ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI
PENJADWALAN PREVENTIVE MAINTENANCE PADA PT. MOON LION INDONESIA
SKRIPSI
oleh
Ng, Erwin Wiyono 0900824236
PROGRAM STUDI GANDA
TEKNIK INDUSTRI DAN SISTEM INFORMASI UNIVERSITAS BINA NUSANTARA
JAKARTA
2010
ANALISA DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI
PENJADWALAN PREVENTIVE MAINTENANCE PADA PT. MOON LION INDONESIA
SKRIPSI
diajukan sebagai salah satu syarat untuk gelar kesarjanaan pada
Program Ganda
Jenjang Pendidikan Strata 1
oleh
Ng, Erwin Wiyono 0900824236
PROGRAM STUDI GANDA
TEKNIK INDUSTRI DAN SISTEM INFORMASI UNIVERSITAS BINA NUSANTARA
JAKARTA
2010
UNIVERSITAS BINA NUSANTARA
Saya, Ng, Erwin Wiyono, dengan ini menyatakan bahwa skripsi yang berjudul:
ANALISIS DAN PERANCANGAN SISTEM INFORMASI PENJADWALAN PREVENTIVE MAINTENANCE PADA PT. MOON
LION INDONESIA
SKRIPSI PROGRAM GANDA
TEKNIK INDUSTRI – SISTEM INFORMASI UNIVERSITAS BINA NUSANTARA
adalah benar hasil karya saya dan belum pernah diajukan sebagai karya ilmiah, sebagian atau seluruhnya, atas nama saya atau pihak lain.
Ng, Erwin Wiyono 21 Januari 2010
0900824236
Saya , selaku Pembimbing,
setuju Skripsi tersebut diajukan untuk Ujian Pendadaran
Ir. Gunawarman Hartono, M.Eng ...
D1792
J. Sudirwan, SE., MM ...
D0340
KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat rahmat dan penyertaann-Nya, penulis pada akhirnya dapat menyusun dan menyelesaikan skripsi ini.
Dalam kesempatan ini, penulis juga ingin mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah memberikan dukungan dan bantuan selama proses penyusunan laporan kerja praktek ini. Penulis ingin mengucapkan terima kasih kepada :
1. Bapak Prof. Dr. Ir. Harjanto Prabowo, MM selaku Rektor Universitas Bina Nusantara.
2. Ibu Dr. Ho Hwi Chie, S.Pd.,M.Sc..selaku Dekan Fakultas Teknik Universitas Bina Nusantara.
3. Bapak Ir. Sablin Yusuf, M.Sc, M.Comp.Sc. MM. selaku Dekan Fakultas Ilmu Komputer Universitas Bina Nusantara.
4. Bapak Johan, S.Kom., MM, selaku Ketua Jurusan Sistem Informasi Universitas Bina Nusantara.
5. Ibu Ketut Gita Ayu, MSIE selaku Ketua Jurusan Teknik Industri Universitas Bina Nusantara.
6. Bapak Ramir Santos Austria, MAEd. selaku Ketua Jurusan Ganda Universitas Bina Nusantara.
7. Ibu Nunung Nurhasanah, S.T., MSi, selaku Ketua Program Studi Teknik Industri – Sistem Informasi Universitas Bina Nusantara.
8. Bapak Ir. Gunawarman Hartono, M.Eng. selaku dosen pembimbing yang telah bersedia meluangkan waktu untuk memberikan pengarahan dan bimbingan kepada penulis dalam penyusunan skripsi ini.
9. Bapak J. Sudirwan, SE., MM selaku dosen pembimbing yang telah bersedia meluangkan waktu untuk memberikan pengarahan dan bimbingan kepada penulis dalam penyusunan skripsi ini.
10. Keluarga tercinta yang telah memberikan dukungan doa dan semangat kepada penulis untuk menyelesaikan skripsi ini.
11. Bapak Vincent Hartono, selaku manajer dan pembimbing lapangan dari PT. Moon Lion Industries Indonesia yang telah memberikan ijin kepada penulis untuk melakukan survey pada perusahaannya dan meluangkan waktunya dalam memberikan pengarahan kepada penulis untuk menyelesaikan skripsi ini.
12. Bapak/Ibu dosen lainnya yang telah banyak memberikan bantuan serta arahan–
arahan yang berguna bagi penulis
13. Luhur Anggito W., Yuliaty, Syella Octaviani M., Siska A., dan Andri yang telah memberikan dukungan dan ilmu yang sangat membantu penulis dalam menyusun skripsi ini.
14. Bapak Dendi P.Ishak, MSIE, dan rekan-rekan asisten Studio/Laboratorium Universitas Bina Nusantara, khususnya Santrya, Fredy, Robin T., Irrene, Yuhandi, Lina Y, Mangkusatya, Agnesia, Rara Intan, Camelia Minarry C., Dedi S. yang memberikan dukungan semangat kepada penulis dalam menyelesaikan skripsi ini.
15. Rekan-rekan sekelas PAX angkatan 2005 yang telah memberikan dukungan, semangat dan persahabatan selama masa kuliah kepada penulis.
