier yang tepat diperlukan waktu yang cukup lama. Oleh karena itu pencatatan data supplier yang tepat sangat diperlukan untuk mendukung proses produksi supaya dapat selesai tepat waktu.
Masalah kedua yang terjadi selanjutnya adalah pengecekan bahan baku yang sudah mencapai limit stock masih dilakukan dengan pengamatan secara fisik serta perhitungan langsung di gudang dan catatan bahan baku yang habis masih dicatat pada buku, akibatnya tidak dapat diketahui dengan pasti bahan baku apa saja yang mencapai limit stok ataupun yang masih ada. Masalah ketiga yang terjadi adalah pencatatan pemesanan bahan baku dan pencatatan pembelian bahan baku yang dibutuhkan masih menggunakan pembukuan biasa, sehingga dapat terjadi kesalahan pencatatan pemesanan ataupun pencatatan pembelian dan kesalahan yang terjadi mencapai 10% per bulan.
Document Flow
Document Flow yaitu gambaran sistem yang pada saat ini sedang dijalankan oleh perusahaan. Pada PT. Sinar Baja Hutama Document Flow yang ada dipicu oleh adanya permintaan produk oleh klien, dan ketika permintaan produk telah disetujui oleh bagian penjualan proses produksi akan dilakukan, ketika bahan baku untuk proses produksi habis, akan dilakukan pemesanan bahan baku yang telah habis.
Proses nya sendiri meliputi pembuatan purchase order sesuai dengan bahan baku
yang telah habis, lalu purchase order akan dikirim ke pihak supplier yang bisa menyediakan bahan baku. Kemudian supplier akan membuat dokumen pembelian seperti invoice dan surat jalan yang akan dikirim beserta bahan baku yang dipesan.
Proses pembelian tersebut lalu disimpan dengan cara pengarsipan, dan tiap bulan akan dilakukan evaluasi dengan membuat laporan pembelian berdasarkan pembelian yang dilakukan.
DOC FLOW PEMBELIAN BAHAN BAKU
CUSTOMER BAGIAN PENJUALAN BAGIAN PRODUKSI BAGIAN PEMESANAN DAN PEMBELIAN BAGIAN KEUANGAN GUDANG SUPPLIER
Phase
START
PEMESANAN PRODUK
PENCATATAN PESANAN
BUKTI PESANAN BUKTI
PESANAN
BUKTI
PESANAN PENGECEKAN
BAHAN BAKU
ADA ?
PRODUKSI
DAFTAR BAHAN BAKU DAFTAR
BAHAN BAKU
PEMBUATAN PESANAN
BAHAN BAKU
NOTA PEMBELIAN BAHAN BAKU
PESANAN BAHAN BAKU
PENGIRIMAN BAHAN BAKU
NOTA PEMBELIAN BAHAN BAKU ADA
TIDAK ADA
PEMBUATAN DAFTAR PESANAN
BAHAN BAKU
PESANAN BAHAN BAKU
KONFIRMASI PESANAN BAHAN BAKU
ADA
KONFIRMASI PESANAN ADA PEMILIHAN
SUPPLIER
KONFIRMASI PEMBELIAN BAHAN BAKU
PEMBAYARAN
SLIP PEMBAYARAN
SLIP PEMBAYARAN PEMESANAN
PRODUK
PENGECEKAN BAHAN BAKU DATA
SEUPPLIER
ADA?
ADA
KONFIRMASI PESANAN ADA
KONFIRMASI PEMBELIAN
KONFIRMASI PEMBELIAN BAHAN BAKU
KONFIRMASI PESANAN BAHAN BAKU
TIDAK ADA
KONFIRMASI PESANAN TIDAK ADA KONFIRMASI
PESANAN TIDAK ADA END
PERMINTAAN BAHAN BAKU
1 1
TIDAK ADA
Gambar 4. 1 Document Flow Pemesanan dan Pembelian Bahan Baku
4.2 Mendesain Sistem
Desain sistem merupakan tahap pengembangan setelah analisis sistem dilakukan. Desain sistem dilakukan dengan merancang system flow, Context Diagram, Hierarchy Input Output (HIPO), Data Flow Diagram (DFD), Conceptual Data Model (CDM), Physical Data Model (PDM) dan struktur tabel, serta mendesain input output untuk pembuatan aplikasi.
System flow dibuat dengan mengembangkan document flow lama. Untuk itu diperlukan alur sistem baru yang akan diterapkan. Proses tersebut membutuhkan database yang tepat untuk penyimpanan data. Database yang dibutuhkan memiliki beberapa tabel diantaranya, Bahan Baku, Satuan Bahan Baku, Supplier, Karyawan, Produk, Spesifikasi, Transaksi Pemesanan, Transaksi Pembelian, Detil Pemesanan, Detil Pembelian, Detil Spesifikasi, Detil Bahan Baku Spesifikasi.
Selanjutnya membuat Context Diagram. External Entity dan proses - proses yang terjadi pada Context Diagram didapat dari sistem flow yang telah dibuat.
Kemudian akan disusun secara lengkap berdasarkan masing-masing proses beserta file - file yang dibutuhkan pada DFD. Context Diagram yang telah dibuat, digunakan sebagai acuan pembuatan HIPO. File yang terdapat pada DFD digunakan sebagai acuan membuat CDM, PDM dan struktur tabel.
Setelah dilakukan identifikasi masalah dan perancangan sistem, maka
langkah selanjutnya yaitu pembuatan perancangan sistem. Dimana perancangan
disini meliputi proses apa saja yang akan diterapkan didalam sistem dan
menggambarkan desain yang menyerupai aplikasi nantinya.
4.2.1 System Flow
a. System Flow Pemesanan Produk
System Flow Pemesanan Produk berisi tentang penjelasan alur sistem dari pembuatan pesanan produk. Proses awal dimulai dari customer yang melakukan pesanan ke bagian penjualan, setelah itu daftar pesanan dari customer akan disimpan pada database pesanan produk. Dan customer akan mendapatkan bukti pesanan. System Flow Pemesanan Produk dapat dilihat pada gambar 4.2 System Flow Pemesanan Produk.
