P U T U S A N Nomor 105/DKPP-PKE-V/2016 DEWAN KEHORMATAN PENYELENGGARA PEMILIHAN UMUM REPUBLIK INDONESIA
Teks penuh
Dokumen terkait
[4.1] Menimbang bahwa Pengadu mengadukan Para Teradu atas dugaan pelanggaran kode etik penyelenggara Pemilu karena tidak profesional dalam melakukan verifikasi
Bahwa berdasarkan fakta tersebut diatas Teradu II Moris C Muabuai dan Teradu I Adam Arisoy telah melanggar kode etik sebagaimana yang diatur dalam Peraturan bersama Komisi
Keputusan Para Teradu melaksanakan Pemeriksaan Kesehatan Bakal Calon Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati dan/atau Walikota dan Wakil Walikota Tahun 2017
Pengadu II mengatakan Teradu IV atas nama Ardi Trisandi dan Teradu V atas nama Muslihat Kamaluddin, S.Sos., pada proses pendaftaran Paslon tanggal 26-28 Juli
Di antara Surat Rekomendasi yang tidak ditindaklanjuti oleh Para Teradu adalah Surat Rekomendasi Panwaslu Nomor: 223/527/Panwaslu-PL/IV/2014 tanggal 19 April 2014 tentang
Pengadu mendalilkan bahwa dana hibah tersebut seharusnya diperuntukkan bagi kepentingan lembaga Panwaslu Kabupaten Sarmi, namun Teradu menggunakan untuk kepentingan
4) Terhadap dalil Pengadu bahwa Teradu VI memberikan instruksi kepada PPK agar tidak memberikan formulir C1-KWK kepada saksi Pasangan Calon Nomor Urut 2 adalah tidak benar. Teradu
[4.1] Menimbang aduan Pengadu pada pokoknya mendalilkan bahwa Teradu telah melakukan pelanggaran kode etik penyelenggara Pemilu atas tindakannya mengurangi atau