16. Asisten-asisten laboratorium sistem informasi yang telah banyak membantu dalam memahami konsep sistem informasi yang diperlukan untuk penyelesaian skripsi ini.
17. Asisten-asisten laboratorium teknik industri yang telah banyak membantu dalam memahami konsep teknik industri yang diperlukan untuk penyelesaian skripsi ini.
18. Segenap pihak yang tak dapat disebutkan satu persatu, yang telah memberikan dukungan kepada penulis dalam penyusunan skripsi ini.
Penulis menyadari bahwa terdapat kekurangan pada skripsi ini yang masih jauh dari sempurna. Oleh karena itu penulis terbuka untuk menerima kritik dan saran yang bersifat membangun dari pembaca guna menyempurnakan skripsi ini di masa yang akan datang.. Akhir kata penulis berharap skripsi ini dapat bermanfaat bagi penulis dan pembaca lainnya.
Jakarta, 21 Januari 2009 Penyusun,
Ng, Erwin Wiyono 0900824236
DAFTAR ISI
Halaman
Abstrak vi
Kata Pengantar viii
Daftar Tabel xvi
Daftar Gambar xx
Daftar Lampiran xxiii
BAB 1 PENDAHULUAN 1
1.1 Latar Belakang 1
1.2 Perumusan Masalah 2
1.3 Ruang Lingkup Permasalahan 4
1.4 Tujuan dan Manfaat Penelitian 5
1.5 Gambaran Umum Perusahaan 7
1.5.1 Sejarah dan Perkembangan Perusahaan 7
1.5.2 Lokasi 9
1.5.3 Struktur Organisasi 10
1.5.4 Proses Produksi 15
1.5.5 Waktu Kerja 19
1.5.6 Sistem Pemeliharaan Mesin dan Peralatan 20 1.5.7 Analisa Kondisi Berjalan pada Bagian Maintenance 21
BAB 2 LANDASAN TEORI 23
2.1 Pengertian Pemeliharaan (Maintenance) 23
2.2 Kategori Pemeliharaan 25
2.2.1 Pemeliharaan Pencegahan 25
2.2.2 Pemeliharaan Pemogokan 28
2.3 Syarat-Syarat yang Diperlukan agar Pekerjaan Bagian Pemeliharaan dapat Dilakukan dengan Efisien 30
2.4 Konsep-Konsep Pemeliharaan 33
2.4.1 Breakdown dan Downtime 33 2.4.2 Reliability 35 2.4.3 Keterawatan (Maintainability) 37 2.4.4 Ketersediaan (Availibility) 37
2.5 Distribusi Kerusakan 38
2.6 Identifikasi Distribusi Kerusakan 44
2.6.1 Identifikasi Awal 44
2.6.2 Uji Kebaikan Suai (Goodness of Fit Test) 46 2.6.2.1 Mann’s Test untuk Menguji Distribusi Weibull 46 2.6.2.2 Bartlett’s Test untuk Menguji Distribusi Eksponensial 47 2.6.2.3 Kolmogorov Smirnov Test untuk Menguji Distribusi
Normal dan Lognormal 48
2.6.3 Penentuan Parameter 49
2.7 Perhitungan Mean Time to Failure dan Mean Time to Repair 50 2.8 Penentuan Interval Waktu Penggantian Pencegahan Optimal 51 2.8.1 Block Replacement 51 2.8.2 Age Replacement 51
2.9 Penentuan Interval Waktu Pemeriksaan Optimal 52
2.10 Perhitungan Availibility 54
2.11 Perhitungan Tingkat Reliability 54
2.12 Perhitungan Biaya Preventive Maintenance 56
2.13 Pareto Chart 58
2.14 Simulasi Monte Carlo 60
2.15 Teknik Lotting 62
2.16 Definisi Sistem Informasi 65
2.17 Analisis dan Perancangan Berbasis Objek (Object-Oriented Analysis and Design) 73 2.18 Keuntungan dan Kerugian dari Object-Oriented Analysis and
Design (OOAD) 74 2.19 Konsep Dasar dari Object-Oriented Analysis and Design (OOAD) 76 2.20 Kegiatan Utama dalam Object-Oriented Analysis and Design
(OOAD) 77
2.21 Unified Modelling Language (UML) 92
2.21.1 Sejarah UML 92
2.21.2 Notasi UML 93
2.21.3 Class Diagram 93
2.21.4 Statechart Diagram 95
2.21.5 Use Case Diagram 96
2.21.6 Sequence Diagram 97
2.21.7 Navigation Diagram 98
2.21.8 Component Diagram 99
2.21.9 Deployment Diagram 100
2.22 Spesifikasi Analisis dan Perancangan Berorientasi Objek 102 2.22.1 Notasi yang Digunakan dalam Class Diagram 103 2.22.2 Notasi yang Digunakan dalam Statechart Diagram 105 2.22.3 Notasi yang Digunakan dalam Deployment Diagram 106 2.22.4 Notasi yang Digunakan dalam Use Case Diagram 107