Gambar 4. 2 System Flow Pemesanan Produk
b. System Flow Pemesanan Bahan Baku
System Flow Pemesanan Bahan Baku berisi tentang alur proses dari pemesanan bahan baku. Proses ini dimulai setelah adanya pemesanan produk dari customer yang menghasilkan bukti pesanan, setelah itu akan dilakukan pengecekan bahan baku yang diperlukan untuk membuat produk yang dipesan. Apabila bahan baku tidak mencukupi akan dilanjutkan ke proses pemesanan bahan baku ke supplier yang bisa menyediakan bahan baku, jika bahan baku mencukupi akan dilanjutkan ke proses produksi. System Flow Pemesanan Bahan Baku dapat dilihat pada gambar 4.3 System Flow Pemesanan Bahan Baku.
Gambar 4. 3 System Flow Pemesanan Bahan Baku
c. System Flow Pembelian Bahan Baku
System Flow Pembelian Bahan Baku berisi tentang alur proses dari pembelian bahan baku setelah adanya pemesanan bahan baku kepada supplier. Proses ini dilakukan untuk memberikan konfirmasi kepada supplier bahan baku apa saja yang akan dibeli, dan yang tidak dibeli. Setelah itu akan disimpan pada database pembelian. System Flow Pembelian Bahan Baku dapat dilihat pada gambar 4.4 System Flow Pembelian Bahan Baku.
Gambar 4. 4 System Flow Pembelian Bahan Baku
4.2.2 Context Diagram
Context Diagram adalah diagram yang menggambarkan aktor yang terlibat didalam sistem serta alur yang menggambarkan input dan output yang berfungsi sebagai jalannya sistem. Gambar 4.5 menunjukkan gambar context diagram aplikasi pembelian.
Gambar 4. 5 Context Diagram Sistem Informasi Pembelian Bahan Baku
Terdapat 6 eksternal entity pada Context Diagram yaitu customer, bagian
penjualan, bagian produksi, supplier, bagian keuangan, manajemen. Pada entity
customer akan memberi masukan data berupa data pesanan produk dan menerima
keluaran berupa data daftar pesanan 1. Pada entity bagian penjualan akan memberi
masukan berupa data daftar pesanan dan menerima keluaran berupa data pesanan produk 1.
Pada entity bagian produksi akan memberi masukan berupa data daftar bahan baku dan menerima keluaran berupa data daftar bahan baku. Pada entity supplier akan memberi masukan berupa data balasan pesanan dan menerima keluaran berupa data slip pembayaran 1 dan data pesanan bahan baku.
Pada entity bagian keuangan akan memberi masukan berupa data slip pembayaran dan menerima keluaran berupa data balasan pesanan 1. Pada entity manajemen akan menerima keluaran berupa data laporan pembayaran, data laporan pembelian, data laporan bahan baku.
4.2.3 Data Flow Diagram
Data Flow Diagram (DFD) adalah suatu diagram yang menggunakan notasi - notasi untuk menggambarkan arus dari data sistem, yang penggunaannya sangat membantu untuk memahami sistem secara logika, terstruktur dan jelas. DFD juga menggambarkan proses secara keseluruhan yang ada pada sistem.
DFD Level 0 :
DFD Level 0 menjelaskan secara keseluruhan proses yang ada pada sistem,
dimana dijelaskan pada gambar 4.6 terdapat 4 proses utama yaitu pemesanan
produk, pemesanan bahan baku, pembelian, dan pembuatan laporan. Data – data
yang ada pada proses pemesanan produk digunakan untuk pembuatan produk yang
telah dipesan, kemudian data pesanan produk diolah pada proses pemesanan bahan
baku yang nantinya akan disimpan pada database pemesanan dan bahan baku. Data
yang ada pada database pemesanan dan bahan baku akan diolah pada proses
pembelian sebagai konfirmasi bahwa bahan baku yang dipesan telah sesuai dengan
yang dibeli dan akan disimpan pada database pembelian. Dari database yang ada diantaranya bahan baku dan pembelian terdapat 3 laporan yang dihasilkan yaitu laporan pembelian bahan baku, laporan bahan baku, dan laporan pembayaran yang akan diberikan kepada bagian manajemen.
Gambar 4. 6 Data Flow Diagram Level 0
DFD Level 1 Pembuatan Pesanan Produk:
DFD Level 1 Pembuatan Pesanan Produk menjelaskan tentang transaksi
pembuatan pesanan produk, dan setelah pemesanan produk selesai akan disimpan
pada database pesanan produk yang kemudian akan dilanjutkan ke proses produksi.
Pada DFD ini membutuhkan inputan dari customer berupa data pesanan produk yang nantinya akan diolah untuk kemudian dilanjutkan pada proses produksi.
Gambar 4. 7 Data Flow Diagram Level 1 Pembuatan Pesanan Produk
DFD Level 1 Pemesanan dan Rekap Pemesanan Bahan Baku :
DFD Level 2 Pemesanan Bahan Baku dan Pembelian Bahan Baku
menjelaskan tentang proses pemesanan dan rekap pemesanan bahan baku. Untuk
melakukan proses pemesanan bahan baku dibutuhkan data pesanan produk yang
telah dibuat setelah itu akan diteruskan ke proses pembuatan pesanan yang
disimpan pada database pemesanan. Setelah proses pemesanan selesai akan
dilanjutkan ke proses rekap pemesanan bahan baku yang membutuhkan database
pemesanan yang sudah dibuat sebelumnya, proses rekap pemesanan bahan baku
berfungsi untuk menyimpan surat balasan dari supplier. Untuk proses pemesanan
dan pembelian bahan baku juga dibutuhkan data karyawan yang melakukan pemesanan dan pembelian bahan baku.
Gambar 4. 8 Data Flow Diagram Level 1 Pemesanan dan Rekap Pemesanan
DFD Level 1 Pembelian Bahan Baku :
DFD Level 1 Pembelian Bahan Baku menjelaskan tentang proses pembelian bahan baku yang membutuhkan data karyawan, bahan baku, dan pemesanan.
Setelah proses pembelian telah dilakukan akan disimpan pada database pembelian
serta mengupdate data stok bahan baku yang sudah dibeli. Fungsi dari proses
pembelian bahan bahan baku adalah untuk memberikan konfirmasi bahwa bahan
baku apa saja yang nantinya jadi dibeli dan bahan baku apa saja yang tidak jadi
dibeli, oleh karena itu pada proses ini membutuhkan inputan dari data bahan baku dan data pemesanan yang telah diinputkan sebelumnya.