BAB 3 METODOLOGI PENELITIAN 109
3.1 Model Rumusan Masalah dan Pengambilan Keputusan 109
3.2 Metode Pengumpulan Data 126
3.3 Variabel dan Parameter Penelitian 127
BAB 4 HASIL DAN PEMBAHASAN 129
4.1 Preventive Maintenance 129
4.2 Penentuan Mesin Kritis 129
4.3 Perhitungan dan Analisis Data Kerusakan 134 4.3.1 Perhitungan Time to Failure (TTF) dan Time to Repair
(TTR) Komponen 134
4.3.1.1 Perhitungan Time to Failure (TTF) dan Time to Repair (TTR) Komponen Segiempat pada Mesin CH-5L 135 4.3.1.2 Perhitungan Time to Failure (TTF) dan Time to
Repair (TTR) Komponen As pada Mesin CH-5L 136
4.3.1.3 Perhitungan Time to Failure (TTF) dan Time to Repair (TTR) Komponen Segiempat pada Mesin CH-0 137 4.3.2 Perhitungan Index of Fit (r), Pendugaan Parameter,
Goodness of Fit dan Nilai MTTR dan MTTF 138 4.3.3 Perhitungan Index of Fit (r) untuk Time to Failure (TTF)
pada Komponen Segiempat pada Mesin CH-5L 139 4.3.4 Uji Kesesuaian Distribusi (Goodness of Fit Test) untuk
Time to Failure (TTF) Komponen Segiempat pada Mesin CH-5L 147 4.3.5 Perhitungan Parameter untuk Time to Failure (TTF)
Komponen Segiempat pada Mesin CH-5L 150 4.3.6 Perhitungan MTTF untuk Komponen Segiempat pada
Mesin CH-5L 151
4.3.7 Perhitungan Index of Fit (r) untuk Time to Repair (TTR) pada Komponen Segiempat pada Mesin CH-5L 151 4.3.8 Uji Kesesuaian Distribusi (Goodness of Fit Test) untuk
Time to Repair (TTR) Komponen Segiempat pada Mesin CH-5L 152 4.3.9 Perhitungan Parameter untuk Time to Repair (TTR)
Komponen Segiempat pada Mesin CH-5L 154 4.3.10 Perhitungan MTTR untuk Komponen Segiempat pada
Mesin CH-5L 155
4.3.11 Perhitungan Index of Fit (r) untuk Time to Failure (TTF) pada Komponen As pada Mesin CH-5L 156 4.3.12 Uji Kesesuaian Distribusi (Goodness of Fit Test) untuk
Time to Failure (TTF) Komponen As pada Mesin CH-5L 157 4.3.13 Perhitungan Parameter untuk Time to Failure (TTF)
Komponen As pada Mesin CH-5L 159 4.3.14 Perhitungan MTTF untuk Komponen Segiempat pada
Mesin CH-5L 160
4.3.15 Perhitungan Index of Fit (r) untuk Time to Repair (TTR) pada Komponen As pada Mesin CH-5L 160 4.3.16 Uji Kesesuaian Distribusi (Goodness of Fit Test) untuk
Time to Repair (TTR) Komponen As pada Mesin CH-5L 161 4.3.17 Perhitungan Parameter untuk Time to Repair (TTR)
Komponen As pada Mesin CH-5L 164 4.3.18 Perhitungan MTTR untuk Komponen As pada Mesin CH-
5L 165 4.3.19 Perhitungan Index of Fit (r) untuk Time to Failure (TTF)
pada Komponen Segiempat pada Mesin CH-0 166 4.3.20 Uji Kesesuaian Distribusi (Goodness of Fit Test) untuk
Time to Failure (TTF) Komponen Segiempat pada Mesin CH-0 167 4.3.21 Perhitungan Parameter untuk Time to Failure (TTF)
Komponen Segiempat pada Mesin CH-0 169 4.3.22 Perhitungan MTTF untuk Komponen Segiempat pada 170
Mesin CH-0
4.3.23 Perhitungan Index of Fit (r) untuk Time to Repair (TTR) pada Komponen Segiempat pada Mesin CH-0 170 4.3.24 Uji Kesesuaian Distribusi (Goodness of Fit Test) untuk
Time to Repair (TTR) Komponen Segiempat pada Mesin CH-0 171 4.3.25 Perhitungan Parameter untuk Time to Repair (TTR)
Komponen Segiempat pada Mesin CH-0 175 4.3.26 Perhitungan MTTR untuk Komponen Segiempat pada
Mesin CH-0 176
4.3.26 Hasil Rekapitulasi MTTF dan MTTR Komponen Kritis
pada Mesin Kritis 177
4.4 Perhitungan Interval Waktu Penggantian Pencegahan dan
Pemeriksaan Komponen 178
4.4.1 Perhitungan Interval Waktu Penggantian Pencegahan
Komponen 179 4.4.2 Perhitungan Interval Waktu Pemeriksaan Komponen 184 4.4.3 Perhitungan Tingkat Availibilty 188 4.5 Perhitungan dan Perbandingan Reliabiilty Sebelum dan Setelah