Gambar 4. 9 Data Flow Diagram Level 1 Pembelian Bahan Baku
DFD Level 1 Pembuatan Laporan :
DFD Level 1 Pembuatan Laporan menjelaskan tentang proses pembuatan
laporan yang akan diberikan kepada pihak manajemen. Proses pembuatan laporan
membutuhkan beberapa data diantaranya data bahan baku, pembelian, pembayaran,
dan karyawan. Data karyawan digunakan untuk mengetahui siapa yang telah
membuat laporan.
Gambar 4. 10 Data Flow Diagram Level 1 Pembuatan Laporan
4.2.4 Perancangan Database
Perancangan database merupakan hal yang terpenting karena jika tidak ada database maka data tidak akan dapat disimpan dan diolah. Maka itu database harus digunakan dan dibuat terlebih dahulu, pertama yang harus dilakukan yaitu pembuatan Conceptual Data Model (CDM) dan Physical Data Model (PDM).
CDM dan PDM sendiri merupakan desain yang didalamnya terdapat attribut sesuai dengan sistem yang akan dibuat. CDM merupakan desain awal namun setelah di generate akan berubah menjadi PDM yaitu desain yang lebih kompleks, lalu di generate lagi untuk dapat digunakan sebagai database dan data pun siap untuk disimpan dan diolah.
CONCEPTUAL DATA MODEL (CDM)
Pada Conceptual Data Model yang tertera dibawah, terdapat delapan buah
tabel yang saling terintegrasi secara logik. Delapan tabel terdiri dari enam tabel
master dan dua tabel transaksi.
Gambar 4. 11 Conceptual Data Model Pemesanan dan Pembelian Bahan Baku
PHYSICAL DATA MODEL (PDM)
Pada Physical Data Model yang tertera dibawah, telah menunjukkan adanya relasi antar tabel. Terlihat bahwa antar tabel satu dengan yang lain saling memberikan informasi berupa identitas (kode) untuk mengenali tabel yang lain.
Menangani Detil Pembelian
Membeli
Detil Bahan Baku Spesifikasi Detil Spesifikasi
Memiliki
Melakukan Memesan
Detil Pemesanan Bahan Baku
Id Bahan Baku Nama Bahan Baku Stok Bahan Baku Harga Bahan Baku
Supplier Id Supplier Nama Supplier Alamat Supplier No telpo n
Pemesanan No Pem esanan Tgl Pem esanan
Karyawan Id Karyawan Nama Karyawan Password Jenis Kelamin Jabatan Produk
Kode Produk Nama Produk Harga Produk Kapasitas
Satuan Bahan Baku Id Satuan
Nama Satuan Spesifikasi
Kode_spesifikasi Spesifikasi
Keterangan_spesifikasi Harga_spesifikasi
Pembelian No Pem belian Tgl Pem belian Total Bayar
Gambar 4. 12 Physical Data Model Pemesanan dan Pembelian Bahan Baku
Struktur Tabel :
Program Rancang Bangun Aplikasi Pembelian Bahan Baku Pada PT. Sinar Baja Hutama ini, memiliki database yang terdiri dari 12 tabel.
Tabel – tabel tersebut memiliki struktur tabel yang saling terintegrasi dan memberikan informasi yang cukup lengkap bagi pengguna sistem.
Berikut penjelasan struktur tabel dari tiap tabel : 1. Tabel Karyawan
Primary key : Id_Karyawan Foreign key : -
Fungsi : Sebagai
ID_KARYAWAN = ID_KARYAWAN ID_BAHAN_BAKU = ID_BAHAN_BAKU
NO_PEMBELIAN = NO_PEMBELIAN
ID_SUPPLIER = ID_SUPPLIER
ID_BAHAN_BAKU = ID_BAHAN_BAKU KODE_SPESIFIKASI = KODE_SPESIFIKASI KODE_SPESIFIKASI = KODE_SPESIFIKASI
KODE_PRODUK = KODE_PRODUK
ID_SATUAN = ID_SATUAN
ID_KARYAWAN = ID_KARYAWAN ID_SUPPLIER = ID_SUPPLIER
ID_BAHAN_BAKU = ID_BAHAN_BAKU
NO_PEMESANAN = NO_PEMESANAN BAHAN_BAKU
ID_BAHAN_BAKU Text(5) NAMA_BAHAN_BAKU Text(30) STOK_BAHAN_BAKU Integer
ID_SATUAN Text(10)
HARGA_BAHAN_BAKU Currency
SUPPLIER ID_SUPPLIER Text(5) NAMA_SUPPLIER Text(20) ALAMAT_SUPPLIER Text(50) NO_TELPON Text(12)
PEMESANAN NO_PEMESANAN Text(10) ID_SUPPLIER Text(5) ID_KARYAWAN Text(20) TGL_PEMESANAN DateTime
KARYAWAN ID_KARYAWAN Text(20) NAMA_KARYAWAN Text(30) PASSWORD Text(50) JENIS_KELAMIN Text(10)
JABATAN Text(50)
PRODUK KODE_PRODUK Text(10) NAMA_PRODUK Text(20) HARGA_PRODUK Currency KAPASITAS Integer
SATUAN_BAHAN_BAKU ID_SATUAN Text(10) NAMA_SATUAN Text(30) SPESIFIKASI
KODE_SPESIFIKASI Text(10)
SPESIFIKASI Text(50)
KETERANGAN_SPESIFIKASI Text(100) HARGA_SPESIFIKASI Currency
PEMBELIAN NO_PEMBELIAN Text(5) ID_SUPPLIER Text(10) ID_KARYAWAN Text(20) TGL_PEMBELIAN DateTime TOTAL_BAYAR Currency
DETIL_PEMESANAN NO_PEMESANAN Text(10) ID_BAHAN_BAKU Text(5) JUMLAH_ITEM Integer DETIL_SPESIFIKASI
KODE_PRODUK Text(10) KODE_SPESIFIKASI Text(10) JUMLAH_SPESIFIKASI Integer
DETIL_BAHAN_BAKU_SPESIFIKASI KODE_SPESIFIKASI Text(10) ID_BAHAN_BAKU Text(5) JUMLAH_PEMAKAIAN Integer
DETIL_PEMBELIAN NO_PEMBELIAN Text(5) ID_BAHAN_BAKU Text(10) JUMLAH_ITEM Integer TOTAL_HARGA Currency
Tabel 4. 1 Karyawan
No Field Data Type Length Description
1 Id_Karyawan Varchar 20 Identitas karyawan 2 Nama_Karyawan Varchar 30 Nama karyawan
3 Password Varchar 10 Password login
karyawan
4 Jenis_Kelamin Varchar 10 Jenis kelamin
karyawan
5 Jabatan Varchar 50 Jabatan karyawan
2. Tabel Bahan Baku
Primary Key : ID_Bahan_Baku
Foreign Key : ID_Bahan_Baku reference ID_Satuan Fungsi : Menyimpan data bahan baku
Tabel 4. 2 Bahan Baku
No Field Data Type Length Description
1 ID_Bahan_Baku Varchar 5 Identitas bahan baku 2 Nama_Bahan_Baku Varchar 30 Nama bahan baku 3 Stok_Bahan_Baku Integer Jumlah stok bahan baku 4 ID_Satuan Varchar 10 Satuan bahan baku 5 Harga_Bahan_Baku Currency Harga satuan bahan
baku
3. Tabel Supplier
Primary Key : ID_Supplier Foreign Key : -
Fungsi : Menyimpan data supplier
Tabel 4. 3 Supplier
No Field Data Type Length Description 1 ID_Supplier Varchar 5 Identitas supplier 2 Nama_Supplier Varchar 20 Nama supplier 3 Alamat_Supplier Varchar 50 Alamat supplier 4 No_Telpon Varchar 12 No telpon supplier
4. Tabel Satuan
Primary Key : ID_Satuan Foreign Key : -
Fungsi : Menyimpan data satuan bahan baku Tabel 4. 4 Satuan
No Field Data Type Length Description 1 ID_Satuan Varchar 10 Identitas supplier 2 Nama_Satuan Varchar 30 Nama supplier
5. Tabel Produk
Primary Key : ID_Produk Foreign Key : -
Fungsi : Menyimpan data produk yang akan dijual kepada customer
Tabel 4. 5 Pesanan Produk
No Field Data Type Length Description 1 ID_Produk Varchar 10 Identitas produk 2 Nama_Produk Varchar 20 Nama produk
3 Harga_Produk Currency Harga produk
4 Kapasitas Integer Kapasitas produk yang
dihasilkan
6. Tabel Spesifikasi
Primary Key : Kode_Spesifikasi Foreign Key : -
Fungsi : Menyimpan data spesifikasi yang digunakan untuk pembuatan produk
Tabel 4. 6 Spesifikasi
No Field Data Type Length Description
1 Kode_Spesifikasi Varchar 10 Identitas spesifikasi 2 Spesifikasi Varchar 50 Nama spesifikasi 3 Keterangan_Spesifi
kasi
Varchar 100 Keterangan dari spesifikasi
4 Harga_Spesifikasi Currency Harga spesifikasi
7. Tabel Pemesanan
Primary Key : No_Pemesanan
Foreign Key : No_Pemesanan reference Id_Supplier, No_Pemesanan reference Id_Karyawan
Fungsi : Menyimpan data transaksi pemesanan bahan baku
Tabel 4. 7 Pemesanan
No Field Data Type Length Description
1 No_Pemesanan Varchar 5 Nomor urut
pemesanan 2 ID_Supplier Varchar 5 Identitas supplier 3 ID_Karyawan Varchar 20 Identitas karyawan 4 Tgl_Pemesanan DateTime Tanggal pemesanan 8. Tabel Pembelian
Primary Key : No_Pembelian
Foreign Key : No_Pembelian reference Id_Karyawan, No_Pembelian reference Id_Supplier
Fungsi : Menyimpan data transaksi pembelian bahan baku Tabel 4. 8 Pembelian
No Field Data Type Length Description
1 No_Pembelian Varchar 10 Nomor urut pembelian 2 ID_Karyawan Varchar 20 Identitas karyawan 3 ID_Supplier Varchar 5 Identitas supplier 4 Tgl_Pembelian DateTime Tanggal pembelian 5 Total_Bayar Currency Total biaya pembelian
bahan baku
9. Tabel Detail Spesifikasi
Primary Key : Kode_Produk, Kode_Spesifikasi Foreign Key :
Fungsi : Menyimpan data detail spesifikasi untuk pembuatan produk
Tabel 4. 9 Detail Spesifikasi
No Field Data Type Length Description 1 Kode_Produk Varchar 10 Kode produk 2 Kode_Spesifikasi Varchar 10 Kode spesifikasi 3 Jumlah_Spesifikasi Integer Jumlah spesifikasi
yang diperlukan produk
10. Tabel Detail Bahan Baku Spesifikasi
Primary Key : Kode_Spesifikasi, Id_Bahan_Baku Foreign Key : -
Fungsi : Menyimpan data detail bahan baku untuk pembuatan spesifikasi
Tabel 4. 10 Detail Bahan Baku Spesifikasi
No Field Data Type Length Description 1 Kode_Spesifikasi Varchar 10 Kode spesifikasi 2 Id_Bahan_Baku Varchar 5 Identitas bahan baku 3 Jumlah_Pemakaian Integer Jumlah pemakaian
bahan baku 11. Tabel Detail Pemesanan
Primary Key : No_Pemesanan, Id_Bahan_Baku Foreign Key : -
Fungsi : Menyimpan data detail pemesanan bahan baku
Tabel 4. 11 Detail Pemesanan
No Field Data Type Length Description
1 No_Pemesanan Varchar 10 Nomor urut
pemesanan
2 Id_Bahan_Baku Varchar 5 Identitas bahan baku
3 Jumlah_Item Integer Jumlah bahan baku
yang dipesan
12. Tabel Detil Pembelian
Primary Key : No_Pembelian, Id_Bahan_Baku Foreign Key : -
Fungsi : Menyimpan detail pembelian bahan baku Tabel 4. 12 Detail Pembelian
No Field Data Type Length Description
1 No_Pembelian Varchar 10 Nomor urut
pembayaran
2 Id_Bahan_Baku Varchar 5 Identitas bahan baku
3 Jumlah_Item Integer Jumlah bahan baku
yang dibayar
3 Total_Harga Currency Total dari harga bahan baku dikalikan jumlah item
4.2.5 Desain Input/Output
Desain input/ouput dari Rancang Bangun Sistem Informasi Pemesanan dan Pembelian Bahan Baku Pada PT. Sinar Baja Hutama adalah sebagai berikut:
a. Form Login
Form Login merupakan form yang didisain untuk melakukan proses awal login maupun logout karyawan sebelum menggunakan aplikasi. Terlihat pada gambar 4.13 Desain Form Login.