Preventive Maintenance 189
4.6 Perhitungan dan Perbandingan Downtime Sebelum dan Setelah
Preventive Maintenance 194
4.7 Perhitungan dan Perbandingan Total Biaya Sebelum dan Setelah
Preventive Maintenance 196
4.8 Pemesanan Komponen dengan Menggunakan Metode Wagner
Whitin 205
4.8.1 Estimasi Frekuensi Breakdown dengan Simulasi Monte
Carlo 205
4.8.2 Perhitungan Metode Wagner Whitin untuk Penentuan
Lotting Komponen Kritis 210
4.9 Analisis Data 214
4.9.1 Analisis Perhitungan Time to Failure (TTF) dan Time to
Repair (TTR) 214
4.9.2 Analisis Perhitungan Index of Fit 214 4.9.3 Analisis Uji Goodness of Fit dan Parameter untuk Data
TTR dan TTF 215
4.9.4 Analisis Perhitungan Mean Time to Failure (MTTF) dan
Mean Time to Repair (MTTR) 218 4.9.5 Analisis Interval Waktu Penggantian Pencegahan 220 4.9.6 Analisis Interval Waktu Pemeriksaan 221 4.9.7 Analisis Tingkat Availibility 222 4.9.8 Analisis Tingkat Reliability Sebelum dan Setelah
Preventive Maintenance 223
4.9.9 Analisis Total Downtime Sebelum dan Setelah Preventive
Maintenance 224
4.9.10 Analisis Total Biaya Sebelum dan Setelah Preventive
Maintenance 225
4.9.11 Analisis Estimasi Frekuensi Breakdown dengan Menggunakan Metode Simulasi Monte Carlo 226 4.9.12 Analisis Metode Wagner Whitin Untuk Penentuan Lotting
Komponen Kritis 228
4.10 Analisis dan Perancangan Sistem Informasi 230 4.10.1 Analysis Document 230
4.10.1.1 The Task 230
4.10.1.1.1 Tujuan 230
4.10.1.1.2 System Definition 230
4.10.1.1.3 Context 232
4.10.1.1.3.1 Problem Domain 232
4.10.1.1.3.2 Application Domain 234
4.10.1.2 Problem Domain 235
4.10.1.2.1 Clusters 235
4.10.1.2.2 Structure 235
4.10.1.2.3 Classes 237
4.10.1.2.4 Events 243
4.10.1.3 Application Domain 245
4.10.1.3.1 Usage 245
4.10.1.3.1.1 Overview 245
4.10.1.3.1.2 Actors 246
4.10.1.3.1.3 Use Cases 246
4.10.1.3.2 Function 261
4.10.1.3.2.1 Complete Function List 261
4.10.1.3.2.2 Specification of Function 263
4.10.1.3.3 User Interface 265
4.10.1.3.3.1 Dialogue Style 265
4.10.1.3.3.2 Overview 266
4.10.1.3.3.3 Examples 268
4.10.1.3.3.4 Sequence Diagram 287
4.10.1.3.3.5 The Technical Platorm 297
4.10.1.4 Recommendation 297
4.10.1.4.1 The System Usefulness and Feasibility 297
4.10.1.4.2 Strategy 297
4.10.1.4.3 Development Economy 298
4.10.2 Design Document 301
4.10.2.1 The Task 301
4.10.2.1.1 Purpose 301
4.10.2.1.2 Correnction to the Analysis 301
4.10.2.1.3 Quality Goals 301
4.10.2.2 Technical Platform 304
4.10.2.2.1 Equipment 304
4.10.2.2.2 System Software 304
4.10.2.2.3 System Interfaces 305
4.10.2.2.4 Design Language 305
4.10.2.3 Architecture 305
4.10.2.3.1 Component Architecture 305
4.10.2.3.2 Process Architecture 306
4.10.2.3.3 Standards 307
4.10.2.4 Components 309
4.10.2.4.1 Model Component 309
4.10.2.4.2 Function Component 311
4.10.2.4.3 Operation Specification 311
4.10.2.4.4 Table Specification 320
4.10.2.4.5 User Interface Component 325
4.10.2.5 Recommendations 325
4.10.2.5.1 The System Usefulness 325
4.10.2.5.2 Plan for Initiating Use 327
4.10.2.5.3 Implementation Plan 327
BAB 5 SIMPULAN DAN SARAN
5.1 Simpulan 328
5.2 Saran 330
DAFTAR PUSTAKA 332
RIWAYAT HIDUP 334
LAMPIRAN 335
DAFTAR TABEL
Halaman
Tabel 2.1 Definisi dan Nilai-Nilai dari Parameter β 39 Tabel 2.2 Format Contoh Tabel Wagner Whitin 64 Tabel 2.3 Criteria untuk Menentukan Kualitas Software 88
Tabel 2.4 Spesifikasi OOAD 102
Tabel 2.5 Notasi Class Diagram 103
Tabel 2.6 Notasi State Chart Diagram 105
Tabel 2.7 Notasi Deployment Diagram 106