Log In
Username Username
Password Password
Log Out
FORM LOGIN FORM LOGIN
Gambar 4. 13 Desain Login
b. Form Supplier
Form Supplier merupakan form yang didisain untuk melakukan proses penyimpanan, perubahan dan penghapusan data supplier. Terlihat pada gambar 4.14 Desain Form Supplier.
SIMPAN HAPUS
KELUAR NO. TELPON
NO. TELPON ALAMAT SUPPLIER ALAMAT SUPPLIER NAMA SUPPLIER NAMA SUPPLIER ID SUPPLIER ID SUPPLIER
ID SUPPLIER NAMA SUPPLIER ALAMAT SUPPLIER NO. TELPON
FORM SUPPLIER FORM SUPPLIER
Gambar 4. 14 Desain Form Supplier
c. Form Karyawan
Form Karyawan merupakan form yang didisain untuk melakukan proses penyimpanan, perubahan dan penghapusan data karyawan. Terlihat pada gambar 4.15 Desain Form Karyawan.
SIMPAN HAPUS
KELUAR JENIS KELAMIN
JENIS KELAMIN PASSWORD PASSWORD NAMA KARYAWAN NAMA KARYAWAN ID KARYAWAN ID KARYAWAN
ID KARYAWAN NAMA KARYAWAN ALAMAT KARYAWAN JENIS KELAMIN
FORM KARYAWAN FORM KARYAWAN
LAKI - LAKI PEREMPUAN
Gambar 4. 15 Desain Form Karyawan
d. Form Bahan Baku
Form Bahan Baku merupakan form yang didisain untuk melakukan proses
penyimpanan, perubahan dan penghapusan data bahan baku yang nantinya
akan digunakan pada transaksi pemesanan dan pembelian bahan baku. Terlihat
pada gambar 4.16 Desain Form Bahan Baku.
SIMPAN HAPUS
KELUAR HARGA BAHAN BAKU
HARGA BAHAN BAKU STOK BAHAN BAKU STOK BAHAN BAKU NAMA BAHAN BAKU NAMA BAHAN BAKU ID BAHAN BAKU ID BAHAN BAKU
ID BAHAN BAKU NAMA BAHAN BAKU STOK HARGA
FORM BAHAN BAKU FORM BAHAN BAKU
Gambar 4. 16 Desain Form Bahan Baku
e. Form Satuan Bahan Baku
Form Satuan Bahan Baku merupakan form yang didisain untuk melakukan penyimpanan, perubahan dan penghapusan data satuan bahan baku. Terlihat pada gambar 4.17 Desain Form Satuan Bahan Baku.
SIMPAN HAPUS
KELUAR NAMA SATUAN
NAMA SATUAN ID SATUAN ID SATUAN
ID BAHAN BAKU NAMA BAHAN BAKU STOK HARGA
FORM SATUAN BAHAN BAKU FORM SATUAN BAHAN BAKU
Gambar 4. 17 Desain Form Satuan Bahan Baku
f. Form Transaksi Pemesanan Bahan Baku
Form Transaksi Pemesanan Bahan Baku merupakan form yang didisain untuk melakukan penyimpanan, perubahan dan penghapusan data transaksi pemesanan bahan baku. Pada form ini terdapat 2 tab yaitu Pemesanan dan Cari Data. Tab Pemesanan digunakan untuk melakukan transaksi pemesanan. Tab Pemesanan dapat dilihat pada gambar 4.18 Desain Form Transaksi Pemesanan.
SIMPAN HAPUS
KELUAR ID BAHAN BAKU
ID BAHAN BAKU ID SUPPLIER ID SUPPLIER NO. PEMESANAN NO. PEMESANAN
FORM PEMESANAN FORM PEMESANAN
ID KARYAWAN ID KARYAWAN
NAMA BAHAN BAKU NAMA BAHAN BAKU STOK BAHAN BAKU STOK BAHAN BAKU JUMLAH PESAN JUMLAH PESAN
HARGA SATUAN HARGA SATUAN
+ -
NO. PEMESANAN ID BAHAN BAKU
29 NOVENBER 2015
CARI DATA BAHAN
BAKU PEMESANAN CARI DATA
JUMLAH ITEM
Gambar 4. 18 Desain Form Transaksi Pemesanan
Tab Cari Data digunakan untuk pencarian data pemesanan yang kemudian akan
dicetak menjadi Faktur Pemesanan. Pada tab cari data terdapat tab yang berisi
Data Transaksi Pemesanan dan Detail Pemesanan. Tab Cari Data dapat dilihat
pada gambar 4.19 Desain Form Transaksi Pemesanan Cari Data dan gambar
4.20 Desain Form Transaksi Pemesanan Detail Pemesanan.
KELUAR
FORM PEMESANAN FORM PEMESANAN
ID KARYAWAN
ID KARYAWAN 29 NOVENBER 2015
PEMESANAN CARI DATA
NO. PEMESANAN NO. PEMESANAN
NO. PEMESANAN ID SUPPLIER
TRANSAKSI PEMESANAN DETAIL PEMESANAN
CETAK FAKTUR PEMESANAN
ID KARYAWAN TANGGAL PEMESANAN
Gambar 4. 19 Desain Form Transaksi Pemesanan Cari Data
KELUAR
FORM PEMESANAN FORM PEMESANAN
ID KARYAWAN
ID KARYAWAN 29 NOVENBER 2015
PEMESANAN CARI DATA
NO. PEMESANAN NO. PEMESANAN
NO. PEMESANAN ID BAHAN BAKU
TRANSAKSI PEMESANAN DETAIL PEMESANAN
CETAK FAKTUR PEMESANAN
JUMLAH ITEM
Gambar 4. 20 Desain Form Transaksi Pemesanan Detail Pemesanan
g. Form Transaksi Pembelian Bahan Baku
Form Transaksi Pembelian Bahan Baku merupakan form yang didisain untuk melakukan penyimpanan, perubahan dan penghapusan data transaksi pembelian bahan baku dengan menyesuaikan dengan pemesanan yang sebelumnya telah dilakukan. Pada form ini terdapat tab yang berisi Pembelian, Cari Data, dan Cetak Laporan. Tab pembelian digunakan untuk melakukan transaksi pembelian, dan dapat dilihat pada gambar 4.21 Desain Form Transaksi Pembelian (Detail Pemesanan) dan 4.22 Desain Form Transaksi Pembelian (Detail Pembelian).
SIMPAN HAPUS
KELUAR ID BAHAN BAKU
ID BAHAN BAKU ID SUPPLIER ID SUPPLIER NO. PEMESANAN NO. PEMESANAN
FORM PEMBELIAN FORM PEMBELIAN
ID KARYAWAN ID KARYAWAN
NAMA BAHAN BAKU NAMA BAHAN BAKU STOK BAHAN BAKU STOK BAHAN BAKU
JUMLAH PESAN JUMLAH PESAN
HARGA SATUAN HARGA SATUAN
+ -
29 NOVENBER 2015
NO PEMBELIAN NO PEMBELIAN
TOTAL HARGA TOTAL HARGA TOTAL BAYAR TOTAL BAYAR
CARI DATA PEMESANAN
PEMBELIAN CARI DATA
DETAIL PEMESANAN DETAIL PEMBELIAN
NO. PEMESANAN ID BAHAN BAKU JUMLAH ITEM STOK HARGA
Gambar 4. 21 Desain Form Transaksi Pembelian (Detail Pemesanan)
SIMPAN HAPUS
KELUAR ID BAHAN BAKU
ID BAHAN BAKU ID SUPPLIER ID SUPPLIER NO. PEMESANAN NO. PEMESANAN
FORM PEMBELIAN FORM PEMBELIAN
ID KARYAWAN ID KARYAWAN
NAMA BAHAN BAKU NAMA BAHAN BAKU STOK BAHAN BAKU STOK BAHAN BAKU
JUMLAH PESAN JUMLAH PESAN
HARGA SATUAN HARGA SATUAN
+ -
29 NOVENBER 2015
NO PEMBELIAN NO PEMBELIAN
TOTAL HARGA TOTAL HARGA TOTAL BAYAR TOTAL BAYAR
CARI DATA PEMESANAN
PEMBELIAN CARI DATA
DETAIL PEMESANAN DETAIL PEMBELIAN
NO. PEMBAYARAN ID BAHAN BAKU JUMLAH ITEM TOTAL HARGA
Gambar 4. 22 Desain Form Transaksi Pembelian (Detail Pembelian)
Tab Cari Data digunakan untuk pencarian data pembelian yang telah dilakukan.
Pada tab cari data terdapat tab yang berisi Data Transaksi Pembelian dan Detail
Pembelian. Data Transaksi Pembelian berisi data transaksi yang telah
dilakukan, sedangkan Detail Pembelian berisi data detail bahan baku yang
dibeli. Tab Cari Data dapat dilihat pada gambar 4.23 Desain Form Transaksi
Pembelian Cari Data (Pembelian) dan gambar 4.24 Desain Form Transaksi
Pembelian Cari Data (Detail Pembelian).
KELUAR
FORM PEMBELIAN FORM PEMBELIAN
ID KARYAWAN ID KARYAWAN
29 NOVENBER 2015
NO PEMBELIAN NO PEMBELIAN
PEMBELIAN CARI DATA
PEMBELIAN DETAIL PEMBELIAN
NO.PEMBELIAN ID BAHAN BAKU JUMLAH ITEM TOTAL HARGA
Gambar 4. 23 Desain Form Transaksi Pembelian Cari Data (Pembelian)
KELUAR
FORM PEMBELIAN FORM PEMBELIAN
ID KARYAWAN ID KARYAWAN
29 NOVENBER 2015
NO PEMBELIAN NO PEMBELIAN
PEMBELIAN CARI DATA
PEMBELIAN DETAIL PEMBELIAN
NO. PEMBAYARAN ID SUPPLIER ID KARYAWAN TANGGAL PEMBELIAN TOTAL BAYAR
Gambar 4. 24 Desain Form Transaksi Pembelian Cari Data (Detail
Pembelian)
h. Form Spesifikasi
Form Spesifikasi merupakan form yang didisain untuk melakukan penyimpanan, perubahan dan penghapusan data spesifikasi beserta bahan baku yang digunakan pada spesifikasi. Pada form ini terdapat tab yang berisi Spesifikasi dan Cari Spesifiakasi. Tab spesifikasi digunakan untuk menginputkan bahan baku apa saja yang digunakan untuk pembuata spesifikasi produk. Tab spesifikasi dapat dilihat pada gambar 4.25 Desain Form Spesifikasi.
SIMPAN HAPUS
KELUAR HARGA SPESIFIKASI
HARGA SPESIFIKASI KETERANGAN KETERANGAN SPESIFIKASI SPESIFIKASI
FORM SPESIFIKASI FORM SPESIFIKASI
KODE BAHAN BAKU KODE BAHAN BAKU
STOK BAHAN BAKU STOK BAHAN BAKU
JUMLAH PEMAKAIAN JUMLAH PEMAKAIAN NAMA BAHAN BAKU NAMA BAHAN BAKU
+ -
KODE SPESIFIKASI KODE SPESIFIKASI
CARI DATA BAHAN
BAKU SPESIFIKASI CARI SPESIFIKASI
KODE SPESIFIKASI ID BAHAN BAKU JUMLAH PEMAKAIAN
DETAIL SPESIFIKASI
Gambar 4. 25 Desain Form Spesifikasi
Tab Cari Data Spesifikasi digunakan untuk pencarian data spesifikasi dan
detail bahan baku yang digunakan untuk spesifikasi. Pada tab cari data
spesifikasi terdapat tab spesifikasi yang berisi data spesifikasi dan tab detail
bahan baku spesifikasi yang berisi detail bahan baku yang dipakai untuk spesifikasi. Tab cari data spesifikasi dapat dilihat pada gambar 4.26 Desain Form Spesifikasi Cari Data Spesifikasi dan 4.27 Desain Form Spesifikasi Cari Data Spesifikasi (Detail Bahan Baku).