Tabel 2.8 Notasi Use Case Diagram 107
Tabel 4.1 Jumlah Breakdown Per Section 130 Tabel 4.2 Jumlah Breakdown Seluruh Mesin Section Header 131 Tabel 4.3 Jumlah Breakdown Komponen Mesin CH-5L 132 Tabel 4.4 Jumlah Breakdown Komponen Mesin CH-0 133 Tabel 4.5 Data Time to Failure dan Time to Repair Komponen Segiempat
Mesin CH-5L 135
Tabel 4.6 Data Time to Failure dan Time to Repair Komponen As Mesin
CH-5L 136 Tabel 4.7 Data Time to Failure dan Time to Repair Komponen Segiempat
Mesin CH-0 137
Tabel 4.8 Index of Fit Distribusi Weibull pada Komponen Segiempat
Mesin CH-5L 139
Tabel 4.9 Index of Fit Distribusi Eksponensial pada Komponen
Segiempat Mesin CH-5L 141
Tabel 4.10 Index of Fit Distribusi Normal pada Komponen Segiempat
Mesin CH-5L 143
Tabel 4.11 Index of Fit Distribusi Lognormal pada Komponen Segiempat
Mesin CH-5L 144
Tabel 4.12 Ringkasan Nilai Index of Fit Data TTF Komponen Segiempat
Mesin CH-5L 146
Tabel 4.13 Uji Kolmogorov-Smirnov TTF Komponen Segiempat Mesin
CH-5L 147
Tabel 4.14 Ringkasan Nilai Index of Fit Data TTR Komponen Segiempat
Mesin CH-5L 152
Tabel 4.15 Ringkasan Nilai Index of Fit Data TTF Komponen Segiempat
Mesin CH-5L 156
Tabel 4.16 Ringkasan Nilai Index of Fit Data TTR Komponen As Mesin
CH-5L 161 Tabel 4.17 Ringkasan Nilai Index of Fit Data TTF Komponen Segiempat
Mesin CH-0 166
Tabel 4.18 Ringkasan Nilai Index of Fit Data TTR Komponen Segiempat
Mesin CH-0 171
Tabel 4.19 Mann’s Test TTF Komponen Segiempat Mesin CH-0 172
Tabel 4.20 Rekapitulasi Hasil Uji Distribusi Data TTF pada Setiap
Komponen 177 Tabel 4.21 Rekapitulasi Nilai MTTF Setiap Komponen Kritis 177 Tabel 4.22 Rekapitulasi Hasil Uji Distribusi Data TTR pada Setiap
Komponen 177 Tabel 4.23 Rekapitulasi Nilai MTTR Setiap Komponen Kritis 178 Tabel 4.24 Perhitungan Interval Waktu Penggantian Komponen Segiempat
CH-5L 179 Tabel 4.25 Perhitungan Interval Waktu Penggantian Komponen Segiempat
CH-0 182 Tabel 4.26 Perhitungan Tingkat Availibility Total 189 Tabel 4.27 Perhitungan Tingkat Reliability Komponen Segiempat Mesin
CH-5L Sebelum dan Setelah Preventive Maintenance
Berdasarkan Distribusi Lognormal 190 Tabel 4.28 Perhitungan Tingkat Reliability Komponen As Mesin CH-5L
Sebelum dan Setelah Preventive Maintenance Berdasarkan
Distribusi Lognormal 192
Tabel 4.29 Perhitungan Tingkat Reliability Komponen Segiempat Mesin CH-0 Sebelum dan Setelah Preventive Maintenance
Berdasarkan Distribusi Normal 193
Tabel 4.30 Probabilitas TTF Komponen Segiempat Mesin CH-5L 205 Tabel 4.31 Probabilitas TTR Komponen Segiempat Mesin CH-5L 206 Tabel 4.32 Perhitungan Simulasi Monte Carlo Komponen Segiempat
Mesin CH-5L 206
Tabel 4.33 Probabilitas TTF Komponen As Mesin CH-5L 207 Tabel 4.34 Probabilitas TTR Komponen As Mesin CH-5L 207 Tabel 4.35 Perhitungan Simulasi Monte Carlo Komponen As Mesin CH-
5L 208 Tabel 4.36 Probabilitas TTF Komponen Segiempat Mesin CH-0 208 Tabel 4.37 Probabilitas TTR Komponen Segiempat Mesin CH-0 209 Tabel 4.38 Perhitungan Simulasi Monte Carlo Komponen Segiempat
Mesin CH-0 209
Tabel 4.39 Perhitungan Wagner Whitin Komponen Segiempat Mesin CH-
5L 210 Tabel 4.40 Perhitungan Biaya Metode Wagner Whitin Komponen
Segiempat Mesin CH-5L 211
Tabel 4.41 Perhitungan Wagner Whitin Komponen As Mesin CH-5L 212 Tabel 4.42 Perhitungan Biaya Metode Wagner Whitin Komponen As
Mesin CH-5L 212
Tabel 4.43 Perhitungan Wagner Whitin Komponen Segiempat Mesin CH-0 213 Tabel 4.44 Perhitungan Biaya Metode Wagner Whitin Komponen
Segiempat Mesin CH-0 213