KELUAR
FORM SPESIFIKASI FORM SPESIFIKASI
KODE SPESIFIKASI KODE SPESIFIKASI SPESIFIKASI
SPESIFIKASI CARI SPESIFIKASI
KODE SPESIFIKASI SPESIFIKASI KETERANGAN SPESIFIKASI
SPESIFIKASI DETAIL BAHAN BAKU SPESIFIKASIDETAIL BAHAN BAKU SPESIFIKASI
HARGA SPESIFIKASI
Gambar 4. 26 Desain Form Spesifikasi Cari Data Spesifikasi
KELUAR
FORM SPESIFIKASI FORM SPESIFIKASI
KODE SPESIFIKASI KODE SPESIFIKASI SPESIFIKASI
SPESIFIKASI CARI SPESIFIKASI
KODE SPESIFIKASI ID BAHAN BAKU JUMLAH PEMAKAIAN
SPESIFIKASI
SPESIFIKASI DETAIL BAHAN BAKU SPESIFIKASI
Gambar 4. 27 Desain Form Spesifikasi Cari Data Spesifkasi (Detail Bahan
Baku)
i. Form Produk
Form Produk merupakan form yang didisain untuk melakukan penyimpanan, perubahan dan penghapusan data produk beserta detail spesifikasi yang digunakan pada produk. Pada form ini terdapat tab yang berisi Produk dan Cari Produk. Tab Produk digunakan untuk menginputkan data spesifikasi apa saja yang digunakan pada produk. Tab Produk dapat dilihat pada gambar 4.28 Desain Form Produk.
SIMPAN HAPUS
KELUAR HARGA PRODUK
HARGA PRODUK KAPASITAS KAPASITAS NAMA PRODUK NAMA PRODUK
FORM PRODUK FORM PRODUK
KODE SPESIFIKASI KODE SPESIFIKASI
HARGA SPESIFIKASI HARGA SPESIFIKASI JUMLAH SPESIFIKASI JUMLAH SPESIFIKASI SPESIFIKASI SPESIFIKASI
+ -
KODE PRODUK KODE PRODUK
CARI DATA SPESIFIKASI
PRODUK CARI PRODUK
KODE PRODUK KODE SPESIFIKASI JUMLAH SPESIFIKASI
DETAIL SPESIFIKASI
TOTAL HARGA TOTAL HARGA
Gambar 4. 28 Desain Form Produk
Tab Cari Data Produk digunakan untuk pencarian data produk dan spesifikasi
apa saja yang digunakan pada produk. Pada tab cari data produk terdapat tab
produk yang berisi data produk dan tab detail spesifikasi yang berisi detail
spesifikasi yang dipakai untuk pembuatan produk. Tab cari data produk dapat
dilihat pada gambar 4.29 Desain Form Produk Cari Data Produk dan 4.30 Desain Form Produk Cari Data Produk (Detail Spesifikasi).
KELUAR
FORM PRODUK FORM PRODUK
KODE PRODUK KODE PRODUK PRODUK
PRODUK CARI PRODUK
KODE PRODUK NAMA PRODUK KAPASITAS
PRODUK DETAIL SPESIFIKASIDETAIL SPESIFIKASI
HARGA PRODUK
Gambar 4. 29 Desain Form Produk Cari Data Produk
KELUAR
FORM PRODUK FORM PRODUK
KODE PRODUK KODE PRODUK PRODUK
PRODUK CARI PRODUK
KODE PRODUK KODE SPESIFIKASI JUMLAH SPESIFIKASI
PRODUK
PRODUK DETAIL SPESIFIKASI
Gambar 4. 30 Desain Form Produk Cari Data Produk (Detail Spesifikasi)
j. Form Data Bahan Baku
Form Data Bahan Baku merupakan form yang didisain untuk menampilkan data bahan baku yang ada. Pada form ini terdapat fungsi penyortiran berdasarkan nama bahan baku. Form Data Bahan Baku dapat dilihat pada gambar 4.31 Desain Form Data Bahan Baku.
NAMA BAHAN BAKU NAMA BAHAN BAKU
ID BAHAN BAKU NAMA BAHAN BAKU STOK BAHAN BAKU SATUAN HARGA BAHAN BAKU
FORM DATA BAHAN BAKU
KELUAR
Gambar 4. 31 Desain Form Data Bahan Baku
k. Form Data Pemesanan
Form Data Pemesanan merupakan form yang didisain untuk menampilkan data pemesanan yang telah diinputkan pada form transaksi pemesanan. Pada form ini terdapat fungsi penyortiran berdasarkan nomor pemesanan dengan menginputkan nomor pemesanan pada kolom pencarian yang telah disediakain.
Form Data Pemesanan dapat dilihat pada gambar 4.32 Desain Form Data
Pemesanan.
NO. PEMESANAN NO. PEMESANAN
NO. PEMESANAN ID SUPPLIER ID KARYAWAN TANGGAL PEMESANAN
FORM DATA PEMESANAN
KELUAR
Gambar 4. 32 Desain Form Data Pemesanan
l. Form Data Spesifikasi
Form Data Spesifikasi merupakan form yang didisain untuk menampilkan data spesifikasi dan detail bahan baku yang dibutuhkan untuk spesifikasi yang ada.
Pada form ini terdapat fungsi penyortiran berdasarkan kode spesifikasi. Form Data Spesifikasi dapat dilihat pada gambar 4.33 Desain Form Data Spesifikasi dan gambar 4.34 Desain Form Data Spesifikasi (Detail Bahan Baku Spesifikasi).
KODE SPESIFIKASI KODE SPESIFIKASI
KODE SPESIFIKASI SPESIFIKASI KETERANGAN SPESIFIKASI
FORM DATA SPESIFIKASI
KELUAR SPESIFIKASI DETAIL BAHAN BAKU SPESIFIKASI
HARGA SPESIFIKASI
Gambar 4. 33 Desain Form Data Spesifikasi
KODE SPESIFIKASI KODE SPESIFIKASI
KODE SPESIFIKASI ID BAHAN BAKU JUMLAH PEMAKAIAN
FORM DATA SPESIFIKASI
KELUAR SPESIFIKASI DETAIL BAHAN BAKU SPESIFIKASI
Gambar 4. 34 Desain Form Data Spesifikasi (Detail Bahan Baku Spesifikasi)
m. Faktur Pemesanan
Faktur Pemesanan merupakan form yang didisain untuk menampilkan hasil faktur pemesanan bahan baku. Form Faktur Pemesanan dapat dilihat pada gambar 4.35 Desain Faktur Pemesanan.
No. Pemesanan
No. Pemesanan XXXXXXXXXXXXXX Supplier
Supplier XXXXXXXXXXXXXX
12 Desember 2015 12 Desember 2015
Nama Bahan Baku Harga Bahan Baku Jumlah Item Satuan XXXXXXX
XXXXXXX XXXXXXX XXXXXXX XXXXXXX XXXXXXX XXXXXXX XXXXXXX
X.XXX.XXX X.XXX.XXX X.XXX.XXX X.XXX.XXX X.XXX.XXX X.XXX.XXX X.XXX.XXX X.XXX.XXX
XXXXX XXXXX XXXXX XXXXX XXXXX XXXXX XXXXX XXXXX
XXXXXXXX XXXXXXXX XXXXXXXX XXXXXXXX RpRp
RpRp RpRp RpRp
PT. SINAR BAJA HUTAMA PT. SINAR BAJA HUTAMA
JL. DUPAK RUKUN NO. 111 - SURABAYA JL. DUPAK RUKUN NO. 111 - SURABAYA No. Telpon : (031) 5318383; (031) 5312466 No. Telpon : (031) 5318383; (031) 5312466 Fax : (031) 5476040
Fax : (031) 5476040
E-mail : [email protected] E-mail : [email protected]
PT. SINAR BAJA HUTAMA PT. SINAR BAJA HUTAMA
XXXXXXXXXXXXX XXXXXXXXXXXXX
Gambar 4. 35 Desain Faktur Pemesanan
n. Laporan Pembelian Bahan Baku
Laporan Pembelian Bahan Baku merupakan form yang didisain untuk menampilkan laporan pembelian bahan baku selama periode tertentu, baik itu satu minggu, satu bulan, dua bulan, dsb. Laporan ini merupakan hasil dari transaksi pembelian bahan baku. Laporan Pembelian Bahan Baku dapat dilihat pada gambar 4.36 Desain Laporan Pembelian Bahan Baku.
LAPORAN PEMBELIAN BAHAN BAKU
LAPORAN PEMBELIAN BAHAN BAKU Tanggal CetakTanggal Cetak
Supplier ID Bahan Baku Jumlah Item Satuan
XXXXXXX XXXXXXX Tanggal Pembelian Tanggal
Pembelian XXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXXX XXXXXXXXXXXXX XXXXXXXXXXXXX
XXXXXXXXXXXXX XXXXXXXXXXXXX XXXXXXXXXXXXX XXXXXXXXXXXXX
XXXXX XXXXX XXXXX XXXXX
XXXXX XXXXX XXXXX XXXXX
XXXXXXXX XXXXXXXX
XXXXXXXX XXXXXXXX PT. SINAR BAJA HUTAMA
PT. SINAR BAJA HUTAMA
JL. DUPAK RUKUN NO. 111 - SURABAYA JL. DUPAK RUKUN NO. 111 - SURABAYA No. Telpon : (031) 5318383; (031) 5312466 No. Telpon : (031) 5318383; (031) 5312466 Fax : (031) 5476040
Fax : (031) 5476040
E-mail : [email protected] E-mail : [email protected]
PT. SINAR BAJA HUTAMA PT. SINAR BAJA HUTAMA
XXXXXXXXXXXXX XXXXXXXXXXXXX
Nama Bahan Baku Total Harga
X.XXX.XXX X.XXX.XXX X.XXX.XXX X.XXX.XXX
X.XXX.XXX X.XXX.XXX X.XXX.XXX X.XXX.XXX RpRp
RpRp
RpRp RpRp XXXXX
XXXXX XXXXX XXXXX
XXXXXXX XXXXXXX Tanggal Pembelian Tanggal Pembelian
TOTAL BAYAR
TOTAL BAYAR RpRp X.XXX.XXXX.XXX.XXX
TOTAL BAYAR
TOTAL BAYAR RpRp X.XXX.XXXX.XXX.XXX
GRAND TOTAL
GRAND TOTAL RpRp X.XXX.XXXX.XXX.XXX
Gambar 4. 36 Desain Laporan Pembelian Bahan Baku
o. Laporan Stok Bahan Baku
Laporan Stok Bahan Baku merupakan form yang didisain untuk menampilkan laporan stok bahan baku yang telah mencapai limit stok. Laporan Stok Bahan Baku dapat dilihat pada gambar 4.37 Desain Laporan Stok Bahan Baku.
LAPORAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU
LAPORAN PERSEDIAAN BAHAN BAKU Tanggal CetakTanggal Cetak
ID Bahan Baku Stok Bahan Baku Satuan
XXXXXXXXXXXXX XXXXXXXXXXXXX XXXXXXXXXXXXX XXXXXXXXXXXXX XXXXXXXXXXXXX XXXXXXXXXXXXX XXXXXXXXXXXXX XXXXXXXXXXXXX
XXXXX XXXXX XXXXX XXXXX XXXXX XXXXX XXXXX XXXXX
XXXXXXXX XXXXXXXX XXXXXXXX XXXXXXXX PT. SINAR BAJA HUTAMA
PT. SINAR BAJA HUTAMA
JL. DUPAK RUKUN NO. 111 - SURABAYA JL. DUPAK RUKUN NO. 111 - SURABAYA No. Telpon : (031) 5318383; (031) 5312466 No. Telpon : (031) 5318383; (031) 5312466 Fax : (031) 5476040
Fax : (031) 5476040
E-mail : [email protected] E-mail : [email protected]
PT. SINAR BAJA HUTAMA PT. SINAR BAJA HUTAMA
XXXXXXXXXXXXX XXXXXXXXXXXXX
Nama Bahan Baku Harga Bahan Baku
X.XXX.XXX X.XXX.XXX X.XXX.XXX X.XXX.XXX X.XXX.XXX X.XXX.XXX X.XXX.XXX X.XXX.XXX RpRp
RpRp RpRp RpRp XXXXX
XXXXX XXXXX XXXXX XXXXX XXXXX XXXXX XXXXX