Tabel 4.45 Ringkasan Hasil Perhitungan Parameter TTF Komponen Kritis 217 Tabel 4.46 Ringkasan Hasil Perhitungan Parameter TTR Komponen Kritis 217
Tabel 4.47 Ringkasan Hasil Perhitungan MTTF Komponen Kritis 218 Tabel 4.48 Ringkasan Hasil Perhitungan MTTR Komponen Kritis 219 Tabel 4.49 Ringkasan Hasil Perhitungan Interval Penggantian Komponen
Kritis 220 Tabel 4.50 Ringkasan Hasil Perhitungan Interval Pemeriksaan Komponen
Kritis 221 Tabel 4.51 Ringkasan Hasil Perhitungan Tingkat Availibility Komponen
Kritis 223 Tabel 4.52 Ringkasan Hasil Perbandingan Tingkat Reliability Komponen
Kritis 224 Tabel 4.53 Ringkasan Hasil Perbandingan Downtime Mesin Kritis 225 Tabel 4.54 Kriteria FACTOR Sistem Usulan 231 Tabel 4.55 Tabel Event dan Atribut Staff Maintenance 238 Tabel 4.56 Tabel Event dan Atribut Mesin 239 Tabel 4.57 Tabel Event dan Atribut Komponen 240 Tabel 4.58 Tabel Event dan Atribut Form Permintaan Komponen 240 Tabel 4.59 Tabel Event dan Atribut Work Order 241 Tabel 4.60 Tabel Event dan Atribut Penjadwalan 242 Tabel 4.61 Tabel Event dan Atribut Tabel Normal 243
Tabel 4.62 Event Table 244
Tabel 4.63 Actor Table 245
Tabel 4.64 Actor Specification 246
Tabel 4.65 Use Case Specification Login 248 Tabel 4.66 Use Case Specification Mendata Mesin 249 Tabel 4.67 Use Case Specification Mendata Komponen 250 Tabel 4.68 Use Case Specification Mendata Detail Mesin 252 Tabel 4.69 Use Case Specification Membuat Work Order 253 Tabel 4.70 Use Case Specification Form Permintaan Komponen 255 Tabel 4.71 Use Case Specification Melengkapi Work Order 256 Tabel 4.72 Use Case Specification Melakukan Perhitungan Standar TTR
dan Interval Penggantian 257
Tabel 4.73 Use Case Membuat Penjadwalan 258 Tabel 4.74 Use Case Specification Membuat Laporan Work Order 260
Tabel 4.75 Function List 261
Tabel 4.76 Dialogue Style 266
Tabel 4.77 Prioritas Kriteria Sistem 302
Tabel 4.78 Operation Specification pada Class Perhitungan MTTF 312 Tabel 4.79 Operation Specification pada Class Perhitungan Standar TTR 314 Tabel 4.80 Operation Specification pada Class Perhitungan Interval
Penggantian 316
Tabel 4.81 Operation Specification pada Class Pembuatan Laporan Work
Order 318
Tabel 4.82 Spesifikasi Tabel Mesin 320
Tabel 4.83 Spesifikasi Tabel Komponen 320 Tabel 4.84 Spesifikasi Tabel Detail Mesin 321 Tabel 4.85 Spesifikasi Tabel Staff Maintenance 321 Tabel 4.86 Spesifikasi Tabel Penjadwalan 322 Tabel 4.87 Spesifikasi Tabel Detail Penjadwalan 322 Tabel 4.88 Spesifikasi Tabel Work Order 323 Tabel 4.89 Spesifikasi Tabel Form Permintaan Komponen 324 Tabel 4.90 Spesifikasi Tabel Tabel Normal 324
Tabel 4.91 Jadwal Implementasi 327
DAFTAR GAMBAR
Halaman
Gambar 1.1 Struktur Organisasi 10
Gambar 1.2 Rich Picture Keadaan Berjalan 22 Gambar 2.1 Laju Kerusakan (Bathub curve) 36 Gambar 2.2 Fungsi Distribusi Weibull 40 Gambar 2.3 Fungsi Distribusi Eksponensial 41
Gambar 2.4 Fungsi Distribusi Normal 42
Gambar 2.5 Fungsi Distribusi Lognormal 43
Gambar 2.6 Diagram Pareto 59
Gambar 2.7 Klasifikasi Model Lot Sizing 63
Gambar 2.8 Model Closed-Loop System 67
Gambar 2.9 Model Open Loop System 67
Gambar 2.10 Komponen Sistem Informasi 72
Gambar 2.11 Aktivitas Utama OOAD 78
Gambar 2.12 Aktivitas Analisis Problem Domain 80 Gambar 2.13 Aktivitas Analisis Application Domain 83
Gambar 2.14 Fungsi Update 85
Gambar 2.15 Fungsi Signal 85
Gambar 2.16 Fungsi Read 85
Gambar 2.17 Fungsi Compute 86
Gambar 2.18 Aktivitas Architectural Design 87 Gambar 2.19 Aktivitas Component Design 90
Gambar 2.20 Contoh Hubungan Asosiasi 94
Gambar 2.21 Contoh Hubungan Generalisasi 94
Gambar 2.22 Contoh Hubungan Agregasi 95
Gambar 2.23 Contoh Statechart Diagram 96
Gambar 2.24 Contoh Use Case Diagram 97
Gambar 2.25 Contoh Sequence Diagram 98
Gambar 2.26 Contoh Component Diagram 99
Gambar 2.27 Contoh Deployment Diagram 101 Gambar 3.1 Diagram Alir Model Metodologi Pemecahan Masalah 110 Gambar 4.1 Diagram Pareto Breakdown Seluruh Section 130 Gambar 4.2 Diagram Pareto Breakdown Section Header 131 Gambar 4.3 Diagram Pareto Breakdown Komponen Mesin CH-5L 132 Gambar 4.4 Diagram Pareto Breakdown Komponen Mesin CH-0 133
Gambar 4.5 Goodness of Fit TTF Komponen Segiempat Mesin CH-5L 149 Gambar 4.6 Goodness of Fit TTR Komponen Segiempat Mesin CH-5L 153 Gambar 4.7 Goodness of Fit TTF Komponen As Mesin CH-5L 158 Gambar 4.8 Goodness of Fit TTR Komponen As Mesin CH-5L 163 Gambar 4.9 Goodness of Fit TTF Komponen Segiempat Mesin CH-0 168 Gambar 4.10 Goodness of Fit TTR Komponen Segiempat Mesin CH-0 174 Gambar 4.11 Usulan Rich Picture Proses Penjadwalan Preventive
Maintenance pada PT. Moon Lion Industries 234
Gambar 4.12 Clusters 235
Gambar 4.13 Struktur Cluster Work Order 235
Gambar 4.14 Struktur Cluster Mesin 235
Gambar 4.15 Struktur Cluster Form Permintaan Komponen 236 Gambar 4.16 Struktur Cluster Penjadwalan 236
Gambar 4.17 Class Diagram 237
Gambar 4.18 Statechart Staff Maintenance 238
Gambar 4.19 Statechart Mesin 238
Gambar 4.20 Statechart Komponen 239
Gambar 4.21 Statechart Form Permintaan Komponen 240
Gambar 4.22 Statechart Work Order 241
Gambar 4.23 Statechart Penjadwalan 242
Gambar 4.24 Statechart Tabel Normal 243
Gambar 4.25 Use Case Diagram 247
Gambar 4.26 Navigation Diagram Interface Kepala Bagian Maintenance 267 Gambar 4.27 Navigation Diagram Interface Staff Maintenance 268
Gambar 4.28 Layar Login 269
Gambar 4.29 Layar Main Menu untuk Kepala Bagian Maintenance 270
Gambar 4.30 Layar Mesin 271
Gambar 4.31 Layar Komponen 272
Gambar 4.32 Layar Detail Mesin 273
Gambar 4.33 Layar Penjadwalan 275
Gambar 4.34 Layar Perhitungan Standar TTR dan Interval Penggantian 276 Gambar 4.35 Layar Pembuatan Work Order 277 Gambar 4.36 Layar Form Permintaan Komponen 279 Gambar 4.37 Layar Main Menu untuk Staff Maintenance 280 Gambar 4.38 Layar Pelengkapan Work Order 281 Gambar 4.39 Layar Pembuatan Laporan Work Order 282
Gambar 4.40 Printout Work Order 283
Gambar 4.41 Printout Jadwal 284
Gambar 4.42 Printout Laporan Work Order Berdasarkan Mesin 285 Gambar 4.43 Printout Laporan Work Order Berdasarkan Staff
Maintenance 286
Gambar 4.44 Sequence Diagram untuk Use Case Melakukan Login 287 Gambar 4.45 Sequence Diagram untuk Use Case Mendata Mesin 288 Gambar 4.46 Sequence Diagram untuk Use Case Mendata Komponen 289 Gambar 4.47 Sequence Diagram untuk Use Case Mendata Detail Mesin 290 Gambar 4.48 Sequence Diagram untuk Use Case Membuat Work Order 291 Gambar 4.49 Sequence Diagram untuk Use Case Membuat Form
Permintaan Komponen 292
Gambar 4.50 Sequence Diagram untuk Use Case Membuat Penjadwalan 293 Gambar 4.51 Sequence Diagram untuk Use Case Melakukan
Perhitungan Standar TTR dan Interval Penggantian 294 Gambar 4.52 Sequence Diagram untuk Use Case Melengkapi Work
Order 295
Gambar 4.53 Sequence Diagram untuk Use Case Membuat Laporan
Work Order 296
Gambar 4.54 Component Diagram 306
Gambar 4.55 Deployment Diagram 307
Gambar 4.56 Window Konfirmasi Kesalahan Login 308 Gambar 4.57 Window Konfirmasi Hasil Pencarian 308 Gambar 4.58 Window Konfirmasi Kesalahan 308 Gambar 4.59 Window Konfirmasi Kesalahan Pemilihan Periode
Penjadwalan 308 Gambar 4.60 Window Pesan Informasi Berhasil Melakukan Update 309
Gambar 4.61 Revised Class Diagram 310
Gambar 4.62 Function Component 311
Gambar 4.63 User Interface Component 325
DAFTAR LAMPIRAN
Halaman
Lampiran 1 Tabel Perhitungan Index of Fit Distribusi Weibull pada
Time to Repair (TTR) Komponen Segiempat Mesin CH-5L 335 Lampiran 2 Tabel Perhitungan Index of Fit Distribusi Eksponensial
pada Time to Repair (TTR) Komponen Segiempat Mesin
CH-5L 336 Lampiran 3 Tabel Perhitungan Index of Fit Distribusi Normal pada
Time to Repair (TTR) Komponen Segiempat Mesin CH-5L 337 Lampiran 4 Tabel Perhitungan Index of Fit Distribusi Lognormal pada
Time to Repair (TTR) Komponen Segiempat Mesin CH-5L 338 Lampiran 5 Tabel Perhitungan Uji Kolmogorov-Smirnov Pada Time To
Repair (TTR) Komponen Segiempat Mesin CH-5L 339 Lampiran 6 Tabel Perhitungan Index of Fit Distribusi Weibull pada
Time to Failure (TTF) Komponen As Mesin CH-5L 340 Lampiran
7 Tabel Perhitungan Index of Fit Distribusi Eksponensial
pada Time to Failure (TTF) Komponen As Mesin CH-5L 341 Lampiran 8 Tabel Perhitungan Index of Fit Distribusi Normal pada
Time to Failure (TTF) Komponen As Mesin CH-5L 342 Lampiran 9 Tabel Perhitungan Index of Fit Distribusi Lognormal pada
Time to Failure (TTF) Komponen As Mesin CH-5L 343 Lampiran 10 Tabel Perhitungan Uji Kolmogorov-Smirnov Pada Time To
Failure (TTF) Komponen As Mesin CH-5L 344 Lampiran 11 Tabel Perhitungan Index of Fit Distribusi Weibull pada
Time to Repair (TTR) Komponen As Mesin CH-5L 345 Lampiran 12 Tabel Perhitungan Index of Fit Distribusi Eksponensial
pada Time to Repair (TTR) Komponen As Mesin CH-5L 346 Lampiran 13 Tabel Perhitungan Index of Fit Distribusi Normal pada
Time to Repair (TTR) Komponen As Mesin CH-5L 347 Lampiran 14 Tabel Perhitungan Index of Fit Distribusi Lognormal pada
Time to Repair (TTR) Komponen As Mesin CH-5L 348 Lampiran 15 Tabel Perhitungan Uji Kolmogorov-Smirnov Pada Time To
Repair (TTR) Komponen As Mesin CH-5L 349 Lampiran 16 Tabel Perhitungan Index of Fit Distribusi Weibull pada
Time to Failure (TTF) Komponen Segiempat Mesin CH-0 350 Lampiran 17 Tabel Perhitungan Index of Fit Distribusi Eksponensial
pada Time to Failure (TTF) Komponen Segiempat Mesin
CH-0 351 Lampiran 18 Tabel Perhitungan Index of Fit Distribusi Normal pada
Time to Failure (TTF) Komponen Segiempat Mesin CH-0 352 Lampiran 19 Tabel Perhitungan Index of Fit Distribusi Lognormal pada
Time to Failure (TTF) Komponen Segiempat Mesin CH-0 353 Lampiran 20 Tabel Perhitungan Uji Kolmogorov-Smirnov Pada Time To
Failure (TTF) Komponen Segiempat Mesin CH-0 354
Lampiran 21 Tabel Perhitungan Index of Fit Distribusi Weibull pada
Time to Repair (TTR) Komponen Segiempat Mesin CH-0 355 Lampiran 22 Tabel Perhitungan Index of Fit Distribusi Eksponensial
pada Time to Repair (TTR) Komponen Segiempat Mesin
CH-0 356 Lampiran 23 Tabel Perhitungan Index of Fit Distribusi Normal pada
Time to Repair (TTR) Komponen Segiempat Mesin CH-0 357 Lampiran 24 Tabel Perhitungan Index of Fit Distribusi Lognormal pada
Time to Repair (TTR) Komponen Segiempat Mesin CH-0 358 Lampiran 25 Tabel Perhitungan Interval Waktu Penggantian Komponen
As Mesin CH-5L 359
Lampiran 26 Tabel Kolmogorov-Smirnov 360 Lampiran 27 Tabel Gamma 361 Lampiran 28 Tabel F Distribution 362 Lampiran 29 Tabel Standardized Normal Probabilities 365 Lampiran 30 Kode Program Sistem Informasi Penjadwalan Preventive
Maintenance 369
Lampiran 31 KMK 445
Lampiran 32 Surat Keterangan dari Pabrik 446